WhatsApp Icon

Berita Terkini

BAZNAS Kota Cirebon Salurkan Bantuan Kaki Palsu untuk Bapak Suryadi, Bantu Kembali Beraktivitas
BAZNAS Kota Cirebon Salurkan Bantuan Kaki Palsu untuk Bapak Suryadi, Bantu Kembali Beraktivitas
CIREBON – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Cirebon kembali menghadirkan manfaat zakat melalui penyaluran bantuan kaki palsu kepada Bapak Suryadi, warga RW 04 Langensari Baru, Kelurahan Pekiringan, Kota Cirebon, Senin (14/9/2026). Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Ketua BAZNAS Kota Cirebon, H. Hamdan, S.Ag., M.Pd.I., bersama jajaran amil dan staf BAZNAS Kota Cirebon. Bantuan kaki palsu ini diberikan untuk membantu menunjang mobilitas Bapak Suryadi agar dapat kembali menjalankan aktivitas sehari-hari dengan lebih baik. Dalam kesempatan tersebut, H. Hamdan menyampaikan bahwa bantuan kaki palsu merupakan bagian dari ikhtiar BAZNAS Kota Cirebon untuk memberikan manfaat secara langsung kepada masyarakat yang membutuhkan. “Alhamdulillah, hari ini kami menyerahkan kaki palsu untuk Bapak Suryadi supaya bisa beraktivitas lagi seperti dulu. Mudah-mudahan bantuan ini banyak manfaatnya dan dapat membantu Bapak dalam beraktivitas,” ujar H. Hamdan. Ia juga berharap kaki palsu yang diberikan dapat dirawat dengan baik sehingga dapat digunakan dalam jangka panjang. “Kami selaku pimpinan BAZNAS dan para staf amil, mudah-mudahan mendapat rida dan pahala dari Allah. Mudah-mudahan kaki palsu ini awet, Pak, dirawat,” lanjutnya. Bapak Suryadi: Akan Dirawat dan Digunakan untuk Aktivitas Sehari-hari Bagi Bapak Suryadi, bantuan tersebut menjadi bentuk kepedulian yang sangat berarti. Ia menyampaikan terima kasih kepada BAZNAS Kota Cirebon atas bantuan kaki palsu yang diterimanya. “Terima kasih kepada BAZNAS yang telah memberikan kaki palsu kepada saya. Insyaallah kaki palsu ini akan saya jaga, dirawat dan digunakan untuk aktivitas seperti biasa yang sehari-hari saya lakukan,” ungkap Bapak Suryadi. Ia kembali menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas bantuan yang diberikan. “Terima kasih sekali lagi atas bantuannya,” tuturnya. RW: Bukti Kehadiran BAZNAS di Tengah Masyarakat Apresiasi juga disampaikan oleh pengurus RW 04 Langensari Baru, Kelurahan Pekiringan. Perwakilan RW menyebut proses pengajuan bantuan hingga penanganan yang relatif cepat menjadi salah satu manfaat yang dirasakan masyarakat dari kehadiran BAZNAS Kota Cirebon. “Kami atas nama pengurus RW 04 Langensari Baru, Kelurahan Pekiringan, mengucapkan terima kasih kepada BAZNAS Kota Cirebon yang telah membantu warga kami,” ujarnya. Menurutnya, bantuan kaki palsu tersebut menjadi bantuan yang sangat dirasakan manfaatnya oleh warga. “Ini bantuan yang saya pikir adalah bantuan yang cepat. Penanganan pengajuannya tidak lama. Karena itu, kita merasakan manfaat kehadiran BAZNAS Kota Cirebon di tengah-tengah masyarakat,” lanjutnya. Ia berharap BAZNAS Kota Cirebon dapat terus hadir memberikan pelayanan dan manfaat bagi masyarakat. Zakat Menguatkan, Hadirkan Manfaat bagi Sesama Penyaluran bantuan kaki palsu kepada Bapak Suryadi menjadi salah satu wujud nyata kepedulian BAZNAS Kota Cirebon dalam membantu masyarakat yang membutuhkan. Bantuan tersebut tidak hanya berupa alat bantu mobilitas, tetapi juga diharapkan dapat memberikan semangat dan kesempatan bagi penerima manfaat untuk menjalankan kembali aktivitas sehari-hari. Melalui penyaluran zakat, infak, dan sedekah dari para muzaki dan donatur, BAZNAS Kota Cirebon terus berupaya menghadirkan manfaat di tengah masyarakat melalui berbagai program, termasuk bidang kesehatan dan bantuan sosial. Kehadiran BAZNAS diharapkan dapat menjadi penghubung antara kebaikan para muzaki dengan kebutuhan masyarakat yang membutuhkan, sehingga dana zakat, infak, dan sedekah dapat memberikan manfaat yang nyata dan berkelanjutan. Zakat Menguatkan Indonesia.
