Tarhib Ramadan 2026, BAZNAS RI Ajak Seluruh Amil Gencarkan Gerakan Zakat Menguatkan Indonesia
23/02/2026 | Penulis: Admin | Akate
Tarhib Ramadan 2026, BAZNAS RI Ajak Seluruh Amil Gencarkan Gerakan Zakat Menguatkan Indonesia
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI kembali menggelar Tarhib Ramadan 2026 melalui mujahadah dan doa bersama yang diikuti seluruh pimpinan serta amil BAZNAS Provinsi/Kabupaten/Kota se-Indonesia. Kegiatan ini menjadi momentum penguatan spiritualitas dan komitmen kolektif dalam menghadirkan pelayanan terbaik bagi masyarakat melalui gerakan “Zakat Menguatkan Indonesia”.
Tarhib Ramadan bertema “Zakat Menguatkan Indonesia” ini dihadiri Ketua BAZNAS RI Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA., Direktur Pemberdayaan Zakat dan Wakaf Kementerian Agama RI Prof. Dr. H. Waryono Abdul Ghafur, Kapolda Bengkulu Irjen Pol Mardiyono, S.I.K., M.Si., Ketua MUI Bidang Fatwa Prof. Dr. KH. Asrorun Ni’am Sholeh, serta seluruh amil BAZNAS se-Indonesia. Kegiatan digelar secara daring melalui siaran langsung di kanal Youtube BAZNAS TV pada Selasa (17/2/2026).
Turut hadir Wakil Ketua BAZNAS RI H. Mokhamad Mahdum, Ph.D., Pimpinan BAZNAS RI Bidang Teknologi dan Informasi Dr. Ir. H. M. Nadratuzzaman Hosen, Pimpinan Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan Saidah Sakwan, M.A., Pimpinan Bidang Pengumpulan Dr. H. Rizaludin Kurniawan, S.Ag., M.Si., CFRM., serta Pimpinan Bidang Koordinasi Nasional Achmad Sudrajat, Lc., M.A., CFRM.
Ramadan: Ajang Perjuangan dan Jihad Amil
Dalam sambutannya, Ketua BAZNAS RI Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA., menegaskan bahwa Tarhib Ramadan bukan sekadar agenda seremonial tahunan, melainkan pengingat bagi seluruh amil untuk menjalankan tugas utama dalam memastikan zakat tersalurkan kepada masyarakat yang berhak.
"Ramadan bagi kita (amil) semua adalah ajang perjuangan, ajang jihad, bagaimana kita memfasilitasi dari orang-orang kaya kepada orang-orang miskin," ujar Kiai Noor.
Ia menjelaskan, tugas amil tidak hanya memfasilitasi orang-orang yang berkelebihan harta untuk menunaikan zakat, tetapi juga melakukan tathhir (pensucian harta), tazkiyah (penyucian jiwa), serta mendoakan para muzaki. Peran tersebut merupakan amanah mulia dalam menghadirkan keadilan sosial.
Karena itu, Kiai Noor meminta seluruh jajaran BAZNAS memastikan layanan bantuan tersedia optimal selama Ramadan.
"Jangan sampai ada anak yatim yang kekurangan, orang miskin yang merasa kurang, apalagi ada yang kelaparan dan tidak bisa berbuka atau sahur dengan baik,” tegasnya.
Pada Ramadan 1447 H ini, BAZNAS menargetkan penghimpunan zakat sebesar Rp515 miliar. Target tersebut diyakini dapat tercapai melalui sinergi dan kerja kolektif seluruh amil di Indonesia.
Pemerintah Dorong Optimalisasi Pengelolaan Zakat
Direktur Pemberdayaan Zakat dan Wakaf Kementerian Agama RI Prof. Dr. H. Waryono Abdul Ghafur menyampaikan bahwa pemerintah terus mendorong optimalisasi pengelolaan zakat sesuai amanat Undang-Undang Pengelolaan Zakat.
