WhatsApp Icon
BAZNAS Kota Cirebon Perkuat Kolaborasi Bersama Polres Cirebon Kota

CIREBON — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Cirebon terus memperkuat sinergi dan kolaborasi dengan berbagai pihak dalam upaya mengoptimalkan pengelolaan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) untuk kemaslahatan masyarakat. Salah satunya melalui silaturahmi jajaran pimpinan dan Amil Pelaksana BAZNAS Kota Cirebon ke Polres Cirebon Kota, Senin (21/09/2026).

Kegiatan silaturahmi yang berlangsung di ruang kerja Polres Cirebon Kota tersebut menjadi momentum untuk mempererat hubungan kelembagaan sekaligus memperkenalkan jajaran pimpinan BAZNAS Kota Cirebon kepada Kapolres Cirebon Kota yang baru.

Dalam pertemuan tersebut, hadir Kapolres Cirebon Kota, AKBP Bimantoro Kurniawan, S.I.K., M.M. bersama Wakapolres, Kasatlantas, Kasatreskrim, Kasat Intelkam, dan Kasat Narkoba. Sementara dari BAZNAS Kota Cirebon hadir Ketua BAZNAS Kota Cirebon, H.Hamdan, S.Ag,.M.Pd.I, Wakil Ketua I, Wakil Ketua IV, serta jajaran Amil Pelaksana.

Pertemuan berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan. Selain menjadi ajang silaturahmi, pertemuan tersebut juga membahas peluang penguatan kolaborasi dalam berbagai program sosial yang dapat dilakukan bersama untuk memberikan manfaat lebih luas bagi masyarakat Kota Cirebon.

Kolaborasi tersebut menjadi penting karena Polres Cirebon Kota selama ini juga memiliki peran dalam mendukung gerakan zakat melalui Unit Pengumpul Zakat (UPZ). UPZ Polres Cirebon Kota secara aktif menghimpun zakat profesi serta infak dan sedekah dari para anggotanya untuk disalurkan melalui BAZNAS Kota Cirebon.

ZIS yang dihimpun melalui UPZ tersebut kemudian dikelola dan disalurkan BAZNAS Kota Cirebon melalui berbagai program kepada masyarakat yang membutuhkan, baik dalam bidang kesehatan, pendidikan, sosial kemanusiaan, pemberdayaan ekonomi, maupun keagamaan.

Melalui sinergi antara BAZNAS Kota Cirebon dan Polres Cirebon Kota, zakat, infak, dan sedekah yang ditunaikan para anggota kepolisian tidak hanya menjadi ibadah individual, tetapi juga turut menjadi bagian dari gerakan sosial yang memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

BAZNAS Kota Cirebon berharap silaturahmi dan kolaborasi ini dapat terus berkembang, sehingga semakin banyak program kebaikan yang dapat dihadirkan dan semakin luas pula masyarakat yang merasakan manfaatnya.

Dari zakat yang ditunaikan, tumbuh kepedulian. Dari kepedulian, lahir kolaborasi. Dan dari kolaborasi, semakin banyak masyarakat yang terbantu.

Zakat Menguatkan Indonesia.

21/09/2026 | Kontributor: Admin | Akate
BAZNAS Kota Cirebon Salurkan Bantuan Kaki Palsu untuk Bapak Suryadi, Bantu Kembali Beraktivitas

CIREBON – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Cirebon kembali menghadirkan manfaat zakat melalui penyaluran bantuan kaki palsu kepada Bapak Suryadi, warga RW 04 Langensari Baru, Kelurahan Pekiringan, Kota Cirebon, Senin (14/9/2026).

Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Ketua BAZNAS Kota Cirebon, H. Hamdan, S.Ag., M.Pd.I., bersama jajaran amil dan staf BAZNAS Kota Cirebon. Bantuan kaki palsu ini diberikan untuk membantu menunjang mobilitas Bapak Suryadi agar dapat kembali menjalankan aktivitas sehari-hari dengan lebih baik.

Dalam kesempatan tersebut, H. Hamdan menyampaikan bahwa bantuan kaki palsu merupakan bagian dari ikhtiar BAZNAS Kota Cirebon untuk memberikan manfaat secara langsung kepada masyarakat yang membutuhkan.

“Alhamdulillah, hari ini kami menyerahkan kaki palsu untuk Bapak Suryadi supaya bisa beraktivitas lagi seperti dulu. Mudah-mudahan bantuan ini banyak manfaatnya dan dapat membantu Bapak dalam beraktivitas,” ujar H. Hamdan.

Ia juga berharap kaki palsu yang diberikan dapat dirawat dengan baik sehingga dapat digunakan dalam jangka panjang.

“Kami selaku pimpinan BAZNAS dan para staf amil, mudah-mudahan mendapat rida dan pahala dari Allah. Mudah-mudahan kaki palsu ini awet, Pak, dirawat,” lanjutnya.

Bapak Suryadi: Akan Dirawat dan Digunakan untuk Aktivitas Sehari-hari

Bagi Bapak Suryadi, bantuan tersebut menjadi bentuk kepedulian yang sangat berarti. Ia menyampaikan terima kasih kepada BAZNAS Kota Cirebon atas bantuan kaki palsu yang diterimanya.

“Terima kasih kepada BAZNAS yang telah memberikan kaki palsu kepada saya. Insyaallah kaki palsu ini akan saya jaga, dirawat dan digunakan untuk aktivitas seperti biasa yang sehari-hari saya lakukan,” ungkap Bapak Suryadi.

Ia kembali menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas bantuan yang diberikan.

“Terima kasih sekali lagi atas bantuannya,” tuturnya.

RW: Bukti Kehadiran BAZNAS di Tengah Masyarakat

Apresiasi juga disampaikan oleh pengurus RW 04 Langensari Baru, Kelurahan Pekiringan. Perwakilan RW menyebut proses pengajuan bantuan hingga penanganan yang relatif cepat menjadi salah satu manfaat yang dirasakan masyarakat dari kehadiran BAZNAS Kota Cirebon.

“Kami atas nama pengurus RW 04 Langensari Baru, Kelurahan Pekiringan, mengucapkan terima kasih kepada BAZNAS Kota Cirebon yang telah membantu warga kami,” ujarnya.

Menurutnya, bantuan kaki palsu tersebut menjadi bantuan yang sangat dirasakan manfaatnya oleh warga.

“Ini bantuan yang saya pikir adalah bantuan yang cepat. Penanganan pengajuannya tidak lama. Karena itu, kita merasakan manfaat kehadiran BAZNAS Kota Cirebon di tengah-tengah masyarakat,” lanjutnya.

Ia berharap BAZNAS Kota Cirebon dapat terus hadir memberikan pelayanan dan manfaat bagi masyarakat.

Zakat Menguatkan, Hadirkan Manfaat bagi Sesama

Penyaluran bantuan kaki palsu kepada Bapak Suryadi menjadi salah satu wujud nyata kepedulian BAZNAS Kota Cirebon dalam membantu masyarakat yang membutuhkan. Bantuan tersebut tidak hanya berupa alat bantu mobilitas, tetapi juga diharapkan dapat memberikan semangat dan kesempatan bagi penerima manfaat untuk menjalankan kembali aktivitas sehari-hari.

Melalui penyaluran zakat, infak, dan sedekah dari para muzaki dan donatur, BAZNAS Kota Cirebon terus berupaya menghadirkan manfaat di tengah masyarakat melalui berbagai program, termasuk bidang kesehatan dan bantuan sosial.

Kehadiran BAZNAS diharapkan dapat menjadi penghubung antara kebaikan para muzaki dengan kebutuhan masyarakat yang membutuhkan, sehingga dana zakat, infak, dan sedekah dapat memberikan manfaat yang nyata dan berkelanjutan.

Zakat Menguatkan Indonesia.

21/09/2026 | Kontributor: Admin | Akate
BAZNAS Semarakkan MTQ Nasional XXXI dengan Edukasi Zakat dan Layanan Gratis

Gelaran Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Nasional XXXI Tahun 2026 tidak hanya menjadi ruang untuk menyemarakkan syiar Al-Qur’an, tetapi juga menjadi momentum bagi masyarakat untuk mengenal lebih dekat gerakan zakat dan berbagai manfaatnya.

Dalam kesempatan tersebut, BAZNAS RI bersama BAZNAS Provinsi Jawa Tengah dan BAZNAS Kota Semarang menghadirkan berbagai layanan dan aktivitas menarik bagi peserta maupun pengunjung pameran MTQ Nasional XXXI yang berlangsung di Semarang, Jawa Tengah.

Sejumlah layanan dan kegiatan dihadirkan, mulai dari booth edukasi digital “Jelajah Dampak Zakat Nusantara”, layanan potong rambut gratis, hingga partisipasi dalam Halal Food Fest yang menghadirkan berbagai produk olahan lokal dari usaha milik mustahik binaan BAZNAS.

Edukasi Zakat dengan Cara yang Lebih Interaktif

Sekretaris Utama BAZNAS RI Dr. H. Subhan Cholid, Lc., M.A., mengajak masyarakat untuk mengunjungi booth BAZNAS dan memanfaatkan berbagai layanan serta edukasi yang tersedia selama pameran berlangsung.

Menurutnya, kehadiran BAZNAS dalam MTQ Nasional XXXI menjadi kesempatan untuk memperkenalkan zakat kepada masyarakat melalui pendekatan yang edukatif dan interaktif.

“Dalam rangka memeriahkan MTQ Nasional XXXI, BAZNAS mengikuti kegiatan pameran yang berlangsung sejak tanggal 11 hingga tanggal 19 September. Silakan hadir di pameran tersebut, di booth kami. Kita ada edukasi tentang zakat. Kalau Anda beruntung, Anda akan mendapatkan hadiah yang sangat menarik,” ujar Subhan di sela kunjungannya ke booth BAZNAS, Sabtu (19/9/2026).

Booth tersebut tidak hanya melibatkan BAZNAS RI. BAZNAS daerah turut berpartisipasi bersama para pelaku UMKM binaan BAZNAS yang membawa berbagai produk hasil pemberdayaan mustahik.

Dengan demikian, pengunjung tidak hanya mendapatkan pengetahuan mengenai zakat, tetapi juga dapat melihat secara langsung bagaimana zakat dikelola dan diwujudkan menjadi berbagai program yang memberikan manfaat bagi masyarakat.

Dari Edukasi Zakat hingga Produk Mustahik

Salah satu bagian yang menarik perhatian pengunjung adalah kehadiran produk-produk UMKM binaan BAZNAS dalam Halal Food Fest.

Produk tersebut menjadi gambaran nyata bahwa zakat tidak berhenti pada penghimpunan dan penyaluran, tetapi dapat diarahkan untuk mendukung pemberdayaan ekonomi dan mendorong penerima manfaat agar semakin mandiri.

Selain menikmati produk kuliner lokal, pengunjung juga dapat mengikuti berbagai aktivitas interaktif di booth BAZNAS serta memperoleh informasi mengenai program-program pemberdayaan yang dijalankan BAZNAS.