21/09/2026 | Admin | Akate
BAZNAS Semarakkan MTQ Nasional XXXI dengan Edukasi Zakat dan Layanan Gratis
BAZNAS Semarakkan MTQ Nasional XXXI dengan Edukasi Zakat dan Layanan Gratis
Gelaran Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Nasional XXXI Tahun 2026 tidak hanya menjadi ruang untuk menyemarakkan syiar Al-Qur’an, tetapi juga menjadi momentum bagi masyarakat untuk mengenal lebih dekat gerakan zakat dan berbagai manfaatnya. Dalam kesempatan tersebut, BAZNAS RI bersama BAZNAS Provinsi Jawa Tengah dan BAZNAS Kota Semarang menghadirkan berbagai layanan dan aktivitas menarik bagi peserta maupun pengunjung pameran MTQ Nasional XXXI yang berlangsung di Semarang, Jawa Tengah. Sejumlah layanan dan kegiatan dihadirkan, mulai dari booth edukasi digital “Jelajah Dampak Zakat Nusantara”, layanan potong rambut gratis, hingga partisipasi dalam Halal Food Fest yang menghadirkan berbagai produk olahan lokal dari usaha milik mustahik binaan BAZNAS. Edukasi Zakat dengan Cara yang Lebih Interaktif Sekretaris Utama BAZNAS RI Dr. H. Subhan Cholid, Lc., M.A., mengajak masyarakat untuk mengunjungi booth BAZNAS dan memanfaatkan berbagai layanan serta edukasi yang tersedia selama pameran berlangsung. Menurutnya, kehadiran BAZNAS dalam MTQ Nasional XXXI menjadi kesempatan untuk memperkenalkan zakat kepada masyarakat melalui pendekatan yang edukatif dan interaktif. “Dalam rangka memeriahkan MTQ Nasional XXXI, BAZNAS mengikuti kegiatan pameran yang berlangsung sejak tanggal 11 hingga tanggal 19 September. Silakan hadir di pameran tersebut, di booth kami. Kita ada edukasi tentang zakat. Kalau Anda beruntung, Anda akan mendapatkan hadiah yang sangat menarik,” ujar Subhan di sela kunjungannya ke booth BAZNAS, Sabtu (19/9/2026). Booth tersebut tidak hanya melibatkan BAZNAS RI. BAZNAS daerah turut berpartisipasi bersama para pelaku UMKM binaan BAZNAS yang membawa berbagai produk hasil pemberdayaan mustahik. Dengan demikian, pengunjung tidak hanya mendapatkan pengetahuan mengenai zakat, tetapi juga dapat melihat secara langsung bagaimana zakat dikelola dan diwujudkan menjadi berbagai program yang memberikan manfaat bagi masyarakat. Dari Edukasi Zakat hingga Produk Mustahik Salah satu bagian yang menarik perhatian pengunjung adalah kehadiran produk-produk UMKM binaan BAZNAS dalam Halal Food Fest. Produk tersebut menjadi gambaran nyata bahwa zakat tidak berhenti pada penghimpunan dan penyaluran, tetapi dapat diarahkan untuk mendukung pemberdayaan ekonomi dan mendorong penerima manfaat agar semakin mandiri. Selain menikmati produk kuliner lokal, pengunjung juga dapat mengikuti berbagai aktivitas interaktif di booth BAZNAS serta memperoleh informasi mengenai program-program pemberdayaan yang dijalankan BAZNAS. Antusiasme peserta dan pengunjung terlihat dari keikutsertaan mereka dalam berbagai aktivitas yang disediakan. Kehadiran booth BAZNAS pun menjadi ruang perjumpaan antara edukasi, pelayanan, pemberdayaan, dan syiar zakat. Membumikan Al-Qur’an melalui Gerakan Kebaikan Subhan berharap kehadiran BAZNAS dalam MTQ Nasional XXXI dapat menjadi sarana untuk memperluas pemahaman masyarakat mengenai zakat sekaligus memaknai MTQ sebagai momentum membumikan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan. “Silakan datang ke pameran ini dan kita meriahkan tabarukan bil Quran. Kita mengambil berkah dari kegiatan membumikan Al-Qur’an melalui MTQ Nasional XXXI Tahun 2026,” ucapnya. MTQ pada akhirnya bukan hanya tentang lantunan ayat suci dan perlombaan membaca Al-Qur’an. Momentum ini juga dapat menjadi ruang untuk menghadirkan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan nyata—termasuk melalui kepedulian, berbagi, pemberdayaan, dan pengelolaan zakat yang amanah. Melalui kehadirannya di MTQ Nasional XXXI, BAZNAS terus mengajak masyarakat untuk mengenal zakat lebih dekat sekaligus melihat dampak kebaikan yang lahir ketika zakat dikelola dan disalurkan secara tepat. Dari Al-Qur’an, tumbuh nilai kebaikan. Dari zakat, tumbuh kebermanfaatan. Zakat Menguatkan Indonesia.
