WhatsApp Icon
BAZNAS Kota Cirebon Buka Pendaftaran Beasiswa Sahaja 2026 Tahap 2, Prioritas Warga Kota Cirebon dan Mahasiswa Cirebon Raya

KOTA CIREBON – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Cirebon kembali membuka Pendaftaran Tahap 2 Program Beasiswa Sahaja Tahun 2026. Pembukaan kembali pendaftaran ini dilakukan karena kuota penerima beasiswa masih belum terpenuhi, sekaligus memberikan kesempatan lebih luas bagi mahasiswa yang belum sempat mengikuti seleksi tahap sebelumnya.

Program Beasiswa Sahaja merupakan salah satu program unggulan BAZNAS Kota Cirebon dalam bidang pendidikan yang memberikan dukungan biaya pendidikan hingga lulus, disertai pembinaan karakter, kepemimpinan, dan penguatan nilai sosial keislaman.

Pada pembukaan Tahap 2 ini, BAZNAS Kota Cirebon menegaskan bahwa program Beasiswa Sahaja diprioritaskan khusus bagi warga Kota Cirebon yang sedang menempuh pendidikan di perguruan tinggi wilayah Cirebon Raya.

Timeline Beasiswa SAHAJA BAZNAS Tahun 2026

10 April 2026

Sosialisasi dan Pengumuman Program Beasiswa SAHAJA

10–20 April 2026

Penerimaan Berkas Pendaftaran Tahap I di Kantor BAZNAS Kota Cirebon

23 April 2026

Pengumuman Lolos Seleksi Administrasi Tahap I

24 April–4 Mei 2026

Assessment Kelayakan Mustahik oleh Tim BAZNAS Kota Cirebon

12–21 Mei 2026

Pembukaan Pendaftaran Tahap II

22 Mei 2026

Pengumuman Hasil Assessment Tahap I dan Pengumuman Lolos Seleksi Administrasi Tahap II

25 Mei 2026

Pengumuman Hasil Assessment Kelayakan Tahap II

26 Mei 2026

Pelaksanaan Tes Tertulis dan Wawancara di Kantor BAZNAS Kota Cirebon

29 Mei 2026

Pengumuman Hasil Akhir Seleksi Calon Penerima Beasiswa SAHAJA

Jadwal Menyusul

Pengarahan dan Penandatanganan MoU bagi Peserta yang Lolos Seleksi

 

Program ini ditujukan bagi mahasiswa aktif minimal semester 2 saat mendaftar, memiliki keterbatasan ekonomi, serta memenuhi seluruh ketentuan program yang telah ditetapkan.

Selain bantuan pendidikan, penerima Beasiswa Sahaja nantinya juga akan mendapatkan pembinaan dan diarahkan untuk memiliki kepedulian sosial melalui keterlibatan dalam berbagai kegiatan kerelawanan BAZNAS Kota Cirebon.

Persyaratan Utama Beasiswa Sahaja 2026 Tahap 2

Berikut beberapa syarat utama yang wajib dipenuhi calon pendaftar:

  1. 1. Mahasiswa aktif minimal semester 2 saat mendaftar
  2. 2. Berdomisili di Kota Cirebon
  3. 3. Berkuliah di perguruan tinggi/universitas wilayah Cirebon Raya
  4. 4. IPK minimal 3,00
  5. 5. Memiliki keterbatasan ekonomi yang dibuktikan dengan SKTM
  6. 6. Belum menikah
  7. 7. Bersedia mengikuti seluruh tahapan seleksi dan pembinaan program
  8. 8. Laki-laki tidak merokok dan perempuan menggunakan hijab
  9. 9. Bantuan diberikan hingga maksimal semester 8

 

Dokumen yang Wajib Disiapkan

Calon pendaftar wajib melengkapi dokumen berikut:

  1. 1. Formulir pendaftaran
  2. 2. Pas foto ukuran 4x6 (2 lembar)
  3. 3. Fotokopi KK
  4. 4. Fotokopi KTP dan Kartu Mahasiswa
  5. 5. Surat aktif kuliah
  6. 6. Slip gaji atau surat penghasilan orang tua
  7. 7. Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM)
  8. 8. Fotokopi SPPT/PBB
  9. 9. Foto rumah tampak depan dan ruang tamu
  10. 10. Surat domisili
  11. 11. Transkrip nilai semester 1

 

Formulir dan dokumen persyaratan dapat diunduh melalui link berikut:

https://drive.google.com/drive/folders/1Lh-eXI8Sb31avl-NF9cuYa9ts-GHHaz2?usp=sharing

Cara Pendaftaran Beasiswa Sahaja 2026 Tahap 2

Agar tidak gagal pada tahap administrasi, calon pendaftar diwajibkan mengikuti prosedur berikut:

  1. 1. Unduh formulir dan pelajari seluruh ketentuan program
  2. 2. Lengkapi seluruh dokumen sesuai persyaratan
  3. 3. Daftar Online dan Upload dokumen Pendaftaran melalui link pendaftaran berikut:

https://forms.gle/FnPZsEsueWMxpA9H8

 

Seluruh berkas wajib dijilid rapi sesuai urutan

Berkas fisik wajib dikirim langsung oleh pendaftar ke:

Kantor BAZNAS Kota Cirebon Jl. Kanggraksan No. 57 Kel. Harjamukti, Kec. Harjamukti Kota Cirebon

 

Pengiriman Berkas tidak boleh diwakilkan

Peserta menunggu proses seleksi dan pengumuman resmi dari BAZNAS Kota Cirebon

Hasil seleksi nantinya akan diumumkan melalui website dan media sosial resmi BAZNAS Kota Cirebon.

 

Tips Agar Tidak Gugur Administrasi

BAZNAS Kota Cirebon juga mengimbau calon peserta agar lebih teliti dalam proses pendaftaran. Beberapa penyebab umum peserta gagal pada tahap administrasi di antaranya:

  1. 1. Dokumen tidak lengkap
  2. 2. Tidak memenuhi syarat utama
  3. 3. Salah prosedur pengumpulan berkas
  4. 4. Tidak membaca ketentuan secara menyeluruh

Karena itu, peserta diminta memastikan seluruh data dan dokumen telah sesuai sebelum dikirimkan.

Program Beasiswa Sahaja 2026 menjadi bukti nyata bahwa dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) dapat memberikan dampak jangka panjang dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan menciptakan generasi muda yang unggul, mandiri, dan peduli terhadap masyarakat.

Informasi lebih lanjut dapat diperoleh melalui:

0851-8687-2027 (Chat Only)

Pendaftaran Beasiswa Sahaja 2026 Tahap 2 tidak dipungut biaya apapun (gratis). Segera siapkan berkas terbaikmu dan raih kesempatan mendapatkan dukungan pendidikan hingga lulus bersama BAZNAS Kota Cirebon.

12/05/2026 | Kontributor: Admin | Akate
BAZNAS Kota Cirebon Salurkan Bantuan Pembangunan Masjid Ad-Dzikra di Lingkungan Polres Cirebon Kota

CIREBON – Badan Amil Zakat Nasioanal (BAZNAS) Kota Cirebon kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung pembangunan sarana ibadah melalui penyaluran bantuan untuk pembangunan Masjid Ad-Dzikra yang berlokasi di lingkungan Polres Cirebon Kota, Senin (11/05/2026).

Bantuan tersebut diserahkan secara langsung oleh Ketua BAZNAS Kota Cirebon, H. Hamdan, kepada Kapolres Cirebon Kota sebagai bentuk dukungan terhadap penguatan fasilitas keagamaan bagi anggota kepolisian serta masyarakat sekitar.

Ketua BAZNAS Kota Cirebon, H. Hamdan, menyampaikan bahwa program ini merupakan bagian dari upaya optimalisasi dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) untuk kemaslahatan umat, khususnya dalam mendukung pembangunan tempat ibadah yang representatif.

“Melalui bantuan ini, kami berharap proses pembangunan Masjid Ad-Dzikra dapat berjalan lancar dan segera dimanfaatkan sebagai pusat ibadah serta pembinaan spiritual,” ujarnya.

Diketahui, Polres Cirebon Kota juga merupakan salah satu Unit Pengumpul Zakat (UPZ) yang terdaftar di BAZNAS Kota Cirebon dan secara konsisten menunaikan zakat penghasilan anggotanya melalui BAZNAS Kota Cirebon. Sinergi ini menjadi contoh kolaborasi yang baik antara lembaga zakat dan institusi pemerintah dalam mendukung kesejahteraan umat.

Kapolres Cirebon Kota, AKBP Eko Iskandar, S.H., S.I.K., M.Si. menyambut baik bantuan tersebut dan mengapresiasi sinergi yang telah terjalin. Kapolres Cirebon Kota menyampaikan bahwa bantuan ini sangat membantu percepatan pembangunan masjid.

“Kami mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada BAZNAS Kota Cirebon atas bantuan yang diberikan untuk pembangunan Masjid Ad-Dzikra di lingkungan kami. Bantuan ini sangat berarti dalam mempercepat proses pembangunan masjid yang nantinya akan digunakan oleh anggota kepolisian dan masyarakat sekitar,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa keberadaan masjid ini diharapkan dapat menjadi pusat kegiatan ibadah sekaligus pembinaan mental dan spiritual bagi seluruh personel.

“Masjid ini bukan hanya sebagai tempat ibadah, tetapi juga sebagai sarana pembinaan rohani bagi anggota kami agar dapat memberikan pelayanan yang lebih baik kepada masyarakat dengan landasan nilai-nilai keimanan,” tambahnya.

Lebih lanjut, pihak Polres Cirebon Kota juga menegaskan komitmennya sebagai UPZ aktif di bawah naungan BAZNAS Kota Cirebon.

“Kami juga berkomitmen untuk terus menunaikan zakat penghasilan anggota melalui BAZNAS Kota Cirebon sebagai bentuk kepedulian sosial dan kontribusi nyata dalam membantu masyarakat yang membutuhkan. Semoga sinergi ini terus terjalin dan memberikan manfaat yang luas,” tutupnya.

Masjid Ad-Dzikra diharapkan dapat menjadi sarana peningkatan keimanan dan ketakwaan, sekaligus mempererat hubungan antara aparat kepolisian dan masyarakat. Program ini menjadi salah satu wujud nyata peran BAZNAS dalam mendukung pembangunan sosial-keagamaan di Kota Cirebon.

11/05/2026 | Kontributor: Admin | Akate
BAZNAS Kota Cirebon dan BAWASLU Jajaki Pembentukan UPZ serta Penguatan Kolaborasi Kemaslahatan Umat

KOTA CIREBON — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Cirebon menerima kunjungan silaturahmi dari Badan Pengawas Pemilu (BAWASLU) Kota Cirebon dalam rangka pembahasan pembentukan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) serta rencana penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara kedua lembaga, Kamis (07/05/2026).

Pertemuan tersebut menjadi langkah awal sinergi antara BAZNAS dan BAWASLU Kota Cirebon dalam memperkuat kolaborasi kelembagaan, khususnya dalam mendukung program kemaslahatan umat melalui optimalisasi pengelolaan zakat, infak, dan sedekah.

Ketua BAZNAS Kota Cirebon, H. Hamdan, menyambut baik inisiasi tersebut dan menyampaikan kesiapan BAZNAS untuk mendukung berbagai program yang dijalankan BAWASLU Kota Cirebon.

“BAZNAS siap berkolaborasi dan akan support kegiatan BAWASLU Kota Cirebon,” ujar H. Hamdan.

