WhatsApp Icon
Hukum dan Tata Cara Membayar Fidyah dengan Uang Menurut Islam

KOTACIREBON.BAZNAS.GO.ID – Sahabat, Dalam Islam, fidyah merupakan kewajiban yang harus ditunaikan oleh seseorang yang tidak mampu menjalankan ibadah puasa secara penuh, seperti lansia renta atau penderita penyakit kronis yang tidak ada harapan sembuh. Fidyah menjadi bentuk kompensasi atas puasa Ramadhan yang ditinggalkan dan ditujukan untuk memenuhi kebutuhan fakir miskin.

Para ulama berbeda pendapat terkait bentuk pembayaran fidyah, apakah harus berupa makanan pokok atau boleh diganti dengan uang. Perbedaan ini menjadi rahmat dan memberikan kemudahan bagi umat Islam dalam menunaikan kewajiban syariat sesuai kondisi masing-masing.

Pandangan Mazhab Hanafi tentang Fidyah dengan Uang.

Mazhab Hanafi dikenal sebagai mazhab yang memiliki pendekatan fleksibel dan kontekstual, khususnya dalam urusan muamalah. Dalam mazhab ini, pembayaran fidyah diperbolehkan menggunakan uang, selama nilainya setara dengan makanan pokok yang diwajibkan.

Prinsip utama fidyah adalah memenuhi kebutuhan fakir miskin. Dalam kondisi tertentu, uang dinilai lebih bermanfaat karena dapat digunakan sesuai kebutuhan penerima. Oleh sebab itu, fidyah boleh ditunaikan dalam bentuk nominal uang.

“Boleh berbuka puasa bagi laki-laki dan perempuan lanjut usia yang telah hilang kekuatannya, dan wajib bagi keduanya membayar fidyah. Demikian pula bagi orang yang tidak mampu menunaikan nazar puasa seumur hidup. Setiap hari wajib membayar fidyah berupa setengah sha’ gandum atau nilai uang yang setara, dengan syarat ketidakmampuan tersebut bersifat permanen hingga meninggal dunia.”

Siapa yang Wajib Membayar Fidyah?

Fidyah hanya diwajibkan bagi mereka yang:

Tidak mampu berpuasa secara permanen, seperti lansia renta.

Menderita penyakit kronis yang tidak memiliki harapan sembuh.

Adapun bagi seseorang yang masih memungkinkan mengganti puasa, meskipun tertunda, maka kewajibannya adalah qadha, bukan fidyah. Hal ini dijelaskan sebagai berikut:

“Jika seseorang menunda qadha puasa Ramadhan hingga masuk Ramadhan berikutnya, maka ia tidak wajib membayar fidyah. Hal ini didasarkan pada pemahaman bahwa qadha puasa tidak dibatasi oleh waktu.”

Pendapat Imam Badruddin Al-‘Aini tentang Fidyah dengan Uang

Imam Badruddin Al-‘Aini menjelaskan bahwa: “Diperbolehkan membayar dengan uang dalam zakat, zakat fitrah, kafarah, membayar sepersepuluh, pajak, dan kafarah nadzar. Adapun menurut Imam Syafi’i, hal tersebut tidak diperbolehkan karena dianalogikan dengan hadyu dan kurban.”

Mazhab Hanafi juga berdalil pada riwayat yang menunjukkan adanya fleksibilitas penggantian bentuk harta dalam kewajiban ibadah maliyah, selama nilainya setara dan tetap memenuhi tujuan syariat.

Besaran Fidyah Menurut Mazhab Hanafi

Dalam mazhab Hanafi, fidyah per hari puasa yang ditinggalkan setara dengan:

3,25 kg makanan pokok seperti kurma, anggur, atau jewawut, atau

1,625 kg gandum atau tepungnya,

atau nilai uang yang setara dengan ketentuan tersebut.

“Zakat fitrah (dan fidyah) berupa setengah sha’ gandum atau tepungnya, atau satu sha’ kurma, anggur, atau gandum kasar. Diperbolehkan membayar dengan nominal uang, dan hal tersebut lebih utama ketika uang lebih dibutuhkan oleh fakir miskin karena lebih cepat memenuhi kebutuhannya.”

Besaran Fidyah di Kota Cirebon Tahun 2026

Berdasarkan Surat Keputusan Ketua BAZNAS Kota Cirebon tentang Penetapan Besaran Zakat Fitrah dan Fidyah Tahun 2026, besaran fidyah untuk wilayah Kota Cirebon ditetapkan sebesar Rp45.000 per hari per jiwa.

Tunaikan Fidyah Anda Melalui BAZNAS Kota Cirebon

BAZNAS Kota Cirebon mengajak seluruh masyarakat Muslim untuk menunaikan fidyah melalui lembaga resmi dan terpercaya, agar penyalurannya tepat sasaran, amanah, dan sesuai ketentuan syariat.

Dengan menunaikan fidyah melalui BAZNAS Kota Cirebon, Anda turut:

Membantu memenuhi kebutuhan fakir miskin,

Menguatkan program sosial dan kemaslahatan umat,

Menyempurnakan ibadah Ramadhan dengan penuh keberkahan.

 

Salurkan fidyah Anda melalui BAZNAS Kota Cirebon

Karena fidyah yang ditunaikan dengan benar, akan menjadi keberkahan bagi diri dan kemanfaatan bagi sesama.

Anda dapat menunaikan Fidyah dengan cara Transfer Kewajiban Fidyah melalui rekening :

Bank Muamalat 1310047736 a.n BAZNAS Kota Cirebon

Konfirmasi Pembayaran Fidyah WhatsApp wa.me/6282320047700

 

Semoga bermanfaat.

Wall?hu a‘lam bish-shaw?b.

 

23/01/2026 | Kontributor: Admin | Akate
Kalender BAZNAS 2026 Resmi Dirilis, Lengkap Jadwal Sholat, Puasa Ayamul Bidh, dan Hari Libur Nasional

KOTACIREBON.BAZNAS.GO.ID — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Cirebon resmi merilis Kalender BAZNAS Tahun 2026 yang kini telah tersedia dan dapat diunduh secara gratis oleh masyarakat. Kalender ini disusun sebagai panduan ibadah dan aktivitas harian umat Islam sepanjang tahun 2026.

Kalender BAZNAS 2026 hadir dengan informasi yang lengkap dan terstruktur, mulai dari jadwal sholat harian, jadwal Puasa Ayamul Bidh setiap bulan, hingga penandaan hari-hari besar nasional dan cuti bersama yang mengacu pada Surat Keputusan Bersama (SKB) 3 Menteri.

Sebagai lembaga resmi pengelola zakat, BAZNAS berkomitmen menghadirkan kalender yang tidak hanya informatif, tetapi juga membantu masyarakat dalam meningkatkan kedisiplinan ibadah dan perencanaan aktivitas harian.

Kalender BAZNAS 2026 diharapkan dapat menjadi sarana edukasi sekaligus pengingat bagi umat Islam untuk senantiasa menjaga waktu sholat dan menghidupkan amalan sunnah.

“Melalui Kalender BAZNAS 2026, kami ingin menghadirkan panduan yang memudahkan masyarakat dalam menjalankan ibadah harian, termasuk sholat tepat waktu dan puasa sunnah Ayamul Bidh, sekaligus mengetahui hari libur nasional secara akurat,”

Selain memuat informasi ibadah, kalender ini juga memuat penanggalan Masehi dan Hijriah secara berdampingan, sehingga memudahkan masyarakat dalam memahami momen-momen penting keagamaan maupun nasional sepanjang tahun.

Masyarakat dapat mengunduh Kalender BAZNAS 2026 lengkap jadwal sholat dan puasa Ayamul Bidh melalui tautan resmi berikut:

 

Link Unduhan Kalender BAZNAS 2026 ]

 

BAZNAS mengajak seluruh masyarakat untuk menjadikan setiap waktu lebih bermakna dengan menunaikan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS. Dana yang dihimpun akan disalurkan secara amanah dan tepat sasaran untuk membantu mustahik serta mendukung program pemberdayaan umat.

Mari awali dan jalani tahun 2026 dengan ibadah yang terjaga dan kepedulian yang nyata. Tunaikan zakat Anda melalui BAZNAS, karena zakat Anda adalah harapan bagi sesama.

 

Semoga Bermanfaat.

23/01/2026 | Kontributor: Admin | Akate
BAZNAS Kota Cirebon Rutin Gelar Tadarus dan Briefing Staf Sebelum Aktivitas Kerja

KOTA CIREBON — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Cirebon secara rutin melaksanakan kegiatan tadarus Al-Qur’an bersama yang dilanjutkan dengan briefing staf amil pelaksana sebelum memulai aktivitas pekerjaan. Kegiatan ini berlangsung di Aula BAZNAS Kota Cirebon, Rabu (21/01/2026).

Kegiatan diawali dengan tadarus Al-Qur’an yang diikuti oleh pimpinan dan seluruh staf amil pelaksana. Tadarus ini menjadi bagian dari ikhtiar BAZNAS Kota Cirebon dalam menumbuhkan nilai-nilai spiritual, meningkatkan keimanan, serta menghadirkan suasana kerja yang penuh keberkahan.

Usai tadarus, kegiatan dilanjutkan dengan briefing staf yang dipimpin oleh Kepala Pelaksana BAZNAS Kota Cirebon. Dalam briefing tersebut disampaikan evaluasi singkat kinerja, arahan tugas harian, serta penguatan komitmen pelayanan kepada para muzakki dan mustahik.

Ketua BAZNAS Kota Cirebon H. Hamdan, S.Ag.,M.Pd.I menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan agenda rutin yang bertujuan untuk menyelaraskan nilai ibadah dengan profesionalitas kerja. “Melalui tadarus dan briefing pagi, kami berharap seluruh amil dapat memulai aktivitas dengan niat yang lurus, semangat kebersamaan, dan tanggung jawab dalam mengelola dana ZIS secara amanah,” ujarnya.

 

Dengan adanya kegiatan rutin ini, BAZNAS Kota Cirebon berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas kinerja kelembagaan, memperkuat soliditas tim, serta memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat Kota Cirebon.

21/01/2026 | Kontributor: Admin | Akate
BAZNAS Kota Cirebon Imbau Masyarakat Manfaatkan Layanan Jemput Zakat Selama Bulan Ramadhan

KOTA CIREBON — Dalam rangka memberikan kemudahan kepada masyarakat selama bulan suci Ramadhan, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Cirebon mengimbau para muzaki dan masyarakat umum untuk memanfaatkan layanan Jemput Zakat. Layanan ini dapat menjangkau langsung rumah tinggal maupun perkantoran, guna memudahkan masyarakat dalam menunaikan zakat melalui BAZNAS Kota Cirebon.

Melalui layanan Jemput Zakat, masyarakat dapat menunaikan zakat fitrah, zakat maal, zakat profesi, zakat perniagaan, serta zakat, infak, dan sedekah lainnya secara praktis, aman, dan sesuai ketentuan syariat Islam. Petugas amil resmi BAZNAS Kota Cirebon akan datang ke lokasi yang telah disepakati dengan mengedepankan prinsip profesionalitas dan amanah.

Untuk memanfaatkan layanan tersebut, masyarakat dapat menghubungi WhatsApp layanan Jemput Zakat di nomor 0851-9500-2005. Layanan ini disiapkan sebagai bentuk pelayanan prima BAZNAS Kota Cirebon agar muzaki dapat menunaikan zakat dengan mudah, khususnya di tengah padatnya aktivitas selama bulan Ramadhan.

Ketua BAZNAS Kota Cirebon H. Hamdan, S.Ag.,M.Pd.I menyampaikan bahwa layanan Jemput Zakat merupakan wujud komitmen lembaga dalam memberikan kemudahan dan kenyamanan bagi masyarakat. “Kami ingin memastikan masyarakat Kota Cirebon dapat menunaikan zakat dengan tenang dan percaya melalui lembaga resmi, sehingga pengelolaan dan penyalurannya dapat dilakukan secara optimal,” ujarnya.

Selain kemudahan layanan, BAZNAS Kota Cirebon juga menegaskan komitmennya terhadap transparansi dan akuntabilitas. Seluruh proses penghimpunan, pelaporan, hingga dokumentasi penyaluran zakat dapat dipantau melalui Instagram dan website resmi BAZNAS Kota Cirebon, sehingga muzaki dapat melihat secara langsung pemanfaatan dana zakat yang disalurkan.

