Berita Terkini
Pemerintah Resmi Tetapkan 1 Syawal 1447 H, Ini Tanggal Idul Fitri di Indonesia
Cirebon — Pemerintah Republik Indonesia secara resmi menetapkan 1 Syawal 1447 Hijriah jatuh pada hari Sabtu, 21 Maret 2026 melalui sidang isbat yang digelar oleh Kementerian Agama.
Penetapan ini menjadi penanda berakhirnya bulan suci Ramadhan sekaligus momentum kemenangan bagi umat Islam setelah menjalani ibadah puasa selama satu bulan penuh.
Menanggapi hal tersebut, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Cirebon mengajak seluruh masyarakat untuk menyambut Hari Raya Idul Fitri dengan penuh rasa syukur, kebahagiaan, serta semangat berbagi kepada sesama.
Ketua BAZNAS Kota Cirebon menyampaikan bahwa Idul Fitri bukan hanya tentang perayaan, tetapi juga tentang kembali kepada fitrah dan memperkuat kepedulian sosial di tengah masyarakat.
“Idul Fitri adalah momen untuk kembali suci. Selain saling memaafkan, kami mengajak masyarakat untuk memastikan zakat fitrah, infak, dan sedekah telah ditunaikan, sehingga kebahagiaan dapat dirasakan secara merata,” ujarnya.
BAZNAS Kota Cirebon juga terus membuka layanan pembayaran zakat, baik secara langsung maupun melalui platform digital, guna memudahkan masyarakat dalam menunaikan kewajiban sebelum pelaksanaan salat Idul Fitri.
Melalui berbagai program pendistribusian, zakat yang ditunaikan akan disalurkan kepada mustahik di wilayah Kota Cirebon, sehingga dapat membantu memenuhi kebutuhan mereka di hari raya.
Selain itu, masyarakat juga diimbau untuk menjadikan Idul Fitri sebagai momentum mempererat tali silaturahmi, memperkuat ukhuwah Islamiyah, serta meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan sekitar.
Dengan semangat kebersamaan dan kepedulian, diharapkan Idul Fitri tahun ini menjadi lebih bermakna, tidak hanya bagi diri sendiri, tetapi juga bagi mereka yang membutuhkan.
Taqabbalallahu minna wa minkum, shiyamana wa shiyamakum.
Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, mohon maaf lahir dan batin.
FAQ Pemerintah Resmi Tetapkan 1 Syawal 1447 H, Ini Tanggal Idul Fitri di Indonesia
Q: Kapan 1 Syawal 1447 H ditetapkan di Indonesia?A: Pemerintah menetapkan 1 Syawal 1447 H jatuh pada hari Sabtu, 21 Maret 2026 melalui sidang isbat Kementerian Agama.
Q: Apa yang harus dilakukan sebelum Idul Fitri?A: Umat Islam dianjurkan menunaikan zakat fitrah, memperbanyak sedekah, serta mempersiapkan diri untuk saling memaafkan.
Q: Bagaimana cara membayar zakat di BAZNAS Kota Cirebon?A: Zakat dapat ditunaikan secara langsung di kantor BAZNAS atau melalui layanan digital resmi BAZNAS Kota Cirebon.
Q: Siapa yang berhak menerima zakat fitrah?A: Zakat fitrah disalurkan kepada mustahik, termasuk fakir dan miskin, sesuai ketentuan syariat Islam.
19/03/2026 | Admin | Akate
Hadapi Era Disinformasi, BAZNAS Dinilai Punya Strategi Komunikasi yang Kuat
Cirebon – Di tengah tantangan arus informasi global yang semakin kompleks, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) dinilai telah memiliki peta strategi komunikasi yang jelas dan terarah.
Penilaian tersebut disampaikan oleh Tenaga Ahli Utama Badan Komunikasi Pemerintah Republik Indonesia, Hariqo Wibawa Satria, dalam agenda Z-Talk: Zakat Menguatkan Indonesia yang digelar di Jakarta.
