Berita Terbaru
Tingkatkan Pemberdayaan Perempuan, BAZNAS Tandatangani MoU Bersama KemenPPPA RI
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) bersama Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia (KemenPPPA RI) secara resmi menandatangani Nota Kesepahaman sebagai upaya kolaboratif untuk meningkatkan pemberdayaan perempuan di Indonesia.
Penandatanganan nota kesepahaman tersebut digelar di Kantor Kemen PPPA RI, Jakarta, Senin (21/04/2025), yang dihadiri Ketua BAZNAS, Prof. Dr. H. Noor Achmad, MA, dan Menteri PPPA, Arifah Fauzi.
Kolaborasi ini bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan perempuan melalui pemanfaatan dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS), serta program-program pemberdayaan yang inklusif dan berkelanjutan. Fokus utama kerja sama ini adalah meningkatkan peran perempuan dalam ekonomi keluarga dan komunitas.
Ketua BAZNAS RI Prof. Dr. KH. Noor Achmad MA menyatakan, BAZNAS berkomitmen untuk memperluas dampak sosial dari pengelolaan zakat, terutama dalam mendukung kaum perempuan agar lebih mandiri secara ekonomi.
Kiai Noor menyebutkan, pemberdayaan perempuan merupakan salah satu prioritas strategis BAZNAS dalam program pengentasan kemiskinan.
"Karena memang sudah menjadi tugas BAZNAS untuk mengentaskan kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat," ujarnya.
Kiai Noor berharap, kerja sama antara BAZNAS RI dan Kementerian PPPA ini tidak hanya menghasilkan program-program konkret yang dapat membantu penyelesaikan permasalahan perempuan dan pemenuhan hak anak, namun juga dapat meningkatkan dan membangkitkan kesadaran berzakat, berinfak, dan bersedekah, di lingkungan Kementerian PPPA.
"Kalau di semua kementerian dibangkitkan zakatnya, digerakkan zakatnya, insya Allah pasti akan diberikan keselamatan, sehingga semakin banyak yang merasakan dampak dari berzakat," ujarnya.
Sementara itu, Menteri PPPA, Arifah Fauzi mengatakan, penandatanganan nota kesepahaman ini menjadi sangat istimewa karena dilakukan bertepatan dengan tanggal 21 April, yang merupakan peringatan Hari Kartini.
"Semoga semangat Kartini bisa menyemangati perempuan-perempuan Indonesia untuk aktif menuju Indonesia Emas 2045 mendatang," ujar Arifah.
Arifah menambahkan, penandatangan nota ini bukan hanya mempertegas semangat kebersamaan dan sinergi antar lembaga, melainkan juga mempertegas komitmen kementerian dalam memperkuat perempuan dan pemenuhan hak anak di negara tercinta, yaitu Indonesia.
"Kami menyadari bahwa permasalahan perempuan dan anak ini sangat kompleks dan tidak bisa diselesaikan oleh satu pihak saja, tetapi kami butuh kolaborasi dan sinergi untuk saling mendukung untuk bisa menyelesaikan persoalan tersebut. Semua harus berkolaborasi dan bersinergi," tuturnya.
Ia berharap, dengan adanya penandatangan nota kesepahaman ini diharapkan dapat menjadi model sinergi antara kementerian lembaga dalam mencapai target pembangunan berkelanjutan.
"Dengan adanya kolaborasi dan sinergi ini kita bisa memperkuat dan bersatu dalam menyelesaikan persoalan perempuan dan pemenuhan hak anak di Indonesia," ucapnya.
Dengan adanya kolaborasi ini, diharapkan perempuan Indonesia, terutama yang berada dalam kondisi rentan secara ekonomi, dapat memperoleh akses yang lebih luas terhadap peluang peningkatan kesejahteraan dan kemandirian.
BERITA24/04/2025 | Humas
BAZNAS RI Bersama Asosiasi Ulama Palestina Perkuat Kolaborasi di Berbagai Bidang
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI melakukan pertemuan dengan Ketua Asosiasi Ulama Palestina Diaspora Dr. Nawwaf Takruri, guna membahas penguatan kolaborasi untuk membantu masyarakat Palestina di berbagai bidang.
