Berita Terbaru
Zakat Perusahaan Rp2,3 Miliar Disalurkan, Bukti Kepercayaan Korporasi kepada BAZNAS Semakin Kuat
Cirebon – Kepercayaan dunia usaha terhadap pengelolaan zakat melalui lembaga resmi terus menunjukkan tren positif. Hal ini terlihat dari penyaluran zakat perusahaan oleh PT Asuransi Jiwa Syariah AL AMIN melalui Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI dengan nilai mencapai Rp2,3 miliar.
Penyerahan zakat sebesar Rp2.375.896.492,08 tersebut dilakukan secara simbolis di Gunawarman Menara BRIPens, Jakarta, dan diterima langsung oleh Deputi I Bidang Pengumpulan BAZNAS RI, Mohamad Arifin Purwakananta.
Bagi BAZNAS Kota Cirebon, langkah ini menjadi sinyal kuat bahwa zakat perusahaan kini semakin dipandang sebagai instrumen penting dalam membangun kesejahteraan masyarakat sekaligus memperkuat tanggung jawab sosial korporasi berbasis syariah.
Arifin menyampaikan apresiasi atas konsistensi dan kepercayaan yang diberikan oleh PT Asuransi Jiwa Syariah AL AMIN kepada BAZNAS dalam menyalurkan zakat perusahaan. “Hari ini kami menyambut undangan dari PT Asuransi Jiwa Syariah AL AMIN untuk mensyiarkan pelaksanaan zakat perusahaan juga zakat karyawan yang diberikan kepada BAZNAS RI," ujar Arifin.
Ia berharap langkah ini dapat menjadi inspirasi bagi perusahaan lain untuk turut menunaikan zakat melalui lembaga resmi.“Dengan menyerahkan zakat melalui lembaga resmi, perusahaan tidak hanya menjalankan kewajiban syariat, tetapi juga membantu memperkuat ketahanan sosial dan ekonomi melalui pemberdayaan umat,” jelasnya.
Dana zakat yang dihimpun nantinya akan disalurkan ke berbagai program strategis yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat, mulai dari pemberdayaan ekonomi produktif, pendidikan, layanan kesehatan, hingga bantuan kemanusiaan bagi kelompok rentan.“BAZNAS berkomitmen menjaga amanah para muzaki dengan memastikan pengelolaan zakat dilakukan secara transparan, akuntabel, dan tepat sasaran sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan oleh para mustahik,” tambahnya.
Dari sisi korporasi, Komisaris Independen PT Asuransi Jiwa Syariah AL AMIN, Soekotjo Soeparto, menegaskan bahwa zakat perusahaan merupakan bagian dari komitmen dalam menjalankan prinsip syariah sekaligus tanggung jawab sosial.“Yang pasti bahwa penyerahan zakat ini sudah menjadi agenda tetap oleh PT Asuransi Jiwa Syariah AL AMIN dan kami memilih BAZNAS karena BAZNAS adalah lembaga negara yang sudah teruji,” ujar Soekotjo.
Ia juga menekankan bahwa luasnya jaringan BAZNAS menjadi pertimbangan penting dalam memilih lembaga penyalur zakat.“Dengan menggandeng BAZNAS, kami percaya zakat perusahaan ini dapat disalurkan secara lebih efektif, transparan, dan tepat sasaran. Untuk pemanfaatannya, kami percayakan keseluruhan pengelolaannya kepada BAZNAS,” tambahnya.
Bagi BAZNAS Kota Cirebon, sinergi antara dunia usaha dan lembaga zakat seperti ini menjadi kunci dalam memperluas dampak kebermanfaatan zakat. Semakin banyak perusahaan yang terlibat, semakin besar pula potensi zakat untuk membantu mengentaskan kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan umat.
Momentum ini juga menjadi ajakan terbuka bagi perusahaan-perusahaan di daerah untuk ikut menunaikan zakat melalui BAZNAS, sebagai bentuk kontribusi nyata dalam pembangunan sosial berbasis nilai-nilai Islam.
Saatnya zakat tidak hanya menjadi kewajiban individu, tetapi juga menjadi kekuatan kolektif dunia usaha untuk menghadirkan keberkahan bagi masyarakat luas.
BERITA18/03/2026 | BAZNAS
BAZNAS Salurkan Zakat Fitrah untuk Difabel dan Dhuafa, Pastikan Semua Bisa Sambut Lebaran dengan Layak
Cirebon – Kepedulian terhadap kelompok rentan kembali ditunjukkan oleh Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI melalui penyaluran zakat fitrah kepada masyarakat difabel dan dhuafa di wilayah Rawa Buaya, Cengkareng, Jakarta Barat.
Sebanyak 80 penerima manfaat mendapatkan bantuan berupa paket beras 5 kilogram yang didistribusikan di Rumah Belajar Winsar. Program ini menjadi bagian dari komitmen BAZNAS dalam memastikan seluruh mustahik dapat merasakan kebahagiaan di Hari Raya Idulfitri.
Penyaluran zakat fitrah ini turut melibatkan kerja sama dengan MI Daarusshofa, serta menyasar komunitas disabilitas prasejahtera yang selama ini menghadapi berbagai keterbatasan ekonomi dan sosial.
Sekretaris Utama BAZNAS RI, Subhan Cholid, menegaskan bahwa program ini merupakan bentuk tanggung jawab dalam menyalurkan amanah muzaki kepada yang berhak menerima. "Penyaluran zakat fitrah ini adalah amanah muzaki yang kami prioritaskan bagi kelompok rentan, termasuk saudara-saudara kita penyandang disabilitas. Kami ingin memastikan bahwa di hari yang fitri nanti, tidak ada lagi keluarga yang merasa kesulitan untuk sekadar memenuhi kebutuhan pokoknya," ujar Subhan.
Kehadiran BAZNAS di tengah masyarakat juga dirasakan langsung oleh para penerima manfaat. Ketua Yayasan Bina Insani Winsar, Dwi Handayatun, mengungkapkan rasa syukur atas bantuan yang diberikan. "Saya sangat berterima kasih kepada BAZNAS. Jujur, saya sempat merasa berjuang sendirian selama bertahun-tahun mencari bantuan untuk anak-anak disabilitas di sini. Sejak mengenal BAZNAS, saya merasa sangat dirangkul. BAZNAS benar-benar hadir di tengah komunitas prasejahtera seperti kami, bukan cuma formalitas, tapi bantuan yang diberikan benar-benar kami rasakan manfaatnya," ungkap Dwi dengan haru.
Ia juga menjelaskan bahwa bantuan ini sangat tepat waktu, mengingat kondisi ekonomi warga yang semakin sulit setelah terdampak banjir dalam beberapa waktu terakhir. "Rata-rata warga di sini bekerja sebagai pemulung dan buruh. Untuk makan sehari-hari saja sulit, apalagi harus beli beras pascabanjir. Sebanyak 80 paket beras ini saya pastikan diterima orang yang benar-benar membutuhkan," tambahnya.
Hal serupa disampaikan oleh salah satu penerima manfaat, Winarni, yang merasakan langsung dampak bantuan tersebut bagi keluarganya."Kami ini keluarga prasejahtera, hidup kami di bawah rata-rata. Beras adalah kebutuhan primer kami setiap hari. Setelah mendapat bantuan fitrah dari BAZNAS, kami sangat mengucapkan terima kasih banyak. Semoga ini terus berjalan tahun ke depan, karena sangat membantu kehidupan kami semua. Terus maju BAZNAS, jangan berhenti membantu orang seperti kami," tutur Winarni.
Bagi BAZNAS Kota Cirebon, program ini menjadi pengingat bahwa zakat fitrah bukan sekadar kewajiban, tetapi juga instrumen nyata untuk menghadirkan keadilan sosial dan kebahagiaan bagi seluruh lapisan masyarakat, terutama mereka yang berada dalam kondisi rentan.
Momentum Ramadhan dan Idulfitri menjadi waktu terbaik untuk memperkuat kepedulian dan solidaritas. Melalui zakat, infak, dan sedekah, setiap masyarakat memiliki kesempatan untuk ikut menghadirkan senyum dan harapan bagi sesama.