19/09/2026 | Admin | Akate
BAZNAS RI Optimalkan UPZ Kemenhut untuk Fasilitasi ASN Menunaikan Zakat
BAZNAS RI Optimalkan UPZ Kemenhut untuk Fasilitasi ASN Menunaikan Zakat
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI terus memperkuat pengelolaan zakat di lingkungan Kementerian Kehutanan (Kemenhut) RI. Salah satu langkah yang dilakukan adalah mengoptimalkan peran Unit Pengumpul Zakat (UPZ) sekaligus memperkuat syiar dan edukasi zakat bagi Aparatur Sipil Negara (ASN). Upaya tersebut mengemuka dalam acara serah terima jabatan kepengurusan UPZ BAZNAS Kementerian Kehutanan RI periode 2026–2030 yang berlangsung di Gedung Kemenhut, Jakarta, Jumat (18/9/2026). Kegiatan ini dihadiri Kepala Divisi Pengumpulan Kementerian dan Lembaga Nonkementerian BAZNAS RI Dr. Mohan, S.E., M.E.I., Sekretaris Jenderal Kementerian Kehutanan sekaligus Penasihat UPZ Kemenhut Dr. Ir. Mahfudz, M.P., Kepala Biro Umum sekaligus Ketua UPZ Kementerian Kehutanan Irfan Mudofar, S.Hut., M.A., M.A.P., serta Ketua UPZ Kemenhut periode 2018–2025 Ir. Sudjoko Prajitno beserta jajaran. Memperkuat UPZ, Memudahkan ASN Berzakat Pimpinan Mobilisasi dan Pengumpulan BAZNAS RI Dr. H. Rizaludin Kurniawan, S.Ag., M.Si., CFRM, menekankan pentingnya memperkuat UPZ sebagai bagian dari upaya mengoptimalkan potensi zakat di lingkungan kementerian. Menurutnya, UPZ memiliki peran penting dalam menghadirkan layanan zakat yang mudah dan terintegrasi bagi para ASN, sekaligus mendukung tata kelola zakat yang amanah dan akuntabel. “Pengelolaan zakat di lingkungan kementerian dan lembaga, termasuk di Kemenhut, memerlukan dukungan dan sinergi dari berbagai unsur. Karena itu, keberadaan UPZ perlu diperkuat agar mampu menjadi bagian dari ekosistem pelayanan zakat yang memberikan kemudahan kepada ASN, sekaligus mendukung tata kelola zakat yang amanah dan akuntabel,” ujar Rizaludin. Penguatan tersebut tidak hanya berkaitan dengan penghimpunan, tetapi juga mencakup kesiapan organisasi dan sistem pelayanan zakat secara menyeluruh. Pelayanan Zakat Harus Profesional dan Amanah Deputi Mobilisasi dan Pengumpulan BAZNAS RI H. M. Arifin Purwakananta, S.I.Kom., M.I.Kom., CWC., CFRM., menyampaikan bahwa pengelolaan zakat membutuhkan kesiapsiagaan dari berbagai sisi. Mulai dari penghimpunan, organisasi, sumber daya manusia, sistem layanan, administrasi, data, pelaporan, hingga komunikasi dengan muzaki dan koordinasi antara BAZNAS dengan UPZ perlu dipersiapkan secara baik. “Pengelolaan zakat harus mampu memberikan pelayanan secara cepat dan baik ketika muzaki membutuhkan layanan, sekaligus memastikan setiap proses pengelolaan dana zakat dilaksanakan secara profesional, amanah, transparan, akuntabel, dan sesuai dengan ketentuan syariat,” ujarnya. Dengan pengelolaan yang terintegrasi, UPZ diharapkan tidak hanya menjadi tempat pembayaran zakat, tetapi juga menjadi bagian dari ekosistem pelayanan yang mendampingi muzaki dalam menunaikan kewajibannya. Edukasi Zakat bagi ASN Perlu Diperkuat Kepala Divisi Pengumpulan Kementerian dan Lembaga Nonkementerian BAZNAS RI Dr. Mohan, S.E., M.E.I., mengapresiasi komitmen Kementerian Kehutanan dalam mengembangkan pengelolaan zakat melalui UPZ. Ia menilai, sinergi antara Kemenhut RI dan BAZNAS RI perlu terus diperkuat agar pengelolaan zakat dapat berjalan secara