Sementara itu, Ketua BAWASLU Kota Cirebon, Devi Siti Sihatul Agiah, S.H., S.Pd.I., M.Pd., menyampaikan bahwa BAWASLU memiliki semangat yang sejalan dengan BAZNAS dalam menghadirkan manfaat bagi masyarakat.

“BAWASLU memiliki semangat yang sama tentang kemaslahatan umat,” ungkapnya.

Ia juga menambahkan bahwa kolaborasi antara BAWASLU dan BAZNAS Kota Cirebon diyakini akan memberikan dampak positif yang luas, terutama dalam mendukung penguatan demokrasi yang lebih berintegritas dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.

Dalam kesempatan tersebut, Wakil Ketua IV BAZNAS Kota Cirebon turut mengapresiasi langkah progresif yang dilakukan BAWASLU Kota Cirebon. Menurutnya, apabila MoU dan pembentukan UPZ ini terealisasi, maka BAWASLU Kota Cirebon akan menjadi BAWASLU pertama di Jawa Barat yang membentuk UPZ bersama BAZNAS.

“Ini menjadi langkah luar biasa. Jika MoU ini terlaksana, maka BAWASLU Kota Cirebon menjadi satu-satunya di Jawa Barat yang menjadi UPZ dan dapat menjadi pelopor secara nasional,” ujarnya.

Melalui kolaborasi ini, diharapkan terbangun sinergi yang kuat antara lembaga pengawas demokrasi dan lembaga pengelola zakat dalam menghadirkan kebermanfaatan yang lebih luas bagi masyarakat Kota Cirebon.

07/05/2026 | Kontributor: Admin | Akate
Ketua BAZNAS Kota Cirebon Hadiri Rapat Paripurna DPRD Kota Cirebon

Kota Cirebon — Ketua Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Cirebon menghadiri Rapat Paripurna DPRD Kota Cirebon yang digelar di Ruang Rapat Griya Sawala DPRD Kota Cirebon, Rabu (06/05/2026).

Rapat paripurna tersebut merupakan agenda penting dalam rangka penyerahan rekomendasi DPRD Kota Cirebon terhadap Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Wali Kota Tahun 2025. Kegiatan ini menjadi bagian dari fungsi pengawasan legislatif guna memastikan tata kelola pemerintahan berjalan secara transparan dan akuntabel.

Ketua DPRD Kota Cirebon, Andrie Sulistio, menyampaikan bahwa rekomendasi yang diberikan merupakan hasil pembahasan Panitia Khusus (Pansus) terhadap capaian kinerja pemerintah daerah sepanjang tahun 2025. Proses penyusunan rekomendasi tersebut mengacu pada ketentuan dari Kementerian Dalam Negeri yang mengharuskan DPRD memberikan catatan strategis paling lambat 30 hari setelah LKPJ diterima.

Turut hadir dalam rapat tersebut Wali Kota Cirebon, Effendi Edo, Sekretaris Daerah Kota Cirebon, Iing Daiman, jajaran pimpinan dan anggota DPRD Kota Cirebon, para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), unsur Forkopimda, serta tamu undangan lainnya.

Kehadiran Ketua BAZNAS Kota Cirebon dalam forum ini menjadi bentuk dukungan terhadap sinergi lintas sektor dalam mendorong tata kelola pemerintahan yang baik, khususnya dalam upaya penguatan transparansi dan akuntabilitas yang berdampak pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.

BAZNAS Kota Cirebon terus berkomitmen untuk berperan aktif dalam mendukung program-program pemerintah daerah, terutama dalam pengelolaan zakat, infak, dan sedekah secara profesional, transparan, dan berorientasi pada kemaslahatan umat.

06/05/2026 | Kontributor: Admin | Akate
Lebih dari 1100 Warga Terima Bantuan BAZNAS Cirebon, dari Sembako hingga Modal Usaha

CIREBON — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Cirebon kembali menunjukkan peran strategisnya dalam memperkuat jaring pengaman sosial melalui penyaluran bantuan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) kepada masyarakat. Kegiatan pentasyarufan ini dilaksanakan di Islamic Centre At-Taqwa Cirebon, Selasa (05/05/2026), dengan menjangkau lebih dari seribu penerima manfaat dari berbagai lapisan masyarakat.

Dalam kegiatan tersebut, BAZNAS Kota Cirebon menyalurkan 1.000 paket sembako kepada Imam Masjid, Marbot, Guru Ngaji, dan Petugas Pengangkut Sampah. Selain itu, turut disalurkan bantuan biaya pendidikan kepada 21 penerima, modal usaha kepada 49 penerima, 5 unit kursi roda, serta bantuan keranda untuk kebutuhan sosial kemasyarakatan.

Kegiatan ini dihadiri oleh Ketua DPRD Kota Cirebon, Andrie Sulistio, Kabag Kesra Setda Kota Cirebon H. Rokila, Ketua MUI Kota Cirebon KH. Samsudin, Kasi Zakat Wakaf Kementerian Agama H. Abdul Wasi, serta perwakilan perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kota Cirebon.

Ketua DPRD Kota Cirebon, Andrie Sulistio, menyampaikan apresiasi atas peran aktif BAZNAS dalam menjawab kebutuhan masyarakat.

“Kami melihat hari ini BAZNAS Kota Cirebon telah mampu menjawab berbagai kebutuhan dan keresahan masyarakat, khususnya di Kota Cirebon. Program-program yang dilaksanakan sangat baik, tepat sasaran, dan memberikan manfaat nyata. Oleh karena itu, kami mendukung penuh seluruh program BAZNAS Kota Cirebon tanpa pengecualian,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua BAZNAS Kota Cirebon, H. Hamdan, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari pelaksanaan lima program utama BAZNAS yang menyasar berbagai aspek kebutuhan masyarakat.

“Pada hari ini, BAZNAS Kota Cirebon melaksanakan pendistribusian melalui lima program utama BAZNAS, dengan total 1.143 penerima manfaat. Bantuan yang disalurkan meliputi paket sembako, biaya pendidikan, kursi roda, keranda, hingga modal usaha, yang seluruhnya bersumber dari dana zakat, infak, dan sedekah yang dihimpun dan dikelola oleh BAZNAS Kota Cirebon,” ujarnya.

“Kami berharap kehadiran BAZNAS dapat terus memberikan dukungan kepada masyarakat yang membutuhkan, sehingga mereka dapat meningkatkan taraf hidup, menjadi lebih mandiri, dan pada akhirnya mencapai kesejahteraan,” tambahnya.

Lebih lanjut disampaikan bahwa sinergi antara BAZNAS, pemerintah daerah, serta berbagai pemangku kepentingan menjadi faktor penting dalam memperluas jangkauan manfaat zakat.

Program bantuan modal usaha yang disalurkan dalam kegiatan ini menjadi salah satu langkah konkret dalam mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat berbasis usaha kecil. Di sisi lain, bantuan pendidikan diharapkan mampu membuka akses yang lebih luas bagi generasi muda untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia.

Dengan total lebih dari 1.000 penerima manfaat, kegiatan ini menegaskan posisi BAZNAS sebagai lembaga yang tidak hanya menjalankan fungsi distribusi, tetapi juga sebagai motor penggerak pemberdayaan dan penguatan ekonomi umat di tingkat daerah.

Mari sahabat ikut membantu meringankan beban saudara-saudara kita yang membutuhkan dengan menunaikan Zakat, Infak, Sedekah di BAZNAS Kota Cirebon dengan cara Kunjungi Kantor BAZNAS di Jl. Kanggraksan No.57 Kota Cirebon atau melalui Kantor Digital, klik tombol dibawah ini:

 