Mari tunaikan zakat dan sempurnakan kebahagiaan mereka di hari raya. Salurkan melalui BAZNAS Kota Cirebon.
BERITA18/03/2026 | BAZNAS
Zakat Dorong Ekonomi Umat di Cirebon, BAZNAS Perkuat Distribusi Tepat Sasaran
Cirebon – Zakat tidak hanya memiliki nilai ibadah, tetapi juga berperan besar dalam memperkuat ekonomi umat. Di Kota Cirebon, pengelolaan zakat melalui Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) semakin diarahkan untuk memberikan dampak ekonomi yang nyata bagi masyarakat.
Wali Kota Effendi Edo menegaskan bahwa zakat merupakan instrumen penting dalam redistribusi kekayaan.
“Zakat adalah solusi nyata dalam membantu masyarakat yang membutuhkan. Dana yang terkumpul akan kembali kepada masyarakat dalam bentuk program yang bermanfaat,” ujarnya.
BAZNAS Kota Cirebon telah menjalankan berbagai program unggulan yang menyasar sektor ekonomi produktif, seperti bantuan usaha mikro, pelatihan keterampilan, serta dukungan modal usaha.
Ketua BAZNAS Kota Cirebon, Hamdan, menjelaskan bahwa pendekatan yang dilakukan tidak hanya bersifat konsumtif, tetapi juga produktif.
“Kami ingin zakat tidak hanya habis sekali pakai, tetapi bisa menjadi alat untuk meningkatkan kemandirian ekonomi masyarakat,” jelasnya.
Dengan pengelolaan yang tepat, zakat dapat membantu mustahik bertransformasi menjadi muzaki di masa depan. Hal ini menjadi salah satu tujuan utama dalam pengelolaan zakat modern.
Selain itu, transparansi dan akuntabilitas menjadi kunci dalam menjaga kepercayaan masyarakat. BAZNAS memastikan setiap dana yang dikelola dapat dipertanggungjawabkan secara profesional.
Melalui penguatan program dan dukungan pemerintah, zakat diharapkan mampu menjadi salah satu pilar dalam pembangunan ekonomi daerah.
BERITA17/03/2026 | Admin | Akate
Bayar Zakat Kini Lebih Mudah, BAZNAS Kota Cirebon Buka Layanan Terpadu Kantor Digital BAZNAS
Cirebon – Menunaikan zakat kini semakin mudah. Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Cirebon resmi membuka layanan pembayaran zakat terpadu tahun 2026 untuk memberikan kemudahan bagi masyarakat.
Peresmian dilakukan langsung oleh Wali Kota Effendi Edo di Balai Kota Cirebon.
Layanan ini dirancang agar masyarakat dapat menunaikan zakat dengan cepat, aman, dan sesuai syariat. Selain itu, sistem pengelolaan yang transparan menjadi nilai tambah yang ditawarkan BAZNAS.
“Melalui layanan ini, kami ingin memastikan masyarakat dapat menunaikan zakat dengan lebih mudah dan nyaman,” ujar Wali Kota.
BAZNAS juga membuka akses seluas-luasnya bagi masyarakat umum, tidak hanya ASN. Hal ini menjadi langkah strategis dalam meningkatkan partisipasi zakat.
Ketua BAZNAS Kota Cirebon, Hamdan, menegaskan bahwa kemudahan layanan merupakan bagian dari upaya meningkatkan kesadaran masyarakat.
“Kami terus berinovasi agar masyarakat tidak kesulitan dalam menunaikan zakat,” ujarnya.
Dengan hadirnya layanan terpadu ini, diharapkan masyarakat semakin terdorong untuk menunaikan zakat tepat waktu.
BERITA17/03/2026 | Admin | Akate
BAZNAS Cirebon Pastikan Pengelolaan Zakat Transparan dan Amanah
Cirebon – Kepercayaan masyarakat menjadi fondasi utama dalam pengelolaan zakat. Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Cirebon menegaskan komitmennya dalam menjaga prinsip transparansi dan amanah.
Ketua BAZNAS Kota Cirebon, Hamdan, menyatakan bahwa seluruh dana zakat yang dikelola telah melalui proses audit yang ketat.
“Kami memastikan setiap rupiah yang masuk dikelola secara profesional dan dapat dipertanggungjawabkan,” tegasnya.
Selain itu, pengelolaan zakat juga dilakukan sesuai dengan ketentuan syariat Islam, sehingga penyalurannya tepat sasaran kepada mustahik.
Dengan sistem yang transparan, masyarakat diharapkan semakin percaya untuk menyalurkan zakat melalui lembaga resmi.
BAZNAS juga terus meningkatkan kualitas layanan agar dapat memberikan manfaat yang maksimal bagi masyarakat.
BERITA17/03/2026 | Admin | Akate
Dari Presiden hingga Wali Kota, Keteladanan Pemimpin Perkuat Gerakan Zakat
Cirebon – Keteladanan pemimpin menjadi faktor penting dalam menguatkan gerakan zakat di Indonesia. Hal ini terlihat dari konsistensi para pemimpin, mulai dari Prabowo Subianto hingga Wali Kota Effendi Edo, dalam menunaikan zakat melalui Badan Amil Zakat Nasional.
Ketua BAZNAS Kota Cirebon, Hamdan, menyebut fenomena ini sebagai efek “kena tular”.
“Ketika pemimpin memberi contoh, masyarakat akan ikut bergerak. Ini menjadi kekuatan besar dalam gerakan zakat,” ujarnya.
Keteladanan ini tidak hanya meningkatkan penghimpunan zakat, tetapi juga membangun kepercayaan masyarakat terhadap lembaga zakat.
Dengan dukungan dari berbagai pihak, gerakan zakat diharapkan terus berkembang dan memberikan dampak yang lebih luas.
BERITA17/03/2026 | Admin | Akate
Lewat Z-Talk, BAZNAS Perkuat Kolaborasi Media untuk Memasifkan Dakwah Zakat
Jakarta – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI terus memperkuat sinergi dengan media nasional dalam upaya memasifkan dakwah zakat kepada masyarakat. Hal ini disampaikan dalam kegiatan Z-Talk yang digelar di Gedung BAZNAS RI, Jakarta, Senin (16/3/2026).
Kegiatan tersebut menghadirkan sejumlah narasumber dari BAZNAS RI, pemerintah, hingga pimpinan media nasional, sebagai bentuk kolaborasi strategis dalam membangun kesadaran publik terhadap pentingnya zakat.
Ketua BAZNAS RI, Sodik Mudjahid, menegaskan bahwa media memiliki peran yang sangat penting dalam meningkatkan literasi zakat sekaligus mendorong partisipasi masyarakat dalam menunaikan kewajiban melalui lembaga resmi.
“Alhamdulillah, mayoritas karena trust kepada lembaga. Ini menjadi capaian penting bahwa BAZNAS sebagai lembaga pemerintah bisa dipercaya,” ujar Sodik.
Ia menjelaskan, berdasarkan hasil survei terhadap muzaki, faktor utama yang mendorong masyarakat menyalurkan zakat melalui BAZNAS adalah tingkat kepercayaan terhadap lembaga, yang dibangun melalui program, kredibilitas pimpinan, serta dukungan regulasi.
Karena itu, menurutnya, kepercayaan tersebut harus terus dijaga dan diperkuat melalui kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk media.
“Kami mohon dukungan dari teman-teman media dan juga pemerintah, agar gerakan zakat benar-benar menjadi solusi. Zakat bukan hanya kewajiban, tetapi memiliki dampak sosial yang sangat besar,” tambahnya.
Senada dengan hal tersebut, Pimpinan BAZNAS RI Rizaludin Kurniawan menekankan bahwa kepercayaan publik merupakan modal utama dalam meningkatkan penghimpunan zakat nasional.
“Kepercayaan ini adalah capaian penting. Kami mohon dukungan dari teman-teman media dan juga pemerintah agar gerakan zakat benar-benar menjadi solusi,” jelasnya.