Antusiasme peserta dan pengunjung terlihat dari keikutsertaan mereka dalam berbagai aktivitas yang disediakan. Kehadiran booth BAZNAS pun menjadi ruang perjumpaan antara edukasi, pelayanan, pemberdayaan, dan syiar zakat.

Membumikan Al-Qur’an melalui Gerakan Kebaikan

Subhan berharap kehadiran BAZNAS dalam MTQ Nasional XXXI dapat menjadi sarana untuk memperluas pemahaman masyarakat mengenai zakat sekaligus memaknai MTQ sebagai momentum membumikan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan.

“Silakan datang ke pameran ini dan kita meriahkan tabarukan bil Quran. Kita mengambil berkah dari kegiatan membumikan Al-Qur’an melalui MTQ Nasional XXXI Tahun 2026,” ucapnya.

MTQ pada akhirnya bukan hanya tentang lantunan ayat suci dan perlombaan membaca Al-Qur’an. Momentum ini juga dapat menjadi ruang untuk menghadirkan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan nyata—termasuk melalui kepedulian, berbagi, pemberdayaan, dan pengelolaan zakat yang amanah.

Melalui kehadirannya di MTQ Nasional XXXI, BAZNAS terus mengajak masyarakat untuk mengenal zakat lebih dekat sekaligus melihat dampak kebaikan yang lahir ketika zakat dikelola dan disalurkan secara tepat.

Dari Al-Qur’an, tumbuh nilai kebaikan.

Dari zakat, tumbuh kebermanfaatan.

Zakat Menguatkan Indonesia.

19/09/2026 | Kontributor: Admin | Akate
BAZNAS RI Optimalkan UPZ Kemenhut untuk Fasilitasi ASN Menunaikan Zakat

Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI terus memperkuat pengelolaan zakat di lingkungan Kementerian Kehutanan (Kemenhut) RI. Salah satu langkah yang dilakukan adalah mengoptimalkan peran Unit Pengumpul Zakat (UPZ) sekaligus memperkuat syiar dan edukasi zakat bagi Aparatur Sipil Negara (ASN).

Upaya tersebut mengemuka dalam acara serah terima jabatan kepengurusan UPZ BAZNAS Kementerian Kehutanan RI periode 2026–2030 yang berlangsung di Gedung Kemenhut, Jakarta, Jumat (18/9/2026).

Kegiatan ini dihadiri Kepala Divisi Pengumpulan Kementerian dan Lembaga Nonkementerian BAZNAS RI Dr. Mohan, S.E., M.E.I., Sekretaris Jenderal Kementerian Kehutanan sekaligus Penasihat UPZ Kemenhut Dr. Ir. Mahfudz, M.P., Kepala Biro Umum sekaligus Ketua UPZ Kementerian Kehutanan Irfan Mudofar, S.Hut., M.A., M.A.P., serta Ketua UPZ Kemenhut periode 2018–2025 Ir. Sudjoko Prajitno beserta jajaran.

Memperkuat UPZ, Memudahkan ASN Berzakat

Pimpinan Mobilisasi dan Pengumpulan BAZNAS RI Dr. H. Rizaludin Kurniawan, S.Ag., M.Si., CFRM, menekankan pentingnya memperkuat UPZ sebagai bagian dari upaya mengoptimalkan potensi zakat di lingkungan kementerian.

Menurutnya, UPZ memiliki peran penting dalam menghadirkan layanan zakat yang mudah dan terintegrasi bagi para ASN, sekaligus mendukung tata kelola zakat yang amanah dan akuntabel.

“Pengelolaan zakat di lingkungan kementerian dan lembaga, termasuk di Kemenhut, memerlukan dukungan dan sinergi dari berbagai unsur. Karena itu, keberadaan UPZ perlu diperkuat agar mampu menjadi bagian dari ekosistem pelayanan zakat yang memberikan kemudahan kepada ASN, sekaligus mendukung tata kelola zakat yang amanah dan akuntabel,” ujar Rizaludin.

Penguatan tersebut tidak hanya berkaitan dengan penghimpunan, tetapi juga mencakup kesiapan organisasi dan sistem pelayanan zakat secara menyeluruh.

Pelayanan Zakat Harus Profesional dan Amanah

Deputi Mobilisasi dan Pengumpulan BAZNAS RI H. M. Arifin Purwakananta, S.I.Kom., M.I.Kom., CWC., CFRM., menyampaikan bahwa pengelolaan zakat membutuhkan kesiapsiagaan dari berbagai sisi.

Mulai dari penghimpunan, organisasi, sumber daya manusia, sistem layanan, administrasi, data, pelaporan, hingga komunikasi dengan muzaki dan koordinasi antara BAZNAS dengan UPZ perlu dipersiapkan secara baik.

“Pengelolaan zakat harus mampu memberikan pelayanan secara cepat dan baik ketika muzaki membutuhkan layanan, sekaligus memastikan setiap proses pengelolaan dana zakat dilaksanakan secara profesional, amanah, transparan, akuntabel, dan sesuai dengan ketentuan syariat,” ujarnya.

Dengan pengelolaan yang terintegrasi, UPZ diharapkan tidak hanya menjadi tempat pembayaran zakat, tetapi juga menjadi bagian dari ekosistem pelayanan yang mendampingi muzaki dalam menunaikan kewajibannya.

Edukasi Zakat bagi ASN Perlu Diperkuat

Kepala Divisi Pengumpulan Kementerian dan Lembaga Nonkementerian BAZNAS RI Dr. Mohan, S.E., M.E.I., mengapresiasi komitmen Kementerian Kehutanan dalam mengembangkan pengelolaan zakat melalui UPZ.

Ia menilai, sinergi antara Kemenhut RI dan BAZNAS RI perlu terus diperkuat agar pengelolaan zakat dapat berjalan secara terintegrasi dan berkelanjutan.

Menurutnya, optimalisasi zakat tidak cukup hanya dengan menyediakan mekanisme pembayaran. Edukasi dan pengingat secara berkelanjutan juga diperlukan agar ASN memahami kewajiban zakat sesuai ketentuan syariah.

Hal tersebut mencakup pemahaman mengenai nisab, haul, objek zakat, hingga mekanisme penunaian zakat.

UPZ sebagai Bagian dari Kesadaran Ibadah

Kepala Biro Umum sekaligus Ketua UPZ Kementerian Kehutanan Irfan Mudofar, S.Hut., M.A., M.A.P., menyampaikan bahwa pengelolaan zakat di lingkungan ASN tidak semata-mata berkaitan dengan aktivitas administratif.

Lebih dari itu, pengelolaan zakat menjadi bagian dari upaya membangun kesadaran ibadah harta di lingkungan ASN.

Sementara itu, Sekretaris Jenderal Kementerian Kehutanan sekaligus Penasihat UPZ Kemenhut Dr. Ir. Mahfudz, M.P., menekankan pentingnya pengelolaan zakat yang amanah, tertib, profesional, dan berkelanjutan.

UPZ bersama para petugas layanan zakat memiliki peran strategis dalam memberikan pelayanan kepada ASN yang menunaikan zakat sekaligus memastikan setiap proses pengelolaan berjalan dengan baik.

Melalui penguatan UPZ, sinergi kelembagaan, serta edukasi yang berkelanjutan, BAZNAS RI dan Kementerian Kehutanan terus mendorong hadirnya layanan zakat yang semakin mudah, profesional, dan amanah bagi para ASN.

Pada akhirnya, zakat bukan hanya tentang menunaikan kewajiban, tetapi juga tentang membangun ekosistem kebaikan yang dikelola secara tepat agar manfaatnya dapat dirasakan oleh masyarakat.

Zakat Menguatkan Indonesia.

18/09/2026 | Kontributor: Admin | Akate
BAZNAS RI Raih Penghargaan Lembaga Pemberdaya dari HPDKI

Tangerang — Zakat tidak hanya menjadi jalan untuk membantu memenuhi kebutuhan masyarakat, tetapi juga dapat menjadi pintu bagi tumbuhnya kemandirian ekonomi. Upaya tersebut kembali mendapat apresiasi setelah Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI menerima penghargaan kategori Lembaga Pemberdaya dari Himpunan Peternak Domba Kambing Indonesia (HPDKI).

Penghargaan tersebut diberikan atas kontribusi BAZNAS dalam memberdayakan peternak domba dan kambing skala kecil di berbagai daerah melalui program pemberdayaan ekonomi.

Apresiasi diserahkan dalam rangkaian Musyawarah Nasional (Munas) V HPDKI yang berlangsung di Nusantara Hall ICE BSD, Kabupaten Tangerang, Kamis (17/9/2026).

Ketua BAZNAS RI, Dr. Ir. Sodik Mudjahid, M.Sc., menyampaikan apresiasi atas penghargaan tersebut. Menurutnya, penghargaan ini menjadi bentuk pengakuan terhadap komitmen BAZNAS dalam membantu masyarakat kecil agar memiliki kesempatan untuk berkembang dan lebih mandiri secara ekonomi.

“Saya kira ini adalah salah satu award yang sangat penting karena BAZNAS diakui sebagai salah satu lembaga pemberdaya masyarakat kecil, yakni peternak domba,” ujar Sodik Mudjahid.

Dari Bantuan Modal hingga Akses Pasar

Pemberdayaan peternak dilakukan melalui berbagai bentuk dukungan, mulai dari bantuan modal, pendampingan usaha, hingga penguatan akses pasar.

Salah satu program yang menjadi bagian dari upaya tersebut adalah Balai Ternak BAZNAS, yang dikembangkan sebagai wadah pemberdayaan peternak mustahik agar tidak hanya menerima bantuan, tetapi juga memiliki kemampuan untuk mengembangkan usaha secara berkelanjutan.

Melalui pendampingan, para peternak mendapatkan dukungan untuk meningkatkan kapasitas usaha sekaligus memperkuat perekonomian keluarga.

HPDKI menilai kontribusi BAZNAS tersebut terlihat melalui keberhasilan program Balai Ternak domba dan kambing dalam memberdayakan peternak mustahik. Dukungan juga diperkuat dengan pembukaan akses pasar melalui berbagai program, termasuk Kurban dan Dam BAZNAS.

Dengan adanya akses pasar, hasil usaha peternak memiliki peluang untuk terserap dengan lebih baik sehingga manfaat pemberdayaan tidak berhenti pada bantuan awal.

Pemberdayaan Peternak dan Ketahanan Pangan

BAZNAS juga berkomitmen untuk terus melanjutkan dan memperluas pengembangan Balai Ternak di berbagai daerah.

Menurut Sodik, program tersebut memiliki manfaat pada dua sisi. Di tingkat masyarakat, pemberdayaan peternak dapat membantu menghidupkan perekonomian usaha mikro. Sementara dalam skala yang lebih luas, pengembangan peternakan turut mendukung ketahanan pangan nasional.

“Untuk semua pengurus, mari kita teruskan program BAZNAS dalam pengembangan Balai Ternak karena ini secara makro adalah membantu ketahanan pangan Indonesia dan secara mikro ini adalah betul-betul menghidupkan para pengusaha mikro yakni para peternak,” kata Sodik.

Penghargaan dari HPDKI menjadi bagian dari perjalanan pemberdayaan zakat yang menempatkan mustahik bukan hanya sebagai penerima bantuan, tetapi sebagai masyarakat yang memiliki potensi untuk tumbuh dan menjadi lebih mandiri.

