WhatsApp Icon
Respons Cepat, BAZNAS Kota Cirebon Salurkan Kursi Roda untuk Dua Warga yang Membutuhkan

KOTA CIREBON – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Cirebon kembali menghadirkan manfaat bagi masyarakat melalui penyaluran dua unit kursi roda kepada dua warga yang membutuhkan, yakni Bapak Yayan Sopyan dan Ibu Ratimah, pada Rabu, 12 Agustus 2026.

Bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian BAZNAS Kota Cirebon dalam membantu masyarakat yang membutuhkan dukungan untuk menunjang aktivitas dan mobilitas sehari-hari. Dua unit kursi roda tersebut disalurkan langsung oleh Wakil Ketua I BAZNAS Kota Cirebon, Drs. M. Hasan Sadili, M.Pd., bersama Amil Pelaksana BAZNAS Kota Cirebon.

Penerima pertama, Yayan Sopyan, merupakan warga Kelurahan Kesambi, Kecamatan Kesambi, Kota Cirebon. Sementara penerima kedua, Ratimah, merupakan warga Jalan Tanda Barat, Kelurahan Kebon Baru, Kecamatan Kejaksan, Kota Cirebon.

Penyaluran bantuan ini menjadi wujud nyata kehadiran BAZNAS Kota Cirebon dalam merespons kebutuhan masyarakat, khususnya penerima manfaat yang membutuhkan alat bantu kesehatan untuk menunjang mobilitas.

Kedua penerima manfaat mengungkapkan rasa haru sekaligus bahagia setelah menerima bantuan kursi roda. Respons cepat BAZNAS Kota Cirebon dalam menindaklanjuti kebutuhan mereka juga mendapat apresiasi dari penerima manfaat dan keluarga.

Bantuan kursi roda tersebut diharapkan dapat memberikan manfaat secara langsung, terutama dalam membantu penerima manfaat menjalani aktivitas sehari-hari dengan lebih mudah dan nyaman. Lebih dari sekadar alat bantu mobilitas, bantuan ini menjadi bentuk kepedulian dan perhatian kepada masyarakat yang sedang membutuhkan.

Wakil Ketua I BAZNAS Kota Cirebon, Drs. M. Hasan Sadili, M.Pd., menyampaikan bahwa BAZNAS berkomitmen untuk terus memberikan pelayanan dan bantuan kepada masyarakat sesuai dengan kebutuhan serta ketentuan pendistribusian zakat, infak, dan sedekah.

“Semoga bantuan kursi roda ini dapat memberikan manfaat dan membantu aktivitas sehari-hari para penerima manfaat. Kami juga menyampaikan terima kasih kepada para muzaki, munfik, dan donatur yang telah mempercayakan zakat, infak, dan sedekahnya melalui BAZNAS Kota Cirebon,” ujarnya.

Penyaluran dua unit kursi roda ini menjadi salah satu bentuk nyata pendayagunaan dana ZIS untuk membantu masyarakat yang membutuhkan. BAZNAS Kota Cirebon terus berupaya memastikan zakat, infak, dan sedekah yang dihimpun dapat memberikan manfaat secara tepat sasaran dan dirasakan langsung oleh masyarakat.

Melalui program-program sosial dan kemanusiaan, BAZNAS Kota Cirebon berkomitmen untuk terus menghadirkan manfaat bagi masyarakat Kota Cirebon. Semangat tersebut sejalan dengan komitmen BAZNAS dalam menjadikan zakat sebagai instrumen untuk membantu meningkatkan kesejahteraan dan kualitas hidup masyarakat.

Zakat Anda, Harapan Mereka.

Mari tunaikan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS Kota Cirebon. Setiap kebaikan yang dititipkan dapat menjadi manfaat nyata bagi masyarakat yang membutuhkan—dari bantuan kesehatan, pendidikan, ekonomi, hingga kemanusiaan.

Zakat Menguatkan Indonesia.

12/08/2026 | Kontributor: Admin | Akate
Terharu Terima Kursi Roda dari BAZNAS Kota Cirebon, Yayan Sopyan: Bantuan Ini Sangat Berarti

KOTA CIREBON – Rasa haru dan bahagia dirasakan Yayan Sopyan, warga Gang Dahlia No. 56 B Warnasari, RT 04/RW 07, Kelurahan Kesambi, Kecamatan Kesambi, Kota Cirebon, setelah menerima bantuan satu unit kursi roda dari BAZNAS Kota Cirebon, Rabu (12/8/2026).

Bantuan tersebut disalurkan sebagai bentuk kepedulian BAZNAS Kota Cirebon kepada masyarakat yang membutuhkan alat bantu mobilitas. Kursi roda diserahkan langsung oleh Wakil Ketua I BAZNAS Kota Cirebon, Drs. M. Hasan Sadili, M.Pd., bersama Amil Pelaksana BAZNAS Kota Cirebon.

Bagi Yayan, bantuan tersebut bukan sekadar sebuah kursi roda. Kehadiran alat bantu mobilitas itu menjadi bentuk perhatian yang sangat berarti di tengah kebutuhan untuk menjalani aktivitas sehari-hari.