 

BAZNAS Kota Cirebon mengajak seluruh masyarakat Kota Cirebon untuk menunaikan zakat melalui BAZNAS agar penyaluran zakat lebih tepat sasaran, terkelola secara profesional, serta memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan umat.

21/01/2026 | Kontributor: Admin | Akate
BAZNAS Kota Cirebon Peringati HUT ke-25 BAZNAS dengan Tasyakur dan Doa Bersama

KOTA CIREBON — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Cirebon memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-25 BAZNAS dengan menggelar kegiatan tasyakur dan doa bersama. Kegiatan tersebut berlangsung di Kantor BAZNAS Kota Cirebon, Selasa (20/01/2026), dan diikuti oleh para pimpinan serta seluruh amil pelaksana.

Kegiatan tasyakur dan doa bersama ini dilaksanakan sebagai bentuk rasa syukur atas perjalanan 25 tahun BAZNAS dalam mengelola zakat, infak, dan sedekah untuk kesejahteraan umat. Momentum ini juga menjadi sarana refleksi untuk memperkuat komitmen kelembagaan dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Peringatan HUT ke-25 BAZNAS yang dilaksanakan BAZNAS Kota Cirebon berlangsung selaras dengan kegiatan yang diselenggarakan oleh BAZNAS Pusat bertajuk “Doa Bersama: Zakat Menguatkan Indonesia”. Kegiatan nasional tersebut menjadi wujud apresiasi dan terima kasih kepada seluruh muzaki, mustahik, serta seluruh stakeholder yang telah membersamai perjalanan BAZNAS hingga menjadi lembaga utama dalam upaya menyejahterakan umat.

Kegiatan BAZNAS Pusat dilaksanakan secara blended, yakni dengan kehadiran perwakilan BAZNAS daerah secara langsung di Kantor BAZNAS Republik Indonesia, sementara sebagian lainnya mengikuti secara daring melalui Zoom Meeting serta siaran langsung YouTube BAZNAS TV.

Tasyakur HUT Ke-25 BAZNAS

Ketua BAZNAS Kota Cirebon menyampaikan bahwa peringatan HUT ke-25 ini menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi antara BAZNAS pusat dan daerah. “Kami bersyukur atas kepercayaan masyarakat yang terus menguat. Semoga BAZNAS semakin amanah, profesional, dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi kesejahteraan umat, khususnya di Kota Cirebon,” ujarnya.

 

Melalui peringatan HUT ke-25 BAZNAS ini, BAZNAS Kota Cirebon menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kinerja, transparansi, dan inovasi layanan zakat demi terwujudnya kesejahteraan masyarakat yang berkeadilan dan berkelanjutan.