Ketika zakat dikelola untuk membuka akses usaha, memberikan pendampingan, dan memperluas peluang pasar, manfaatnya dapat terus berkembang dari satu penerima kepada keluarga dan lingkungan di sekitarnya.

Dari zakat, tumbuh usaha.

Dari usaha, lahir kemandirian.

Dan dari masyarakat yang mandiri, ekonomi Indonesia ikut menguat.

Zakat Menguatkan Indonesia.

18/09/2026 | Kontributor: Admin | Akate

Berita Terbaru

Respons Cepat, BAZNAS Kota Cirebon Salurkan Kursi Roda untuk Dua Warga yang Membutuhkan
Respons Cepat, BAZNAS Kota Cirebon Salurkan Kursi Roda untuk Dua Warga yang Membutuhkan
KOTA CIREBON – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Cirebon kembali menghadirkan manfaat bagi masyarakat melalui penyaluran dua unit kursi roda kepada dua warga yang membutuhkan, yakni Bapak Yayan Sopyan dan Ibu Ratimah, pada Rabu, 12 Agustus 2026. Bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian BAZNAS Kota Cirebon dalam membantu masyarakat yang membutuhkan dukungan untuk menunjang aktivitas dan mobilitas sehari-hari. Dua unit kursi roda tersebut disalurkan langsung oleh Wakil Ketua I BAZNAS Kota Cirebon, Drs. M. Hasan Sadili, M.Pd., bersama Amil Pelaksana BAZNAS Kota Cirebon. Penerima pertama, Yayan Sopyan, merupakan warga Kelurahan Kesambi, Kecamatan Kesambi, Kota Cirebon. Sementara penerima kedua, Ratimah, merupakan warga Jalan Tanda Barat, Kelurahan Kebon Baru, Kecamatan Kejaksan, Kota Cirebon. Penyaluran bantuan ini menjadi wujud nyata kehadiran BAZNAS Kota Cirebon dalam merespons kebutuhan masyarakat, khususnya penerima manfaat yang membutuhkan alat bantu kesehatan untuk menunjang mobilitas. Kedua penerima manfaat mengungkapkan rasa haru sekaligus bahagia setelah menerima bantuan kursi roda. Respons cepat BAZNAS Kota Cirebon dalam menindaklanjuti kebutuhan mereka juga mendapat apresiasi dari penerima manfaat dan keluarga. Bantuan kursi roda tersebut diharapkan dapat memberikan manfaat secara langsung, terutama dalam membantu penerima manfaat menjalani aktivitas sehari-hari dengan lebih mudah dan nyaman. Lebih dari sekadar alat bantu mobilitas, bantuan ini menjadi bentuk kepedulian dan perhatian kepada masyarakat yang sedang membutuhkan. Wakil Ketua I BAZNAS Kota Cirebon, Drs. M. Hasan Sadili, M.Pd., menyampaikan bahwa BAZNAS berkomitmen untuk terus memberikan pelayanan dan bantuan kepada masyarakat sesuai dengan kebutuhan serta ketentuan pendistribusian zakat, infak, dan sedekah. “Semoga bantuan kursi roda ini dapat memberikan manfaat dan membantu aktivitas sehari-hari para penerima manfaat. Kami juga menyampaikan terima kasih kepada para muzaki, munfik, dan donatur yang telah mempercayakan zakat, infak, dan sedekahnya melalui BAZNAS Kota Cirebon,” ujarnya. Penyaluran dua unit kursi roda ini menjadi salah satu bentuk nyata pendayagunaan dana ZIS untuk membantu masyarakat yang membutuhkan. BAZNAS Kota Cirebon terus berupaya memastikan zakat, infak, dan sedekah yang dihimpun dapat memberikan manfaat secara tepat sasaran dan dirasakan langsung oleh masyarakat. Melalui program-program sosial dan kemanusiaan, BAZNAS Kota Cirebon berkomitmen untuk terus menghadirkan manfaat bagi masyarakat Kota Cirebon. Semangat tersebut sejalan dengan komitmen BAZNAS dalam menjadikan zakat sebagai instrumen untuk membantu meningkatkan kesejahteraan dan kualitas hidup masyarakat. Zakat Anda, Harapan Mereka. Mari tunaikan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS Kota Cirebon. Setiap kebaikan yang dititipkan dapat menjadi manfaat nyata bagi masyarakat yang membutuhkan—dari bantuan kesehatan, pendidikan, ekonomi, hingga kemanusiaan. Zakat Menguatkan Indonesia.
BERITA12/08/2026 | Admin | Akate
PUSDAI Jabar Resmikan Dua Paviliun Tokoh Umat, Ketua BAZNAS Kota Cirebon Turut Hadir
PUSDAI Jabar Resmikan Dua Paviliun Tokoh Umat, Ketua BAZNAS Kota Cirebon Turut Hadir
BANDUNG – Ketua Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Cirebon menghadiri Peresmian Paviliun Dr. Ir. H. Sodik Mudjahid, M.Sc. di Bandung pada Selasa, 11 Agustus 2026. Kehadiran tersebut menjadi bentuk dukungan terhadap upaya menjaga dan meneruskan warisan dakwah para tokoh umat yang telah memberikan kontribusi bagi perkembangan kehidupan keislaman di Jawa Barat. Peresmian Paviliun Sodik Mudjahid tersebut menjadi bagian dari momentum PUSDAI Jawa Barat dalam meresmikan dua paviliun yang mengabadikan nama tokoh dakwah, yakni Prof. Dr. KH. Miftah Faridl dan Dr. Ir. H. Sodik Mudjahid, M.Sc. Kedua sosok tersebut memiliki jejak pengabdian dalam pengembangan dakwah dan pembinaan umat di Jawa Barat. Bagi BAZNAS Kota Cirebon, kehadiran dalam kegiatan tersebut bukan sekadar memenuhi undangan, tetapi juga menjadi momentum untuk menyaksikan secara langsung upaya menjaga nilai-nilai perjuangan dan pengabdian tokoh umat agar dapat terus dikenang serta menjadi inspirasi bagi generasi berikutnya. PUSDAI Jawa Barat sendiri merupakan pusat dakwah, pendidikan, pelayanan ibadah, sosial kemasyarakatan, serta pemberdayaan umat. Dalam perjalanan sejarahnya, PUSDAI berkembang menjadi salah satu pusat aktivitas keislaman di Jawa Barat dengan berbagai program yang menyentuh kebutuhan masyarakat. Nama Prof. Dr. KH. Miftah Faridl dan Dr. Ir. H. Sodik Mudjahid, M.Sc. memiliki kaitan erat dengan perjalanan PUSDAI. Dalam periode kepengurusan PUSDAI pada akhir 1990-an hingga awal 2000-an, Miftah Faridl tercatat sebagai Direktur dan Sodik Mudjahid sebagai Wakil Direktur. Periode tersebut menjadi salah satu fase perkembangan berbagai program dakwah, pendidikan, pelayanan umat, informasi, hingga pengembangan ekonomi umat di PUSDAI. Jejak tersebut juga memiliki relevansi dengan gerakan zakat. Dalam pengembangan programnya, PUSDAI turut memberikan perhatian terhadap pengelolaan zakat dan pemberdayaan ekonomi umat. Sementara itu, Dr. Ir. H. Sodik Mudjahid, M.Sc. saat ini melanjutkan pengabdiannya di tingkat nasional sebagai Ketua BAZNAS RI periode 2026–2031. Kehadiran Ketua BAZNAS Kota Cirebon menjadi bagian dari semangat untuk mengikuti dan meneruskan jejak dakwah yang tidak berhenti pada syiar keagamaan, tetapi juga diwujudkan melalui pengelolaan zakat sebagai instrumen pemberdayaan dan kemaslahatan umat. Zakat memiliki peran strategis dalam membantu masyarakat yang membutuhkan sekaligus mendorong pemberdayaan ekonomi, pendidikan, kesehatan, kemanusiaan, dan berbagai aspek kehidupan sosial. Karena itu, semangat dakwah dan gerakan zakat memiliki titik temu yang sama, yakni menghadirkan kebermanfaatan yang nyata bagi umat. Ketua BAZNAS Kota Cirebon menyampaikan apresiasi atas peresmian dua paviliun tersebut. Menurutnya, keberadaan paviliun bukan hanya menjadi penanda fisik, tetapi juga pengingat terhadap nilai perjuangan, keteladanan, dan pengabdian para tokoh yang telah memberikan kontribusi bagi umat. “Kita tentu berharap warisan perjuangan para tokoh umat ini tidak hanya menjadi sebuah nama atau bangunan, tetapi dapat menjadi inspirasi bagi generasi penerus untuk terus berdakwah, mengabdi, dan memberikan manfaat bagi masyarakat. Salah satunya melalui gerakan zakat,” ujarnya. Momentum peresmian tersebut sekaligus menjadi pengingat bahwa dakwah memiliki ruang yang luas. Dakwah dapat diwujudkan melalui pendidikan, pelayanan umat, pemberdayaan masyarakat, maupun pengelolaan zakat yang amanah dan profesional. BAZNAS Kota Cirebon pun berkomitmen untuk terus mengambil bagian dalam gerakan zakat sebagai bagian dari dakwah sosial. Melalui penghimpunan dan pendayagunaan zakat, infak, dan sedekah, BAZNAS berupaya menghadirkan manfaat yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat, khususnya para mustahik. Kehadiran dalam peresmian Paviliun Miftah Faridl dan Sodik Mudjahid menjadi momentum bagi BAZNAS Kota Cirebon untuk terus memperkuat semangat dakwah melalui zakat, sekaligus mengambil inspirasi dari perjalanan para tokoh umat dalam membangun kemaslahatan masyarakat.
BERITA11/08/2026 | Admin | Akate
BAZNAS Kota Cirebon dan Kemenag Bahas Program Infak Catin, Tekankan Prinsip Sukarela dan Regulasi
BAZNAS Kota Cirebon dan Kemenag Bahas Program Infak Catin, Tekankan Prinsip Sukarela dan Regulasi