04/05/2026 | Kontributor: Admin | Akate

Berita Terbaru

BAZNAS Kota Cirebon Buka Pendaftaran Beasiswa Sahaja 2026 Tahap 2, Prioritas Warga Kota Cirebon dan Mahasiswa Cirebon Raya
BAZNAS Kota Cirebon Buka Pendaftaran Beasiswa Sahaja 2026 Tahap 2, Prioritas Warga Kota Cirebon dan Mahasiswa Cirebon Raya
KOTA CIREBON – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Cirebon kembali membuka Pendaftaran Tahap 2 Program Beasiswa Sahaja Tahun 2026. Pembukaan kembali pendaftaran ini dilakukan karena kuota penerima beasiswa masih belum terpenuhi, sekaligus memberikan kesempatan lebih luas bagi mahasiswa yang belum sempat mengikuti seleksi tahap sebelumnya. Program Beasiswa Sahaja merupakan salah satu program unggulan BAZNAS Kota Cirebon dalam bidang pendidikan yang memberikan dukungan biaya pendidikan hingga lulus, disertai pembinaan karakter, kepemimpinan, dan penguatan nilai sosial keislaman. Pada pembukaan Tahap 2 ini, BAZNAS Kota Cirebon menegaskan bahwa program Beasiswa Sahaja diprioritaskan khusus bagi warga Kota Cirebon yang sedang menempuh pendidikan di perguruan tinggi wilayah Cirebon Raya. Timeline Beasiswa SAHAJA BAZNAS Tahun 2026 10 April 2026 Sosialisasi dan Pengumuman Program Beasiswa SAHAJA 10–20 April 2026 Penerimaan Berkas Pendaftaran Tahap I di Kantor BAZNAS Kota Cirebon 23 April 2026 Pengumuman Lolos Seleksi Administrasi Tahap I 24 April–4 Mei 2026 Assessment Kelayakan Mustahik oleh Tim BAZNAS Kota Cirebon 12–21 Mei 2026 Pembukaan Pendaftaran Tahap II 22 Mei 2026 Pengumuman Hasil Assessment Tahap I dan Pengumuman Lolos Seleksi Administrasi Tahap II 25 Mei 2026 Pengumuman Hasil Assessment Kelayakan Tahap II 26 Mei 2026 Pelaksanaan Tes Tertulis dan Wawancara di Kantor BAZNAS Kota Cirebon 29 Mei 2026 Pengumuman Hasil Akhir Seleksi Calon Penerima Beasiswa SAHAJA Jadwal Menyusul Pengarahan dan Penandatanganan MoU bagi Peserta yang Lolos Seleksi Program ini ditujukan bagi mahasiswa aktif minimal semester 2 saat mendaftar, memiliki keterbatasan ekonomi, serta memenuhi seluruh ketentuan program yang telah ditetapkan. Selain bantuan pendidikan, penerima Beasiswa Sahaja nantinya juga akan mendapatkan pembinaan dan diarahkan untuk memiliki kepedulian sosial melalui keterlibatan dalam berbagai kegiatan kerelawanan BAZNAS Kota Cirebon. Persyaratan Utama Beasiswa Sahaja 2026 Tahap 2 Berikut beberapa syarat utama yang wajib dipenuhi calon pendaftar: 1. Mahasiswa aktif minimal semester 2 saat mendaftar 2. Berdomisili di Kota Cirebon 3. Berkuliah di perguruan tinggi/universitas wilayah Cirebon Raya 4. IPK minimal 3,00 5. Memiliki keterbatasan ekonomi yang dibuktikan dengan SKTM 6. Belum menikah 7. Bersedia mengikuti seluruh tahapan seleksi dan pembinaan program 8. Laki-laki tidak merokok dan perempuan menggunakan hijab 9. Bantuan diberikan hingga maksimal semester 8 Dokumen yang Wajib Disiapkan Calon pendaftar wajib melengkapi dokumen berikut: 1. Formulir pendaftaran 2. Pas foto ukuran 4x6 (2 lembar) 3. Fotokopi KK 4. Fotokopi KTP dan Kartu Mahasiswa 5. Surat aktif kuliah 6. Slip gaji atau surat penghasilan orang tua 7. Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM) 8. Fotokopi SPPT/PBB 9. Foto rumah tampak depan dan ruang tamu 10. Surat domisili 11. Transkrip nilai semester 1 Formulir dan dokumen persyaratan dapat diunduh melalui link berikut: https://drive.google.com/drive/folders/1Lh-eXI8Sb31avl-NF9cuYa9ts-GHHaz2?usp=sharing Cara Pendaftaran Beasiswa Sahaja 2026 Tahap 2 Agar tidak gagal pada tahap administrasi, calon pendaftar diwajibkan mengikuti prosedur berikut: 1. Unduh formulir dan pelajari seluruh ketentuan program 2. Lengkapi seluruh dokumen sesuai persyaratan 3. Daftar Online dan Upload dokumen Pendaftaran melalui link pendaftaran berikut: https://forms.gle/FnPZsEsueWMxpA9H8 Seluruh berkas wajib dijilid rapi sesuai urutan Berkas fisik wajib dikirim langsung oleh pendaftar ke: Kantor BAZNAS Kota Cirebon Jl. Kanggraksan No. 57 Kel. Harjamukti, Kec. Harjamukti Kota Cirebon Pengiriman Berkas tidak boleh diwakilkan Peserta menunggu proses seleksi dan pengumuman resmi dari BAZNAS Kota Cirebon Hasil seleksi nantinya akan diumumkan melalui website dan media sosial resmi BAZNAS Kota Cirebon. Tips Agar Tidak Gugur Administrasi BAZNAS Kota Cirebon juga mengimbau calon peserta agar lebih teliti dalam proses pendaftaran. Beberapa penyebab umum peserta gagal pada tahap administrasi di antaranya: 1. Dokumen tidak lengkap 2. Tidak memenuhi syarat utama 3. Salah prosedur pengumpulan berkas 4. Tidak membaca ketentuan secara menyeluruh Karena itu, peserta diminta memastikan seluruh data dan dokumen telah sesuai sebelum dikirimkan. Program Beasiswa Sahaja 2026 menjadi bukti nyata bahwa dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) dapat memberikan dampak jangka panjang dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan menciptakan generasi muda yang unggul, mandiri, dan peduli terhadap masyarakat. Informasi lebih lanjut dapat diperoleh melalui: 0851-8687-2027 (Chat Only) Pendaftaran Beasiswa Sahaja 2026 Tahap 2 tidak dipungut biaya apapun (gratis). Segera siapkan berkas terbaikmu dan raih kesempatan mendapatkan dukungan pendidikan hingga lulus bersama BAZNAS Kota Cirebon.
BERITA12/05/2026 | Admin | Akate
BAZNAS Kota Cirebon Salurkan Bantuan Pembangunan Masjid Ad-Dzikra di Lingkungan Polres Cirebon Kota
BAZNAS Kota Cirebon Salurkan Bantuan Pembangunan Masjid Ad-Dzikra di Lingkungan Polres Cirebon Kota
CIREBON – Badan Amil Zakat Nasioanal (BAZNAS) Kota Cirebon kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung pembangunan sarana ibadah melalui penyaluran bantuan untuk pembangunan Masjid Ad-Dzikra yang berlokasi di lingkungan Polres Cirebon Kota, Senin (11/05/2026). Bantuan tersebut diserahkan secara langsung oleh Ketua BAZNAS Kota Cirebon, H. Hamdan, kepada Kapolres Cirebon Kota sebagai bentuk dukungan terhadap penguatan fasilitas keagamaan bagi anggota kepolisian serta masyarakat sekitar. Ketua BAZNAS Kota Cirebon, H. Hamdan, menyampaikan bahwa program ini merupakan bagian dari upaya optimalisasi dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) untuk kemaslahatan umat, khususnya dalam mendukung pembangunan tempat ibadah yang representatif. “Melalui bantuan ini, kami berharap proses pembangunan Masjid Ad-Dzikra dapat berjalan lancar dan segera dimanfaatkan sebagai pusat ibadah serta pembinaan spiritual,” ujarnya. Diketahui, Polres Cirebon Kota juga merupakan salah satu Unit Pengumpul Zakat (UPZ) yang terdaftar di BAZNAS Kota Cirebon dan secara konsisten menunaikan zakat penghasilan anggotanya melalui BAZNAS Kota Cirebon. Sinergi ini menjadi contoh kolaborasi yang baik antara lembaga zakat dan institusi pemerintah dalam mendukung kesejahteraan umat. Kapolres Cirebon Kota, AKBP Eko Iskandar, S.H., S.I.K., M.Si. menyambut baik bantuan tersebut dan mengapresiasi sinergi yang telah terjalin. Kapolres Cirebon Kota menyampaikan bahwa bantuan ini sangat membantu percepatan pembangunan masjid. “Kami mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada BAZNAS Kota Cirebon atas bantuan yang diberikan untuk pembangunan Masjid Ad-Dzikra di lingkungan kami. Bantuan ini sangat berarti dalam mempercepat proses pembangunan masjid yang nantinya akan digunakan oleh anggota kepolisian dan masyarakat sekitar,” ujarnya. Ia menambahkan bahwa keberadaan masjid ini diharapkan dapat menjadi pusat kegiatan ibadah sekaligus pembinaan mental dan spiritual bagi seluruh personel. “Masjid ini bukan hanya sebagai tempat ibadah, tetapi juga sebagai sarana pembinaan rohani bagi anggota kami agar dapat memberikan pelayanan yang lebih baik kepada masyarakat dengan landasan nilai-nilai keimanan,” tambahnya. Lebih lanjut, pihak Polres Cirebon Kota juga menegaskan komitmennya sebagai UPZ aktif di bawah naungan BAZNAS Kota Cirebon. “Kami juga berkomitmen untuk terus menunaikan zakat penghasilan anggota melalui BAZNAS Kota Cirebon sebagai bentuk kepedulian sosial dan kontribusi nyata dalam membantu masyarakat yang membutuhkan. Semoga sinergi ini terus terjalin dan memberikan manfaat yang luas,” tutupnya. Masjid Ad-Dzikra diharapkan dapat menjadi sarana peningkatan keimanan dan ketakwaan, sekaligus mempererat hubungan antara aparat kepolisian dan masyarakat. Program ini menjadi salah satu wujud nyata peran BAZNAS dalam mendukung pembangunan sosial-keagamaan di Kota Cirebon.
BERITA11/05/2026 | Admin | Akate
BAZNAS Kota Cirebon dan BAWASLU Jajaki Pembentukan UPZ serta Penguatan Kolaborasi Kemaslahatan Umat
BAZNAS Kota Cirebon dan BAWASLU Jajaki Pembentukan UPZ serta Penguatan Kolaborasi Kemaslahatan Umat
KOTA CIREBON — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Cirebon menerima kunjungan silaturahmi dari Badan Pengawas Pemilu (BAWASLU) Kota Cirebon dalam rangka pembahasan pembentukan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) serta rencana penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara kedua lembaga, Kamis (07/05/2026). Pertemuan tersebut menjadi langkah awal sinergi antara BAZNAS dan BAWASLU Kota Cirebon dalam memperkuat kolaborasi kelembagaan, khususnya dalam mendukung program kemaslahatan umat melalui optimalisasi pengelolaan zakat, infak, dan sedekah. Ketua BAZNAS Kota Cirebon, H. Hamdan, menyambut baik inisiasi tersebut dan menyampaikan kesiapan BAZNAS untuk mendukung berbagai program yang dijalankan BAWASLU Kota Cirebon. “BAZNAS siap berkolaborasi dan akan support kegiatan BAWASLU Kota Cirebon,” ujar H. Hamdan. Sementara itu, Ketua BAWASLU Kota Cirebon, Devi Siti Sihatul Agiah, S.H., S.Pd.I., M.Pd., menyampaikan bahwa BAWASLU memiliki semangat yang sejalan dengan BAZNAS dalam menghadirkan manfaat bagi masyarakat. “BAWASLU memiliki semangat yang sama tentang kemaslahatan umat,” ungkapnya. Ia juga menambahkan bahwa kolaborasi antara BAWASLU dan BAZNAS Kota Cirebon diyakini akan memberikan dampak positif yang luas, terutama dalam mendukung penguatan demokrasi yang lebih berintegritas dan berorientasi pada kepentingan masyarakat. Dalam kesempatan tersebut, Wakil Ketua IV BAZNAS Kota Cirebon turut mengapresiasi langkah progresif yang dilakukan BAWASLU Kota Cirebon. Menurutnya, apabila MoU dan pembentukan UPZ ini terealisasi, maka BAWASLU Kota Cirebon akan menjadi BAWASLU pertama di Jawa Barat yang membentuk UPZ bersama BAZNAS. “Ini menjadi langkah luar biasa. Jika MoU ini terlaksana, maka BAWASLU Kota Cirebon menjadi satu-satunya di Jawa Barat yang menjadi UPZ dan dapat menjadi pelopor secara nasional,” ujarnya. Melalui kolaborasi ini, diharapkan terbangun sinergi yang kuat antara lembaga pengawas demokrasi dan lembaga pengelola zakat dalam menghadirkan kebermanfaatan yang lebih luas bagi masyarakat Kota Cirebon.
