WhatsApp Icon
BAZNAS Kota Cirebon Perkuat Kolaborasi Bersama Polres Cirebon Kota

CIREBON — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Cirebon terus memperkuat sinergi dan kolaborasi dengan berbagai pihak dalam upaya mengoptimalkan pengelolaan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) untuk kemaslahatan masyarakat. Salah satunya melalui silaturahmi jajaran pimpinan dan Amil Pelaksana BAZNAS Kota Cirebon ke Polres Cirebon Kota, Senin (21/09/2026).

Kegiatan silaturahmi yang berlangsung di ruang kerja Polres Cirebon Kota tersebut menjadi momentum untuk mempererat hubungan kelembagaan sekaligus memperkenalkan jajaran pimpinan BAZNAS Kota Cirebon kepada Kapolres Cirebon Kota yang baru.

Dalam pertemuan tersebut, hadir Kapolres Cirebon Kota, AKBP Bimantoro Kurniawan, S.I.K., M.M. bersama Wakapolres, Kasatlantas, Kasatreskrim, Kasat Intelkam, dan Kasat Narkoba. Sementara dari BAZNAS Kota Cirebon hadir Ketua BAZNAS Kota Cirebon, H.Hamdan, S.Ag,.M.Pd.I, Wakil Ketua I, Wakil Ketua IV, serta jajaran Amil Pelaksana.

Pertemuan berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan. Selain menjadi ajang silaturahmi, pertemuan tersebut juga membahas peluang penguatan kolaborasi dalam berbagai program sosial yang dapat dilakukan bersama untuk memberikan manfaat lebih luas bagi masyarakat Kota Cirebon.

Kolaborasi tersebut menjadi penting karena Polres Cirebon Kota selama ini juga memiliki peran dalam mendukung gerakan zakat melalui Unit Pengumpul Zakat (UPZ). UPZ Polres Cirebon Kota secara aktif menghimpun zakat profesi serta infak dan sedekah dari para anggotanya untuk disalurkan melalui BAZNAS Kota Cirebon.

ZIS yang dihimpun melalui UPZ tersebut kemudian dikelola dan disalurkan BAZNAS Kota Cirebon melalui berbagai program kepada masyarakat yang membutuhkan, baik dalam bidang kesehatan, pendidikan, sosial kemanusiaan, pemberdayaan ekonomi, maupun keagamaan.

Melalui sinergi antara BAZNAS Kota Cirebon dan Polres Cirebon Kota, zakat, infak, dan sedekah yang ditunaikan para anggota kepolisian tidak hanya menjadi ibadah individual, tetapi juga turut menjadi bagian dari gerakan sosial yang memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

BAZNAS Kota Cirebon berharap silaturahmi dan kolaborasi ini dapat terus berkembang, sehingga semakin banyak program kebaikan yang dapat dihadirkan dan semakin luas pula masyarakat yang merasakan manfaatnya.

Dari zakat yang ditunaikan, tumbuh kepedulian. Dari kepedulian, lahir kolaborasi. Dan dari kolaborasi, semakin banyak masyarakat yang terbantu.

Zakat Menguatkan Indonesia.

21/09/2026 | Kontributor: Admin | Akate
BAZNAS Kota Cirebon Salurkan Bantuan Kaki Palsu untuk Bapak Suryadi, Bantu Kembali Beraktivitas

CIREBON – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Cirebon kembali menghadirkan manfaat zakat melalui penyaluran bantuan kaki palsu kepada Bapak Suryadi, warga RW 04 Langensari Baru, Kelurahan Pekiringan, Kota Cirebon, Senin (14/9/2026).

Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Ketua BAZNAS Kota Cirebon, H. Hamdan, S.Ag., M.Pd.I., bersama jajaran amil dan staf BAZNAS Kota Cirebon. Bantuan kaki palsu ini diberikan untuk membantu menunjang mobilitas Bapak Suryadi agar dapat kembali menjalankan aktivitas sehari-hari dengan lebih baik.

Dalam kesempatan tersebut, H. Hamdan menyampaikan bahwa bantuan kaki palsu merupakan bagian dari ikhtiar BAZNAS Kota Cirebon untuk memberikan manfaat secara langsung kepada masyarakat yang membutuhkan.

“Alhamdulillah, hari ini kami menyerahkan kaki palsu untuk Bapak Suryadi supaya bisa beraktivitas lagi seperti dulu. Mudah-mudahan bantuan ini banyak manfaatnya dan dapat membantu Bapak dalam beraktivitas,” ujar H. Hamdan.

Ia juga berharap kaki palsu yang diberikan dapat dirawat dengan baik sehingga dapat digunakan dalam jangka panjang.

“Kami selaku pimpinan BAZNAS dan para staf amil, mudah-mudahan mendapat rida dan pahala dari Allah. Mudah-mudahan kaki palsu ini awet, Pak, dirawat,” lanjutnya.

