WhatsApp Icon
Wali Kota Cirebon Turun Langsung Pantau Zakat Fitrah, Apresiasi Kinerja BAZNAS yang Terus Meningkat


Cirebon, 20 Maret 2026 – Wali Kota Cirebon, Effendi Edo, melakukan monitoring langsung terhadap pelaksanaan penghimpunan dan pendistribusian zakat fitrah di BAZNAS Kota Cirebon pada Jumat (20/3).

Kegiatan ini merupakan bagian dari agenda resmi Pemerintah Daerah Kota Cirebon dalam memastikan kesiapan pengumpulan dan distribusi zakat fitrah serta persiapan pelaksanaan Shalat Idul Fitri 1447 H. Berdasarkan surat undangan resmi, monitoring dimulai dari Balai Kota Cirebon dan dilanjutkan ke beberapa titik, termasuk kantor BAZNAS Kota Cirebon.

Dalam sambutannya, Wali Kota Cirebon mengapresiasi kinerja BAZNAS Kota Cirebon yang dinilai telah bekerja keras dalam mengelola zakat secara profesional dan amanah.

“Kami mengapresiasi kerja keras BAZNAS Kota Cirebon. Kekompakan dalam internal lembaga menjadi kunci utama yang harus terus dijaga agar kinerja semakin optimal,” ujar Effendi Edo.

Ia menegaskan bahwa sinergi dan soliditas di dalam tubuh lembaga menjadi fondasi penting dalam menjaga kepercayaan masyarakat terhadap pengelolaan zakat.

Sementara itu, Ketua BAZNAS Kota Cirebon, H. Hamdan, dalam laporannya menyampaikan bahwa kinerja penghimpunan zakat di Kota Cirebon terus menunjukkan tren positif dari tahun ke tahun.

Menurutnya, peningkatan tersebut tidak lepas dari dukungan penuh Pemerintah Daerah Kota Cirebon, khususnya dalam aspek regulasi zakat yang semakin menguat.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Wali Kota Cirebon atas dukungan yang luar biasa, terutama dalam hal regulasi zakat. Hal ini menjadi salah satu faktor penting yang menjadikan Kota Cirebon sebagai daerah yang aktif dalam mendukung gerakan zakat,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Ketua BAZNAS Kota Cirebon berharap agar dukungan regulasi dari pemerintah daerah dapat terus ditingkatkan ke depannya. Dengan regulasi yang semakin baik, potensi penghimpunan zakat, infak, dan sedekah diyakini akan terus meningkat.

Hal ini pada akhirnya diharapkan mampu memberikan dampak nyata dalam membantu masyarakat yang membutuhkan di Kota Cirebon, sekaligus memperkuat peran zakat sebagai instrumen kesejahteraan sosial.

Monitoring ini juga menjadi bagian dari upaya memastikan bahwa proses penghimpunan dan pendistribusian zakat fitrah berjalan optimal, tepat sasaran, dan sesuai dengan prinsip syariah.

20/03/2026 | Kontributor: Admin | Akate
Pemerintah Resmi Tetapkan 1 Syawal 1447 H, Ini Tanggal Idul Fitri di Indonesia

Cirebon — Pemerintah Republik Indonesia secara resmi menetapkan 1 Syawal 1447 Hijriah jatuh pada hari Sabtu, 21 Maret 2026 melalui sidang isbat yang digelar oleh Kementerian Agama.

Penetapan ini menjadi penanda berakhirnya bulan suci Ramadhan sekaligus momentum kemenangan bagi umat Islam setelah menjalani ibadah puasa selama satu bulan penuh.

Menanggapi hal tersebut, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Cirebon mengajak seluruh masyarakat untuk menyambut Hari Raya Idul Fitri dengan penuh rasa syukur, kebahagiaan, serta semangat berbagi kepada sesama.

Ketua BAZNAS Kota Cirebon menyampaikan bahwa Idul Fitri bukan hanya tentang perayaan, tetapi juga tentang kembali kepada fitrah dan memperkuat kepedulian sosial di tengah masyarakat.

“Idul Fitri adalah momen untuk kembali suci. Selain saling memaafkan, kami mengajak masyarakat untuk memastikan zakat fitrah, infak, dan sedekah telah ditunaikan, sehingga kebahagiaan dapat dirasakan secara merata,” ujarnya.

BAZNAS Kota Cirebon juga terus membuka layanan pembayaran zakat, baik secara langsung maupun melalui platform digital, guna memudahkan masyarakat dalam menunaikan kewajiban sebelum pelaksanaan salat Idul Fitri.

Melalui berbagai program pendistribusian, zakat yang ditunaikan akan disalurkan kepada mustahik di wilayah Kota Cirebon, sehingga dapat membantu memenuhi kebutuhan mereka di hari raya.

Selain itu, masyarakat juga diimbau untuk menjadikan Idul Fitri sebagai momentum mempererat tali silaturahmi, memperkuat ukhuwah Islamiyah, serta meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan sekitar.

Dengan semangat kebersamaan dan kepedulian, diharapkan Idul Fitri tahun ini menjadi lebih bermakna, tidak hanya bagi diri sendiri, tetapi juga bagi mereka yang membutuhkan.

Taqabbalallahu minna wa minkum, shiyamana wa shiyamakum.

Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, mohon maaf lahir dan batin.

 

FAQ Pemerintah Resmi Tetapkan 1 Syawal 1447 H, Ini Tanggal Idul Fitri di Indonesia

Q: Kapan 1 Syawal 1447 H ditetapkan di Indonesia?
A: Pemerintah menetapkan 1 Syawal 1447 H jatuh pada hari Sabtu, 21 Maret 2026 melalui sidang isbat Kementerian Agama.

Q: Apa yang harus dilakukan sebelum Idul Fitri?
A: Umat Islam dianjurkan menunaikan zakat fitrah, memperbanyak sedekah, serta mempersiapkan diri untuk saling memaafkan.