BERITA07/05/2026 | Admin | Akate
Ketua BAZNAS Kota Cirebon Hadiri Rapat Paripurna DPRD Kota Cirebon
Ketua BAZNAS Kota Cirebon Hadiri Rapat Paripurna DPRD Kota Cirebon
Kota Cirebon — Ketua Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Cirebon menghadiri Rapat Paripurna DPRD Kota Cirebon yang digelar di Ruang Rapat Griya Sawala DPRD Kota Cirebon, Rabu (06/05/2026). Rapat paripurna tersebut merupakan agenda penting dalam rangka penyerahan rekomendasi DPRD Kota Cirebon terhadap Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Wali Kota Tahun 2025. Kegiatan ini menjadi bagian dari fungsi pengawasan legislatif guna memastikan tata kelola pemerintahan berjalan secara transparan dan akuntabel. Ketua DPRD Kota Cirebon, Andrie Sulistio, menyampaikan bahwa rekomendasi yang diberikan merupakan hasil pembahasan Panitia Khusus (Pansus) terhadap capaian kinerja pemerintah daerah sepanjang tahun 2025. Proses penyusunan rekomendasi tersebut mengacu pada ketentuan dari Kementerian Dalam Negeri yang mengharuskan DPRD memberikan catatan strategis paling lambat 30 hari setelah LKPJ diterima. Turut hadir dalam rapat tersebut Wali Kota Cirebon, Effendi Edo, Sekretaris Daerah Kota Cirebon, Iing Daiman, jajaran pimpinan dan anggota DPRD Kota Cirebon, para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), unsur Forkopimda, serta tamu undangan lainnya. Kehadiran Ketua BAZNAS Kota Cirebon dalam forum ini menjadi bentuk dukungan terhadap sinergi lintas sektor dalam mendorong tata kelola pemerintahan yang baik, khususnya dalam upaya penguatan transparansi dan akuntabilitas yang berdampak pada peningkatan kesejahteraan masyarakat. BAZNAS Kota Cirebon terus berkomitmen untuk berperan aktif dalam mendukung program-program pemerintah daerah, terutama dalam pengelolaan zakat, infak, dan sedekah secara profesional, transparan, dan berorientasi pada kemaslahatan umat.
BERITA06/05/2026 | Admin | Akate
Lebih dari 1100 Warga Terima Bantuan BAZNAS Cirebon, dari Sembako hingga Modal Usaha
Lebih dari 1100 Warga Terima Bantuan BAZNAS Cirebon, dari Sembako hingga Modal Usaha
CIREBON — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Cirebon kembali menunjukkan peran strategisnya dalam memperkuat jaring pengaman sosial melalui penyaluran bantuan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) kepada masyarakat. Kegiatan pentasyarufan ini dilaksanakan di Islamic Centre At-Taqwa Cirebon, Selasa (05/05/2026), dengan menjangkau lebih dari seribu penerima manfaat dari berbagai lapisan masyarakat. Dalam kegiatan tersebut, BAZNAS Kota Cirebon menyalurkan 1.000 paket sembako kepada Imam Masjid, Marbot, Guru Ngaji, dan Petugas Pengangkut Sampah. Selain itu, turut disalurkan bantuan biaya pendidikan kepada 21 penerima, modal usaha kepada 49 penerima, 5 unit kursi roda, serta bantuan keranda untuk kebutuhan sosial kemasyarakatan. Kegiatan ini dihadiri oleh Ketua DPRD Kota Cirebon, Andrie Sulistio, Kabag Kesra Setda Kota Cirebon H. Rokila, Ketua MUI Kota Cirebon KH. Samsudin, Kasi Zakat Wakaf Kementerian Agama H. Abdul Wasi, serta perwakilan perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kota Cirebon. Ketua DPRD Kota Cirebon, Andrie Sulistio, menyampaikan apresiasi atas peran aktif BAZNAS dalam menjawab kebutuhan masyarakat. “Kami melihat hari ini BAZNAS Kota Cirebon telah mampu menjawab berbagai kebutuhan dan keresahan masyarakat, khususnya di Kota Cirebon. Program-program yang dilaksanakan sangat baik, tepat sasaran, dan memberikan manfaat nyata. Oleh karena itu, kami mendukung penuh seluruh program BAZNAS Kota Cirebon tanpa pengecualian,” ujarnya. Sementara itu, Ketua BAZNAS Kota Cirebon, H. Hamdan, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari pelaksanaan lima program utama BAZNAS yang menyasar berbagai aspek kebutuhan masyarakat. “Pada hari ini, BAZNAS Kota Cirebon melaksanakan pendistribusian melalui lima program utama BAZNAS, dengan total 1.143 penerima manfaat. Bantuan yang disalurkan meliputi paket sembako, biaya pendidikan, kursi roda, keranda, hingga modal usaha, yang seluruhnya bersumber dari dana zakat, infak, dan sedekah yang dihimpun dan dikelola oleh BAZNAS Kota Cirebon,” ujarnya. “Kami berharap kehadiran BAZNAS dapat terus memberikan dukungan kepada masyarakat yang membutuhkan, sehingga mereka dapat meningkatkan taraf hidup, menjadi lebih mandiri, dan pada akhirnya mencapai kesejahteraan,” tambahnya. Lebih lanjut disampaikan bahwa sinergi antara BAZNAS, pemerintah daerah, serta berbagai pemangku kepentingan menjadi faktor penting dalam memperluas jangkauan manfaat zakat. Program bantuan modal usaha yang disalurkan dalam kegiatan ini menjadi salah satu langkah konkret dalam mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat berbasis usaha kecil. Di sisi lain, bantuan pendidikan diharapkan mampu membuka akses yang lebih luas bagi generasi muda untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Dengan total lebih dari 1.000 penerima manfaat, kegiatan ini menegaskan posisi BAZNAS sebagai lembaga yang tidak hanya menjalankan fungsi distribusi, tetapi juga sebagai motor penggerak pemberdayaan dan penguatan ekonomi umat di tingkat daerah. Mari sahabat ikut membantu meringankan beban saudara-saudara kita yang membutuhkan dengan menunaikan Zakat, Infak, Sedekah di BAZNAS Kota Cirebon dengan cara Kunjungi Kantor BAZNAS di Jl. Kanggraksan No.57 Kota Cirebon atau melalui Kantor Digital, klik tombol dibawah ini:
BERITA04/05/2026 | Admin | Akate
BAZNAS Kota Cirebon Hadiri Puncak HUT ke-25 BAZNAS Kabupaten Cirebon
BAZNAS Kota Cirebon Hadiri Puncak HUT ke-25 BAZNAS Kabupaten Cirebon
Cirebon, 30 April 2026 — Wakil Ketua I BAZNAS Kota Cirebon, Drs. Hasan Sadili, menghadiri undangan Puncak Hari Ulang Tahun (HUT) ke-25 BAZNAS Kabupaten Cirebon yang dirangkaikan dengan peringatan Hari Jadi ke-544 Kabupaten Cirebon, pada Kamis (30/04). Kegiatan ini turut dihadiri oleh Pimpinan BAZNAS RI, Pimpinan BAZNAS Provinsi Jawa Barat, serta Wakil Bupati Kabupaten Cirebon, yang bersama-sama memeriahkan momentum penting dalam penguatan peran zakat di daerah. Dalam rangkaian acara tersebut, dilaksanakan peresmian gedung baru BAZNAS Kabupaten Cirebon sebagai upaya meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. Selain itu, turut diluncurkan sejumlah program unggulan, di antaranya program Sedekah Minyak Jelantah, serta berbagai program bantuan lainnya yang diharapkan dapat memberikan manfaat luas bagi masyarakat. Kehadiran BAZNAS Kota Cirebon dalam agenda ini menjadi bagian dari komitmen untuk terus memperkuat sinergi antar lembaga, serta mendorong inovasi program dalam pengelolaan zakat, infak, dan sedekah yang lebih optimal dan berdampak.
BERITA30/04/2026 | Admin | Akate
BAZNAS Kota Cirebon Sosialisasikan ZIS ke Pegawai BAWASLU, Dorong Pembentukan UPZ
BAZNAS Kota Cirebon Sosialisasikan ZIS ke Pegawai BAWASLU, Dorong Pembentukan UPZ
Kota Cirebon, 29 April 2026 — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Cirebon melaksanakan kegiatan sosialisasi Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) kepada seluruh pegawai dan pimpinan BAWASLU Kota Cirebon, Rabu (29/04), bertempat di Aula Kantor BAWASLU Kota Cirebon. Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Ketua dan Wakil Ketua I BAZNAS Kota Cirebon serta seluruh jajaran pimpinan dan pegawai BAWASLU Kota Cirebon. Sosialisasi ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman serta partisipasi dalam pengelolaan dan penyaluran dana ZIS di lingkungan lembaga pemerintahan. Ketua BAWASLU Kota Cirebon, Devi Siti Sihatul Afiah, menyambut baik kehadiran BAZNAS Kota Cirebon. Dalam sambutannya, ia menyampaikan bahwa BAWASLU saat ini tengah aktif melakukan edukasi dan sosialisasi demokrasi kepada masyarakat. Ia berharap sinergi bersama BAZNAS dapat memperluas jangkauan edukasi tersebut. “Kami berharap kerja sama ini dapat menjangkau lebih banyak kalangan, terutama melalui relasi yang dimiliki BAZNAS Kota Cirebon,” ujarnya. Sementara itu, Ketua BAZNAS Kota Cirebon, H. Hamdan, menjelaskan bahwa BAZNAS merupakan lembaga resmi yang diamanatkan oleh Presiden untuk menghimpun dan menyalurkan dana umat. Ia juga menyampaikan bahwa BAZNAS Kota Cirebon selama ini telah mendapatkan kepercayaan masyarakat dalam mengelola zakat, infak, dan sedekah. Dalam kesempatan tersebut, H. Hamdan juga mendorong BAWASLU Kota Cirebon untuk membentuk Unit Pengumpul Zakat (UPZ) sebagai bagian dari penguatan pengelolaan ZIS di lingkungan instansi. Menanggapi hal tersebut, Pimpinan BAWASLU Kota Cirebon, Nurul Fajri, menyatakan dukungannya terhadap kolaborasi antara kedua lembaga. Ia menekankan pentingnya sinergi dalam upaya peningkatan pendidikan demokrasi. “Kolaborasi ini menjadi bagian dari ikhtiar panjang untuk meningkatkan kualitas pendidikan demokrasi kita. Ke depan, rencana pembentukan UPZ akan kami koordinasikan lebih lanjut bersama Ketua BAWASLU,” ungkapnya. Melalui kegiatan ini, diharapkan terjalin kerja sama yang berkelanjutan antara BAZNAS dan BAWASLU Kota Cirebon, baik dalam penguatan literasi ZIS maupun dalam mendukung program-program edukasi kepada masyarakat.
BERITA29/04/2026 | Admin | Akate
PENGUMUMAN RESMI HASIL SELEKSI ADMINISTRASI PROGRAM BEASISWA SAHAJA 2026 BAZNAS KOTA CIREBON
PENGUMUMAN RESMI HASIL SELEKSI ADMINISTRASI PROGRAM BEASISWA SAHAJA 2026 BAZNAS KOTA CIREBON
