WhatsApp Icon
Wali Kota Cirebon Turun Langsung Pantau Zakat Fitrah, Apresiasi Kinerja BAZNAS yang Terus Meningkat


Cirebon, 20 Maret 2026 – Wali Kota Cirebon, Effendi Edo, melakukan monitoring langsung terhadap pelaksanaan penghimpunan dan pendistribusian zakat fitrah di BAZNAS Kota Cirebon pada Jumat (20/3).

Kegiatan ini merupakan bagian dari agenda resmi Pemerintah Daerah Kota Cirebon dalam memastikan kesiapan pengumpulan dan distribusi zakat fitrah serta persiapan pelaksanaan Shalat Idul Fitri 1447 H. Berdasarkan surat undangan resmi, monitoring dimulai dari Balai Kota Cirebon dan dilanjutkan ke beberapa titik, termasuk kantor BAZNAS Kota Cirebon.

Dalam sambutannya, Wali Kota Cirebon mengapresiasi kinerja BAZNAS Kota Cirebon yang dinilai telah bekerja keras dalam mengelola zakat secara profesional dan amanah.

“Kami mengapresiasi kerja keras BAZNAS Kota Cirebon. Kekompakan dalam internal lembaga menjadi kunci utama yang harus terus dijaga agar kinerja semakin optimal,” ujar Effendi Edo.

Ia menegaskan bahwa sinergi dan soliditas di dalam tubuh lembaga menjadi fondasi penting dalam menjaga kepercayaan masyarakat terhadap pengelolaan zakat.

Sementara itu, Ketua BAZNAS Kota Cirebon, H. Hamdan, dalam laporannya menyampaikan bahwa kinerja penghimpunan zakat di Kota Cirebon terus menunjukkan tren positif dari tahun ke tahun.

Menurutnya, peningkatan tersebut tidak lepas dari dukungan penuh Pemerintah Daerah Kota Cirebon, khususnya dalam aspek regulasi zakat yang semakin menguat.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Wali Kota Cirebon atas dukungan yang luar biasa, terutama dalam hal regulasi zakat. Hal ini menjadi salah satu faktor penting yang menjadikan Kota Cirebon sebagai daerah yang aktif dalam mendukung gerakan zakat,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Ketua BAZNAS Kota Cirebon berharap agar dukungan regulasi dari pemerintah daerah dapat terus ditingkatkan ke depannya. Dengan regulasi yang semakin baik, potensi penghimpunan zakat, infak, dan sedekah diyakini akan terus meningkat.

Hal ini pada akhirnya diharapkan mampu memberikan dampak nyata dalam membantu masyarakat yang membutuhkan di Kota Cirebon, sekaligus memperkuat peran zakat sebagai instrumen kesejahteraan sosial.

Monitoring ini juga menjadi bagian dari upaya memastikan bahwa proses penghimpunan dan pendistribusian zakat fitrah berjalan optimal, tepat sasaran, dan sesuai dengan prinsip syariah.

20/03/2026 | Kontributor: Admin | Akate
Pemerintah Resmi Tetapkan 1 Syawal 1447 H, Ini Tanggal Idul Fitri di Indonesia

Cirebon — Pemerintah Republik Indonesia secara resmi menetapkan 1 Syawal 1447 Hijriah jatuh pada hari Sabtu, 21 Maret 2026 melalui sidang isbat yang digelar oleh Kementerian Agama.

Penetapan ini menjadi penanda berakhirnya bulan suci Ramadhan sekaligus momentum kemenangan bagi umat Islam setelah menjalani ibadah puasa selama satu bulan penuh.

Menanggapi hal tersebut, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Cirebon mengajak seluruh masyarakat untuk menyambut Hari Raya Idul Fitri dengan penuh rasa syukur, kebahagiaan, serta semangat berbagi kepada sesama.

Ketua BAZNAS Kota Cirebon menyampaikan bahwa Idul Fitri bukan hanya tentang perayaan, tetapi juga tentang kembali kepada fitrah dan memperkuat kepedulian sosial di tengah masyarakat.

“Idul Fitri adalah momen untuk kembali suci. Selain saling memaafkan, kami mengajak masyarakat untuk memastikan zakat fitrah, infak, dan sedekah telah ditunaikan, sehingga kebahagiaan dapat dirasakan secara merata,” ujarnya.

BAZNAS Kota Cirebon juga terus membuka layanan pembayaran zakat, baik secara langsung maupun melalui platform digital, guna memudahkan masyarakat dalam menunaikan kewajiban sebelum pelaksanaan salat Idul Fitri.

Melalui berbagai program pendistribusian, zakat yang ditunaikan akan disalurkan kepada mustahik di wilayah Kota Cirebon, sehingga dapat membantu memenuhi kebutuhan mereka di hari raya.

Selain itu, masyarakat juga diimbau untuk menjadikan Idul Fitri sebagai momentum mempererat tali silaturahmi, memperkuat ukhuwah Islamiyah, serta meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan sekitar.

Dengan semangat kebersamaan dan kepedulian, diharapkan Idul Fitri tahun ini menjadi lebih bermakna, tidak hanya bagi diri sendiri, tetapi juga bagi mereka yang membutuhkan.

Taqabbalallahu minna wa minkum, shiyamana wa shiyamakum.

Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, mohon maaf lahir dan batin.

 

FAQ Pemerintah Resmi Tetapkan 1 Syawal 1447 H, Ini Tanggal Idul Fitri di Indonesia

Q: Kapan 1 Syawal 1447 H ditetapkan di Indonesia?
A: Pemerintah menetapkan 1 Syawal 1447 H jatuh pada hari Sabtu, 21 Maret 2026 melalui sidang isbat Kementerian Agama.

Q: Apa yang harus dilakukan sebelum Idul Fitri?
A: Umat Islam dianjurkan menunaikan zakat fitrah, memperbanyak sedekah, serta mempersiapkan diri untuk saling memaafkan.

Q: Bagaimana cara membayar zakat di BAZNAS Kota Cirebon?
A: Zakat dapat ditunaikan secara langsung di kantor BAZNAS atau melalui layanan digital resmi BAZNAS Kota Cirebon.

Q: Siapa yang berhak menerima zakat fitrah?
A: Zakat fitrah disalurkan kepada mustahik, termasuk fakir dan miskin, sesuai ketentuan syariat Islam.

19/03/2026 | Kontributor: Admin | Akate
Hadapi Era Disinformasi, BAZNAS Dinilai Punya Strategi Komunikasi yang Kuat

Cirebon – Di tengah tantangan arus informasi global yang semakin kompleks, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) dinilai telah memiliki peta strategi komunikasi yang jelas dan terarah.

Penilaian tersebut disampaikan oleh Tenaga Ahli Utama Badan Komunikasi Pemerintah Republik Indonesia, Hariqo Wibawa Satria, dalam agenda Z-Talk: Zakat Menguatkan Indonesia yang digelar di Jakarta.

Menurut Hariqo, tantangan komunikasi saat ini tidak lagi sederhana. Disinformasi dan misinformasi bahkan telah menjadi salah satu risiko global utama.“Berita bohong sudah keliling dunia, sedangkan pelurusannya baru pakai sepatu,” ujarnya.

Dalam kondisi tersebut, langkah BAZNAS yang aktif membangun komunikasi dengan media, membuka ruang kritik, serta menghadirkan langsung suara para penerima manfaat dinilai sebagai strategi yang tepat dan patut diapresiasi.“BAZNAS sudah punya peta komunikasi yang jelas, tinggal timnya lebih diperkuat,” tambahnya.

Ia juga menyoroti pentingnya upaya literasi zakat untuk meluruskan berbagai kesalahpahaman di masyarakat, khususnya terkait pengelolaan dan penyaluran dana zakat.

Menurutnya, transparansi dan publikasi yang kuat menjadi kunci utama dalam menjaga kepercayaan publik terhadap lembaga pengelola zakat.“Cerita dari para penerima manfaat sangat penting untuk ditampilkan di media. Suara mereka menjadi bukti bagaimana zakat membantu kehidupan masyarakat,” jelas Hariqo.

Lebih lanjut, ia memperkenalkan konsep tiga indikator utama komunikasi publik (3P), yaitu:

  • Pelaksanaan program yang berjalan dengan baik

  • Partisipasi masyarakat yang tinggi

  • Publikasi dan dokumentasi yang luas

Ketiga aspek tersebut dinilai menjadi fondasi penting dalam memperkuat dampak program sosial kepada masyarakat.

Kegiatan ini turut dihadiri Ketua BAZNAS RI Sodik Mudjahid, Wakil Ketua Zainut Tauhid Sa'adi, serta jajaran pimpinan lainnya, bersama tokoh komunikasi dan media seperti Amir Sodikin dan Andi Muhyiddin.

Bagi BAZNAS Kota Cirebon, penguatan strategi komunikasi ini menjadi momentum penting untuk terus meningkatkan edukasi publik tentang zakat, sekaligus menjaga kepercayaan masyarakat di tengah derasnya arus informasi digital.

Di era digital, bukan hanya program yang harus kuat, tetapi juga cara menyampaikannya. Ketika komunikasi dilakukan dengan tepat, maka zakat tidak hanya dipahami, tetapi juga dipercaya dan ditunaikan.

 

Mari dukung gerakan zakat yang transparan dan berdampak. Tunaikan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS Kota Cirebon.

18/03/2026 | Kontributor: BAZNAS
Tsamara Amany Ajak Gen Z Berzakat Lewat BAZNAS, Dorong Gerakan Sosial Anak Muda Lebih Masif

Cirebon – Peran generasi muda dalam gerakan zakat semakin mendapat sorotan. Tsamara Amany mengajak Gen Z Indonesia untuk menyalurkan Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) melalui Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI sebagai bentuk kontribusi nyata dalam aksi sosial.

Ajakan tersebut disampaikan dalam forum Z-Talk: Zakat Menguatkan Indonesia, yang menjadi ruang kolaborasi antara BAZNAS dan para praktisi komunikasi serta media.

Menurut Tsamara, generasi muda Indonesia memiliki potensi besar dalam gerakan filantropi, karena didorong oleh empati tinggi dan keinginan untuk menciptakan dampak sosial.“Anak muda Indonesia itu sangat dermawan dan ingin berkontribusi. Jika ada ruang dan jalurnya, mereka pasti bergerak,” ujarnya.

Ia menilai, BAZNAS memiliki posisi strategis sebagai wadah utama bagi anak muda untuk menyalurkan kepedulian mereka, baik dalam bentuk donasi maupun keterlibatan langsung sebagai relawan.

Namun demikian, Tsamara juga menyoroti bahwa citra BAZNAS di kalangan Gen Z masih perlu diperkuat, khususnya melalui pendekatan komunikasi yang lebih relevan dengan gaya anak muda masa kini.