Rasa haru terlihat ketika bantuan tersebut diterima. Yayan menyambut bantuan dari BAZNAS Kota Cirebon dengan penuh rasa syukur dan bahagia, terlebih proses respons terhadap kebutuhannya dinilai cepat.

Bantuan kursi roda diharapkan dapat membantu Yayan dalam menjalankan aktivitas sehari-hari dengan lebih mudah serta memberikan dukungan terhadap mobilitasnya.

Wakil Ketua I BAZNAS Kota Cirebon, Drs. M. Hasan Sadili, M.Pd., mengatakan bahwa penyaluran bantuan merupakan bagian dari upaya BAZNAS untuk menghadirkan manfaat zakat, infak, dan sedekah secara langsung kepada masyarakat yang membutuhkan.

“Semoga kursi roda ini dapat memberikan manfaat dan membantu aktivitas sehari-hari Bapak Yayan. Kami juga berterima kasih kepada para muzaki dan donatur yang telah mempercayakan ZIS melalui BAZNAS Kota Cirebon,” ujarnya.

Penyaluran bantuan kepada Yayan menjadi salah satu wujud nyata bahwa zakat tidak hanya berbicara tentang kewajiban, tetapi juga tentang kepedulian dan kebermanfaatan bagi sesama.

BAZNAS Kota Cirebon terus berkomitmen menyalurkan dana zakat, infak, dan sedekah kepada masyarakat yang berhak dan membutuhkan melalui berbagai program sosial dan kemanusiaan.

Bagi Yayan Sopyan, bantuan tersebut menjadi pengingat bahwa masih banyak pihak yang peduli dan bersedia membantu. Kursi roda yang diterimanya diharapkan menjadi sarana yang dapat menunjang mobilitas sekaligus menghadirkan semangat baru dalam menjalani hari-hari.

12/08/2026 | Kontributor: Admin | Akate
Terharu dan Bahagia, Ratimah Terima Kursi Roda dari BAZNAS Kota Cirebon

KOTA CIREBON – Kebahagiaan sekaligus rasa haru dirasakan Ratimah, warga Jalan Tanda Barat 1 No. 36, RT 03/RW 06, Kelurahan Kebon Baru, Kecamatan Kejaksan, Kota Cirebon, setelah menerima bantuan satu unit kursi roda dari BAZNAS Kota Cirebon, Rabu (12/8/2026).

Bantuan kursi roda tersebut diberikan untuk membantu kebutuhan mobilitas Ratimah dalam menjalani aktivitas sehari-hari. Penyaluran dilakukan langsung oleh Wakil Ketua I BAZNAS Kota Cirebon, Drs. M. Hasan Sadili, M.Pd., bersama Amil Pelaksana BAZNAS Kota Cirebon.

Bagi Ratimah, kedatangan BAZNAS Kota Cirebon membawa kebahagiaan tersendiri. Bantuan yang diberikan menjadi bentuk perhatian nyata kepada masyarakat yang membutuhkan sekaligus memberikan dukungan untuk menjalani aktivitas dengan lebih mudah.

Ratimah merasa terharu atas bantuan yang diterimanya. Ia juga mengapresiasi respons BAZNAS Kota Cirebon yang cepat dalam menindaklanjuti kebutuhan kursi roda tersebut.

Bantuan tersebut diharapkan dapat memberikan kemudahan bagi Ratimah dalam melakukan aktivitas sehari-hari, sekaligus memberikan rasa nyaman dalam menjalani keseharian.

Wakil Ketua I BAZNAS Kota Cirebon, Drs. M. Hasan Sadili, M.Pd., menyampaikan bahwa bantuan kursi roda merupakan bagian dari komitmen BAZNAS untuk memastikan dana zakat, infak, dan sedekah yang dihimpun dapat memberikan manfaat kepada masyarakat yang membutuhkan.

“Semoga bantuan ini dapat memberikan manfaat dan membantu Ibu Ratimah dalam menjalankan aktivitas sehari-hari. Mudah-mudahan juga menjadi keberkahan bagi para muzaki dan donatur yang telah menitipkan ZIS melalui BAZNAS Kota Cirebon,” tuturnya.

Penyaluran kursi roda kepada Ratimah menunjukkan bagaimana dana zakat, infak, dan sedekah dapat diwujudkan dalam bentuk bantuan yang menyentuh kebutuhan nyata masyarakat.

BAZNAS Kota Cirebon berkomitmen untuk terus memberikan pelayanan kepada masyarakat melalui berbagai program pendistribusian dan pendayagunaan ZIS, termasuk bantuan di bidang kesehatan dan kemanusiaan.

Bagi Ratimah, kursi roda tersebut bukan hanya alat bantu. Bantuan itu menjadi simbol kepedulian dan perhatian yang memberikan harapan sekaligus semangat untuk menjalani aktivitas sehari-hari.

Melalui kepercayaan para muzaki, munfik, dan donatur, BAZNAS Kota Cirebon akan terus berupaya menghadirkan manfaat zakat secara tepat sasaran bagi masyarakat yang membutuhkan.

