WhatsApp Icon

ZaWIN 2026: BAZNAS RI Dorong Kolaborasi Perluas Dampak Zakat

23/09/2026  |  Penulis: Admin | Akate

Bagikan:URL telah tercopy
ZaWIN 2026: BAZNAS RI Dorong Kolaborasi Perluas Dampak Zakat

Ketua BAZNAS RI Dr. Ir. H. Sodik Mudjahid, M.Sc., saat menghadiri forum ZaWIN 2026 di Bandung

Bandung – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI mendorong penguatan kolaborasi lintas sektor untuk memperluas dampak pengelolaan zakat bagi masyarakat. Pesan tersebut disampaikan Ketua BAZNAS RI Dr. Ir. H. Sodik Mudjahid, M.Sc., saat menghadiri forum Zakat & Waqf for Inclusive Impact and Networking (ZaWIN) 2026 di Bandung, Selasa (22/9/2026).

Forum ZaWIN 2026 diselenggarakan oleh Direktorat Pemberdayaan Zakat dan Wakaf Kementerian Agama (Kemenag) RI bersama Rumah Zakat. Kegiatan tersebut menjadi ruang pembinaan sekaligus penguatan jejaring bagi para pengelola zakat dan wakaf di Indonesia.

Dalam kesempatan tersebut, Sodik menekankan pentingnya membangun kolaborasi antara berbagai pemangku kepentingan dalam pengelolaan zakat, infak, dan sedekah.

“Alhamdulillah hari ini kami para stakeholder zakat, infak, sedekah, ada Direktur Zakat Wakaf, dari BAZNAS saya, dari Forum Zakat, dan dari para pengelola LAZ yang ada di Indonesia khususnya Bandung, melakukan acara dengan tema memperkuat dampak dari zakat, infak, sedekah dan membangun kolaborasi,” jelas Sodik.

Menurut Sodik, potensi zakat nasional yang mencapai Rp327 triliun perlu diikuti dengan peningkatan realisasi penghimpunan dan penyaluran. Dengan demikian, potensi tersebut dapat memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat, termasuk dalam mendukung upaya pengentasan kemiskinan.

“Jangan hanya terus kita bermimpi potensi, potensi, potensi, tapi kita kurang realisasi, sehingga yang harus kita terus tingkatkan adalah profesionalisme kita agar potensi ini jadi realisasi,” ujar Sodik.

Untuk mengoptimalkan pengelolaan dana ZIS-DSKL secara nasional, BAZNAS RI mengusung tiga arah strategis, yaitu Expand, Trust, dan Collaborate.

Expand diarahkan untuk memperluas basis muzaki. Trust menekankan penguatan transparansi dan profesionalitas lembaga, sedangkan Collaborate mendorong pembangunan sinergi yang berkelanjutan dengan berbagai pihak.

Kolaborasi tersebut dapat melibatkan pemerintah, Lembaga Amil Zakat (LAZ), dunia usaha, hingga kalangan akademisi. Sinergi lintas sektor diharapkan dapat memperkuat kualitas program sekaligus memperluas dampak penyaluran dana zakat bagi masyarakat.

Sementara itu, Direktur Pemberdayaan Zakat dan Wakaf Kemenag RI Prof. Dr. H. Waryono Abdul Ghafur, S.Ag., M.Ag., menekankan pentingnya perubahan paradigma dalam pengelolaan zakat. Menurutnya, keberhasilan lembaga zakat tidak semata-mata diukur dari jumlah penghimpunan, tetapi juga dari kemampuan dalam memberdayakan mustahik agar semakin mandiri.

Waryono menjelaskan, pengelolaan dana ZISWAF perlu diarahkan tidak hanya pada pemberian bantuan karitatif jangka pendek, tetapi juga pada penguatan kapasitas sumber daya manusia dan penguasaan teknologi.

“Hari ini ukuran keberhasilan lembaga zakat termasuk BAZNAS tidak lagi sekadar seberapa banyak pengumpulan yang diperoleh, tetapi bagaimana ada shifting paradigm dari pengumpulan menjadi bagaimana menjadikan mustahik berdaya dan mandiri,” tutur Waryono.

Forum ZaWIN 2026 menjadi bagian dari upaya memperkuat jejaring dan kolaborasi para pengelola zakat dan wakaf. Melalui sinergi yang lebih luas, pengelolaan ZISWAF diharapkan semakin profesional dan mampu menghadirkan manfaat yang berkelanjutan bagi masyarakat.

Mari turut memperluas kebermanfaatan zakat bersama BAZNAS Kota Cirebon. Tunaikan zakat melalui rekening BSI 7555545554 a.n. BAZNAS Kota Cirebon atau melalui tombol “Bayar Zakat”.

Bagikan:URL telah tercopy

Berita Lainnya

Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kota Cirebon.

Lihat Daftar Rekening →