Menurutnya, strategi komunikasi berbasis impact narrative dan storytelling menjadi kunci untuk menarik perhatian generasi muda.“Kalau impact narrative-nya kuat, storytelling-nya kuat, insyaallah akan makin banyak lagi orang-orang yang juga mau membantu,” jelasnya.

Ia menambahkan, kisah nyata seperti keberhasilan mustahik menjadi mandiri atau aksi kemanusiaan di wilayah konflik dapat menjadi konten yang kuat dan menyentuh secara emosional.

Tsamara juga mengapresiasi capaian BAZNAS yang berhasil membantu puluhan ribu masyarakat keluar dari kemiskinan, serta kontribusi besar dalam aksi kemanusiaan global, termasuk untuk Palestina.“Orang perlu tahu bahwa ada institusi di negara ini yang bekerja keras melakukan gerakan solidaritas kemanusiaan,” tambahnya.

Kegiatan ini turut dihadiri Ketua BAZNAS RI Sodik Mudjahid, Wakil Ketua BAZNAS RI Zainut Tauhid Sa'adi, serta jajaran pimpinan lainnya, bersama tokoh komunikasi seperti Adita Irawati, Amir Sodikin, dan Andi Muhyiddin.

Bagi BAZNAS Kota Cirebon, ajakan ini menjadi momentum penting untuk semakin mendekatkan gerakan zakat kepada generasi muda di daerah. Dengan pendekatan digital, storytelling, dan konten yang relevan, Gen Z diharapkan dapat menjadi motor penggerak baru dalam ekosistem zakat.

Zakat hari ini bukan hanya tentang memberi, tetapi tentang menciptakan dampak. Dan generasi muda adalah kunci untuk memperluas dampak tersebut di masa depan.

 

Saatnya Gen Z bergerak. Tunaikan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS Kota Cirebon, dan jadilah bagian dari perubahan.

18/03/2026 | Kontributor: BAZNAS
Mudik Naik Kapal Perang, 1.448 Mustahik Diberangkatkan BAZNAS Bersama TNI AL

Cirebon – Inovasi layanan mudik kembali dihadirkan oleh Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI dengan menggandeng TNI Angkatan Laut dalam program mudik gratis menggunakan kapal perang.

Sebanyak 1.448 pemudik beserta 503 sepeda motor diberangkatkan menggunakan KRI Banda Aceh-593 dari Dermaga Kolinlamil TNI AL, Tanjung Priok, menuju Semarang dan Surabaya.

Program ini merupakan hasil kolaborasi BAZNAS bersama pemerintah melalui Menko Polkam RI Djamari Chaniago, sebagai bentuk nyata pelayanan kepada masyarakat, khususnya kelompok ekonomi rentan.

Ketua BAZNAS RI, Sodik Mudjahid, menegaskan bahwa program ini menjadi bagian dari komitmen BAZNAS dalam membantu masyarakat merayakan Idulfitri bersama keluarga di kampung halaman.“Hari ini BAZNAS kembali bekerja sama dengan TNI Angkatan Laut menggunakan kapal laut (perang), dengan jumlah yang diberangkatkan sekitar 1.448 orang untuk pulang-pergi,” ujar Sodik.

Tidak hanya menyediakan transportasi gratis, BAZNAS juga memastikan kenyamanan para pemudik melalui berbagai fasilitas, mulai dari konsumsi selama perjalanan, layanan kesehatan, hingga dukungan logistik lainnya.

Peserta mudik berasal dari berbagai latar belakang, seperti ibu rumah tangga, pengemudi ojek, asisten rumah tangga, mahasiswa, hingga pedagang kecil—kelompok yang selama ini membutuhkan perhatian lebih untuk bisa pulang kampung.“Saya melihat banyak yang berangkat satu keluarga dan mereka tampak senang. Ini menyempurnakan mudik mereka karena bisa berkumpul bersama di kampung,” tambah Sodik.

Selain membantu meringankan beban biaya, program ini juga menjadi solusi untuk mengurangi kepadatan lalu lintas dan risiko kecelakaan di jalur darat, terutama pada rute padat dari Jakarta menuju Jawa Tengah dan Jawa Timur.

Menko Polkam, Djamari Chaniago, menegaskan bahwa pemerintah berkomitmen penuh untuk memastikan keamanan dan kenyamanan masyarakat selama arus mudik.“Kewajiban kami sebagai bagian dari pemerintahan ini untuk memberikan sesuatu yang menyamankan dan mengamankan masyarakat kita pulang kampung,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Staf Angkatan Laut, Muhammad Ali, menyampaikan bahwa program ini merupakan tindak lanjut arahan Presiden RI Prabowo Subianto dalam rangka mendukung kelancaran mudik Lebaran 2026.“Kami ingin memberikan sesuatu yang membuat masyarakat nyaman dan aman saat pulang kampung. Ini bentuk kepedulian pemerintah kepada masyarakat,” jelasnya.

Ke depan, BAZNAS berencana memperluas jangkauan program mudik ini tidak hanya di Pulau Jawa, tetapi juga hingga ke wilayah lain seperti Sumatra, agar manfaatnya semakin luas dirasakan masyarakat.

Bagi BAZNAS Kota Cirebon, kolaborasi ini menjadi bukti bahwa zakat mampu menghadirkan solusi nyata dalam berbagai aspek kehidupan, termasuk mobilitas masyarakat di momen penting seperti Idulfitri.

Mudik bukan sekadar perjalanan, tetapi tentang kebahagiaan, kebersamaan, dan harapan. Melalui zakat, perjalanan itu kini menjadi lebih aman, nyaman, dan penuh berkah.

 

Mari hadirkan lebih banyak kebahagiaan di hari raya. Tunaikan zakat Anda melalui BAZNAS Kota Cirebon.