Sementara itu, Pimpinan BAZNAS RI Idy Muzayyad menyoroti pentingnya peran media dalam membesarkan lembaga zakat di mata publik. Ia menyebut, eksistensi BAZNAS tidak terlepas dari pemberitaan yang masif dan berkelanjutan.
“BAZNAS ada karena BAZNAS diberitakan. Kalau kita berbuat banyak tetapi tidak diberitakan, seolah-olah kita tidak melakukan apa-apa. Karena itu, penting bagi media untuk terus bersinergi dalam memasifkan pemberitaan program-program BAZNAS,” ujarnya.
Lebih lanjut, Pimpinan BAZNAS RI Ending Syarifuddin menekankan bahwa hubungan antara BAZNAS dan media perlu dibangun secara timbal balik dan berkelanjutan, tidak hanya dalam konteks publikasi, tetapi juga kepedulian terhadap kesejahteraan insan pers.
“Kerja sama dengan media harus lebih dikuatkan. Tidak hanya media berkontribusi, tetapi kita juga perlu memastikan teman-teman wartawan secara profesional perlu kita dukung. Karena kita tahu, tidak sedikit teman wartawan masuk dalam kategori mustahik,” ujar Ending.
Melalui kegiatan Z-Talk ini, BAZNAS berharap kolaborasi dengan media dapat semakin diperkuat, sehingga pesan-pesan dakwah zakat dapat menjangkau masyarakat lebih luas. Dengan dukungan media, zakat diharapkan semakin dikenal sebagai solusi nyata dalam meningkatkan kesejahteraan umat dan mengurangi kesenjangan sosial di Indonesia.
BERITA17/03/2026 | Admin | Akate
BAZNAS Lepas 1.000 Mustahik Mudik Gratis, Wujud Nyata Kepedulian dan Silaturahmi Lebaran
Jakarta – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI kembali menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat melalui program “Mudik Bahagia Bersama BAZNAS”. Sebanyak 20 armada bus resmi diberangkatkan untuk mengantarkan 1.000 mustahik pulang ke kampung halaman menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 H.
Pelepasan armada dilakukan di Masjid Istiqlal, Senin (16/3/2026), dengan rute tujuan utama wilayah Jawa Tengah dan Jawa Timur. Program ini menyasar masyarakat ekonomi rentan seperti marbot masjid, guru ngaji, guru pesantren, pelajar, mahasiswa, hingga pedagang kaki lima.
Ketua BAZNAS RI, Sodik Mudjahid, menegaskan bahwa program ini bukan sekadar bantuan transportasi, tetapi juga bagian dari misi syariah dan kebangsaan dalam memperkuat ikatan sosial masyarakat.
"Mudik ini penting bagi Adik-adik, Bapak, dan Ibu sekalian untuk kembali ke desa, berbakti kepada orang tua, dan menjalin silaturahmi. Laksanakanlah kebajikan-kebajikan di kampung halaman, dan gunakanlah bekal yang ada untuk berbelanja di sana guna membantu meningkatkan ekonomi daerah setempat," jelas Sodik saat melepas keberangkatan armada bus.
Selain menyediakan fasilitas transportasi gratis, BAZNAS juga memberikan berbagai layanan pendukung bagi para pemudik, mulai dari layanan kesehatan, konsumsi berbuka puasa bersama, hingga paket sembako sebagai bekal merayakan Idulfitri di kampung halaman.
Program ini diharapkan tidak hanya meringankan beban ekonomi mustahik, tetapi juga memberikan pengalaman mudik yang aman dan nyaman. Penggunaan moda transportasi bus menjadi langkah strategis untuk mengurangi risiko kecelakaan, khususnya bagi masyarakat yang biasanya menggunakan kendaraan roda dua untuk perjalanan jauh.
Ketua BAZNAS RI juga menambahkan bahwa program ini mampu menghemat biaya mudik yang biasanya cukup besar menjelang Lebaran, sehingga dana yang ada dapat dimanfaatkan untuk kebutuhan keluarga di kampung halaman.
Lebih lanjut, program “Mudik Bahagia Bersama BAZNAS” tahun ini melayani lebih dari 20 kota tujuan di wilayah Jawa Tengah dan Jawa Timur. Keberhasilan program ini tidak lepas dari kolaborasi erat antara BAZNAS dengan berbagai mitra strategis, termasuk sektor swasta dan perbankan syariah.
Sebagai bentuk apresiasi, BAZNAS menyampaikan terima kasih kepada para mitra yang telah mendukung program ini, di antaranya Sedekah Harian Alfamart, BSI Maslahat, BCA, Smartfinance, dan Akulaku, serta para muzaki yang telah mempercayakan penyaluran zakatnya melalui BAZNAS.
Ke depan, BAZNAS memberikan sinyal positif untuk memperluas jangkauan program ini, termasuk rencana penambahan rute perjalanan hingga ke wilayah Pulau Sumatra agar manfaatnya dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat.
"Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh mitra pendukung, mulai dari perbankan hingga sektor ritel, serta para relawan yang bekerja dengan sangat ikhlas. Dengan mengucap Bismillahi majreha wa mursaha inna rabbi laghafururrahim, maka Program Mudik Bahagia Bersama BAZNAS ini secara resmi saya nyatakan dilepas," katanya.
Melalui program ini, BAZNAS kembali menegaskan bahwa zakat tidak hanya memberikan bantuan konsumtif, tetapi juga menghadirkan kebahagiaan, mempererat silaturahmi, serta mendorong perputaran ekonomi di daerah.
Bagi BAZNAS Kota Cirebon, program ini menjadi inspirasi bahwa pengelolaan zakat yang tepat sasaran mampu menghadirkan dampak luas, tidak hanya bagi penerima manfaat, tetapi juga bagi pembangunan sosial dan ekonomi umat secara berkelanjutan.
BERITA17/03/2026 | Admin | Akate
BAZNAS Salurkan 3.774 Baju Lebaran untuk Anak Palestina, Hadirkan Senyum di Tengah Konflik
Cirebon – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI kembali menghadirkan kepedulian nyata bagi masyarakat global dengan menyalurkan 3.774 baju Lebaran untuk anak-anak Palestina di wilayah Gaza dan Yerusalem.
Program bertajuk “Baju Lebaran untuk Anak-Anak Palestina” ini menjadi salah satu bentuk solidaritas umat Islam Indonesia dalam menghadirkan kebahagiaan di tengah kondisi konflik yang masih berlangsung.
Distribusi bantuan dilakukan melalui mitra lokal agar penyalurannya tepat sasaran, terutama kepada anak-anak yang paling membutuhkan. Di tengah keterbatasan dan situasi sulit, bantuan ini diharapkan mampu menghadirkan momen kebahagiaan saat Hari Raya Idulfitri.
Deputi II BAZNAS RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Imdadun Rahmat, menegaskan bahwa program ini memiliki makna yang lebih dalam dari sekadar bantuan materi.
"Kami ingin memastikan bahwa anak-anak di Gaza tidak merasa sendirian. Baju Lebaran ini adalah simbol kasih sayang dari rakyat Indonesia untuk memberikan senyum di wajah mereka di tengah situasi yang sulit," jelas Imdadun dalam keterangan resminya, Minggu (15/3/2026).
Ia menambahkan, pemilihan wilayah Gaza dan Yerusalem didasarkan pada tingkat urgensi yang tinggi, di mana akses terhadap bantuan masih sangat terbatas.
"Setiap helai pakaian yang diberikan diharapkan mampu menghadirkan suasana hangat dan semangat baru bagi para penerima manfaat dalam menyambut hari kemenangan nanti," ujarnya.
Program ini juga menjadi bukti nyata bahwa dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) yang dititipkan masyarakat Indonesia melalui BAZNAS dikelola secara amanah, transparan, dan tepat sasaran hingga menjangkau wilayah terdampak konflik internasional.
Lebih dari sekadar bantuan fisik, distribusi baju Lebaran ini membawa pesan kemanusiaan yang kuat—bahwa kepedulian tidak mengenal batas geografis. Senyum anak-anak Palestina yang menerima bantuan menjadi bukti bahwa solidaritas umat mampu menghadirkan harapan di tengah keterbatasan.