Q: Bagaimana cara membayar zakat di BAZNAS Kota Cirebon?
A: Zakat dapat ditunaikan secara langsung di kantor BAZNAS atau melalui layanan digital resmi BAZNAS Kota Cirebon.

Q: Siapa yang berhak menerima zakat fitrah?
A: Zakat fitrah disalurkan kepada mustahik, termasuk fakir dan miskin, sesuai ketentuan syariat Islam.

19/03/2026 | Kontributor: Admin | Akate
Hadapi Era Disinformasi, BAZNAS Dinilai Punya Strategi Komunikasi yang Kuat

Cirebon – Di tengah tantangan arus informasi global yang semakin kompleks, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) dinilai telah memiliki peta strategi komunikasi yang jelas dan terarah.

Penilaian tersebut disampaikan oleh Tenaga Ahli Utama Badan Komunikasi Pemerintah Republik Indonesia, Hariqo Wibawa Satria, dalam agenda Z-Talk: Zakat Menguatkan Indonesia yang digelar di Jakarta.

Menurut Hariqo, tantangan komunikasi saat ini tidak lagi sederhana. Disinformasi dan misinformasi bahkan telah menjadi salah satu risiko global utama.“Berita bohong sudah keliling dunia, sedangkan pelurusannya baru pakai sepatu,” ujarnya.

Dalam kondisi tersebut, langkah BAZNAS yang aktif membangun komunikasi dengan media, membuka ruang kritik, serta menghadirkan langsung suara para penerima manfaat dinilai sebagai strategi yang tepat dan patut diapresiasi.“BAZNAS sudah punya peta komunikasi yang jelas, tinggal timnya lebih diperkuat,” tambahnya.

Ia juga menyoroti pentingnya upaya literasi zakat untuk meluruskan berbagai kesalahpahaman di masyarakat, khususnya terkait pengelolaan dan penyaluran dana zakat.

Menurutnya, transparansi dan publikasi yang kuat menjadi kunci utama dalam menjaga kepercayaan publik terhadap lembaga pengelola zakat.“Cerita dari para penerima manfaat sangat penting untuk ditampilkan di media. Suara mereka menjadi bukti bagaimana zakat membantu kehidupan masyarakat,” jelas Hariqo.

Lebih lanjut, ia memperkenalkan konsep tiga indikator utama komunikasi publik (3P), yaitu:

  • Pelaksanaan program yang berjalan dengan baik

  • Partisipasi masyarakat yang tinggi

  • Publikasi dan dokumentasi yang luas

Ketiga aspek tersebut dinilai menjadi fondasi penting dalam memperkuat dampak program sosial kepada masyarakat.

Kegiatan ini turut dihadiri Ketua BAZNAS RI Sodik Mudjahid, Wakil Ketua Zainut Tauhid Sa'adi, serta jajaran pimpinan lainnya, bersama tokoh komunikasi dan media seperti Amir Sodikin dan Andi Muhyiddin.

Bagi BAZNAS Kota Cirebon, penguatan strategi komunikasi ini menjadi momentum penting untuk terus meningkatkan edukasi publik tentang zakat, sekaligus menjaga kepercayaan masyarakat di tengah derasnya arus informasi digital.

Di era digital, bukan hanya program yang harus kuat, tetapi juga cara menyampaikannya. Ketika komunikasi dilakukan dengan tepat, maka zakat tidak hanya dipahami, tetapi juga dipercaya dan ditunaikan.

 

Mari dukung gerakan zakat yang transparan dan berdampak. Tunaikan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS Kota Cirebon.

18/03/2026 | Kontributor: BAZNAS
Tsamara Amany Ajak Gen Z Berzakat Lewat BAZNAS, Dorong Gerakan Sosial Anak Muda Lebih Masif

Cirebon – Peran generasi muda dalam gerakan zakat semakin mendapat sorotan. Tsamara Amany mengajak Gen Z Indonesia untuk menyalurkan Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) melalui Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI sebagai bentuk kontribusi nyata dalam aksi sosial.

Ajakan tersebut disampaikan dalam forum Z-Talk: Zakat Menguatkan Indonesia, yang menjadi ruang kolaborasi antara BAZNAS dan para praktisi komunikasi serta media.

Menurut Tsamara, generasi muda Indonesia memiliki potensi besar dalam gerakan filantropi, karena didorong oleh empati tinggi dan keinginan untuk menciptakan dampak sosial.“Anak muda Indonesia itu sangat dermawan dan ingin berkontribusi. Jika ada ruang dan jalurnya, mereka pasti bergerak,” ujarnya.

Ia menilai, BAZNAS memiliki posisi strategis sebagai wadah utama bagi anak muda untuk menyalurkan kepedulian mereka, baik dalam bentuk donasi maupun keterlibatan langsung sebagai relawan.

Namun demikian, Tsamara juga menyoroti bahwa citra BAZNAS di kalangan Gen Z masih perlu diperkuat, khususnya melalui pendekatan komunikasi yang lebih relevan dengan gaya anak muda masa kini.

Menurutnya, strategi komunikasi berbasis impact narrative dan storytelling menjadi kunci untuk menarik perhatian generasi muda.“Kalau impact narrative-nya kuat, storytelling-nya kuat, insyaallah akan makin banyak lagi orang-orang yang juga mau membantu,” jelasnya.

Ia menambahkan, kisah nyata seperti keberhasilan mustahik menjadi mandiri atau aksi kemanusiaan di wilayah konflik dapat menjadi konten yang kuat dan menyentuh secara emosional.

Tsamara juga mengapresiasi capaian BAZNAS yang berhasil membantu puluhan ribu masyarakat keluar dari kemiskinan, serta kontribusi besar dalam aksi kemanusiaan global, termasuk untuk Palestina.“Orang perlu tahu bahwa ada institusi di negara ini yang bekerja keras melakukan gerakan solidaritas kemanusiaan,” tambahnya.