21/01/2026 | Kontributor: Admin | Akate

Berita Terbaru

5 Pengertian dan Macam Sabar dalam Islam Beserta Dalil dan Manfaatnya
5 Pengertian dan Macam Sabar dalam Islam Beserta Dalil dan Manfaatnya
Dalam kehidupan sehari-hari, setiap Muslim pasti pernah menghadapi ujian, cobaan, atau kesulitan. Islam mengajarkan bahwa kunci untuk melewati semua itu adalah dengan sabar. Sabar bukan hanya sekadar menahan diri, tetapi juga merupakan bentuk ketaatan kepada Allah SWT. Oleh karena itu, memahami pengertian sabar dalam Islam sangat penting agar kita dapat mengamalkannya dengan benar. Artikel ini akan membahas 5 pengertian sabar dalam Islam, dilengkapi dengan macam-macam sabar, dalil Al-Qur’an dan Hadits, serta manfaatnya bagi kehidupan seorang Muslim. 1. Pengertian Sabar dalam Islam Secara bahasa, sabar berasal dari kata Arab “Ash-Shabr” yang berarti menahan diri. Dalam istilah syariat, sabar adalah kemampuan seorang Muslim untuk mengendalikan hawa nafsu, menjaga lisan, serta tetap istiqamah dalam ketaatan meski dalam kondisi sulit. Al-Qur’an banyak menekankan pentingnya sabar, salah satunya dalam surah Al-Baqarah ayat 153: “Wahai orang-orang yang beriman, mohonlah pertolongan (kepada Allah) dengan sabar dan shalat. Sesungguhnya Allah beserta orang-orang yang sabar.” 2. 5 Pengertian Sabar dalam Islam yang Harus Dipahami Berikut lima pengertian sabar menurut Islam yang sebaiknya diketahui: Sabar dalam ketaatan kepada Allah Tetap menjalankan ibadah meskipun terasa berat, seperti shalat tepat waktu, berpuasa, atau menunaikan zakat. Sabar dalam menjauhi larangan Allah Menahan diri dari perbuatan dosa meskipun ada kesempatan melakukannya, misalnya sabar menahan amarah atau tidak terjerumus ke dalam ghibah. Sabar dalam menghadapi ujian hidup Menghadapi musibah, penyakit, kehilangan, atau kesulitan dengan ikhlas dan tawakal kepada Allah. Sabar dalam berdakwah Tetap tabah meski mendapatkan penolakan, hinaan, atau kesulitan ketika menyampaikan kebenaran. Sabar dalam menunggu pertolongan Allah Meyakini bahwa setiap masalah memiliki jalan keluar, dan menunggu dengan penuh harap serta tidak berputus asa. 3. Macam-Macam Sabar dalam Islam Para ulama membagi sabar ke dalam beberapa macam: Sabar dalam ketaatan (as-shabr ‘ala tha’ah) → konsisten menjalankan perintah Allah. Sabar menjauhi maksiat (as-shabr ‘anil ma’shiyah) → menahan diri agar tidak melanggar larangan Allah. Sabar menghadapi musibah (as-shabr ‘ala al-bala’) → tabah menerima cobaan hidup. 4. Dalil tentang Sabar dalam Islam Selain Al-Baqarah:153, ada banyak ayat dan hadits yang menekankan pentingnya sabar: Al-Qur’an, Surah Az-Zumar:10 “Sesungguhnya hanya orang-orang yang bersabarlah yang dicukupkan pahala mereka tanpa batas.” Hadits Riwayat Bukhari & Muslim Rasulullah SAW bersabda: “Tidak ada seorang pun yang diberi anugerah lebih baik dan lebih luas daripada kesabaran.” Dalil ini menegaskan bahwa sabar adalah sifat mulia yang Allah cintai. 5. Manfaat Sabar bagi Kehidupan Seorang Muslim Mengamalkan sabar memberikan banyak kebaikan, antara lain: Mendapatkan pertolongan Allah dalam setiap urusan. Memperoleh ketenangan hati meski dalam kesulitan. Menghindarkan diri dari perbuatan dosa karena emosi. Menjadi sebab datangnya pahala yang tak terbatas. Menumbuhkan optimisme dan harapan di masa depan. Kesimpulan Sabar bukan sekadar kata, melainkan sikap hidup yang harus ditanamkan setiap Muslim. Dengan memahami pengertian sabar dalam Islam, mengenal macam-macamnya, serta mengetahui dalil dan manfaatnya, kita bisa lebih mudah mengamalkan sabar dalam setiap kondisi. Allah SWT telah menjanjikan pahala yang besar bagi orang-orang yang sabar. Karena itu, marilah kita berusaha menjadi pribadi yang senantiasa sabar dalam ketaatan, sabar menjauhi maksiat, dan sabar menghadapi segala ujian hidup.
BERITA25/09/2025 | Humas | Akate
8 Keutamaan Sabar dalam Islam: Balasan Surga dan Pahala Tanpa Batas dari Allah
8 Keutamaan Sabar dalam Islam: Balasan Surga dan Pahala Tanpa Batas dari Allah
Sabar adalah sifat yang mulia dan menjadi salah satu kunci utama seorang Muslim dalam menjalani kehidupan. Dalam Islam, sabar bukan hanya sekadar menahan diri, melainkan juga mencakup keteguhan hati, ketenangan jiwa, serta sikap istiqamah dalam menghadapi segala kondisi—baik suka maupun duka. Setiap manusia pasti akan menghadapi ujian, cobaan, bahkan kehilangan dalam hidupnya. Namun, Islam mengajarkan bahwa dengan sabar menghadapi cobaan, seorang hamba akan mendapatkan pahala tanpa batas dan bahkan balasan surga dari Allah SWT. Allah berfirman dalam Al-Qur’an: “Sesungguhnya hanya orang-orang yang bersabarlah yang dicukupkan pahala mereka tanpa batas.” (QS. Az-Zumar: 10) Ayat ini menjadi penegasan bahwa kesabaran bukan hanya membawa kebaikan di dunia, tetapi juga menjadi sebab utama diraihnya kebahagiaan abadi di akhirat. 1. Mendapat Pahala Tanpa Batas Keutamaan sabar yang paling agung adalah pahala tanpa batas. Tidak ada amal lain yang secara eksplisit disebutkan dalam Al-Qur’an mendapat ganjaran tanpa batas kecuali sabar. Dalam tafsir Ibnu Katsir, disebutkan bahwa pahala sabar sangatlah besar hingga Allah tidak membatasi hitungannya. Inilah bukti bahwa sabar adalah amal istimewa yang sangat dicintai Allah SWT. 2. Dijanjikan Surga oleh Allah SWT Sabar adalah jalan menuju surga. Allah SWT berfirman: “…Mereka itulah yang diberi balasan dengan tempat yang tinggi (dalam surga), karena kesabaran mereka…” (QS. Al-Furqan: 75) Ayat ini menunjukkan bahwa balasan sabar adalah surga. Mereka yang mampu bersabar dalam ketaatan, menjauhi maksiat, dan menghadapi takdir Allah akan mendapat kedudukan tinggi di sisi-Nya. 3. Dicintai oleh Allah SWT Allah mencintai hamba-hamba-Nya yang sabar. Dalam Al-Qur’an, Allah berfirman: “Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang sabar.” (QS. Ali Imran: 146) Cinta Allah adalah nikmat terbesar. Ketika seorang Muslim dicintai Allah karena kesabarannya, maka hidupnya akan dipenuhi dengan keberkahan, baik di dunia maupun akhirat. 4. Mendapat Pertolongan dan Kebersamaan Allah Kesabaran mendatangkan pertolongan Allah. Allah SWT berfirman: “Dan bersabarlah, sesungguhnya Allah beserta orang-orang yang sabar.” (QS. Al-Anfal: 46) Ayat ini menegaskan bahwa ma’iyyah Allah (kebersamaan Allah) senantiasa bersama orang-orang yang sabar. Artinya, dalam setiap ujian hidup, Allah memberikan pertolongan dan kekuatan kepada hamba-Nya yang tabah. 5. Meningkatkan Derajat dan Kedudukan di Sisi Allah Rasulullah SAW bersabda: “Tidak ada sesuatu yang Allah berikan kepada seseorang yang lebih baik dan lebih luas daripada kesabaran.” (HR. Bukhari dan Muslim) Hadis ini menunjukkan bahwa sabar adalah anugerah besar. Allah mengangkat derajat orang sabar, baik di dunia maupun akhirat, karena kesabarannya mencerminkan keteguhan iman. 6. Sabar sebagai Benteng dari Kemungkaran Kesabaran membuat seorang Muslim mampu menahan diri dari hawa nafsu dan perbuatan dosa. Sabar menjadi benteng kuat agar tidak terjerumus dalam kemungkaran, terutama ketika godaan dunia semakin kuat. Contohnya, seseorang yang sabar menahan amarah tidak mudah terpancing emosi, dan yang sabar dalam menjaga pandangan akan selamat dari fitnah dunia. 7. Mendapat Ketenangan Hati Orang yang sabar memiliki hati yang tenang. Mereka mampu menghadapi musibah dengan lapang dada dan tetap berpikir positif kepada Allah. Dalam psikologi Islam, sabar berhubungan erat dengan konsep tawakal dan ridha, yang membuat seorang Muslim lebih damai meski berada dalam kondisi sulit. 8. Jalan Keselamatan Dunia dan Akhirat Kesabaran adalah kunci keselamatan. Sabar dalam menjalankan perintah Allah, sabar dalam menjauhi larangan-Nya, dan sabar dalam menerima takdir-Nya menjadikan seorang Muslim selamat dunia akhirat. Dengan sabar, seorang hamba terhindar dari sikap putus asa, marah kepada takdir, atau menyesali kehidupan. Semua itu mengantarkan pada keselamatan sejati di akhirat kelak. Dalil Hadis tentang Keutamaan Sabar Rasulullah SAW bersabda: “Sungguh menakjubkan urusan orang mukmin, semua urusannya adalah baik baginya. Jika ia mendapatkan kesenangan, ia bersyukur dan itu baik baginya. Jika ia tertimpa kesusahan, ia bersabar dan itu baik baginya.” (HR. Muslim) Hadis ini menunjukkan bahwa sabar adalah sifat utama seorang mukmin sejati. FAQ seputar Keutamaan Sabar 1. Apa arti sabar dalam Islam? Sabar berarti menahan diri dalam ketaatan, menjauhi larangan, dan menerima takdir Allah dengan ikhlas. 2. Apakah sabar benar-benar mendatangkan pahala tanpa batas? Ya, dalam QS. Az-Zumar: 10, Allah menegaskan bahwa pahala orang sabar tidak terbatas. 3. Apa contoh sabar dalam kehidupan sehari-hari? Contoh sabar adalah tetap shalat tepat waktu meski sibuk, bersabar dalam mencari nafkah halal, menahan amarah, dan menerima musibah dengan ikhlas. 4. Apakah sabar bisa menjadikan seseorang masuk surga?Banyak ayat Al-Qur’an dan hadis menyebutkan bahwa orang sabar akan diberikan kedudukan tinggi di surga. 5. Bagaimana cara melatih sabar? Cara melatih sabar antara lain: memperbanyak doa, dzikir, shalat malam, berpuasa, menahan amarah, serta selalu berprasangka baik kepada Allah. Kesimpulan Sabar adalah kunci kebahagiaan hidup seorang Muslim. Dengan sabar, seorang hamba akan mendapat pahala tanpa batas, balasan surga, cinta Allah, pertolongan-Nya, ketenangan hati, serta keselamatan dunia dan akhirat. Mari kita berusaha menanamkan kesabaran dalam hati, baik dalam ketaatan, menghadapi cobaan, maupun dalam menerima takdir Allah. Rasulullah SAW bersabda: “Tidak ada suatu pemberian yang lebih baik dan lebih luas dari kesabaran.” (HR. Bukhari dan Muslim).
BERITA25/09/2025 | Humas | Akate
7 Ayat Janji Allah untuk Orang Sabar: Pahala, Rahmat, dan Ketenangan Hati
7 Ayat Janji Allah untuk Orang Sabar: Pahala, Rahmat, dan Ketenangan Hati
Kesabaran adalah salah satu sifat mulia yang sangat ditekankan dalam ajaran Islam. Allah ? menjanjikan pahala besar bagi hamba-Nya yang tetap tabah menghadapi ujian hidup. Dalam Al-Qur’an, banyak ayat yang menegaskan bahwa orang sabar akan mendapatkan keberuntungan, ampunan, rahmat, hingga surga. Artikel ini akan membahas 7 ayat janji Allah untuk orang sabar yang bisa menjadi penguat hati dan sumber ketenangan. 1. QS. Al-Baqarah Ayat 153 – Allah Bersama Orang yang Sabar “Hai orang-orang yang beriman, jadikanlah sabar dan shalat sebagai penolongmu, sesungguhnya Allah beserta orang-orang yang sabar.” Ayat ini menegaskan bahwa kesabaran adalah kunci pertolongan Allah. Orang sabar tidak pernah sendiri, karena Allah selalu membersamainya. Long tail keyword: ayat Allah bersama orang sabar dalam Al-Qur’an. 2. QS. Al-Baqarah Ayat 155 – Ujian Hidup Sebagai Jalan Kesabaran “Dan sungguh akan Kami berikan cobaan kepadamu, dengan sedikit ketakutan, kelaparan, kekurangan harta, jiwa dan buah-buahan. Dan berikanlah kabar gembira kepada orang-orang yang sabar.” Setiap ujian hidup adalah bagian dari janji Allah. Orang yang sabar akan mendapatkan kabar gembira berupa pahala dan rahmat-Nya. Long tail keyword: ayat tentang ujian hidup dan kesabaran. 3. QS. Az-Zumar Ayat 10 – Balasan Tanpa Batas untuk Orang Sabar “Sesungguhnya hanya orang-orang yang bersabarlah yang dicukupkan pahala mereka tanpa batas.” Kesabaran adalah amalan istimewa yang pahalanya tak terhitung jumlahnya. Inilah salah satu janji Allah yang paling agung bagi hamba-Nya yang tabah. Long tail keyword: pahala sabar menurut Al-Qur’an. 4. QS. Al-Imran Ayat 200 – Kesabaran Membawa Kemenangan “Wahai orang-orang yang beriman, bersabarlah kamu dan kuatkanlah kesabaranmu serta tetaplah bersiap siaga, dan bertakwalah kepada Allah agar kamu beruntung.” Kesabaran bukan hanya menahan diri, tetapi juga kekuatan mental dalam perjuangan hidup. Allah menjanjikan kemenangan bagi orang yang sabar. Long tail keyword: ayat Al-Qur’an tentang sabar membawa keberuntungan. 