terintegrasi dan berkelanjutan. Menurutnya, optimalisasi zakat tidak cukup hanya dengan menyediakan mekanisme pembayaran. Edukasi dan pengingat secara berkelanjutan juga diperlukan agar ASN memahami kewajiban zakat sesuai ketentuan syariah. Hal tersebut mencakup pemahaman mengenai nisab, haul, objek zakat, hingga mekanisme penunaian zakat. UPZ sebagai Bagian dari Kesadaran Ibadah Kepala Biro Umum sekaligus Ketua UPZ Kementerian Kehutanan Irfan Mudofar, S.Hut., M.A., M.A.P., menyampaikan bahwa pengelolaan zakat di lingkungan ASN tidak semata-mata berkaitan dengan aktivitas administratif. Lebih dari itu, pengelolaan zakat menjadi bagian dari upaya membangun kesadaran ibadah harta di lingkungan ASN. Sementara itu, Sekretaris Jenderal Kementerian Kehutanan sekaligus Penasihat UPZ Kemenhut Dr. Ir. Mahfudz, M.P., menekankan pentingnya pengelolaan zakat yang amanah, tertib, profesional, dan berkelanjutan. UPZ bersama para petugas layanan zakat memiliki peran strategis dalam memberikan pelayanan kepada ASN yang menunaikan zakat sekaligus memastikan setiap proses pengelolaan berjalan dengan baik. Melalui penguatan UPZ, sinergi kelembagaan, serta edukasi yang berkelanjutan, BAZNAS RI dan Kementerian Kehutanan terus mendorong hadirnya layanan zakat yang semakin mudah, profesional, dan amanah bagi para ASN. Pada akhirnya, zakat bukan hanya tentang menunaikan kewajiban, tetapi juga tentang membangun ekosistem kebaikan yang dikelola secara tepat agar manfaatnya dapat dirasakan oleh masyarakat. Zakat Menguatkan Indonesia.
18/09/2026 | Admin | Akate

Berita Pendistribusian

BAZNAS Kota Cirebon Salurkan 1150 Pack Daging DAM Haji untuk Warga Kota Cirebon
BAZNAS Kota Cirebon Salurkan 1150 Pack Daging DAM Haji untuk Warga Kota Cirebon
Cirebon — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Cirebon menyalurkan 1.150 pack Daging DAM Haji kepada warga Kota Cirebon melalui 11 puskesmas yang tersebar di seluruh wilayah kota cirebon pada Jum'at (10/10/2025). Bantuan ini merupakan hasil kerja sama antara BAZNAS RI dan BAZNAS Kota Cirebon, dengan tujuan utama membantu peningkatan gizi masyarakat, khususnya keluarga yang terindikasi stunting. Ketua BAZNAS Kota Cirebon, H. Hamdan, S.Ag., M.Pd.I, menyampaikan bahwa penyaluran daging ini menjadi langkah konkret dalam mendukung program nasional penurunan angka stunting. “BAZNAS berkomitmen tidak hanya menyalurkan bantuan, tetapi juga menghadirkan solusi jangka panjang untuk kesejahteraan umat. Melalui distribusi daging bergizi tinggi ini, kami berharap dapat membantu pemenuhan kebutuhan protein bagi anak-anak dan keluarga yang membutuhkan,” ujarnya. Proses distribusi dilakukan dengan melibatkan 11 puskesmas di Kota Cirebon, agar penyaluran tepat sasaran dan terkoordinasi dengan baik bersama tenaga kesehatan setempat. Setiap paket daging dikemas secara higienis dan siap konsumsi, memastikan kualitas gizi tetap terjaga hingga diterima masyarakat. Penyaluran ini dimulai pada 10 Oktober 2025 dan menjadi bagian dari komitmen BAZNAS dalam memperluas manfaat dana umat, termasuk hasil DAM (Denda Haji) dari jamaah haji tahun 2025 yang dikelola secara amanah dan profesional. #BAZNASKotaCirebon #DAMDagingHaji #CegahStunting #BerkahBerzakat
24/10/2025 | Admin
BAZNAS Kota Cirebon Salurkan Bantuan Alat Pendengaran, Ibu Emi Kembali Bisa Mendengar