18/03/2026 | Kontributor: BAZNAS

Berita Terbaru

BAZNAS Siagakan 21 Pos Mudik Lebaran 2026, Hadirkan Layanan Gratis untuk Pemudik
BAZNAS Siagakan 21 Pos Mudik Lebaran 2026, Hadirkan Layanan Gratis untuk Pemudik
Cirebon – Dalam rangka menyambut arus mudik Lebaran 1447 H, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI resmi melepas Tim Siaga Pos Mudik 2026 sebagai bentuk pelayanan nyata kepada masyarakat, khususnya para pemudik yang termasuk dalam asnaf Ibnu Sabil. Pelepasan tim dilakukan di Kantor BAZNAS RI, Jakarta, Sabtu (14/3/2026), dengan menghadirkan 21 titik pos mudik yang tersebar di jalur utama Pulau Jawa, mulai dari Provinsi Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, Daerah Istimewa Yogyakarta, hingga Jawa Timur. Program ini akan berlangsung selama 10 hari, mulai dari H-5 hingga H+5 Lebaran, guna memastikan para pemudik mendapatkan fasilitas yang aman dan nyaman selama perjalanan. Wakil Ketua BAZNAS RI, Zainut Tauhid Sa'adi, menegaskan bahwa kehadiran pos mudik ini merupakan bentuk komitmen BAZNAS dalam memberikan pelayanan optimal bagi masyarakat. "Ini bagian dari komitmen kami untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat. Para pemudik pasti sangat membutuhkan tempat istirahat yang nyaman dan pelayanan yang memungkinkan mereka memulihkan tenaga. BAZNAS hadir memberikan semua pelayanan yang mereka butuhkan," ujar Zainut. Berbagai layanan disediakan secara gratis di seluruh pos mudik BAZNAS. Mulai dari snack dan takjil, dapur air, layanan sahur, hingga fasilitas ramah keluarga seperti ruang laktasi dan ruang anak. Tidak hanya itu, tersedia juga layanan pijat gratis untuk membantu pemudik memulihkan kondisi fisik. Fasilitas penunjang lainnya juga disiapkan secara lengkap, termasuk layanan kesehatan, musala, toilet, pengisian daya ponsel, hingga akses wifi, menjadikan pos mudik BAZNAS sebagai titik istirahat yang nyaman dan aman bagi para pemudik. Menurut Zainut, pemilihan lokasi pos mudik yang terfokus di Pulau Jawa didasarkan pada tingkat kepadatan arus mudik yang tinggi setiap tahunnya. "Kami fokus pada wilayah dengan konsentrasi pemudik tertinggi agar pelayanan lebih optimal. Ini adalah kerja bareng nasional antara BAZNAS Pusat, Provinsi, hingga Kabupaten/Kota demi efisiensi dan jangkauan yang lebih luas," tambahnya. Sebanyak 280 personel disiagakan untuk mengawal program ini, termasuk dukungan dari relawan BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) di berbagai daerah. Zainut juga mengingatkan para pemudik untuk selalu menjaga kesehatan dan keselamatan selama perjalanan. "Jaga kesehatan dan pastikan kendaraan dalam kondisi prima. Jangan segan untuk mampir di pos kami agar kami bisa memberikan pelayanan terbaik. Semoga perjalanan mudik ini membawa berkah bagi semuanya," ucapnya. Bagi BAZNAS Kota Cirebon, program ini menjadi wujud nyata bahwa zakat tidak hanya berdampak pada bantuan sosial, tetapi juga hadir dalam layanan kemanusiaan yang langsung dirasakan masyarakat, terutama di momentum penting seperti mudik Lebaran. Kehadiran Pos Mudik BAZNAS di berbagai titik strategis diharapkan mampu membantu mengurangi kelelahan pemudik, meningkatkan keselamatan perjalanan, serta menghadirkan kenyamanan bagi masyarakat yang pulang ke kampung halaman untuk merayakan Hari Raya Idulfitri bersama keluarga tercinta.
BERITA17/03/2026 | Admin | Akate
Resmi! Pengurus BAZNAS RI Periode 2026–2031 Terima SK Presiden Prabowo di Kementerian Agama
Resmi! Pengurus BAZNAS RI Periode 2026–2031 Terima SK Presiden Prabowo di Kementerian Agama
Jakarta – Menteri Agama RI Nasaruddin Umar secara resmi menyerahkan Surat Keputusan (SK) Presiden dari Prabowo Subianto kepada jajaran pengurus Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) masa jabatan 2026–2031. Prosesi penyerahan SK tersebut berlangsung di Kementerian Agama Republik Indonesia, Jakarta, Selasa (10/3/2026). Penyerahan ini sekaligus menandai dimulainya masa bakti 11 pimpinan BAZNAS yang akan mengemban amanah selama lima tahun ke depan. Dalam sambutannya, Menteri Agama menyampaikan rasa syukur atas terbitnya payung hukum bagi kepengurusan BAZNAS yang baru sehingga lembaga pengelola zakat nasional tersebut dapat segera menjalankan tugas secara optimal. “Alhamdulillah, hari ini kita dapat menyerahkan SK kepada pengurus BAZNAS yang baru. Setelah sekian lama kita menanti SK Presiden terhadap pengurus BAZNAS,” ujar Nasaruddin Umar. Ia juga berharap kepengurusan baru BAZNAS dapat meningkatkan penghimpunan dana zakat nasional secara signifikan. “Pengurus BAZNAS yang baru ini kiranya bisa, dan sedapat mungkin menjadikan kenaikan zakat bisa tiga kali lipat. Saat ini BAZNAS bisa menghimpun sekitar Rp41 triliun,” tambahnya. Selain itu, Menteri Agama menegaskan bahwa para amil zakat harus tetap berpegang teguh pada ketentuan syariat dalam menentukan ashnaf atau golongan penerima zakat. Menurutnya, penyaluran zakat harus menyasar delapan golongan penerima yang telah ditetapkan secara jelas dalam syariat Islam. Adapun kebutuhan sosial lainnya, kata dia, dapat difasilitasi melalui instrumen keumatan lain seperti sedekah, wakaf, ghanimah, luqatah, maupun sumber dana sosial Islam lainnya. Nasaruddin Umar juga berpesan agar para pengurus BAZNAS menjaga amanah dan kepercayaan yang telah diberikan oleh Presiden. Ia menekankan pentingnya integritas dan tanggung jawab dalam menjalankan tugas demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat. “Kita semua ikut bertanggung jawab untuk mewujudkan perjuangan yang digagas Presiden Prabowo Subianto, yakni mengangkat martabat masyarakat kecil dan menengah. Yakinlah ke depan bangsa ini akan semakin makmur dan kita semua menikmati hasilnya,” ujarnya. Daftar Anggota BAZNAS RI Periode 2026–2031 Berikut nama-nama yang menerima SK Presiden sebagai Anggota BAZNAS RI periode 2026–2031: 1. Dr. Ir. H. Sodik Mudjahid, M.Sc. 2. Dr. H. Zainut Tauhid Sa'adi, M.Si. 3. Dr. H. Rizaludin Kurniawan, M.Si. 4. Saidah Sakwan, M.A. 5. H. Ending Syarifuddin, M.E 6. H. Idy Muzayvad, S.H.I, M.SI 7. H. Mokhamad Mahdum SE, MIDec, PhD, Ak, CA, CPA CRP GRCE CWM. CHRP. 8. Hj. Neyla Saida Anwar 9. Prof. Dr. H. Abu Rokhmad, M.Ag 10. Dr. Drs. Agus Fatoni, M.Si 11. Mochamad Agus Rofiudin, S.Kom, M.M. Dengan kepengurusan baru ini, diharapkan pengelolaan zakat nasional semakin profesional, transparan, dan mampu memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat Indonesia.
BERITA11/03/2026 | Admin | Akate
Pengurus Baru BAZNAS RI Resmi Terima SK Presiden, Ditargetkan Tingkatkan Penghimpunan Zakat Nasional
Pengurus Baru BAZNAS RI Resmi Terima SK Presiden, Ditargetkan Tingkatkan Penghimpunan Zakat Nasional
Jakarta – Pengurus baru Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI periode 2026–2031 resmi menerima Surat Keputusan (SK) Presiden dari Prabowo Subianto yang diserahkan oleh Menteri Agama RI Nasaruddin Umar di Kantor Kementerian Agama Republik Indonesia, Jakarta, Selasa (10/3/2026). Penyerahan SK tersebut menandai dimulainya masa bakti kepengurusan baru BAZNAS yang akan menjalankan amanah pengelolaan zakat nasional selama lima tahun ke depan. Dalam kesempatan tersebut, Menteri Agama menekankan pentingnya peran strategis BAZNAS dalam mengoptimalkan potensi zakat nasional yang dinilai masih sangat besar. Ia berharap kepengurusan baru mampu meningkatkan penghimpunan zakat secara signifikan dalam beberapa tahun mendatang. “Pengurus BAZNAS yang baru ini kiranya bisa, dan sedapat mungkin menjadikan kenaikan zakat bisa tiga kali lipat. Saat ini BAZNAS bisa menghimpun sekitar Rp41 triliun,” ujar Nasaruddin Umar. Menurutnya, zakat memiliki potensi besar sebagai instrumen pemberdayaan ekonomi umat dan pengentasan kemiskinan apabila dikelola secara profesional dan amanah. Selain itu, ia juga mengingatkan agar para amil zakat tetap berpegang teguh pada ketentuan syariat Islam dalam menentukan ashnaf atau golongan penerima zakat. Penyaluran zakat harus difokuskan kepada delapan golongan yang telah ditetapkan secara jelas dalam Al-Qur’an. Sementara itu, berbagai kebutuhan sosial lain yang tidak termasuk dalam kategori penerima zakat dapat disalurkan melalui instrumen dana sosial Islam lainnya, seperti sedekah, wakaf, maupun sumber dana keumatan lainnya. Menteri Agama juga mengingatkan bahwa kepercayaan yang diberikan Presiden kepada pengurus BAZNAS merupakan amanah besar yang harus dijaga dengan penuh integritas. “Kita semua ikut bertanggung jawab untuk mewujudkan perjuangan yang digagas Presiden Prabowo Subianto, yaitu mengangkat martabat masyarakat kecil dan menengah,” ujarnya. Adapun sebanyak 11 tokoh nasional menerima SK Presiden sebagai anggota BAZNAS RI periode 2026–2031, yaitu: 1. Dr. Ir. H. Sodik Mudjahid, M.Sc. 2. Dr. H. Zainut Tauhid Sa'adi, M.Si. 3. Dr. H. Rizaludin Kurniawan, M.Si. 4. Saidah Sakwan, M.A. 5. H. Ending Syarifuddin, M.E 6. H. Idy Muzayvad, S.H.I, M.SI 7. H. Mokhamad Mahdum SE, MIDec, PhD, Ak, CA, CPA CRP GRCE CWM. CHRP. 8. Hj. Neyla Saida Anwar 9. Prof. Dr. H. Abu Rokhmad, M.Ag 10. Dr. Drs. Agus Fatoni, M.Si 11. Mochamad Agus Rofiudin, S.Kom, M.M. Dengan kepengurusan baru ini, diharapkan pengelolaan zakat di Indonesia semakin profesional, transparan, dan mampu memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat.
BERITA11/03/2026 | Admin | Akate
Menag Optimistis Potensi Zakat Nasional Bisa Tembus Tiga Kali Lipat
Menag Optimistis Potensi Zakat Nasional Bisa Tembus Tiga Kali Lipat