Bapak Suryadi: Akan Dirawat dan Digunakan untuk Aktivitas Sehari-hari

Bagi Bapak Suryadi, bantuan tersebut menjadi bentuk kepedulian yang sangat berarti. Ia menyampaikan terima kasih kepada BAZNAS Kota Cirebon atas bantuan kaki palsu yang diterimanya.

“Terima kasih kepada BAZNAS yang telah memberikan kaki palsu kepada saya. Insyaallah kaki palsu ini akan saya jaga, dirawat dan digunakan untuk aktivitas seperti biasa yang sehari-hari saya lakukan,” ungkap Bapak Suryadi.

Ia kembali menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas bantuan yang diberikan.

“Terima kasih sekali lagi atas bantuannya,” tuturnya.

RW: Bukti Kehadiran BAZNAS di Tengah Masyarakat

Apresiasi juga disampaikan oleh pengurus RW 04 Langensari Baru, Kelurahan Pekiringan. Perwakilan RW menyebut proses pengajuan bantuan hingga penanganan yang relatif cepat menjadi salah satu manfaat yang dirasakan masyarakat dari kehadiran BAZNAS Kota Cirebon.

“Kami atas nama pengurus RW 04 Langensari Baru, Kelurahan Pekiringan, mengucapkan terima kasih kepada BAZNAS Kota Cirebon yang telah membantu warga kami,” ujarnya.

Menurutnya, bantuan kaki palsu tersebut menjadi bantuan yang sangat dirasakan manfaatnya oleh warga.

“Ini bantuan yang saya pikir adalah bantuan yang cepat. Penanganan pengajuannya tidak lama. Karena itu, kita merasakan manfaat kehadiran BAZNAS Kota Cirebon di tengah-tengah masyarakat,” lanjutnya.

Ia berharap BAZNAS Kota Cirebon dapat terus hadir memberikan pelayanan dan manfaat bagi masyarakat.

Zakat Menguatkan, Hadirkan Manfaat bagi Sesama

Penyaluran bantuan kaki palsu kepada Bapak Suryadi menjadi salah satu wujud nyata kepedulian BAZNAS Kota Cirebon dalam membantu masyarakat yang membutuhkan. Bantuan tersebut tidak hanya berupa alat bantu mobilitas, tetapi juga diharapkan dapat memberikan semangat dan kesempatan bagi penerima manfaat untuk menjalankan kembali aktivitas sehari-hari.

Melalui penyaluran zakat, infak, dan sedekah dari para muzaki dan donatur, BAZNAS Kota Cirebon terus berupaya menghadirkan manfaat di tengah masyarakat melalui berbagai program, termasuk bidang kesehatan dan bantuan sosial.

Kehadiran BAZNAS diharapkan dapat menjadi penghubung antara kebaikan para muzaki dengan kebutuhan masyarakat yang membutuhkan, sehingga dana zakat, infak, dan sedekah dapat memberikan manfaat yang nyata dan berkelanjutan.

Zakat Menguatkan Indonesia.

21/09/2026 | Kontributor: Admin | Akate
BAZNAS Semarakkan MTQ Nasional XXXI dengan Edukasi Zakat dan Layanan Gratis

Gelaran Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Nasional XXXI Tahun 2026 tidak hanya menjadi ruang untuk menyemarakkan syiar Al-Qur’an, tetapi juga menjadi momentum bagi masyarakat untuk mengenal lebih dekat gerakan zakat dan berbagai manfaatnya.

Dalam kesempatan tersebut, BAZNAS RI bersama BAZNAS Provinsi Jawa Tengah dan BAZNAS Kota Semarang menghadirkan berbagai layanan dan aktivitas menarik bagi peserta maupun pengunjung pameran MTQ Nasional XXXI yang berlangsung di Semarang, Jawa Tengah.

Sejumlah layanan dan kegiatan dihadirkan, mulai dari booth edukasi digital “Jelajah Dampak Zakat Nusantara”, layanan potong rambut gratis, hingga partisipasi dalam Halal Food Fest yang menghadirkan berbagai produk olahan lokal dari usaha milik mustahik binaan BAZNAS.

Edukasi Zakat dengan Cara yang Lebih Interaktif

Sekretaris Utama BAZNAS RI Dr. H. Subhan Cholid, Lc., M.A., mengajak masyarakat untuk mengunjungi booth BAZNAS dan memanfaatkan berbagai layanan serta edukasi yang tersedia selama pameran berlangsung.

Menurutnya, kehadiran BAZNAS dalam MTQ Nasional XXXI menjadi kesempatan untuk memperkenalkan zakat kepada masyarakat melalui pendekatan yang edukatif dan interaktif.