Kegiatan ini turut dihadiri Ketua BAZNAS RI Sodik Mudjahid, Wakil Ketua BAZNAS RI Zainut Tauhid Sa'adi, serta jajaran pimpinan lainnya, bersama tokoh komunikasi seperti Adita Irawati, Amir Sodikin, dan Andi Muhyiddin.

Bagi BAZNAS Kota Cirebon, ajakan ini menjadi momentum penting untuk semakin mendekatkan gerakan zakat kepada generasi muda di daerah. Dengan pendekatan digital, storytelling, dan konten yang relevan, Gen Z diharapkan dapat menjadi motor penggerak baru dalam ekosistem zakat.

Zakat hari ini bukan hanya tentang memberi, tetapi tentang menciptakan dampak. Dan generasi muda adalah kunci untuk memperluas dampak tersebut di masa depan.

 

Saatnya Gen Z bergerak. Tunaikan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS Kota Cirebon, dan jadilah bagian dari perubahan.

18/03/2026 | Kontributor: BAZNAS
Mudik Naik Kapal Perang, 1.448 Mustahik Diberangkatkan BAZNAS Bersama TNI AL

Cirebon – Inovasi layanan mudik kembali dihadirkan oleh Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI dengan menggandeng TNI Angkatan Laut dalam program mudik gratis menggunakan kapal perang.

Sebanyak 1.448 pemudik beserta 503 sepeda motor diberangkatkan menggunakan KRI Banda Aceh-593 dari Dermaga Kolinlamil TNI AL, Tanjung Priok, menuju Semarang dan Surabaya.

Program ini merupakan hasil kolaborasi BAZNAS bersama pemerintah melalui Menko Polkam RI Djamari Chaniago, sebagai bentuk nyata pelayanan kepada masyarakat, khususnya kelompok ekonomi rentan.

Ketua BAZNAS RI, Sodik Mudjahid, menegaskan bahwa program ini menjadi bagian dari komitmen BAZNAS dalam membantu masyarakat merayakan Idulfitri bersama keluarga di kampung halaman.“Hari ini BAZNAS kembali bekerja sama dengan TNI Angkatan Laut menggunakan kapal laut (perang), dengan jumlah yang diberangkatkan sekitar 1.448 orang untuk pulang-pergi,” ujar Sodik.

Tidak hanya menyediakan transportasi gratis, BAZNAS juga memastikan kenyamanan para pemudik melalui berbagai fasilitas, mulai dari konsumsi selama perjalanan, layanan kesehatan, hingga dukungan logistik lainnya.

Peserta mudik berasal dari berbagai latar belakang, seperti ibu rumah tangga, pengemudi ojek, asisten rumah tangga, mahasiswa, hingga pedagang kecil—kelompok yang selama ini membutuhkan perhatian lebih untuk bisa pulang kampung.“Saya melihat banyak yang berangkat satu keluarga dan mereka tampak senang. Ini menyempurnakan mudik mereka karena bisa berkumpul bersama di kampung,” tambah Sodik.

Selain membantu meringankan beban biaya, program ini juga menjadi solusi untuk mengurangi kepadatan lalu lintas dan risiko kecelakaan di jalur darat, terutama pada rute padat dari Jakarta menuju Jawa Tengah dan Jawa Timur.

Menko Polkam, Djamari Chaniago, menegaskan bahwa pemerintah berkomitmen penuh untuk memastikan keamanan dan kenyamanan masyarakat selama arus mudik.“Kewajiban kami sebagai bagian dari pemerintahan ini untuk memberikan sesuatu yang menyamankan dan mengamankan masyarakat kita pulang kampung,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Staf Angkatan Laut, Muhammad Ali, menyampaikan bahwa program ini merupakan tindak lanjut arahan Presiden RI Prabowo Subianto dalam rangka mendukung kelancaran mudik Lebaran 2026.“Kami ingin memberikan sesuatu yang membuat masyarakat nyaman dan aman saat pulang kampung. Ini bentuk kepedulian pemerintah kepada masyarakat,” jelasnya.

Ke depan, BAZNAS berencana memperluas jangkauan program mudik ini tidak hanya di Pulau Jawa, tetapi juga hingga ke wilayah lain seperti Sumatra, agar manfaatnya semakin luas dirasakan masyarakat.

Bagi BAZNAS Kota Cirebon, kolaborasi ini menjadi bukti bahwa zakat mampu menghadirkan solusi nyata dalam berbagai aspek kehidupan, termasuk mobilitas masyarakat di momen penting seperti Idulfitri.

Mudik bukan sekadar perjalanan, tetapi tentang kebahagiaan, kebersamaan, dan harapan. Melalui zakat, perjalanan itu kini menjadi lebih aman, nyaman, dan penuh berkah.

 

Mari hadirkan lebih banyak kebahagiaan di hari raya. Tunaikan zakat Anda melalui BAZNAS Kota Cirebon.