Menurut Hariqo, tantangan komunikasi saat ini tidak lagi sederhana. Disinformasi dan misinformasi bahkan telah menjadi salah satu risiko global utama.“Berita bohong sudah keliling dunia, sedangkan pelurusannya baru pakai sepatu,” ujarnya.
Dalam kondisi tersebut, langkah BAZNAS yang aktif membangun komunikasi dengan media, membuka ruang kritik, serta menghadirkan langsung suara para penerima manfaat dinilai sebagai strategi yang tepat dan patut diapresiasi.“BAZNAS sudah punya peta komunikasi yang jelas, tinggal timnya lebih diperkuat,” tambahnya.
Ia juga menyoroti pentingnya upaya literasi zakat untuk meluruskan berbagai kesalahpahaman di masyarakat, khususnya terkait pengelolaan dan penyaluran dana zakat.
Menurutnya, transparansi dan publikasi yang kuat menjadi kunci utama dalam menjaga kepercayaan publik terhadap lembaga pengelola zakat.“Cerita dari para penerima manfaat sangat penting untuk ditampilkan di media. Suara mereka menjadi bukti bagaimana zakat membantu kehidupan masyarakat,” jelas Hariqo.
Lebih lanjut, ia memperkenalkan konsep tiga indikator utama komunikasi publik (3P), yaitu:
Pelaksanaan program yang berjalan dengan baik
Partisipasi masyarakat yang tinggi
Publikasi dan dokumentasi yang luas
Ketiga aspek tersebut dinilai menjadi fondasi penting dalam memperkuat dampak program sosial kepada masyarakat.
Kegiatan ini turut dihadiri Ketua BAZNAS RI Sodik Mudjahid, Wakil Ketua Zainut Tauhid Sa'adi, serta jajaran pimpinan lainnya, bersama tokoh komunikasi dan media seperti Amir Sodikin dan Andi Muhyiddin.
Bagi BAZNAS Kota Cirebon, penguatan strategi komunikasi ini menjadi momentum penting untuk terus meningkatkan edukasi publik tentang zakat, sekaligus menjaga kepercayaan masyarakat di tengah derasnya arus informasi digital.
Di era digital, bukan hanya program yang harus kuat, tetapi juga cara menyampaikannya. Ketika komunikasi dilakukan dengan tepat, maka zakat tidak hanya dipahami, tetapi juga dipercaya dan ditunaikan.
Mari dukung gerakan zakat yang transparan dan berdampak. Tunaikan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS Kota Cirebon.
18/03/2026 | BAZNAS
Tsamara Amany Ajak Gen Z Berzakat Lewat BAZNAS, Dorong Gerakan Sosial Anak Muda Lebih Masif
Cirebon – Peran generasi muda dalam gerakan zakat semakin mendapat sorotan. Tsamara Amany mengajak Gen Z Indonesia untuk menyalurkan Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) melalui Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI sebagai bentuk kontribusi nyata dalam aksi sosial.
Ajakan tersebut disampaikan dalam forum Z-Talk: Zakat Menguatkan Indonesia, yang menjadi ruang kolaborasi antara BAZNAS dan para praktisi komunikasi serta media.
Menurut Tsamara, generasi muda Indonesia memiliki potensi besar dalam gerakan filantropi, karena didorong oleh empati tinggi dan keinginan untuk menciptakan dampak sosial.“Anak muda Indonesia itu sangat dermawan dan ingin berkontribusi. Jika ada ruang dan jalurnya, mereka pasti bergerak,” ujarnya.
Ia menilai, BAZNAS memiliki posisi strategis sebagai wadah utama bagi anak muda untuk menyalurkan kepedulian mereka, baik dalam bentuk donasi maupun keterlibatan langsung sebagai relawan.
