ZChicken BAZNAS Hadir di Muktamar Ke-35 NU, Dari Pemberdayaan Mustahik untuk Umat
29/08/2026 | Penulis: Admin | Akate
ZChicken BAZNAS
CIREBON – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) terus menghadirkan manfaat zakat melalui berbagai program pemberdayaan masyarakat. Salah satunya melalui ZChicken, program usaha kuliner yang dikembangkan untuk mendorong mustahik agar mampu mandiri secara ekonomi.
Semangat pemberdayaan tersebut turut hadir dalam Muktamar Ke-35 Nahdlatul Ulama (NU). BAZNAS RI membagikan sebanyak 15.000 paket konsumsi ZChicken secara gratis kepada para muktamirin atau peserta muktamar selama lima hari penyelenggaraan.
Tidak hanya menghadirkan makanan bagi para peserta, kehadiran ZChicken di arena muktamar juga menjadi cara BAZNAS memperkenalkan hasil usaha para mustahik yang telah mendapatkan pembinaan dan dukungan usaha.
Ketua BAZNAS Turun Langsung Jadi Chef ZChicken
Ada pemandangan menarik di tengah pelaksanaan Muktamar Ke-35 NU. Ketua BAZNAS RI, Dr. Ir. H. Sodik Mudjahid, M.Sc., turun langsung memasak olahan ayam goreng ZChicken.
Mengenakan celemek ala chef, Sodik berbaur bersama para pimpinan dan tim BAZNAS untuk menyiapkan sekaligus membagikan paket makanan kepada para muktamirin.
Kehadiran Ketua BAZNAS yang turun langsung melayani peserta menciptakan suasana hangat dan penuh keakraban. Para muktamirin pun terlihat antusias mengantre untuk mendapatkan paket ZChicken.
“Bantuan ZChicken ini disebar di 10 titik melalui 23 tahap penyaluran dengan total 15.000 paket selama lima hari perhelatan, yang menjadi wujud nyata kontribusi BAZNAS untuk menyukseskan Muktamar sebagai bagian dari amanat syariah fi sabilillah,” ujar Sodik.
Bagi BAZNAS Kota Cirebon, momen tersebut memperlihatkan bahwa program zakat dapat hadir dalam berbagai bentuk. Tidak hanya melalui bantuan konsumtif, tetapi juga melalui pemberdayaan ekonomi mustahik yang menghasilkan produk dan usaha yang dapat dinikmati masyarakat luas.
ZChicken Bukan Sekadar Bantuan Makanan
Program ZChicken dibangun melalui proses pembinaan yang berkelanjutan. Mustahik tidak hanya menerima modal, tetapi juga mendapatkan pelatihan dan pendampingan agar mampu menjalankan usaha secara profesional.
Sodik menjelaskan, BAZNAS memberikan pembinaan mulai dari standar pengolahan makanan, pelatihan memasak, penyediaan modal kerja, hingga peralatan usaha.
“Jadi kita bina proses standarnya, bagaimana proses masaknya. Itu memang kita tetapkan, kemudian kita latihkan dan kita berikan modal, alat, dan lain-lain. Sampai kepada standardisasi dan pelatihannya,” jelas Sodik.
Konsep tersebut menjadi bagian penting dari upaya BAZNAS dalam mengubah pola bantuan dari sekadar memenuhi kebutuhan sesaat menjadi dukungan yang dapat menciptakan kemandirian ekonomi mustahik.
Melalui usaha seperti ZChicken, mustahik memiliki kesempatan untuk memperoleh penghasilan, mengembangkan keterampilan, dan secara bertahap meningkatkan kondisi ekonomi keluarganya.
Muktamirin Antusias Menikmati ZChicken
Program tersebut mendapat respons positif dari para peserta Muktamar Ke-35 NU. Aroma ayam goreng ZChicken yang disiapkan di sejumlah titik menjadi daya tarik tersendiri di tengah padatnya agenda muktamar.
Salah seorang peserta asal Jawa Timur mengaku menikmati rasa ZChicken yang disajikan.
“Ayamnya renyah, gurih. Alhamdulillah,” ujarnya.
Peserta lainnya juga mengaku terkejut ketika mengetahui paket makanan tersebut dibagikan langsung oleh Ketua BAZNAS RI.
“Kaget juga tadi yang bagiin langsung Pak Ketua BAZNAS pakai celemek. Rasanya pas dan kemasannya sudah seperti yang ada di toko-toko ayam goreng yang sudah besar,” ungkapnya.
Respons tersebut menjadi gambaran bahwa produk hasil pemberdayaan mustahik dapat memiliki kualitas dan daya saing ketika dikembangkan melalui pembinaan yang tepat.
Zakat Mendorong Mustahik Menjadi Mandiri
Kehadiran ZChicken di Muktamar Ke-35 NU menjadi salah satu contoh bagaimana dana zakat dapat diarahkan untuk menciptakan dampak ekonomi yang lebih berkelanjutan.