Jakarta – Menteri Agama Republik Indonesia Nasaruddin Umar menyatakan optimisme bahwa potensi penghimpunan zakat nasional dapat meningkat hingga tiga kali lipat apabila dikelola secara optimal dan profesional oleh Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS). Hal tersebut disampaikan Menag saat menyerahkan Surat Keputusan (SK) Presiden dari Prabowo Subianto kepada jajaran pengurus BAZNAS RI periode 2026–2031 di Kantor Kementerian Agama Republik Indonesia, Jakarta, Selasa (10/3/2026). Menurut Nasaruddin Umar, zakat memiliki potensi besar sebagai instrumen pemberdayaan ekonomi umat serta pengentasan kemiskinan jika dikelola secara amanah, transparan, dan terorganisasi dengan baik. Saat ini, kata dia, penghimpunan zakat nasional yang dikelola BAZNAS telah mencapai sekitar Rp41 triliun. Namun dengan potensi umat Islam Indonesia yang sangat besar, angka tersebut diyakini masih dapat terus ditingkatkan. “Pengurus BAZNAS yang baru ini kiranya bisa, dan sedapat mungkin menjadikan kenaikan zakat bisa tiga kali lipat. Saat ini BAZNAS bisa menghimpun sekitar Rp41 triliun,” ujar Nasaruddin. Ia menambahkan, optimalisasi zakat tidak hanya penting bagi penguatan ekonomi umat, tetapi juga menjadi salah satu solusi nyata dalam membantu masyarakat kecil dan menengah yang masih menghadapi berbagai keterbatasan ekonomi. Selain itu, Menag juga mengingatkan para amil zakat agar tetap berpegang pada ketentuan syariat Islam dalam penyaluran zakat. Zakat harus disalurkan kepada delapan golongan penerima atau ashnaf yang telah ditetapkan secara jelas dalam Al-Qur’an. Sementara berbagai kebutuhan sosial lain yang tidak termasuk dalam kategori penerima zakat dapat difasilitasi melalui instrumen dana sosial Islam lainnya seperti sedekah, wakaf, maupun sumber dana sosial keumatan lainnya. Dalam kesempatan tersebut, Menag juga mengajak para pengurus BAZNAS yang baru untuk menjaga amanah dan kepercayaan yang telah diberikan oleh Presiden. “Kita semua ikut bertanggung jawab untuk mewujudkan perjuangan Presiden Prabowo Subianto dalam mengangkat martabat masyarakat kecil dan menengah,” ujarnya. Dengan kepengurusan baru BAZNAS RI periode 2026–2031, diharapkan pengelolaan zakat di Indonesia semakin profesional dan mampu memberikan dampak yang lebih luas bagi kesejahteraan masyarakat.
BERITA11/03/2026 | Admin | Akate
BAZNAS Salurkan 4.050 Porsi Hidangan Berkah Ramadan bagi Penyintas Bencana di Aceh dan Sumatra Utara
BAZNAS Salurkan 4.050 Porsi Hidangan Berkah Ramadan bagi Penyintas Bencana di Aceh dan Sumatra Utara
Jakarta – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI terus menunjukkan komitmennya dalam membantu masyarakat terdampak bencana melalui program Hidangan Berkah Ramadan. Program ini menyalurkan bantuan makanan siap saji bagi para penyintas bencana di wilayah Aceh dan Sumatra Utara selama bulan suci Ramadan. Hingga Rabu (11/3/2026), tercatat sebanyak 4.050 porsi hidangan telah berhasil didistribusikan kepada masyarakat terdampak bencana di kedua provinsi tersebut. Bantuan ini diharapkan dapat membantu para penyintas menjalankan ibadah puasa dengan lebih tenang dan layak. Sekretaris Utama BAZNAS RI, Subhan Cholid, mengatakan bahwa program ini merupakan bentuk pelayanan BAZNAS kepada para mustahik yang sedang menghadapi ujian bencana. "Di momen Ramadan kami ingin memastikan saudara-saudara kita yang berada di lokasi bencana tidak merasa sendirian. Melalui Hidangan Berkah Ramadan ini, BAZNAS berupaya menghadirkan kehangatan dan gizi yang cukup bagi mereka untuk berbuka maupun sahur," ujar Subhan dalam keterangan tertulisnya di Jakarta. Menurutnya, distribusi bantuan pangan siap saji difokuskan pada wilayah-wilayah yang mengalami dampak bencana cukup berat serta kawasan hunian tetap (huntap) yang menampung para penyintas. Di Provinsi Aceh, penyaluran bantuan dilakukan di tiga wilayah terdampak, yakni Kabupaten Pidie Jaya, Aceh Timur, dan Aceh Utara. Sementara di Provinsi Sumatra Utara, bantuan difokuskan di Hunian Tetap (Huntap) BAZNAS yang berada di Desa Aek Latong, Kecamatan Sipirok, Kabupaten Tapanuli Selatan. "Total hingga hari ini sudah mencapai 4.050 porsi yang tersalurkan di dua provinsi tersebut. Penyaluran di Huntap Aek Latong menjadi prioritas kami karena wilayah tersebut menampung banyak warga yang kehilangan tempat tinggal, sehingga ketersediaan pangan siap saji menjadi sangat krusial," tambah Subhan. BAZNAS menegaskan akan terus memantau perkembangan kondisi di berbagai wilayah yang terdampak bencana serta berkomitmen memperluas jangkauan program Hidangan Berkah Ramadan agar semakin banyak masyarakat yang merasakan manfaatnya. "Zakat Menguatkan Indonesia bukan hanya slogan semata. Setiap zakat dan sedekah yang dititipkan melalui BAZNAS mampu memberikan harapan bagi para penyintas bencana untuk tetap tangguh menjalankan ibadah di bulan mulia ini," jelasnya. BAZNAS juga mengajak para muzaki dan masyarakat luas untuk turut berpartisipasi membantu para korban bencana melalui program Dompet Bencana dan Kemanusiaan BAZNAS. Donasi dapat disalurkan melalui rekening:BSI 1034035292a.n. BAZNAS Kota Cirebon atau melalui laman: kotacirebon.baznas.go.id/sedekah Melalui dukungan masyarakat, diharapkan semakin banyak penyintas bencana yang dapat terbantu dan merasakan keberkahan Ramadan.
BERITA11/03/2026 | Admin | Akate
Cara Bayar Zakat Penghasilan Online di BAZNAS Kota Cirebon, Panduan Lengkap
Cara Bayar Zakat Penghasilan Online di BAZNAS Kota Cirebon, Panduan Lengkap
Cara Membayar Zakat Penghasilan Online Melalui Kantor Digital BAZNAS Kota Cirebon Sahabat, Zakat penghasilan adalah zakat yang dikeluarkan dari pendapatan yang diterima secara rutin, baik bulanan maupun periodik. Kini masyarakat dapat menunaikan zakat penghasilan secara online melalui Kantor Digital BAZNAS Kota Cirebon dengan proses yang cepat dan mudah. Berikut langkah-langkahnya Bayar Zakat Penghasilan Online di BAZNAS Kota Cirebon: 1. Kunjungi website https://kotacirebon.baznas.go.id/ 2. Klik menu Bayar Zakat. 3. Pilih jenis dana Zakat. 4. Pilih sub jenis dana Zakat Penghasilan. 5. Masukkan nominal zakat yang akan dibayarkan. 6. Isi data identitas muzaki. 7. Klik Pilih Pembayaran. 8. Pilih metode pembayaran. 9. Pembayaran selesai. Setelah pembayaran berhasil, Bukti Setor Zakat (BSZ) akan langsung dikirim melalui email. Melalui layanan ini, BAZNAS Kota Cirebon mengajak masyarakat untuk menunaikan zakat penghasilan secara rutin sebagai bentuk kepedulian terhadap sesama. Terima kasih kepada Muzaki, Munfik, dan Mushodik yang telah mempercayakan penyaluran zakat, infak, dan sedekahnya melalui BAZNAS Kota Cirebon, Zakat anda telah menyelamatkan nasib saudara-saudara kita yang kekurangan. Yuk, terus berzakat dan bantu lebih banyak masyarakat yang membutuhkan! Segera tunaikan zakat Anda melalui kantor digital BAZNAS Kota Cirebon: atau dengan cara transfer ke rekening:BSI 1034035292a.n BAZNAS Kota Cirebon??????Konfirmasi & Informasi pelayanan jemput Zakat hubungi :WhatsApp: 0851-9500-2005 Email: [email protected]????manfaatzakat, berkahzakat, baznaskotacirebon, zakatbaznas, bantuanbaznas, infaq, sedekahonline, cirebonsehat, zakatmaal, zakatpenghasilan, infak, kotacirebon, FAQ Cara Bayar Zakat Penghasilan Online di BAZNAS Kota Cirebon, Panduan Lengkap Apa itu zakat penghasilan? Zakat penghasilan adalah zakat yang dikeluarkan dari pendapatan yang diperoleh secara rutin seperti gaji atau honor. Berapa zakat penghasilan yang harus dibayar? Besaran zakat penghasilan adalah 2,5 persen dari penghasilan yang telah mencapai nisab. Bagaimana cara membayar zakat penghasilan secara online? Muzaki dapat membayar zakat penghasilan melalui website Kantor Digital BAZNAS Kota Cirebon.
BERITA09/03/2026 | Admin | Akate
BAZNAS dan Blibli Ajak Masyarakat Berbagi Paket Ramadan Bahagia
BAZNAS dan Blibli Ajak Masyarakat Berbagi Paket Ramadan Bahagia
Jakarta – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI berkolaborasi dengan Blibli menghadirkan program Berbagi Bersama melalui penyaluran Paket Ramadan Bahagia untuk membantu masyarakat fakir miskin selama bulan suci Ramadan. Program ini berlangsung pada 19 Februari hingga 19 Maret 2026. Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pengumpulan, Rizaludin Kurniawan, mengatakan Ramadan merupakan momentum istimewa bagi umat Islam untuk memperbanyak amal sekaligus memperkuat kepedulian sosial terhadap sesama. Menurutnya, di tengah kondisi ekonomi yang menantang dan meningkatnya harga kebutuhan pokok, masih banyak keluarga yang harus berjuang untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Karena itu, kolaborasi antara BAZNAS dan Blibli melalui program Paket Ramadan Bahagia diharapkan dapat membantu meringankan beban masyarakat yang membutuhkan. “Kami menyampaikan terima kasih kepada Blibli atas kepercayaannya berkolaborasi bersama BAZNAS untuk menyalurkan Paket Ramadan Bahagia bagi para mustahik. Mari kita tingkatkan semangat berbagi di bulan suci Ramadan ini,” ujar Rizaludin. Ia menjelaskan, setiap donasi yang disalurkan dalam program ini akan dikonversikan menjadi Paket Ramadan Bahagia senilai Rp190.000. Paket tersebut berisi berbagai kebutuhan pokok rumah tangga, seperti beras, minyak goreng, gula, wafer, sirup, dan susu. “Bantuan ini diharapkan tidak hanya membantu memenuhi kebutuhan harian, tetapi juga memberikan ketenangan dan rasa layak bagi para penerima manfaat selama menjalani ibadah di bulan Ramadan,” jelasnya. Sementara itu, Group Head Digital Product Blibli, Lay Ridwan Gautama, mengatakan teknologi dapat menjadi jembatan untuk memperluas dampak kebaikan di masyarakat. Menurutnya, kolaborasi dengan BAZNAS memungkinkan pelanggan Blibli untuk berdonasi dengan lebih mudah, aman, dan transparan melalui aplikasi. “Melalui program Berbagi Bersama ini, kami ingin menghadirkan kemudahan bagi pelanggan untuk berdonasi secara praktis. Kami berharap semakin banyak masyarakat yang tergerak untuk berbagi di bulan Ramadan,” ujarnya. Masyarakat yang ingin berdonasi dapat melakukannya melalui aplikasi Blibli dengan memilih menu Isi Ulang dan Tagihan, kemudian memilih Donasi dan program Berbagi Bersama Blibli – Paket Ramadan Bahagia. Donasi sebesar Rp190.000 setara dengan satu paket bantuan yang akan disalurkan kepada keluarga yang membutuhkan. Melalui proses donasi digital yang praktis tersebut, diharapkan semakin banyak masyarakat dapat berpartisipasi dalam menebarkan kebaikan selama Ramadan.