KOTA CIREBON – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Cirebon melakukan koordinasi bersama Kepala KUA se-Kota Cirebon untuk membahas rencana Program Infak Calon Pengantin (Catin). Koordinasi tersebut berlangsung di Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Cirebon pada Selasa, 11 Agustus 2026. Kegiatan tersebut dihadiri oleh Wakil Ketua I, Wakil Ketua IV, dan Amil Pelaksana BAZNAS Kota Cirebon, serta Kepala Kemenag Kota Cirebon, Kasubag TU, Kasi Bimas Islam, Kasi Zakat dan Wakaf, dan Kepala KUA se-Kota Cirebon. Koordinasi ini dilakukan sebagai upaya membangun kesamaan pemahaman dan memperkuat sinergi antara BAZNAS Kota Cirebon dengan Kementerian Agama serta KUA dalam rencana pelaksanaan Program Infak Catin di Kota Cirebon. Kemenag Sambut Baik Inisiatif BAZNAS Dalam pertemuan tersebut, Kepala Kemenag Kota Cirebon menyambut baik koordinasi yang dilakukan BAZNAS Kota Cirebon. Kemenag Kota Cirebon menyatakan dukungannya terhadap berbagai niat baik BAZNAS, terlebih program yang diarahkan untuk memberikan kemaslahatan bagi umat. Dukungan tersebut menjadi bagian penting dalam membangun sinergi antara BAZNAS dan Kementerian Agama. Namun demikian, dalam pembahasan tersebut juga ditekankan adanya beberapa hal yang perlu menjadi perhatian, terutama terkait regulasi dalam pelaksanaan Program Infak Catin. Kemenag Kota Cirebon menegaskan bahwa pelaksanaan program harus memperhatikan ketentuan yang berlaku. Infak dari calon pengantin tidak dapat diberlakukan sebagai pungutan atau kewajiban, sehingga apabila program dilaksanakan, sifatnya harus sukarela dan tidak boleh menjadi persyaratan dalam pelayanan pencatatan pernikahan. Hal tersebut menjadi perhatian penting agar niat baik dalam mengajak masyarakat berinfak tetap berjalan sesuai dengan ketentuan yang berlaku serta tidak menimbulkan persepsi adanya kewajiban atau pungutan kepada calon pengantin. Perlunya Landasan Regulasi Dalam pembahasan tersebut, keberadaan regulasi atau surat edaran dari Wali Kota Cirebon dinilai penting untuk memberikan landasan dan kejelasan dalam pelaksanaan Program Infak Catin di Kota Cirebon. Regulasi tersebut diharapkan dapat mengatur mekanisme pelaksanaan program secara jelas, termasuk memastikan bahwa partisipasi calon pengantin dalam berinfak benar-benar dilakukan atas dasar kesadaran dan kerelaan, bukan karena adanya kewajiban. Dengan adanya landasan regulasi yang jelas, sinergi antara BAZNAS, Kemenag, dan KUA diharapkan dapat berjalan secara tertib sekaligus memberikan kepastian bagi seluruh pihak yang terlibat. BAZNAS Kota Cirebon menyambut baik masukan dan arahan yang disampaikan Kemenag Kota Cirebon. Koordinasi ini menjadi langkah awal untuk mematangkan konsep Program Infak Catin agar pelaksanaannya tidak hanya memiliki tujuan yang baik, tetapi juga sesuai dengan regulasi serta prinsip pengelolaan infak yang amanah dan profesional. Program tersebut diharapkan dapat menjadi salah satu sarana untuk menumbuhkan budaya berinfak di tengah masyarakat. Dengan prinsip sukarela dan mekanisme yang sesuai ketentuan, infak yang dihimpun nantinya dapat dikelola BAZNAS untuk mendukung berbagai program kemaslahatan dan membantu masyarakat yang membutuhkan. BAZNAS Kota Cirebon berkomitmen untuk terus membangun komunikasi dan koordinasi dengan Kementerian Agama serta seluruh KUA di Kota Cirebon guna memastikan setiap program yang dirancang dapat memberikan manfaat optimal bagi masyarakat sekaligus berjalan sesuai ketentuan yang berlaku.
BERITA11/08/2026 | Admin | Akate
BAZNAS Kota Cirebon dan Satpol PP Berkolaborasi Jaga Kebersihan Masjid melalui Bantuan Alat Kebersihan
BAZNAS Kota Cirebon dan Satpol PP Berkolaborasi Jaga Kebersihan Masjid melalui Bantuan Alat Kebersihan
KOTA CIREBON – Semangat kolaborasi untuk memakmurkan rumah ibadah terus diperkuat. Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Cirebon bersama Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Cirebon menjalin sinergi melalui program bersih-bersih masjid, yang diwujudkan dengan penyaluran bantuan alat-alat kebersihan oleh BAZNAS Kota Cirebon. Bantuan tersebut diserahkan secara langsung oleh Wakil Ketua I BAZNAS Kota Cirebon, Drs. M. Hasan Sadili, M.Pd, kepada perwakilan Satpol PP Kota Cirebon di Kantor BAZNAS Kota Cirebon pada Jumat, 7 Agustus 2026. Kolaborasi ini menjadi bentuk nyata kepedulian kedua lembaga dalam menciptakan lingkungan masjid yang bersih, nyaman, dan layak digunakan masyarakat untuk beribadah. Melalui dukungan sarana kebersihan, kegiatan bersih-bersih masjid yang dilaksanakan Satpol PP diharapkan dapat berjalan lebih optimal sekaligus menumbuhkan budaya gotong royong dalam merawat rumah ibadah. Wakil Ketua I BAZNAS Kota Cirebon, Drs. M. Hasan Sadili, M.Pd, menyampaikan bahwa menjaga kebersihan masjid merupakan bagian dari ikhtiar memuliakan rumah Allah SWT. Menurutnya, kolaborasi antara BAZNAS dan Satpol PP menunjukkan bahwa kepedulian terhadap fasilitas publik dan tempat ibadah dapat diwujudkan melalui kerja sama lintas sektor. "Masjid yang bersih akan memberikan kenyamanan bagi jamaah dalam beribadah. Kami berharap bantuan ini menjadi penyemangat bagi seluruh pihak untuk terus menjaga kebersihan rumah ibadah dan memperkuat semangat kebersamaan dalam melayani masyarakat," ujarnya. Program ini juga menjadi bukti bahwa dana zakat, infak, dan sedekah tidak hanya memberikan manfaat kepada mustahik melalui bantuan sosial dan pemberdayaan, tetapi juga dapat mendukung kegiatan kemaslahatan umat, termasuk menjaga kebersihan dan kenyamanan rumah ibadah. BAZNAS Kota Cirebon berkomitmen untuk terus membangun kolaborasi dengan pemerintah daerah, instansi, serta berbagai elemen masyarakat dalam menghadirkan program-program yang berdampak nyata. Sinergi bersama Satpol PP Kota Cirebon diharapkan menjadi langkah awal untuk memperluas gerakan peduli masjid di Kota Cirebon sehingga semakin banyak rumah ibadah yang terawat, bersih, dan nyaman bagi masyarakat.
BERITA07/08/2026 | Admin | Akate
BAZNAS Kota Cirebon Salurkan Bantuan Alat Kebersihan untuk Program Bersih-Bersih Masjid Satpol PP Kota Cirebon
BAZNAS Kota Cirebon Salurkan Bantuan Alat Kebersihan untuk Program Bersih-Bersih Masjid Satpol PP Kota Cirebon
KOTA CIREBON – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Cirebon menyalurkan bantuan berupa alat-alat kebersihan untuk mendukung program bersih-bersih masjid yang dilaksanakan oleh Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Cirebon. Bantuan tersebut diserahkan secara langsung oleh Wakil Ketua I BAZNAS Kota Cirebon, Drs. M. Hasan Sadili, M.Pd, bertempat di Kantor BAZNAS Kota Cirebon pada Jumat, 7 Agustus 2026. Penyaluran bantuan ini merupakan bentuk dukungan BAZNAS Kota Cirebon terhadap berbagai kegiatan sosial dan keagamaan yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat, khususnya dalam menjaga kebersihan dan kenyamanan rumah ibadah. Dalam kesempatan tersebut, Wakil Ketua I BAZNAS Kota Cirebon, Drs. M. Hasan Sadili, M.Pd, menyampaikan bahwa kebersihan masjid merupakan bagian dari upaya memuliakan rumah Allah sekaligus menciptakan lingkungan ibadah yang sehat, nyaman, dan layak bagi jamaah. "Bantuan ini diharapkan dapat mendukung kegiatan bersih-bersih masjid yang diinisiasi Satpol PP Kota Cirebon. Semoga kolaborasi ini menjadi wujud kepedulian bersama dalam menjaga kebersihan rumah ibadah serta memperkuat semangat gotong royong di tengah masyarakat," ujarnya. Program bersih-bersih masjid tidak hanya bertujuan menciptakan lingkungan yang bersih dan nyaman, tetapi juga membangun kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga fasilitas umum, khususnya tempat ibadah, sebagai pusat pembinaan spiritual dan aktivitas sosial keagamaan. BAZNAS Kota Cirebon terus berkomitmen memperluas kolaborasi dengan pemerintah daerah, instansi, maupun berbagai elemen masyarakat dalam menghadirkan program-program yang memberikan manfaat nyata. Sinergi tersebut diharapkan mampu memperkuat peran zakat, infak, dan sedekah sebagai instrumen pembangunan sosial dan pemberdayaan masyarakat. Melalui kegiatan ini, BAZNAS Kota Cirebon berharap semangat kepedulian terhadap kebersihan masjid dapat terus tumbuh dan menjadi budaya bersama. Dukungan para muzaki melalui zakat, infak, dan sedekah akan terus dioptimalkan untuk menghadirkan program-program kemaslahatan yang memberikan dampak positif bagi masyarakat Kota Cirebon.
BERITA07/08/2026 | Admin | Akate
BAZNAS Kota Cirebon Salurkan Bantuan Petik Pahala kepada 16 Lansia Dhuafa Periode Juli 2026
BAZNAS Kota Cirebon Salurkan Bantuan Petik Pahala kepada 16 Lansia Dhuafa Periode Juli 2026
KOTA CIREBON – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Cirebon kembali menyalurkan bantuan melalui program Petik Pahala (Pemberian Logistik Agar Dhuafa Bahagia) kepada 16 lansia dhuafa di Kota Cirebon. Penyaluran bantuan periode Juli 2026 tersebut dilaksanakan pada Jumat, 31 Juli 2026, sebagai bentuk kepedulian dalam membantu memenuhi kebutuhan pokok masyarakat yang membutuhkan. Program Petik Pahala merupakan salah satu program pendistribusian BAZNAS Kota Cirebon yang memberikan paket logistik kepada para lansia dhuafa dan kelompok masyarakat rentan. Bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban ekonomi sekaligus menghadirkan kebahagiaan bagi para penerima manfaat. Ketua BAZNAS Kota Cirebon menyampaikan bahwa program Petik Pahala menjadi wujud nyata pemanfaatan dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) yang dihimpun dari masyarakat. Melalui penyaluran bantuan secara rutin setiap bulan, BAZNAS berupaya memastikan manfaat zakat dapat dirasakan secara langsung oleh masyarakat yang berhak menerima. "Bantuan yang diberikan mungkin tidak mampu memenuhi seluruh kebutuhan para penerima manfaat, namun kami berharap dapat menjadi penyemangat sekaligus membantu meringankan kebutuhan sehari-hari. Terima kasih kepada seluruh muzaki dan para donatur yang telah mempercayakan zakat, infak, dan sedekahnya melalui BAZNAS Kota Cirebon," ujarnya. Penyaluran bantuan dilakukan dengan mengedepankan prinsip tepat sasaran kepada para lansia dhuafa yang telah melalui proses pendataan dan verifikasi. Selain memberikan paket logistik, kegiatan ini juga menjadi sarana mempererat silaturahmi serta menghadirkan perhatian dan kepedulian kepada para lansia yang membutuhkan. Melalui Program Petik Pahala, BAZNAS Kota Cirebon terus berkomitmen menghadirkan manfaat zakat bagi masyarakat, khususnya kelompok rentan. Dukungan para muzaki, munfik, dan donatur menjadi kekuatan utama agar program ini dapat terus berjalan dan menjangkau lebih banyak penerima manfaat di masa mendatang. BAZNAS Kota Cirebon mengajak seluruh masyarakat untuk terus menunaikan zakat, infak, dan sedekah melalui lembaga resmi agar manfaatnya dapat dikelola secara amanah, profesional, dan disalurkan kepada mereka yang benar-benar membutuhkan.