Kota Cirebon - Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Cirebon mengucapkan terima kasih kepada seluruh peserta yang telah mengikuti proses pendaftaran Program Beasiswa Sahaja 2026. Berdasarkan hasil seleksi administrasi, berikut nama-nama peserta yang dinyatakan LOLOS: 1.Faqih Avianto (Universitas Islam Negeri Siber Syekh Nurjati Cirebon) 2.Nazwa Aulia Devanisa (Universitas Islam Negeri Siber Syekh Nurjati Cirebon) 3.Siti Marwah (Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya Kampus Cirebon) 4.Nina Mariya Hikmah (Universitas Islam Negeri Siber Syekh Nurjati Cirebon) 5.Siti Wulan Sari (Universitas Islam Bunga Bangsa Cirebon) 6.Siti Hawa Krismawati (Universitas Islam Negeri Siber Syekh Nurjati Cirebon) 7.Bintang Pahlevi Nusantara (Universitas Islam Bunga Bangsa Cirebon) 8.Ridho Al Fattaah (Universitas Muhammadiyah Cirebon) 9.Mohamad Khafiyyan (Universitas Islam Negeri Siber Syekh Nurjati Cirebon) 10.Maya Maulida (Universitas Swadaya Gunung Jati) 11.Alya Salsabila Adnin (UIN SUNAN GUNUNG DJATI BANDUNG) 12.Mohammad Wakhyudi (Universitas Islam Bunga Bangsa Cirebon) 13.Amelinda Elydiah Natta (Universitas Islam Negeri Siber Syekh Nurjati Cirebon) 14.Nurul Amelia Rahmawati (Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya Kampus Cirebon) 15.Aditya Heriyanto (Universitas Islam Negeri Siber Syekh Nurjati Cirebon) 16.Siti Nurzakiyah (Universitas Islam Negeri Siber Syekh Nurjati Cirebon) Selanjutnya, peserta yang dinyatakan lolos diwajibkan untuk mengikuti tahapan berikutnya yaitu: Asesmen Kelayakan Tanggal: 24 April – 4 Mei 2026 Informasi teknis pelaksanaan asesmen akan disampaikan lebih lanjut melalui narahubung resmi. Narahubung: 0851-8687-2027 Demikian pengumuman ini disampaikan. Atas perhatian dan kerja samanya, kami ucapkan terima kasih. BAZNAS Kota Cirebon
BERITA24/04/2026 | Admin | Akate
BAZNAS Kota Cirebon Koordinasi dengan Wali Kota, Bahas Penguatan Regulasi ZIS dan Program Strategis Umat
BAZNAS Kota Cirebon Koordinasi dengan Wali Kota, Bahas Penguatan Regulasi ZIS dan Program Strategis Umat
CIREBON – Pimpinan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Cirebon melakukan koordinasi bersama Wali Kota Cirebon pada Senin (20/04/2026). Pertemuan tersebut membahas berbagai agenda strategis dalam rangka penguatan pengelolaan zakat serta pengembangan program pelayanan masyarakat di Kota Cirebon. Salah satu fokus utama dalam agenda koordinasi tersebut ialah rencana tindak lanjut Peraturan Wali Kota tentang Pengumpulan Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) di Lingkungan Pemerintahan Daerah Kota Cirebon. Regulasi ini diharapkan dapat menjadi landasan dalam optimalisasi penghimpunan ZIS secara terstruktur, transparan, dan berkelanjutan di lingkungan ASN maupun instansi pemerintah daerah. Pimpinan BAZNAS Kota Cirebon menyampaikan bahwa sinergi bersama Pemerintah Daerah menjadi langkah penting dalam memperkuat tata kelola zakat agar semakin memberikan dampak nyata bagi masyarakat. Selain membahas regulasi ZIS, pertemuan tersebut juga menjadi momentum diskusi terkait sejumlah rencana program BAZNAS Kota Cirebon ke depan. Program-program tersebut mencakup sektor pendidikan, pemberdayaan ekonomi masyarakat, hingga layanan kesehatan gratis bagi warga yang membutuhkan. Melalui koordinasi ini, BAZNAS Kota Cirebon berharap kolaborasi bersama Pemerintah Daerah dapat terus diperkuat guna menghadirkan berbagai program yang tepat sasaran serta mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat Kota Cirebon. Dengan semangat kolaborasi dan pelayanan umat, BAZNAS Kota Cirebon berkomitmen untuk terus menghadirkan program-program yang manfaatnya dapat dirasakan secara luas oleh masyarakat.
BERITA20/04/2026 | Admin | Akate
Masih Bingung Cara Daftar Beasiswa Sahaja 2026? Ini Panduan Lengkap Syarat, Dokumen, dan Prosedurnya
Masih Bingung Cara Daftar Beasiswa Sahaja 2026? Ini Panduan Lengkap Syarat, Dokumen, dan Prosedurnya
CIREBON – Masih banyak calon pendaftar yang merasa bingung terkait tata cara pendaftaran Beasiswa Sahaja 2026 dari Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Cirebon. Mulai dari syarat pendaftaran, dokumen yang harus disiapkan, hingga alur pengumpulan berkas, seringkali menjadi kendala utama. Untuk menjawab hal tersebut, berikut panduan lengkap yang bisa menjadi solusi agar proses pendaftaran berjalan lancar dan tidak gagal di tahap administrasi. Kenapa Banyak Pendaftar Gagal di Tahap Awal? Salah satu penyebab utama adalah: -Tidak membaca syarat secara lengkap-Dokumen tidak sesuai ketentuan-Tidak mengikuti prosedur pendaftaran dengan benar Padahal, seluruh informasi sebenarnya sudah tersedia, termasuk dalam dokumen formulir yang dapat diunduh di website resmi. Persyaratan Umum Beasiswa Sahaja 2026 Berikut adalah persyaratan yang wajib dipenuhi oleh calon pendaftar: 1.Mahasiswa aktif2.Mahasiswa minimal semester 2 saat mendaftar3.Melampirkan penghasilan orang tua4.IPK minimal 3,00 (skala 4)5.Melampirkan Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM) dari desa/puskesos6.Surat pernyataan dari orang tua bahwa dalam keluarga belum ada yang menjadi sarjana7.Bersedia mengikuti seluruh rangkaian seleksi8.Belum menikah9.Melampirkan surat pernyataan bersedia menjadi relawan BAZNAS Kota Cirebon10.Berdomisili di Kota Cirebon (dibuktikan dengan surat domisili)11.Laki-laki tidak merokok dan perempuan menggunakan hijab12.Bantuan diberikan hingga maksimal semester 813.Khusus mahasiswa perguruan tinggi/universitas di Cirebon14.Pastikan semua poin ini terpenuhi sebelum mendaftar. Dokumen Persyaratan yang Harus Disiapkan Selain memenuhi syarat, pendaftar juga wajib melengkapi dokumen berikut: 1.Formulir pendaftaran (download di Google Drive):https://drive.google.com/drive/folders/1Lh-eXI8Sb31avl-NF9cuYa9ts-GHHaz2?usp=sharing2.Pas foto ukuran 4x6 (2 lembar)3.Fotokopi Kartu Keluarga (KK)4.Fotokopi KTP dan Kartu Mahasiswa5.Surat keterangan aktif kuliah6.Slip gaji atau surat keterangan penghasilan orang tua7.Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM)8.Fotokopi SPPT/PBB9.Foto rumah (tampak depan dan ruang tamu, menggunakan kamera map)10.Surat keterangan domisili11.Transkrip nilai semester 1 Dokumen yang tidak lengkap berpotensi langsung gugur di tahap administrasi. Prosedur Pendaftaran Beasiswa Sahaja 2026 (Step by Step) Agar tidak salah langkah, ikuti alur berikut dengan benar: 1. Unduh Formulir Resmi Download formulir dan dokumen persyaratan melalui menu Pemberitahuan di website Kantor Digital BAZNAS Kota Cirebon. 2. Isi dan Lengkapi Dokumen Isi formulir dengan data yang benar dan lengkapi seluruh berkas sesuai ketentuan. 3. Upload Formulir Secara Online Unggah dokumen melalui link berikut: https://forms.gle/FnPZsEsueWMxpA9H8 4. Jilid Berkas Fisik Seluruh dokumen yang telah disiapkan wajib: Dijilid rapi dan Disusun sesuai urutan 5. Kirim Langsung ke Kantor BAZNAS Berkas wajib dikirim langsung oleh pendaftar ke alamat: Kantor BAZNAS Kota Cirebon, Jl. Kanggraksan No. 57 Kel. Harjamukti, Kec. Harjamukti Kota Cirebon. Tidak boleh diwakilkan. 6. Tunggu Proses Seleksi Berkas yang lengkap dan sesuai kriteria akan dipanggil ke tahap seleksi berikutnya. 7. Cek Pengumuman Resmi Hasil seleksi akan diumumkan melalui: Website: http://kotacirebon.baznas.go.id dan Media sosial resmi BAZNAS Kota Cirebon 8. Ketentuan Penting -Keputusan BAZNAS bersifat final-Pendaftaran tidak dipungut biaya (gratis) Tips Agar Lolos Administrasi Agar peluang lolos lebih besar: 1.Periksa kembali kelengkapan dokumen2.Pastikan semua surat resmi dan valid3.Ikuti prosedur sesuai urutan4.Jangan menunda pengumpulan berkas Penutup: Jangan Sampai Gagal karena Hal Sepele Beasiswa Sahaja 2026 adalah peluang besar karena memberikan dukungan pendidikan hingga lulus. Namun, peluang ini bisa hilang jika pendaftar tidak teliti dalam memenuhi syarat dan prosedur. Dengan mengikuti panduan ini, diharapkan calon pendaftar tidak lagi bingung dan dapat melalui proses pendaftaran dengan lancar. Segera siapkan berkas terbaikmu dan daftarkan diri sekarang juga! FAQ Beasiswa Sahaja 2026 (Pertanyaan yang Sering Ditanyakan) 1. Apa itu Beasiswa Sahaja 2026? Beasiswa Sahaja 2026 adalah program bantuan pendidikan dari BAZNAS Kota Cirebon yang memberikan dukungan biaya kuliah kepada mahasiswa hingga lulus, disertai pembinaan karakter dan kepedulian sosial. 2. Siapa saja yang bisa mendaftar? Program ini ditujukan bagi mahasiswa aktif yang minimal semester 2 saat mendaftar, berdomisili di Kota Cirebon, dan sedang menempuh pendidikan di perguruan tinggi di wilayah Cirebon. 3. Apa saja syarat utama Beasiswa Sahaja 2026? Beberapa syarat utama antara lain: -Mahasiswa aktif-IPK minimal 3.00-Memiliki keterbatasan ekonomi (dibuktikan dengan SKTM)-Belum menikah-Bersedia mengikuti seluruh rangkaian seleksi 4. Bagaimana cara daftar Beasiswa Sahaja 2026? Langkah pendaftaran: Unduh formulir di menu Pemberitahuan website BAZNAS Kota Cirebon Lengkapi seluruh dokumen Upload melalui link: https://forms.gle/FnPZsEsueWMxpA9H8 Kirim berkas fisik langsung ke kantor BAZNAS Kota Cirebon 5. Apakah harus mengirim berkas fisik? Ya, seluruh dokumen wajib dijilid rapi dan dikirim langsung oleh pendaftar ke Kantor BAZNAS Kota Cirebon. Tidak boleh diwakilkan. 6. Apa saja dokumen yang harus disiapkan? Dokumen yang perlu disiapkan antara lain: 1.Formulir pendaftaran2.Pas foto3.Fotokopi KK, KTP, dan Kartu Mahasiswa4.Surat aktif kuliah5.Slip gaji orang tua6.SKTM7.SPPT/PBB8.Foto rumah9.Surat domisili10.Transkrip nilai 7. Apakah pendaftaran dipungut biaya? Tidak. Pendaftaran Beasiswa Sahaja 2026 100% gratis tanpa biaya apapun. 8. Beasiswa ini diberikan sampai kapan? Beasiswa diberikan hingga maksimal semester 8 atau sampai lulus, selama penerima memenuhi ketentuan program. 9. Bagaimana cara mengetahui hasil seleksi? Hasil seleksi akan diumumkan melalui: Website resmi BAZNAS Kota Cirebon Media sosial resmi BAZNAS Kota Cirebon 10. Kenapa pendaftaran bisa gagal? Beberapa penyebab umum: -Dokumen tidak lengkap-Tidak memenuhi syarat-Salah prosedur pendaftaran Tips Penting Sebelum mendaftar, pastikan: 1.Semua dokumen lengkap2.Data diisi dengan benar3.Mengikuti alur pendaftaran dengan tepat
BERITA14/04/2026 | Admin | Akate
Beasiswa Sahaja 2026 Resmi Dibuka, BAZNAS Kota Cirebon Siapkan Pembiayaan Hingga Lulus
Beasiswa Sahaja 2026 Resmi Dibuka, BAZNAS Kota Cirebon Siapkan Pembiayaan Hingga Lulus