18/03/2026 | Kontributor: BAZNAS

Berita Terbaru

BAZNAS Jelaskan Mekanisme Penyaluran Bantuan ke Luar Negeri
BAZNAS Jelaskan Mekanisme Penyaluran Bantuan ke Luar Negeri
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI mendukung kerja sama dari berbagai pihak dalam upaya penyaluran bantuan kemanusiaan pada lingkup internasional. Hal itu mengemuka pada acara Diskusi Philanthropy Learning Forum #61 bertema Mekanisme Penggalangan dan Distribusi Dukungan Filantropi untuk Tindakan Kemanusiaan Internasional di Jakarta, Selasa (13/2/2024). Kegiatan ini merupakan kolaborasi BAZNAS RI, Perhimpunan Filantropi Indonesia (PFI) dan Human Initiative (HI) yang bertujuan untuk berbagi strategi serta praktik baik oleh lembaga filantropi dalam memobilisasi dukungan filantropi ke internasional, serta penjaringan masukan untuk penguatan mekanisme penggalangan bantuan tersebut. Turut hadir Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad MA., Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pengumpulan, Rizaludin Kurniawan M.Si. CFRM., Direktur Eksekutif Perhimpunan Filantropi Indonesia (PFI), Gusman Yahya, Asisten Deputi Kedaruratan dan Manajemen Pasca Bencana Kemenko PMK, Nelwan Harahap, S.P., M.Tr.A.P, serta Presiden Human Intiative (HI), Tomy Hendrajati, serta perwakilan dari Forum Zakat (FOZ), IHA, Dompet Dhuafa, DT Peduli, Lazismu, Rumah Zakat, dan lembaga lainnya. Dalam sambutannya, Kiai Noor menyampaikan, “Kita perlu mengklasifikasikan bantuan luar negeri, yaitu bantuan untuk bencana, untuk perang atau konflik, dan bantuan untuk pengungsi. Antara bantuan akibat konflik dengan bencana itu menjadi satu kesatuan, karena seperti yang kita ketahui di Gaza saat ini ada satu kejadian yang luar biasa atas kekejaman Israel, sehingga bantuan-bantuan yang kita kirimkan itu menjadi sangat sulit.” Menurut Kiai Noor, dalam penyaluran dan pendistribusian bantuan ke luar negeri perlu dikoordinasikan secara bersama-sama. Dalam hal ini, lanjutnya, lembaga yang mempunyai hak untuk mengkoordinir bantuan adalah Kementerian Luar Negeri (Kemenlu). “Menurut hemat kami, siapa yang mengkoordinasikan? Adalah Kemenlu, sehingga semua bantuan yang kita lakukan untuk luar negeri apakah untuk bencana, untuk pengungsi, maupun untuk peperangan yang disitu ada konflik atau untuk konflik yang sangat ekstrem yang saat ini terjadi di Gaza perlu dikoordinasikan oleh Kemenlu,” paparnya. Dengan demikian, menurut Kiai Noor, bantuan yang dikirimkan ke luar negeri dapat diketahui oleh Kemenlu dan Kedutaan Besar masing-masing negara, sehingga dapat mempermudah dalam penyaluran dan pendistribusian bantuan. “BAZNAS kemarin sudah melakukan semacam itu dan alhamdulillah sudah banyak kerja sama dengan Mesir. Tapi mestinya kita juga perlu kerja sama dengan Kemenlu seperti halnya Kemenlu mengkoordinasikan awal sekali pada saat bantuan itu diluncurkan,” ucap Kiai Noor. Kiai Noor menegaskan, penggunaan mekanisme tersebut memungkinkan penyaluran dan pendistribusian bantuan ke luar negeri menjadi tertib dan teratur, sehingga diketahui secara pasti jumlah bantuan yang disalurkan masyarakat Indonesia untuk luar negeri. “Dengan begitu, semua bantuan-bantuan ke luar negeri ini Kemenlu bisa mengetahuinya, sehingga tau berapa sebenarnya bantuan bangsa Indonesia yang telah diluncurkan di luar negeri, khususnya di daerah-daerah yang memang di situ ada bencana atau konflik atau pengungsi dan lain sebagainya," jelasnya. “Saya kira usulan saya semacam itu. Dengan begitu, bendera Indonesia satu kesatuan yang ada di luar negeri dan apa yang dilakukan oleh semua kekuatan, gerakan-gerakan kita ini sekaligus menjadi satu bendera yaitu bendera Indonesia,” tambahnya. Sementara itu, Direktur Eksekutif Perhimpunan Filantropi Indonesia Gusman Yahya, mengungkapkan, pembangunan berkelanjutan dan kemanusiaan adalah suatu proses yang harus dilakukan secara bersama-sama. Saat ini, filantropi sangat luas dengan menjangkau seluruh provinsi di Indonesia hingga ke internasional. “Hal ini dapat memperlihatkan prinsip gotong-royong kita sebagai bangsa senantiasa membantu saudara-saudara yang membutuhkan tidak hanya di dalam negeri, tapi hingga di negara lain. Banyak yang dapat dilakukan secara kolaboratif dan banyak yang ingin terlibat dalam hal tersebut, sehingga pentingnya untuk memperkuat koordinasi serta menata mekanisme agar lebih berdampak dan terorganisir,” ucapnya. Dalam kesempatan yang sama, Asisten Deputi Kedaruratan dan Manajemen Pasca Bencana Kemenko PMK Nelwan Harahap, S.P., M.Tr.A.P, mengatakan, bantuan menjadi salah satu bentuk soft diplomacy. “Elemen kunci dan strategi yang perlu diperkuat oleh pemerintah, filantropi, dan pemangku kepentingan lainnya adalah membangun komunikasi yang multi arah mengenai data atau informasi yang menjadi kebijakan atau landasan mengenai pengumpulan sumber daya hingga penyaluran bantuan dalam atau keluar negeri,” jelasnya.