BERITA06/08/2026 | Admin | Akate
Ketua dan Wakil Ketua IV BAZNAS Kota Cirebon Hadiri Peresmian Kampung Tanggap Bencana BAZNAS di Kabupaten Kuningan
Ketua dan Wakil Ketua IV BAZNAS Kota Cirebon Hadiri Peresmian Kampung Tanggap Bencana BAZNAS di Kabupaten Kuningan
KABUPATEN KUNINGAN – Ketua dan Wakil Ketua IV Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Cirebon menghadiri Peresmian sekaligus Exit Program Kampung Tanggap Bencana (KATANA) BAZNAS RI yang diselenggarakan di Kabupaten Kuningan pada Kamis, 6 Agustus 2026. Kegiatan ini menjadi puncak rangkaian pembentukan Kampung Tanggap Bencana (KATANA) dan Madrasah Aman Tanggap Bencana (MANTAB) yang dilaksanakan BAZNAS RI di berbagai daerah di Indonesia. Peresmian tersebut menandai berakhirnya pendampingan program Kampung Tanggap Bencana di Kabupaten Kuningan sekaligus menjadi simbol keberhasilan pemberdayaan masyarakat dalam membangun kapasitas kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana secara mandiri dan berkelanjutan. Pada periode Juli hingga Agustus 2026, BAZNAS RI telah membentuk 10 Kampung Tanggap Bencana (KATANA) dan 10 Madrasah Aman Tanggap Bencana (MANTAB) di berbagai wilayah Indonesia. Kabupaten Kuningan dipilih sebagai lokasi pelaksanaan peresmian sekaligus exit program sebagai bagian dari komitmen BAZNAS dalam memperkuat ketangguhan masyarakat terhadap risiko bencana. Hingga tahun 2026, BAZNAS RI telah membentuk 51 Kampung Tanggap Bencana dan 36 Madrasah Aman Tanggap Bencana yang tersebar di berbagai provinsi. Program tersebut menjadi salah satu bentuk nyata pendayagunaan dana zakat dalam aspek kemanusiaan melalui peningkatan kapasitas masyarakat, mitigasi risiko bencana, serta penguatan budaya siaga di tingkat komunitas. Kehadiran Ketua dan Wakil Ketua IV BAZNAS Kota Cirebon pada kegiatan ini menjadi bentuk dukungan terhadap pengembangan program kebencanaan yang diinisiasi BAZNAS RI. Selain memperkuat koordinasi antar-BAZNAS di berbagai daerah, kegiatan tersebut juga menjadi ajang berbagi pengalaman dan praktik baik dalam membangun masyarakat yang tangguh terhadap bencana. BAZNAS Kota Cirebon menyambut baik berbagai inovasi program kemanusiaan yang terus dikembangkan oleh BAZNAS RI. Semangat kolaborasi dalam pengurangan risiko bencana diharapkan dapat menginspirasi daerah lain untuk membangun sistem kesiapsiagaan berbasis masyarakat, sehingga dampak bencana dapat diminimalkan melalui edukasi, pelatihan, dan pemberdayaan yang berkelanjutan. Melalui keikutsertaan dalam kegiatan ini, BAZNAS Kota Cirebon menegaskan komitmennya untuk terus mendukung program-program kemanusiaan, pemberdayaan masyarakat, serta penguatan ketahanan sosial sebagai bagian dari upaya mewujudkan masyarakat yang lebih tangguh, mandiri, dan sejahtera.
BERITA06/08/2026 | Admin | Akate
Beasiswa BAZNAS Cetak Mahasiswa Berprestasi, Gilang Sabet 30 Penghargaan Ilmiah
Beasiswa BAZNAS Cetak Mahasiswa Berprestasi, Gilang Sabet 30 Penghargaan Ilmiah
CIREBON – Program pendidikan yang dijalankan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) kembali membuktikan dampak positifnya dalam mencetak generasi unggul. Salah satu penerima manfaat Beasiswa Cendekia BAZNAS, Gilang Arya Mahmudi, berhasil mengukir sekitar 30 prestasi pada berbagai kompetisi esai dan karya tulis ilmiah tingkat nasional hingga internasional. Mahasiswa Program Studi S1 Ilmu Keperawatan Universitas Muhammadiyah Jember tersebut menjadi contoh nyata bahwa zakat yang dikelola secara produktif mampu membuka akses pendidikan sekaligus melahirkan generasi muda yang kompetitif, inovatif, dan berdaya saing global. Di antara berbagai pencapaiannya, Gilang berhasil meraih Juara 1 Lomba Karya Tulis Ilmiah Nasional (LKTIN) SAFE SKIM yang diselenggarakan Politeknik Negeri Jember, Juara 1 Essay Nasional Public Health Festival (PHF IV), Juara 1 National Essay Competition Law in Action Universitas Jember, serta Juara 2 Essay International AIPNEMA Student Innovation, bersama berbagai penghargaan lainnya. Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian, Pendayagunaan, dan Pemberdayaan, H. Idy Muzayyad, S.H.I., M.Si., menyampaikan apresiasi atas prestasi membanggakan yang berhasil diraih penerima manfaat Beasiswa Cendekia BAZNAS. Menurutnya, keberhasilan tersebut menjadi bukti bahwa zakat tidak hanya membantu memenuhi kebutuhan pendidikan, tetapi juga mampu mendorong lahirnya karya-karya akademik yang memberikan manfaat bagi masyarakat. "Alhamdulillah, Beasiswa Cendekia BAZNAS kembali melahirkan prestasi yang membanggakan. Keberhasilan Gilang meraih sekitar 30 prestasi di tingkat nasional hingga internasional menunjukkan zakat yang ditunaikan para muzaki telah memberikan dampak nyata kepada para penerima manfaatnya," ujar Idy dalam keterangannya di Jakarta, Kamis (6/8/2026). Ia menambahkan, setiap prestasi yang diraih mahasiswa penerima manfaat merupakan cerminan keberhasilan zakat dalam membangun kualitas sumber daya manusia Indonesia. "Inilah esensi zakat, yakni menghadirkan kebermanfaatan yang berkelanjutan," lanjutnya. Pendidikan sebagai Investasi Jangka Panjang BAZNAS menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat Program Beasiswa Cendekia sebagai bagian dari upaya memperluas akses pendidikan tinggi bagi mahasiswa dari keluarga prasejahtera. Menurut Idy, pendidikan merupakan investasi jangka panjang yang akan melahirkan generasi unggul sekaligus menjadi salah satu solusi dalam memutus rantai kemiskinan. "Kami memandang pendidikan sebagai investasi jangka panjang dalam membangun generasi unggul. Setiap prestasi yang diraih penerima manfaat adalah amanah yang harus dijaga. Terima kasih kepada para muzaki yang terus membersamai BAZNAS dalam menghadirkan pendidikan berkualitas bagi anak-anak dari keluarga prasejahtera," jelasnya. Keterbatasan Bukan Penghalang Prestasi Bagi Gilang Arya Mahmudi, perjalanan meraih puluhan prestasi tidaklah mudah. Ia mengaku harus menghadapi berbagai tantangan, mulai dari keterbatasan biaya hingga persaingan ketat dalam berbagai kompetisi ilmiah. Namun, dukungan yang diberikan melalui Beasiswa Cendekia BAZNAS, ditambah pembinaan soft skills dari para mentor, membuatnya semakin percaya diri untuk terus berkarya dan mengembangkan potensi diri. "Terima kasih kepada BAZNAS yang telah memberikan dukungan hingga mampu mengantarkan saya meraih berbagai prestasi. Dukungan ini membuat saya semakin yakin bahwa keterbatasan bukan alasan untuk berhenti berkarya. Melalui pembinaan soft skills dari para mentor, saya berhasil meraih sekitar 30 prestasi di berbagai kompetisi," ungkap Gilang. Ia berharap semakin banyak mahasiswa dari keluarga kurang mampu memperoleh kesempatan yang sama untuk melanjutkan pendidikan tinggi dan mengembangkan potensi terbaiknya melalui Program Beasiswa Cendekia BAZNAS. Keberhasilan Gilang menjadi bukti bahwa zakat yang dikelola secara amanah tidak hanya membantu menyelesaikan persoalan pendidikan, tetapi juga mampu melahirkan generasi muda yang berprestasi, inovatif, dan siap memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan bangsa. Melalui berbagai program pemberdayaan, khususnya di bidang pendidikan, BAZNAS terus berupaya menjadikan zakat sebagai instrumen strategis dalam menciptakan sumber daya manusia unggul yang mampu membawa perubahan positif bagi masyarakat Indonesia.
BERITA06/08/2026 | Admin | Akate
Alumni Beasiswa BAZNAS Sukses Berkarier di Industri Biodiesel, Bertransformasi dari Mustahik Menjadi Muzaki
Alumni Beasiswa BAZNAS Sukses Berkarier di Industri Biodiesel, Bertransformasi dari Mustahik Menjadi Muzaki
CIREBON – Program pendidikan yang dikelola Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) kembali membuktikan dampak nyata dalam mengubah kehidupan penerima manfaat. Salah satu alumni Beasiswa Cendekia BAZNAS, Musa Habib, S.Si., kini sukses berkarier sebagai Quality Control di PT Jhonlin Agro Raya Biodiesel Plant Tbk dan telah mampu menunaikan zakat dari penghasilannya. Kisah Musa menjadi bukti bahwa zakat tidak hanya membantu memenuhi kebutuhan jangka pendek, tetapi juga mampu menghadirkan perubahan berkelanjutan melalui pendidikan. Dari seorang penerima manfaat (mustahik), ia kini telah bertransformasi menjadi seorang muzaki yang ikut berkontribusi membantu sesama. Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian, Pendayagunaan, dan Pemberdayaan, H. Idy Muzayyad, S.H.I., M.Si., menyampaikan rasa syukur atas keberhasilan tersebut. "Alhamdulillah, Program Beasiswa Cendekia BAZNAS kembali berhasil mencetak muzaki baru. Kebahagiaan ini bukan hanya milik penerima beasiswa, tetapi juga seluruh muzaki yang telah mempercayakan zakatnya kepada BAZNAS sehingga dapat menghadirkan perubahan nyata bagi kehidupan mustahik," ujar Idy dalam keterangannya di Jakarta, Selasa (4/8/2026). Menurut Idy, pendidikan merupakan salah satu instrumen paling efektif dalam memutus rantai kemiskinan. Melalui dukungan beasiswa, mahasiswa dari keluarga kurang mampu memperoleh kesempatan mengembangkan kompetensi akademik maupun keterampilan yang dibutuhkan untuk memasuki dunia kerja. Ia menegaskan, keberhasilan seorang penerima manfaat yang kemudian mampu mandiri secara ekonomi hingga menjadi muzaki merupakan indikator nyata keberhasilan program pemberdayaan yang dijalankan BAZNAS. "Ketika seorang mustahik yang sebelumnya menerima manfaat zakat kemudian mampu mandiri secara ekonomi dan menunaikan zakat, di situlah kita melihat keberhasilan proses pemberdayaan yang dilakukan," jelasnya. Selain membantu menyelesaikan pendidikan, kata Idy, zakat yang dikelola secara profesional juga mampu membuka peluang peningkatan kesejahteraan dalam jangka panjang. Karena itu, BAZNAS akan terus memperkuat berbagai program pendidikan agar semakin banyak generasi muda dari keluarga kurang mampu mendapatkan akses pendidikan berkualitas dan kesempatan meraih masa depan yang lebih baik. Berkarier di Industri Biodiesel Musa Habib merupakan lulusan Program Studi S1 Kimia Universitas Lambung Mangkurat yang memperoleh dukungan melalui Program Beasiswa Cendekia BAZNAS selama masa kuliah. Kini ia dipercaya sebagai Quality Control di PT Jhonlin Agro Raya Biodiesel Plant Tbk. Dalam pekerjaannya, Musa bertanggung jawab memastikan seluruh proses produksi biodiesel berjalan sesuai standar kualitas. Mulai dari pengujian kadar Free Fatty Acid (FFA) pada minyak sawit sebagai bahan baku, mengawal proses reaksi kimia di pabrik, hingga melakukan pengujian produk akhir berupa Fatty Acid Methyl Ester (FAME) agar memenuhi Standar Nasional Indonesia (SNI) dan regulasi yang berlaku. "Alhamdulillah saya telah bekerja. Dalam pekerjaan saya, saya bertanggung jawab memastikan seluruh siklus produksi biodiesel berjalan sesuai standar, mulai dari seleksi bahan baku hingga pengujian produk akhir agar memenuhi standar yang berlaku," ungkap Musa. Lebih dari sekadar memperoleh pekerjaan, Musa mengaku bersyukur karena kini telah mampu menunaikan zakat dari penghasilannya. "Saya juga bersyukur sekarang dapat menunaikan zakat sebagai seorang muzaki. Bagi saya, perjalanan ini bukan hanya tentang meraih pekerjaan, tetapi juga tentang membuktikan bahwa kesempatan, pendidikan, dan kerja keras mampu mengubah kehidupan," tuturnya. Musa turut menyampaikan apresiasi kepada BAZNAS yang telah memberikan kesempatan melalui Program Beasiswa Cendekia BAZNAS. Ia berharap program tersebut terus dikembangkan sehingga semakin banyak mahasiswa dari keluarga kurang mampu memperoleh akses pendidikan tinggi yang berkualitas. Keberhasilan Musa menjadi gambaran nyata bagaimana zakat mampu menciptakan siklus kebaikan. Dana zakat yang dihimpun dari para muzaki tidak hanya membantu menyelesaikan persoalan pendidikan, tetapi juga melahirkan sumber daya manusia yang mandiri, produktif, dan pada akhirnya kembali berkontribusi sebagai muzaki untuk membantu masyarakat yang membutuhkan. Dengan semangat tersebut, BAZNAS terus berkomitmen mengembangkan program-program pemberdayaan yang berorientasi pada perubahan jangka panjang, sehingga zakat benar-benar menjadi instrumen strategis dalam meningkatkan kesejahteraan umat sekaligus mengurangi kemiskinan di Indonesia.
BERITA06/08/2026 | Admin | Akate
Sambut HUT RI ke-81, BAZNAS Kota Cirebon Gelar Jumat Bersih dan Pasang Dekorasi Kemerdekaan
Sambut HUT RI ke-81, BAZNAS Kota Cirebon Gelar Jumat Bersih dan Pasang Dekorasi Kemerdekaan
KOTA CIREBON – Dalam rangka menyambut dan memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Cirebon menggelar kegiatan Jumat Bersih, pemasangan bendera Merah Putih, serta penataan dekorasi bertema kemerdekaan di lingkungan kantor pada Jumat, 31 Juli 2026. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh amil pelaksana BAZNAS Kota Cirebon sebagai bentuk partisipasi dalam menyemarakkan peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia sekaligus menciptakan lingkungan kerja yang bersih, nyaman, dan penuh semangat kebangsaan. Melalui aksi Jumat Bersih, seluruh area kantor dibersihkan secara gotong royong, mulai dari halaman, ruang pelayanan, hingga fasilitas pendukung lainnya. Selain itu, pemasangan bendera Merah Putih dan berbagai ornamen bernuansa merah putih dilakukan untuk menghadirkan suasana kemerdekaan yang lebih semarak di lingkungan pelayanan BAZNAS Kota Cirebon. Kepala Pelaksana BAZNAS Kota Cirebon, Luthfi, S.Sos, menyampaikan bahwa peringatan HUT RI tidak hanya dimaknai sebagai seremoni, tetapi juga menjadi momentum untuk memperkuat semangat persatuan, kebersamaan, dan meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Lingkungan kerja yang bersih dan tertata diharapkan mampu memberikan kenyamanan bagi masyarakat yang datang untuk memperoleh layanan zakat, infak, dan sedekah. Kegiatan ini juga menjadi wujud implementasi nilai-nilai gotong royong yang menjadi bagian dari semangat kemerdekaan. Dengan kebersamaan seluruh insan BAZNAS Kota Cirebon, diharapkan semangat melayani umat terus tumbuh seiring dengan semangat membangun Indonesia yang lebih maju dan sejahtera. Melalui rangkaian kegiatan menyambut HUT RI ke-81, BAZNAS Kota Cirebon berkomitmen untuk terus menghadirkan pelayanan yang profesional, amanah, dan humanis, sekaligus menumbuhkan rasa cinta tanah air di lingkungan kerja.
BERITA05/08/2026 | Admin | Akate
Ketua BAZNAS Kota Cirebon Hadiri Evaluasi Bidang Penanggulangan Penyakit yang Digelar Dinas Kesehatan Kota Cirebon
Ketua BAZNAS Kota Cirebon Hadiri Evaluasi Bidang Penanggulangan Penyakit yang Digelar Dinas Kesehatan Kota Cirebon
KOTA CIREBON – Ketua Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Cirebon menghadiri undangan Dinas Kesehatan Kota Cirebon dalam kegiatan Evaluasi Bidang Penanggulangan Penyakit yang diselenggarakan di Ballroom 3 (Lantai 2), The Luxton Cirebon Hotel & Convention, pada Rabu, 5 Agustus 2026. Kehadiran Ketua BAZNAS Kota Cirebon dalam kegiatan tersebut merupakan bentuk dukungan terhadap upaya penguatan sinergi lintas sektor dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan masyarakat, khususnya di bidang penanggulangan penyakit. Forum evaluasi ini menjadi wadah bagi berbagai pemangku kepentingan untuk melakukan evaluasi program, berbagi pengalaman, serta menyusun langkah-langkah strategis dalam menghadapi tantangan kesehatan di Kota Cirebon. Melalui kolaborasi antara pemerintah daerah, lembaga, dan berbagai mitra terkait, diharapkan upaya penanggulangan penyakit dapat berjalan lebih efektif, terintegrasi, dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat. Ketua BAZNAS Kota Cirebon, H. Hamdan S.Ag., M.Pd.I menyampaikan bahwa BAZNAS senantiasa membuka ruang kolaborasi dengan berbagai perangkat daerah, termasuk Dinas Kesehatan, dalam mendukung program-program yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Dana zakat, infak, dan sedekah yang dikelola BAZNAS dapat menjadi salah satu instrumen pendukung bagi berbagai program sosial dan kemanusiaan yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan masyarakat, termasuk di bidang kesehatan sesuai ketentuan syariat dan regulasi yang berlaku. Kegiatan Evaluasi Bidang Penanggulangan Penyakit berlangsung dengan lancar dan dihadiri oleh para pemangku kepentingan dari berbagai instansi. Melalui forum ini, diharapkan terbangun koordinasi yang semakin kuat guna mewujudkan masyarakat Kota Cirebon yang lebih sehat serta memperkuat kolaborasi lintas sektor dalam mendukung pembangunan daerah.
BERITA05/08/2026 | Admin | Akate
BAZNAS Kota Cirebon Sosialisasikan Zakat Profesi dan Infak kepada ASN Disdukcapil Kota Cirebon
BAZNAS Kota Cirebon Sosialisasikan Zakat Profesi dan Infak kepada ASN Disdukcapil Kota Cirebon
KOTA CIREBON – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Cirebon terus memperkuat edukasi dan literasi zakat kepada Aparatur Sipil Negara (ASN). Wakil Ketua I BAZNAS Kota Cirebon bersama Amil Pelaksana menghadiri kegiatan Sosialisasi Zakat Profesi dan Infak yang dilaksanakan di halaman Kantor Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Cirebon pada Selasa, 4 Agustus 2026. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman para pegawai mengenai pentingnya menunaikan zakat profesi dan membiasakan berinfak sebagai bentuk kepedulian sosial. Melalui sosialisasi tersebut, BAZNAS Kota Cirebon mengajak ASN untuk menyalurkan zakat dan infaknya melalui lembaga resmi agar pengelolaannya lebih amanah, transparan, dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat yang membutuhkan. Wakil Ketua I BAZNAS Kota Cirebon Drs. M. Hasan Sadili, M.Pd, menyampaikan bahwa zakat profesi merupakan salah satu instrumen penting dalam mewujudkan pemerataan kesejahteraan serta membantu mengurangi angka kemiskinan. Sementara itu, infak menjadi bentuk kepedulian yang dapat dilakukan secara rutin sesuai kemampuan masing-masing. Melalui kegiatan sosialisasi ini, BAZNAS Kota Cirebon berharap semakin banyak ASN yang memahami kewajiban zakat profesi serta menjadikan zakat dan infak sebagai bagian dari budaya berbagi. Dana yang dihimpun nantinya akan disalurkan kepada mustahik melalui berbagai program pemberdayaan di bidang pendidikan, kesehatan, ekonomi, kemanusiaan, dan dakwah. Kegiatan berlangsung dengan baik dan mendapat sambutan positif dari jajaran pegawai Disdukcapil Kota Cirebon. BAZNAS Kota Cirebon berkomitmen untuk terus memperluas edukasi zakat ke berbagai instansi pemerintah maupun lembaga lainnya guna meningkatkan kesadaran berzakat di Kota Cirebon.
BERITA05/08/2026 | Admin | Akate