CIREBON – Kabar menggembirakan bagi mahasiswa di Kota Cirebon. Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Cirebon resmi membuka Program Beasiswa Sahaja Tahun 2026, yang ditujukan bagi mahasiswa aktif dengan minimal semester 2 saat mendaftar, serta memberikan dukungan pembiayaan pendidikan hingga lulus. Program ini menjadi salah satu bentuk komitmen BAZNAS dalam menyalurkan dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) secara berkelanjutan di sektor pendidikan, guna menciptakan generasi muda yang unggul, mandiri, dan berdaya saing. Apa Itu Beasiswa Sahaja 2026? Beasiswa Sahaja 2026 merupakan program bantuan pendidikan dari BAZNAS Kota Cirebon yang ditujukan bagi mahasiswa aktif yang telah menempuh minimal semester 2 saat pendaftaran. Menariknya, program ini tidak hanya memberikan bantuan sementara, tetapi memberikan dukungan penuh biaya pendidikan hingga penerima menyelesaikan studi (lulus), selama memenuhi ketentuan program yang berlaku. Selain bantuan finansial, penerima beasiswa juga diharapkan menjadi generasi yang berakhlak, memiliki kepedulian sosial, serta mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat. Kapan Pendaftaran Dibuka? 10 April 2026 hingga 29 Mei 2026 Mahasiswa yang memenuhi kriteria diimbau untuk segera mempersiapkan dokumen dan mengikuti proses seleksi sesuai jadwal yang telah ditentukan. Timeline Seleksi Beasiswa Sahaja 2026 Seleksi dilakukan secara bertahap dan transparan: 10 April 2026 – Pengumuman Program 10 – 20 April 2026 – Penerimaan Berkas Pendaftaran 23 April 2026 – Pengumuman Lolos Administrasi 24 April – 4 Mei 2026 – Assessment Kelayakan 5 Mei 2026 – Pengumuman Hasil Assessment 12 Mei 2026 – Tes Tertulis 18 Mei 2026 – Pengumuman Hasil Tes Tertulis 21 Mei 2026 – Tes Wawancara 29 Mei 2026 – Pengumuman Hasil Akhir Syarat dan Ketentuan Utama Program ini memiliki ketentuan utama sebagai berikut: 1 Mahasiswa aktif minimal semester 2 saat mendaftar 2 Bersedia mengikuti seluruh tahapan seleksi 3 Memenuhi kriteria administrasi dan kelayakan yang ditentukan 4 Siap mengikuti pembinaan selama program berlangsung Dokumen formulir, persyaratan lengkap, dan ketentuan program dapat diunduh melalui menu pemberitahuan pada website ini. Cara Daftar Beasiswa Sahaja 2026 Untuk mendaftar, ikuti langkah-langkah berikut: 1.Unduh dokumen persyaratan pada menu Pemberitahuan. 2.Pelajari seluruh ketentuan program dengan teliti. 3.Siapkan dokumen yang dibutuhkan sesuai persyaratan. 4.Isi formulir pendaftaran melalui link berikut: https://forms.gle/FnPZsEsueWMxpA9H8 Pastikan data diisi dengan benar dan lengkap. Kirim formulir dan ikuti proses seleksi hingga selesai. Pendaftar juga dapat mengakses informasi melalui QR Code pada poster resmi. Keunggulan Beasiswa Sahaja 2026 Program ini memiliki keunggulan yang menjadi daya tarik utama: 1 Beasiswa diberikan hingga lulus (full support pendidikan) 2 Seleksi transparan dan terstruktur 3 Program pembinaan karakter dan kepemimpinan 4 Berbasis dana zakat yang produktif dan berkelanjutan Dengan konsep ini, Beasiswa Sahaja tidak hanya membantu secara finansial, tetapi juga mempersiapkan penerima menjadi generasi masa depan yang berkualitas. Komitmen BAZNAS Kota Cirebon dalam Pendidikan BAZNAS Kota Cirebon terus menghadirkan program-program strategis untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Beasiswa Sahaja menjadi bukti bahwa dana zakat dapat memberikan dampak jangka panjang, khususnya dalam bidang pendidikan tinggi. Melalui program ini, BAZNAS berharap dapat melahirkan lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki nilai-nilai keislaman dan kepedulian sosial yang tinggi. Informasi dan Kontak : 0851-8687-2027 (Chat Only) Saatnya Ambil Kesempatan Ini! Bagi mahasiswa yang saat ini telah menempuh minimal semester 2, inilah peluang emas untuk mendapatkan beasiswa penuh hingga lulus. Segera daftar dan wujudkan masa depan gemilang bersama Beasiswa Sahaja 2026!
BERITA10/04/2026 | Admin | Akate
Ketua BAZNAS Kota Cirebon Hadiri Musrenbang RKPD 2027, Perkuat Kolaborasi Pembangunan dan Pengentasan Kemiskinan
Ketua BAZNAS Kota Cirebon Hadiri Musrenbang RKPD 2027, Perkuat Kolaborasi Pembangunan dan Pengentasan Kemiskinan
KOTA CIREBON — Ketua BAZNAS Kota Cirebon menghadiri kegiatan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) dalam rangka penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kota Cirebon Tahun Anggaran 2027 yang digelar di Bappelitbangda Kota Cirebon, Rabu (08/04/2026). Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Wali Kota Cirebon, Effendi Edo, Wakil Wali Kota Cirebon, Siti Farida Rosmawati, unsur Forkopimda, DPRD, perangkat daerah, akademisi, pelaku usaha, organisasi kemasyarakatan, hingga perwakilan masyarakat dan Forum Anak Kota Cirebon. Musrenbang RKPD Tahun 2027 ini menjadi forum strategis dalam menyelaraskan arah pembangunan daerah agar lebih adaptif, inklusif, dan berdampak nyata bagi masyarakat. Pemerintah Kota Cirebon menegaskan bahwa pembangunan ke depan harus berorientasi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat, penurunan angka kemiskinan, peningkatan kualitas layanan publik, serta penguatan kolaborasi lintas sektor. Ketua BAZNAS Kota Cirebon menyampaikan bahwa BAZNAS siap mendukung program pembangunan daerah, khususnya dalam penguatan program sosial, pemberdayaan ekonomi umat, serta pengentasan kemiskinan melalui optimalisasi pengelolaan zakat, infak, dan sedekah. “BAZNAS Kota Cirebon berkomitmen untuk terus bersinergi dengan Pemerintah Daerah dalam mendukung pembangunan yang berorientasi pada kesejahteraan masyarakat. Melalui berbagai program pendistribusian dan pemberdayaan, kami berharap zakat dapat menjadi instrumen sosial yang mampu membantu mengurangi kemiskinan dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat,” ujarnya. Dalam sambutannya, Wali Kota Cirebon menekankan bahwa keberhasilan pembangunan tidak hanya diukur dari pembangunan fisik semata, namun juga dari kuatnya partisipasi dan kolaborasi seluruh elemen masyarakat. “Tahun 2027 adalah fase pembuktian. Kita harus memastikan bahwa setiap kebijakan dan program yang dijalankan benar-benar berdampak bagi masyarakat,” tegasnya. Sementara itu, Kepala Bappelitbangda Kota Cirebon, Agus Herdhyana menjelaskan bahwa penyusunan RKPD 2027 telah melalui berbagai tahapan partisipatif mulai dari rembug warga, musrenbang tingkat kelurahan hingga kecamatan, sehingga diharapkan mampu menghasilkan arah pembangunan yang tepat sasaran dan selaras dengan kebutuhan masyarakat. Melalui kehadiran dalam forum Musrenbang RKPD ini, BAZNAS Kota Cirebon berharap dapat terus memperkuat kolaborasi bersama Pemerintah Daerah dan seluruh stakeholder dalam mewujudkan pembangunan yang inklusif, berkelanjutan, dan berpihak kepada masyarakat yang membutuhkan.
BERITA08/04/2026 | Admin | Akate
Wali Kota Cirebon Turun Langsung Pantau Zakat Fitrah, Apresiasi Kinerja BAZNAS yang Terus Meningkat
Wali Kota Cirebon Turun Langsung Pantau Zakat Fitrah, Apresiasi Kinerja BAZNAS yang Terus Meningkat
Cirebon, 20 Maret 2026 – Wali Kota Cirebon, Effendi Edo, melakukan monitoring langsung terhadap pelaksanaan penghimpunan dan pendistribusian zakat fitrah di BAZNAS Kota Cirebon pada Jumat (20/3). Kegiatan ini merupakan bagian dari agenda resmi Pemerintah Daerah Kota Cirebon dalam memastikan kesiapan pengumpulan dan distribusi zakat fitrah serta persiapan pelaksanaan Shalat Idul Fitri 1447 H. Berdasarkan surat undangan resmi, monitoring dimulai dari Balai Kota Cirebon dan dilanjutkan ke beberapa titik, termasuk kantor BAZNAS Kota Cirebon. Dalam sambutannya, Wali Kota Cirebon mengapresiasi kinerja BAZNAS Kota Cirebon yang dinilai telah bekerja keras dalam mengelola zakat secara profesional dan amanah. “Kami mengapresiasi kerja keras BAZNAS Kota Cirebon. Kekompakan dalam internal lembaga menjadi kunci utama yang harus terus dijaga agar kinerja semakin optimal,” ujar Effendi Edo. Ia menegaskan bahwa sinergi dan soliditas di dalam tubuh lembaga menjadi fondasi penting dalam menjaga kepercayaan masyarakat terhadap pengelolaan zakat. Sementara itu, Ketua BAZNAS Kota Cirebon, H. Hamdan, dalam laporannya menyampaikan bahwa kinerja penghimpunan zakat di Kota Cirebon terus menunjukkan tren positif dari tahun ke tahun. Menurutnya, peningkatan tersebut tidak lepas dari dukungan penuh Pemerintah Daerah Kota Cirebon, khususnya dalam aspek regulasi zakat yang semakin menguat. “Kami mengucapkan terima kasih kepada Wali Kota Cirebon atas dukungan yang luar biasa, terutama dalam hal regulasi zakat. Hal ini menjadi salah satu faktor penting yang menjadikan Kota Cirebon sebagai daerah yang aktif dalam mendukung gerakan zakat,” ungkapnya. Lebih lanjut, Ketua BAZNAS Kota Cirebon berharap agar dukungan regulasi dari pemerintah daerah dapat terus ditingkatkan ke depannya. Dengan regulasi yang semakin baik, potensi penghimpunan zakat, infak, dan sedekah diyakini akan terus meningkat. Hal ini pada akhirnya diharapkan mampu memberikan dampak nyata dalam membantu masyarakat yang membutuhkan di Kota Cirebon, sekaligus memperkuat peran zakat sebagai instrumen kesejahteraan sosial. Monitoring ini juga menjadi bagian dari upaya memastikan bahwa proses penghimpunan dan pendistribusian zakat fitrah berjalan optimal, tepat sasaran, dan sesuai dengan prinsip syariah.
BERITA20/03/2026 | Admin | Akate
Pemerintah Resmi Tetapkan 1 Syawal 1447 H, Ini Tanggal Idul Fitri di Indonesia
Pemerintah Resmi Tetapkan 1 Syawal 1447 H, Ini Tanggal Idul Fitri di Indonesia