5. QS. Hud Ayat 115 – Sabar Mendatangkan Pahala Besar “Dan bersabarlah, karena sesungguhnya Allah tidak menyia-nyiakan pahala orang-orang yang berbuat kebaikan.” Allah menegaskan bahwa setiap kesabaran akan berbuah pahala. Tidak ada pengorbanan yang sia-sia bagi hamba yang tabah dan istiqamah. Long tail keyword: ayat Al-Qur’an tentang sabar mendatangkan pahala. 6. QS. Al-Anfal Ayat 46 – Kekuatan Sabar dalam Kehidupan Bersama “Dan taatlah kepada Allah dan Rasul-Nya dan janganlah kamu berbantah-bantahan yang menyebabkan kamu menjadi gentar dan hilang kekuatanmu; dan bersabarlah. Sesungguhnya Allah beserta orang-orang yang sabar.” Ayat ini menegaskan bahwa sabar menjaga persatuan dan kekuatan umat. Tanpa kesabaran, mudah sekali muncul perpecahan. Long tail keyword: ayat tentang sabar menjaga kekuatan umat. 7. QS. Al-Insan Ayat 12 – Surga untuk Orang yang Bersabar “Dan memberi balasan kepada mereka karena kesabaran mereka (dengan) surga dan (pakaian) sutra.” Janji Allah yang paling indah untuk orang sabar adalah surga. Mereka yang tabah dalam ketaatan dan ujian akan mendapatkan balasan yang kekal. Long tail keyword: ayat Al-Qur’an tentang surga bagi orang sabar. Hikmah Kesabaran dalam Kehidupan Sehari-hari Dari ayat-ayat di atas, kita belajar bahwa sabar bukan sekadar menahan emosi. Sabar adalah bentuk keteguhan hati, keimanan, dan keyakinan pada janji Allah. Kesabaran menghadirkan banyak manfaat: Mendapat pertolongan Allah. Mendapat pahala tanpa batas. Meraih ketenangan hati. Dijanjikan surga. Kesimpulan Kesabaran adalah salah satu sifat utama seorang Muslim. Dalam 7 ayat janji Allah untuk orang sabar, kita melihat bahwa Allah memberikan ganjaran besar: pahala, rahmat, keberuntungan, dan surga. Maka, jadikanlah sabar sebagai teman hidup dalam menghadapi ujian, karena janji Allah adalah pasti. FAQ Seputar Ayat Janji Allah untuk Orang Sabar 1. Apa saja janji Allah untuk orang sabar? Allah menjanjikan banyak kebaikan bagi hamba yang sabar, di antaranya pertolongan-Nya, pahala tanpa batas, keberuntungan, ampunan, rahmat, ketenangan hati, dan surga (QS. Az-Zumar: 10, QS. Al-Insan: 12). 2. Ayat apa yang menjelaskan bahwa Allah bersama orang sabar? Ayat yang menegaskan Allah bersama orang sabar adalah QS. Al-Baqarah ayat 153: “Sesungguhnya Allah beserta orang-orang yang sabar.” 3. Apa balasan orang sabar menurut Al-Qur’an? Balasan bagi orang sabar adalah pahala besar, rahmat Allah, kabar gembira, serta surga yang penuh kenikmatan (QS. Az-Zumar: 10, QS. Al-Insan: 12). 4. Mengapa kesabaran penting dalam Islam? Karena sabar merupakan tanda keimanan yang kuat. Dengan sabar, seorang Muslim mampu menghadapi ujian hidup, menjaga hati dari keputusasaan, serta mendapatkan pertolongan Allah. 5. Apakah sabar hanya saat mendapat musibah? Tidak. Sabar berlaku dalam tiga keadaan: sabar dalam ketaatan, sabar menjauhi maksiat, dan sabar menghadapi cobaan hidup.
BERITA25/09/2025 | Humas | Akate
BAZNAS RI Kirim 14 Truk Bantuan Logistik untuk Masyarakat Palestina
BAZNAS RI Kirim 14 Truk Bantuan Logistik untuk Masyarakat Palestina
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI bersama lembaga kemanusiaan asal Mesir, Mishr Al Kheir kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap rakyat Palestina dengan mengirimkan 14 truk bantuan logistik ke Gaza, Palestina. Sebanyak 20 ribu karton bantuan logistik diberangkatkan dari gudang penyimpanan menuju Ismailia, lalu ke Arish, sebelum akhirnya menyeberang masuk ke Gaza melalui jalur kemanusiaan. Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA., menyampaikan bahwa keberangkatan truk bantuan ini adalah bentuk nyata solidaritas bangsa Indonesia terhadap Palestina. “Alhamdulillah, atas sinergi dengan Mishr Al Kheir, kita dapat kembali mengirimkan 14 truk berisi 20 ribu karton logistik untuk saudara-saudara kita di Gaza. Ini merupakan komitmen BAZNAS untuk terus hadir dan memastikan bantuan umat sampai kepada mereka yang paling membutuhkan,” ujar Kiai Noor di Jakarta, Kamis (25/9/2025). Kiai Noor menambahkan, BAZNAS memiliki komitmen kuat dalam membantu masyarakat Palestina sesuai komitmen Presiden Prabowo dalam Sidang Majelis Umum PBB yang menegaskan dukungan penuh terhadap kemerdekaan Palestina. “Pidato Presiden di PBB memberikan semangat baru, menegaskan bahwa perjuangan rakyat Palestina adalah perjuangan kita semua. Maka, bantuan kemanusiaan ini bukan hanya sekadar logistik, tapi juga simbol persaudaraan dan kepedulian Indonesia untuk Palestina,” ucap Kiai Noor. Kiai Noor berharap bantuan ini dapat sedikit meringankan beban masyarakat Gaza yang hingga kini masih menghadapi blokade, keterbatasan pangan, serta ancaman krisis kemanusiaan. “Semoga bantuan yang kita kirimkan bisa menjadi penguat dan penghibur, bahwa mereka tidak sendiri. Umat Islam di Indonesia, melalui BAZNAS, senantiasa mendukung perjuangan rakyat Palestina,” harap Kiai Noor. Kiai Noor menegaskan komitmennya untuk menguatkan solidaritas kemanusiaan lintas batas, sekaligus mendukung penuh upaya pemerintah Indonesia dalam diplomasi kemerdekaan Palestina.
BERITA25/09/2025 | Humas
BAZNAS Buka Program Kemitraan Khusus Pendidikan dan Dakwah bagi Disabilitas, 3T, Komunitas Adat, dan Mualaf 2025
BAZNAS Buka Program Kemitraan Khusus Pendidikan dan Dakwah bagi Disabilitas, 3T, Komunitas Adat, dan Mualaf 2025
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) kembali membuka program Kemitraan Khusus Pendidikan dan Dakwah bagi masyarakat Disabilitas, 3T (Tertinggal, Terdepan, Terluar), Komunitas Adat, dan Mualaf pada tahun 2025. Program ini juga berkolaborasi dengan PT Maybank Asser Management. Acara peluncuran yang digelar Kamis (25/9/2025) di Jakarta ini dihadiri Ketua BAZNAS RI Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA, Direktur Pemberdayaan Zakat dan Wakaf Kementerian Agama RI, Prof. Dr. Waryono Abdul Ghafur, SAG., MAG., Direktur PT Maybank Asset Management Anita Haryani, serta jajaran Pimpinan BAZNAS RI. Ketua BAZNAS RI Prof. Dr. KH. Noor Achmad MA. menegaskan, program ini hadir untuk menjangkau kelompok masyarakat yang selama ini belum mendapatkan akses pendidikan dan dakwah secara memadai. “Program ini memang sengaja kita luncurkan kepada masyarakat dalam rangka membantu sahabat-sahabat kita yang disabilitas, yang di daerah 3T, komunitas adat, dan mualaf, karena mereka ini selama ini belum banyak tersentuh,” ujarnya. Ia menjelaskan, BAZNAS ingin menghadirkan zakat yang lebih inklusif agar manfaatnya benar-benar dirasakan oleh mereka yang membutuhkan. Menurutnya, masyarakat di daerah perbatasan, penyandang disabilitas, dan komunitas adat sering kali menghadapi tantangan berat untuk mengakses pendidikan maupun bimbingan keagamaan. Lebih lanjut, Kiai Noor menekankan komitmen lembaga yang dipimpinnya untuk terus memperluas jangkauan program. “Kami komitmen, sekali lagi, BAZNAS selalu komitmen untuk menyentuh masyarakat yang memang sulit untuk disentuh, masyarakat yang selama ini kurang tersentuh, dan menjadikan mereka bagian dari BAZNAS Republik Indonesia,” tegasnya. Dukungan terhadap inisiatif ini juga datang dari Kementerian Agama. Prof. Dr. Waryono Abdul Ghafur menyampaikan apresiasinya atas kiprah BAZNAS yang dinilai telah konsisten hadir hingga ke pelosok tanah air. “BAZNAS telah menunjukkan sebagai pelayan umat yang setia, yang bukan hanya di Jakarta, tapi juga di seluruh pelosok Tanah Air,” katanya. Menurut Waryono, kehadiran BAZNAS menjadi angin segar bagi masyarakat yang masih kesulitan mengakses pendidikan, terutama di wilayah-wilayah yang jauh dari pusat pembangunan. Ia menambahkan, kontribusi zakat yang dikelola BAZNAS terbukti memberikan dampak luas dalam penguatan sumber daya manusia. Program Kemitraan Khusus Pendidikan dan Dakwah akan melibatkan 40 lembaga mitra yang terseleksi secara nasional. Setiap lembaga akan menerima bantuan pendanaan maksimal Rp50 juta, pendampingan kelembagaan, serta monitoring program selama setahun penuh, mulai November 2025 hingga November 2026. Sementara itu, Direktur PT Maybank Asset Management Anita Haryani mengatakan, pendidikan adalah hak universal dan tidak boleh ada anak bangsa yang tertinggal. “Melalui Beasiswa Kemitraan Khusus ini, kami berharap dapat memberi dukungan nyata agar para penerima beasiswa mampu menembus keterbatasan serta berkontribusi bagi masyarakat dan lingkungannya,” kata Anita. Selain meluncurkan program, BAZNAS juga merilis buku Jejak Inklusivitas Zakat Menuju Indonesia Emas 2045. Buku ini mendokumentasikan praktik baik, pengalaman penerima manfaat, dan inspirasi dari berbagai daerah. Publik dapat mengakses buku ini melalui situs resmi BAZNAS di tautan bazn.as/BukuInklusivZakat.
BERITA25/09/2025 | Humas
BAZNAS RI Salurkan 14 Truk Bantuan Logistik untuk Warga Gaza
BAZNAS RI Salurkan 14 Truk Bantuan Logistik untuk Warga Gaza
Jakarta, 25 September 2025 – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI kembali meneguhkan komitmennya dalam aksi kemanusiaan global. Bersama lembaga kemanusiaan asal Mesir, Mishr Al Kheir, BAZNAS mengirimkan 14 truk berisi bantuan logistik menuju Gaza, Palestina. Sebanyak 20 ribu karton berisi kebutuhan pokok diberangkatkan dari gudang penyimpanan menuju Ismailia, lalu diteruskan ke Arish sebelum akhirnya menyeberangi jalur kemanusiaan menuju Gaza. Bantuan ini diharapkan mampu menjawab kebutuhan mendesak masyarakat Palestina yang hingga kini masih menghadapi blokade dan krisis pangan. Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA., menegaskan bahwa pengiriman bantuan tersebut merupakan bukti nyata solidaritas rakyat Indonesia. “Alhamdulillah, atas kerja sama dengan Mishr Al Kheir, kita dapat kembali mengirimkan 14 truk bantuan logistik. Ini komitmen BAZNAS untuk memastikan amanah umat sampai kepada saudara-saudara kita yang paling membutuhkan di Gaza,” ujar Kiai Noor di Jakarta, Kamis (25/9/2025). Ia juga menyinggung dukungan penuh Indonesia terhadap perjuangan rakyat Palestina, sebagaimana ditegaskan Presiden Prabowo dalam pidatonya di Sidang Majelis Umum PBB. “Pidato Presiden di PBB memberi semangat baru. Perjuangan rakyat Palestina adalah perjuangan kita semua. Karena itu, bantuan ini bukan sekadar logistik, melainkan juga simbol persaudaraan dan kepedulian Indonesia,” tambahnya. Selain sebagai wujud solidaritas lintas batas, bantuan ini juga diharapkan dapat sedikit meringankan penderitaan warga Gaza yang masih terjebak dalam blokade dan keterbatasan akses pangan. “Semoga bantuan ini menjadi penguat dan penghibur, bahwa mereka tidak sendiri. Umat Islam di Indonesia selalu bersama mereka,” ungkap Kiai Noor. Melalui pengiriman bantuan kemanusiaan ini, BAZNAS menegaskan perannya bukan hanya sebagai lembaga pengelola zakat nasional, tetapi juga sebagai bagian dari gerakan global dalam memperjuangkan kemerdekaan dan hak asasi rakyat Palestina.
BERITA25/09/2025 | Humas
BAZNAS RI Sukses Raih IHYA Award 2025, Bukti Komitmen Dorong UMKM Halal
BAZNAS RI Sukses Raih IHYA Award 2025, Bukti Komitmen Dorong UMKM Halal