“Dalam rangka memeriahkan MTQ Nasional XXXI, BAZNAS mengikuti kegiatan pameran yang berlangsung sejak tanggal 11 hingga tanggal 19 September. Silakan hadir di pameran tersebut, di booth kami. Kita ada edukasi tentang zakat. Kalau Anda beruntung, Anda akan mendapatkan hadiah yang sangat menarik,” ujar Subhan di sela kunjungannya ke booth BAZNAS, Sabtu (19/9/2026).

Booth tersebut tidak hanya melibatkan BAZNAS RI. BAZNAS daerah turut berpartisipasi bersama para pelaku UMKM binaan BAZNAS yang membawa berbagai produk hasil pemberdayaan mustahik.

Dengan demikian, pengunjung tidak hanya mendapatkan pengetahuan mengenai zakat, tetapi juga dapat melihat secara langsung bagaimana zakat dikelola dan diwujudkan menjadi berbagai program yang memberikan manfaat bagi masyarakat.

Dari Edukasi Zakat hingga Produk Mustahik

Salah satu bagian yang menarik perhatian pengunjung adalah kehadiran produk-produk UMKM binaan BAZNAS dalam Halal Food Fest.

Produk tersebut menjadi gambaran nyata bahwa zakat tidak berhenti pada penghimpunan dan penyaluran, tetapi dapat diarahkan untuk mendukung pemberdayaan ekonomi dan mendorong penerima manfaat agar semakin mandiri.

Selain menikmati produk kuliner lokal, pengunjung juga dapat mengikuti berbagai aktivitas interaktif di booth BAZNAS serta memperoleh informasi mengenai program-program pemberdayaan yang dijalankan BAZNAS.

Antusiasme peserta dan pengunjung terlihat dari keikutsertaan mereka dalam berbagai aktivitas yang disediakan. Kehadiran booth BAZNAS pun menjadi ruang perjumpaan antara edukasi, pelayanan, pemberdayaan, dan syiar zakat.

Membumikan Al-Qur’an melalui Gerakan Kebaikan

Subhan berharap kehadiran BAZNAS dalam MTQ Nasional XXXI dapat menjadi sarana untuk memperluas pemahaman masyarakat mengenai zakat sekaligus memaknai MTQ sebagai momentum membumikan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan.

“Silakan datang ke pameran ini dan kita meriahkan tabarukan bil Quran. Kita mengambil berkah dari kegiatan membumikan Al-Qur’an melalui MTQ Nasional XXXI Tahun 2026,” ucapnya.

MTQ pada akhirnya bukan hanya tentang lantunan ayat suci dan perlombaan membaca Al-Qur’an. Momentum ini juga dapat menjadi ruang untuk menghadirkan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan nyata—termasuk melalui kepedulian, berbagi, pemberdayaan, dan pengelolaan zakat yang amanah.

Melalui kehadirannya di MTQ Nasional XXXI, BAZNAS terus mengajak masyarakat untuk mengenal zakat lebih dekat sekaligus melihat dampak kebaikan yang lahir ketika zakat dikelola dan disalurkan secara tepat.

Dari Al-Qur’an, tumbuh nilai kebaikan.

Dari zakat, tumbuh kebermanfaatan.

Zakat Menguatkan Indonesia.

19/09/2026 | Kontributor: Admin | Akate
BAZNAS RI Optimalkan UPZ Kemenhut untuk Fasilitasi ASN Menunaikan Zakat

Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI terus memperkuat pengelolaan zakat di lingkungan Kementerian Kehutanan (Kemenhut) RI. Salah satu langkah yang dilakukan adalah mengoptimalkan peran Unit Pengumpul Zakat (UPZ) sekaligus memperkuat syiar dan edukasi zakat bagi Aparatur Sipil Negara (ASN).

Upaya tersebut mengemuka dalam acara serah terima jabatan kepengurusan UPZ BAZNAS Kementerian Kehutanan RI periode 2026–2030 yang berlangsung di Gedung Kemenhut, Jakarta, Jumat (18/9/2026).

Kegiatan ini dihadiri Kepala Divisi Pengumpulan Kementerian dan Lembaga Nonkementerian BAZNAS RI Dr. Mohan, S.E., M.E.I., Sekretaris Jenderal Kementerian Kehutanan sekaligus Penasihat UPZ Kemenhut Dr. Ir. Mahfudz, M.P., Kepala Biro Umum sekaligus Ketua UPZ Kementerian Kehutanan Irfan Mudofar, S.Hut., M.A., M.A.P., serta Ketua UPZ Kemenhut periode 2018–2025 Ir. Sudjoko Prajitno beserta jajaran.

Memperkuat UPZ, Memudahkan ASN Berzakat

Pimpinan Mobilisasi dan Pengumpulan BAZNAS RI Dr. H. Rizaludin Kurniawan, S.Ag., M.Si., CFRM, menekankan pentingnya memperkuat UPZ sebagai bagian dari upaya mengoptimalkan potensi zakat di lingkungan kementerian.