BERITA09/03/2026 | Admin | Akate
Cara Bayar Zakat Profesi Online di BAZNAS Kota Cirebon, Mudah dan Resmi
Cara Bayar Zakat Profesi Online di BAZNAS Kota Cirebon, Mudah dan Resmi
Zakat profesi merupakan zakat yang dikeluarkan dari penghasilan atau pendapatan yang diperoleh dari pekerjaan atau profesi tertentu. Sebagai bentuk kemudahan pelayanan, BAZNAS Kota Cirebon menyediakan layanan pembayaran zakat profesi secara online melalui Kantor Digital. Melalui layanan ini, muzaki dapat menunaikan zakat profesi dengan mudah, aman, dan transparan. Langkah membayar zakat profesi online: 1. Kunjungi website https://kotacirebon.baznas.go.id/ 2. Klik menu Bayar Zakat. 3. Pilih jenis dana “Zakat”. 4. Pilih sub jenis dana “Zakat Profesi / Penghasilan”. 5. Masukkan nominal zakat profesi. 6. Isi identitas muzaki. 7. Klik Pilih Pembayaran. 8. Pilih metode pembayaran yang tersedia. 9. Pembayaran selesai. Setelah proses pembayaran selesai, Bukti Setor Zakat (BSZ) akan dikirim secara otomatis melalui email. Dengan menunaikan zakat profesi melalui BAZNAS Kota Cirebon, masyarakat turut membantu program pemberdayaan ekonomi umat yang dikelola secara profesional dan amanah. Terima kasih kepada Muzaki, Munfik, dan Mushodik yang telah mempercayakan penyaluran zakat, infak, dan sedekahnya melalui BAZNAS Kota Cirebon, Zakat anda telah menyelamatkan nasib saudara-saudara kita yang kekurangan. Yuk, terus berzakat dan bantu lebih banyak masyarakat yang membutuhkan! Segera tunaikan zakat Anda melalui kantor digital BAZNAS Kota Cirebon: atau dengan cara transfer ke rekening:BSI 1034035292a.n BAZNAS Kota Cirebon??????Konfirmasi & Informasi pelayanan jemput Zakat hubungi :WhatsApp: 0851-9500-2005 Email: [email protected] FAQ Cara Bayar Zakat Profesi Online di BAZNAS Kota Cirebon, Mudah dan Resmi Apa itu zakat profesi? Zakat profesi adalah zakat yang dikeluarkan dari penghasilan yang diperoleh dari pekerjaan atau profesi. Berapa persen zakat profesi? Zakat profesi memiliki kadar sebesar 2,5 persen dari penghasilan yang telah mencapai nisab. Apakah zakat profesi bisa dibayar online? Ya, zakat profesi dapat dibayarkan secara online melalui website BAZNAS Kota Cirebon. Apakah pembayaran zakat profesi mendapatkan bukti? Setelah pembayaran berhasil, muzaki akan menerima Bukti Setor Zakat (BSZ) melalui email.
BERITA09/03/2026 | Admin | Akate
Cara Bayar Fidyah Online di BAZNAS Kota Cirebon, Praktis Tanpa Harus Datang ke Kantor
Cara Bayar Fidyah Online di BAZNAS Kota Cirebon, Praktis Tanpa Harus Datang ke Kantor
Fidyah merupakan kewajiban bagi sebagian umat Islam yang tidak dapat menjalankan ibadah puasa Ramadhan karena kondisi tertentu seperti usia lanjut atau sakit yang tidak memungkinkan untuk berpuasa. Sebagai bentuk kemudahan bagi masyarakat, kini pembayaran fidyah dapat dilakukan secara online melalui Kantor Digital BAZNAS Kota Cirebon. Dengan sistem pembayaran digital ini, masyarakat dapat menunaikan fidyah secara praktis tanpa harus datang langsung ke kantor. Berikut langkah-langkah membayar fidyah secara online: Cara membayar fidyah online: 1. Kunjungi website https://kotacirebon.baznas.go.id/ 2. Klik menu “Bayar Zakat” di bagian bawah halaman. 3. Pilih jenis dana “Fidyah”. 4. Masukan jumlah hari fidyah. 5. Isi identitas pembayar. 6. Klik “Pilih Pembayaran”. 7. Pilih metode pembayaran yang diinginkan. 8. Pembayaran selesai. Setelah pembayaran berhasil, Bukti Setor Zakat (BSZ) akan dikirim otomatis melalui email. Dengan membayar fidyah melalui BAZNAS Kota Cirebon, masyarakat turut berkontribusi membantu para mustahik yang membutuhkan bantuan pangan. Sudah memiliki kewajiban fidyah Ramadan? Tunaikan fidyah Anda melalui BAZNAS Kota Cirebon agar disalurkan dalam bentuk makanan kepada fakir miskin secara tepat sasaran dan sesuai syariat. Ingin memastikan fidyah Anda tersalurkan sesuai ketentuan satu mud makanan pokok? Percayakan penyalurannya melalui BAZNAS Kota Cirebon.Segera tunaikan fidyah Ramadan Anda melalui BAZNAS Kota Cirebon. Mari pastikan kewajiban ibadah terpenuhi dan manfaatnya benar-benar dirasakan oleh masyarakat fakir miskin di Kota Cirebon. FAQ Cara Bayar Fidyah Online di BAZNAS Kota Cirebon Apa itu fidyah dalam Islam? Fidyah adalah kewajiban memberi makan kepada fakir miskin sebagai pengganti puasa Ramadhan yang tidak dapat dilakukan karena alasan tertentu seperti sakit atau usia lanjut. Siapa yang wajib membayar fidyah? Fidyah wajib bagi orang yang tidak mampu berpuasa dan tidak memungkinkan mengganti puasa di lain waktu. Apakah fidyah bisa dibayar secara online? Ya, fidyah dapat dibayarkan secara online melalui website Kantor Digital BAZNAS Kota Cirebon. Apakah fidyah yang dibayarkan melalui BAZNAS disalurkan kepada yang berhak? Ya, fidyah akan disalurkan kepada para mustahik sesuai ketentuan syariat.
BERITA09/03/2026 | Admin | Akate
BAZNAS Hadirkan Program “Pesantren 1000 Cahaya Ramadan” bagi Penyandang Disabilitas di Bogor
BAZNAS Hadirkan Program “Pesantren 1000 Cahaya Ramadan” bagi Penyandang Disabilitas di Bogor
Bogor – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI menghadirkan keceriaan Ramadan bagi kelompok disabilitas melalui program “Pesantren 1000 Cahaya Ramadan” yang dilaksanakan bersama mahasiswa Beasiswa Cendekia BAZNAS (BCB) IPB University di Yayasan Penyandang Disabilitas Kota Bogor, Sabtu (7/3/2026). Sebanyak 45 anak penyandang disabilitas mengikuti rangkaian kegiatan dengan penuh antusias. Salah satu kegiatan yang dilakukan adalah sesi kreatif mewarnai sketsa bendera Palestina sebagai bentuk pengenalan nilai solidaritas kemanusiaan sejak dini kepada anak-anak. Kepala Divisi Pendidikan dan Dakwah BAZNAS RI, Farid Septian, menjelaskan program ini merupakan gerakan serentak yang dilaksanakan oleh mahasiswa BCB di 233 titik yang tersebar di 30 provinsi di Indonesia serta 10 negara, termasuk menjangkau pengungsi Palestina di kawasan Timur Tengah. “Pesantren 1000 Cahaya Ramadan dirancang untuk memberikan inspirasi sekaligus pengajaran keislaman bagi kelompok difabel dan masyarakat marginal yang mungkin belum mendapatkan akses pendidikan agama secara memadai,” ujar Farid. Menurutnya, program tersebut menjadi bukti bahwa dana zakat dapat dimanfaatkan secara inklusif untuk menjangkau berbagai kelompok masyarakat. “Ini adalah bukti nyata bahwa zakat bersifat inklusif dan hadir menjadi cahaya bagi semua kalangan,” tambahnya. Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Saidah Sakwan, menegaskan komitmen BAZNAS untuk terus merangkul kelompok rentan, termasuk anak-anak disabilitas. “Melalui program ini, kita tidak hanya memberikan pendampingan materi, tetapi juga menumbuhkan semangat literasi dan spiritualitas bagi mereka yang memiliki keterbatasan akses terhadap fasilitas yang memadai,” ujarnya. Apresiasi juga disampaikan Kepala Unit Wakaf dan Dana Sosial IPB University, Alla Asmara. Ia menilai program tersebut menjadi sarana yang baik untuk menumbuhkan kepedulian sosial mahasiswa terhadap masyarakat. “Kegiatan yang dilakukan mahasiswa BCB menunjukkan empati yang luar biasa. Semoga aksi sosial ini membawa manfaat dan keberkahan yang luas di bulan Ramadan,” ujarnya. Sementara itu, Ketua Perkumpulan Penyandang Disabilitas Indonesia Cabang Kota Bogor, Taufik, menyampaikan apresiasi atas perhatian BAZNAS kepada komunitas disabilitas. Ia mengungkapkan bahwa lembaganya masih berupaya secara mandiri untuk memenuhi kebutuhan operasional serta pelatihan bagi guru berkebutuhan khusus. “Kami berterima kasih kepada BAZNAS atas program ini. Kami ingin menunjukkan bahwa penyandang disabilitas juga dapat berdaya jika diberikan kesempatan yang setara,” kata Taufik. Manfaat kegiatan tersebut juga dirasakan para orang tua. Salah satunya Siti Salimah, ibu dari Nabilah yang merupakan penyandang autisme. Ia mengaku bersyukur atas perhatian BAZNAS kepada anak-anak disabilitas yang membutuhkan ruang kegiatan dan pembinaan. “Alhamdulillah, terima kasih BAZNAS sudah hadir di sini. Kegiatan ini sangat bermanfaat bagi anak-anak kami. Semoga perhatian seperti ini terus berlanjut agar anak-anak istimewa ini tetap semangat,” ujarnya. Melalui program ini, BAZNAS berharap semangat kebersamaan dan kepedulian terhadap kelompok disabilitas dapat terus tumbuh, sekaligus menghadirkan Ramadan yang lebih bermakna bagi semua kalangan.
BERITA09/03/2026 | BAZNAS
Ivan Gunawan Ajak Masyarakat Tunaikan Zakat melalui BAZNAS di Bulan Ramadan
Ivan Gunawan Ajak Masyarakat Tunaikan Zakat melalui BAZNAS di Bulan Ramadan