12/08/2026 | Kontributor: Admin | Akate
BAZNAS Kota Cirebon dan Kemenag Bahas Program Infak Catin, Tekankan Prinsip Sukarela dan Regulasi

KOTA CIREBON – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Cirebon melakukan koordinasi bersama Kepala KUA se-Kota Cirebon untuk membahas rencana Program Infak Calon Pengantin (Catin). Koordinasi tersebut berlangsung di Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Cirebon pada Selasa, 11 Agustus 2026.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Wakil Ketua I, Wakil Ketua IV, dan Amil Pelaksana BAZNAS Kota Cirebon, serta Kepala Kemenag Kota Cirebon, Kasubag TU, Kasi Bimas Islam, Kasi Zakat dan Wakaf, dan Kepala KUA se-Kota Cirebon.

Koordinasi ini dilakukan sebagai upaya membangun kesamaan pemahaman dan memperkuat sinergi antara BAZNAS Kota Cirebon dengan Kementerian Agama serta KUA dalam rencana pelaksanaan Program Infak Catin di Kota Cirebon.

Kemenag Sambut Baik Inisiatif BAZNAS

Dalam pertemuan tersebut, Kepala Kemenag Kota Cirebon menyambut baik koordinasi yang dilakukan BAZNAS Kota Cirebon. Kemenag Kota Cirebon menyatakan dukungannya terhadap berbagai niat baik BAZNAS, terlebih program yang diarahkan untuk memberikan kemaslahatan bagi umat.

Dukungan tersebut menjadi bagian penting dalam membangun sinergi antara BAZNAS dan Kementerian Agama. Namun demikian, dalam pembahasan tersebut juga ditekankan adanya beberapa hal yang perlu menjadi perhatian, terutama terkait regulasi dalam pelaksanaan Program Infak Catin.

Kemenag Kota Cirebon menegaskan bahwa pelaksanaan program harus memperhatikan ketentuan yang berlaku. Infak dari calon pengantin tidak dapat diberlakukan sebagai pungutan atau kewajiban, sehingga apabila program dilaksanakan, sifatnya harus sukarela dan tidak boleh menjadi persyaratan dalam pelayanan pencatatan pernikahan.

Hal tersebut menjadi perhatian penting agar niat baik dalam mengajak masyarakat berinfak tetap berjalan sesuai dengan ketentuan yang berlaku serta tidak menimbulkan persepsi adanya kewajiban atau pungutan kepada calon pengantin.

Perlunya Landasan Regulasi

Dalam pembahasan tersebut, keberadaan regulasi atau surat edaran dari Wali Kota Cirebon dinilai penting untuk memberikan landasan dan kejelasan dalam pelaksanaan Program Infak Catin di Kota Cirebon.

Regulasi tersebut diharapkan dapat mengatur mekanisme pelaksanaan program secara jelas, termasuk memastikan bahwa partisipasi calon pengantin dalam berinfak benar-benar dilakukan atas dasar kesadaran dan kerelaan, bukan karena adanya kewajiban.

Dengan adanya landasan regulasi yang jelas, sinergi antara BAZNAS, Kemenag, dan KUA diharapkan dapat berjalan secara tertib sekaligus memberikan kepastian bagi seluruh pihak yang terlibat.

BAZNAS Kota Cirebon menyambut baik masukan dan arahan yang disampaikan Kemenag Kota Cirebon. Koordinasi ini menjadi langkah awal untuk mematangkan konsep Program Infak Catin agar pelaksanaannya tidak hanya memiliki tujuan yang baik, tetapi juga sesuai dengan regulasi serta prinsip pengelolaan infak yang amanah dan profesional.

Program tersebut diharapkan dapat menjadi salah satu sarana untuk menumbuhkan budaya berinfak di tengah masyarakat. Dengan prinsip sukarela dan mekanisme yang sesuai ketentuan, infak yang dihimpun nantinya dapat dikelola BAZNAS untuk mendukung berbagai program kemaslahatan dan membantu masyarakat yang membutuhkan.

BAZNAS Kota Cirebon berkomitmen untuk terus membangun komunikasi dan koordinasi dengan Kementerian Agama serta seluruh KUA di Kota Cirebon guna memastikan setiap program yang dirancang dapat memberikan manfaat optimal bagi masyarakat sekaligus berjalan sesuai ketentuan yang berlaku.

11/08/2026 | Kontributor: Admin | Akate
PUSDAI Jabar Resmikan Dua Paviliun Tokoh Umat, Ketua BAZNAS Kota Cirebon Turut Hadir

BANDUNG – Ketua Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Cirebon menghadiri Peresmian Paviliun Dr. Ir. H. Sodik Mudjahid, M.Sc. di Bandung pada Selasa, 11 Agustus 2026. Kehadiran tersebut menjadi bentuk dukungan terhadap upaya menjaga dan meneruskan warisan dakwah para tokoh umat yang telah memberikan kontribusi bagi perkembangan kehidupan keislaman di Jawa Barat.

Peresmian Paviliun Sodik Mudjahid tersebut menjadi bagian dari momentum PUSDAI Jawa Barat dalam meresmikan dua paviliun yang mengabadikan nama tokoh dakwah, yakni Prof. Dr. KH. Miftah Faridl dan Dr. Ir. H. Sodik Mudjahid, M.Sc. Kedua sosok tersebut memiliki jejak pengabdian dalam pengembangan dakwah dan pembinaan umat di Jawa Barat.