Menurutnya, UPZ memiliki peran penting dalam menghadirkan layanan zakat yang mudah dan terintegrasi bagi para ASN, sekaligus mendukung tata kelola zakat yang amanah dan akuntabel.

“Pengelolaan zakat di lingkungan kementerian dan lembaga, termasuk di Kemenhut, memerlukan dukungan dan sinergi dari berbagai unsur. Karena itu, keberadaan UPZ perlu diperkuat agar mampu menjadi bagian dari ekosistem pelayanan zakat yang memberikan kemudahan kepada ASN, sekaligus mendukung tata kelola zakat yang amanah dan akuntabel,” ujar Rizaludin.

Penguatan tersebut tidak hanya berkaitan dengan penghimpunan, tetapi juga mencakup kesiapan organisasi dan sistem pelayanan zakat secara menyeluruh.

Pelayanan Zakat Harus Profesional dan Amanah

Deputi Mobilisasi dan Pengumpulan BAZNAS RI H. M. Arifin Purwakananta, S.I.Kom., M.I.Kom., CWC., CFRM., menyampaikan bahwa pengelolaan zakat membutuhkan kesiapsiagaan dari berbagai sisi.

Mulai dari penghimpunan, organisasi, sumber daya manusia, sistem layanan, administrasi, data, pelaporan, hingga komunikasi dengan muzaki dan koordinasi antara BAZNAS dengan UPZ perlu dipersiapkan secara baik.

“Pengelolaan zakat harus mampu memberikan pelayanan secara cepat dan baik ketika muzaki membutuhkan layanan, sekaligus memastikan setiap proses pengelolaan dana zakat dilaksanakan secara profesional, amanah, transparan, akuntabel, dan sesuai dengan ketentuan syariat,” ujarnya.

Dengan pengelolaan yang terintegrasi, UPZ diharapkan tidak hanya menjadi tempat pembayaran zakat, tetapi juga menjadi bagian dari ekosistem pelayanan yang mendampingi muzaki dalam menunaikan kewajibannya.

Edukasi Zakat bagi ASN Perlu Diperkuat

Kepala Divisi Pengumpulan Kementerian dan Lembaga Nonkementerian BAZNAS RI Dr. Mohan, S.E., M.E.I., mengapresiasi komitmen Kementerian Kehutanan dalam mengembangkan pengelolaan zakat melalui UPZ.

Ia menilai, sinergi antara Kemenhut RI dan BAZNAS RI perlu terus diperkuat agar pengelolaan zakat dapat berjalan secara terintegrasi dan berkelanjutan.

Menurutnya, optimalisasi zakat tidak cukup hanya dengan menyediakan mekanisme pembayaran. Edukasi dan pengingat secara berkelanjutan juga diperlukan agar ASN memahami kewajiban zakat sesuai ketentuan syariah.

Hal tersebut mencakup pemahaman mengenai nisab, haul, objek zakat, hingga mekanisme penunaian zakat.

UPZ sebagai Bagian dari Kesadaran Ibadah

Kepala Biro Umum sekaligus Ketua UPZ Kementerian Kehutanan Irfan Mudofar, S.Hut., M.A., M.A.P., menyampaikan bahwa pengelolaan zakat di lingkungan ASN tidak semata-mata berkaitan dengan aktivitas administratif.

Lebih dari itu, pengelolaan zakat menjadi bagian dari upaya membangun kesadaran ibadah harta di lingkungan ASN.

Sementara itu, Sekretaris Jenderal Kementerian Kehutanan sekaligus Penasihat UPZ Kemenhut Dr. Ir. Mahfudz, M.P., menekankan pentingnya pengelolaan zakat yang amanah, tertib, profesional, dan berkelanjutan.

UPZ bersama para petugas layanan zakat memiliki peran strategis dalam memberikan pelayanan kepada ASN yang menunaikan zakat sekaligus memastikan setiap proses pengelolaan berjalan dengan baik.

Melalui penguatan UPZ, sinergi kelembagaan, serta edukasi yang berkelanjutan, BAZNAS RI dan Kementerian Kehutanan terus mendorong hadirnya layanan zakat yang semakin mudah, profesional, dan amanah bagi para ASN.

Pada akhirnya, zakat bukan hanya tentang menunaikan kewajiban, tetapi juga tentang membangun ekosistem kebaikan yang dikelola secara tepat agar manfaatnya dapat dirasakan oleh masyarakat.

Zakat Menguatkan Indonesia.

18/09/2026 | Kontributor: Admin | Akate
BAZNAS RI Raih Penghargaan Lembaga Pemberdaya dari HPDKI

Tangerang — Zakat tidak hanya menjadi jalan untuk membantu memenuhi kebutuhan masyarakat, tetapi juga dapat menjadi pintu bagi tumbuhnya kemandirian ekonomi. Upaya tersebut kembali mendapat apresiasi setelah Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI menerima penghargaan kategori Lembaga Pemberdaya dari Himpunan Peternak Domba Kambing Indonesia (HPDKI).