“Inilah saatnya kita memperkuat solidaritas dengan berbagi kebahagiaan melalui kanal resmi BAZNAS yang terjamin amanah dan tepat sasaran hingga ke jantung Gaza. Setiap donasi yang Bapak dan Ibu berikan bukan sekadar bantuan materi, melainkan harapan nyata bagi kemandirian dan pulihnya kehidupan warga Palestina,” katanya.
Antusiasme anak-anak terlihat jelas saat mereka menerima dan mencoba baju baru tersebut. Dengan penuh kebahagiaan, mereka menyampaikan rasa terima kasih kepada masyarakat Indonesia yang telah peduli terhadap kondisi mereka.
Selama Ramadan 1447 H, BAZNAS juga terus menggulirkan berbagai program kemanusiaan lainnya untuk Palestina, mulai dari paket makanan, layanan kesehatan, penyediaan air bersih, hingga pembangunan fasilitas darurat seperti tenda permukiman, tenda masjid, serta tenda kelas untuk anak-anak.
Bagi BAZNAS Kota Cirebon, program ini menjadi inspirasi bahwa zakat tidak hanya berdampak lokal, tetapi juga mampu menjangkau kebutuhan global. Solidaritas yang dibangun melalui zakat, infak, dan sedekah menjadi jembatan kemanusiaan yang menghubungkan Indonesia dengan dunia, khususnya bagi saudara-saudara di Palestina.
Momentum Ramadan ini menjadi waktu terbaik untuk terus memperkuat kepedulian. Setiap kontribusi yang diberikan bukan hanya meringankan beban, tetapi juga menghadirkan harapan baru bagi mereka yang tengah berjuang di tengah keterbatasan.
BERITA17/03/2026 | Admin | Akate
Zakat Istana 2026 Pecahkan Rekor, Bukti Kepercayaan Publik terhadap BAZNAS Semakin Kuat
Jakarta – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI kembali mencatatkan sejarah baru dalam pengelolaan zakat nasional. Melalui kegiatan Zakat Istana 2026 bertajuk “Zakat Menguatkan Indonesia”, BAZNAS berhasil mencatat penghimpunan zakat tertinggi sepanjang 11 tahun penyelenggaraan program tersebut.
Kegiatan yang berlangsung di Istana Negara pada Jumat (13/3/2026) ini berhasil menghimpun dana zakat lebih dari Rp4,3 miliar dari 111 muzaki. Para muzaki tersebut berasal dari kalangan pejabat negara, menteri kabinet, hingga unsur TNI.
Capaian ini menunjukkan tren positif dalam peningkatan kesadaran zakat di kalangan pemimpin negara. Dalam lima tahun terakhir, penghimpunan zakat melalui Zakat Istana terus mengalami peningkatan signifikan, mulai dari Rp636 juta pada 2022 hingga melonjak drastis menjadi lebih dari Rp4,3 miliar pada 2026.
Tokoh-tokoh penting negara turut berpartisipasi dalam kegiatan ini, di antaranya Prabowo Subianto selaku Presiden RI, Gibran Rakabuming Raka sebagai Wakil Presiden, serta sejumlah menteri kabinet seperti Agus Harimurti Yudhoyono, Yusril Ihza Mahendra, Pratikno, hingga Raffi Ahmad yang juga menjabat sebagai utusan khusus presiden.
Selain itu, turut hadir pula sejumlah pejabat tinggi lainnya seperti Erick Thohir, Muhaimin Iskandar, Bahlil Lahadalia, Tito Karnavian, serta Panglima TNI Agus Subianto.
Ketua BAZNAS RI, Sodik Mudjahid, menyampaikan apresiasi atas komitmen para pemimpin negara yang secara konsisten menunaikan zakat melalui BAZNAS.
“Kami menyampaikan terima kasih atas dukungan Bapak Presiden, Bapak Wakil Presiden, dan seluruh jajaran kabinet yang telah membayar zakat melalui BAZNAS. Hal ini memberikan nilai yang sangat luar biasa bagi kami. Selain tentu saja menambah penerimaan zakat, yang lebih penting adalah dukungan moral,” ujar Sodik.
Menurutnya, keteladanan para pemimpin memiliki dampak besar dalam meningkatkan kesadaran masyarakat untuk menunaikan zakat melalui lembaga resmi yang terpercaya.
“Keteladanan para pemimpin ini sangat efektif dalam menggerakkan masyarakat untuk menunaikan zakat melalui lembaga yang terpercaya dan akuntabel. Bahkan pengaruhnya bisa lebih kuat dibandingkan dengan kampanye yang kami lakukan,” lanjutnya.
Rekor penghimpunan ini tidak hanya menjadi capaian angka semata, tetapi juga menjadi indikator meningkatnya kepercayaan publik terhadap pengelolaan zakat oleh BAZNAS.
“Kepercayaan ini merupakan amanah bagi kami untuk terus memperkuat pengelolaan zakat yang profesional, transparan, dan akuntabel, sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan oleh para mustahik di seluruh Indonesia,” jelasnya.
Lebih lanjut, Sodik menegaskan bahwa zakat memiliki potensi besar sebagai instrumen strategis dalam pembangunan sosial dan ekonomi.
“Partisipasi para pejabat negara dalam Zakat Istana juga menunjukkan kehadiran negara dalam mendukung gerakan zakat nasional. Ini menjadi sinyal positif bahwa zakat semakin dipandang sebagai instrumen penting dalam pembangunan sosial dan ekonomi masyarakat,” ujarnya.
Bagi BAZNAS Kota Cirebon, capaian ini menjadi momentum penting untuk terus memperkuat literasi dan partisipasi masyarakat dalam berzakat. Keteladanan para pemimpin negara diharapkan dapat menginspirasi masyarakat luas, termasuk di Kota Cirebon, untuk menunaikan zakat, infak, dan sedekah melalui lembaga resmi.
Semakin meningkatnya kepercayaan dan partisipasi publik menjadi kunci dalam mengoptimalkan potensi zakat nasional. Dengan pengelolaan yang profesional dan amanah, zakat diyakini mampu menjadi solusi nyata dalam mengentaskan kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan umat.
BERITA17/03/2026 | Admin | Akate
BAZNAS Siagakan 21 Pos Mudik Lebaran 2026, Hadirkan Layanan Gratis untuk Pemudik
Cirebon – Dalam rangka menyambut arus mudik Lebaran 1447 H, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI resmi melepas Tim Siaga Pos Mudik 2026 sebagai bentuk pelayanan nyata kepada masyarakat, khususnya para pemudik yang termasuk dalam asnaf Ibnu Sabil.
Pelepasan tim dilakukan di Kantor BAZNAS RI, Jakarta, Sabtu (14/3/2026), dengan menghadirkan 21 titik pos mudik yang tersebar di jalur utama Pulau Jawa, mulai dari Provinsi Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, Daerah Istimewa Yogyakarta, hingga Jawa Timur.
Program ini akan berlangsung selama 10 hari, mulai dari H-5 hingga H+5 Lebaran, guna memastikan para pemudik mendapatkan fasilitas yang aman dan nyaman selama perjalanan.
Wakil Ketua BAZNAS RI, Zainut Tauhid Sa'adi, menegaskan bahwa kehadiran pos mudik ini merupakan bentuk komitmen BAZNAS dalam memberikan pelayanan optimal bagi masyarakat.
"Ini bagian dari komitmen kami untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat. Para pemudik pasti sangat membutuhkan tempat istirahat yang nyaman dan pelayanan yang memungkinkan mereka memulihkan tenaga. BAZNAS hadir memberikan semua pelayanan yang mereka butuhkan," ujar Zainut.
Berbagai layanan disediakan secara gratis di seluruh pos mudik BAZNAS. Mulai dari snack dan takjil, dapur air, layanan sahur, hingga fasilitas ramah keluarga seperti ruang laktasi dan ruang anak. Tidak hanya itu, tersedia juga layanan pijat gratis untuk membantu pemudik memulihkan kondisi fisik.