Namun demikian, Tsamara juga menyoroti bahwa citra BAZNAS di kalangan Gen Z masih perlu diperkuat, khususnya melalui pendekatan komunikasi yang lebih relevan dengan gaya anak muda masa kini.
Menurutnya, strategi komunikasi berbasis impact narrative dan storytelling menjadi kunci untuk menarik perhatian generasi muda.“Kalau impact narrative-nya kuat, storytelling-nya kuat, insyaallah akan makin banyak lagi orang-orang yang juga mau membantu,” jelasnya.
Ia menambahkan, kisah nyata seperti keberhasilan mustahik menjadi mandiri atau aksi kemanusiaan di wilayah konflik dapat menjadi konten yang kuat dan menyentuh secara emosional.
Tsamara juga mengapresiasi capaian BAZNAS yang berhasil membantu puluhan ribu masyarakat keluar dari kemiskinan, serta kontribusi besar dalam aksi kemanusiaan global, termasuk untuk Palestina.“Orang perlu tahu bahwa ada institusi di negara ini yang bekerja keras melakukan gerakan solidaritas kemanusiaan,” tambahnya.
Kegiatan ini turut dihadiri Ketua BAZNAS RI Sodik Mudjahid, Wakil Ketua BAZNAS RI Zainut Tauhid Sa'adi, serta jajaran pimpinan lainnya, bersama tokoh komunikasi seperti Adita Irawati, Amir Sodikin, dan Andi Muhyiddin.
Bagi BAZNAS Kota Cirebon, ajakan ini menjadi momentum penting untuk semakin mendekatkan gerakan zakat kepada generasi muda di daerah. Dengan pendekatan digital, storytelling, dan konten yang relevan, Gen Z diharapkan dapat menjadi motor penggerak baru dalam ekosistem zakat.
Zakat hari ini bukan hanya tentang memberi, tetapi tentang menciptakan dampak. Dan generasi muda adalah kunci untuk memperluas dampak tersebut di masa depan.
Saatnya Gen Z bergerak. Tunaikan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS Kota Cirebon, dan jadilah bagian dari perubahan.
18/03/2026 | BAZNAS
Berita Pendistribusian

BAZNAS Kota Cirebon Salurkan 1150 Pack Daging DAM Haji untuk Warga Kota Cirebon
Cirebon — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Cirebon menyalurkan 1.150 pack Daging DAM Haji kepada warga Kota Cirebon melalui 11 puskesmas yang tersebar di seluruh wilayah kota cirebon pada Jum'at (10/10/2025). Bantuan ini merupakan hasil kerja sama antara BAZNAS RI dan BAZNAS Kota Cirebon, dengan tujuan utama membantu peningkatan gizi masyarakat, khususnya keluarga yang terindikasi stunting.
Ketua BAZNAS Kota Cirebon, H. Hamdan, S.Ag., M.Pd.I, menyampaikan bahwa penyaluran daging ini menjadi langkah konkret dalam mendukung program nasional penurunan angka stunting.
“BAZNAS berkomitmen tidak hanya menyalurkan bantuan, tetapi juga menghadirkan solusi jangka panjang untuk kesejahteraan umat. Melalui distribusi daging bergizi tinggi ini, kami berharap dapat membantu pemenuhan kebutuhan protein bagi anak-anak dan keluarga yang membutuhkan,” ujarnya.
Proses distribusi dilakukan dengan melibatkan 11 puskesmas di Kota Cirebon, agar penyaluran tepat sasaran dan terkoordinasi dengan baik bersama tenaga kesehatan setempat. Setiap paket daging dikemas secara higienis dan siap konsumsi, memastikan kualitas gizi tetap terjaga hingga diterima masyarakat.
Penyaluran ini dimulai pada 10 Oktober 2025 dan menjadi bagian dari komitmen BAZNAS dalam memperluas manfaat dana umat, termasuk hasil DAM (Denda Haji) dari jamaah haji tahun 2025 yang dikelola secara amanah dan profesional.