Kunjungan tersebut tersebut diterima oleh Wakil Ketua BAZNAS RI H. Mo Mahdum di Gedung BAZNAS RI, Jakarta, Senin (21/04/2025). Turut hadir Sekretaris Utama BAZNAS RI Dr. H. Subhan Cholid, Lc, MA, Ketua Jamiyyah Nahdhatul Ulama Yaman Dr. Abdullah Abdul Majid Az Zindani, Anggota Asosiasi Ulama Palestina Ramadhan Eid Ramadhan, Ketua Bidang Kerjasama Luar Negeri, Asosiasi Ulama Palestina Dr. Ibrahim Muhanna, serta Waka IV BAZNAS Kota Bandung H. Arif Ramdani.
Menurut Haji Mo, audiensi tersebut membahas berbagai isu penting, termasuk penguatan solidaritas umat terhadap Palestina, peningkatan kolaborasi dalam bidang pendidikan, sosial, dan kemanusiaan, serta peran strategis zakat dalam merespons isu-isu global. ??“BAZNAS RI menyambut baik berbagai bentuk kerja sama yang diinisiasi dalam pertemuan ini, sebagai wujud kontribusi nyata Indonesia dalam peta dakwah dan kemanusiaan dunia,” ujar Haji Mo.
Menurut Haji Mo, Bangsa Indonesia telah berkomitmen untuk selalu mendukung dan membantu rakyat Palestina agar segera merdeka dan keluar dari kesulitan-kesulitan yang disebabkan oleh para zionis Israel. Apalagi sejak intruksi Presiden RI Prabowo Subianto yang memberikan dukungan penuh kepada BAZNAS RI, maka komitmen dalam membantu rakyat Palestina menjadi yang terdepan.
“Jadi kami sangat berkomitmen untuk membantu siapa pun warga Palestina, kami juga selalu mengikuti perkembangan yang terjadi di Palestina,” kata Haji Mo.
Sementara itu, Ketua Asosiasi Ulama Palestina Dr. Nawwaf Takruri mengatakan sangat mengapresiasi atas dukungan yang terus-menerus diberikan oleh rakyat Indonesia kepada negaranya, termasuk bantuan-bantuan yang diberikan melalui BAZNAS RI.
“Kami menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya tidak hanya dalam penerimaan pada hari ini tetapi juga upaya-upaya yang dilakukan Indonesia terhadap warga Palestina,” ujar Dr. Nawwaf.
Menurut Dr. Nawwaf, BAZNAS RI telah mengambil peran yang sangat penting dalam membantu rakyat Palestina, baik itu dari zakat, bantuan makanan dan minuman yang diberikan, obat-obatan, termasuk bantuan-bantuan lainnya Bangsa Indonesia menjadi yang terdepan.
Karena itu Dr. Nawwaf menegaskan, pentingnya agar bantuan yang diberikan BAZNAS RI tepat sasaran dan tidak disalahgunakan oleh pihak yang tidak bertanggungjawab. Dia juga mengajak BAZNAS RI untuk dapat berkunjung langsung ke Gaza dan melihat kondisi rakyat Palestina saat ini di sana.
?“Gaza saat ini mengalami situasi yang luar biasa, tidak ada tempat tinggal, kekurangan makanan dan minuman, rumah-rumah hancur, sekolah, rumah sakit, musolah hancur. Saya berharap, BAZNAS melalui Satgasnya bisa secara langsung datang ke Gaza untuk mendistribusikan bantuannya dan kami dengan senang hati akan memfasilitasi kunjungan tersebut,” kata dia.
Terakhir dia berharap, agar bantuan BAZNAS juga dapat menjangkau para dai-dai di Gaza yang terus menyebarkan dakwah dan mengibarkan semangat untuk terus berjuang melawan zionis Israel. Karena peran para dai inilah semangat rakyat Palestina masih terus membara.
“Kami berharap BAZNAS bisa ikut terlibat dalam penguatan dai-dai ini untuk membantu kegiatan dakwah mereka dan untuk tetap menjaga dakwah tetap berlangsung di Palestina. Mereka juga berhak sebagai asnaf (penerima zakat),” kata dia.