Bekasi – Desainer sekaligus figur publik Ivan Gunawan mengajak masyarakat Indonesia untuk menunaikan zakat, infak, dan sedekah, khususnya pada Ramadan 2026, melalui Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) sebagai lembaga resmi negara yang menyalurkan bantuan kepada masyarakat yang membutuhkan. Ajakan tersebut disampaikan Ivan saat acara Grand Opening New Store Mandjha Ivan Gunawan di Jatiwaringin, Bekasi, Jawa Barat, Sabtu (7/3/2026). Kegiatan ini turut dihadiri Ketua BAZNAS RI Noor Achmad serta Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pengumpulan Rizaludin Kurniawan. Dalam kesempatan itu, Ivan menilai BAZNAS merupakan lembaga yang memiliki sistem pengelolaan dan penyaluran dana zakat yang jelas serta terstruktur, sehingga bantuan dapat disalurkan secara tepat sasaran kepada masyarakat yang membutuhkan. “Karena BAZNAS adalah lembaga negara, kita harus percaya agar penyaluran bantuannya juga lebih tepat sasaran,” ujar Ivan. Ivan juga mengungkapkan bahwa dirinya memiliki komitmen untuk menyalurkan sebagian keuntungan dari bisnisnya melalui berbagai program sosial yang bekerja sama dengan BAZNAS. “Biasanya kami mengadakan kegiatan charity di pertengahan tahun. Kami punya komitmen bahwa sebagian keuntungan dari Mandjha ingin kami kembalikan lagi kepada masyarakat,” katanya. Menurut Ivan, menyalurkan bantuan secara mandiri tidak selalu mudah. Karena itu, kolaborasi dengan BAZNAS dinilai dapat mempermudah proses distribusi bantuan, baik untuk program kemanusiaan di dalam negeri maupun luar negeri. “Lewat BAZNAS saya mendapatkan kemudahan untuk menyalurkan bantuan, bukan hanya untuk ke luar negeri, tetapi juga untuk masyarakat yang membutuhkan di dalam negeri,” ujarnya. Ia pun mengajak masyarakat memanfaatkan momentum Ramadan untuk menunaikan kewajiban zakat sekaligus memperbanyak sedekah melalui lembaga resmi. “Di bulan Ramadan ini kita juga punya kewajiban untuk berzakat. Teman-teman bisa menunaikan zakat melalui BAZNAS,” kata Ivan. Sementara itu, Ketua BAZNAS RI Noor Achmad menyampaikan apresiasi atas komitmen dan konsistensi Ivan Gunawan yang terus mempercayakan penyaluran bantuannya melalui BAZNAS, baik untuk program kemanusiaan di dalam negeri maupun di luar negeri. Menurutnya, keterlibatan figur publik memiliki peran penting dalam meningkatkan kesadaran masyarakat untuk menunaikan zakat melalui lembaga resmi. “Dengan adanya dukungan dari publik figur dan influencer, gerakan cinta zakat semakin meningkat. Dakwah zakat tidak bisa dilakukan BAZNAS sendiri, tetapi perlu melibatkan banyak pihak,” ujarnya. Hal senada disampaikan Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pengumpulan Rizaludin Kurniawan. Ia menyebut BAZNAS telah bekerja sama dengan Ivan Gunawan sejak tahun lalu dan berbagai bantuan telah disalurkan melalui kolaborasi tersebut, termasuk untuk program kemanusiaan di Palestina serta sejumlah program sosial di Indonesia. “Mudah-mudahan kolaborasi ini dapat terus berlanjut dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat,” katanya.
BERITA09/03/2026 | BAZNAS
Presiden Prabowo Apresiasi Peran BAZNAS dalam Menyalurkan Bantuan untuk Palestina
Presiden Prabowo Apresiasi Peran BAZNAS dalam Menyalurkan Bantuan untuk Palestina
Jakarta – Prabowo Subianto memberikan apresiasi kepada Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI atas kontribusinya dalam menyalurkan bantuan kemanusiaan bagi masyarakat Palestina. Apresiasi tersebut disampaikan Presiden Prabowo dalam acara silaturahmi bersama 121 kiai, ulama, dan pimpinan organisasi kemasyarakatan Islam yang digelar di Istana Merdeka, Kamis (5/3/2026). Dalam kesempatan itu, suasana haru mewarnai acara ketika Presiden Prabowo menyaksikan video dokumentasi pengiriman bantuan kemanusiaan dari BAZNAS yang diterima langsung oleh masyarakat Palestina. Presiden tampak meneteskan air mata saat menyampaikan apresiasinya terhadap peran BAZNAS dalam membantu rakyat Palestina. “Luar biasa, terima kasih BAZNAS. Anda mewakili bangsa Indonesia, Anda mewakili umat Islam di Indonesia. Bantuan Anda sangat dirasakan oleh masyarakat Palestina,” ujar Presiden Prabowo dengan suara bergetar. Presiden juga menegaskan bahwa pemerintah memberikan dukungan penuh terhadap proses distribusi bantuan kemanusiaan tersebut. Pemerintah bahkan menyiapkan sarana pengiriman udara, termasuk pesawat Hercules dan sistem bantuan udara (airdrop), guna memastikan bantuan logistik dapat sampai kepada masyarakat yang membutuhkan. “Banyak bahan-bahan yang diterjunkan adalah bahan-bahan melalui BAZNAS. Saya berterima kasih atas nama pemerintah dan bangsa Indonesia atas bantuan saudara-saudara BAZNAS yang mengorganisirnya,” tambahnya. Momen emosional tersebut disambut tepuk tangan para kiai dan tokoh Islam yang hadir dalam acara tersebut. Pertemuan ini tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga momentum memperkuat komitmen solidaritas kemanusiaan Indonesia terhadap rakyat Palestina yang tengah menghadapi krisis. Presiden menilai keberhasilan BAZNAS dalam menghimpun dan menyalurkan bantuan secara tepat sasaran merupakan bukti nyata amanah umat Islam Indonesia yang diwujudkan dalam aksi kemanusiaan global. Selain itu, selama Ramadan 1447 Hijriah, BAZNAS juga menghadirkan berbagai program bantuan kemanusiaan untuk Palestina. Bantuan tersebut meliputi paket makanan, makanan siap saji, layanan kesehatan, penyediaan air bersih, pakaian, tenda permukiman dan tenda rumah, selimut, tenda masjid, hingga tenda kelas bagi anak-anak di wilayah terdampak konflik. Program tersebut diharapkan dapat membantu meringankan beban masyarakat Palestina sekaligus menjadi wujud nyata solidaritas kemanusiaan dari masyarakat Indonesia.
BERITA09/03/2026 | BAZNAS
BAZNAS dan PT Abdi Herba Alami Kolaborasi Program Sedekah Produk Madu
BAZNAS dan PT Abdi Herba Alami Kolaborasi Program Sedekah Produk Madu
Jakarta – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI menjalin kerja sama dengan PT Abdi Herba Alami dalam program Sedekah Produk sebagai upaya memperkuat pendanaan operasional program kemanusiaan. Kolaborasi ini diumumkan pada Jumat (6/3/2026). Melalui kerja sama tersebut, PT Abdi Herba Alami berkomitmen menyisihkan Rp2.500 dari setiap botol madu yang diproduksi untuk disalurkan kepada BAZNAS. Donasi tersebut berasal dari penjualan produk madu AHA Walafiat yang dipasarkan perusahaan. Direktur PT Abdi Herba Alami, Abdi Rizal, menjelaskan alokasi dana dari setiap penjualan produk madu tersebut diharapkan dapat memperkuat dukungan operasional BAZNAS secara berkelanjutan, sehingga program-program bantuan bagi masyarakat dapat berjalan lebih efektif. Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pengumpulan, Rizaludin Kurniawan, menyambut baik inisiatif tersebut sebagai bentuk inovasi dalam pengembangan filantropi Islam di Indonesia. “Kolaborasi ini merupakan dukungan yang luar biasa. Bukan sekadar tentang jumlah donasi yang terkumpul, tetapi juga bentuk kerja sama yang perlu terus diperkuat untuk kemajuan peradaban zakat di Indonesia,” ujarnya dalam keterangan tertulis. Rizaludin menambahkan, keterlibatan sektor swasta memiliki peran penting dalam memperkuat gerakan sosial serta membangun kepercayaan publik terhadap pengelolaan zakat dan dana kemanusiaan. Ia berharap langkah PT Abdi Herba Alami dapat menjadi inspirasi bagi perusahaan lain untuk turut berpartisipasi dalam berbagai program sosial melalui kolaborasi bersama BAZNAS. Sementara itu, Direktur Pengumpulan Perorangan BAZNAS RI, Fitriansyah Agus Setiawan, menilai kerja sama tersebut tidak hanya memberikan dukungan material, tetapi juga memperkuat ekosistem zakat nasional. “Semoga kolaborasi ini menjadi inspirasi kebaikan. Semakin banyak pihak yang terlibat, termasuk relawan dalam gerakan zakat, insyaallah akan semakin memudahkan langkah BAZNAS dalam meningkatkan kepercayaan masyarakat,” ujarnya. Pada kesempatan yang sama, pimpinan PT Abdi Herba Alami, I Gusti Made Ardikabudi, menyampaikan apresiasi atas terjalinnya kolaborasi strategis dengan BAZNAS. Ia menegaskan bahwa perusahaan yang berada di bawah naungan Yayasan Anak Bangsa Mengabdi tersebut sejak awal berdiri memegang prinsip bahwa usaha tidak hanya bertujuan untuk pertumbuhan bisnis, tetapi juga memberikan manfaat bagi masyarakat. Menurutnya, setiap produk yang dipasarkan tidak hanya membawa manfaat kesehatan, tetapi juga mengandung nilai sedekah yang dapat membantu masyarakat yang membutuhkan. “Setiap produk yang terdistribusi diharapkan tidak hanya memberikan manfaat kesehatan, tetapi juga menghadirkan nilai sedekah yang mengalir kepada saudara-saudara kita yang membutuhkan,” tuturnya.
BERITA09/03/2026 | BAZNAS
BAZNAS dan PBPI Gelar Padel Charity Tournament 2026 untuk Bantu Korban Bencana
BAZNAS dan PBPI Gelar Padel Charity Tournament 2026 untuk Bantu Korban Bencana
Jakarta – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI bersama Perkumpulan Besar Padel Indonesia (PBPI), All in One Indonesia, dan Smash Padel berkolaborasi menyelenggarakan Padel Charity Tournament 2026. Turnamen olahraga yang mengusung konsep charity ini akan digelar di Smash Padel, kawasan TB Simatupang, Jakarta, pada Sabtu, 11 April 2026. Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pengumpulan, Rizaludin Kurniawan, mengatakan kolaborasi lintas sektor antara lembaga sosial, komunitas olahraga, dan pelaku industri merupakan inovasi untuk mendorong partisipasi publik dalam membantu masyarakat yang membutuhkan, khususnya korban bencana di wilayah Aceh dan Sumatra. Menurutnya, kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi olahraga, tetapi juga sarana untuk memperkuat kepedulian sosial melalui penggalangan donasi. “Kami ingin menekankan bahwa turnamen ini bukan sekadar kompetisi olahraga yang sehat, tetapi juga upaya untuk membantu masyarakat yang membutuhkan, khususnya dalam pemulihan wilayah terdampak bencana di Sumatra,” ujar Rizaludin di kantor BAZNAS, Jakarta, Jumat (6/3/2026). Ia juga menyampaikan apresiasi kepada berbagai pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan kegiatan tersebut, termasuk All in One Indonesia sebagai penggagas konsep turnamen, Smash Padel sebagai penyedia venue, serta PBPI yang terus mendorong pengembangan olahraga padel di Indonesia. BAZNAS, lanjut Rizaludin, juga membuka peluang bagi pelaku industri, komunitas, maupun influencer yang ingin terlibat sebagai sponsor dalam kegiatan Padel Charity Tournament 2026. “Kolaborasi ini tidak hanya bertujuan menguatkan olahraga di Indonesia, tetapi juga memberikan dampak nyata bagi program-program sosial,” tambahnya. Sementara itu, perwakilan manajemen All in One Indonesia, Alit Dwinanda, menuturkan bahwa olahraga tidak hanya tentang kompetisi, tetapi juga tentang solidaritas dan kepedulian terhadap sesama. “Melalui kegiatan ini kami ingin menghadirkan ruang di mana komunitas olahraga, dunia usaha, dan kegiatan sosial dapat bertemu dalam satu tujuan, yaitu berolahraga sekaligus berbagi,” katanya. Manajemen Smash Padel, Arsyie, juga menyambut baik penyelenggaraan turnamen tersebut. Ia berharap kolaborasi ini dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat melalui aksi donasi yang dihimpun bersama BAZNAS. Hal senada disampaikan Ketua Umum PBPI, Gino Korompis. Ia menilai kegiatan charity sport ini merupakan inisiatif yang baik di tengah berkembangnya olahraga padel di Indonesia. “Kami berharap masyarakat dapat ikut berpartisipasi dan mendukung kegiatan ini. Melalui olahraga, kita juga bisa berkontribusi membantu masyarakat yang membutuhkan,” ujarnya. Dalam turnamen tersebut, pertandingan akan menggunakan sistem grouping stage round yang dilanjutkan dengan knockout round. Turnamen terdiri dari dua kategori, yakni Men Bronze dan Mix Bronze. Padel Charity Tournament 2026 akan berlangsung mulai pukul 08.00 hingga 17.00 WIB. Biaya pendaftaran ditetapkan sebesar Rp2,5 juta per tim, sementara masyarakat dapat menyaksikan pertandingan secara langsung tanpa dipungut biaya masuk.
BERITA09/03/2026 | BAZNAS
BAZNAS dan Amanda Brownies Ajak Masyarakat Belanja Sambil Bersedekah
BAZNAS dan Amanda Brownies Ajak Masyarakat Belanja Sambil Bersedekah
Jakarta – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI berkolaborasi dengan Amanda Brownies mengajak masyarakat untuk berbelanja sambil bersedekah melalui Program Sedekah Pelanggan dan Sedekah Penjualan Produk. Program ini bertujuan mendukung penyebaran Al-Qur’an ke berbagai wilayah di Indonesia. Melalui program tersebut, setiap pembelian produk Amanda Brownies Pink Marble akan disisihkan sebesar Rp1.000 per kotak untuk disalurkan melalui BAZNAS dalam program distribusi Al-Qur’an. Program ini dilaksanakan di 140 outlet Amanda Brownies yang tersebar di seluruh Indonesia. Peluncuran program dilakukan di AEON Mall Jakarta Garden City pada Jumat (6/3/2026). Acara ini dihadiri oleh Deputi I Bidang Pengumpulan BAZNAS RI Arifin Purwakananta, General Manager Amanda Brownies Endi Yunarso, serta Direktur Pemberdayaan Zakat dan Wakaf Kementerian Agama Republik Indonesia Waryono Abdul Ghofur. Dalam kesempatan tersebut, Arifin Purwakananta menyampaikan apresiasi kepada Amanda Brownies atas inisiatif menghadirkan program sedekah melalui aktivitas penjualan produk. Menurutnya, program tersebut dapat menjadi contoh bagi dunia usaha untuk menggabungkan kegiatan bisnis dengan gerakan sosial. “Di satu sisi perusahaan menjalankan aktivitas bisnisnya, namun di sisi lain juga mengajak masyarakat berbagi kepada sesama melalui mekanisme yang sederhana,” ujar Arifin. Ia berharap langkah Amanda Brownies dapat diikuti oleh berbagai brand di Indonesia sehingga semakin banyak masyarakat yang dapat bersedekah melalui aktivitas sehari-hari seperti berbelanja. Arifin menambahkan, dana yang terkumpul nantinya akan digunakan untuk mendistribusikan Al-Qur’an ke berbagai wilayah, termasuk pesantren, masjid, musala, hingga daerah terpencil serta kepada para mualaf yang membutuhkan. Selain itu, ia menegaskan bahwa pengelolaan dana yang dihimpun BAZNAS dilakukan secara transparan dan diawasi melalui berbagai mekanisme pengawasan. “BAZNAS diawasi secara berlapis, mulai dari pengawasan internal, pengawasan syariah oleh Kementerian Agama, audit Kantor Akuntan Publik, hingga audit ISO. Jadi apa yang kami lakukan aman secara syar’i dan regulasi,” jelasnya. Sementara itu, Waryono Abdul Ghofur turut mengapresiasi kolaborasi antara BAZNAS dan Amanda Brownies. Menurutnya, kerja sama lintas sektor menjadi langkah penting untuk memperluas dampak sosial bagi masyarakat. Ia menilai program tersebut menghadirkan pendekatan baru dalam kegiatan konsumsi masyarakat. “Selama ini aktivitas belanja cenderung bersifat konsumtif. Namun melalui program ini, aktivitas belanja juga memiliki nilai ibadah karena ada unsur sedekah di dalamnya,” ujarnya. General Manager Amanda Brownies, Endi Yunarso, mengatakan program Sedekah Al-Qur’an ini merupakan kolaborasi pertama perusahaan dengan BAZNAS. Ia menjelaskan program tersebut telah mulai dijalankan sejak 21 Februari dan mendapatkan respons positif dari para konsumen. “Dalam dua hari pertama pelaksanaannya, kami sudah melihat nominal donasi yang cukup signifikan secara nasional. Respons dari pelanggan juga sangat baik karena mereka tidak sungkan untuk ikut berdonasi,” kata Endi. Ia berharap kolaborasi ini dapat terus berlanjut dengan berbagai program sosial lainnya bersama BAZNAS. Endi juga mengajak masyarakat untuk berpartisipasi dalam program tersebut dengan membeli produk Amanda Brownies Pink Marble di gerai Amanda Brownies di seluruh Indonesia atau berdonasi melalui fasilitas QRIS yang tersedia.
BERITA09/03/2026 | BAZNAS
BAZNAS Hadirkan Layanan Pengobatan Gratis bagi Mustahik di Bekasi
BAZNAS Hadirkan Layanan Pengobatan Gratis bagi Mustahik di Bekasi
Bekasi – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI melalui Rumah Sehat BAZNAS (RSB) menghadirkan layanan pengobatan gratis bagi masyarakat, khususnya para mustahik di sekitar Masjid Raya Al Azhar Jababeka, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat. Program ini bertujuan mempermudah akses layanan kesehatan bagi masyarakat yang membutuhkan Kegiatan tersebut diikuti oleh 120 penerimBekasi – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI melalui Rumah Sehat BAZNAS (RSB) menghadirkan layanan pengobatan gratis bagi masyarakat, khususnya para mustahik di sekitar Masjid Raya Al Azhar Jababeka, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat. Program ini bertujuan mempermudah akses layanan kesehatan bagi masyarakat yang membutuhkan manfaat dan turut dihadiri oleh Plt Bupati Bekasi, Asep Surya Atmaja, yang juga berprofesi sebagai dokter. Dalam kesempatan itu, ia turut membantu melakukan pemeriksaan kesehatan kepada masyarakat. Adapun layanan kesehatan yang diberikan meliputi pemeriksaan kesehatan, konsultasi medis, hingga tindakan pengobatan. Masyarakat juga memperoleh obat-obatan sesuai dengan hasil diagnosis dari tenaga medis. Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Saidah Sakwan, mengatakan program layanan kesehatan gratis ini merupakan bagian dari upaya BAZNAS dalam meningkatkan kesejahteraan mustahik melalui pemanfaatan dana zakat. “Zakat yang disalurkan para muzaki kami jaga amanahnya dan didistribusikan kepada delapan asnaf yang benar-benar membutuhkan,” ujar Saidah dalam keterangan tertulis di Jakarta, Jumat (6/3/2026). Ia menegaskan, program tersebut bertujuan memastikan masyarakat, khususnya mustahik, dapat memperoleh layanan kesehatan yang layak dan mudah dijangkau. “Kami ingin memastikan masyarakat yang membutuhkan dapat merasakan langsung manfaat zakat, termasuk melalui layanan kesehatan yang memadai,” tambahnya. Menurut Saidah, kesehatan merupakan salah satu faktor penting yang memengaruhi tingkat kesejahteraan masyarakat. Kondisi kesehatan yang menurun sering kali berdampak pada meningkatnya beban ekonomi keluarga. “Seringkali kemiskinan muncul ketika kesehatan menurun. Karena itu, BAZNAS hadir untuk membantu mencegah kondisi tersebut,” jelasnya. BAZNAS, lanjut Saidah, akan terus menghadirkan berbagai program sosial dan kemanusiaan, termasuk layanan kesehatan, guna membantu masyarakat yang membutuhkan sekaligus memperkuat peran zakat dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat Indonesia. “Zakat harus menguatkan Indonesia, baik dari sisi sumber daya manusia maupun kesejahteraan masyarakat. Program pelayanan kesehatan ini menjadi bagian penting untuk mewujudkan hal tersebut,” ujarnya. Melalui program ini, BAZNAS berharap masyarakat tidak hanya mendapatkan layanan pengobatan, tetapi juga semakin sadar akan pentingnya menjaga kesehatan serta merasakan manfaat luas dari pengelolaan dana zakat bagi kesejahteraan umat.
BERITA09/03/2026 | BAZNAS
BAZNAS dan Yayasan Amaliah Astra Bersihkan 5.000 AC Masjid Lewat Program Ramadan Sejuk
BAZNAS dan Yayasan Amaliah Astra Bersihkan 5.000 AC Masjid Lewat Program Ramadan Sejuk