#BAZNASKotaCirebon #DAMDagingHaji #CegahStunting #BerkahBerzakat
24/10/2025 | Admin

BAZNAS Kota Cirebon Salurkan Bantuan Alat Pendengaran, Ibu Emi Kembali Bisa Mendengar
CIREBON — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Cirebon kembali menyalurkan bantuan kepada warga yang membutuhkan. Kali ini, bantuan berupa alat pendengaran diberikan kepada Ibu Emi, warga Kampung Kesenden, Kota Cirebon, yang mengalami gangguan pendengaran selama beberapa tahun terakhir.
Bantuan ini merupakan bagian dari program Cirebon Sehat, yang bertujuan membantu masyarakat kurang mampu mendapatkan akses kesehatan dan kehidupan yang lebih layak.
Penyerahan dilakukan secara langsung oleh tim BAZNAS Kota Cirebon pada Senin (20 Oktober 2025) di kediaman Ibu Emi. Dalam kesempatan tersebut, tampak haru terpancar dari wajah penerima manfaat ketika alat bantu tersebut mulai dipasangkan.
“Saya benar-benar tidak bisa berkata banyak, hanya bisa bersyukur. Sudah lama saya tidak bisa mendengar jelas suara anak-anak dan orang sekitar. Sekarang rasanya seperti hidup kembali,” ujar Ibu Emi dengan mata berkaca-kaca.
Menurut Ibu Emi, sebelumnya ia kesulitan untuk berkomunikasi dengan keluarga maupun tetangga karena pendengarannya semakin menurun. Kondisi tersebut membuat aktivitas sehari-hari menjadi terbatas dan sering kali menimbulkan rasa kesepian.
Ketua BAZNAS Kota Cirebon, H. Hamdan, S.Ag., M.Pd.I, yang turut hadir dalam penyaluran tersebut, menyampaikan bahwa bantuan seperti ini merupakan bentuk nyata dari amanah para muzakki yang menyalurkan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS.
“Kami ingin memastikan bahwa setiap rupiah yang dititipkan masyarakat benar-benar sampai kepada mereka yang membutuhkan. Hari ini, kami bersama-sama menyaksikan bagaimana bantuan kecil bisa menghadirkan perubahan besar bagi seseorang,” ujar H. Hamdan.
Ia menambahkan, BAZNAS Kota Cirebon akan terus memperluas program bantuan kesehatan, terutama bagi masyarakat yang memiliki keterbatasan ekonomi dan memerlukan alat bantu medis seperti kursi roda, tongkat, maupun alat bantu dengar.
“Kami berharap bantuan ini tidak hanya membantu secara fisik, tetapi juga menjadi pengingat bahwa umat Islam diajarkan untuk saling peduli. Semoga Ibu Emi semakin sehat dan kembali bersemangat menjalani hari-hari,” tambahnya.
Program ini menjadi salah satu wujud nyata komitmen BAZNAS Kota Cirebon dalam mengoptimalkan pengelolaan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) agar memberi manfaat seluas-luasnya kepada masyarakat.
Terima kasih kepada seluruh muzakki dan donatur yang telah mempercayakan zakat dan sedekahnya kepada BAZNAS Kota Cirebon. Karena setiap kebaikan yang disalurkan, menjadi cahaya bagi sesama.
#BAZNASKotaCirebon #CirebonPeduli #ZakatMencerahkan #BantuanBAZNAS #KebaikanTanpaBatas #SedekahBerdayakan #CirebonBerbagi
21/10/2025 | Admin | Akate

Setetes Air, Sejuta Harapan: BAZNAS Kota Cirebon Salurkan Bantuan Sumur Bersih
CIREBON – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Cirebon kembali menyalurkan bantuan air bersih melalui program Bantuan Stimulan Sumur Air Bersih bagi keluarga pra sejahtera di Kampung Wanacala, Kelurahan Harjamukti, Kota Cirebon. Kamis (9/10/2025). Bantuan ini merupakan tindak lanjut dari permohonan bantuan keluarga Bapak Sahadi, yang selama ini mengalami kesulitan mendapatkan akses air bersih untuk kebutuhan sehari-hari.