BAZNAS Kota Cirebon Salurkan Bantuan Alat Pendengaran, Ibu Emi Kembali Bisa Mendengar
CIREBON — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Cirebon kembali menyalurkan bantuan kepada warga yang membutuhkan. Kali ini, bantuan berupa alat pendengaran diberikan kepada Ibu Emi, warga Kampung Kesenden, Kota Cirebon, yang mengalami gangguan pendengaran selama beberapa tahun terakhir. Bantuan ini merupakan bagian dari program Cirebon Sehat, yang bertujuan membantu masyarakat kurang mampu mendapatkan akses kesehatan dan kehidupan yang lebih layak. Penyerahan dilakukan secara langsung oleh tim BAZNAS Kota Cirebon pada Senin (20 Oktober 2025) di kediaman Ibu Emi. Dalam kesempatan tersebut, tampak haru terpancar dari wajah penerima manfaat ketika alat bantu tersebut mulai dipasangkan. “Saya benar-benar tidak bisa berkata banyak, hanya bisa bersyukur. Sudah lama saya tidak bisa mendengar jelas suara anak-anak dan orang sekitar. Sekarang rasanya seperti hidup kembali,” ujar Ibu Emi dengan mata berkaca-kaca. Menurut Ibu Emi, sebelumnya ia kesulitan untuk berkomunikasi dengan keluarga maupun tetangga karena pendengarannya semakin menurun. Kondisi tersebut membuat aktivitas sehari-hari menjadi terbatas dan sering kali menimbulkan rasa kesepian. Ketua BAZNAS Kota Cirebon, H. Hamdan, S.Ag., M.Pd.I, yang turut hadir dalam penyaluran tersebut, menyampaikan bahwa bantuan seperti ini merupakan bentuk nyata dari amanah para muzakki yang menyalurkan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS. “Kami ingin memastikan bahwa setiap rupiah yang dititipkan masyarakat benar-benar sampai kepada mereka yang membutuhkan. Hari ini, kami bersama-sama menyaksikan bagaimana bantuan kecil bisa menghadirkan perubahan besar bagi seseorang,” ujar H. Hamdan. Ia menambahkan, BAZNAS Kota Cirebon akan terus memperluas program bantuan kesehatan, terutama bagi masyarakat yang memiliki keterbatasan ekonomi dan memerlukan alat bantu medis seperti kursi roda, tongkat, maupun alat bantu dengar. “Kami berharap bantuan ini tidak hanya membantu secara fisik, tetapi juga menjadi pengingat bahwa umat Islam diajarkan untuk saling peduli. Semoga Ibu Emi semakin sehat dan kembali bersemangat menjalani hari-hari,” tambahnya. Program ini menjadi salah satu wujud nyata komitmen BAZNAS Kota Cirebon dalam mengoptimalkan pengelolaan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) agar memberi manfaat seluas-luasnya kepada masyarakat. Terima kasih kepada seluruh muzakki dan donatur yang telah mempercayakan zakat dan sedekahnya kepada BAZNAS Kota Cirebon. Karena setiap kebaikan yang disalurkan, menjadi cahaya bagi sesama. #BAZNASKotaCirebon #CirebonPeduli #ZakatMencerahkan #BantuanBAZNAS #KebaikanTanpaBatas #SedekahBerdayakan #CirebonBerbagi
21/10/2025 | Admin | Akate
Setetes Air, Sejuta Harapan: BAZNAS Kota Cirebon Salurkan Bantuan Sumur Bersih
Setetes Air, Sejuta Harapan: BAZNAS Kota Cirebon Salurkan Bantuan Sumur Bersih