Cirebon — Pemerintah Republik Indonesia secara resmi menetapkan 1 Syawal 1447 Hijriah jatuh pada hari Sabtu, 21 Maret 2026 melalui sidang isbat yang digelar oleh Kementerian Agama. Penetapan ini menjadi penanda berakhirnya bulan suci Ramadhan sekaligus momentum kemenangan bagi umat Islam setelah menjalani ibadah puasa selama satu bulan penuh. Menanggapi hal tersebut, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Cirebon mengajak seluruh masyarakat untuk menyambut Hari Raya Idul Fitri dengan penuh rasa syukur, kebahagiaan, serta semangat berbagi kepada sesama. Ketua BAZNAS Kota Cirebon menyampaikan bahwa Idul Fitri bukan hanya tentang perayaan, tetapi juga tentang kembali kepada fitrah dan memperkuat kepedulian sosial di tengah masyarakat. “Idul Fitri adalah momen untuk kembali suci. Selain saling memaafkan, kami mengajak masyarakat untuk memastikan zakat fitrah, infak, dan sedekah telah ditunaikan, sehingga kebahagiaan dapat dirasakan secara merata,” ujarnya. BAZNAS Kota Cirebon juga terus membuka layanan pembayaran zakat, baik secara langsung maupun melalui platform digital, guna memudahkan masyarakat dalam menunaikan kewajiban sebelum pelaksanaan salat Idul Fitri. Melalui berbagai program pendistribusian, zakat yang ditunaikan akan disalurkan kepada mustahik di wilayah Kota Cirebon, sehingga dapat membantu memenuhi kebutuhan mereka di hari raya. Selain itu, masyarakat juga diimbau untuk menjadikan Idul Fitri sebagai momentum mempererat tali silaturahmi, memperkuat ukhuwah Islamiyah, serta meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan sekitar. Dengan semangat kebersamaan dan kepedulian, diharapkan Idul Fitri tahun ini menjadi lebih bermakna, tidak hanya bagi diri sendiri, tetapi juga bagi mereka yang membutuhkan. Taqabbalallahu minna wa minkum, shiyamana wa shiyamakum. Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, mohon maaf lahir dan batin. FAQ Pemerintah Resmi Tetapkan 1 Syawal 1447 H, Ini Tanggal Idul Fitri di Indonesia Q: Kapan 1 Syawal 1447 H ditetapkan di Indonesia?A: Pemerintah menetapkan 1 Syawal 1447 H jatuh pada hari Sabtu, 21 Maret 2026 melalui sidang isbat Kementerian Agama. Q: Apa yang harus dilakukan sebelum Idul Fitri?A: Umat Islam dianjurkan menunaikan zakat fitrah, memperbanyak sedekah, serta mempersiapkan diri untuk saling memaafkan. Q: Bagaimana cara membayar zakat di BAZNAS Kota Cirebon?A: Zakat dapat ditunaikan secara langsung di kantor BAZNAS atau melalui layanan digital resmi BAZNAS Kota Cirebon. Q: Siapa yang berhak menerima zakat fitrah?A: Zakat fitrah disalurkan kepada mustahik, termasuk fakir dan miskin, sesuai ketentuan syariat Islam.
BERITA19/03/2026 | Admin | Akate
Hadapi Era Disinformasi, BAZNAS Dinilai Punya Strategi Komunikasi yang Kuat
Hadapi Era Disinformasi, BAZNAS Dinilai Punya Strategi Komunikasi yang Kuat
Cirebon – Di tengah tantangan arus informasi global yang semakin kompleks, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) dinilai telah memiliki peta strategi komunikasi yang jelas dan terarah. Penilaian tersebut disampaikan oleh Tenaga Ahli Utama Badan Komunikasi Pemerintah Republik Indonesia, Hariqo Wibawa Satria, dalam agenda Z-Talk: Zakat Menguatkan Indonesia yang digelar di Jakarta. Menurut Hariqo, tantangan komunikasi saat ini tidak lagi sederhana. Disinformasi dan misinformasi bahkan telah menjadi salah satu risiko global utama.“Berita bohong sudah keliling dunia, sedangkan pelurusannya baru pakai sepatu,” ujarnya. Dalam kondisi tersebut, langkah BAZNAS yang aktif membangun komunikasi dengan media, membuka ruang kritik, serta menghadirkan langsung suara para penerima manfaat dinilai sebagai strategi yang tepat dan patut diapresiasi.“BAZNAS sudah punya peta komunikasi yang jelas, tinggal timnya lebih diperkuat,” tambahnya. Ia juga menyoroti pentingnya upaya literasi zakat untuk meluruskan berbagai kesalahpahaman di masyarakat, khususnya terkait pengelolaan dan penyaluran dana zakat. Menurutnya, transparansi dan publikasi yang kuat menjadi kunci utama dalam menjaga kepercayaan publik terhadap lembaga pengelola zakat.“Cerita dari para penerima manfaat sangat penting untuk ditampilkan di media. Suara mereka menjadi bukti bagaimana zakat membantu kehidupan masyarakat,” jelas Hariqo. Lebih lanjut, ia memperkenalkan konsep tiga indikator utama komunikasi publik (3P), yaitu: Pelaksanaan program yang berjalan dengan baik Partisipasi masyarakat yang tinggi Publikasi dan dokumentasi yang luas Ketiga aspek tersebut dinilai menjadi fondasi penting dalam memperkuat dampak program sosial kepada masyarakat. Kegiatan ini turut dihadiri Ketua BAZNAS RI Sodik Mudjahid, Wakil Ketua Zainut Tauhid Sa'adi, serta jajaran pimpinan lainnya, bersama tokoh komunikasi dan media seperti Amir Sodikin dan Andi Muhyiddin. Bagi BAZNAS Kota Cirebon, penguatan strategi komunikasi ini menjadi momentum penting untuk terus meningkatkan edukasi publik tentang zakat, sekaligus menjaga kepercayaan masyarakat di tengah derasnya arus informasi digital. Di era digital, bukan hanya program yang harus kuat, tetapi juga cara menyampaikannya. Ketika komunikasi dilakukan dengan tepat, maka zakat tidak hanya dipahami, tetapi juga dipercaya dan ditunaikan. Mari dukung gerakan zakat yang transparan dan berdampak. Tunaikan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS Kota Cirebon.
BERITA18/03/2026 | BAZNAS
Tsamara Amany Ajak Gen Z Berzakat Lewat BAZNAS, Dorong Gerakan Sosial Anak Muda Lebih Masif
Tsamara Amany Ajak Gen Z Berzakat Lewat BAZNAS, Dorong Gerakan Sosial Anak Muda Lebih Masif
Cirebon – Peran generasi muda dalam gerakan zakat semakin mendapat sorotan. Tsamara Amany mengajak Gen Z Indonesia untuk menyalurkan Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) melalui Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI sebagai bentuk kontribusi nyata dalam aksi sosial. Ajakan tersebut disampaikan dalam forum Z-Talk: Zakat Menguatkan Indonesia, yang menjadi ruang kolaborasi antara BAZNAS dan para praktisi komunikasi serta media. Menurut Tsamara, generasi muda Indonesia memiliki potensi besar dalam gerakan filantropi, karena didorong oleh empati tinggi dan keinginan untuk menciptakan dampak sosial.“Anak muda Indonesia itu sangat dermawan dan ingin berkontribusi. Jika ada ruang dan jalurnya, mereka pasti bergerak,” ujarnya. Ia menilai, BAZNAS memiliki posisi strategis sebagai wadah utama bagi anak muda untuk menyalurkan kepedulian mereka, baik dalam bentuk donasi maupun keterlibatan langsung sebagai relawan. Namun demikian, Tsamara juga menyoroti bahwa citra BAZNAS di kalangan Gen Z masih perlu diperkuat, khususnya melalui pendekatan komunikasi yang lebih relevan dengan gaya anak muda masa kini. Menurutnya, strategi komunikasi berbasis impact narrative dan storytelling menjadi kunci untuk menarik perhatian generasi muda.“Kalau impact narrative-nya kuat, storytelling-nya kuat, insyaallah akan makin banyak lagi orang-orang yang juga mau membantu,” jelasnya. Ia menambahkan, kisah nyata seperti keberhasilan mustahik menjadi mandiri atau aksi kemanusiaan di wilayah konflik dapat menjadi konten yang kuat dan menyentuh secara emosional. Tsamara juga mengapresiasi capaian BAZNAS yang berhasil membantu puluhan ribu masyarakat keluar dari kemiskinan, serta kontribusi besar dalam aksi kemanusiaan global, termasuk untuk Palestina.“Orang perlu tahu bahwa ada institusi di negara ini yang bekerja keras melakukan gerakan solidaritas kemanusiaan,” tambahnya. Kegiatan ini turut dihadiri Ketua BAZNAS RI Sodik Mudjahid, Wakil Ketua BAZNAS RI Zainut Tauhid Sa'adi, serta jajaran pimpinan lainnya, bersama tokoh komunikasi seperti Adita Irawati, Amir Sodikin, dan Andi Muhyiddin. Bagi BAZNAS Kota Cirebon, ajakan ini menjadi momentum penting untuk semakin mendekatkan gerakan zakat kepada generasi muda di daerah. Dengan pendekatan digital, storytelling, dan konten yang relevan, Gen Z diharapkan dapat menjadi motor penggerak baru dalam ekosistem zakat. Zakat hari ini bukan hanya tentang memberi, tetapi tentang menciptakan dampak. Dan generasi muda adalah kunci untuk memperluas dampak tersebut di masa depan. Saatnya Gen Z bergerak. Tunaikan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS Kota Cirebon, dan jadilah bagian dari perubahan.
BERITA18/03/2026 | BAZNAS
Mudik Naik Kapal Perang, 1.448 Mustahik Diberangkatkan BAZNAS Bersama TNI AL
Mudik Naik Kapal Perang, 1.448 Mustahik Diberangkatkan BAZNAS Bersama TNI AL
Cirebon – Inovasi layanan mudik kembali dihadirkan oleh Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI dengan menggandeng TNI Angkatan Laut dalam program mudik gratis menggunakan kapal perang. Sebanyak 1.448 pemudik beserta 503 sepeda motor diberangkatkan menggunakan KRI Banda Aceh-593 dari Dermaga Kolinlamil TNI AL, Tanjung Priok, menuju Semarang dan Surabaya. Program ini merupakan hasil kolaborasi BAZNAS bersama pemerintah melalui Menko Polkam RI Djamari Chaniago, sebagai bentuk nyata pelayanan kepada masyarakat, khususnya kelompok ekonomi rentan. Ketua BAZNAS RI, Sodik Mudjahid, menegaskan bahwa program ini menjadi bagian dari komitmen BAZNAS dalam membantu masyarakat merayakan Idulfitri bersama keluarga di kampung halaman.“Hari ini BAZNAS kembali bekerja sama dengan TNI Angkatan Laut menggunakan kapal laut (perang), dengan jumlah yang diberangkatkan sekitar 1.448 orang untuk pulang-pergi,” ujar Sodik. Tidak hanya menyediakan transportasi gratis, BAZNAS juga memastikan kenyamanan para pemudik melalui berbagai fasilitas, mulai dari konsumsi selama perjalanan, layanan kesehatan, hingga dukungan logistik lainnya. Peserta mudik berasal dari berbagai latar belakang, seperti ibu rumah tangga, pengemudi ojek, asisten rumah tangga, mahasiswa, hingga pedagang kecil—kelompok yang selama ini membutuhkan perhatian lebih untuk bisa pulang kampung.“Saya melihat banyak yang berangkat satu keluarga dan mereka tampak senang. Ini menyempurnakan mudik mereka karena bisa berkumpul bersama di kampung,” tambah Sodik. Selain membantu meringankan beban biaya, program ini juga menjadi solusi untuk mengurangi kepadatan lalu lintas dan risiko kecelakaan di jalur darat, terutama pada rute padat dari Jakarta menuju Jawa Tengah dan Jawa Timur. Menko Polkam, Djamari Chaniago, menegaskan bahwa pemerintah berkomitmen penuh untuk memastikan keamanan dan kenyamanan masyarakat selama arus mudik.“Kewajiban kami sebagai bagian dari pemerintahan ini untuk memberikan sesuatu yang menyamankan dan mengamankan masyarakat kita pulang kampung,” ujarnya. Sementara itu, Kepala Staf Angkatan Laut, Muhammad Ali, menyampaikan bahwa program ini merupakan tindak lanjut arahan Presiden RI Prabowo Subianto dalam rangka mendukung kelancaran mudik Lebaran 2026.“Kami ingin memberikan sesuatu yang membuat masyarakat nyaman dan aman saat pulang kampung. Ini bentuk kepedulian pemerintah kepada masyarakat,” jelasnya. Ke depan, BAZNAS berencana memperluas jangkauan program mudik ini tidak hanya di Pulau Jawa, tetapi juga hingga ke wilayah lain seperti Sumatra, agar manfaatnya semakin luas dirasakan masyarakat. Bagi BAZNAS Kota Cirebon, kolaborasi ini menjadi bukti bahwa zakat mampu menghadirkan solusi nyata dalam berbagai aspek kehidupan, termasuk mobilitas masyarakat di momen penting seperti Idulfitri. Mudik bukan sekadar perjalanan, tetapi tentang kebahagiaan, kebersamaan, dan harapan. Melalui zakat, perjalanan itu kini menjadi lebih aman, nyaman, dan penuh berkah. Mari hadirkan lebih banyak kebahagiaan di hari raya. Tunaikan zakat Anda melalui BAZNAS Kota Cirebon.