Fasilitas penunjang lainnya juga disiapkan secara lengkap, termasuk layanan kesehatan, musala, toilet, pengisian daya ponsel, hingga akses wifi, menjadikan pos mudik BAZNAS sebagai titik istirahat yang nyaman dan aman bagi para pemudik.
Menurut Zainut, pemilihan lokasi pos mudik yang terfokus di Pulau Jawa didasarkan pada tingkat kepadatan arus mudik yang tinggi setiap tahunnya.
"Kami fokus pada wilayah dengan konsentrasi pemudik tertinggi agar pelayanan lebih optimal. Ini adalah kerja bareng nasional antara BAZNAS Pusat, Provinsi, hingga Kabupaten/Kota demi efisiensi dan jangkauan yang lebih luas," tambahnya.
Sebanyak 280 personel disiagakan untuk mengawal program ini, termasuk dukungan dari relawan BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) di berbagai daerah.
Zainut juga mengingatkan para pemudik untuk selalu menjaga kesehatan dan keselamatan selama perjalanan.
"Jaga kesehatan dan pastikan kendaraan dalam kondisi prima. Jangan segan untuk mampir di pos kami agar kami bisa memberikan pelayanan terbaik. Semoga perjalanan mudik ini membawa berkah bagi semuanya," ucapnya.
Bagi BAZNAS Kota Cirebon, program ini menjadi wujud nyata bahwa zakat tidak hanya berdampak pada bantuan sosial, tetapi juga hadir dalam layanan kemanusiaan yang langsung dirasakan masyarakat, terutama di momentum penting seperti mudik Lebaran.
Kehadiran Pos Mudik BAZNAS di berbagai titik strategis diharapkan mampu membantu mengurangi kelelahan pemudik, meningkatkan keselamatan perjalanan, serta menghadirkan kenyamanan bagi masyarakat yang pulang ke kampung halaman untuk merayakan Hari Raya Idulfitri bersama keluarga tercinta.
BERITA17/03/2026 | Admin | Akate
Zakat Jadi Gaya Hidup Warga Cirebon, Wali Kota Ajak Perkuat Kepedulian Sosial
Cirebon – Kesadaran masyarakat dalam menunaikan zakat di Kota Cirebon terus menunjukkan tren positif. Hal ini sejalan dengan ajakan Wali Kota Effendi Edo yang mendorong zakat tidak hanya dipandang sebagai kewajiban, tetapi juga sebagai gaya hidup berbagi dan peduli terhadap sesama.
Melalui kolaborasi dengan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Cirebon, pemerintah daerah resmi membuka layanan zakat terpadu 2026 di Balai Kota Cirebon. Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk memperluas partisipasi masyarakat dalam gerakan zakat.
Menurut Wali Kota, zakat memiliki peran strategis dalam membangun solidaritas sosial di tengah masyarakat. Tidak hanya membantu mustahik, zakat juga mempererat hubungan antarsesama.
“Zakat bukan hanya kewajiban, tapi juga bentuk kepedulian kita terhadap sesama. Kami ingin menjadikan zakat sebagai bagian dari gaya hidup masyarakat Kota Cirebon,” ujarnya.
Selama ini, kontribusi Aparatur Sipil Negara (ASN) menjadi tulang punggung dalam penghimpunan zakat di daerah. Namun, ke depan, pemerintah ingin memperluas partisipasi ke seluruh lapisan masyarakat.
Ketua BAZNAS Kota Cirebon, Hamdan, menyebut fenomena meningkatnya kesadaran berzakat sebagai efek positif dari keteladanan pemimpin.
“Semangat ini menular. Ketika pemimpin memberi contoh, masyarakat akan mengikuti. Inilah yang kami sebut sebagai ‘kena tular’ kebaikan,” ujarnya.
Dengan menjadikan zakat sebagai kebiasaan, diharapkan masyarakat tidak lagi menunggu momentum tertentu untuk berbagi. Setiap individu dapat berkontribusi sesuai kemampuan, sehingga dampaknya bisa dirasakan lebih luas.
Zakat yang terkumpul kemudian disalurkan melalui berbagai program sosial, mulai dari bantuan pendidikan, kesehatan, hingga pemberdayaan ekonomi. Hal ini menjadikan zakat sebagai solusi nyata dalam mengurangi kesenjangan sosial.
Dengan semakin kuatnya budaya berbagi, Kota Cirebon diharapkan mampu menjadi contoh daerah yang berhasil membangun kesejahteraan melalui kekuatan zakat.
BERITA17/03/2026 | Admin | Akate
Wali Kota dan Seluruh Pejabat Daerah Kota Cirebon Tunaikan Zakat Melalui BAZNAS Kota Cirebon
Cirebon — Pemerintah Kota Cirebon bersama Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Cirebon kembali menunjukkan komitmennya dalam memperkuat nilai kepedulian sosial melalui momentum penunaian zakat. Wali Kota Cirebon beserta Wakil Wali Kota, unsur Forkopimda, kepala perangkat daerah, dan Aparatur Sipil Negara (ASN) secara bersama-sama menunaikan zakat melalui BAZNAS Kota Cirebon, Senin (16/3/2026), di Balai Kota Cirebon.
Kegiatan yang mengusung tema besar “Zakat Menguatkan Indonesia” ini menjadi simbol kuat sinergi antara pemerintah daerah dan BAZNAS dalam menghadirkan solusi nyata bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat. Tidak hanya sebagai agenda rutin tahunan, kegiatan ini juga menjadi teladan nyata bagi masyarakat dalam menunaikan kewajiban zakat melalui lembaga resmi yaitu BAZNAS.
Wali Kota Cirebon, Effendi Edo, menegaskan bahwa zakat bukan sekadar kewajiban ibadah, melainkan instrumen strategis dalam membangun solidaritas sosial dan pemerataan ekonomi. Ia mengapresiasi konsistensi ASN di lingkungan Pemerintah Kota Cirebon yang selama ini telah menunaikan zakatnya melalui BAZNAS Kota Cirebon.
“Kegiatan ini merupakan bentuk sinergi antara Pemkot Cirebon dan BAZNAS dalam memfasilitasi masyarakat untuk berzakat. Alhamdulillah, ASN sudah rutin menyalurkan zakatnya melalui BAZNAS. Hari ini, kami juga membuka kesempatan seluas-luasnya bagi masyarakat untuk ikut serta menunaikan zakat melalui lembaga resmi agar penyalurannya lebih tepat sasaran dan dikelola secara profesional,” ujar Wali Kota.
Lebih lanjut, Wali Kota menyoroti berbagai program unggulan BAZNAS yang telah memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, mulai dari bantuan sosial, pendidikan, kesehatan, hingga pemberdayaan ekonomi. Ia berharap zakat yang dihimpun dapat terus menjadi motor penggerak dalam mengurangi kesenjangan sosial di Kota Cirebon.
“Ayo kita jadikan zakat sebagai gaya hidup dalam berbagi. Dengan kebersamaan dan kepedulian, kita optimis dapat mewujudkan Kota Cirebon yang lebih sejahtera dan inklusif,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua BAZNAS Kota Cirebon, H. Hamdan, menyampaikan bahwa gerakan zakat yang dilakukan hari ini merupakan bagian dari efek positif keteladanan para pemimpin, mulai dari tingkat nasional hingga daerah.
“BAZNAS Kota Cirebon ini ibarat ‘kena tular’ semangat kebaikan. Kami terinspirasi dari teladan para pemimpin nasional, dan hari ini para pimpinan daerah Kota Cirebon juga memberikan contoh nyata kepada masyarakat. Ini menjadi energi besar bagi kami untuk terus menguatkan pengelolaan zakat,” ungkapnya.
Ia juga mengingatkan pentingnya zakat fitrah sebagai sarana penyucian diri, sekaligus bentuk kepedulian terhadap sesama. Menurutnya, dengan nominal yang ringan, zakat memiliki dampak sosial yang sangat besar dalam membantu masyarakat yang membutuhkan.
