Dihadiri 5.000 Peserta, BAZNAS RI Tampil di Panggung Muktamar Internasional Perzakatan
06/12/2024 | Penulis: Humas
Foto : Humas BAZNAS RI
Ketua Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA., menghadiri forum The Zakat, Tax, and Customs Authority (ZATCA) Conference 2024 bertema Economic Recovery and Growth Amidst Global Challenges yang diselenggarakan di Riyadh pada Rabu malam (4/12/2024), dan dihadiri oleh 5.000 peserta dari 30 negara.
Turut mendampingi Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Saidah Sakwan, MA., Sekretaris Utama BAZNAS RI, Dr Muchlis M.Hanafi, Lc, MA, serta Direktur Pengumpulan Badan BAZNAS RI, Faisal Qosim.
Tampil dalam Sesi Panel ke-4 bertema “Comparative Perspectives on Zakat Practices Internationally”, Kiai Noor menjelaskan tentang tipologi manajemen pengelolaan zakat di Indonesia serta target zakat nasional sebesar Rp41 T, peluang dan tantangan, serta keunggulan dan kesuksesan BAZNAS RI dalam program penyaluran zakat.
“Kinerja BAZNAS dalam pengelolaan zakat nasional menunjukkan hasil yang positif. Potensi zakat nasional yang mencapai Rp327 triliun diidentifikasi dari berbagai sumber, termasuk zakat pertanian, peternakan, tabungan, pendapatan, dan zakat badan. Pada tahun 2023, penghimpunan zakat mencapai Rp32,32 triliun, dengan proyeksi pengumpulan sebesar Rp41 triliun pada tahun 2024,” ujar Kiai Noor.
Dalam aspek penyaluran, lanjut Kiai Noor, tren pertumbuhan terus meningkat dengan fokus pada program pemberdayaan berbasis zakat. Kinerja ini mencerminkan strategi penghimpunan dan pendistribusian yang efektif, meskipun tantangan untuk meningkatkan keterlibatan muzakki masih menjadi pekerjaan yang perlu dioptimalkan.
Pada kesempatan itu, Kiai Noor mengungkapkan keberhasilan Indonesia menurunkan angka kemiskinan menjadi 25,22 juta jiwa pada Maret 2024, termasuk penurunan kemiskinan ekstrem dari 6,20 persen pada 2014 menjadi 0,83 persen pada 2024, berkat berbagai kebijakan strategis, termasuk optimalisasi dana zakat.
“Zakat dimanfaatkan untuk pendayagunaan ekonomi dan pendistribusian sosial yang terintegrasi dengan kebijakan nasional, didukung Instruksi Presiden Nomor 4 Tahun 2022. Pendekatan ini menjadikan zakat sebagai alat redistribusi sekaligus pemberdayaan berkelanjutan, memberikan dampak ekonomi dan sosial signifikan bagi mustahik,” jelasnya.
Kemudian, Kiai Noor juga menjelaskan 10 Program Prioritas Nasional BAZNAS tahun 2025 mencerminkan upaya strategis dalam mendukung kesejahteraan masyarakat melalui pendekatan holistik yang mencakup kesehatan, ekonomi, pendidikan, dan pemberdayaan sosial.
“Program seperti Rumah Sehat BAZNAS dan Rumah Layak Huni berfokus pada peningkatan kualitas hidup mustahik melalui akses kesehatan dan hunian yang layak. Dalam bidang ekonomi, program BAZNAS Microfinance, Z-Chicken, dan Z-Mart memberdayakan mustahik untuk meningkatkan pendapatan dan kemandirian ekonomi melalui akses modal serta pendampingan usaha,” ucap dia.
Kiai Noor melanjutkan, Santripreneur dan Beasiswa BAZNAS mencerminkan investasi jangka panjang dalam pengembangan sumber daya manusia melalui pendidikan dan wirausaha. Selain itu, program Pengentasan Kemiskinan Ekstrem dan Stunting menargetkan isu-isu mendesak untuk mengurangi angka kemiskinan dan malnutrisi secara signifikan.
“Melalui program Desa/Kampung Zakat dan BAZNAS Tanggap Bencana, BAZNAS juga menjangkau komunitas terpencil dan merespons krisis dengan solusi berbasis zakat yang terintegrasi. Pendekatan ini menunjukkan komitmen BAZNAS dalam menciptakan dampak berkelanjutan bagi mustahik di seluruh Indonesia,” jelas Kiai Noor.
ZATCA Conference 2024 bertujuan untuk meningkatkan kerja sama internasional dalam bidang Zakat, pajak, dan bea cukai, sekaligus memberikan solusi inovatif untuk tantangan ekonomi saat ini di bidang-bidang tersebut di tengah transformasi digital yang pesat.
Berita Lainnya
BAZNAS Kota Cirebon Buka Pendaftaran Beasiswa Sahaja 2026 Tahap 2, Prioritas Warga Kota Cirebon dan Mahasiswa Cirebon Raya
Mudik Naik Kapal Perang, 1.448 Mustahik Diberangkatkan BAZNAS Bersama TNI AL
BAZNAS Kota Cirebon Koordinasi dengan Wali Kota, Bahas Penguatan Regulasi ZIS dan Program Strategis Umat
Masih Bingung Cara Daftar Beasiswa Sahaja 2026? Ini Panduan Lengkap Syarat, Dokumen, dan Prosedurnya
PENGUMUMAN RESMI HASIL SELEKSI ADMINISTRASI PROGRAM BEASISWA SAHAJA 2026 BAZNAS KOTA CIREBON
BAZNAS Kota Cirebon dan BAWASLU Jajaki Pembentukan UPZ serta Penguatan Kolaborasi Kemaslahatan Umat
Ketua BAZNAS Kota Cirebon Hadiri Musrenbang RKPD 2027, Perkuat Kolaborasi Pembangunan dan Pengentasan Kemiskinan
Pemerintah Resmi Tetapkan 1 Syawal 1447 H, Ini Tanggal Idul Fitri di Indonesia
BAZNAS Dinilai Strategis Wujudkan Indonesia Emas 2045, Peran Zakat Kian Diperkuat
Hadapi Era Disinformasi, BAZNAS Dinilai Punya Strategi Komunikasi yang Kuat
Tsamara Amany Ajak Gen Z Berzakat Lewat BAZNAS, Dorong Gerakan Sosial Anak Muda Lebih Masif
BAZNAS Kota Cirebon Sosialisasikan ZIS ke Pegawai BAWASLU, Dorong Pembentukan UPZ
Ketua BAZNAS Kota Cirebon Hadiri Rapat Paripurna DPRD Kota Cirebon
BAZNAS Kota Cirebon Hadiri Puncak HUT ke-25 BAZNAS Kabupaten Cirebon
Lebih dari 1100 Warga Terima Bantuan BAZNAS Cirebon, dari Sembako hingga Modal Usaha

Info Rekening Zakat
Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kota Cirebon.
Lihat Daftar Rekening →