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI berhasil meraih penghargaan Indonesia Halal Industry Award (IHYA) 2025 dari Kementerian Perindustrian RI sebagai Instansi Pemerintah Terbaik (Lembaga/Kementerian) berkat perannya dalam mendorong dan mengembangkan industri halal nasional lewat penguatan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Capaian ini menambah daftar panjang prestasi BAZNAS atas kiprahnya mendukung industri halal nasional dalam ajang IHYA. Sebelumnya, BAZNAS sudah dua kali menerima penghargaan yang sama pada 2022 dan 2024, dalam kategori berbeda. Deputi I BAZNAS RI Bidang Pengumpulan, H. Mohamad Arifin Purwakananta, S.IKom., M.I.Kom., CWC., CFRM. hadir mewakili pimpinan BAZNAS untuk menerima langsung penghargaan tersebut. Ia menilai, penghargaan ini menjadi bukti nyata keseriusan BAZNAS dalam mendorong lahirnya UMKM berbasis industri halal. "Ini adalah bukti keberhasilan BAZNAS dalam mendorong para mustahik pelaku UMKM berbasis industri halal untuk mengembangkan industri rumah tangga, industri kecil, dan sebagainya, sehingga para mustahik bisa bertransformasi menjadi muzaki,” ujar Arifin usai menerima penghargaan IHYA di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD, Tangerang, Banten, Kamis (25/9/2025). Arifin menjelaskan, penghargaan ini tidak terlepas dari upaya berkelanjutan BAZNAS dalam mendukung pelaku UMKM memperoleh sertifikasi halal. Hingga saat ini, BAZNAS tercatat telah memfasilitasi lebih dari 5.000 sertifikat halal bagi UMKM di berbagai daerah. "Ini adalah bukti keseriusan BAZNAS dalam mengupayakan para mustahik menjadi juragan-juragan (muzaki) industri kecil atau mikro. Ke depannya, mereka diharapkan bisa membantu membuat ekonomi Indonesia lebih baik,” ujarnya. IHYA Award 2025 sendiri diberikan melalui proses penjurian dengan beberapa aspek penilaian, mulai dari perencanaan, pelaksanaan, pelaporan, hingga evaluasi. Aspek kampanye dan publikasi program juga menjadi bagian penting dalam penilaian tersebut. Arifin juga menyampaikan apresiasi kepada para muzaki yang telah mempercayakan zakat, infak, sedekah, serta dana sosial keagamaan lainnya kepada BAZNAS. Menurutnya, kepercayaan tersebut menjadi modal penting dalam memperkuat program pemberdayaan ekonomi umat, sekaligus menjadi salah satu faktor penting mendukung pencapaian penghargaan ini. "Kami berterima kasih kepada para muzaki yang telah mendorong dan memberikan zakat, infak, sedekah, dan dana sosial keagamaan lainnya kepada BAZNAS. Dana itu kami salurkan kepada para mustahik pelaku UMKM dan usaha mikro yang saat ini sedang kami kembangkan di seluruh Indonesia,” ucap Arifin. Ke depan, lanjut Arifin, BAZNAS berkomitmen untuk memperluas dukungan terhadap UMKM, tidak hanya dari sisi sertifikasi halal, tetapi juga melalui pelatihan, pendampingan, hingga akses permodalan. Arifin menegaskan, langkah tersebut merupakan bagian dari strategi besar BAZNAS dalam meningkatkan kesejahteraan umat melalui zakat, sekaligus mendorong kemandirian ekonomi nasional. “Harapan kami, semakin banyak UMKM yang bisa bertumbuh menjadi kuat, dan semakin banyak mustahik yang bertransformasi menjadi muzaki,” katanya. Dengan capaian ini, BAZNAS kian meneguhkan perannya bukan hanya sebagai pengelola zakat, tetapi juga sebagai motor penggerak industri halal nasional yang sejalan dengan agenda pemerintah menjadikan Indonesia pusat industri halal dunia.
BERITA25/09/2025 | Humas
3 Golongan Hamba yang Dibenci Allah Menurut Hadis dan Penjelasan Ulama
3 Golongan Hamba yang Dibenci Allah Menurut Hadis dan Penjelasan Ulama
Sahabat, Setiap Muslim tentu berharap menjadi hamba yang dicintai Allah Swt. Namun, ada golongan tertentu yang justru disebutkan dalam hadis sebagai hamba yang dibenci Allah. Mengetahui siapa saja golongan tersebut sangat penting, agar kita bisa menghindari sifat-sifat tercela yang membuat Allah murka. Artikel ini akan membahas tiga golongan hamba yang dibenci Allah berdasarkan hadis sahih dan penjelasan para ulama, termasuk tafsir Quraish Shihab dan nasihat dari Abu Laist Samarqandi dalam kitab Tanbihul Ghafilin. Hadis Tentang Hamba yang Dibenci Allah Dalam hadis riwayat Imam Bukhari dan Imam Muslim dari Abu Hurairah ra, Rasulullah Saw bersabda: “Apabila Allah membenci seorang hamba, maka Allah memanggil Jibril dan berfirman, ‘Sesungguhnya Aku membenci si fulan, maka bencilah dia.’ Lalu Jibril pun membencinya. Setelah itu Jibril menyeru penduduk langit, ‘Sesungguhnya Allah membenci si fulan, maka bencilah dia.’ Maka para penghuni langit membencinya, kemudian kebencian itu juga turun ke bumi hingga ia dibenci oleh manusia.” Hadis ini menegaskan bahwa ketika seseorang telah terhalang dari kasih sayang Allah, maka kehormatannya runtuh, baik di langit maupun di bumi. Penjelasan Profesor Quraish Shihab Tentang Orang yang Dibenci Allah Profesor Quraish Shihab dalam tafsirnya menjelaskan, siapa pun yang dijauhkan dari rahmat Allah, maka tidak ada seorang pun yang bisa mengangkat derajatnya. Hal ini sejalan dengan firman Allah Swt dalam QS. Al-Hajj ayat 18: “Dan barangsiapa yang dihinakan Allah maka tidak seorang pun yang dapat memuliakannya. Sungguh, Allah berbuat apa yang Dia kehendaki.” Ayat ini menegaskan bahwa kemuliaan sejati hanya datang dari Allah. Jika seseorang berbuat dosa besar, sombong, atau fasik, maka ia bisa termasuk ke dalam golongan yang dibenci Allah. Tiga Golongan Hamba yang Dibenci Allah Abu Laist Samarqandi dalam kitab Tanbihul Ghafilin menyebutkan bahwa ada tiga golongan hamba yang paling Allah benci, bahkan kebencian itu semakin besar jika mereka terus melakukan keburukan. Berikut penjelasannya: 1. Orang Fasik, terlebih yang Sudah Tua Allah membenci orang fasik, yaitu mereka yang terus-menerus berbuat dosa. Namun kebencian Allah lebih besar lagi ketika orang yang sudah lanjut usia tetap hidup dalam kefasikan. Padahal, usia senja seharusnya menjadi waktu untuk bertaubat, bukan justru menambah dosa. 2. Orang Kaya Tapi Pelit Allah membenci orang yang pelit. Lebih buruk lagi jika sifat kikir itu dimiliki oleh orang kaya yang diberi rezeki berlimpah. Harta adalah titipan dari Allah yang bisa diambil kapan saja. Maka, sifat pelit hanya akan menjadikan pemiliknya semakin jauh dari rahmat Allah. 3. Orang Miskin yang Sombong Sombong adalah sifat yang sangat dibenci Allah. Ironisnya, ada orang miskin yang tetap bersikap sombong, padahal tidak memiliki apa-apa untuk dibanggakan. Kesombongan semacam ini menunjukkan hati yang tertutup dari kebenaran. Hikmah dari Hadis Tentang Hamba yang Dibenci Allah Mengetahui sifat-sifat yang membuat Allah murka memberikan kita pelajaran penting, yaitu: Menjauhi kefasikan dan segera bertaubat, terutama di usia tua. Menggunakan harta untuk berbagi dan bersedekah, bukan menimbun dengan pelit. Merendahkan hati dan menghindari kesombongan, baik dalam keadaan miskin maupun kaya. Dengan menjauhi sifat-sifat tersebut, insyaAllah kita bisa terhindar dari golongan yang dibenci Allah dan termasuk hamba yang dirahmati-Nya. Kesimpulan Ada tiga golongan hamba yang dibenci Allah, yaitu: 1. Orang fasik yang sudah tua, 2. Orang kaya tapi pelit, 3. Orang miskin yang sombong. Hadis dan penjelasan ulama menunjukkan bahwa sifat fasik, kikir, dan sombong adalah penyakit hati yang membuat seseorang terhalang dari rahmat Allah. Semoga kita dijauhkan dari sifat-sifat tercela ini dan diberi kekuatan untuk menjadi hamba yang dicintai Allah Swt. Wallahu a‘lam.
BERITA25/09/2025 | Humas | Akate
BAZNAS RI Gerak Cepat Tangani Banjir Bandang di NTT, Dirikan Dapur Umum hingga Layanan Kesehatan
BAZNAS RI Gerak Cepat Tangani Banjir Bandang di NTT, Dirikan Dapur Umum hingga Layanan Kesehatan
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI bergerak cepat membantu masyarakat terdampak banjir bandang di Kabupaten Nagekeo, Nusa Tenggara Timur (NTT), dengan mendirikan dapur umum, membuka layanan kesehatan, serta menyalurkan bantuan kebutuhan pokok. Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Saidah Sakwan, MA, mengatakan, BAZNAS bergerak cepat terjun langsung ke lapangan sejak awal bencana dan berkoordinasi dengan pemerintah daerah setempat serta Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) untuk memastikan kebutuhan mendesak masyarakat terdampak dapat segera terpenuhi. "Kebutuhan mendesak yang harus segera dipenuhi saat ini mencakup makanan siap saji, perlengkapan mandi, perlengkapan bayi, perlengkapan sekolah, serta fasilitas air bersih melalui pipanisasi dan MCK darurat," ujar Saidah dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Selasa (23/9/2025). Saidah menyampaikan, sebagai langkah tanggap darurat, BAZNAS mendirikan dua dapur umum di Desa Sawu, Kecamatan Mauponggo. Dapur umum di Dusun Sawu 1 menyiapkan 600 porsi makanan siap saji, sementara dapur umum di Dusun Sawu lainnya menyalurkan 200 porsi. Selain itu, Saidah mengatakan, BAZNAS membuka layanan kesehatan di Desa Sawu, Kecamatan Mauponggo dan Dusun Pauleka, Desa Lokalaba, Kecamatan Mauponggo, NTT. "Hingga kini sebanyak 79 orang telah menerima pemeriksaan umum. Penyakit terbanyak yang ditemukan antara lain infeksi saluran pernapasan akut ada 40 kasus, hipertensi terdapat 17 kasus, dispepsia sebanyak 14 kasus, low back pain ada 12 kasus, dan myalgia terdapat 9 kasus," kata Saidah. Saidah menambahkan, selain mendirikan dapur umum dan layanan kesehatan, BAZNAS juga menyalurkan 30 paket perlengkapan bayi (baby kit) serta perlengkapan sekolah untuk anak-anak. Lebih lanjut, Saidah menyampaikan, upaya distribusi bantuan menghadapi sejumlah kendala, antara lain keterbatasan sinyal komunikasi, kerusakan jalan dan jembatan, serta keterbatasan stok barang bantuan. Saidah mengatakan, meski menghadapi hambatan, BAZNAS memastikan penyaluran bantuan terus dilakukan. Tim di lapangan terus bekerja menjangkau desa-desa yang masih terisolasi. “Kami mengutamakan kebutuhan mendesak warga, terutama makanan, perlengkapan bayi, dan layanan kesehatan,” ujar Saidah. Saidah juga mengajak masyarakat Indonesia untuk ikut membantu mempercepat penanganan bencana. “Bencana ini mengingatkan kita semua untuk saling peduli. BAZNAS mengajak masyarakat bergandengan tangan membantu saudara-saudara di Nagekeo, baik melalui doa maupun donasi terbaik, agar mereka dapat segera bangkit dari musibah,” ujarnya.
BERITA25/09/2025 | Humas
BAZNAS Kota Cirebon Berbagi Hidangan Gratis untuk Peserta Pawai Ta’aruf MTQ Ke-57
BAZNAS Kota Cirebon Berbagi Hidangan Gratis untuk Peserta Pawai Ta’aruf MTQ Ke-57
Cirebon, 23 September 2025 – Dalam rangka mendukung dan memeriahkan kegiatan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Ke-57 Tingkat Kota Cirebon, BAZNAS Kota Cirebon turut berpartisipasi dengan menyediakan hidangan gratis berupa air mineral, es teh, kopi, dan jajanan bagi para peserta pawai ta’aruf. Kegiatan pawai ta’aruf yang berlangsung dari Halaman Kantor Dispora dan Finish di Kawasan Pascasarjana UIN Siber Syekhnurjati Cirebon pada Selasa-Rabu (23–24/9) ini menjadi salah satu rangkaian pembukaan MTQ Ke-57 yang diikuti oleh ribuan peserta dari berbagai kecamatan di Kota Cirebon. Ketua BAZNAS Kota Cirebon, H. Hamdan, S.Ag., M.Pd.I, menyampaikan bahwa keikutsertaan BAZNAS dalam kegiatan ini merupakan bentuk dukungan nyata terhadap syiar Al-Qur’an serta upaya menghadirkan kebersamaan dan semangat berbagi di tengah masyarakat. “BAZNAS Kota Cirebon hadir bukan hanya dalam program-program bantuan, tetapi juga dalam momentum kebersamaan seperti MTQ ini. Semoga dengan berbagi hidangan sederhana ini, kita bisa menambah semarak pawai ta’aruf sekaligus menumbuhkan semangat ukhuwah Islamiyah,” ujar H. Hamdan. Dengan adanya dukungan dari BAZNAS Kota Cirebon, para peserta pawai ta’aruf merasa lebih bersemangat dan antusias mengikuti jalannya acara. Hidangan yang disediakan secara gratis tersebut disambut dengan penuh rasa syukur oleh peserta maupun masyarakat yang hadir menyaksikan. BAZNAS Kota Cirebon berharap keikutsertaan dalam MTQ Ke-57 ini dapat semakin mempererat hubungan dengan masyarakat, sekaligus mengajak umat untuk terus menebar kebaikan melalui berbagai bentuk dukungan dan partisipasi dalam program BAZNAS Kota Cirebon.