Bagi BAZNAS Kota Cirebon, kehadiran dalam kegiatan tersebut bukan sekadar memenuhi undangan, tetapi juga menjadi momentum untuk menyaksikan secara langsung upaya menjaga nilai-nilai perjuangan dan pengabdian tokoh umat agar dapat terus dikenang serta menjadi inspirasi bagi generasi berikutnya.

PUSDAI Jawa Barat sendiri merupakan pusat dakwah, pendidikan, pelayanan ibadah, sosial kemasyarakatan, serta pemberdayaan umat. Dalam perjalanan sejarahnya, PUSDAI berkembang menjadi salah satu pusat aktivitas keislaman di Jawa Barat dengan berbagai program yang menyentuh kebutuhan masyarakat.

Nama Prof. Dr. KH. Miftah Faridl dan Dr. Ir. H. Sodik Mudjahid, M.Sc. memiliki kaitan erat dengan perjalanan PUSDAI. Dalam periode kepengurusan PUSDAI pada akhir 1990-an hingga awal 2000-an, Miftah Faridl tercatat sebagai Direktur dan Sodik Mudjahid sebagai Wakil Direktur. Periode tersebut menjadi salah satu fase perkembangan berbagai program dakwah, pendidikan, pelayanan umat, informasi, hingga pengembangan ekonomi umat di PUSDAI.

Jejak tersebut juga memiliki relevansi dengan gerakan zakat. Dalam pengembangan programnya, PUSDAI turut memberikan perhatian terhadap pengelolaan zakat dan pemberdayaan ekonomi umat. Sementara itu, Dr. Ir. H. Sodik Mudjahid, M.Sc. saat ini melanjutkan pengabdiannya di tingkat nasional sebagai Ketua BAZNAS RI periode 2026–2031.

Kehadiran Ketua BAZNAS Kota Cirebon menjadi bagian dari semangat untuk mengikuti dan meneruskan jejak dakwah yang tidak berhenti pada syiar keagamaan, tetapi juga diwujudkan melalui pengelolaan zakat sebagai instrumen pemberdayaan dan kemaslahatan umat.

Zakat memiliki peran strategis dalam membantu masyarakat yang membutuhkan sekaligus mendorong pemberdayaan ekonomi, pendidikan, kesehatan, kemanusiaan, dan berbagai aspek kehidupan sosial. Karena itu, semangat dakwah dan gerakan zakat memiliki titik temu yang sama, yakni menghadirkan kebermanfaatan yang nyata bagi umat.

Ketua BAZNAS Kota Cirebon menyampaikan apresiasi atas peresmian dua paviliun tersebut. Menurutnya, keberadaan paviliun bukan hanya menjadi penanda fisik, tetapi juga pengingat terhadap nilai perjuangan, keteladanan, dan pengabdian para tokoh yang telah memberikan kontribusi bagi umat.

“Kita tentu berharap warisan perjuangan para tokoh umat ini tidak hanya menjadi sebuah nama atau bangunan, tetapi dapat menjadi inspirasi bagi generasi penerus untuk terus berdakwah, mengabdi, dan memberikan manfaat bagi masyarakat. Salah satunya melalui gerakan zakat,” ujarnya.

Momentum peresmian tersebut sekaligus menjadi pengingat bahwa dakwah memiliki ruang yang luas. Dakwah dapat diwujudkan melalui pendidikan, pelayanan umat, pemberdayaan masyarakat, maupun pengelolaan zakat yang amanah dan profesional.

BAZNAS Kota Cirebon pun berkomitmen untuk terus mengambil bagian dalam gerakan zakat sebagai bagian dari dakwah sosial. Melalui penghimpunan dan pendayagunaan zakat, infak, dan sedekah, BAZNAS berupaya menghadirkan manfaat yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat, khususnya para mustahik.

Kehadiran dalam peresmian Paviliun Miftah Faridl dan Sodik Mudjahid menjadi momentum bagi BAZNAS Kota Cirebon untuk terus memperkuat semangat dakwah melalui zakat, sekaligus mengambil inspirasi dari perjalanan para tokoh umat dalam membangun kemaslahatan masyarakat.