BAZNAS Kota Cirebon Umumkan 10 Penerima Beasiswa SAHAJA 2026, Simak Daftar Nama Lolos Seleksi
BAZNAS Kota Cirebon Umumkan 10 Penerima Beasiswa SAHAJA 2026, Simak Daftar Nama Lolos Seleksi
KOTA CIREBON – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Cirebon secara resmi mengumumkan hasil akhir seleksi Beasiswa SAHAJA Tahun 2026. Setelah melalui serangkaian tahapan seleksi yang berlangsung secara objektif dan transparan, sebanyak 10 putra-putri terbaik Kota Cirebon dinyatakan lolos sebagai penerima program beasiswa yang bertujuan mendukung akses pendidikan bagi mahasiswa berprestasi. Pengumuman tersebut disampaikan sebagai bagian dari komitmen BAZNAS Kota Cirebon dalam mengelola dana zakat untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui program pendidikan. Beasiswa SAHAJA merupakan salah satu program unggulan BAZNAS Kota Cirebon yang memberikan dukungan kepada mahasiswa agar dapat melanjutkan pendidikan tinggi dan terus mengembangkan prestasi akademik maupun nonakademik. Adapun 10 penerima Beasiswa SAHAJA 2026 adalah sebagai berikut: 1.Jessnia Aiyla Maharani 2.Siti Marwah 3.Amelinda Elydiah Natta 4.Dea Fairuz Auryna 5.Faqih Avianto 6.Nurul Amelia Rahmawati 7.Siti Hawa Krismawati 8.Siti Nayla Fatimatuzzahro 9.Mohamad Khafiyyan 10.Mohamad Shevario Priatno Ketua BAZNAS Kota Cirebon, H. Hamdan, S.Ag., M.Pd.I, menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta yang telah mengikuti proses seleksi. Para penerima beasiswa diharapkan dapat memanfaatkan bantuan pendidikan ini sebagai motivasi untuk terus belajar, meningkatkan prestasi, serta menjadi generasi yang mampu memberikan kontribusi positif bagi masyarakat. "Selamat kepada seluruh penerima Beasiswa SAHAJA 2026. Semoga amanah ini menjadi penyemangat untuk terus berprestasi, menyelesaikan pendidikan dengan baik, dan kelak menjadi insan yang bermanfaat bagi umat serta bangsa," ujarnya. BAZNAS Kota Cirebon juga mengimbau kepada seluruh peserta yang dinyatakan lolos agar memantau informasi resmi mengenai tahapan selanjutnya melalui website dan media sosial resmi BAZNAS Kota Cirebon. Informasi lanjutan akan disampaikan secara bertahap dan hanya melalui kanal komunikasi resmi guna menghindari kesalahan informasi. Program Beasiswa SAHAJA merupakan wujud nyata pemanfaatan dana zakat di bidang pendidikan sebagai investasi jangka panjang dalam mencetak generasi unggul, berkarakter, dan berdaya saing. Melalui program ini, BAZNAS Kota Cirebon terus berupaya menghadirkan manfaat zakat yang lebih luas bagi masyarakat, khususnya dalam meningkatkan kualitas pendidikan di Kota Cirebon. Peserta yang membutuhkan informasi lebih lanjut dapat mengakses website resmi BAZNAS Kota Cirebon di https://kotacirebon.baznas.go.id atau menghubungi narahubung melalui layanan WhatsApp (chat only) di 0851-8687-2027.
BERITA27/07/2026 | Admin | Akate
Momentum Hari Jadi Cirebon ke-599, BAZNAS Kota Cirebon Berikan 50 Paket Tas dan Alat Tulis bagi Anak Yatim
Momentum Hari Jadi Cirebon ke-599, BAZNAS Kota Cirebon Berikan 50 Paket Tas dan Alat Tulis bagi Anak Yatim
Kota Cirebon – BAZNAS Kota Cirebon turut berpartisipasi dalam kegiatan Santunan Anak Yatim yang diselenggarakan oleh PKK Kota Cirebon dalam rangka memperingati Hari Jadi Cirebon ke-599 dan Tahun Baru Islam 1448 Hijriah, bertempat di Rumah Dinas Wali Kota Cirebon, Senin (6/7/2026). Kegiatan tersebut dihadiri oleh Ketua BAZNAS Kota Cirebon bersama Wakil Ketua IV dan Kepala Bagian Pendistribusian. Acara berlangsung dengan khidmat dan penuh kebersamaan sebagai bentuk kepedulian terhadap anak-anak yatim di Kota Cirebon. Pada kesempatan tersebut, BAZNAS Kota Cirebon menyalurkan bantuan berupa 50 paket tas dan alat tulis sekolah kepada 50 anak-anak yatim penerima manfaat. Bantuan ini diharapkan dapat mendukung kebutuhan pendidikan sekaligus memberikan semangat bagi para penerima dalam menempuh proses belajar. Partisipasi BAZNAS Kota Cirebon dalam kegiatan ini merupakan wujud komitmen untuk terus hadir memberikan manfaat bagi masyarakat, khususnya dalam mendukung kesejahteraan dan pendidikan anak-anak yatim di Kota Cirebon. Melalui momentum Hari Jadi Cirebon ke-599 dan Tahun Baru Islam 1448 Hijriah, BAZNAS Kota Cirebon berharap semangat berbagi dan kepedulian sosial dapat terus tumbuh serta menguatkan solidaritas antar sesama.
BERITA06/07/2026 | Admin | Akate
Lewati Rasa Gugup, Mahasiswa Tunjukkan Semangat pada Tes Wawancara Beasiswa SAHAJA 2026
Lewati Rasa Gugup, Mahasiswa Tunjukkan Semangat pada Tes Wawancara Beasiswa SAHAJA 2026
Kota Cirebon – Suasana penuh harap dan semangat mewarnai pelaksanaan Tes Seleksi Wawancara Beasiswa SAHAJA Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh BAZNAS Kota Cirebon di Gedung BAZNAS Kota Cirebon, Jalan Kanggraksan No. 57, Harjamukti, pada Rabu (1/7/2026). Sejak pagi, para peserta datang silih berganti dengan membawa harapan yang sama: memperoleh kesempatan untuk melanjutkan pendidikan melalui Program Beasiswa SAHAJA. Meski raut gugup tampak di wajah sebagian peserta, mereka tetap berusaha memberikan yang terbaik saat berhadapan dengan tim pewawancara. Tahap wawancara ini menjadi salah satu proses penting dalam rangkaian seleksi Beasiswa SAHAJA. Tidak sekadar menilai prestasi akademik, BAZNAS Kota Cirebon juga ingin mengenal lebih dekat karakter, motivasi, kondisi ekonomi keluarga, serta komitmen sosial dari setiap calon penerima beasiswa. Melalui pendekatan tersebut, diharapkan bantuan pendidikan dapat diberikan kepada mahasiswa yang tidak hanya membutuhkan, tetapi juga memiliki semangat untuk terus berkembang dan memberi manfaat bagi masyarakat. Salah satu peserta yang mengikuti wawancara adalah Nina Maria Hikmah, mahasiswi UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon. Dengan senyum lega usai menjalani sesi wawancara, Nina mengaku sempat diliputi rasa gugup. "Jujur, selama wawancara saya deg-degan banget dan cukup nervous. Banyak hal yang saya pikirkan sebelum masuk ruangan. Tapi setelah semuanya selesai, rasanya lega sekali," tuturnya. Di balik rasa gugup tersebut, Nina menyimpan harapan besar. Ia ingin terus meningkatkan kemampuan diri, lebih giat belajar, dan aktif dalam berbagai kegiatan sosial yang bermanfaat bagi masyarakat. "Harapan saya ke depan semoga saya bisa lebih rajin belajar, menjadi pribadi yang lebih baik, dan semakin semangat mengikuti kegiatan-kegiatan sosial," ujarnya. Tak hanya itu, Nina juga menyampaikan apresiasinya kepada BAZNAS Kota Cirebon yang secara konsisten menghadirkan Program Beasiswa SAHAJA sebagai bentuk kepedulian terhadap pendidikan. "Semoga BAZNAS Kota Cirebon terus menghadirkan program-program beasiswa dan kegiatan yang bisa membantu masyarakat. Kalau nanti saya diberikan kesempatan menjadi penerima Beasiswa SAHAJA, saya siap menjadi relawan BAZNAS Kota Cirebon dan ikut berkontribusi dalam kegiatan-kegiatan sosial," tambahnya penuh semangat. Bagi BAZNAS Kota Cirebon, Beasiswa SAHAJA bukan sekadar bantuan biaya pendidikan. Program ini dirancang untuk membentuk generasi muda yang tidak hanya unggul di bangku kuliah, tetapi juga memiliki kepedulian sosial, jiwa kepemimpinan, serta semangat mengabdi kepada masyarakat. Melalui proses seleksi yang dilakukan secara objektif dan menyeluruh, BAZNAS Kota Cirebon berharap dapat menjaring mahasiswa-mahasiswa terbaik yang memiliki tekad kuat untuk terus belajar, bertumbuh, dan kelak menjadi pribadi yang mampu menghadirkan manfaat bagi sesama. Karena sejatinya, setiap mimpi besar selalu berawal dari sebuah kesempatan. Dan melalui Beasiswa SAHAJA, BAZNAS Kota Cirebon berupaya menghadirkan kesempatan itu bagi para mahasiswa yang memiliki semangat untuk mengubah masa depan, baik bagi dirinya sendiri maupun bagi masyarakat di sekitarnya.
BERITA02/07/2026 | Admin | Akate
BAZNAS Kota Cirebon Laksanakan Tes Seleksi Wawancara Beasiswa SAHAJA Tahun 2026
BAZNAS Kota Cirebon Laksanakan Tes Seleksi Wawancara Beasiswa SAHAJA Tahun 2026
Kota Cirebon – BAZNAS Kota Cirebon kembali melaksanakan tahapan seleksi Tes Wawancara Beasiswa SAHAJA Tahun 2026 sebagai bagian dari proses penentuan calon penerima beasiswa. Kegiatan ini berlangsung di Gedung BAZNAS Kota Cirebon, Jalan Kanggraksan No. 57, Harjamukti, pada Rabu (1/7/2026). Tes wawancara menjadi salah satu tahapan penting dalam proses seleksi setelah peserta dinyatakan lolos pada tahap sebelumnya. Melalui wawancara ini, tim seleksi melakukan pendalaman terhadap motivasi, kondisi ekonomi, komitmen akademik, karakter, serta rencana masa depan para calon penerima beasiswa agar bantuan yang disalurkan benar-benar tepat sasaran. Program Beasiswa SAHAJA (Satu Keluarga Satu Sarjana) merupakan salah satu program unggulan BAZNAS Kota Cirebon di bidang pendidikan yang bertujuan membantu mahasiswa dari keluarga kurang mampu agar dapat menyelesaikan pendidikan tinggi dan menjadi sarjana pertama di keluarganya. Salah satu peserta wawancara, Arya Ridwan Pratama, mahasiswa Program Studi Teknik Informatika Universitas Muhammadiyah Cirebon, mengaku merasakan campuran antara rasa gugup dan optimisme setelah mengikuti proses wawancara. "Perasaan saya setelah mengikuti wawancara ini tentu cukup tegang. Meskipun sudah berusaha mempersiapkan diri dengan baik, saya tetap berharap bisa mendapatkan hasil yang terbaik," ungkapnya. Arya juga menyampaikan bahwa Beasiswa SAHAJA menjadi harapan besar baginya untuk mewujudkan cita-cita sebagai