BERITA23/09/2025 | Humas
BAZNAS RI Luncurkan Program Balai Ternak, Zmart, dan Ambulance Madani di Banyuwangi
BAZNAS RI Luncurkan Program Balai Ternak, Zmart, dan Ambulance Madani di Banyuwangi
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI kembali menghadirkan inovasi pemberdayaan masyarakat dengan meluncurkan tiga program unggulan di Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur. Kegiatan berlangsung di Pendopo Sabha Swagata Blambangan, Banyuwangi, Senin (22/09/2025). Ketua BAZNAS RI Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA., Bupati Kabupaten Banyuwangi Hj. Opuk Fiestiandani Azwar Anas, S.Pd., M.KP., Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusan dan Pendayagunaan Saidah Sakwan, MA, Kepala Unit Usaha Syariah PT PNM Tunas Haryanto, Managing Director PT Sumber Trijaya Lestari - Aksesmu Viendra Primadia l, Ketua BAZNAS Kabupaten Banyuwangi Dr. H. Lukman Hakim, M.HI, beserta jajaran. Ketua BAZNAS RI Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan ini. Beliau menegaskan bahwa program yang diluncurkan di Banyuwangi adalah wujud nyata kehadiran zakat yang dikelola secara profesional untuk menjawab kebutuhan masyarakat. “Alhamdulillah, hari ini kita bersama-sama meluncurkan Balai Ternak, Zmart, dan Ambulance Madani. Semua ini adalah bukti konkret bahwa zakat mampu memberikan manfaat nyata, meningkatkan kemandirian mustahik, bahkan insyaAllah menjadikan mereka suatu saat menjadi muzaki,” ungkap Kiai Noor. Lebih lanjut, Kiai Noor menekankan, Banyuwangi dipilih bukan tanpa alasan. Dengan wilayah yang luas dan potensi ekonomi rakyat yang besar, Banyuwangi dinilai strategis untuk mengembangkan program pemberdayaan. “Kami ingin Banyuwangi menjadi contoh bagaimana zakat bisa bertransformasi menjadi kekuatan ekonomi umat, sekaligus menghadirkan layanan sosial kemanusiaan yang lebih mudah dijangkau,” tambahnya. “BAZNAS hadir untuk negeri. Melalui kolaborasi dengan pemerintah daerah, PT PNM, serta mitra lainnya, insyaAllah program-program ini membawa keberkahan, manfaat berkelanjutan, dan menjadikan Banyuwangi semakin maju serta masyarakatnya lebih sejahtera.” tutup Prof. Noor Achmad. Sementara itu, Bupati Banyuwangi Hj. Ipuk Fiestiandani Azwar Anas menyampaikan apresiasi tinggi atas perhatian dan dukungan BAZNAS RI bersama mitra kepada masyarakat Banyuwangi. “Banyuwangi ini kabupaten terluas di Jawa Timur, dengan segala tantangan pelayanan masyarakat yang kompleks. Kehadiran program Balai Ternak, Zmart, dan Ambulance Madani sangat berarti bagi kami. Ini adalah bukti nyata kolaborasi yang dapat mempercepat pengentasan kemiskinan dan mendorong ekonomi kerakyatan di Banyuwangi,” ucapnya. Harapan serupa disampaikan Kepala Unit Usaha Syariah PT Permodalan Nasional Madani (PNM), Tunas Haryanto, yang menegaskan akan pentingnya sinergi antara lembaga untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat. “Kolaborasi ini bukan sekadar penyaluran bantuan, melainkan ikhtiar bersama untuk meningkatkan kemandirian masyarakat. Ambulance Madani, misalnya, akan membantu memperluas akses layanan kesehatan bagi warga, sementara program Zmart dapat memperkuat daya saing warung mikro di era digital,” jelasnya. Peluncuran ini menghadirkan tiga program strategis BAZNAS RI untuk masyarakat Banyuwangi. Balai Ternak diperuntukkan bagi 20 peternak mustahik yang akan mendapatkan pendampingan intensif melalui pola pembibitan dan penggemukan, sehingga mereka bisa lebih mandiri secara ekonomi. Program Zmart diberikan kepada 50 pemilik warung kecil dengan dukungan renovasi, branding, permodalan, hingga digitalisasi rantai pasok agar lebih berdaya saing. Sementara itu, Ambulance Madani Gratis (AMBUMANIS) akan melayani masyarakat yang membutuhkan akses kesehatan darurat tanpa biaya, terutama di wilayah pelosok. Peluncuran program ini menandai babak baru sinergi antara BAZNAS RI, pemerintah daerah, dan mitra strategis. Dengan mengusung semangat “Zakat untuk Negeri”, kegiatan ini diharapkan menjadi inspirasi bagi daerah lain dalam mengembangkan potensi zakat sebagai instrumen pemberdayaan umat.
BERITA23/09/2025 | Humas
Tingkatkan Kualitas Pendidikan, BAZNAS Luncurkan Beasiswa Cendekia BAZNAS Rusia Tahun 2025
Tingkatkan Kualitas Pendidikan, BAZNAS Luncurkan Beasiswa Cendekia BAZNAS Rusia Tahun 2025
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI resmi meluncurkan Program Beasiswa Cendekia BAZNAS (BCB) Rusia Tahun 2025 sebagai upaya untuk meningkatkan kualitas pendidikan generasi muda Indonesia di luar negeri, menguatkan program Asta Cita Presiden RI dan Indonesia Emas 2045. Acara yang digelar secara daring pada Senin (22/9/2025) ini dihadiri Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA., Atase Pendidikan dan Kebudayaan KBRI Moskow, Prof. Dr. Khoirul Rosyadi, S.S., M.Si., Ph.D., serta Deputi II BAZNAS RI, Dr. HM. Imdadun Rahmat, M.Si. Turut hadir Duta Besar Rusia untuk Indonesia, H.E. Sergei Gennadievich Tolchenov, serta para penerima Beasiswa Cendekia BAZNAS Rusia. Dalam sambutannya, Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA., menyampaikan bahwa beasiswa ini merupakan bagian dari upaya BAZNAS dalam meningkatkan kualitas masyarakat Indonesia, sekaligus memajukan umat. “Apa yang kita lakukan adalah dalam rangka untuk meningkatkan kualitas masyarakat kita Indonesia yang bertujuan untuk memajukan umat ke depan. Jadi jelas bahwa yang kita lakukan ini bisa bermanfaat bagi masyarakat luas, bagi umat,” ujar Kiai Noor. Kiai Noor menegaskan, BAZNAS berkomitmen menjaga keberlanjutan program ini agar terus berjalan di tahun-tahun mendatang. Kiai Noor mengungkapkan bahwa mahasiswa Indonesia di Rusia memiliki potensi besar yang perlu terus didukung. “Artinya ada keberlanjutan. Tadi kami sudah berdiskusi dengan Bu Saidah Sakwan bahwa ini tidak akan berhenti di sini, tapi akan terus, kita akan menggali lebih banyak lagi, karena ternyata anak-anak kita di Rusia ini hebat-hebat semua,” jelasnya. Lebih jauh, ia berharap mahasiswa maupun alumni penerima BCB Rusia dapat membentuk Unit Pengumpul Zakat (UPZ) di Rusia. Menurutnya, hal itu bisa menjadi sarana berkelanjutan untuk mendukung generasi penerima beasiswa berikutnya. “Jadi itu saya kira akan terus berlanjut, di samping kami juga akan terus memberikan beasiswa ini, tetapi juga lulusan-lulusan yang sudah bekerja dan sudah bisa memberikan zakat, infak, dan sedekah, bisa dimanfaatkan untuk mahasiswa di Rusia,” tambahnya. Sementara itu, Atase Pendidikan dan Kebudayaan KBRI Moskow, Prof. Dr. Khoirul Rosyadi, menjelaskan bahwa saat ini terdapat sekitar 500–700 mahasiswa Indonesia yang menempuh pendidikan di Rusia dalam berbagai disiplin ilmu. Tahun ini, sekitar 299 mahasiswa baru Indonesia akan berangkat ke Rusia untuk melanjutkan studi. Ia menerangkan bahwa mayoritas mahasiswa tersebut mendapatkan beasiswa dari Pusat Kebudayaan Rusia (PKR) yang mencakup biaya kuliah dan tunjangan bulanan. Namun, dukungan tersebut belum sepenuhnya mampu menutup kebutuhan hidup sehari-hari mahasiswa. “Karena itu, hadirnya Beasiswa BAZNAS mulai tahun kemarin dan tahun kedua ini saya kira menjadi harapan yang sangat membantu bagi mahasiswa-mahasiswa kita yang berada di Rusia. Beasiswa ini betul-betul memberikan optimisme bagi mahasiswa kita di Rusia untuk lebih fokus meningkatkan studinya,” ujarnya. Khoirul juga menyampaikan apresiasi kepada BAZNAS atas kepeduliannya terhadap mahasiswa Indonesia di Rusia, seraya berharap jumlah penerima maupun nilai beasiswa dapat terus meningkat di tahun-tahun mendatang. Pada kesempatan yang sama, Deputi II BAZNAS RI, Dr. H. M. Imdadun Rahmat, M.Si., menambahkan program BCB Rusia bukan hanya memberikan bantuan biaya pendidikan, tetapi juga memiliki tujuan strategis. Program ini, katanya, dirancang agar penerimanya kelak bisa keluar dari status mustahik dan menjadi muzaki, sekaligus memberi dampak sosial yang luas. “Program BCB Rusia merupakan salah satu program beasiswa BAZNAS yang bertujuan untuk mengeluarkan mustahik dari kemiskinan dan menjadi muzaki. Selain itu, nilai lebih dari BCB Rusia adalah bahwa para penerima itu kami yakini mereka adalah orang istimewa yang akan memiliki high social impact yang setelah mereka lulus akan membawa kemanfaatan bagi publik,” jelasnya.
BERITA23/09/2025 | Humas
BAZNAS Distribusikan Kaki Prostetik untuk Penyandang Disabilitas
BAZNAS Distribusikan Kaki Prostetik untuk Penyandang Disabilitas
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI menyalurkan bantuan kaki prostetik untuk penyandang disabilitas di Brebes, Jawa Tengah. Sebanyak 17 kaki prostetik dan empat tangan prostetik diberikan kepada masyarakat yang mengalami keterbatasan fisik. Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan Saidah Sakwan MA. mengatakan, pendistribusian alat bantu ini merupakan kepedulian BAZNAS terhadap mereka yang membutuhkan bantuan, serta untuk membantu mereka lebih mandiri dalam menjalani aktivitas setiap harinya. “Semoga pendistribusian alat bantu disabilitas ini dapat membantu mempermudah aktivitas sehari-hari bagi para penyandang disabilitas ini,” kata Saidah dalam keterangan tertulis, di Jakarta, Senin (22/9/2025). Saidah mengatakan, bantuan ini merupakan bagian dari program pendistribusian dan pendayagunaan zakat yang menyasar kelompok rentan, masyarakat kurang mampu, termasuk penyandang disabilitas. Tujuannya untuk mengembalikan semangat hidup para penerima manfaat ini. Dalam pelaksanaan program ini, BAZNAS RI menggandeng BAZNAS Kabupaten Brebes dan Dinas Sosial Kabupaten Brebes dalam upaya menyalurkan bantuan kaki dan tangan prostetik kepada 21 orang penyandang disabilitas. “BAZNAS berkomitmen untuk terus memperluas jangkauan bantuan serupa ke berbagai wilayah di Indonesia. BAZNAS juga memastikan penyaluran bantuan ini tepat sasaran. Mudah-mudahan berkah untuk para mustahik, dan juga bagi para muzaki yang sudah menyalurkan ZIS (Zakat, Infak, Sedekah) melalui BAZNAS, ” ujar Saidah. Salah satu penerima manfaat kaki prostetik adalah Pak Ginanjar warga dari Desa Karangbale, Kecamatan Larangan. Pak Ginanjar harus kehilangan salah satu kakinya akibat kecelakaan motor yang dialami beberapa tahun silam. Sebagai kepala rumah tangga, keterbatasan fisik tidak membuatnya patah semangat. Dengan susah payah, pak Ginanjar kembali bangkit bermodalkan alat bantu berupa tongkat untuk membantunya beraktivitas. Ginanjar membuka sebuah tempat fotocopy dan menjual alat tulis untuk membantu perekonomian keluarganya. Setelah mendapatkan kaki prostetik ini, Ginanjar mengaku bersyukur karena memudahkannya dalam bekerja. Jujur saja kata dia, jika harus membeli kaki prostetik sendiri, ia merasa belum mampu. “Alhamdulillah, saya sangat bersyukur dan terima kasih kepada BAZNAS karena bisa mendapatkan bantuan kaki palsu ini. Saya tak bisa membayangkan karena harganya yang cukup mahal,” kata Ginanjar.
BERITA23/09/2025 | Humas
BAZNAS Bersama BPJS Ketenagakerjaan Perkuat Kerja Sama Program Perlindungan Pekerja Rentan
BAZNAS Bersama BPJS Ketenagakerjaan Perkuat Kerja Sama Program Perlindungan Pekerja Rentan