Melalui program ini, BAZNAS Kota Cirebon berkomitmen untuk menghadirkan solusi nyata bagi masyarakat yang membutuhkan, khususnya dalam hal pemenuhan kebutuhan dasar seperti air bersih.
“Air adalah sumber kehidupan. Ketika air bersih sulit dijangkau, kehidupan pun ikut terhambat. Karena itu, kami hadir untuk membantu masyarakat agar bisa merasakan keberkahan dari air yang layak konsumsi,” ujar Ketua BAZNAS Kota Cirebon.
Program bantuan ini dibiayai dari hasil zakat, infak, dan sedekah (ZIS) yang dihimpun dari para muzaki dan donatur yang mempercayakan amanahnya kepada BAZNAS Kota Cirebon. Melalui penyaluran ini, BAZNAS tidak hanya memberikan bantuan fisik berupa sumur air bersih, tetapi juga mengalirkan harapan baru bagi keluarga penerima manfaat.
Bapak Sahadi menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas kepedulian BAZNAS Kota Cirebon.
“Kami sangat berterima kasih, sekarang kami tidak lagi kesusahan untuk mendapatkan air. Semoga Allah membalas kebaikan para muzaki,” ungkapnya dengan haru.
Dengan adanya sumur air bersih ini, diharapkan keluarga Bapak Sahadi dapat hidup lebih sehat dan produktif. BAZNAS juga terus mengajak masyarakat untuk bersama-sama berpartisipasi dalam program-program kemanusiaan, agar kebaikan terus mengalir kepada mereka yang membutuhkan.
Mari ikut membantu keluarga lain yang membutuhkan air bersih!
Tunaikan zakat, infak, dan sedekah Anda melalui:
kotacirebon.baznas.go.id/bayarzakat
atau langsung ke Kantor layanan resmi BAZNAS Kota Cirebon di Jl. Kanggraksan No.57 Harjamukti Kota Cirebon.
air bersih, bantuan air bersih, sedekah air, infak sedekah, zakat online BAZNAS Kota Cirebon, program kemanusiaan BAZNAS, sumur air bersih Cirebon
15/10/2025 | Humas
Artikel Terbaru
Cara Bersedekah Online Melalui Kantor Digital BAZNAS Kota Cirebon
Sedekah merupakan amalan yang sangat dianjurkan dalam Islam karena dapat membuka pintu rezeki dan membawa keberkahan dalam kehidupan.
Kini masyarakat dapat bersedekah dengan mudah melalui Kantor Digital BAZNAS Kota Cirebon secara online.
Berikut langkah-langkah bersedekah online:
1. Kunjungi website
https://kotacirebon.baznas.go.id/
2. Klik menu Sedekah.
3. Pilih jenis dana Infak/Sedekah.
4. Pilih program sedekah yang tersedia.
5. Masukkan nominal sedekah.
6. Isi identitas donatur.
7. Klik Pilih Pembayaran.
8. Pilih metode pembayaran yang tersedia.
9. Pembayaran selesai.
Setelah pembayaran berhasil, Bukti Setor Zakat (BSZ) akan dikirim otomatis melalui email.
Dengan bersedekah melalui BAZNAS Kota Cirebon, masyarakat turut berkontribusi membantu berbagai program sosial dan pemberdayaan umat yang memberikan manfaat luas bagi masyarakat.
FAQ Cara Sedekah Online di BAZNAS Kota Cirebon, Praktis dan Berkah
1. Apa itu sedekah?
Sedekah adalah pemberian yang dilakukan secara sukarela untuk membantu sesama dan mendapatkan pahala dari Allah SWT.