Jakarta – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI bersama Yayasan Amaliah Astra meluncurkan program “Ramadan Sejuk, Sehat, dan Bersih AC” di Gedung BAZNAS RI, Jakarta, Jumat (6/3/2026). Program yang telah memasuki tahun kelima ini menargetkan pembersihan 5.000 unit AC di 601 masjid dan musala guna menghadirkan kenyamanan bagi jemaah selama bulan suci Ramadan. Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Saidah Sakwan, menyampaikan apresiasi kepada Yayasan Amaliah Astra atas konsistensi kolaborasi dalam memberdayakan masyarakat melalui program tersebut. Menurutnya, sinergi antara lembaga filantropi Islam dan korporasi mampu menghadirkan dampak yang luas, baik secara spiritual bagi jemaah yang beribadah maupun secara ekonomi bagi para teknisi binaan yang terlibat dalam program ini. “Kami mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada Yayasan Amaliah Astra. Kolaborasi ini menunjukkan bahwa semangat gotong royong dapat memberikan manfaat yang besar bagi masyarakat,” ujar Saidah dalam sambutannya. Ia menjelaskan, program yang dikenal dengan Master AC ini tidak hanya bertujuan membersihkan fasilitas pendingin udara di masjid, tetapi juga memberdayakan mustahik agar mampu menjadi pelaku usaha mandiri. Menurut Saidah, program tersebut memiliki dua dimensi manfaat. Secara horizontal, program ini membantu meningkatkan kesejahteraan teknisi binaan agar dapat berkembang secara ekonomi. Sementara secara vertikal, upaya menjaga kebersihan dan kesejukan masjid menjadi bagian dari amal jariah yang mendukung kekhusyukan ibadah umat. “Salah satu esensi zakat adalah bertumbuh. Kami berharap para Master AC dapat meningkatkan kualitas hidup keluarganya. Kami juga memiliki harapan besar agar setiap Master AC dapat melahirkan satu sarjana di keluarganya,” ujarnya. Dalam kesempatan tersebut, Saidah juga membuka peluang kolaborasi lanjutan bersama Yayasan Amaliah Astra dalam program rekonstruksi pascabencana di wilayah Sumatera, seperti Aceh, Tapanuli, hingga Sumatera Barat. Sementara itu, Kepala Bidang Layanan Amal Yayasan Amaliah Astra, Gama Yogotomo, menyampaikan apresiasinya kepada BAZNAS RI atas dukungan yang memungkinkan perluasan jangkauan program. Ia menjelaskan bahwa sejak masa pandemi, Astra telah melatih 1.865 teknisi AC yang berasal dari kalangan pemuda putus sekolah dan pengangguran produktif agar memiliki keterampilan kerja. “Kami sangat berterima kasih kepada BAZNAS RI karena kolaborasi ini meningkatkan jumlah masjid dan penerima manfaat secara signifikan. Jika sebelumnya kami hanya membersihkan 3.000 AC, tahun ini targetnya meningkat menjadi 5.000 unit,” jelas Gama. Hingga peluncuran program pada 6 Maret 2026, sebanyak 370 masjid dengan 2.486 unit AC telah dibersihkan oleh 377 teknisi yang terlibat dalam program ini. Program tersebut telah menjangkau 15 provinsi dan 53 kabupaten/kota, dengan potensi peningkatan pendapatan teknisi sekitar Rp928.381 per orang, serta memberikan kenyamanan beribadah bagi 131.050 jemaah selama Ramadan.
BERITA09/03/2026 | BAZNAS
Cara Bayar Zakat Maal Online di BAZNAS Kota Cirebon, Panduan Lengkap dan Resmi
Cara Bayar Zakat Maal Online di BAZNAS Kota Cirebon, Panduan Lengkap dan Resmi
Zakat maal merupakan zakat atas harta yang telah mencapai nisab dan haul sesuai ketentuan syariat Islam. Zakat ini menjadi salah satu bentuk kepedulian sosial sekaligus pembersih harta bagi setiap Muslim. Kini, masyarakat dapat menunaikan zakat maal secara online melalui Kantor Digital BAZNAS Kota Cirebon dengan proses yang mudah, cepat, dan aman. Layanan digital ini hadir untuk memberikan kemudahan kepada muzaki dalam menunaikan kewajiban zakat kapan saja tanpa harus datang langsung ke kantor pelayanan. Berikut cara menunaikan zakat maal secara online melalui website Kantor Digital BAZNAS Kota Cirebon: Langkah pembayaran zakat maal online: 1. Kunjungi website Kantor Digital BAZNAS Kota Cirebon https://kotacirebon.baznas.go.id/ 2. Klik menu “Bayar Zakat” pada bagian bawah halaman. 3. Pilih jenis dana “Zakat”. 4. Pilih sub jenis dana “Zakat Maal”. 5. Masukkan nominal zakat maal yang akan dibayarkan. 6. Isi identitas muzaki secara lengkap. 7. Klik tombol “Pilih Pembayaran”. 8. Pilih metode pembayaran yang tersedia. 9. Pembayaran selesai dilakukan. Setelah pembayaran berhasil, Bukti Setor Zakat (BSZ) akan secara otomatis dikirimkan ke email muzaki. Melalui layanan Kantor Digital ini, BAZNAS Kota Cirebon terus berupaya meningkatkan kemudahan layanan zakat agar semakin banyak masyarakat yang dapat menunaikan zakat maal dan berbagi keberkahan kepada sesama. FAQ Cara Bayar Zakat Maal Online di BAZNAS Kota Cirebon, Panduan Lengkap dan Resmi 1. Apa itu zakat maal? Zakat maal adalah zakat atas harta yang dimiliki seseorang yang telah mencapai nisab dan haul sesuai ketentuan syariat Islam. 2. Berapa persen zakat maal yang harus dibayar? Zakat maal umumnya sebesar 2,5 persen dari total harta yang telah mencapai nisab. 3. Apakah zakat maal bisa dibayar online? Ya, zakat maal dapat dibayarkan secara online melalui website resmi BAZNAS Kota Cirebon. 4. Apakah zakat maal di BAZNAS aman? BAZNAS Kota Cirebon merupakan lembaga resmi pemerintah yang mengelola zakat secara profesional, amanah, dan transparan.
BERITA06/03/2026 | Admin | Akate
Cara Bayar Zakat Fitrah Online di BAZNAS Kota Cirebon 2026, Mudah Hanya Lewat HP
Cara Bayar Zakat Fitrah Online di BAZNAS Kota Cirebon 2026, Mudah Hanya Lewat HP
Menunaikan zakat fitrah merupakan kewajiban bagi setiap Muslim yang mampu menjelang Hari Raya Idulfitri. Kini, masyarakat dapat menunaikan zakat fitrah dengan lebih mudah dan praktis melalui Kantor Digital BAZNAS Kota Cirebon tanpa harus datang langsung ke kantor. Melalui layanan digital ini, muzaki dapat membayar zakat fitrah kapan saja dan dari mana saja secara aman dan cepat. Dengan memanfaatkan teknologi digital, BAZNAS Kota Cirebon berkomitmen memberikan kemudahan kepada masyarakat dalam menunaikan kewajiban zakat serta memastikan penyalurannya tepat sasaran kepada para mustahik. Berikut langkah-langkah membayar zakat fitrah secara online melalui Kantor Digital BAZNAS Kota Cirebon: Langkah pembayaran zakat fitrah online: 1. Kunjungi website Kantor Digital BAZNAS Kota Cirebon https://kotacirebon.baznas.go.id/ 2. Klik menu “Bayar Zakat” yang terdapat di bagian bawah halaman. 3. Pilih jenis dana “Zakat”. 4. Pilih sub jenis dana “Zakat Fitrah”. 5. Masukkan nominal zakat fitrah sesuai jumlah jiwa yang akan dibayarkan. 6. Isi identitas muzaki secara lengkap. 7. Klik tombol “Pilih Pembayaran”. 8. Pilih metode pembayaran yang tersedia. 9. Pembayaran selesai. Setelah proses pembayaran berhasil dilakukan, Bukti Setor Zakat (BSZ) akan otomatis dikirimkan ke alamat email muzaki sebagai tanda bukti pembayaran resmi. Melalui layanan ini, BAZNAS Kota Cirebon berharap masyarakat semakin mudah menunaikan zakat fitrah sehingga keberkahan Ramadhan dapat dirasakan oleh seluruh umat, khususnya para penerima manfaat yang membutuhkan. FAQ Cara Bayar Zakat Fitrah Online di BAZNAS Kota Cirebon 2026, Mudah Hanya Lewat HP Apa itu zakat fitrah? Zakat fitrah adalah zakat yang wajib dikeluarkan oleh setiap Muslim menjelang Hari Raya Idulfitri sebagai bentuk penyucian diri setelah menjalankan ibadah puasa Ramadhan. Apakah zakat fitrah bisa dibayar secara online? Ya. Zakat fitrah kini dapat dibayarkan secara online melalui website Kantor Digital BAZNAS Kota Cirebon sehingga lebih mudah dan praktis. Bagaimana cara bayar zakat fitrah di BAZNAS Kota Cirebon? Kunjungi website kotacirebon.baznas.go.id, klik menu bayar zakat, pilih zakat fitrah, isi nominal dan identitas, lalu pilih metode pembayaran. Apakah setelah membayar zakat akan mendapatkan bukti? Ya. Bukti Setor Zakat (BSZ) akan otomatis dikirim melalui email setelah pembayaran berhasil.
BERITA06/03/2026 | Admin | Akate
Menag Tegaskan Zakat Tetap Rukun Islam yang Wajib Ditunaikan
Menag Tegaskan Zakat Tetap Rukun Islam yang Wajib Ditunaikan
CIREBON — Menteri Agama Republik Indonesia, Nasaruddin Umar, menyampaikan klarifikasi sekaligus permohonan maaf atas pernyataannya terkait zakat yang sempat menimbulkan kesalahpahaman di tengah masyarakat. Ia menegaskan bahwa zakat tetap merupakan kewajiban individual (fardhu ‘ain) dan bagian dari rukun Islam yang wajib ditunaikan oleh setiap Muslim yang telah memenuhi syarat. Penegasan tersebut disampaikan Menag sebagai bentuk klarifikasi kepada publik agar tidak terjadi kesalahpahaman mengenai kedudukan zakat dalam ajaran Islam. “Saya memohon maaf atas pernyataan saya yang menimbulkan kesalahpahaman. Perlu saya tegaskan, zakat adalah fardhu ‘ain dan rukun Islam yang wajib kita tunaikan,” ujar Menag Nasaruddin Umar di Jakarta, Sabtu (28/2/2026). Menurut Menag, pernyataan yang sebelumnya disampaikan dalam forum Sarasehan 99 Ekonom Syariah sebenarnya bertujuan mendorong penguatan pengelolaan dana umat agar lebih optimal. Ia mengajak agar pengembangan ekonomi syariah tidak hanya berfokus pada zakat, tetapi juga memaksimalkan berbagai instrumen filantropi Islam lainnya seperti wakaf, infak, dan sedekah. Sarasehan 99 Ekonom Syariah: Sharia Investment Forum 2026 diselenggarakan oleh Center for Sharia Economic Development (CSED) INDEF di Menara Bank Mega, Jakarta, pada 24 Februari 2026. Forum tersebut mengangkat tema “Pengarusutamaan Ekonomi Syariah sebagai Pilar Baru Pertumbuhan Ekonomi Nasional.” Dalam kesempatan tersebut, Menag juga menyoroti keberhasilan beberapa negara dalam mengelola wakaf secara profesional dan terintegrasi. Ia mencontohkan praktik pengelolaan wakaf di negara-negara seperti Qatar, Kuwait, dan Uni Emirat Arab yang mampu menjadikan wakaf sebagai motor penggerak pembangunan sosial dan ekonomi umat. “Inilah model yang ingin kita pelajari dan adaptasi untuk mempercepat kemajuan umat di Indonesia, tanpa mengurangi kewajiban zakat yang sudah jelas dalam ajaran Islam,” tegasnya. Menag berharap klarifikasi ini dapat meluruskan berbagai informasi yang berkembang di masyarakat sekaligus memperkuat pemahaman umat tentang pentingnya optimalisasi seluruh instrumen dana sosial keagamaan. Sejalan dengan hal tersebut, BAZNAS Kota Cirebon terus mengajak masyarakat untuk menunaikan zakat, infak, dan sedekah melalui lembaga resmi agar penyalurannya dapat dikelola secara amanah dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat yang membutuhkan. Yuk, terus berzakat dan bantu lebih banyak masyarakat yang membutuhkan! Segera tunaikan zakat Anda melalui kantor digital BAZNAS Kota Cirebon: atau dengan cara transfer ke rekening:BSI 1034035292a.n BAZNAS Kota Cirebon??????Konfirmasi & Informasi pelayanan jemput Zakat hubungi :WhatsApp: 0851-9500-2005 Email: [email protected]
BERITA05/03/2026 | Admin | Akate
Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kota Cirebon.

Lihat Daftar Rekening →