BERITA24/04/2025 | Humas
BAZNAS Bantu Pendapatan Usaha Risol Mitra Binaan Meningkat Tiga Kali Lipat
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI melalui program BAZNAS Microfinance Desa (BMD) berhasil membantu Yunita, pedagang Risol di Kabupaten Bogor, Jawa Barat, meningkatkan pendapatan usahanya hingga tiga kali lipat atau mencapai Rp6 juta rupiah per bulan.
Menurut Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Saidah Sakwan, MA, BMD merupakan progran untuk memberikan bantuan modal dan pendampingan usaha bagi UMKM milik mustahik. Program ini bertujuan untuk membantu pelaku usaha kecil dalam mengembangkan usahanya.
"BAZNAS melalui BMD berupaya untuk mendorong kemandirian ekonomi bagi para Mustahik, salah satunya seperti Bu Yunita ini," ujar Saidah dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Selasa (22/4/2025).
Tak hanya itu, Sadiah mengatakan dengan modal yang diberikan serta pendampingan usaha yang intensif, diharapkan semakin banyak UMKM yang mampu bertahan dan berkembang seperti Yunita.
"Kami ingin bagaimana Mustahik dapat meningkatkan kesejahteraan hidupnya melalui program BMD," ucapnya.
Saidah menyebut, kisah sukses Yunita menjadi bukti nyata bahwa zakat yang dikelola dengan baik dapat memberikan perubahan yang signifikan bagi kehidupan penerima manfaat.
Karena itu, ia mengajak masyarakat untuk terus mendukung program-program pemberdayaan ekonomi BAZNAS seperti BMD. “Keberhasilan Yunita tentu tak lepas dari peran para muzaki yang telah menyalurkan zakatnya melalui BAZNAS. Untuk itu, kami mengajak masyarakat untuk berzakat agar lebih banyak pelaku usaha kecil yang terbantu dengan adanya program BAZNAS."
Sebagai penerima manfaat, Yunita, pedagang Risol asal Bogor, menyampaikan rasa syukurnya atas dukungan yang diberikan oleh BAZNAS.
Yunita mengungkapkan, sebelum dibantu BAZNAS, usaha Risol miliknya hanya dijual di daerah terdekat saja. Namun setelah mendapat dukungan modal serta pendampingan usaha yang ia ikuti secara konsisten, usahanya dikenal lebih banyak orang hingga omzetnya meningkat tiga kali lipat setiap bulannya atau mencapai Rp6 juta rupiah.
"Setelah dibantu BAZNAS tahun 2024, ada peningkatan dari market dan omzet penjualan menjadi sekitar Rp6 juta per bulan atau meningkat tiga kali lipat dari sebelumnya," kata Yunita.
"Jadi jangkauannya sekarang luas ya. Dulu hanya beberapa yang tahu, sekarang lebih banyak orang yang tahu produk saya," imbuhnya.
Saat memulai usahanya, Yunita mengaku mengalami beberapa kesulitan. Namun, berkat bantuan modal dan pendampingan dari BAZNAS, Yunita mampu bertahan dan bahkan berkembang pesat hingga saat ini.
"Waktu awal-awal mengalami kesulitan karena semaunya harus dikerjakan sendiri. Tetapi berkat bantuan modal dan pendampingan dari BAZNAS, usaha Risol saya tetap bisa bertahan dan mengalami peningkatan secara omzet maupun jangkauan,” imbuhnya.
Yunita pun mengucapkan terima kasih kepada BAZNAS dan para muzaki yang telah menyalurkan zakatnya. "Terima kasih BAZNAS, semoga usaha saya semakin maju lagi," ujarnya.
BERITA24/04/2025 | Humas
BAZNAS RI Ajak Pegawai KemenPPPA Tunaikan ZIS Lewat Lembaga Resmi
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI mengajak karyawan Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KemenPPPA) untuk menunaikan Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) melalui lembaga resmi yang terpercaya, seperti BAZNAS.
Dalam hal ini, BAZNAS mengadakan sosialisasi guna mengedukasi para karyawan KemenPPPA mengenai fikih zakat, nisab zakat penghasilan, layanan pembayaran zakat, serta program penyaluran zakat secara nasional yang dikelola oleh BAZNAS.