Penghargaan tersebut diberikan atas kontribusi BAZNAS dalam memberdayakan peternak domba dan kambing skala kecil di berbagai daerah melalui program pemberdayaan ekonomi.

Apresiasi diserahkan dalam rangkaian Musyawarah Nasional (Munas) V HPDKI yang berlangsung di Nusantara Hall ICE BSD, Kabupaten Tangerang, Kamis (17/9/2026).

Ketua BAZNAS RI, Dr. Ir. Sodik Mudjahid, M.Sc., menyampaikan apresiasi atas penghargaan tersebut. Menurutnya, penghargaan ini menjadi bentuk pengakuan terhadap komitmen BAZNAS dalam membantu masyarakat kecil agar memiliki kesempatan untuk berkembang dan lebih mandiri secara ekonomi.

“Saya kira ini adalah salah satu award yang sangat penting karena BAZNAS diakui sebagai salah satu lembaga pemberdaya masyarakat kecil, yakni peternak domba,” ujar Sodik Mudjahid.

Dari Bantuan Modal hingga Akses Pasar

Pemberdayaan peternak dilakukan melalui berbagai bentuk dukungan, mulai dari bantuan modal, pendampingan usaha, hingga penguatan akses pasar.

Salah satu program yang menjadi bagian dari upaya tersebut adalah Balai Ternak BAZNAS, yang dikembangkan sebagai wadah pemberdayaan peternak mustahik agar tidak hanya menerima bantuan, tetapi juga memiliki kemampuan untuk mengembangkan usaha secara berkelanjutan.

Melalui pendampingan, para peternak mendapatkan dukungan untuk meningkatkan kapasitas usaha sekaligus memperkuat perekonomian keluarga.

HPDKI menilai kontribusi BAZNAS tersebut terlihat melalui keberhasilan program Balai Ternak domba dan kambing dalam memberdayakan peternak mustahik. Dukungan juga diperkuat dengan pembukaan akses pasar melalui berbagai program, termasuk Kurban dan Dam BAZNAS.

Dengan adanya akses pasar, hasil usaha peternak memiliki peluang untuk terserap dengan lebih baik sehingga manfaat pemberdayaan tidak berhenti pada bantuan awal.

Pemberdayaan Peternak dan Ketahanan Pangan

BAZNAS juga berkomitmen untuk terus melanjutkan dan memperluas pengembangan Balai Ternak di berbagai daerah.

Menurut Sodik, program tersebut memiliki manfaat pada dua sisi. Di tingkat masyarakat, pemberdayaan peternak dapat membantu menghidupkan perekonomian usaha mikro. Sementara dalam skala yang lebih luas, pengembangan peternakan turut mendukung ketahanan pangan nasional.

“Untuk semua pengurus, mari kita teruskan program BAZNAS dalam pengembangan Balai Ternak karena ini secara makro adalah membantu ketahanan pangan Indonesia dan secara mikro ini adalah betul-betul menghidupkan para pengusaha mikro yakni para peternak,” kata Sodik.

Penghargaan dari HPDKI menjadi bagian dari perjalanan pemberdayaan zakat yang menempatkan mustahik bukan hanya sebagai penerima bantuan, tetapi sebagai masyarakat yang memiliki potensi untuk tumbuh dan menjadi lebih mandiri.

Ketika zakat dikelola untuk membuka akses usaha, memberikan pendampingan, dan memperluas peluang pasar, manfaatnya dapat terus berkembang dari satu penerima kepada keluarga dan lingkungan di sekitarnya.

Dari zakat, tumbuh usaha.

Dari usaha, lahir kemandirian.

Dan dari masyarakat yang mandiri, ekonomi Indonesia ikut menguat.

Zakat Menguatkan Indonesia.