“Zakat fitrah ini sejatinya adalah pembersih jiwa dan raga. Dengan nilai sekitar Rp45.000 hingga Rp50.000, jika ditunaikan secara kolektif, dampaknya luar biasa dalam membantu mustahik dan memperkuat ekonomi umat,” jelas Hamdan.
BAZNAS Kota Cirebon, lanjut Hamdan, terus berkomitmen menjaga kepercayaan masyarakat dengan mengedepankan prinsip amanah, transparansi, dan profesionalitas. Seluruh dana zakat yang dihimpun dipastikan melalui proses audit yang ketat serta disalurkan sesuai dengan ketentuan syariat.
“Kami melayani seluruh masyarakat dengan penuh tanggung jawab, karena ini adalah dana umat. Laporan pengelolaan zakat kami telah diaudit secara profesional dan kami pastikan pengelolaannya sesuai syariat serta regulasi yang berlaku,” tegasnya.
Sebagai penutup rangkaian kegiatan, BAZNAS Kota Cirebon secara resmi membuka layanan pembayaran zakat online bernama "Kantor Digital BAZNAS" bagi seluruh undangan dan masyarakat umum. Dengan kemudahan akses layanan yang tersedia, diharapkan partisipasi masyarakat dalam berzakat semakin meningkat.
Momentum ini diharapkan tidak hanya menjadi seremonial semata, melainkan mampu menumbuhkan kesadaran kolektif masyarakat untuk menjadikan zakat sebagai bagian dari gaya hidup, sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara luas oleh para mustahik dan berkontribusi nyata dalam menekan angka kemiskinan di Kota Cirebon.
BERITA17/03/2026 | Admin | Akate
BAZNAS Salurkan 4.050 Porsi Hidangan Berkah Ramadan bagi Penyintas Bencana di Aceh dan Sumatra Utara
Jakarta – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI terus menunjukkan komitmennya dalam membantu masyarakat terdampak bencana melalui program Hidangan Berkah Ramadan. Program ini menyalurkan bantuan makanan siap saji bagi para penyintas bencana di wilayah Aceh dan Sumatra Utara selama bulan suci Ramadan.
Hingga Rabu (11/3/2026), tercatat sebanyak 4.050 porsi hidangan telah berhasil didistribusikan kepada masyarakat terdampak bencana di kedua provinsi tersebut. Bantuan ini diharapkan dapat membantu para penyintas menjalankan ibadah puasa dengan lebih tenang dan layak.
Sekretaris Utama BAZNAS RI, Subhan Cholid, mengatakan bahwa program ini merupakan bentuk pelayanan BAZNAS kepada para mustahik yang sedang menghadapi ujian bencana.
"Di momen Ramadan kami ingin memastikan saudara-saudara kita yang berada di lokasi bencana tidak merasa sendirian. Melalui Hidangan Berkah Ramadan ini, BAZNAS berupaya menghadirkan kehangatan dan gizi yang cukup bagi mereka untuk berbuka maupun sahur," ujar Subhan dalam keterangan tertulisnya di Jakarta.
Menurutnya, distribusi bantuan pangan siap saji difokuskan pada wilayah-wilayah yang mengalami dampak bencana cukup berat serta kawasan hunian tetap (huntap) yang menampung para penyintas.
Di Provinsi Aceh, penyaluran bantuan dilakukan di tiga wilayah terdampak, yakni Kabupaten Pidie Jaya, Aceh Timur, dan Aceh Utara. Sementara di Provinsi Sumatra Utara, bantuan difokuskan di Hunian Tetap (Huntap) BAZNAS yang berada di Desa Aek Latong, Kecamatan Sipirok, Kabupaten Tapanuli Selatan.
"Total hingga hari ini sudah mencapai 4.050 porsi yang tersalurkan di dua provinsi tersebut. Penyaluran di Huntap Aek Latong menjadi prioritas kami karena wilayah tersebut menampung banyak warga yang kehilangan tempat tinggal, sehingga ketersediaan pangan siap saji menjadi sangat krusial," tambah Subhan.
BAZNAS menegaskan akan terus memantau perkembangan kondisi di berbagai wilayah yang terdampak bencana serta berkomitmen memperluas jangkauan program Hidangan Berkah Ramadan agar semakin banyak masyarakat yang merasakan manfaatnya.
"Zakat Menguatkan Indonesia bukan hanya slogan semata. Setiap zakat dan sedekah yang dititipkan melalui BAZNAS mampu memberikan harapan bagi para penyintas bencana untuk tetap tangguh menjalankan ibadah di bulan mulia ini," jelasnya.
BAZNAS juga mengajak para muzaki dan masyarakat luas untuk turut berpartisipasi membantu para korban bencana melalui program Dompet Bencana dan Kemanusiaan BAZNAS.
Donasi dapat disalurkan melalui rekening:BSI 1034035292a.n. BAZNAS Kota Cirebon
atau melalui laman: kotacirebon.baznas.go.id/sedekah
Melalui dukungan masyarakat, diharapkan semakin banyak penyintas bencana yang dapat terbantu dan merasakan keberkahan Ramadan.
BERITA11/03/2026 | Admin | Akate
Menag Optimistis Potensi Zakat Nasional Bisa Tembus Tiga Kali Lipat
Jakarta – Menteri Agama Republik Indonesia Nasaruddin Umar menyatakan optimisme bahwa potensi penghimpunan zakat nasional dapat meningkat hingga tiga kali lipat apabila dikelola secara optimal dan profesional oleh Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS).
Hal tersebut disampaikan Menag saat menyerahkan Surat Keputusan (SK) Presiden dari Prabowo Subianto kepada jajaran pengurus BAZNAS RI periode 2026–2031 di Kantor Kementerian Agama Republik Indonesia, Jakarta, Selasa (10/3/2026).
Menurut Nasaruddin Umar, zakat memiliki potensi besar sebagai instrumen pemberdayaan ekonomi umat serta pengentasan kemiskinan jika dikelola secara amanah, transparan, dan terorganisasi dengan baik.
Saat ini, kata dia, penghimpunan zakat nasional yang dikelola BAZNAS telah mencapai sekitar Rp41 triliun. Namun dengan potensi umat Islam Indonesia yang sangat besar, angka tersebut diyakini masih dapat terus ditingkatkan.
“Pengurus BAZNAS yang baru ini kiranya bisa, dan sedapat mungkin menjadikan kenaikan zakat bisa tiga kali lipat. Saat ini BAZNAS bisa menghimpun sekitar Rp41 triliun,” ujar Nasaruddin.
Ia menambahkan, optimalisasi zakat tidak hanya penting bagi penguatan ekonomi umat, tetapi juga menjadi salah satu solusi nyata dalam membantu masyarakat kecil dan menengah yang masih menghadapi berbagai keterbatasan ekonomi.
Selain itu, Menag juga mengingatkan para amil zakat agar tetap berpegang pada ketentuan syariat Islam dalam penyaluran zakat. Zakat harus disalurkan kepada delapan golongan penerima atau ashnaf yang telah ditetapkan secara jelas dalam Al-Qur’an.
Sementara berbagai kebutuhan sosial lain yang tidak termasuk dalam kategori penerima zakat dapat difasilitasi melalui instrumen dana sosial Islam lainnya seperti sedekah, wakaf, maupun sumber dana sosial keumatan lainnya.
Dalam kesempatan tersebut, Menag juga mengajak para pengurus BAZNAS yang baru untuk menjaga amanah dan kepercayaan yang telah diberikan oleh Presiden.
“Kita semua ikut bertanggung jawab untuk mewujudkan perjuangan Presiden Prabowo Subianto dalam mengangkat martabat masyarakat kecil dan menengah,” ujarnya.
Dengan kepengurusan baru BAZNAS RI periode 2026–2031, diharapkan pengelolaan zakat di Indonesia semakin profesional dan mampu memberikan dampak yang lebih luas bagi kesejahteraan masyarakat.