BERITA19/02/2024 | Humas
Bantuan Kemanusiaan BAZNAS RI untuk Palestina Tiba di Pelabuhan El Arish, Mesir
Bantuan Kemanusiaan BAZNAS RI untuk Palestina Tiba di Pelabuhan El Arish, Mesir
Bantuan kemanusiaan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI bersama Lembaga Amil Zakat (LAZ), mitra, dan masyarakat Indonesia untuk disalurkan kepada rakyat Palestina telah sampai di Pelabuhan El Arish, Sinai Utara, Mesir, Selasa (13/02/2024), waktu setempat. Bantuan BAZNAS RI diangkut menggunakan KRI Radjiman Wedyodiningrat-992 beserta Satuan Tugas Port Visit Mesir 2024 itu disambut Deputy Chief Mission (DCM) M. Zaim A. Nasution dan Atase Pertahanan (Athan) RI untuk Kairo Kolonel (Kav) Aria Sanggita Saleh. Ketua BAZNAS RI Prof. Dr. KH. Noor Achmad MA, menyampaikan rasa syukur karena bantuan kemanusiaan BAZNAS RI untuk Palestina seberat 60 ton tersebut telah sampai dengan selamat di Pelabuhan El Arish, Mesir. Bantuan kemanusiaan tersebut selanjutnya diserahkan kepada perwakilan Bulan Sabit Merah Mesir atau Egyptian Red Crescent (ERC), Ahmed Buhaeri Ali, ujar Kiai Noor. Setelah sampai di Pelabuhan El Arish, Kiai Noor berharap, proses pengiriman bantuan yang akan melewati Pintu Rafah, Mesir ini dapat berjalan dengan lancar dan tanpa hambatan, sehingga bantuan dapat segera diterima dengan baik oleh masyarakat Palestina. Bantuan kemanusiaan yang berasal dari masyarakat Indonesia yang disalurkan melalui BAZNAS RI ini berupa makanan siap saji, selimut, pakaian, alat kesehatan, tenda lapangan dan lain sebagainya. Semoga bisa cepat dterima rakyat Palestina, kata Kiai Noor. KRI Radjiman Wedyodiningrat-992 merupakan kapal bantu rumah sakit milik TNI AL yang mengangkut 214 personel ini, berlayar dari Jakarta pada 18 Januari 2024 lalu dari Dermaga Kolinlamil, Tanjung Priok, Jakarta, membawa ratusan ton bantuan, termasuk bantuan kemanusiaan seberat 60 ton dari BAZNAS RI. Bantuan seberat 60 ton tersebut merupakan gabungan dari bantuan pemerintah dan dunia usaha serta masyarakat Indonesia, termasuk BAZNAS. Bersama pemerintah, ada tiga lembaga kemanusiaan yang menghimpun bantuan untuk warga Palestina di Gaza, yakni BAZNAS, Palang Merah Indonesia (PMI), dan Humanitarian Forum Indonesia.
BERITA19/02/2024 | Humas
BAZNAS Kota Cirebon bersama Pemda Kota Cirebon Tetapkan Zakat Fitrah 1445 H Sebesar 2.8Kg atau Rp45 Ribu
BAZNAS Kota Cirebon bersama Pemda Kota Cirebon Tetapkan Zakat Fitrah 1445 H Sebesar 2.8Kg atau Rp45 Ribu
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Cirebon bersama Pemerintah Daerah Kota Cirebon menetapkan besaran nilai Zakat Fitrah Tahun 1445 H/2024 M, Jumat (16/02/2024) bertempat di Ruang Prabayaksa Sekretariat Daerah Kota Cirebon Penetapan Zakat Fitrah ini diputuskan melalui rapat yang dihadiri oleh Komisioner BAZNAS Kota Cirebon, MUI Kota Cirebon, Kementerian Agama, PCNU, PD Muhammadiyah, DMI Kota Cirebon, DKUKMPP Kota Cirebon, hingga perwakilan dari Forkopimda Kota Cirebon Ketua BAZNAS Kota Cirebon H Hamdan MPd menjelaskan, penentuan besaran zakat fitrah ini diawali dengan mendengarkan pandangan dari semua unsur yang hadir, untuk kemudian disesuaikan dengan ketentuan hukum syariah yang berlaku Sementara itu, Kepala Bagian Kesejahteraan Masyarakat (Kesra) Drs.Rokila menambahkan, penetapan besaran zakat fitrah tahun ini sudah mengakomodir pandangan berbagai pihak, termasuk dari sisi regulasi dan syariah yang berlaku juga melihat prediksi harga beras pada Ramadan nanti Adapun hasil pertimbangan bersama, forum bersepakat bahwa besaran Zakat Fithrah dibayarkan berupa makanan pokok yang dikonsumsi sehari-hari, yaitu beras sebanyak 1 (satu) sha’ setara 2,8 Kg perjiwa Setelah disepakati bersama nilai zakat fitrah dalam bentuk makanan pokok, kemudian forum merumuskan nilai konversi ke dalam nilai uang rupiah, dengan meminta pendapat DKUKMPP terkait harga beras di pasaran yang dikonsumsi mayoritas masyarakat kota cirebon. Setelah mendengarkan pandangan dari DKUKMPP, harga beras diprediksi masih tinggi. Harga beras yang menjadi patokan per kilonya Rp16 ribu, sebutnya Sehingga untuk 2,8 kilogram beras setara dengan Rp44.800. Kemudian forum menyepakati angkanya digenapkan ke atas menjadi Rp45 ribu, sebagai besaran nilai zakat fitrah kota Cirebon tahun 2024, jika hendak ditunaikan dalam bentuk uang tunai Perbedaan besaran zakat fitrah tahun ini diharga beras dengan zakat tahun kemarin, selisihnya tidak terlalu jauh, kami hitung juga kenaikan harga beras menjelang Ramadan dan Lebaran kami hitung 10 persen dengan harga beras yang sekarang, jelasnya. Terlebih lagi, besaran yang ditetapkan, secara nilai rupiah tidak jauh berbeda dengan tahun sebelumnya, meskipun ada peningkatan. Kita menyetujui dengan berbagai pertimbangan, ini sudah berdasarkan regulasi dan ketentuan syariah yang ada, jadi penentuan zakat fitrah ini disepakati bersama, untuk diterapkan pada pembayaran zakat fitrah di Kota Cirebon tahun ini, imbuhnya
