WhatsApp Icon

Badan Amil Zakat Nasional dan BKKBN Ajak Masyarakat Bersedekah untuk Wujudkan Generasi Bebas Stunting

04/03/2026  |  Penulis: Admin | Akate

Bagikan:URL telah tercopy
Badan Amil Zakat Nasional dan BKKBN Ajak Masyarakat Bersedekah untuk Wujudkan Generasi Bebas Stunting

Dok. BAZNAS RI

Jakarta — Upaya melahirkan generasi sehat dan unggul menuju Indonesia Emas 2045 terus diperkuat. Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI bersama Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Kemendukbangga)/BKKBN kembali menghadirkan layanan Sedekah Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (Genting) guna mendorong partisipasi masyarakat dalam pencegahan stunting di Indonesia.

Relaunching layanan tersebut dikemas dalam talkshow bertajuk “BAZNAS dan Kemendukbangga/BKKBN: Jaga Tunas Bangsa – Sedekah untuk Generasi Bebas Stunting” yang digelar di Mal Atrium Senen, Jakarta, Jumat (27/2/2026).

Deputi I BAZNAS RI Bidang Pengumpulan, Mohamad Arifin Purwakananta, menegaskan bahwa kolaborasi ini merupakan sinergi antara pengelolaan dana sosial keagamaan dengan lembaga yang memiliki kompetensi teknis dalam penanganan kesehatan keluarga dan kependudukan.

“BAZNAS berperan sebagai jembatan antara muzaki dan keluarga rentan stunting. Kolaborasi ini memastikan bantuan tidak hanya bersifat karitatif, tetapi terukur, terarah, dan berdampak jangka panjang,” ujarnya.

Ia menjelaskan, faktor kemiskinan masih menjadi salah satu penyebab utama tingginya angka stunting. Karena itu, zakat dan sedekah memiliki peran strategis dalam membantu keluarga kurang mampu agar dapat memenuhi kebutuhan gizi dan kesehatan anak.

“Mustahik fakir miskin menjadi fokus utama program kami. Dimensinya luas, termasuk kesehatan keluarga. Kemiskinan yang tidak ditangani dapat berdampak pada stunting, sehingga zakat hadir sebagai solusi konkret,” tambahnya.

Dalam implementasinya, BAZNAS menyediakan dompet donasi khusus Sedekah Genting agar masyarakat dapat menyalurkan bantuan secara spesifik untuk program pencegahan stunting. Proses penentuan penerima manfaat dilakukan menggunakan data terpadu dari Kemendukbangga/BKKBN dan Kementerian Sosial guna memastikan ketepatan sasaran.

“Kami mengajak masyarakat Indonesia untuk ikut bersedekah melalui program ini. Semoga tidak menjadi gerakan sesaat, tetapi menjadi kepedulian berkelanjutan,” katanya.

Sementara itu, Plt. Direktur Bina Peran Serta Masyarakat Kemendukbangga/BKKBN, Yuni Hastutiningsih, menjelaskan bahwa program Genting menyasar keluarga berisiko stunting, khususnya kelompok ekonomi desil 1 hingga 3. Berdasarkan penelitian, hampir 50 persen prevalensi stunting berasal dari keluarga tidak mampu.

Menurutnya, pencegahan stunting merupakan bagian penting dalam menyiapkan generasi produktif pada 2045.

“Generasi emas tidak hadir secara tiba-tiba. Anak-anak yang akan menjadi tulang punggung Indonesia pada 2045 saat ini sedang berada dalam fase tumbuh kembang. Karena itu, intervensi harus dilakukan sejak sekarang,” tegasnya.

Ia juga mengajak dunia usaha dan masyarakat luas untuk berpartisipasi aktif.

“Selama ini kita menunggu CSR perusahaan, tetapi belum merata. Kini saatnya masyarakat mampu menjadi orang tua asuh bagi keluarga berisiko stunting. Kepedulian kolektif akan mempercepat penurunan angka stunting,” ujarnya.

Kolaborasi ini menegaskan bahwa zakat dan sedekah tidak hanya berdampak pada bantuan jangka pendek, tetapi juga menjadi investasi sosial untuk masa depan bangsa.

Salurkan Sedekah Anda

Menjaga tunas bangsa dapat dimulai dari langkah sederhana melalui sedekah.

Transfer ke rekening:

Bank BSI
7555515558
a.n. BAZNAS Kota Cirebon

 

Layanan BAZNAS Kota Cirebon:

WhatsApp: 0851 9500 2005

Bagikan:URL telah tercopy

Berita Lainnya

Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kota Cirebon.

Lihat Daftar Rekening →