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Republik Indonesia bersama BPJS Ketenagakerjaan kembali memperkuat sinergi dalam melindungi para pekerja rentan melalui kegiatan re-launching program perlindungan pekerja rentan. Sebagai langkah awal, BPJS Ketenagakerjaan dan BAZNAS menargetkan mampu melindungi sekitar 2 juta pekerja rentan yang juga berhak menerima zakat (mustahik). Jumlah tersebut merupakan 10 persen dari jumlah pekerja rentan yang belum memiliki perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan yakni mencapai 27 juta pekerja. Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Achmad Subianto, Gedung BAZNAS RI, Jakarta, Jumat (19/9/2025). Hal Ini menjadi momentum penting untuk melanjutkan kerja sama yang telah terjalin sejak 2018. Turut hadir Deputi 1 BAZNAS RI, M. Arifin Purwakananta, Direktur Kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan Eko Nugriyanto, beserta jajaran. Deputi 1 BAZNAS RI, M. Arifin Purwakananta, mengingatkan kembali tentang latar belakang program ini yang hadir dari keprihatinan terhadap jutaan pekerja rentan yang tidak memiliki jaminan sosial ketika mengalami sakit maupun kehilangan penghasilan. “Kami ingat sekali sejak 2018 BAZNAS bersama BPJS Ketenagakerjaan ingin membantu para pekerja yang kalau musim hujan tidak punya penghasilan, atau kalau sakit dan cedera sama sekali tidak terlindungi. Alhamdulillah kerja sama ini terus berjalan dan memberi manfaat nyata,” ujarnya. Lebih lanjut, Arifin menuturkan, pandemi Covid-19 semakin mempertegas urgensi perlindungan pekerja rentan, karena kelompok inilah yang paling terdampak dari sisi ekonomi maupun kesehatan. “Waktu itu kami bersama Satgas Covid-19 membantu pekerja yang siang malam berjibaku, meski saat itu kita belum tahu pandemi akan berlangsung berapa lama. Kini kita kembali pada masalah utama, jutaan pekerja rentan yang memang harus dilindungi,” jelasnya. Arifin juga menegaskan, upaya perlindungan tidak bisa hanya dilakukan oleh lembaga semata, melainkan perlu partisipasi luas dari masyarakat. “Jumlah pekerja rentan mencapai jutaan orang. Tidak semuanya bisa langsung kita bantu, tapi sebagian dari mereka pasti membutuhkan. Melalui zakat, infak, dan sedekah, kita bisa ikut melindungi mereka,” tuturnya. Sementara itu, Direktur Kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan, Eko Nugriyanto menjelaskan, perlindungan BPJS Ketenagakerjaan tidak hanya menyasar pekerja formal, tetapi juga pekerja informal atau rentan yang jumlahnya sangat besar dan justru membutuhkan perhatian khusus. “Dari 144 juta angkatan kerja Indonesia, sekitar 60 juta adalah pekerja informal. Mereka ini justru yang paling rentan, karena penghasilannya kecil dan tidak cukup untuk membayar iuran mandiri,” katanya. Lebih lanjut, Eko memaparkan, manfaat program ini sudah nyata dirasakan oleh para peserta pekerja rentan, baik berupa santunan, biaya pengobatan, maupun beasiswa pendidikan bagi anak-anak mereka. “Hingga kini, dari sekitar 9,9 juta peserta pekerja bukan penerima upah, manfaat yang sudah diberikan mencapai lebih dari Rp1,3 triliun. Bahkan kami sudah memberikan beasiswa kepada lebih dari 1.800 anak pekerja rentan agar tetap bisa melanjutkan sekolah,” ungkap Eko. Eko turut menyampaikan harapannya agar sinergi dengan BAZNAS semakin meluas sehingga mampu melibatkan lebih banyak pihak. “Kami berharap kerja sama ini terus berlanjut dan semakin banyak lembaga, baik pemerintah daerah, lembaga zakat, maupun mitra filantropi, yang ikut berkontribusi. Dengan kebersamaan, kita bisa melindungi lebih banyak pekerja rentan di seluruh Indonesia,” pungkasnya.
BERITA23/09/2025 | Humas
BPKH Gandeng BAZNAS RI, Salurkan 6 Bantuan Program Kemaslahatan di Probolinggo Jawa Timur
BPKH Gandeng BAZNAS RI, Salurkan 6 Bantuan Program Kemaslahatan di Probolinggo Jawa Timur
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI menyalurkan enam bantuan Program Kemaslahatan Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH), berupa dua unit mobil layanan dakwah, tiga program penyediaan sarana dan prasarana, serta bibit bawang merah di Kota dan Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur. Adapun penerima bantuan ialah Yayasan Al Hidayah Kepel dan Yayasan Al Aziziyah untuk program mobil layanan dakwah. Sedangkan tiga sarana-prasarana disalurkan ke Majelis Taklim Rotibul Haddad dan Maulid Simtudduror, Yayasan Miftahul Ulum Al Kholili, serta Ranting Desa NU Muneng. Untuk bidang pertanian, bibit bawang merah diberikan kepada Kelompok Tani Syawal Jaring Jaya. Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA, menyampaikan, penyaluran bantuan ini menjadi bentuk nyata sinergi antara BAZNAS dan BPKH dalam meningkatkan kesejahteraan umat. Menurutnya, kemitraan ini sekaligus menjadi implementasi amanat undang-undang untuk mengoptimalkan Dana Abadi Umat bagi kemaslahatan masyarakat. “Alhamdulillah, BAZNAS kembali dipercaya menjadi mitra BPKH dalam menyalurkan program kemaslahatan. Enam bantuan ini bukan hanya simbolis, tetapi bentuk kehadiran negara melalui BAZNAS dan BPKH untuk membantu masyarakat,” kata Kiai Noor dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Senin (22/9/2025). Kiai Noor menambahkan, bantuan mobil layanan dakwah diharapkan dapat memperkuat syiar Islam di daerah, sementara sarana prasarana yang diberikan dapat mendukung aktivitas pesantren dan yayasan. Adapun penyediaan bibit bawang merah ditujukan untuk memperkuat sektor pertanian serta meningkatkan kesejahteraan petani lokal. Lebih lanjut, Kiai Noor menegaskan, BAZNAS berkomitmen mengawal seluruh proses agar bantuan tepat sasaran. “Kami memastikan semua berjalan transparan, akuntabel, dan benar-benar dirasakan manfaatnya. Mobil dakwah, sarana prasarana, hingga bibit pertanian ini kami harap dijaga dan dimanfaatkan optimal sehingga membawa keberkahan bagi masyarakat luas,” ujarnya. Sebelumnya, penyerahan enam bantuan Program Kemaslahatan secara simbolis telah dilaksanakan di Desa Jorongan, Kecamatan Leces, Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, Kamis (28/8/2025). Sementara itu, Staf Ahli Evaluasi Kebijakan BPKH, Zulhendra, S.E., M.M., menjelaskan, enam bantuan tersebut bersumber dari hasil pengelolaan Dana Abadi Umat, dalam rangka mendukung program layanan pendidikan dan dakwah serta pemberdayaan ekonomi umat berbasis pertanian di Probolinggo, Jawa Timur. "Sesuai amanat undang-undang, BPKH tidak hanya mengelola dana haji, tetapi juga Dana Abadi Umat. Dana ini dikelola agar memberikan nilai manfaat, menghasilkan keuntungan, dan hasilnya disalurkan kembali kepada masyarakat," jelas Zulhendra. Zulhendra menegaskan, seluruh proses penyaluran dilakukan secara cermat melalui tahapan usulan, verifikasi, dan validasi oleh mitra, termasuk BAZNAS. "Dengan begitu, kami memastikan penerima bantuan benar-benar layak dan bantuan tepat sasaran," ujarnya. Zulhendra berharap, bantuan yang disalurkan dapat dimanfaatkan secara optimal dan dijaga dengan penuh tanggung jawab. “Ke depan, BPKH juga akan melakukan monitoring untuk memastikan pemanfaatannya sesuai tujuan. Karena pada dasarnya, dana yang kami kelola ini adalah dana umat. Maka sudah seharusnya dikembalikan lagi kepada umat melalui berbagai program kemaslahatan,” tambahnya. Pada kesempatan tersebut, Anggota Komisi VIII DPR RI, H. Syaiful Nuri, yang hadir dalam penyerahan bantuan secara simbolis, menyampaikan apresiasinya. Ia menilai, bantuan program kemaslahatan ini jadi bukti sinergi antara Pemerintah Indonesia melalui DPR RI, BPKH, dan BAZNAS. “Alhamdulillah, mitra kami di Komisi VIII, yakni BPKH telah menyerahkan enam bantuan program kemaslahatan. Terima kasih kepada BPKH dan BAZNAS. Semoga bermanfaat untuk umat, khususnya dakwah,” ujar Syaiful. Syaiful menegaskan, pihaknya (DPR RI) akan terus mengawal agar program kemaslahatan benar-benar berjalan dan tidak sekadar sosialisasi. “Yang terpenting amanah. Jangan disalahgunakan, manfaatkan sebaik-baiknya agar dirasakan masyarakat dan bisa terus berkembang,” ucapnya.
BERITA23/09/2025 | Humas
Tingkatkan Kepercayaan Publik, BAZNAS RI Optimalkan Penguatan Kelembagaan
Tingkatkan Kepercayaan Publik, BAZNAS RI Optimalkan Penguatan Kelembagaan
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI terus mendorong penguatan kelembagaannya dengan cara meningkatkan kepercayaan masyarakat kepada BAZNAS melalui penerapan sistem pengelolaan zakat yang profesional, transparan, akuntabel, dan menekankan prinsip 3A (Aman Syar'i, Aman Regulasi, dan Aman NKRI). Hal ini disampaikan Pimpinan BAZNAS RI Bidang SDM, Keuangan dan Umum, Kol. CAJ (Purn) Drs. Nur Chamdani, dalam Rapat Kerja UPZ BAZNAS Tingkat Nasional dan UPZ Award 2025 yang digelar di Bogor selama tiga hari. “Untuk penguatan kelembagaan ada tiga poin penting yang menurut saya menjadi titik kritis kita, artinya yang paling perlu mendapatkan perhatian yaitu kepercayaan publik, optimalisasi kinerja lembaga, dan pencegahan fraud,” terang Chamdani. Pertama, kepercayaan publik. Menurutnya di tengah sistem zakat yang masih bersifat sukarela, kepercayaan muzakki dan stakeholder lainnya sangat penting terhadap keberlangsungan lembaga, oleh karenanya lembaga yang kuat memiliki hubungan yang kuat dengan naiknya kepercayaan publik terhadap lembaga zakat. Chamdani menjelaskan, dewasa ini cara masyarakat berkomunikasi dan mendapatkan informasi adalah melalui media sosial. Banyak masyarakat yang lebih percaya dengan informasi-informasi yang bertebaran di media sosial tanpa melakukan kroscek. “Sekarang masyarakat lebih banyak tertarik dengan hal-hal yang kontradiktif, daripada yang betul-betul didasarkan atas data dan fakta dan ini tentu saja sangat mempengaruhi penghimpunan,” jelas Chamdani. Misalnya saja ketika Pimpinan BAZNAS mendapatkan serangan hoaks tentang korupsi dana zakat sebesar Rp11,7 triliun. Padahal kasus korupsi tersebut terjadi di lembaga lain dan bukan BAZNAS, namun justru berhasil menimbulkan kesalahpahaman di masyarakat bahkan beberapa influencer ikut termakan hoaks tersebut. “Jadi bapak ibu sekalian, mari kita jaga kepercayaan publik ini. Kalau UPZ barangkali di internal bagaimana memberikan kepercayaan pada para muzakki yang ada di lingkungan kita, tentu saja ini harus dilakukan dengan transparansi, sosialisasi dan sebagainya,” jelas Chamdani. Kedua, optimalisasi kinerja lembaga yang tentunya sangat bergantung pada SDM yang harus betul-betul kuat. Dalam artian kualifikasi output insan BAZNAS harus profesional, amanah, dan istiqomah (Promanis). Menurut Chamdani, profesional artinya insan UPZ BAZNAS menjalankan pekerjaanya dengan baik, terencana, tepat waktu, efisien, dan efektif. Sedangkan amanah, insan UPZ BAZNAS harus memiliki akhlak yang baik dans apat menjalankan kepercayaan muzakki dengan penuh dan tanggung jawab. “Dan istiqomah artinya insan UPZ BAZNAS haris menjalankan seluruh tugas dan tanggung jawabnya dengan konsisten, harus memiliki kesadaran dan kewajiban bahwa ini bukan pekerjaan sambilan tetapi harus sungguh-sungguh dijalankan dengan nilai-nilai integritas, tidak mudah tergoda dan tahan banting karena memang mengelola zakat tidak ringan,” jelas Chamdani. Ketiga, pencegahan Fraud atau penipuan. Sebagai lembaga pengelola keuangan publik, penyalahgunaan di lembaga zakat dapat terjadi. Karenanya, sistem kelembagaan yang kuat dapat meminimalisir segala bentuk fraud dalam pengelolaan zakat karena lembaga zakat yang kuat memiliki sistem yang sangat baik dalam mencegah penyalahgunaan.
BERITA23/09/2025 | Humas
Zawa Funwalk 2025: BAZNAS Hadirkan Produk Mustahik, Bukti Nyata Pemberdayaan Zakat
Zawa Funwalk 2025: BAZNAS Hadirkan Produk Mustahik, Bukti Nyata Pemberdayaan Zakat