BERITA11/03/2026 | Admin | Akate
Pengurus Baru BAZNAS RI Resmi Terima SK Presiden, Ditargetkan Tingkatkan Penghimpunan Zakat Nasional
Jakarta – Pengurus baru Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI periode 2026–2031 resmi menerima Surat Keputusan (SK) Presiden dari Prabowo Subianto yang diserahkan oleh Menteri Agama RI Nasaruddin Umar di Kantor Kementerian Agama Republik Indonesia, Jakarta, Selasa (10/3/2026).
Penyerahan SK tersebut menandai dimulainya masa bakti kepengurusan baru BAZNAS yang akan menjalankan amanah pengelolaan zakat nasional selama lima tahun ke depan.
Dalam kesempatan tersebut, Menteri Agama menekankan pentingnya peran strategis BAZNAS dalam mengoptimalkan potensi zakat nasional yang dinilai masih sangat besar. Ia berharap kepengurusan baru mampu meningkatkan penghimpunan zakat secara signifikan dalam beberapa tahun mendatang.
“Pengurus BAZNAS yang baru ini kiranya bisa, dan sedapat mungkin menjadikan kenaikan zakat bisa tiga kali lipat. Saat ini BAZNAS bisa menghimpun sekitar Rp41 triliun,” ujar Nasaruddin Umar.
Menurutnya, zakat memiliki potensi besar sebagai instrumen pemberdayaan ekonomi umat dan pengentasan kemiskinan apabila dikelola secara profesional dan amanah.
Selain itu, ia juga mengingatkan agar para amil zakat tetap berpegang teguh pada ketentuan syariat Islam dalam menentukan ashnaf atau golongan penerima zakat. Penyaluran zakat harus difokuskan kepada delapan golongan yang telah ditetapkan secara jelas dalam Al-Qur’an.
Sementara itu, berbagai kebutuhan sosial lain yang tidak termasuk dalam kategori penerima zakat dapat disalurkan melalui instrumen dana sosial Islam lainnya, seperti sedekah, wakaf, maupun sumber dana keumatan lainnya.
Menteri Agama juga mengingatkan bahwa kepercayaan yang diberikan Presiden kepada pengurus BAZNAS merupakan amanah besar yang harus dijaga dengan penuh integritas.
“Kita semua ikut bertanggung jawab untuk mewujudkan perjuangan yang digagas Presiden Prabowo Subianto, yaitu mengangkat martabat masyarakat kecil dan menengah,” ujarnya.
Adapun sebanyak 11 tokoh nasional menerima SK Presiden sebagai anggota BAZNAS RI periode 2026–2031, yaitu:
1. Dr. Ir. H. Sodik Mudjahid, M.Sc.
2. Dr. H. Zainut Tauhid Sa'adi, M.Si.
3. Dr. H. Rizaludin Kurniawan, M.Si.
4. Saidah Sakwan, M.A.
5. H. Ending Syarifuddin, M.E
6. H. Idy Muzayvad, S.H.I, M.SI
7. H. Mokhamad Mahdum SE, MIDec, PhD, Ak, CA, CPA CRP GRCE CWM. CHRP.
8. Hj. Neyla Saida Anwar
9. Prof. Dr. H. Abu Rokhmad, M.Ag
10. Dr. Drs. Agus Fatoni, M.Si
11. Mochamad Agus Rofiudin, S.Kom, M.M.
Dengan kepengurusan baru ini, diharapkan pengelolaan zakat di Indonesia semakin profesional, transparan, dan mampu memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat.
BERITA11/03/2026 | Admin | Akate
Resmi! Pengurus BAZNAS RI Periode 2026–2031 Terima SK Presiden Prabowo di Kementerian Agama
Jakarta – Menteri Agama RI Nasaruddin Umar secara resmi menyerahkan Surat Keputusan (SK) Presiden dari Prabowo Subianto kepada jajaran pengurus Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) masa jabatan 2026–2031.
Prosesi penyerahan SK tersebut berlangsung di Kementerian Agama Republik Indonesia, Jakarta, Selasa (10/3/2026). Penyerahan ini sekaligus menandai dimulainya masa bakti 11 pimpinan BAZNAS yang akan mengemban amanah selama lima tahun ke depan.
Dalam sambutannya, Menteri Agama menyampaikan rasa syukur atas terbitnya payung hukum bagi kepengurusan BAZNAS yang baru sehingga lembaga pengelola zakat nasional tersebut dapat segera menjalankan tugas secara optimal.
“Alhamdulillah, hari ini kita dapat menyerahkan SK kepada pengurus BAZNAS yang baru. Setelah sekian lama kita menanti SK Presiden terhadap pengurus BAZNAS,” ujar Nasaruddin Umar.
Ia juga berharap kepengurusan baru BAZNAS dapat meningkatkan penghimpunan dana zakat nasional secara signifikan.
“Pengurus BAZNAS yang baru ini kiranya bisa, dan sedapat mungkin menjadikan kenaikan zakat bisa tiga kali lipat. Saat ini BAZNAS bisa menghimpun sekitar Rp41 triliun,” tambahnya.
Selain itu, Menteri Agama menegaskan bahwa para amil zakat harus tetap berpegang teguh pada ketentuan syariat dalam menentukan ashnaf atau golongan penerima zakat. Menurutnya, penyaluran zakat harus menyasar delapan golongan penerima yang telah ditetapkan secara jelas dalam syariat Islam.
Adapun kebutuhan sosial lainnya, kata dia, dapat difasilitasi melalui instrumen keumatan lain seperti sedekah, wakaf, ghanimah, luqatah, maupun sumber dana sosial Islam lainnya.
Nasaruddin Umar juga berpesan agar para pengurus BAZNAS menjaga amanah dan kepercayaan yang telah diberikan oleh Presiden. Ia menekankan pentingnya integritas dan tanggung jawab dalam menjalankan tugas demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
“Kita semua ikut bertanggung jawab untuk mewujudkan perjuangan yang digagas Presiden Prabowo Subianto, yakni mengangkat martabat masyarakat kecil dan menengah. Yakinlah ke depan bangsa ini akan semakin makmur dan kita semua menikmati hasilnya,” ujarnya.
Daftar Anggota BAZNAS RI Periode 2026–2031
Berikut nama-nama yang menerima SK Presiden sebagai Anggota BAZNAS RI periode 2026–2031:
1. Dr. Ir. H. Sodik Mudjahid, M.Sc.
2. Dr. H. Zainut Tauhid Sa'adi, M.Si.
3. Dr. H. Rizaludin Kurniawan, M.Si.
4. Saidah Sakwan, M.A.
5. H. Ending Syarifuddin, M.E
6. H. Idy Muzayvad, S.H.I, M.SI
7. H. Mokhamad Mahdum SE, MIDec, PhD, Ak, CA, CPA CRP GRCE CWM. CHRP.
8. Hj. Neyla Saida Anwar
9. Prof. Dr. H. Abu Rokhmad, M.Ag
10. Dr. Drs. Agus Fatoni, M.Si
11. Mochamad Agus Rofiudin, S.Kom, M.M.
Dengan kepengurusan baru ini, diharapkan pengelolaan zakat nasional semakin profesional, transparan, dan mampu memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat Indonesia.
BERITA11/03/2026 | Admin | Akate
BAZNAS dan Blibli Ajak Masyarakat Berbagi Paket Ramadan Bahagia
Jakarta – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI berkolaborasi dengan Blibli menghadirkan program Berbagi Bersama melalui penyaluran Paket Ramadan Bahagia untuk membantu masyarakat fakir miskin selama bulan suci Ramadan. Program ini berlangsung pada 19 Februari hingga 19 Maret 2026.
Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pengumpulan, Rizaludin Kurniawan, mengatakan Ramadan merupakan momentum istimewa bagi umat Islam untuk memperbanyak amal sekaligus memperkuat kepedulian sosial terhadap sesama.
Menurutnya, di tengah kondisi ekonomi yang menantang dan meningkatnya harga kebutuhan pokok, masih banyak keluarga yang harus berjuang untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Karena itu, kolaborasi antara BAZNAS dan Blibli melalui program Paket Ramadan Bahagia diharapkan dapat membantu meringankan beban masyarakat yang membutuhkan.