18/09/2026 | Kontributor: Admin | Akate

Berita Terbaru

Fidyah
Fidyah
Bulan suci Ramadhan tinggal beberapa hari lagi! Bayangkan betapa beratnya tidak bisa berpuasa pada bulan yang penuh berkah ini. Namun, ada solusi bagi mereka yang tidak mampu berpuasa, yaitu dengan membayar fidyah. Bayar fidyah bukan hanya memenuhi kewajiban kita sebagai umat Muslim, tapi juga memberikan dampak positif pada sesama. Kita dapat membantu mereka yang kurang mampu untuk berpuasa dan menghapus hutang puasa kita sendiri. Adapun kriteria orang yang wajib membayar fidyah yakni : 1. Orang yang telah sakit parah yang kecil kemungkinan sembuhnya. 2. Para orang tua yang sudah renta yang tidak memungkinkan untuk berpuasa. 3. Ibu hamil dan menyusui. 4. Orang yang sudah meninggal (Anda bisa bayarkan hutang puasa bapak ibu keluarga yang telah tiada jika masih memiliki hutang puasa). untuk lebih jelas nya bisa melihat tabel yang ada pada gambar artikel. Segera bayar fidyah hutang puasa Ramadhanmu sekarang juga dan rasakan kebahagiaan membantu sesama! Tunaikan fidyah Anda ke BAZNAS Kota Cirebon melalui rekening : Bank Muamalat : 1310047736 a.n BAZNAS Kota Cirebon Konfirmasi Pembayaran ke Admin: wa.me/6285195002005 "Ya Allah, limpahkanlah rahmat dan keberkahan-Mu kepada hamba-Mu yang telah membayar fidyah untuk orang yang tidak mampu berpuasa. Sampaikanlah pahala amal baik mereka kepada mereka dan berikanlah kebahagiaan dan kesejahteraan dalam hidup mereka. Amin."
BERITA25/01/2024 | Tris
BAZNAS Kota Cirebon Bersama BAZNAS se-Jawa Barat Kembali Salurkan Infak Palestina Rp6,8 Miliar melalui BAZNAS RI
BAZNAS Kota Cirebon Bersama BAZNAS se-Jawa Barat Kembali Salurkan Infak Palestina Rp6,8 Miliar melalui BAZNAS RI
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) se-Jawa Barat menyalurkan infak kemanusiaan untuk Palestina Rp6.862.009.893 melalui BAZNAS RI sebagai wujud kepedulian terhadap masyarakat di negeri itu. Penyaluran infak kemanusiaan diserahkan langsung oleh Ketua BAZNAS Jawa Barat Anang Jauharuddin bersama para pimpinan BAZNAS kab/kota se-Jawa Barat kepada Ketua BAZNAS RI, KH. Noor Achmad di Gedung BAZNAS RI, Jakarta, Kamis (14/12/2023). Ketua BAZNAS RI, KH. Noor Achmad menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kepercayaan BAZNAS se-Jawa Barat yang telah menyalurkan infak kemanusiaan untuk Palestina melalui BAZNAS RI. Alhamdulillah terima kasih banyak kepada BAZNAS se-Jawa Barat. Tadi disampaikan bahwa bantuan tidak berhenti pada tahap kedua ini saja, tetapi akan ada bantuan lainnya, termasuk tadi juga disampaikan kepada kami untuk siap-siap pada Januari nanti Bapak Gubernur Jawa Barat akan ikut serta menyalurkan bantuan ini, kata Kiai Noor. Kiai Noor mengatakan, BAZNAS akan mengirimkan bantuan dalam beberapa fase untuk membantu masyarakat Palestina. Fase pertama adalah bantuan pada masa darurat, sementara fase selanjutnya untuk masa pemulihan dan rekonstruksi. Kita berharap bisa membangun fasilitas-fasilitas umum, mambangun rumah-rumah sehingga bisa ada komplek BAZNAS atau Indonesia untuk rumah tempat tinggal atau fasilitas umum di Gaza nanti, dan itu adalah dari dana masyarakat Indonesia kepada BAZNAS, tambahnya. Sementara itu, Ketua BAZNAS Jawa Barat, Anang Jauharuddin menyampaikan terima kasih kepada BAZNAS RI yang telah menerima dan memfasilitasi penyaluran bantuan dari warga Jawa Barat kepada rakyat Gaza Palestina. Kami berterima kasih sebesar-besarnya kepada BAZNAS RI yang telah menerima kami serta memfasilitasi penyaluran bantuan dari warga Jawa Barat untuk rakyat Palestina, katanya Untuk diketahui, BAZNAS se-Jawa Barat terdiri atas 27 kabupaten/kota. Dalam penyerahan bantuan tahap kedua ini ada beberapa pimpinan BAZNAS kabupaten/kota yang kami ajak datang ke Gedung BAZNAS RI dengan total bantuan Rp6,8 miliar, imbuhnya. Dia mengungkapkan, sesuai amanat dari Gubernur Jawa Barat, target BAZNAS se-Jawa Barat untuk mengumpulkan bantuan sebesar Rp1 triliun. Mudah-mudahan saat penyerahan bantuan pada Januari 2024 bersama Pak Gubernur bisa terealisasikan Rp1 triliun itu, katanya. Anang berharap, bantuan tersebut bisa bermanfaat bagi masyarakat di Gaza Palestina. Dia juga berharap, Palestina segera mendapatkan kemerdekaannya dari Israel, sehingga tidak ada lagi kekerasan yang terjadi di sana. Dalam kepercayaan Islam, satu Muslim dengan Muslim lainnya bagaikan satu tubuh. Jika salah satu anggota badan sakit, maka anggota badan lainnya juga akan merasakan sakit. Itulah yang kami rasakan saat ini, katanya.