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) menghadirkan berbagai produk hasil pemberdayaan mustahik dalam kegiatan Zawa Funwalk 2025 bertema “Berkah Maulid Berdayakan Umat” yang diselenggarakan oleh Kementerian Agama (Kemenag) RI di kawasan Car Free Day (CFD) Jakarta, Minggu (21/9/2025). Melalui booth ZCoffee, BAZNAS membagikan 350 cangkir kopi hasil panen petani binaan, serta mendistribusikan 150 paket ZChicken kepada pengunjung sebagai bentuk sosialisasi program pemberdayaan ekonomi berbasis zakat. Selain itu, BAZNAS juga menyalurkan 100 Paket Logistik Keluarga (PLK) kepada mustahik, berisi bahan pokok seperti beras, gula, minyak goreng, sarden, dan kornet. Turut hadir Menteri Agama RI, Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar, M.A, Ketua BAZNAS RI Prof. Dr. KH. Noor Achmad MA, jajaran Pimpinan BAZNAS RI Prof. Ir. H. Muhamad Nadratuzzaman Hosen, MS.MEc ,Ph.D., Saidah Sakwan MA, KH. Achmad Sudrajat, Lc, M.A. CFRM., Dirjen Bimas Islam Kemenag RI Prof. Dr. H. Abu Rokhmad, M.Ag., beserta jajaran. Dalam kesempatan tersebut, Menteri Agama RI Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar, MA, menekankan, penguatan zakat dan wakaf akan memberi dampak signifikan terhadap pengentasan kemiskinan. “Apalagi nanti kalau zakat wakaf itu sudah berdaya, maka sudah tidak ada lagi orang-orang miskin di Indonesia,” ungkapnya. Menurutnya, penguatan zakat dan wakaf bukan hanya kewajiban keagamaan, melainkan juga strategi pemberdayaan ekonomi umat. “Insya Allah ke depan bapak-ibu sekalian, carilah kiat-kiat bagaimana menampung zakat, bagaimana menampung wakaf produktif ini,” kata Menag. Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA, menegaskan bahwa partisipasi BAZNAS dalam kegiatan ini bukan sekadar memeriahkan acara, melainkan menjadi bagian dari syiar zakat yang berdampak nyata. “Kami ingin menunjukkan bahwa zakat bukan hanya ibadah personal, tetapi juga instrumen sosial dan ekonomi yang memberdayakan. Produk-produk yang kami bawa ke CFD ini adalah hasil dari proses panjang pembinaan mustahik,” ujar Kiai Noor. Menurutnya, Zawa Funwalk menjadi ruang strategis untuk mengenalkan zakat dan wakaf dalam format yang dekat dengan masyarakat, sekaligus mengedukasi publik tentang pentingnya mendukung gerakan zakat produktif. "Melalui kegiatan ini, syiar zakat dan wakaf diharapkan semakin meluas di tengah dan dapat menjadi penggerak tumbuhnya kesadaran berzakat di kalangan masyarakat Indonesia," ucap Kiai Noor. Zawa Funwalk 2025 yang diinisiasi oleh Kementerian Agama RI ini menghadirkan berbagai kegiatan, mulai dari hiburan Islami, talkshow edukatif, hingga pameran produk-produk berbasis zakat dan wakaf. Kegiatan yang dihadiri 1.400 peserta ini juga menjadi rangkaian dari peringatan Maulid Nabi Muhammad Saw 1447 H/2026 M.
BERITA22/09/2025 | Humas
BAZNAS Beri Layanan Kesehatan Gratis untuk Anak Sekolah di Sulsel
BAZNAS Beri Layanan Kesehatan Gratis untuk Anak Sekolah di Sulsel
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI melalui Rumah Sehat BAZNAS Parigi Moutong menggelar layanan kesehatan gratis bagi murid sekolah dasar. Kegiatan ini merupakan bagian dari program Anak Sekolah Sehat yang dilaksanakan di SDN No. 4, Kelurahan Kampal, Kecamatan Parigi, Kabupaten Parigi Moutong, Sulawei Selatan. Layanan kesehatan yang diberikan meliputi penyuluhan bahaya minuman kemasan, pemeriksaan telinga, serta pemberian vitamin. Program ini diikuti dengan antusias oleh para siswa yang hadir di sekolah. Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Saidah Sakwan, MA. menegaskan, program ini merupakan upaya nyata BAZNAS dalam meningkatkan kualitas kesehatan anak. “Melalui Rumah Sehat BAZNAS, kami berusaha mendekatkan layanan kesehatan gratis ke sekolah-sekolah, agar anak-anak tumbuh sehat, cerdas, dan produktif,” ujarnya, dalam keterangan tertulis di Jakarta, Jumat (19/9/2025). Ia menambahkan, edukasi mengenai bahaya minuman kemasan sejak dini sangat penting agar anak-anak lebih sadar dalam menjaga pola hidup sehat. Menurutnya, kesehatan siswa merupakan fondasi untuk mencetak generasi yang unggul di masa depan. "Program Anak Sekolah Sehat ini juga menjadi bentuk penyaluran zakat yang dihimpun melalui para muzaki dan dikelola oleh BAZNAS. Insya Allah BAZNAS akan menyalurkan Zakat, Infak dan Sedekah (ZIS) yang dihimpun dapat tersalurkan secara tepat sasaran," ujarnya. Dengan demikian, kata Saidah, dana ZIS tidak hanya bermanfaat untuk bantuan langsung, tetapi juga berkontribusi pada peningkatan derajat kesehatan masyarakat. Adapun total keseluruhan penerima pelayanan manfaat (PPM) layanan ini mencapai 453 jiwa, program ini menunjukkan komitmen BAZNAS dalam memperluas layanan kesehatan berbasis zakat. BAZNAS berharap kehadiran layanan kesehatan gratis bagi anak sekolah dapat terus berlanjut dan semakin diperluas ke daerah lain. Dengan dukungan masyarakat dan muzaki, program ini diharapkan mampu memperkuat peran BAZNAS dalam membangun kesehatan, pendidikan, dan kesejahteraan umat.
BERITA22/09/2025 | Humas
Rumah Sehat BAZNAS Berau Berikan Layanan Kesehatan Kepada 1.176 Siswa Sekolah
Rumah Sehat BAZNAS Berau Berikan Layanan Kesehatan Kepada 1.176 Siswa Sekolah
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI melalui Rumah Sehat BAZNAS Berau memberikan program layanan kesehatan gratis kepada para siswa MI AL-IHSAN di Jalan Pembangunan 1, Tanjung Redeb, Berau, Kalimantan Timur. Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Saidah Sakwan M.A. mengatakan program ini berupa penyuluhan kesehatan, pemberian makanan tambahan, serta pemberian bantuan medis kepada sekolah seperti masker, sabun cuci tangan, dan kotak P3k. Menurut Saidah, kegiatan penyuluhan ini mendapatkan respons positif dan antusiasme dari masyarakat dan siswa di sekolah. Sebanyak 1.176 orang menerima manfaat penyuluhan tersebut. “Kegiatan penyuluhan untuk anak sekolah ini menekankan pentingnya kebersihan diri khususnya melalui kegiatan mencuci tangan dengan sabun,” kata Saidah dalam keterangan tertulis, di Jakarta, Jumat (19/09/2025) Menurut Saidah, hal ini penting untuk meningkatkan kesadaran anak-anak usia sekolah akan praktik hidup sehat. Selain itu membiasakan mereka mencuci tangan menggunakan sabun adalah salah satu upaya mencegah penyebaran kuman dan bibit penyakit di sekolah. Seperti yang kita ketahui bersama, ujar Saidah, anak-anak masih rentan terhadap penyebaran penyakit karena sistem kekebalan tubuh mereka yang belum sepenuhnya matang. Penyakit yang umum dialami anak-anak sekolah ini antara lain flu, diare, cacar air, campak, ISPA, dan lain sebagainya yang rentan menyebar melalui kontak langsung. “Karena itu diperlukan dukungan yang baik dengan mengajarkan mereka rutin mencuci tangan dengan sabun agar terhindar dari penyakit-penyakit tersebut,” jelas Sadiah. Saidah menjelaskan, telapak tangan anak-anak merupakan bagian tubuh yang sering bersentuhan langsung dengan virus atau bakteri yang berasal dari benda maupun dari orang yang sedang sakit. Ketika telapak tangan mereka tanpa sadar menyentuh muka, hidung, dan mulut dengan tangan yang belum dibersihkan, hal ini bisa membuat mereka tertular penyakit. Karena itu Saidah berharap, adanya kegiatan ini menyadarkan masyarakat terutama anak usia sekolah dapat lebih memperhatikan kesehatan diri sendiri dengan cara mencuci tangan yang baik dan benar, dapat menjaga kesehatan gigi dan mulut serta menjaga kebersihan lingkungan di sekolah dengan membuang sampah pada tempatnya. Terakhir Saidah menambahkan, dalam kesempatan tersebut Rumah Sehat BAZNAS juga memperkenalkan kepada seluruh masyarakat kabupaten Berau, bahwa RSB Berau telah membuka operasional pelayanan kesehatan dan bisa dimanfaatkan untuk pasien umum.
BERITA22/09/2025 | Humas
BAZNAS Perkuat Audit Syariah untuk Pastikan Akuntabilitas dan Keberkahan Zakat
BAZNAS Perkuat Audit Syariah untuk Pastikan Akuntabilitas dan Keberkahan Zakat
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI mendorong penguatan audit syariah sebagai langkah strategis untuk memastikan pengelolaan zakat, infak, sedekah (ZIS) berjalan transparan, akuntabel, sesuai prinsip syariah, serta memberikan dampak nyata. Hal tersebut mengemuka dalam Pengajian Selasa Pagi bertema “Evaluasi Audit Syariah Tahun 2024 dan 2025” yang diselenggarakan oleh Pusdiklat BAZNAS RI dan disiarkan langsung melalui kanal YouTube BAZNAS TV, Selasa (16/9/2025). Hadir dalam kegiatan tersebut Pimpinan BAZNAS RI Bidang Transformasi Digital Nasional, Prof. Ir. Nadratuzzaman Hosen, MS., M.Ec., Ph.D., Inspektur Jenderal Kementerian Agama (Kemenag) RI, Khairunas, S.H., M.H., CGCAE, serta Pimpinan dan amil BAZNAS Provinsi/Kabupaten/Kota seluruh Indonesia yang hadir secara daring. Pimpinan BAZNAS RI Bidang Transformasi Digital Nasional, Dr. Ir. H. M. Nadratuzzaman Hosen, mengatakan audit syariah bukan sekadar pemeriksaan administratif, melainkan sarana untuk meningkatkan kualitas tata kelola. “Audit syariah hadir bukan untuk mencari kesalahan, tetapi memastikan zakat dikelola sesuai ketentuan syariah, transparan, tepat sasaran, dan memberi dampak nyata bagi mustahik,” ujarnya. Ia menambahkan, pemerintah saat ini menargetkan penghapusan kemiskinan ekstrem dalam dua tahun ke depan dan menurunkan angka kemiskinan relatif hingga di bawah enam persen pada akhir masa jabatan. “Zakat harus menjadi salah satu instrumen utama untuk mencapai target nasional tersebut. Komitmen BAZNAS adalah memperkuat kelembagaan dan tata kelola agar zakat benar-benar berdampak,” kata Nadratuzzaman. Sementara itu, Inspektur Jenderal Kementerian Agama, Khairunas, S.H., M.H., CGCAE, menyampaikan, audit syariah menjadi kunci menjaga keberkahan dana zakat sekaligus memastikan akuntabilitas lembaga. "Inspektorat Jenderal (Itjen) Kemenag RI hadir dengan pengawasan berdampak, yakni menjaga akuntabilitas, memastikan kepatuhan syariah, dan mendorong transformasi mustahik menjadi muzaki. Hal ini sejalan dengan delapan program prioritas Kementerian Agama, termasuk penguatan ekonomi umat, layanan keagamaan berdampak, serta digitalisasi tata kelola," ujar Khairunas. Ia menegaskan, pengawasan terhadap BAZNAS dilakukan melalui mekanisme yang sah, yakni MoU antara Itjen dan Ditjen Bimas Islam. "Peraturan Menteri Agama (PMA) No. 33 Tahun 2024 tentang Organisasi dan Tata Kerja (SOTK) , Inspektorat Jenderal bertugas melakukan pengawasan internal Kemenag, sementara BAZNAS tidak termasuk dalam struktur tersebut. Karena itu, pengawasan dilakukan melalui MoU dengan Ditjen Bimas Islam, sehingga auditor Itjen memiliki dasar hukum yang jelas untuk mengaudit BAZNAS di tingkat pusat, provinsi, kabupaten/kota, maupun LAZ," jelasnya. Lebih lanjut, Khairunas menekankan pentingnya rekomendasi perbaikan yang ditawarkan Itjen kepada BAZNAS, antara lain mulai dari perencanaan berbasis maqashid syariah, penguatan audit syariah dan kompetensi amil, hingga integrasi zakat dalam sistem fiskal nasional. "Rekomendasi juga mencakup peningkatan literasi zakat bagi muzaki dan amil, penyusunan pedoman manajemen risiko, evaluasi fundraising digital, serta penyaluran berbasis investasi agar manfaatnya langsung dirasakan mustahik," jelas Khairunas. Khairunas mengatakan, sejumlah rekomendasi yang berikan adalah langkah perbaikan, agar zakat benar-benar menjadi instrumen utama pengentasan kemiskinan dan penguatan ekonomi umat, sejalan dengan program prioritas Kementerian Agama dan target pemerintah menurunkan kemiskinan ekstrem. “Ke depan, kita berharap persoalan apapun yang terjadi dalam lingkup pengelolaan BAZNAS di tingkat nasional, provinsi, maupun kabupaten/kota dapat diantisipasi melalui langkah mitigasi. Dengan demikian, zakat tidak hanya berfungsi sebagai kewajiban agama, tetapi juga solusi sosial untuk kesejahteraan umat,” kata Khairunas ------------- Informasi Pusdiklat 0822-2706-0666
BERITA19/09/2025 | Humas
Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Mari tunaikan zakat Anda dengan mentransfer ke rekening zakat.

BAZNAS

Info Rekening Zakat