11/08/2026 | Kontributor: Admin | Akate

Berita Terbaru

BAZNAS Kota Cirebon bersama Pemda Kota Cirebon Tetapkan Zakat Fitrah 1445 H Sebesar 2.8Kg atau Rp45 Ribu
BAZNAS Kota Cirebon bersama Pemda Kota Cirebon Tetapkan Zakat Fitrah 1445 H Sebesar 2.8Kg atau Rp45 Ribu
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Cirebon bersama Pemerintah Daerah Kota Cirebon menetapkan besaran nilai Zakat Fitrah Tahun 1445 H/2024 M, Jumat (16/02/2024) bertempat di Ruang Prabayaksa Sekretariat Daerah Kota Cirebon Penetapan Zakat Fitrah ini diputuskan melalui rapat yang dihadiri oleh Komisioner BAZNAS Kota Cirebon, MUI Kota Cirebon, Kementerian Agama, PCNU, PD Muhammadiyah, DMI Kota Cirebon, DKUKMPP Kota Cirebon, hingga perwakilan dari Forkopimda Kota Cirebon Ketua BAZNAS Kota Cirebon H Hamdan MPd menjelaskan, penentuan besaran zakat fitrah ini diawali dengan mendengarkan pandangan dari semua unsur yang hadir, untuk kemudian disesuaikan dengan ketentuan hukum syariah yang berlaku Sementara itu, Kepala Bagian Kesejahteraan Masyarakat (Kesra) Drs.Rokila menambahkan, penetapan besaran zakat fitrah tahun ini sudah mengakomodir pandangan berbagai pihak, termasuk dari sisi regulasi dan syariah yang berlaku juga melihat prediksi harga beras pada Ramadan nanti Adapun hasil pertimbangan bersama, forum bersepakat bahwa besaran Zakat Fithrah dibayarkan berupa makanan pokok yang dikonsumsi sehari-hari, yaitu beras sebanyak 1 (satu) sha’ setara 2,8 Kg perjiwa Setelah disepakati bersama nilai zakat fitrah dalam bentuk makanan pokok, kemudian forum merumuskan nilai konversi ke dalam nilai uang rupiah, dengan meminta pendapat DKUKMPP terkait harga beras di pasaran yang dikonsumsi mayoritas masyarakat kota cirebon. Setelah mendengarkan pandangan dari DKUKMPP, harga beras diprediksi masih tinggi. Harga beras yang menjadi patokan per kilonya Rp16 ribu, sebutnya Sehingga untuk 2,8 kilogram beras setara dengan Rp44.800. Kemudian forum menyepakati angkanya digenapkan ke atas menjadi Rp45 ribu, sebagai besaran nilai zakat fitrah kota Cirebon tahun 2024, jika hendak ditunaikan dalam bentuk uang tunai Perbedaan besaran zakat fitrah tahun ini diharga beras dengan zakat tahun kemarin, selisihnya tidak terlalu jauh, kami hitung juga kenaikan harga beras menjelang Ramadan dan Lebaran kami hitung 10 persen dengan harga beras yang sekarang, jelasnya. Terlebih lagi, besaran yang ditetapkan, secara nilai rupiah tidak jauh berbeda dengan tahun sebelumnya, meskipun ada peningkatan. Kita menyetujui dengan berbagai pertimbangan, ini sudah berdasarkan regulasi dan ketentuan syariah yang ada, jadi penentuan zakat fitrah ini disepakati bersama, untuk diterapkan pada pembayaran zakat fitrah di Kota Cirebon tahun ini, imbuhnya
BERITA17/02/2024 | Humas
Pesan Wali Kota Cirebon Saat Hadiri Peringatan HUT Ke 23 BAZNAS
Pesan Wali Kota Cirebon Saat Hadiri Peringatan HUT Ke 23 BAZNAS
Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Cirebon, didorong untuk terus berinovasi agar bisa memaksimalkan potensi Zakat, Infak dan Sedekah (ZIS), karena belum semua tergali dengan maksimal. Hal tersebut disampaikan Pj Walikota Cirebon, Drs H Agus Mulyadi MSi, saat menghadiri milad ke-23 Badan Amil Zakat Nasional (Baznas), Kamis (1/2/2024). Kami melihat potensinya luar biasa besar (ZIS). Ini tantangan besar buat kita. Jadi Baznas harus bisa memaksimalkan itu, ungkapnya. Diakui Gusmul, begitu sapaan akrabnya, dari tahun ke tahun, pengumpulan ZIS yang dilakukan oleh Baznas selalu menunjukkan tren yang terus meningkat. Termasuk juga dari sisi pengelolaan dan pelaporan, Baznas selalu men­dapatkan predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP). Sudah banyak hal yang dilakukan Baznas kota cirebon. Kita akui Baznas kota cirebon bisa menjadi salah satu jalan menyelesaikan persoalan-persoalan yang ada di masyarakat, lanjutnya. Dengan semua pencapaian yang diperoleh Baznas, dia menitipkan beberapa hal kepada para komisioner Baznas, agar kemitraan-kemitraan terus dijalin dengan berbagai pihak. Kami apresiasi kiprah Baznas. Potensi zakat dan potensi kolaborasi dengan semua pihak yang punya komitmen terhadap kesejehteraan masyarakat, kita minta ditingkatkan, paparnya. Sementara itu, Ketua Baznas Kota Cirebon, H Hamdan mengatakan, peringatan