2. Apakah sedekah bisa dilakukan secara online?
Ya, sedekah kini dapat dilakukan secara online melalui website BAZNAS Kota Cirebon.
3. Apakah setelah sedekah akan mendapatkan bukti pembayaran?
Ya, donatur akan mendapatkan Bukti Setor Zakat (BSZ) yang dikirim melalui email.
11/03/2026 | Admin | Akate
Sedekah Sembunyi atau Terang-terangan, Mana yang Lebih Utama? Ini Penjelasan Islam Lengkapnya
kotacirebon.baznas.go.id -- Sahabat, Sedekah merupakan salah satu amalan yang sangat dianjurkan dalam Islam. Selain zakat yang bersifat wajib, umat Muslim juga dianjurkan untuk memperbanyak infak dan sedekah sebagai bentuk kepedulian terhadap sesama serta upaya membersihkan harta.
Namun, di tengah masyarakat sering muncul pertanyaan: lebih utama mana, sedekah secara sembunyi-sembunyi atau secara terang-terangan? Pertanyaan ini penting dipahami agar umat Islam dapat menjalankan ibadah sedekah dengan niat yang benar dan memperoleh pahala yang maksimal.
Berikut penjelasan mengenai keutamaan sedekah menurut ajaran Islam.
Keutamaan Sedekah dalam Islam
Sedekah memiliki banyak keutamaan dalam kehidupan seorang Muslim. Selain membantu orang yang membutuhkan, sedekah juga menjadi salah satu amalan yang dapat membuka pintu rezeki dan menghapus dosa.
Dalam ajaran Islam, sedekah juga menjadi pelengkap dari ibadah zakat dan infak. Jika zakat memiliki ketentuan tertentu, maka sedekah bisa dilakukan kapan saja, dalam jumlah berapa saja, bahkan dengan cara yang sederhana sekalipun.
Karena itu, BAZNAS Kota Cirebon mengajak masyarakat untuk tidak hanya menunaikan zakat, tetapi juga membiasakan diri bersedekah dan berinfak secara rutin.
Sedekah Secara Sembunyi Lebih Utama
Para ulama menjelaskan bahwa sedekah yang dilakukan secara sembunyi-sembunyi memiliki keutamaan yang sangat besar. Bahkan disebutkan bahwa sedekah yang dilakukan secara tersembunyi dapat dilipatgandakan pahalanya hingga 70 kali dibandingkan sedekah yang dilakukan secara terbuka.
Ada beberapa alasan mengapa sedekah secara sembunyi lebih dianjurkan, di antaranya:
1. Menjaga keikhlasan karena hanya Allah SWT yang mengetahui amal tersebut.
2. Menghindarkan dari riya atau keinginan dipuji oleh orang lain.
3. Menjaga perasaan penerima sedekah agar tidak merasa malu atau direndahkan.
Dengan sedekah secara diam-diam, seorang Muslim benar-benar beramal hanya untuk mencari ridha Allah SWT.
Sedekah Terang-terangan Bisa Menjadi Lebih Baik
Meski sedekah secara sembunyi lebih utama, namun dalam kondisi tertentu sedekah secara terang-terangan justru bisa menjadi lebih baik.
Misalnya ketika seseorang bersedekah secara terbuka dengan tujuan memberikan contoh yang baik kepada orang lain. Tindakan ini bisa mendorong masyarakat untuk ikut bersedekah dan memperbanyak amal kebaikan.
Dalam konteks sosial, sedekah terbuka juga sering dilakukan dalam program-program kemanusiaan seperti:
Program zakat dan sedekah Ramadan
Penggalangan dana kemanusiaan
Program bantuan untuk fakir miskin dan dhuafa
Program pemberdayaan ekonomi umat
Ketika sedekah dilakukan secara terbuka dengan niat mengajak orang lain berbuat baik, maka pahala kebaikan tersebut dapat menjadi lebih luas.
