WhatsApp Icon

Badan Amil Zakat Nasional Gelar Pesantren 1000 Cahaya Ramadan, Tanamkan Empati untuk Palestina kepada Anak Jalanan

04/03/2026  |  Penulis: Admin | Akate

Bagikan:URL telah tercopy
Badan Amil Zakat Nasional Gelar Pesantren 1000 Cahaya Ramadan, Tanamkan Empati untuk Palestina kepada Anak Jalanan

Dok. BAZNAS RI

Tangerang Selatan — Ramadan menjadi momentum berbagi cahaya ilmu dan kepedulian. Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI menggelar program Pesantren 1000 Cahaya Ramadan di Taman Bacaan Masyarakat (TBM) Kolong, Ciputat, Tangerang Selatan, Jumat (27/2/2026). Kegiatan ini menghadirkan edukasi keagamaan sekaligus pesan empati untuk Palestina kepada 200 anak jalanan.

Program ini dilaksanakan bersama mahasiswa penerima Beasiswa Cendekia BAZNAS (BCB) dari UIN Syarif Hidayatullah Jakarta sebagai bagian dari tanggung jawab sosial mereka di bulan suci. Secara nasional, kegiatan ini berlangsung serentak di 233 titik yang tersebar di 30 provinsi di Indonesia serta 10 negara.

Tak hanya menyasar anak jalanan, program ini juga menjangkau anak-anak disabilitas, yatim, korban bencana, hingga pengungsi Palestina di sejumlah negara Timur Tengah seperti Mesir, Yordania, dan Suriah.

Suasana haru dan hangat terasa ketika anak-anak di Ciputat menuliskan pesan-pesan penyemangat untuk anak-anak Palestina. Kertas-kertas berisi doa dan harapan itu ditempelkan pada papan khusus sebagai simbol persaudaraan lintas batas dan penguatan nilai kemanusiaan sejak usia dini.

Kepala Divisi Pendidikan dan Dakwah BAZNAS RI, Farid Septian, menjelaskan bahwa mahasiswa BCB menjadi motor penggerak dalam aksi sosial ini.

“Pesantren 1000 Cahaya Ramadan dirancang untuk mengajak dan menginspirasi. Kami ingin memastikan Ramadan benar-benar menjadi cahaya bagi anak-anak yang selama ini belum mendapatkan akses pendidikan agama yang memadai. Ini membuktikan bahwa zakat itu inklusif dan menyentuh semua kalangan,” ujarnya.

Sementara itu, Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Saidah Sakwan, menegaskan bahwa program ini merupakan bagian dari komitmen BAZNAS dalam menghidupkan ekosistem pendidikan berbasis zakat di tingkat akar rumput.

“Melalui kegiatan ini, kita tidak hanya memberikan pendampingan keagamaan, tetapi juga menumbuhkan literasi, membangun rasa percaya diri, dan menghadirkan semangat spiritualitas bagi anak-anak yang kurang beruntung,” tuturnya.

Apresiasi turut disampaikan Wakil Rektor III UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Ali Munhanif, yang menilai pelibatan mahasiswa dalam kegiatan sosial sebagai langkah edukatif yang strategis.

“Mahasiswa harus menjadi teladan. Mereka kembali ke masyarakat, merangkul adik-adik yang membutuhkan dukungan moral dan pendidikan. Kami mendukung penuh agar lingkungan sekitar kampus tetap menjadi ruang tumbuh yang sehat,” jelasnya.

Dampak positif program ini juga dirasakan masyarakat. Ambarwati, salah satu orang tua yang mendampingi anaknya, mengaku bersyukur atas kegiatan tersebut.

“Terima kasih kepada BAZNAS atas kegiatan yang sangat bermanfaat bagi anak-anak kami. Semoga BAZNAS semakin maju, amanah, dan menjadi berkah untuk semua,” ujarnya.

Program Pesantren 1000 Cahaya Ramadan menjadi bukti bahwa zakat tidak hanya menghadirkan bantuan materi, tetapi juga menyalakan cahaya ilmu, empati, dan harapan—bahkan bagi mereka yang tumbuh di ruang-ruang kota yang paling sederhana.

Bagikan:URL telah tercopy

Berita Lainnya

Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kota Cirebon.

Lihat Daftar Rekening →