BERITA17/02/2024 | Humas
Pesan Wali Kota Cirebon Saat Hadiri Peringatan HUT Ke 23 BAZNAS
Pesan Wali Kota Cirebon Saat Hadiri Peringatan HUT Ke 23 BAZNAS
Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Cirebon, didorong untuk terus berinovasi agar bisa memaksimalkan potensi Zakat, Infak dan Sedekah (ZIS), karena belum semua tergali dengan maksimal. Hal tersebut disampaikan Pj Walikota Cirebon, Drs H Agus Mulyadi MSi, saat menghadiri milad ke-23 Badan Amil Zakat Nasional (Baznas), Kamis (1/2/2024). Kami melihat potensinya luar biasa besar (ZIS). Ini tantangan besar buat kita. Jadi Baznas harus bisa memaksimalkan itu, ungkapnya. Diakui Gusmul, begitu sapaan akrabnya, dari tahun ke tahun, pengumpulan ZIS yang dilakukan oleh Baznas selalu menunjukkan tren yang terus meningkat. Termasuk juga dari sisi pengelolaan dan pelaporan, Baznas selalu men­dapatkan predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP). Sudah banyak hal yang dilakukan Baznas kota cirebon. Kita akui Baznas kota cirebon bisa menjadi salah satu jalan menyelesaikan persoalan-persoalan yang ada di masyarakat, lanjutnya. Dengan semua pencapaian yang diperoleh Baznas, dia menitipkan beberapa hal kepada para komisioner Baznas, agar kemitraan-kemitraan terus dijalin dengan berbagai pihak. Kami apresiasi kiprah Baznas. Potensi zakat dan potensi kolaborasi dengan semua pihak yang punya komitmen terhadap kesejehteraan masyarakat, kita minta ditingkatkan, paparnya. Sementara itu, Ketua Baznas Kota Cirebon, H Hamdan mengatakan, peringatan Milad ke-23 Baznas kali ini, diisi dengan penyaluran ZIS dari berbagai program yang digulirkan. Ada 1.100 paket sembako dari Baznas RI untuk fakir miskin dan dhuafa, ungkapnya. Selain sembako, Baznas juga menyalurkan beberapa program. Seperti rutilahu, bantuan biaya pendidikan, beasiswa satu keluarga satu sarjana, bantuan permodalan usaha, khitanan masal 11 anak hingga cek kesehatan gratis. Melalui berbagai program penyaluran yang digulirkan, Baznas kota cirebon terus konsisten mendorong prinsip M2M. Karena M2M ini merupakan intervensi Baznas agar masyarakat yang selama ini menjadi Mustahik, bisa naik kelas menjadi Muzaki. Kita juga dorong agar para Mustahik menuju Muzaki. Hari ini ada 1.161 jiwa penerima manfaat. Mudah-mudahan bisa memberikan kontribusi, membantu pemerintah menye­lesaikan persoalan sosial di Kota Cirebon, harapnya. (red)
BERITA02/02/2024 | Humas
Fidyah
Fidyah
Bulan suci Ramadhan tinggal beberapa hari lagi! Bayangkan betapa beratnya tidak bisa berpuasa pada bulan yang penuh berkah ini. Namun, ada solusi bagi mereka yang tidak mampu berpuasa, yaitu dengan membayar fidyah. Bayar fidyah bukan hanya memenuhi kewajiban kita sebagai umat Muslim, tapi juga memberikan dampak positif pada sesama. Kita dapat membantu mereka yang kurang mampu untuk berpuasa dan menghapus hutang puasa kita sendiri. Adapun kriteria orang yang wajib membayar fidyah yakni : 1. Orang yang telah sakit parah yang kecil kemungkinan sembuhnya. 2. Para orang tua yang sudah renta yang tidak memungkinkan untuk berpuasa. 3. Ibu hamil dan menyusui. 4. Orang yang sudah meninggal (Anda bisa bayarkan hutang puasa bapak ibu keluarga yang telah tiada jika masih memiliki hutang puasa). untuk lebih jelas nya bisa melihat tabel yang ada pada gambar artikel. Segera bayar fidyah hutang puasa Ramadhanmu sekarang juga dan rasakan kebahagiaan membantu sesama! Tunaikan fidyah Anda ke BAZNAS Kota Cirebon melalui rekening : Bank Muamalat : 1310047736 a.n BAZNAS Kota Cirebon Konfirmasi Pembayaran ke Admin: wa.me/6285195002005 "Ya Allah, limpahkanlah rahmat dan keberkahan-Mu kepada hamba-Mu yang telah membayar fidyah untuk orang yang tidak mampu berpuasa. Sampaikanlah pahala amal baik mereka kepada mereka dan berikanlah kebahagiaan dan kesejahteraan dalam hidup mereka. Amin."
BERITA25/01/2024 | Tris
BAZNAS Kota Cirebon Bersama BAZNAS se-Jawa Barat Kembali Salurkan Infak Palestina Rp6,8 Miliar melalui BAZNAS RI
BAZNAS Kota Cirebon Bersama BAZNAS se-Jawa Barat Kembali Salurkan Infak Palestina Rp6,8 Miliar melalui BAZNAS RI