CIREBON – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Cirebon kembali menyalurkan bantuan air bersih melalui program Bantuan Stimulan Sumur Air Bersih bagi keluarga pra sejahtera di Kampung Wanacala, Kelurahan Harjamukti, Kota Cirebon. Kamis (9/10/2025). Bantuan ini merupakan tindak lanjut dari permohonan bantuan keluarga Bapak Sahadi, yang selama ini mengalami kesulitan mendapatkan akses air bersih untuk kebutuhan sehari-hari. Melalui program ini, BAZNAS Kota Cirebon berkomitmen untuk menghadirkan solusi nyata bagi masyarakat yang membutuhkan, khususnya dalam hal pemenuhan kebutuhan dasar seperti air bersih. “Air adalah sumber kehidupan. Ketika air bersih sulit dijangkau, kehidupan pun ikut terhambat. Karena itu, kami hadir untuk membantu masyarakat agar bisa merasakan keberkahan dari air yang layak konsumsi,” ujar Ketua BAZNAS Kota Cirebon. Program bantuan ini dibiayai dari hasil zakat, infak, dan sedekah (ZIS) yang dihimpun dari para muzaki dan donatur yang mempercayakan amanahnya kepada BAZNAS Kota Cirebon. Melalui penyaluran ini, BAZNAS tidak hanya memberikan bantuan fisik berupa sumur air bersih, tetapi juga mengalirkan harapan baru bagi keluarga penerima manfaat. Bapak Sahadi menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas kepedulian BAZNAS Kota Cirebon. “Kami sangat berterima kasih, sekarang kami tidak lagi kesusahan untuk mendapatkan air. Semoga Allah membalas kebaikan para muzaki,” ungkapnya dengan haru. Dengan adanya sumur air bersih ini, diharapkan keluarga Bapak Sahadi dapat hidup lebih sehat dan produktif. BAZNAS juga terus mengajak masyarakat untuk bersama-sama berpartisipasi dalam program-program kemanusiaan, agar kebaikan terus mengalir kepada mereka yang membutuhkan. Mari ikut membantu keluarga lain yang membutuhkan air bersih! Tunaikan zakat, infak, dan sedekah Anda melalui: kotacirebon.baznas.go.id/bayarzakat atau langsung ke Kantor layanan resmi BAZNAS Kota Cirebon di Jl. Kanggraksan No.57 Harjamukti Kota Cirebon. air bersih, bantuan air bersih, sedekah air, infak sedekah, zakat online BAZNAS Kota Cirebon, program kemanusiaan BAZNAS, sumur air bersih Cirebon
15/10/2025 | Humas

Artikel Terbaru

Cara Infak Online di BAZNAS Kota Cirebon, Mudah dan Aman Melalui Website Resmi
Cara Infak Online di BAZNAS Kota Cirebon, Mudah dan Aman Melalui Website Resmi
Sahabat, Infak merupakan salah satu bentuk amal kebaikan yang dianjurkan dalam Islam. Infak dapat dilakukan kapan saja sebagai wujud kepedulian terhadap sesama. Kini masyarakat dapat menunaikan infak secara online melalui Kantor Digital BAZNAS Kota Cirebon. Berikut cara membayar infak online: 1. Kunjungi website https://kotacirebon.baznas.go.id/ 2. Klik menu Sedekah. 3. Pilih jenis dana Infak/Sedekah. 4. Pilih program infak yang tersedia. 5. Masukkan nominal infak. 6. Isi identitas donatur. 7. Klik Pilih Pembayaran. 8. Pilih metode pembayaran. 9. Pembayaran selesai. Setelah transaksi berhasil, Bukti Setor Zakat (BSZ) akan dikirim otomatis melalui email. Infak yang dihimpun oleh BAZNAS Kota Cirebon akan disalurkan untuk berbagai program kemanusiaan, pendidikan, kesehatan, dan pemberdayaan masyarakat. FAQ Cara Infak Online di BAZNAS Kota Cirebon, Mudah dan Aman Melalui Website Resmi 1. Apa itu infak? Infak adalah harta yang dikeluarkan secara sukarela di jalan Allah untuk membantu sesama. 2. Apakah infak bisa dilakukan secara online? Ya, infak dapat dilakukan secara online melalui website Kantor Digital BAZNAS Kota Cirebon. 3. Apakah infak di BAZNAS aman? Infak yang dihimpun oleh BAZNAS Kota Cirebon dikelola secara amanah dan disalurkan kepada yang membutuhkan.