BERITA15/12/2023 | Tris
BAZNAS Kota Cirebon Terima Donasi Palestina dari Muslimah Pondok Mutiara dan Warga PM senilai 1,1Jt
BAZNAS Kota Cirebon Terima Donasi Palestina dari Muslimah Pondok Mutiara dan Warga PM senilai 1,1Jt
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Cirebon menerima donasi kemanusiaan untuk membantu masyarakat Palestina sebesar Rp 1.198.000 dari Muslimah Pondok Mutiara dan Warga PM Penyerahan secara simbolis diselenggarakan di salahsatu rumah warga Pondok Mutiara, Ju'mat (24/11/2023). Turut hadir dalam acara tersebut Koko, staf Penghimpunan BAZNAS Kota Cirebon dan Tofek, Salahsatu warga Pondok Mutiara BAZNAS Kota Cirebon mengucapkan terima kasih kepada Muslimah Pondok Mutiara dan Warga PM yang telah mempercayakan donasinya kepada BAZNAS Kota Cirebon "Alhamdulillah, apa yang kita lakukan ini sejalan dengan seruan BAZNAS RI kepada BAZNAS Provinsi, BAZNAS Kabupaten/Kota serta Lembaga Amil Zakat (LAZ) di seluruh Indonesia untuk menggalang bantuan bagi krisis kemanusiaan yang melanda warga Palestina," ujar koko Menurut Ketua BAZNAS Cirebon, donasi masyarakat melalui BAZNAS akan disalurkan untuk membantu anak-anak dan ibu yang menjadi korban perang yang masih hidup di Palestina, berupa bantuan kebutuhan dasar seperti obat-obatan, makanan siap saji, selimut, popok bayi, pembalut, dan kebutuhan lainnya. "Insya Allah, donasi yang disalurkan kepada BAZNAS Kota Cirebon dikelola secara transparan, mengedepankan prinsip 3A (Aman Syar'i, Aman Regulasi dan Aman NKRI," ucapnya. Sementara itu, Tofek mengucapkan terima kasih kepada BAZNAS Kota Cirebon yang telah memfasilitasi penyaluran donasi untuk membantu meringankan beban masyarakat Palestina. "Semoga bantuan yang diberikan dapat memberikan manfaat serta penyalurannya dapat berjalan efektif dan dimudahkan Allah SWT," ucap Tofek mewakili Warga Pondok Mutiara
BERITA30/11/2023 | Tris
Peduli Palestina, SMPN 15 Kota Cirebon salurkan Donasi melalui BAZNAS Kota Cirebon senilai 2Jt
Peduli Palestina, SMPN 15 Kota Cirebon salurkan Donasi melalui BAZNAS Kota Cirebon senilai 2Jt
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Cirebon menerima donasi kemanusiaan untuk membantu masyarakat Palestina sebesar Rp 2.000.000dari SMPN 15 Kota Cirebon Penyerahan secara simbolis diselenggarakan di Kantor Baznas Kota Cirebon, Senin (27/11/2023). Turut hadir dalam acara tersebut Ketua BAZNAS Kota Cirebon dan perwakilan dari SMP 15 Kota Cirebon. Ketua BAZNAS Kota Cirebon mengucapkan terima kasih kepada SMPN 15 Kota Cirebon yang telah mempercayakan donasinya kepada BAZNAS Kota Cirebon "Alhamdulillah, apa yang kita lakukan ini sejalan dengan seruan BAZNAS RI kepada BAZNAS Provinsi, BAZNAS Kabupaten/Kota serta Lembaga Amil Zakat (LAZ) di seluruh Indonesia untuk menggalang bantuan bagi krisis kemanusiaan yang melanda warga Palestina," ujar ketua BAZNAS Menurut Ketua BAZNAS Kota Cirebon, donasi masyarakat melalui BAZNAS akan disalurkan untuk membantu anak-anak dan ibu yang menjadi korban perang yang masih hidup di Palestina, berupa bantuan kebutuhan dasar seperti obat-obatan, makanan siap saji, selimut, popok bayi, pembalut, dan kebutuhan lainnya. "Insya Allah, donasi yang disalurkan kepada BAZNAS Kota Cirebon dikelola secara transparan, mengedepankan prinsip 3A (Aman Syar'i, Aman Regulasi dan Aman NKRI," ucapnya. Sementara itu, SMPN 15 Kota Cirebon mengucapkan terima kasih kepada BAZNAS Kota Cirebon yang telah memfasilitasi penyaluran donasi untuk membantu meringankan beban masyarakat Palestina. "Semoga bantuan yang diberikan dapat memberikan manfaat serta penyalurannya dapat berjalan efektif dan dimudahkan Allah SWT," ucap perwakilan SMP 15 Kota Cirebon