Pentingnya Niat Ikhlas dalam Bersedekah
Baik sedekah secara sembunyi maupun terang-terangan, yang paling utama adalah keikhlasan niat karena Allah SWT.
Jika sedekah dilakukan secara diam-diam dengan ikhlas, maka pahalanya sangat besar. Namun jika sedekah dilakukan secara terbuka dengan tujuan mengajak orang lain kepada kebaikan, hal itu juga menjadi amal yang sangat mulia.
Karena itu, umat Islam dianjurkan untuk memperbanyak zakat, infak, dan sedekah sebagai bentuk kepedulian sosial dan ibadah kepada Allah SWT.
Salurkan Zakat, Infak, dan Sedekah Melalui BAZNAS Kota Cirebon
Agar penyaluran bantuan dapat tepat sasaran dan memberi manfaat yang lebih luas, masyarakat dapat menunaikan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS Kota Cirebon.
Melalui pengelolaan yang amanah dan profesional, dana yang dihimpun akan disalurkan kepada para mustahik yang membutuhkan, seperti fakir miskin, anak yatim, program pendidikan, kesehatan, hingga pemberdayaan ekonomi umat.
Dengan menunaikan zakat dan sedekah melalui BAZNAS, masyarakat tidak hanya membantu sesama tetapi juga ikut memperkuat gerakan kesejahteraan umat.
Kesimpulan
Pada dasarnya, sedekah secara sembunyi lebih utama karena lebih menjaga keikhlasan dan terhindar dari riya. Namun dalam kondisi tertentu, sedekah secara terang-terangan juga dapat menjadi lebih baik, terutama jika bertujuan mengajak orang lain untuk melakukan kebaikan.
Yang terpenting adalah menjaga niat agar selalu ikhlas karena Allah SWT. Dengan memperbanyak zakat, infak, dan sedekah, insyaAllah kehidupan akan menjadi lebih berkah dan penuh kebermanfaatan bagi sesama.
Wallahu a’lam.
FAQ Seputar Sedekah
1. Apakah sedekah lebih baik dilakukan secara diam-diam?
Ya, sedekah secara sembunyi-sembunyi lebih utama karena dapat menjaga keikhlasan dan menghindari riya.
2. Apakah boleh sedekah secara terang-terangan?
Boleh. Bahkan dalam kondisi tertentu lebih baik jika tujuannya untuk memberi contoh dan mengajak orang lain bersedekah.
3. Apa perbedaan zakat, infak, dan sedekah?
Zakat adalah kewajiban bagi Muslim yang telah memenuhi syarat tertentu. Infak dan sedekah bersifat sunnah dan dapat dilakukan kapan saja.
4. Di mana menyalurkan zakat dan sedekah yang amanah?
Masyarakat dapat menyalurkan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS Kota Cirebon agar dikelola secara profesional dan tepat sasaran.
10/03/2026 | Admin | Akate
Imsak Hari Ini untuk Wilayah Cirebon dan Sekitarnya 22 Ramadhan 1447 H
Imsak Hari Ini untuk Wilayah Cirebon dan Sekitarnya
Alhamdulillah, bulan suci Ramadhan 1447 H akhirnya tiba. Umat Islam di Kota Cirebon dan sekitarnya menyambutnya dengan penuh suka cita. Salah satu informasi penting yang paling dicari setiap hari adalah Imsak Hari Ini untuk Wilayah Cirebon dan Sekitarnya, agar ibadah puasa dapat dijalankan dengan tepat waktu.
Berikut adalah jadwal waktu ibadah untuk Kamis, 12 Maret 2026 M / 22 Ramadhan 1447 H :
Imsak: 04.26 WIB
Subuh: 04.36 WIB
Dzuhur: 11.59 WIB
Ashar: 15.05 WIB
Maghrib: 18.04 WIB
Isya: 19.12 WIB
Pastikan untuk mengakhiri sahur sebelum waktu imsak dan menunaikan sholat tepat waktu agar keberkahan Ramadhan semakin terasa.