Milad ke-23 Baznas kali ini, diisi dengan penyaluran ZIS dari berbagai program yang digulirkan. Ada 1.100 paket sembako dari Baznas RI untuk fakir miskin dan dhuafa, ungkapnya. Selain sembako, Baznas juga menyalurkan beberapa program. Seperti rutilahu, bantuan biaya pendidikan, beasiswa satu keluarga satu sarjana, bantuan permodalan usaha, khitanan masal 11 anak hingga cek kesehatan gratis. Melalui berbagai program penyaluran yang digulirkan, Baznas kota cirebon terus konsisten mendorong prinsip M2M. Karena M2M ini merupakan intervensi Baznas agar masyarakat yang selama ini menjadi Mustahik, bisa naik kelas menjadi Muzaki. Kita juga dorong agar para Mustahik menuju Muzaki. Hari ini ada 1.161 jiwa penerima manfaat. Mudah-mudahan bisa memberikan kontribusi, membantu pemerintah menye­lesaikan persoalan sosial di Kota Cirebon, harapnya. (red)
BERITA02/02/2024 | Humas
Fidyah
Fidyah
Bulan suci Ramadhan tinggal beberapa hari lagi! Bayangkan betapa beratnya tidak bisa berpuasa pada bulan yang penuh berkah ini. Namun, ada solusi bagi mereka yang tidak mampu berpuasa, yaitu dengan membayar fidyah. Bayar fidyah bukan hanya memenuhi kewajiban kita sebagai umat Muslim, tapi juga memberikan dampak positif pada sesama. Kita dapat membantu mereka yang kurang mampu untuk berpuasa dan menghapus hutang puasa kita sendiri. Adapun kriteria orang yang wajib membayar fidyah yakni : 1. Orang yang telah sakit parah yang kecil kemungkinan sembuhnya. 2. Para orang tua yang sudah renta yang tidak memungkinkan untuk berpuasa. 3. Ibu hamil dan menyusui. 4. Orang yang sudah meninggal (Anda bisa bayarkan hutang puasa bapak ibu keluarga yang telah tiada jika masih memiliki hutang puasa). untuk lebih jelas nya bisa melihat tabel yang ada pada gambar artikel. Segera bayar fidyah hutang puasa Ramadhanmu sekarang juga dan rasakan kebahagiaan membantu sesama! Tunaikan fidyah Anda ke BAZNAS Kota Cirebon melalui rekening : Bank Muamalat : 1310047736 a.n BAZNAS Kota Cirebon Konfirmasi Pembayaran ke Admin: wa.me/6285195002005 "Ya Allah, limpahkanlah rahmat dan keberkahan-Mu kepada hamba-Mu yang telah membayar fidyah untuk orang yang tidak mampu berpuasa. Sampaikanlah pahala amal baik mereka kepada mereka dan berikanlah kebahagiaan dan kesejahteraan dalam hidup mereka. Amin."
BERITA25/01/2024 | Tris
BAZNAS Kota Cirebon Bersama BAZNAS se-Jawa Barat Kembali Salurkan Infak Palestina Rp6,8 Miliar melalui BAZNAS RI
BAZNAS Kota Cirebon Bersama BAZNAS se-Jawa Barat Kembali Salurkan Infak Palestina Rp6,8 Miliar melalui BAZNAS RI
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) se-Jawa Barat menyalurkan infak kemanusiaan untuk Palestina Rp6.862.009.893 melalui BAZNAS RI sebagai wujud kepedulian terhadap masyarakat di negeri itu. Penyaluran infak kemanusiaan diserahkan langsung oleh Ketua BAZNAS Jawa Barat Anang Jauharuddin bersama para pimpinan BAZNAS kab/kota se-Jawa Barat kepada Ketua BAZNAS RI, KH. Noor Achmad di Gedung BAZNAS RI, Jakarta, Kamis (14/12/2023). Ketua BAZNAS RI, KH. Noor Achmad menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kepercayaan BAZNAS se-Jawa Barat yang telah menyalurkan infak kemanusiaan untuk Palestina melalui BAZNAS RI. Alhamdulillah terima kasih banyak kepada BAZNAS se-Jawa Barat. Tadi disampaikan bahwa bantuan tidak berhenti pada tahap kedua ini saja, tetapi akan ada bantuan lainnya, termasuk tadi juga disampaikan kepada kami untuk siap-siap pada Januari nanti Bapak Gubernur Jawa Barat akan ikut serta menyalurkan bantuan ini, kata Kiai Noor. Kiai Noor mengatakan, BAZNAS akan mengirimkan bantuan dalam beberapa fase untuk membantu masyarakat Palestina. Fase pertama adalah bantuan pada masa darurat, sementara fase selanjutnya untuk masa pemulihan dan rekonstruksi. Kita berharap bisa membangun fasilitas-fasilitas umum, mambangun rumah-rumah sehingga bisa ada komplek BAZNAS atau Indonesia untuk rumah tempat tinggal atau fasilitas umum di Gaza nanti, dan itu adalah dari dana masyarakat Indonesia kepada BAZNAS, tambahnya. Sementara itu, Ketua BAZNAS Jawa Barat, Anang Jauharuddin menyampaikan terima kasih kepada BAZNAS RI yang telah menerima dan memfasilitasi penyaluran bantuan dari warga Jawa Barat kepada rakyat Gaza Palestina. Kami berterima kasih sebesar-besarnya kepada