sarjana pertama di keluarganya. "Semoga saya diberikan kesempatan menjadi penerima Beasiswa BAZNAS. Saya ingin terus berusaha meraih impian saya menjadi sarjana pertama di keluarga. Jika Allah memberikan amanah ini kepada saya, saya ingin memanfaatkannya sebaik mungkin untuk belajar, membanggakan keluarga, dan kelak bisa membantu lebih banyak orang." Tak lupa, ia turut menyampaikan apresiasi dan doa untuk BAZNAS Kota Cirebon. "Semoga BAZNAS semakin maju, semakin banyak membantu masyarakat yang membutuhkan, cakupan manfaatnya semakin luas, dan terus sukses dalam menjalankan amanah umat." Ia pun mengaku akan sangat bersyukur apabila terpilih sebagai penerima beasiswa. "Kalau saya diberikan kesempatan menjadi salah satu penerima Beasiswa SAHAJA, tentu saya akan sangat bersyukur kepada Allah SWT, kepada keluarga, para dosen, dan seluruh pihak yang telah mendukung saya, termasuk BAZNAS Kota Cirebon. Semoga beasiswa ini menjadi jalan bagi saya untuk terus berprestasi, membanggakan keluarga, dan nantinya bisa memberikan manfaat bagi masyarakat." Melalui rangkaian seleksi yang dilakukan secara objektif dan transparan, BAZNAS Kota Cirebon berharap dapat menjaring mahasiswa-mahasiswa yang tidak hanya memiliki keterbatasan ekonomi, tetapi juga mempunyai semangat belajar tinggi, karakter yang baik, serta komitmen untuk menjadi agen perubahan di tengah masyarakat. Program Beasiswa SAHAJA menjadi wujud nyata komitmen BAZNAS Kota Cirebon dalam mendayagunakan dana zakat, infak, dan sedekah pada sektor pendidikan sebagai investasi jangka panjang untuk mencetak generasi unggul, berdaya saing, dan mampu memutus rantai kemiskinan melalui pendidikan.
BERITA02/07/2026 | Admin | Akate
BAZNAS Kota Cirebon Salurkan Bantuan Pendidikan Rp100 Juta untuk 200 Pelajar Hasil Sedekah Konsumen Alfamart
BAZNAS Kota Cirebon Salurkan Bantuan Pendidikan Rp100 Juta untuk 200 Pelajar Hasil Sedekah Konsumen Alfamart
Kota Cirebon– Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Cirebon kembali menyalurkan bantuan pendidikan hasil program Sedekah Konsumen Alfamart kepada para pelajar di Kota Cirebon. Sebanyak 200 siswa-siswi jenjang SD/MI dan SMP menerima bantuan pendidikan senilai Rp500.000 per siswa, dengan total penyaluran mencapai Rp100.000.000. Penyaluran bantuan dilaksanakan pada Jumat (26/6/2026) bertempat di Kantor BAZNAS Kota Cirebon. Bantuan tersebut diserahkan secara langsung oleh Ketua BAZNAS Kota Cirebon, H. Hamdan, S.Ag., M.Pd.I, kepada para penerima manfaat. Program ini merupakan wujud nyata sinergi antara BAZNAS Kota Cirebon dan Alfamart melalui program Sedekah Konsumen. Dana yang dihimpun dari donasi para pelanggan kemudian disalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan, khususnya di bidang pendidikan. Ketua BAZNAS Kota Cirebon, H. Hamdan, S.Ag., M.Pd.I, menyampaikan bahwa bantuan pendidikan ini diharapkan dapat meringankan beban orang tua sekaligus menjadi penyemangat bagi para siswa untuk terus belajar dan meraih prestasi. "Semoga bantuan ini memberikan manfaat bagi para siswa dalam memenuhi kebutuhan pendidikan mereka. Terima kasih kepada seluruh konsumen Alfamart yang telah bersedekah melalui program ini. Semoga setiap kebaikan yang diberikan menjadi amal jariyah dan membawa keberkahan bagi semua pihak," ujarnya. Melalui program ini, BAZNAS Kota Cirebon terus berkomitmen mengoptimalkan penghimpunan dan penyaluran dana Zakat, Infak, Sedekah, serta dana sosial keagamaan lainnya secara amanah, transparan, dan tepat sasaran demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya di bidang pendidikan.
BERITA26/06/2026 | Admin | Akate
Jadwal Wawancara Beasiswa Sahaja 2026 BAZNAS Kota Cirebon Resmi Diumumkan
Jadwal Wawancara Beasiswa Sahaja 2026 BAZNAS Kota Cirebon Resmi Diumumkan
Kota Cirebon – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Cirebon mengumumkan jadwal pelaksanaan wawancara bagi calon penerima Beasiswa Sahaja Tahun 2026 yang telah dinyatakan lolos pada tahapan sebelumnya. Kegiatan wawancara akan dilaksanakan di Kantor BAZNAS Kota Cirebon, Jalan Kanggraksan No. 57, Harjamukti, Kota Cirebon, pada: Hari/Tanggal : Rabu 1 Juli 2026 Waktu : Pukul 09.00 WIB s.d. selesai Tempat : Kantor BAZNAS Kota Cirebon Dress code : Pakaian Hitam & Putih ( Bersepatu ) Peserta diharapkan memperhatikan jadwal sesi masing-masing yang telah ditentukan oleh panitia. Seluruh peserta wajib hadir paling lambat 30 menit sebelum kegiatan dimulai untuk melakukan registrasi dan persiapan wawancara. Tahap wawancara merupakan bagian penting dalam proses seleksi Beasiswa Sahaja Tahun 2026 untuk menggali lebih dalam mengenai kondisi akademik, motivasi, komitmen, serta potensi calon penerima beasiswa. BAZNAS Kota Cirebon mengimbau seluruh peserta untuk mempersiapkan diri dengan baik dan hadir tepat waktu sesuai jadwal yang telah ditetapkan. Informasi lebih lanjut dapat diperoleh melalui panitia Beasiswa Sahaja BAZNAS Kota Cirebon. Semoga seluruh rangkaian seleksi dapat berjalan dengan lancar dan menghasilkan penerima beasiswa yang amanah, berprestasi, serta mampu memberikan manfaat bagi masyarakat.
BERITA22/06/2026 | Admin | Akate
Hasil Tes Tulis Beasiswa SAHAJA 2026 Diumumkan, 16 Peserta Dinyatakan Lolos
Hasil Tes Tulis Beasiswa SAHAJA 2026 Diumumkan, 16 Peserta Dinyatakan Lolos
KOTA CIREBON – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Cirebon secara resmi mengumumkan hasil Tes Tulis Program Beasiswa SAHAJA Tahun 2026. Setelah melalui proses seleksi dan penilaian yang objektif, sebanyak 16 peserta dinyatakan lolos pada tahapan tes tulis dan berhak mengikuti tahapan seleksi selanjutnya. Program Beasiswa SAHAJA merupakan salah satu bentuk komitmen BAZNAS Kota Cirebon dalam mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui bantuan pendidikan bagi mahasiswa yang memiliki potensi akademik, prestasi, namun memiliki keterbatasan ekonomi. Ketua BAZNAS Kota Cirebon, H. Hamdan, S.Ag., M.Pd.I., menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta yang telah mengikuti proses seleksi dengan baik. "Kami mengucapkan selamat kepada para peserta yang dinyatakan lolos tes tulis Beasiswa SAHAJA Tahun 2026. Keberhasilan ini merupakan langkah awal untuk mengikuti tahapan seleksi berikutnya. Bagi peserta yang belum berhasil, kami berharap tetap semangat dan terus berprestasi dalam menempuh pendidikan," ujarnya. Adapun nama-nama peserta yang dinyatakan lolos Tes Tulis Beasiswa SAHAJA Tahun 2026 adalah sebagai berikut: PESERTA LOLOS TES TULIS BEASISWA SAHAJA 2026 https://s.id/HasilTesSahaja2026 Peserta yang dinyatakan lolos diwajibkan untuk memantau informasi resmi BAZNAS Kota Cirebon terkait jadwal dan ketentuan tahapan seleksi berikutnya. Informasi lebih lanjut akan diumumkan melalui kanal media sosial dan website resmi BAZNAS Kota Cirebon. Untuk informasi dan konfirmasi lebih lanjut, peserta dapat menghubungi panitia Beasiswa SAHAJA melalui nomor layanan: 0851-8687-2027 Semoga Program Beasiswa SAHAJA dapat menjadi ikhtiar bersama dalam mencetak generasi unggul, berprestasi, dan berakhlakul karimah. Kota Cirebon, 21 Juni 2026 BAZNAS Kota Cirebon
BERITA19/06/2026 | Admin | Akate
BAZNAS Kota Cirebon Hadiri Hari Jadi ke-599 Kota Cirebon, Salurkan Bantuan Pendidikan Rp100 Juta
BAZNAS Kota Cirebon Hadiri Hari Jadi ke-599 Kota Cirebon, Salurkan Bantuan Pendidikan Rp100 Juta
Kota Cirebon – Ketua BAZNAS Kota Cirebon bersama Wakil Ketua I menghadiri Upacara Peringatan Hari Jadi ke-599 Kota Cirebon yang berlangsung di Alun-Alun Kejaksan, Kota Cirebon, pada Selasa (16/6/2026). Kegiatan tersebut dirangkaikan dengan penyerahan secara simbolis Program Bantuan Pendidikan yang berasal dari Kembalian Konsumen Alfamart melalui BAZNAS RI. Dalam kesempatan tersebut, bantuan pendidikan senilai Rp100.000.000 diserahkan secara simbolis kepada Dinas Pendidikan Kota Cirebon dan Kementerian Agama Kota Cirebon sebagai bentuk dukungan terhadap peningkatan kualitas pendidikan bagi para peserta didik yang membutuhkan di Kota Cirebon. Program Bantuan Pendidikan ini merupakan hasil kolaborasi antara Alfamart dan BAZNAS RI melalui program Sedekah Kembalian Konsumen. Dana yang dihimpun dari partisipasi masyarakat kemudian disalurkan untuk berbagai program sosial, salah satunya di bidang pendidikan. Kehadiran Ketua dan Wakil Ketua I BAZNAS Kota Cirebon dalam kegiatan ini menjadi wujud dukungan terhadap sinergi antara pemerintah daerah, BAZNAS, dunia usaha, dan masyarakat dalam memperluas manfaat zakat, infak, sedekah, serta dana sosial keagamaan lainnya bagi kesejahteraan masyarakat. Momentum Hari Jadi Kota Cirebon ke-599 juga menjadi pengingat pentingnya kolaborasi seluruh elemen masyarakat dalam membangun Kota Cirebon yang semakin maju, sejahtera, dan berdaya saing. Melalui dukungan berbagai pihak, diharapkan akses pendidikan bagi generasi muda dapat semakin terbuka sehingga mampu mencetak sumber daya manusia yang unggul. BAZNAS Kota Cirebon mengapresiasi kepercayaan yang diberikan kepada BAZNAS RI dalam menyalurkan Program Bantuan Pendidikan ini. Semoga bantuan tersebut dapat memberikan manfaat nyata bagi dunia pendidikan di Kota Cirebon dan menjadi amal jariyah bagi seluruh masyarakat yang telah berpartisipasi melalui program Sedekah Kembalian Konsumen Alfamart.
BERITA16/06/2026 | Admin | Akate
Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kota Cirebon.

Lihat Daftar Rekening →