Mengapa Waktu Imsak Penting?
Imsak bukanlah waktu dimulainya puasa, melainkan waktu kehati-hatian sekitar 10 menit sebelum adzan Subuh. Dengan mengetahui jadwal imsak hari ini untuk wilayah Cirebon dan sekitarnya, kita dapat menjaga kesempurnaan ibadah puasa.
Rasulullah SAW mengajarkan pentingnya sahur karena di dalamnya terdapat keberkahan. Maka, jangan sampai terlewat hanya karena tidak mengetahui jadwal yang tepat.
Ramadhan: Momentum Zakat, Infak, dan Sedekah
Ramadhan bukan hanya tentang menahan lapar dan dahaga. Ini adalah momentum terbaik untuk meningkatkan kepedulian sosial melalui zakat, infak, dan sedekah.
Di Kota Cirebon, pengelolaan zakat secara resmi dilakukan oleh BAZNAS Kota Cirebon. Melalui lembaga ini, zakat dan infak yang ditunaikan akan disalurkan secara tepat sasaran kepada mustahik yang berhak menerima.
Keutamaan zakat di bulan Ramadhan berlipat ganda. Begitu pula dengan infak dan sedekah yang menjadi jalan pembuka rezeki dan penghapus dosa.
Menyempurnakan Awal Ramadhan dengan Kepedulian
Memasuki hari pertama Ramadhan, mari jadikan momentum ini sebagai awal perubahan. Selain memastikan waktu imsak hari ini untuk wilayah Cirebon dan sekitarnya, jangan lupa memastikan kewajiban zakat telah tertunaikan.
Banyak masyarakat yang masih membutuhkan bantuan, terutama dalam memenuhi kebutuhan pangan selama Ramadhan. Melalui zakat dan sedekah yang dikelola BAZNAS Kota Cirebon, bantuan dapat menjangkau dhuafa, lansia, anak yatim, hingga pelaku usaha kecil.
Tips Menjalani Hari Pertama Puasa
1.Perbanyak doa dan niatkan ibadah karena Allah SWT.2.Atur waktu sahur sesuai jadwal imsak.3.Hindari aktivitas yang menguras energi berlebihan.4.Sisihkan sebagian rezeki untuk infak dan sedekah.
FAQ Seputar Imsak Hari Ini untuk Wilayah Cirebon dan Sekitarnya
Apakah imsak berarti mulai puasa?
Tidak. Puasa dimulai saat adzan Subuh, sedangkan imsak adalah waktu kehati-hatian.
Di mana bisa membayar zakat di Cirebon?
Melalui BAZNAS Kota Cirebon, baik secara langsung maupun layanan digital.
Penutup
Mengetahui imsak hari ini untuk wilayah Cirebon dan sekitarnya membantu kita menjaga kualitas ibadah. Mari awali Ramadhan 1447 H dengan niat yang tulus, sholat tepat waktu, serta memperbanyak zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS Kota Cirebon.
Semoga Ramadhan ini membawa keberkahan untuk seluruh masyarakat Cirebon.
Yuk, terus berzakat dan bantu lebih banyak masyarakat yang membutuhkan! Segera tunaikan zakat Anda melalui kantor digital BAZNAS Kota Cirebon:
atau dengan cara transfer ke rekening:BSI 1034035292a.n BAZNAS Kota Cirebon??????Konfirmasi & Informasi pelayanan jemput Zakat hubungi :WhatsApp: 0851-9500-2005 Email: [email protected]
09/03/2026 | Admin | Akate
BAZNAS TV
5 KEUTAMAAN ZAKAT YANG WAJIB KAMU KETAHUI I USTADZ AHMAD BANNA
Penulis: BAZNAS Kota Cirebon
Alhamdulillah! Bantuan kita untuk Palestina sudah tiba di Mesir dan langsung dikirim ke GAZA
Penulis: BAZNAS Kota Cirebon