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) se-Jawa Barat menyalurkan infak kemanusiaan untuk Palestina Rp6.862.009.893 melalui BAZNAS RI sebagai wujud kepedulian terhadap masyarakat di negeri itu. Penyaluran infak kemanusiaan diserahkan langsung oleh Ketua BAZNAS Jawa Barat Anang Jauharuddin bersama para pimpinan BAZNAS kab/kota se-Jawa Barat kepada Ketua BAZNAS RI, KH. Noor Achmad di Gedung BAZNAS RI, Jakarta, Kamis (14/12/2023). Ketua BAZNAS RI, KH. Noor Achmad menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kepercayaan BAZNAS se-Jawa Barat yang telah menyalurkan infak kemanusiaan untuk Palestina melalui BAZNAS RI. Alhamdulillah terima kasih banyak kepada BAZNAS se-Jawa Barat. Tadi disampaikan bahwa bantuan tidak berhenti pada tahap kedua ini saja, tetapi akan ada bantuan lainnya, termasuk tadi juga disampaikan kepada kami untuk siap-siap pada Januari nanti Bapak Gubernur Jawa Barat akan ikut serta menyalurkan bantuan ini, kata Kiai Noor. Kiai Noor mengatakan, BAZNAS akan mengirimkan bantuan dalam beberapa fase untuk membantu masyarakat Palestina. Fase pertama adalah bantuan pada masa darurat, sementara fase selanjutnya untuk masa pemulihan dan rekonstruksi. Kita berharap bisa membangun fasilitas-fasilitas umum, mambangun rumah-rumah sehingga bisa ada komplek BAZNAS atau Indonesia untuk rumah tempat tinggal atau fasilitas umum di Gaza nanti, dan itu adalah dari dana masyarakat Indonesia kepada BAZNAS, tambahnya. Sementara itu, Ketua BAZNAS Jawa Barat, Anang Jauharuddin menyampaikan terima kasih kepada BAZNAS RI yang telah menerima dan memfasilitasi penyaluran bantuan dari warga Jawa Barat kepada rakyat Gaza Palestina. Kami berterima kasih sebesar-besarnya kepada BAZNAS RI yang telah menerima kami serta memfasilitasi penyaluran bantuan dari warga Jawa Barat untuk rakyat Palestina, katanya Untuk diketahui, BAZNAS se-Jawa Barat terdiri atas 27 kabupaten/kota. Dalam penyerahan bantuan tahap kedua ini ada beberapa pimpinan BAZNAS kabupaten/kota yang kami ajak datang ke Gedung BAZNAS RI dengan total bantuan Rp6,8 miliar, imbuhnya. Dia mengungkapkan, sesuai amanat dari Gubernur Jawa Barat, target BAZNAS se-Jawa Barat untuk mengumpulkan bantuan sebesar Rp1 triliun. Mudah-mudahan saat penyerahan bantuan pada Januari 2024 bersama Pak Gubernur bisa terealisasikan Rp1 triliun itu, katanya. Anang berharap, bantuan tersebut bisa bermanfaat bagi masyarakat di Gaza Palestina. Dia juga berharap, Palestina segera mendapatkan kemerdekaannya dari Israel, sehingga tidak ada lagi kekerasan yang terjadi di sana. Dalam kepercayaan Islam, satu Muslim dengan Muslim lainnya bagaikan satu tubuh. Jika salah satu anggota badan sakit, maka anggota badan lainnya juga akan merasakan sakit. Itulah yang kami rasakan saat ini, katanya.
BERITA15/12/2023 | Tris
BAZNAS Kota Cirebon Terima Donasi Palestina dari Muslimah Pondok Mutiara dan Warga PM senilai 1,1Jt
BAZNAS Kota Cirebon Terima Donasi Palestina dari Muslimah Pondok Mutiara dan Warga PM senilai 1,1Jt
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Cirebon menerima donasi kemanusiaan untuk membantu masyarakat Palestina sebesar Rp 1.198.000 dari Muslimah Pondok Mutiara dan Warga PM Penyerahan secara simbolis diselenggarakan di salahsatu rumah warga Pondok Mutiara, Ju'mat (24/11/2023). Turut hadir dalam acara tersebut Koko, staf Penghimpunan BAZNAS Kota Cirebon dan Tofek, Salahsatu warga Pondok Mutiara BAZNAS Kota Cirebon mengucapkan terima kasih kepada Muslimah Pondok Mutiara dan Warga PM yang telah mempercayakan donasinya kepada BAZNAS Kota Cirebon "Alhamdulillah, apa yang kita lakukan ini sejalan dengan seruan BAZNAS RI kepada BAZNAS Provinsi, BAZNAS Kabupaten/Kota serta Lembaga Amil Zakat (LAZ) di seluruh Indonesia untuk menggalang bantuan bagi krisis kemanusiaan yang melanda warga Palestina," ujar koko Menurut Ketua BAZNAS Cirebon, donasi masyarakat melalui BAZNAS akan disalurkan untuk membantu anak-anak dan ibu yang menjadi korban perang yang masih hidup di Palestina, berupa bantuan kebutuhan dasar seperti obat-obatan, makanan siap saji, selimut, popok bayi, pembalut, dan kebutuhan lainnya. "Insya Allah, donasi yang disalurkan kepada BAZNAS Kota Cirebon dikelola secara transparan, mengedepankan prinsip 3A (Aman Syar'i, Aman Regulasi dan Aman NKRI," ucapnya. Sementara itu, Tofek mengucapkan terima kasih kepada BAZNAS Kota Cirebon yang telah memfasilitasi penyaluran donasi untuk membantu meringankan beban masyarakat Palestina. "Semoga bantuan yang diberikan dapat memberikan manfaat serta penyalurannya dapat berjalan efektif dan dimudahkan Allah SWT," ucap Tofek mewakili Warga Pondok Mutiara
BERITA30/11/2023 | Tris
Peduli Palestina, SMPN 15 Kota Cirebon salurkan Donasi melalui BAZNAS Kota Cirebon senilai 2Jt
Peduli Palestina, SMPN 15 Kota Cirebon salurkan Donasi melalui BAZNAS Kota Cirebon senilai 2Jt