“Kami menyampaikan terima kasih kepada Blibli atas kepercayaannya berkolaborasi bersama BAZNAS untuk menyalurkan Paket Ramadan Bahagia bagi para mustahik. Mari kita tingkatkan semangat berbagi di bulan suci Ramadan ini,” ujar Rizaludin.
Ia menjelaskan, setiap donasi yang disalurkan dalam program ini akan dikonversikan menjadi Paket Ramadan Bahagia senilai Rp190.000. Paket tersebut berisi berbagai kebutuhan pokok rumah tangga, seperti beras, minyak goreng, gula, wafer, sirup, dan susu.
“Bantuan ini diharapkan tidak hanya membantu memenuhi kebutuhan harian, tetapi juga memberikan ketenangan dan rasa layak bagi para penerima manfaat selama menjalani ibadah di bulan Ramadan,” jelasnya.
Sementara itu, Group Head Digital Product Blibli, Lay Ridwan Gautama, mengatakan teknologi dapat menjadi jembatan untuk memperluas dampak kebaikan di masyarakat.
Menurutnya, kolaborasi dengan BAZNAS memungkinkan pelanggan Blibli untuk berdonasi dengan lebih mudah, aman, dan transparan melalui aplikasi.
“Melalui program Berbagi Bersama ini, kami ingin menghadirkan kemudahan bagi pelanggan untuk berdonasi secara praktis. Kami berharap semakin banyak masyarakat yang tergerak untuk berbagi di bulan Ramadan,” ujarnya.
Masyarakat yang ingin berdonasi dapat melakukannya melalui aplikasi Blibli dengan memilih menu Isi Ulang dan Tagihan, kemudian memilih Donasi dan program Berbagi Bersama Blibli – Paket Ramadan Bahagia. Donasi sebesar Rp190.000 setara dengan satu paket bantuan yang akan disalurkan kepada keluarga yang membutuhkan.
Melalui proses donasi digital yang praktis tersebut, diharapkan semakin banyak masyarakat dapat berpartisipasi dalam menebarkan kebaikan selama Ramadan.
BERITA09/03/2026 | Admin | Akate
Cara Bayar Zakat Penghasilan Online di BAZNAS Kota Cirebon, Panduan Lengkap
Cara Membayar Zakat Penghasilan Online Melalui Kantor Digital BAZNAS Kota Cirebon
Sahabat, Zakat penghasilan adalah zakat yang dikeluarkan dari pendapatan yang diterima secara rutin, baik bulanan maupun periodik.
Kini masyarakat dapat menunaikan zakat penghasilan secara online melalui Kantor Digital BAZNAS Kota Cirebon dengan proses yang cepat dan mudah.
Berikut langkah-langkahnya Bayar Zakat Penghasilan Online di BAZNAS Kota Cirebon:
1. Kunjungi website
https://kotacirebon.baznas.go.id/
2. Klik menu Bayar Zakat.
3. Pilih jenis dana Zakat.
4. Pilih sub jenis dana Zakat Penghasilan.
5. Masukkan nominal zakat yang akan dibayarkan.
6. Isi data identitas muzaki.
7. Klik Pilih Pembayaran.
8. Pilih metode pembayaran.
9. Pembayaran selesai.
Setelah pembayaran berhasil, Bukti Setor Zakat (BSZ) akan langsung dikirim melalui email.
Melalui layanan ini, BAZNAS Kota Cirebon mengajak masyarakat untuk menunaikan zakat penghasilan secara rutin sebagai bentuk kepedulian terhadap sesama.
Terima kasih kepada Muzaki, Munfik, dan Mushodik yang telah mempercayakan penyaluran zakat, infak, dan sedekahnya melalui BAZNAS Kota Cirebon, Zakat anda telah menyelamatkan nasib saudara-saudara kita yang kekurangan.
Yuk, terus berzakat dan bantu lebih banyak masyarakat yang membutuhkan! Segera tunaikan zakat Anda melalui kantor digital BAZNAS Kota Cirebon:
atau dengan cara transfer ke rekening:BSI 1034035292a.n BAZNAS Kota Cirebon??????Konfirmasi & Informasi pelayanan jemput Zakat hubungi :WhatsApp: 0851-9500-2005 Email: [email protected]????manfaatzakat, berkahzakat, baznaskotacirebon, zakatbaznas, bantuanbaznas, infaq, sedekahonline, cirebonsehat, zakatmaal, zakatpenghasilan, infak, kotacirebon,
FAQ Cara Bayar Zakat Penghasilan Online di BAZNAS Kota Cirebon, Panduan Lengkap
Apa itu zakat penghasilan?
Zakat penghasilan adalah zakat yang dikeluarkan dari pendapatan yang diperoleh secara rutin seperti gaji atau honor.
Berapa zakat penghasilan yang harus dibayar?
Besaran zakat penghasilan adalah 2,5 persen dari penghasilan yang telah mencapai nisab.
Bagaimana cara membayar zakat penghasilan secara online?
Muzaki dapat membayar zakat penghasilan melalui website Kantor Digital BAZNAS Kota Cirebon.
BERITA09/03/2026 | Admin | Akate
Cara Bayar Zakat Profesi Online di BAZNAS Kota Cirebon, Mudah dan Resmi
Zakat profesi merupakan zakat yang dikeluarkan dari penghasilan atau pendapatan yang diperoleh dari pekerjaan atau profesi tertentu.
Sebagai bentuk kemudahan pelayanan, BAZNAS Kota Cirebon menyediakan layanan pembayaran zakat profesi secara online melalui Kantor Digital.
Melalui layanan ini, muzaki dapat menunaikan zakat profesi dengan mudah, aman, dan transparan.
Langkah membayar zakat profesi online:
1. Kunjungi website
https://kotacirebon.baznas.go.id/
2. Klik menu Bayar Zakat.
3. Pilih jenis dana “Zakat”.
4. Pilih sub jenis dana “Zakat Profesi / Penghasilan”.
5. Masukkan nominal zakat profesi.
6. Isi identitas muzaki.
7. Klik Pilih Pembayaran.
8. Pilih metode pembayaran yang tersedia.
9. Pembayaran selesai.
Setelah proses pembayaran selesai, Bukti Setor Zakat (BSZ) akan dikirim secara otomatis melalui email.
Dengan menunaikan zakat profesi melalui BAZNAS Kota Cirebon, masyarakat turut membantu program pemberdayaan ekonomi umat yang dikelola secara profesional dan amanah.
Terima kasih kepada Muzaki, Munfik, dan Mushodik yang telah mempercayakan penyaluran zakat, infak, dan sedekahnya melalui BAZNAS Kota Cirebon, Zakat anda telah menyelamatkan nasib saudara-saudara kita yang kekurangan.
Yuk, terus berzakat dan bantu lebih banyak masyarakat yang membutuhkan! Segera tunaikan zakat Anda melalui kantor digital BAZNAS Kota Cirebon:
atau dengan cara transfer ke rekening:BSI 1034035292a.n BAZNAS Kota Cirebon??????Konfirmasi & Informasi pelayanan jemput Zakat hubungi :WhatsApp: 0851-9500-2005 Email: [email protected]
FAQ Cara Bayar Zakat Profesi Online di BAZNAS Kota Cirebon, Mudah dan Resmi
Apa itu zakat profesi?
Zakat profesi adalah zakat yang dikeluarkan dari penghasilan yang diperoleh dari pekerjaan atau profesi.
Berapa persen zakat profesi?
Zakat profesi memiliki kadar sebesar 2,5 persen dari penghasilan yang telah mencapai nisab.
Apakah zakat profesi bisa dibayar online?
Ya, zakat profesi dapat dibayarkan secara online melalui website BAZNAS Kota Cirebon.
Apakah pembayaran zakat profesi mendapatkan bukti?
Setelah pembayaran berhasil, muzaki akan menerima Bukti Setor Zakat (BSZ) melalui email.
BERITA09/03/2026 | Admin | Akate

Info Rekening Zakat
Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kota Cirebon.
Lihat Daftar Rekening →