BAZNAS Kembangkan Usaha Mi Ayam UMKM Binaan hingga Raih Omzet Rp18 Juta per Bulan
08/10/2026 | Penulis: BAZNAS
Berkat bantuan modal, pelatihan, dan pendampingan BAZNAS melalui program BAZNAS Microfinance Desa.
BUKITTINGGI – Program pemberdayaan ekonomi Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) melalui BAZNAS Microfinance Desa (BMD) berhasil membantu mengembangkan usaha mi ayam milik Kusdaryanti, pelaku UMKM binaan di Kota Bukittinggi, Sumatra Barat. Berkat dukungan modal, pelatihan, dan pendampingan usaha, omzet bisnisnya kini mencapai Rp18 juta per bulan.
Pencapaian tersebut menjadi salah satu gambaran pemanfaatan dana zakat untuk mendorong kemandirian ekonomi mustahik. Melalui program pemberdayaan yang berkelanjutan, BAZNAS berupaya agar bantuan yang diberikan tidak hanya memenuhi kebutuhan sesaat, tetapi juga membuka peluang bagi penerima manfaat untuk mengembangkan usaha dan meningkatkan pendapatan keluarga.
Pimpinan Bidang Pendistribusian, Pendayagunaan, dan Pemberdayaan BAZNAS RI, H. Idy Muzayyad, S.H.I., M.Si., mengatakan, keberhasilan Kusdaryanti sejalan dengan tujuan pengelolaan zakat, yakni meningkatkan kesejahteraan masyarakat yang membutuhkan sekaligus memperkuat kemandirian ekonomi mereka.
"Alhamdulillah melalui program ini BAZNAS berhasil memberdayakan mustahik dan meningkatkan kemandirian mereka. Ini juga menjadi bukti bahwa zakat yang disalurkan para muzaki melalui BAZNAS benar-benar kami salurkan kepada masyarakat yang membutuhkan dalam delapan asnaf," ujar Idy dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Kamis (8/10/2026).
Idy menambahkan, BAZNAS berkomitmen memperluas manfaat zakat melalui berbagai program pemberdayaan, termasuk BAZNAS Microfinance Desa. Program ini diarahkan untuk membantu lebih banyak mustahik mengembangkan usaha hingga memiliki kemandirian ekonomi dan berpeluang menjadi muzaki.
"BAZNAS Microfinance Desa sudah banyak memberdayakan mustahik, bahkan tidak sedikit yang sudah menjadi muzaki. Kami akan terus kembangkan program tersebut tidak hanya dari sisi bantuan permodalan, tapi juga pelatihan hingga pendampingan usaha mustahik yang dibina benar-benar berdaya dan menjadi muzaki," ujar Idy.
Salah satu penerima manfaat program tersebut adalah Kusdaryanti, yang mengaku bersyukur atas dukungan BAZNAS. Ia menyampaikan bahwa bantuan modal disertai pelatihan dan pendampingan intensif membantunya mengelola usaha dengan lebih terarah, sekaligus meningkatkan pendapatan keluarganya.
Kusdaryanti menjalankan usaha mi ayam di dekat kawasan perkantoran dan kampus di Kota Bukittinggi. Lokasi tersebut membuat usahanya lebih mudah dikenal konsumen. Cita rasa yang menjadi daya tarik turut membantu mempertahankan pelanggan, sementara meningkatnya permintaan mendorongnya menambah pilihan makanan pendamping, termasuk berbagai jenis gorengan.
"Alhamdulillah, bantuan modal usaha dari BAZNAS sebesar Rp3 juta dan pendampingan BAZNAS, sekarang saya mampu mengelola keuangan dan strategi usaha dengan lebih terarah. Alhamdulillah hasilnya, usaha mi ayam saya kini tidak hanya bertahan, tetapi bertumbuh pesat. Terima kasih BAZNAS dan para muzaki," ujar Kusdaryanti.
Kisah Kusdaryanti memperlihatkan pentingnya pendampingan dalam program pemberdayaan ekonomi. Selain dukungan permodalan, penguatan kemampuan mengelola keuangan dan strategi usaha dapat membantu pelaku UMKM mengembangkan bisnis secara lebih berkelanjutan.
Melalui BAZNAS Microfinance Desa, BAZNAS terus mendorong agar dana zakat memberikan dampak produktif bagi mustahik, membuka peluang peningkatan pendapatan, dan memperkuat kemandirian ekonomi masyarakat.
Tunaikan zakat melalui rekening BSI 7555545554 a.n. BAZNAS Kota Cirebon atau melalui tombol “Bayar Zakat”.
Berita Lainnya
Perkuat Akses Kesehatan Umat, BAZNAS Kota Cirebon Terima Bantuan Armada Ambulans dari BAZNAS Pusat
BAZNAS RI dan Kadin Indonesia Perkuat ZIS Dunia Usaha dan Pelatihan Pekerja Migran
BAZNAS RI Latih 34 UMKM Mustahik di Ternate Kuasai Digital Marketing
Gandeng Bank Indonesia, BAZNAS Perkuat Kapasitas Amil Melalui Pelatihan Berbasis Kompetensi
Potensi Zakat Pertanian Capai Rp326,9 Miliar, BAZNAS Dorong Penguatan Ekonomi Desa
BAZNAS Kota Cirebon Hadiri Pra-Rakornas UPZ 2026, Siap Perkuat Tata Kelola Zakat untuk Entaskan Kemiskinan
BAZNAS Salurkan Bantuan Rp2,03 Miliar untuk Pemulihan Gempa NTT dari Pemkot Bandung, Bank BJB, dan Masyarakat
Wali Kota Cirebon Effendi Edo Pimpin Pembinaan BAZNAS dan Saksikan Penyerahan Ambulans BAZNAS RI
Wali Kota Cirebon Effendi Edo Gembleng Amil BAZNAS: Tekankan Transparansi dan Sinergi Pengentasan Kemiskinan
Dari Tenda Terpal, Penyintas Gempa NTT Kini Tempati Huntara BAZNAS
BAZNAS RI Buka Program Madrasah Layak Belajar 2026
Program Madrasah Layak Belajar BAZNAS 2026 Dibuka
Percayakan BAZNAS, MCG Group Salurkan Bantuan Kemanusiaan Rp450 Juta untuk Korban Gempa NTT
BAZNAS RI Berangkatkan 23 Mustahik Bekerja di Jepang melalui Beasiswa Vokasi
Jelang Rakornas 2026, BAZNAS RI Dorong Penguatan Tata Kelola 164 Ribu UPZ untuk Entaskan Kemiskinan

Info Rekening Zakat
Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kota Cirebon.
Lihat Daftar Rekening →