BERITA18/03/2026 | BAZNAS
BAZNAS Perkuat Sinergi dengan Media, Dorong Dakwah Zakat Lebih Masif dan Berdampak
BAZNAS Perkuat Sinergi dengan Media, Dorong Dakwah Zakat Lebih Masif dan Berdampak
Cirebon – Upaya memperkuat literasi dan kesadaran zakat di masyarakat terus dilakukan oleh Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI melalui kolaborasi strategis bersama media massa. Hal ini mengemuka dalam agenda Z-Talk: Zakat Menguatkan Indonesia yang digelar di Jakarta, sebagai forum dialog antara pimpinan BAZNAS dan insan media untuk memperkuat peran komunikasi publik dalam dakwah zakat. Ketua BAZNAS RI, Sodik Mudjahid, menegaskan bahwa media memiliki peran krusial dalam membangun pemahaman masyarakat sekaligus mendorong partisipasi dalam menunaikan zakat melalui lembaga resmi.“Alhamdulillah, mayoritas karena trust kepada lembaga. Ini menjadi capaian penting bahwa BAZNAS sebagai lembaga pemerintah bisa dipercaya,” ujar Sodik. Menurutnya, kepercayaan publik menjadi fondasi utama dalam penguatan gerakan zakat nasional. Oleh karena itu, sinergi dengan media harus terus diperkuat agar pesan zakat dapat tersampaikan secara luas dan efektif.“Kami mohon dukungan dari teman-teman media dan juga pemerintah, agar gerakan zakat benar-benar menjadi solusi. Zakat bukan hanya kewajiban, tetapi memiliki dampak sosial yang sangat besar,” tambahnya. Senada dengan itu, Pimpinan BAZNAS RI Rizaludin Kurniawan menekankan bahwa kepercayaan masyarakat merupakan modal utama dalam meningkatkan penghimpunan zakat di Indonesia.“Kepercayaan ini adalah capaian penting. Kami mohon dukungan dari teman-teman media dan juga pemerintah agar gerakan zakat benar-benar menjadi solusi,” jelasnya. Sementara itu, Pimpinan BAZNAS RI Idy Muzayyad menyoroti pentingnya peran media dalam membangun eksistensi lembaga.“BAZNAS ada karena BAZNAS diberitakan. Kalau kita berbuat banyak, tetapi tidak diberitakan, seolah-olah kita tidak melakukan apa-apa,” ujarnya. Ia menegaskan bahwa publikasi yang masif akan memperluas jangkauan manfaat program-program zakat yang dijalankan. Selain itu, Pimpinan BAZNAS RI Ending Syarifuddin juga menekankan pentingnya hubungan timbal balik antara BAZNAS dan media, termasuk dalam mendukung profesionalisme serta kesejahteraan insan pers.“Kerja sama dengan media harus lebih dikuatkan. Tidak hanya media berkontribusi, tetapi kita juga perlu memastikan teman-teman wartawan secara profesional perlu kita dukung,” ungkapnya. Kegiatan ini turut menghadirkan berbagai tokoh komunikasi dan media, seperti Adita Irawati, Tsamara Amany, Amir Sodikin, dan Andi Muhyiddin, yang semakin memperkuat kolaborasi lintas sektor dalam membangun ekosistem dakwah zakat yang lebih luas. Bagi BAZNAS Kota Cirebon, sinergi dengan media menjadi kunci dalam memperluas edukasi zakat di tingkat daerah. Dengan komunikasi yang kuat dan berkelanjutan, potensi zakat yang besar di masyarakat dapat dioptimalkan untuk menghadirkan kesejahteraan yang lebih merata. Zakat bukan hanya ibadah, tetapi juga kekuatan sosial yang mampu mengubah kehidupan. Ketika dakwah zakat disampaikan secara masif dan tepat, maka dampaknya akan semakin luas dirasakan oleh umat. Mari bersama kuatkan dakwah zakat. Tunaikan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS Kota Cirebon untuk keberkahan yang lebih luas.
BERITA18/03/2026 | BAZNAS
BAZNAS Dinilai Strategis Wujudkan Indonesia Emas 2045, Peran Zakat Kian Diperkuat
BAZNAS Dinilai Strategis Wujudkan Indonesia Emas 2045, Peran Zakat Kian Diperkuat
Cirebon – Peran zakat sebagai instrumen pembangunan nasional semakin mendapat pengakuan. Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) dinilai memiliki kontribusi strategis dalam mewujudkan visi Indonesia Emas 2045, khususnya dalam mendorong pertumbuhan ekonomi dan pengentasan kemiskinan ekstrem. Hal tersebut disampaikan oleh Badan Komunikasi Pemerintah Republik Indonesia (Bakom RI) melalui Plt Deputi Bidang Pembinaan Komunikasi Pemerintah, Adita Irawati, dalam agenda Z-Talk: Zakat Menguatkan Indonesia yang digelar di Kantor BAZNAS RI, Jakarta. Menurut Adita, zakat bukan sekadar kewajiban ibadah, tetapi juga memiliki dimensi sosial-ekonomi yang sangat kuat dalam mendukung pembangunan nasional.“Dalam konteks pembangunan nasional, zakat ini bisa menjadi bagian yang strategis dalam pencapaian tujuan negara kita untuk pengentasan kemiskinan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat,” ujar Adita. Ia menilai, dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) yang dikelola BAZNAS memiliki potensi besar untuk menjadi solusi nyata dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat, terutama bagi kelompok rentan. Namun demikian, Adita juga menyoroti bahwa potensi zakat nasional yang besar belum sepenuhnya diimbangi dengan tingkat realisasi penghimpunan yang optimal. Salah satu faktor utama adalah masih rendahnya literasi masyarakat terkait zakat.“BAZNAS sebagai satu-satunya badan yang diberikan mandat untuk mengumpulkan zakat secara nasional, menurut saya ini strategis sekali, tapi ini harus dibantu kolaborasinya dengan semua pihak dan khususnya adalah rekan-rekan media,” jelasnya. Ia menegaskan pentingnya komunikasi publik yang efektif untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam menunaikan zakat melalui lembaga resmi.“Komunikasi publik yang baik, mengemas pesan tentang zakat yang memang itu sangat dibutuhkan oleh masyarakat kita,” tambahnya. Kegiatan Z-Talk ini menjadi ruang kolaboratif antara pimpinan BAZNAS dan para praktisi media untuk memperkuat sinergi dalam mengedukasi publik serta meningkatkan kepercayaan terhadap pengelolaan zakat. Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua BAZNAS RI Sodik Mudjahid, Wakil Ketua BAZNAS RI Zainut Tauhid Sa'adi, serta sejumlah pimpinan BAZNAS dan tokoh media nasional seperti Amir Sodikin dan Andi Muhyiddin. Bagi BAZNAS Kota Cirebon, penguatan peran zakat dalam pembangunan nasional ini menjadi momentum penting untuk terus meningkatkan literasi dan partisipasi masyarakat dalam berzakat. Dengan pengelolaan yang profesional, transparan, dan akuntabel, zakat diyakini mampu menjadi solusi nyata dalam mengurangi kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan umat. Lebih dari itu, sinergi antara pemerintah, lembaga zakat, dan media menjadi kunci dalam mengoptimalkan potensi zakat nasional agar benar-benar berdampak luas bagi masyarakat. Mari jadikan zakat sebagai kekuatan bersama untuk mewujudkan kesejahteraan umat dan masa depan Indonesia yang lebih baik. Tunaikan zakat melalui BAZNAS Kota Cirebon.
BERITA18/03/2026 | BAZNAS
Mudik Gratis BAZNAS Berangkatkan 1.000 Mustahik, Hadirkan Harapan Pulang Kampung dengan Bahagia
Mudik Gratis BAZNAS Berangkatkan 1.000 Mustahik, Hadirkan Harapan Pulang Kampung dengan Bahagia
Cirebon – Momentum mudik Lebaran 1447 H dimanfaatkan oleh Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI untuk menghadirkan kebahagiaan bagi masyarakat kurang mampu melalui program Mudik Bahagia Bersama BAZNAS. Sebanyak 1.000 mustahik diberangkatkan menggunakan 20 armada bus dari Masjid Istiqlal menuju berbagai kota di wilayah Jawa Tengah dan Jawa Timur. Program ini menyasar kelompok masyarakat ekonomi rentan seperti marbot masjid, guru ngaji, guru pesantren, pelajar, mahasiswa, hingga pedagang kaki lima yang selama ini memiliki keterbatasan untuk pulang kampung saat Lebaran. Ketua BAZNAS RI, Sodik Mudjahid, menegaskan bahwa program ini bukan sekadar bantuan transportasi, tetapi bagian dari misi besar zakat dalam memperkuat nilai kemanusiaan dan kebangsaan."Mudik ini penting bagi Adik-adik, Bapak, dan Ibu sekalian untuk kembali ke desa, berbakti kepada orang tua, dan menjalin silaturahmi. Laksanakanlah kebajikan-kebajikan di kampung halaman," ujar Sodik. Tidak hanya menyediakan transportasi gratis, BAZNAS juga memastikan para peserta mudik mendapatkan layanan yang layak dan nyaman. Mulai dari pemeriksaan kesehatan, konsumsi berbuka puasa bersama, hingga paket sembako sebagai bekal merayakan Idulfitri di kampung halaman. Program ini juga menjadi solusi untuk mengurangi risiko kecelakaan, khususnya bagi masyarakat yang biasanya melakukan perjalanan jauh menggunakan kendaraan roda dua."Selain meringankan beban ekonomi, penggunaan moda transportasi bus ini bertujuan untuk meminimalisir angka kecelakaan lalu lintas," tambah Sodik. Lebih dari itu, program mudik gratis ini juga memberikan dampak ekonomi bagi daerah tujuan. Para pemudik diharapkan dapat membawa perputaran ekonomi ke kampung halaman, sehingga manfaatnya dirasakan lebih luas oleh masyarakat desa. Keberhasilan program ini tidak lepas dari kolaborasi berbagai pihak, termasuk sektor swasta dan perbankan syariah yang turut mendukung terselenggaranya kegiatan ini. BAZNAS pun membuka peluang untuk memperluas program ini ke depannya, termasuk rencana penambahan rute hingga ke Pulau Sumatra agar manfaatnya dapat dirasakan oleh lebih banyak masyarakat. Bagi BAZNAS Kota Cirebon, program ini menjadi bukti bahwa zakat tidak hanya hadir dalam bentuk bantuan konsumtif, tetapi juga solusi nyata bagi kebutuhan sosial masyarakat, termasuk dalam momen penting seperti mudik Lebaran. Mudik bukan sekadar perjalanan pulang, tetapi tentang kebahagiaan, silaturahmi, dan harapan baru. Melalui zakat, kebahagiaan itu kini bisa dirasakan oleh lebih banyak saudara kita yang membutuhkan. Mari hadirkan lebih banyak senyum di hari raya. Tunaikan zakat Anda melalui BAZNAS Kota Cirebon.
BERITA18/03/2026 | BAZNAS
Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kota Cirebon.

Lihat Daftar Rekening →