WhatsApp Icon

Berkah Ramadan, UMKM Binaan Badan Amil Zakat Nasional Raup Omzet Rp16 Juta Lewat Program BMD

04/03/2026  |  Penulis: Admin | Akate

Bagikan:URL telah tercopy
Berkah Ramadan, UMKM Binaan Badan Amil Zakat Nasional Raup Omzet Rp16 Juta Lewat Program BMD

Dok. BAZNAS RI

Demak, Jawa Tengah — Ramadan 2026 membawa keberkahan bagi Silvyani (54), pelaku usaha makanan ringan dan kue kering asal Bintoro, Kabupaten Demak. Berkat dukungan permodalan dari program BAZNAS Microfinance Desa (BMD), ia mampu meraih omzet hingga Rp16 juta selama bulan suci.

Silvyani merupakan mustahik binaan BAZNAS RI yang menjalankan usaha aneka makanan ringan seperti mete goreng, egg roll, bawang goreng, hingga kue kering khas Lebaran seperti nastar. Produk-produknya dipasarkan ke lingkungan sekitar serta memenuhi pesanan dari perkantoran dan relasi pribadi untuk kebutuhan Ramadan dan Idulfitri.

Momentum Ramadan menjadi titik lonjakan permintaan. Dengan tambahan modal dari BAZNAS, Silvyani mampu meningkatkan kapasitas produksi dan memperluas jangkauan pasar.

“Alhamdulillah, bantuan modal dari BAZNAS langsung saya gunakan untuk menambah bahan baku, terutama mete dan kue kering yang permintaannya meningkat tajam. Selama Ramadan ini omzet saya bisa mencapai Rp16 juta dengan keuntungan bersih sekitar Rp6 juta,” ungkapnya, Senin (2/3/2026).

Ia menambahkan, tambahan modal tersebut juga dimanfaatkan untuk memperbaiki kualitas kemasan serta memastikan pesanan pelanggan terpenuhi tepat waktu.

“Banyak pesanan masuk, ada dari kantor dinas dan teman-teman. Alhamdulillah bisa saya layani dengan baik,” katanya penuh syukur.

Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Saidah Sakwan, mengapresiasi semangat dan ketekunan Silvyani yang tetap produktif dan berdaya di usia yang tidak lagi muda.

“Ini bukti bahwa zakat yang dikelola secara profesional mampu memberikan dampak nyata. Ketika bantuan tepat sasaran bertemu dengan mustahik yang memiliki semangat kuat, hasilnya luar biasa dalam menyejahterakan umat,” ujarnya.

Menurut Saidah, program BAZNAS Microfinance Desa dirancang untuk mendorong kemandirian ekonomi mustahik produktif melalui dukungan modal usaha, pendampingan, dan penguatan manajemen sederhana.

“BAZNAS hadir sebagai jembatan kebaikan, menghubungkan amanah para muzaki dengan kebutuhan mustahik produktif. Tujuan akhirnya adalah transformasi—dari penerima manfaat menjadi pelaku usaha mandiri, bahkan kelak menjadi muzaki,” jelasnya.

Ke depan, BAZNAS akan terus mengencarkan program pemberdayaan ekonomi agar semakin banyak pelaku UMKM kecil yang naik kelas dan mampu memperkuat ekonomi keluarga.

“Melalui zakat, keberkahan itu nyata dirasakan. Ini bukan sekadar bantuan, tetapi ikhtiar membangun kemandirian, menggerakkan ekonomi umat, dan berkontribusi pada pengentasan kemiskinan di Indonesia,” tegas Saidah.

Silvyani pun berharap program BMD dapat terus berlanjut dan menjangkau lebih banyak pedagang kecil seperti dirinya.

“Terima kasih BAZNAS dan para muzaki. Bantuan ini sangat berarti bagi usaha saya. Semoga semuanya mendapat keberkahan,” tuturnya.

Bagikan:URL telah tercopy

Berita Lainnya

Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kota Cirebon.

Lihat Daftar Rekening →