“Indikator keberhasilan lembaga zakat bukan hanya pada besarnya penghimpunan, tetapi sejauh mana zakat mampu mengurangi kemiskinan dan mentransformasi mustahik menjadi muzaki,” ujarnya.
Dukungan juga disampaikan Kapolda Bengkulu Irjen Pol Mardiyono yang berharap Ramadan menjadi momentum memperkuat keimanan dan kolaborasi sosial.
Sementara itu, Ketua MUI Bidang Fatwa Asrorun Ni’am Sholeh menegaskan pentingnya kesiapan administratif dan substantif para amilin dalam melayani muzaki.
"Zakat harus berdampak, Ramadan harus semarak melalui jejaring. Salah satunya dengan menyiarkan aktivitas Ramadan di fasilitas keagamaan dan ruang publik," ucapnya.
Pada kesempatan tersebut, seluruh Pimpinan BAZNAS RI turut menyampaikan ucapan selamat menunaikan ibadah puasa, seraya berharap Ramadan tahun ini semakin memperkuat gerakan zakat nasional demi kemaslahatan umat.
Komitmen BAZNAS Kota Cirebon: Menguatkan Gerakan Zakat di Daerah
Semangat Tarhib Ramadan 2026 ini menjadi penguat bagi BAZNAS Kota Cirebon untuk terus menggencarkan gerakan zakat di tingkat daerah. Sebagai bagian dari jaringan nasional BAZNAS, BAZNAS Kota Cirebon berkomitmen menghadirkan pelayanan zakat yang profesional, transparan, dan berdampak nyata bagi mustahik di Kota Cirebon.
Momentum Ramadan 1447 H menjadi ajang perjuangan bersama untuk memastikan tidak ada warga yang kesulitan memenuhi kebutuhan dasar, tidak ada anak yatim yang terabaikan, serta semakin banyak mustahik yang bertransformasi menuju kemandirian.
Karena zakat bukan sekadar ibadah personal, melainkan gerakan kolektif untuk menguatkan Indonesia—dimulai dari daerah.
Berita Lainnya
BAZNAS RI Optimalkan UPZ Kemenhut untuk Fasilitasi ASN Menunaikan Zakat
BAZNAS Semarakkan MTQ Nasional XXXI dengan Edukasi Zakat dan Layanan Gratis
Donasi Korban Gempa NTT, Moonraker, RPM, dan DGR Pabedilan Salurkan Rp4 Juta melalui BAZNAS Kota Cirebon
Pra-Rakornas 2026, BAZNAS Dorong Percepatan Transformasi Pengelolaan Zakat Nasional
Terharu dan Bahagia, Ratimah Terima Kursi Roda dari BAZNAS Kota Cirebon
Terharu Terima Kursi Roda dari BAZNAS Kota Cirebon, Yayan Sopyan: Bantuan Ini Sangat Berarti
BAZNAS Kota Cirebon Salurkan Bantuan Kaki Palsu untuk Bapak Suryadi, Bantu Kembali Beraktivitas
BAZNAS Kota Cirebon dan BAZNAS Jawa Barat Perkuat Silaturahmi dan Tata Kelola Kelembagaan
BAZNAS Kota Cirebon dan BAZNAS Jawa Barat Bahas Penguatan Program, Usulan Penambahan Kuota Rutilahu Dikaji
Sekolah Cendekia BAZNAS Raih Penghargaan Literasi Nasional Lima Tahun Berturut-turut
BAZNAS Kota Cirebon Perkuat Kolaborasi Bersama Polres Cirebon Kota
BAZNAS Kota Cirebon Buka Saluran Donasi untuk Korban Gempa NTT
BAZNAS dan Mitsui Leasing Hadirkan Layanan Kesehatan bagi 1.100 Penyintas Gempa NTT
BAZNAS Hadirkan Layanan Kesehatan Mobile, Jangkau Penyintas Gempa NTT hingga Pelosok
BAZNAS dan Kemenag Salurkan Rp17,5 Miliar untuk Pesantren Nyaman Belajar

Info Rekening Zakat
Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kota Cirebon.
Lihat Daftar Rekening →