BAZNAS RI yang telah menerima kami serta memfasilitasi penyaluran bantuan dari warga Jawa Barat untuk rakyat Palestina, katanya Untuk diketahui, BAZNAS se-Jawa Barat terdiri atas 27 kabupaten/kota. Dalam penyerahan bantuan tahap kedua ini ada beberapa pimpinan BAZNAS kabupaten/kota yang kami ajak datang ke Gedung BAZNAS RI dengan total bantuan Rp6,8 miliar, imbuhnya. Dia mengungkapkan, sesuai amanat dari Gubernur Jawa Barat, target BAZNAS se-Jawa Barat untuk mengumpulkan bantuan sebesar Rp1 triliun. Mudah-mudahan saat penyerahan bantuan pada Januari 2024 bersama Pak Gubernur bisa terealisasikan Rp1 triliun itu, katanya. Anang berharap, bantuan tersebut bisa bermanfaat bagi masyarakat di Gaza Palestina. Dia juga berharap, Palestina segera mendapatkan kemerdekaannya dari Israel, sehingga tidak ada lagi kekerasan yang terjadi di sana. Dalam kepercayaan Islam, satu Muslim dengan Muslim lainnya bagaikan satu tubuh. Jika salah satu anggota badan sakit, maka anggota badan lainnya juga akan merasakan sakit. Itulah yang kami rasakan saat ini, katanya.
BERITA15/12/2023 | Tris
BAZNAS Kota Cirebon Terima Donasi Palestina dari Muslimah Pondok Mutiara dan Warga PM senilai 1,1Jt
BAZNAS Kota Cirebon Terima Donasi Palestina dari Muslimah Pondok Mutiara dan Warga PM senilai 1,1Jt
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Cirebon menerima donasi kemanusiaan untuk membantu masyarakat Palestina sebesar Rp 1.198.000 dari Muslimah Pondok Mutiara dan Warga PM Penyerahan secara simbolis diselenggarakan di salahsatu rumah warga Pondok Mutiara, Ju'mat (24/11/2023). Turut hadir dalam acara tersebut Koko, staf Penghimpunan BAZNAS Kota Cirebon dan Tofek, Salahsatu warga Pondok Mutiara BAZNAS Kota Cirebon mengucapkan terima kasih kepada Muslimah Pondok Mutiara dan Warga PM yang telah mempercayakan donasinya kepada BAZNAS Kota Cirebon "Alhamdulillah, apa yang kita lakukan ini sejalan dengan seruan BAZNAS RI kepada BAZNAS Provinsi, BAZNAS Kabupaten/Kota serta Lembaga Amil Zakat (LAZ) di seluruh Indonesia untuk menggalang bantuan bagi krisis kemanusiaan yang melanda warga Palestina," ujar koko Menurut Ketua BAZNAS Cirebon, donasi masyarakat melalui BAZNAS akan disalurkan untuk membantu anak-anak dan ibu yang menjadi korban perang yang masih hidup di Palestina, berupa bantuan kebutuhan dasar seperti obat-obatan, makanan siap saji, selimut, popok bayi, pembalut, dan kebutuhan lainnya. "Insya Allah, donasi yang disalurkan kepada BAZNAS Kota Cirebon dikelola secara transparan, mengedepankan prinsip 3A (Aman Syar'i, Aman Regulasi dan Aman NKRI," ucapnya. Sementara itu, Tofek mengucapkan terima kasih kepada BAZNAS Kota Cirebon yang telah memfasilitasi penyaluran donasi untuk membantu meringankan beban masyarakat Palestina. "Semoga bantuan yang diberikan dapat memberikan manfaat serta penyalurannya dapat berjalan efektif dan dimudahkan Allah SWT," ucap Tofek mewakili Warga Pondok Mutiara
BERITA30/11/2023 | Tris
Peduli Palestina, SMPN 15 Kota Cirebon salurkan Donasi melalui BAZNAS Kota Cirebon senilai 2Jt
Peduli Palestina, SMPN 15 Kota Cirebon salurkan Donasi melalui BAZNAS Kota Cirebon senilai 2Jt
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Cirebon menerima donasi kemanusiaan untuk membantu masyarakat Palestina sebesar Rp 2.000.000dari SMPN 15 Kota Cirebon Penyerahan secara simbolis diselenggarakan di Kantor Baznas Kota Cirebon, Senin (27/11/2023). Turut hadir dalam acara tersebut Ketua BAZNAS Kota Cirebon dan perwakilan dari SMP 15 Kota Cirebon. Ketua BAZNAS Kota Cirebon mengucapkan terima kasih kepada SMPN 15 Kota Cirebon yang telah mempercayakan donasinya kepada BAZNAS Kota Cirebon "Alhamdulillah, apa yang kita lakukan ini sejalan dengan seruan BAZNAS RI kepada BAZNAS Provinsi, BAZNAS Kabupaten/Kota serta Lembaga Amil Zakat (LAZ) di seluruh Indonesia untuk menggalang bantuan bagi krisis kemanusiaan yang melanda warga Palestina," ujar ketua BAZNAS Menurut Ketua BAZNAS Kota Cirebon, donasi masyarakat melalui BAZNAS akan disalurkan untuk membantu anak-anak dan ibu yang menjadi korban perang yang masih hidup di Palestina, berupa bantuan kebutuhan dasar seperti obat-obatan, makanan siap saji, selimut, popok bayi, pembalut, dan kebutuhan lainnya. "Insya Allah, donasi yang disalurkan kepada BAZNAS Kota Cirebon dikelola secara transparan, mengedepankan prinsip 3A (Aman Syar'i, Aman Regulasi dan Aman NKRI," ucapnya. Sementara itu, SMPN 15 Kota Cirebon mengucapkan terima kasih kepada BAZNAS Kota Cirebon yang telah memfasilitasi penyaluran donasi untuk membantu meringankan beban masyarakat Palestina. "Semoga bantuan yang diberikan dapat memberikan manfaat serta penyalurannya dapat berjalan efektif dan dimudahkan Allah SWT," ucap perwakilan SMP 15 Kota Cirebon