11/03/2026 | Admin | Akate
Cara Bersedekah Online Melalui Kantor Digital BAZNAS Kota Cirebon
Cara Bersedekah Online Melalui Kantor Digital BAZNAS Kota Cirebon
Sedekah merupakan amalan yang sangat dianjurkan dalam Islam karena dapat membuka pintu rezeki dan membawa keberkahan dalam kehidupan. Kini masyarakat dapat bersedekah dengan mudah melalui Kantor Digital BAZNAS Kota Cirebon secara online. Berikut langkah-langkah bersedekah online: 1. Kunjungi website https://kotacirebon.baznas.go.id/ 2. Klik menu Sedekah. 3. Pilih jenis dana Infak/Sedekah. 4. Pilih program sedekah yang tersedia. 5. Masukkan nominal sedekah. 6. Isi identitas donatur. 7. Klik Pilih Pembayaran. 8. Pilih metode pembayaran yang tersedia. 9. Pembayaran selesai. Setelah pembayaran berhasil, Bukti Setor Zakat (BSZ) akan dikirim otomatis melalui email. Dengan bersedekah melalui BAZNAS Kota Cirebon, masyarakat turut berkontribusi membantu berbagai program sosial dan pemberdayaan umat yang memberikan manfaat luas bagi masyarakat. FAQ Cara Sedekah Online di BAZNAS Kota Cirebon, Praktis dan Berkah 1. Apa itu sedekah? Sedekah adalah pemberian yang dilakukan secara sukarela untuk membantu sesama dan mendapatkan pahala dari Allah SWT. 2. Apakah sedekah bisa dilakukan secara online? Ya, sedekah kini dapat dilakukan secara online melalui website BAZNAS Kota Cirebon. 3. Apakah setelah sedekah akan mendapatkan bukti pembayaran? Ya, donatur akan mendapatkan Bukti Setor Zakat (BSZ) yang dikirim melalui email.
11/03/2026 | Admin | Akate
Sedekah Sembunyi atau Terang-terangan, Mana yang Lebih Utama? Ini Penjelasan Islam Lengkapnya
Sedekah Sembunyi atau Terang-terangan, Mana yang Lebih Utama? Ini Penjelasan Islam Lengkapnya
kotacirebon.baznas.go.id -- Sahabat, Sedekah merupakan salah satu amalan yang sangat dianjurkan dalam Islam. Selain zakat yang bersifat wajib, umat Muslim juga dianjurkan untuk memperbanyak infak dan sedekah sebagai bentuk kepedulian terhadap sesama serta upaya membersihkan harta. Namun, di tengah masyarakat sering muncul pertanyaan: lebih utama mana, sedekah secara sembunyi-sembunyi atau secara terang-terangan? Pertanyaan ini penting dipahami agar umat Islam dapat menjalankan ibadah sedekah dengan niat yang benar dan memperoleh pahala yang maksimal. Berikut penjelasan mengenai keutamaan sedekah menurut ajaran Islam. Keutamaan Sedekah dalam Islam Sedekah memiliki banyak keutamaan dalam kehidupan seorang Muslim. Selain membantu orang yang membutuhkan, sedekah juga menjadi salah satu amalan yang dapat membuka pintu rezeki dan menghapus dosa. Dalam ajaran Islam, sedekah juga menjadi pelengkap dari ibadah zakat dan infak. Jika zakat memiliki ketentuan tertentu, maka sedekah bisa dilakukan kapan saja, dalam jumlah berapa saja, bahkan dengan cara yang sederhana sekalipun. Karena itu, BAZNAS Kota Cirebon mengajak masyarakat untuk tidak hanya menunaikan zakat, tetapi juga membiasakan diri bersedekah dan berinfak secara rutin. Sedekah Secara Sembunyi Lebih Utama Para ulama menjelaskan bahwa sedekah yang dilakukan secara sembunyi-sembunyi memiliki keutamaan yang sangat besar. Bahkan disebutkan bahwa sedekah yang dilakukan secara tersembunyi dapat dilipatgandakan pahalanya hingga 70 kali dibandingkan sedekah yang dilakukan secara terbuka. Ada beberapa alasan mengapa sedekah secara sembunyi lebih dianjurkan, di antaranya: 1. Menjaga keikhlasan karena hanya Allah SWT yang mengetahui amal tersebut. 