BERITA30/11/2023 | Tris
BAZNAS Kota Cirebon Terima Donasi Palestina dari Paguyuban Warga Lamongan Cirebon (PWLC)
BAZNAS Kota Cirebon Terima Donasi Palestina dari Paguyuban Warga Lamongan Cirebon (PWLC)
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Cirebon menerima donasi kemanusiaan untuk membantu masyarakat Palestina sebesar Rp 2.700.000 dari Paguyuban Warga Lamongan Cirebon (PWLC) Penyerahan secara simbolis diselenggarakan di Kantor Baznas Kota Cirebon, Rabu (22/11/2023). Turut hadir dalam acara tersebut Ketua BAZNAS Kota Cirebon dan perwakilan dari PWLC Ketua BAZNAS Kota Cirebon mengucapkan terima kasih kepada Paguyuban Warga Lamongan Cirebon (PWLC) yang telah mempercayakan donasinya kepada BAZNAS Kota Cirebon "Alhamdulillah, apa yang kita lakukan ini sejalan dengan seruan BAZNAS RI kepada BAZNAS Provinsi, BAZNAS Kabupaten/Kota serta Lembaga Amil Zakat (LAZ) di seluruh Indonesia untuk menggalang bantuan bagi krisis kemanusiaan yang melanda warga Palestina," ujar Paguyuban Warga Lamongan Cirebon (PWLC) Menurut Ketua BAZNAS Cirebon, donasi masyarakat melalui BAZNAS akan disalurkan untuk membantu anak-anak dan ibu yang menjadi korban perang yang masih hidup di Palestina, berupa bantuan kebutuhan dasar seperti obat-obatan, makanan siap saji, selimut, popok bayi, pembalut, dan kebutuhan lainnya. "Insya Allah, donasi yang disalurkan kepada BAZNAS Kota Cirebon dikelola secara transparan, mengedepankan prinsip 3A (Aman Syar'i, Aman Regulasi dan Aman NKRI," ucapnya. Sementara itu, Paguyuban Warga Lamongan Cirebon (PWLC) mengucapkan terima kasih kepada BAZNAS Kota Cirebon yang telah memfasilitasi penyaluran donasi untuk membantu meringankan beban masyarakat Palestina. "Semoga bantuan yang diberikan dapat memberikan manfaat serta penyalurannya dapat berjalan efektif dan dimudahkan Allah SWT," ucap Ketua BAZNAS Cirebon
BERITA30/11/2023 | Tris
BAZNAS Kota Cirebon Terima Donasi Palestina sebesar Rp1,1 Jt dari Komunitas Spirit Galau Bike Cirebon
BAZNAS Kota Cirebon Terima Donasi Palestina sebesar Rp1,1 Jt dari Komunitas Spirit Galau Bike Cirebon
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Cirebon menerima donasi kemanusiaan untuk membantu masyarakat Palestina sebesar Rp.1,1 Jt dari Komunitas Spirit Galau Bike Cirebon. Penyerahan secara simbolis diselenggarakan di kantor BAZNAS Kota Cirebon, Jum'at (24/11/2023). Turut hadir dalam acara tersebut Wakil Ketua I BAZNAS Kota Cirebon bersama Staf Pelaksana. Wakil Ketua I BAZNAS Kota Cirebon mengucapkan terima kasih kepada Komunitas Spirit Galau Bike Cirebon yang telah mempercayakan donasinya kepada BAZNAS Kota Cirebon. "Alhamdulillah, apa yang kita lakukan ini sejalan dengan seruan BAZNAS RI kepada BAZNAS Provinsi, BAZNAS Kabupaten/Kota serta Lembaga Amil Zakat (LAZ) di seluruh Indonesia untuk menggalang bantuan bagi krisis kemanusiaan yang melanda warga Palestina," ujar perwakilan SGBC Menurutnya, donasi masyarakat melalui BAZNAS akan disalurkan untuk membantu anak-anak dan ibu yang menjadi korban perang yang masih hidup di Palestina, berupa bantuan kebutuhan dasar seperti obat-obatan, makanan siap saji, selimut, popok bayi, pembalut, dan kebutuhan lainnya. "Insya Allah, donasi yang disalurkan kepada BAZNAS Kota Cirebon dikelola secara transparan, mengedepankan prinsip 3A (Aman Syar'i, Aman Regulasi dan Aman NKRI," ucapnya. Sementara itu, Komunitas SGBC mengucapkan terima kasih kepada BAZNAS Kota Cirebon yang telah memfasilitasi penyaluran donasi untuk membantu meringankan beban masyarakat Palestina. "Semoga bantuan yang diberikan dapat memberikan manfaat serta penyalurannya dapat berjalan efektif dan dimudahkan Allah SWT," ucapnya.
BERITA27/11/2023 | Tris
Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kota Cirebon.

Lihat Daftar Rekening →