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Cirebon menerima donasi kemanusiaan untuk membantu masyarakat Palestina sebesar Rp 2.000.000dari SMPN 15 Kota Cirebon Penyerahan secara simbolis diselenggarakan di Kantor Baznas Kota Cirebon, Senin (27/11/2023). Turut hadir dalam acara tersebut Ketua BAZNAS Kota Cirebon dan perwakilan dari SMP 15 Kota Cirebon. Ketua BAZNAS Kota Cirebon mengucapkan terima kasih kepada SMPN 15 Kota Cirebon yang telah mempercayakan donasinya kepada BAZNAS Kota Cirebon "Alhamdulillah, apa yang kita lakukan ini sejalan dengan seruan BAZNAS RI kepada BAZNAS Provinsi, BAZNAS Kabupaten/Kota serta Lembaga Amil Zakat (LAZ) di seluruh Indonesia untuk menggalang bantuan bagi krisis kemanusiaan yang melanda warga Palestina," ujar ketua BAZNAS Menurut Ketua BAZNAS Kota Cirebon, donasi masyarakat melalui BAZNAS akan disalurkan untuk membantu anak-anak dan ibu yang menjadi korban perang yang masih hidup di Palestina, berupa bantuan kebutuhan dasar seperti obat-obatan, makanan siap saji, selimut, popok bayi, pembalut, dan kebutuhan lainnya. "Insya Allah, donasi yang disalurkan kepada BAZNAS Kota Cirebon dikelola secara transparan, mengedepankan prinsip 3A (Aman Syar'i, Aman Regulasi dan Aman NKRI," ucapnya. Sementara itu, SMPN 15 Kota Cirebon mengucapkan terima kasih kepada BAZNAS Kota Cirebon yang telah memfasilitasi penyaluran donasi untuk membantu meringankan beban masyarakat Palestina. "Semoga bantuan yang diberikan dapat memberikan manfaat serta penyalurannya dapat berjalan efektif dan dimudahkan Allah SWT," ucap perwakilan SMP 15 Kota Cirebon
BERITA30/11/2023 | Tris
BAZNAS Kota Cirebon Terima Donasi Palestina dari Paguyuban Warga Lamongan Cirebon (PWLC)
BAZNAS Kota Cirebon Terima Donasi Palestina dari Paguyuban Warga Lamongan Cirebon (PWLC)
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Cirebon menerima donasi kemanusiaan untuk membantu masyarakat Palestina sebesar Rp 2.700.000 dari Paguyuban Warga Lamongan Cirebon (PWLC) Penyerahan secara simbolis diselenggarakan di Kantor Baznas Kota Cirebon, Rabu (22/11/2023). Turut hadir dalam acara tersebut Ketua BAZNAS Kota Cirebon dan perwakilan dari PWLC Ketua BAZNAS Kota Cirebon mengucapkan terima kasih kepada Paguyuban Warga Lamongan Cirebon (PWLC) yang telah mempercayakan donasinya kepada BAZNAS Kota Cirebon "Alhamdulillah, apa yang kita lakukan ini sejalan dengan seruan BAZNAS RI kepada BAZNAS Provinsi, BAZNAS Kabupaten/Kota serta Lembaga Amil Zakat (LAZ) di seluruh Indonesia untuk menggalang bantuan bagi krisis kemanusiaan yang melanda warga Palestina," ujar Paguyuban Warga Lamongan Cirebon (PWLC) Menurut Ketua BAZNAS Cirebon, donasi masyarakat melalui BAZNAS akan disalurkan untuk membantu anak-anak dan ibu yang menjadi korban perang yang masih hidup di Palestina, berupa bantuan kebutuhan dasar seperti obat-obatan, makanan siap saji, selimut, popok bayi, pembalut, dan kebutuhan lainnya. "Insya Allah, donasi yang disalurkan kepada BAZNAS Kota Cirebon dikelola secara transparan, mengedepankan prinsip 3A (Aman Syar'i, Aman Regulasi dan Aman NKRI," ucapnya. Sementara itu, Paguyuban Warga Lamongan Cirebon (PWLC) mengucapkan terima kasih kepada BAZNAS Kota Cirebon yang telah memfasilitasi penyaluran donasi untuk membantu meringankan beban masyarakat Palestina. "Semoga bantuan yang diberikan dapat memberikan manfaat serta penyalurannya dapat berjalan efektif dan dimudahkan Allah SWT," ucap Ketua BAZNAS Cirebon
BERITA30/11/2023 | Tris
BAZNAS Kota Cirebon Terima Donasi Palestina sebesar Rp1,1 Jt dari Komunitas Spirit Galau Bike Cirebon
BAZNAS Kota Cirebon Terima Donasi Palestina sebesar Rp1,1 Jt dari Komunitas Spirit Galau Bike Cirebon
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Cirebon menerima donasi kemanusiaan untuk membantu masyarakat Palestina sebesar Rp.1,1 Jt dari Komunitas Spirit Galau Bike Cirebon. Penyerahan secara simbolis diselenggarakan di kantor BAZNAS Kota Cirebon, Jum'at (24/11/2023). Turut hadir dalam acara tersebut Wakil Ketua I BAZNAS Kota Cirebon bersama Staf Pelaksana. Wakil Ketua I BAZNAS Kota Cirebon mengucapkan terima kasih kepada Komunitas Spirit Galau Bike Cirebon yang telah mempercayakan donasinya kepada BAZNAS Kota Cirebon. "Alhamdulillah, apa yang kita lakukan ini sejalan dengan seruan BAZNAS RI kepada BAZNAS Provinsi, BAZNAS Kabupaten/Kota serta Lembaga Amil Zakat (LAZ) di seluruh Indonesia untuk menggalang bantuan bagi krisis kemanusiaan yang melanda warga Palestina," ujar perwakilan SGBC Menurutnya, donasi masyarakat melalui BAZNAS akan disalurkan untuk membantu anak-anak dan ibu yang menjadi korban perang yang masih hidup di Palestina, berupa bantuan kebutuhan dasar seperti obat-obatan, makanan siap saji, selimut, popok bayi, pembalut, dan kebutuhan lainnya. "Insya Allah, donasi yang disalurkan kepada BAZNAS Kota Cirebon dikelola secara transparan, mengedepankan prinsip 3A (Aman Syar'i, Aman Regulasi dan Aman NKRI," ucapnya. Sementara itu, Komunitas SGBC mengucapkan terima kasih kepada BAZNAS Kota Cirebon yang telah memfasilitasi penyaluran donasi untuk membantu meringankan beban masyarakat Palestina. "Semoga bantuan yang diberikan dapat memberikan manfaat serta penyalurannya dapat berjalan efektif dan dimudahkan Allah SWT," ucapnya.
BERITA27/11/2023 | Tris
Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kota Cirebon.

Lihat Daftar Rekening →