BERITA30/11/2023 | Tris
BAZNAS Kota Cirebon Terima Donasi Palestina dari Paguyuban Warga Lamongan Cirebon (PWLC)
BAZNAS Kota Cirebon Terima Donasi Palestina dari Paguyuban Warga Lamongan Cirebon (PWLC)
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Cirebon menerima donasi kemanusiaan untuk membantu masyarakat Palestina sebesar Rp 2.700.000 dari Paguyuban Warga Lamongan Cirebon (PWLC) Penyerahan secara simbolis diselenggarakan di Kantor Baznas Kota Cirebon, Rabu (22/11/2023). Turut hadir dalam acara tersebut Ketua BAZNAS Kota Cirebon dan perwakilan dari PWLC Ketua BAZNAS Kota Cirebon mengucapkan terima kasih kepada Paguyuban Warga Lamongan Cirebon (PWLC) yang telah mempercayakan donasinya kepada BAZNAS Kota Cirebon "Alhamdulillah, apa yang kita lakukan ini sejalan dengan seruan BAZNAS RI kepada BAZNAS Provinsi, BAZNAS Kabupaten/Kota serta Lembaga Amil Zakat (LAZ) di seluruh Indonesia untuk menggalang bantuan bagi krisis kemanusiaan yang melanda warga Palestina," ujar Paguyuban Warga Lamongan Cirebon (PWLC) Menurut Ketua BAZNAS Cirebon, donasi masyarakat melalui BAZNAS akan disalurkan untuk membantu anak-anak dan ibu yang menjadi korban perang yang masih hidup di Palestina, berupa bantuan kebutuhan dasar seperti obat-obatan, makanan siap saji, selimut, popok bayi, pembalut, dan kebutuhan lainnya. "Insya Allah, donasi yang disalurkan kepada BAZNAS Kota Cirebon dikelola secara transparan, mengedepankan prinsip 3A (Aman Syar'i, Aman Regulasi dan Aman NKRI," ucapnya. Sementara itu, Paguyuban Warga Lamongan Cirebon (PWLC) mengucapkan terima kasih kepada BAZNAS Kota Cirebon yang telah memfasilitasi penyaluran donasi untuk membantu meringankan beban masyarakat Palestina. "Semoga bantuan yang diberikan dapat memberikan manfaat serta penyalurannya dapat berjalan efektif dan dimudahkan Allah SWT," ucap Ketua BAZNAS Cirebon
BERITA30/11/2023 | Tris
BAZNAS Kota Cirebon Terima Donasi Palestina sebesar Rp1,1 Jt dari Komunitas Spirit Galau Bike Cirebon
BAZNAS Kota Cirebon Terima Donasi Palestina sebesar Rp1,1 Jt dari Komunitas Spirit Galau Bike Cirebon
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Cirebon menerima donasi kemanusiaan untuk membantu masyarakat Palestina sebesar Rp.1,1 Jt dari Komunitas Spirit Galau Bike Cirebon. Penyerahan secara simbolis diselenggarakan di kantor BAZNAS Kota Cirebon, Jum'at (24/11/2023). Turut hadir dalam acara tersebut Wakil Ketua I BAZNAS Kota Cirebon bersama Staf Pelaksana. Wakil Ketua I BAZNAS Kota Cirebon mengucapkan terima kasih kepada Komunitas Spirit Galau Bike Cirebon yang telah mempercayakan donasinya kepada BAZNAS Kota Cirebon. "Alhamdulillah, apa yang kita lakukan ini sejalan dengan seruan BAZNAS RI kepada BAZNAS Provinsi, BAZNAS Kabupaten/Kota serta Lembaga Amil Zakat (LAZ) di seluruh Indonesia untuk menggalang bantuan bagi krisis kemanusiaan yang melanda warga Palestina," ujar perwakilan SGBC Menurutnya, donasi masyarakat melalui BAZNAS akan disalurkan untuk membantu anak-anak dan ibu yang menjadi korban perang yang masih hidup di Palestina, berupa bantuan kebutuhan dasar seperti obat-obatan, makanan siap saji, selimut, popok bayi, pembalut, dan kebutuhan lainnya. "Insya Allah, donasi yang disalurkan kepada BAZNAS Kota Cirebon dikelola secara transparan, mengedepankan prinsip 3A (Aman Syar'i, Aman Regulasi dan Aman NKRI," ucapnya. Sementara itu, Komunitas SGBC mengucapkan terima kasih kepada BAZNAS Kota Cirebon yang telah memfasilitasi penyaluran donasi untuk membantu meringankan beban masyarakat Palestina. "Semoga bantuan yang diberikan dapat memberikan manfaat serta penyalurannya dapat berjalan efektif dan dimudahkan Allah SWT," ucapnya.
BERITA27/11/2023 | Tris
Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kota Cirebon.

Lihat Daftar Rekening →