Ketika mustahik mendapatkan akses terhadap pelatihan, modal, peralatan, serta pendampingan usaha, mereka tidak hanya dibantu untuk memenuhi kebutuhan hari ini, tetapi juga diberikan kesempatan untuk membangun sumber penghasilan secara mandiri.
Inilah salah satu semangat yang terus didorong BAZNAS melalui program pemberdayaan ekonomi.
Bagi BAZNAS Kota Cirebon, semangat tersebut juga relevan untuk terus dikembangkan di tengah masyarakat. Zakat memiliki potensi besar untuk menjadi instrumen pemberdayaan yang membantu masyarakat keluar dari keterbatasan ekonomi menuju kehidupan yang lebih mandiri.
BAZNAS Perkuat Layanan di Muktamar Ke-35 NU
Kontribusi BAZNAS dalam Muktamar Ke-35 NU tidak berhenti pada penyediaan konsumsi ZChicken.
BAZNAS juga menghadirkan posko kesehatan siaga serta membagikan ribuan paket kebersihan bagi para peserta muktamar.
Selain itu, BAZNAS turut menggandeng kader muda IPNU melalui gerakan Carbon Warrior untuk menjaga kebersihan lingkungan selama pelaksanaan kegiatan.
Dalam bidang pendidikan, BAZNAS juga menyalurkan 2.500 beasiswa pendidikan santri sebagai bagian dari upaya memperluas manfaat zakat dan mendukung keberlanjutan pendidikan generasi muda.
Berbagai program tersebut menunjukkan bahwa zakat dapat hadir dalam banyak bentuk manfaat—mulai dari pemberdayaan ekonomi, layanan kesehatan, kepedulian lingkungan, hingga pendidikan.
Dari Zakat, Tumbuh Kemandirian dan Kebermanfaatan
Kisah ZChicken menjadi pengingat bahwa manfaat zakat tidak berhenti ketika bantuan diberikan kepada mustahik. Dengan pengelolaan dan pendampingan yang tepat, zakat dapat menjadi jalan bagi mustahik untuk membangun usaha, meningkatkan pendapatan, dan pada akhirnya menjadi pribadi yang lebih mandiri.
Semangat tersebut sejalan dengan tagline “Zakat Menguatkan Indonesia”.
Zakat yang dikelola secara amanah bukan hanya membantu mereka yang membutuhkan hari ini, tetapi juga membuka jalan agar mereka dapat bangkit, mandiri, dan kelak ikut memberikan manfaat kepada orang lain.
BAZNAS Kota Cirebon mengajak masyarakat untuk terus menunaikan zakat melalui lembaga resmi. Karena dari zakat yang kita tunaikan, dapat tumbuh usaha, kemandirian, dan harapan baru bagi masyarakat yang membutuhkan.
Zakat Menguatkan Indonesia.
Berita Lainnya
BAZNAS Kota Cirebon Dukung Respons Kemanusiaan BAZNAS RI, 16 Pos Layanan Hadir untuk Penyintas Gempa NTT
BAZNAS Kota Cirebon dan BAZNAS Jawa Barat Bahas Penguatan Program, Usulan Penambahan Kuota Rutilahu Dikaji
Terharu dan Bahagia, Ratimah Terima Kursi Roda dari BAZNAS Kota Cirebon
PUSDAI Jabar Resmikan Dua Paviliun Tokoh Umat, Ketua BAZNAS Kota Cirebon Turut Hadir
Alumni Beasiswa BAZNAS Sukses Berkarier di Industri Biodiesel, Bertransformasi dari Mustahik Menjadi Muzaki
Donasi Korban Gempa NTT, Moonraker, RPM, dan DGR Pabedilan Salurkan Rp4 Juta melalui BAZNAS Kota Cirebon
Dari Dapur Umum BAZNAS, Penyintas Gempa NTT Bangkit dan Menguatkan Sesama
Ketua dan Wakil Ketua IV BAZNAS Kota Cirebon Hadiri Peresmian Kampung Tanggap Bencana BAZNAS di Kabupaten Kuningan
BAZNAS Kota Cirebon dan Kemenag Bahas Program Infak Catin, Tekankan Prinsip Sukarela dan Regulasi
BAZNAS Salurkan 500 Paket Logistik untuk Penyintas Gempa NTT, Targetkan 1.000 Paket Sembako
Respons Cepat, BAZNAS Kota Cirebon Salurkan Kursi Roda untuk Dua Warga yang Membutuhkan
BAZNAS Kota Cirebon dan Satpol PP Berkolaborasi Jaga Kebersihan Masjid melalui Bantuan Alat Kebersihan
BAZNAS Hadirkan Layanan Kesehatan Mobile, Jangkau Penyintas Gempa NTT hingga Pelosok
BAZNAS Kota Cirebon Buka Saluran Donasi untuk Korban Gempa NTT
BAZNAS Kota Cirebon dan BAZNAS Jawa Barat Perkuat Silaturahmi dan Tata Kelola Kelembagaan

Info Rekening Zakat
Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kota Cirebon.
Lihat Daftar Rekening →