2. Menghindarkan dari riya atau keinginan dipuji oleh orang lain. 3. Menjaga perasaan penerima sedekah agar tidak merasa malu atau direndahkan. Dengan sedekah secara diam-diam, seorang Muslim benar-benar beramal hanya untuk mencari ridha Allah SWT. Sedekah Terang-terangan Bisa Menjadi Lebih Baik Meski sedekah secara sembunyi lebih utama, namun dalam kondisi tertentu sedekah secara terang-terangan justru bisa menjadi lebih baik. Misalnya ketika seseorang bersedekah secara terbuka dengan tujuan memberikan contoh yang baik kepada orang lain. Tindakan ini bisa mendorong masyarakat untuk ikut bersedekah dan memperbanyak amal kebaikan. Dalam konteks sosial, sedekah terbuka juga sering dilakukan dalam program-program kemanusiaan seperti: Program zakat dan sedekah Ramadan Penggalangan dana kemanusiaan Program bantuan untuk fakir miskin dan dhuafa Program pemberdayaan ekonomi umat Ketika sedekah dilakukan secara terbuka dengan niat mengajak orang lain berbuat baik, maka pahala kebaikan tersebut dapat menjadi lebih luas. Pentingnya Niat Ikhlas dalam Bersedekah Baik sedekah secara sembunyi maupun terang-terangan, yang paling utama adalah keikhlasan niat karena Allah SWT. Jika sedekah dilakukan secara diam-diam dengan ikhlas, maka pahalanya sangat besar. Namun jika sedekah dilakukan secara terbuka dengan tujuan mengajak orang lain kepada kebaikan, hal itu juga menjadi amal yang sangat mulia. Karena itu, umat Islam dianjurkan untuk memperbanyak zakat, infak, dan sedekah sebagai bentuk kepedulian sosial dan ibadah kepada Allah SWT. Salurkan Zakat, Infak, dan Sedekah Melalui BAZNAS Kota Cirebon Agar penyaluran bantuan dapat tepat sasaran dan memberi manfaat yang lebih luas, masyarakat dapat menunaikan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS Kota Cirebon. Melalui pengelolaan yang amanah dan profesional, dana yang dihimpun akan disalurkan kepada para mustahik yang membutuhkan, seperti fakir miskin, anak yatim, program pendidikan, kesehatan, hingga pemberdayaan ekonomi umat. Dengan menunaikan zakat dan sedekah melalui BAZNAS, masyarakat tidak hanya membantu sesama tetapi juga ikut memperkuat gerakan kesejahteraan umat. Kesimpulan Pada dasarnya, sedekah secara sembunyi lebih utama karena lebih menjaga keikhlasan dan terhindar dari riya. Namun dalam kondisi tertentu, sedekah secara terang-terangan juga dapat menjadi lebih baik, terutama jika bertujuan mengajak orang lain untuk melakukan kebaikan. Yang terpenting adalah menjaga niat agar selalu ikhlas karena Allah SWT. Dengan memperbanyak zakat, infak, dan sedekah, insyaAllah kehidupan akan menjadi lebih berkah dan penuh kebermanfaatan bagi sesama. Wallahu a’lam. FAQ Seputar Sedekah 1. Apakah sedekah lebih baik dilakukan secara diam-diam? Ya, sedekah secara sembunyi-sembunyi lebih utama karena dapat menjaga keikhlasan dan menghindari riya. 2. Apakah boleh sedekah secara terang-terangan? Boleh. Bahkan dalam kondisi tertentu lebih baik jika tujuannya untuk memberi contoh dan mengajak orang lain bersedekah. 3. Apa perbedaan zakat, infak, dan sedekah? Zakat adalah kewajiban bagi Muslim yang telah memenuhi syarat tertentu. Infak dan sedekah bersifat sunnah dan dapat dilakukan kapan saja. 4. Di mana menyalurkan zakat dan sedekah yang amanah? Masyarakat dapat menyalurkan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS Kota Cirebon agar dikelola secara profesional dan tepat sasaran.
10/03/2026 | Admin | Akate

BAZNAS TV