Acara dSosialisasi Zakat Karyawan di lingkungan KemenPPPA tersebut dihadiri Wakil Ketua BAZNAS RI, Mokhamad Mahdum, SE, MIDEc, Ak, CA, CPA, CWM., Sekretaris KemenPPPA RI, Titi Eko Rahayu, S.E., M.A.P., Kepala Divisi Pengumpulan Zakat Karyawan Mohan, serta para karyawan KemenPPPA, yang diselenggarakan secara daring, Jumat (14/3/2025).
Wakil Ketua BAZNAS RI, Mokhamad Mahdum, SE, MIDEc, Ak, CA, CPA, CWM, menyampaikan, kegiatan ini bertujuan untuk mengajak karyawan di lingkungan KemenPPPA untuk menunaikan ZIS lewat BAZNAS, sekaligus meningkatkan kesadaran spiritual mereka akan pentingnya zakat.
“BAZNAS hadir untuk memudahkan karyawan di lingkungan KemenPPPA agar harta yang dimiliki menjadi lebih bersih dan berkah. Dan ini menjadi bagian dari upaya BAZNAS memastikan zakat yang dikelola dapat memberikan dampak lebih luas bagi masyarakat yang membutuhkan,” ujar Mahdum.
Mahdum menegaskan, BAZNAS terus mengembangkan sistem pembayaran zakat secara digital agar lebih efektif dan memberikan dampak yang lebih luas. Dengan transformasi digital, zakat yang dikumpulkan dapat lebih cepat disalurkan kepada mustahik.
"Hampir seluruh layanan zakat di BAZNAS saat ini telah berbasis digital. Metode pembayaran zakat konvensional dengan uang tunai semakin berkurang, digantikan oleh sistem transfer atau pemotongan gaji (payroll)," ujar Mahdum.
"Tim BAZNAS Bersama KemenPPPA nantinya akan melakukan sosialisasi untuk mengetahui kesiapan karyawan dalam penerapan sistem payroll zakat," lanjutnya.
Lebih lanjut, Mahdum menyampaikan, program-program BAZNAS dapat disinergikan dengan berbagai pihak, termasuk KemenPPPA, guna memperkuat pemberdayaan perempuan dan pelestarian lingkungan.
"Tentu program-program BAZNAS nantinya dapat kita sinergikan. Apalagi saat ini, tema BAZNAS adalah zakat inklusif, yang memiliki dua makna utama. Pertama, zakat diarahkan untuk memberikan lebih banyak afirmasi, terutama dalam pemberdayaan perempuan. Kedua, zakat juga dimanfaatkan untuk kepentingan lingkungan. Inilah esensi inklusi, bahwa zakat harus mampu menjangkau dan memberikan manfaat bagi semua," ujar Mahdum.
Mahdum juga mengapresiasi KemenPPPA atas dukungannya dalam kegiatan ini serta perannya dalam memperluas ekosistem zakat di lingkungan KemenPPPA.
Mahdum berharap, seluruh karyawan Muslim di KemenPPPA dapat mengoptimalkan kesempatan ini dengan menunaikan ZIS mereka melalui BAZNAS.
“Semoga zakat benar-benar menjadi bagian dari gaya hidup kita sebagai Muslim yang bertanggung jawab,” ujarnya.
Sementara itu, Sekretaris KemenPPPA RI, Titi Eko Rahayu, S.E., M.A.P., menyambut baik inisiatif BAZNAS dalam menyelenggarakan sosialisasi ini. Menurutnya, kegiatan ini penting agar para karyawan memahami mekanisme pembayaran zakat sesuai ketentuan syariah.
“Kami menyambut baik inisiatif BAZNAS. Kegiatan ini diharapkan mendorong para pegawai di lingkungan KemenPPPA untuk menunaikan zakat melalui lembaga resmi dan terpercaya, seperti di BAZNAS,” ujar Titi.
Ia menambahkan, BAZNAS menyediakan kemudahan bagi umat Muslim dalam menunaikan zakat fitrah tanpa menghilangkan rukun yang ditetapkan. Selain itu, pembayaran zakat melalui BAZNAS merupakan bagian dari program pemerintah sebagaimana diatur dalam Instruksi Presiden Nomor 3 Tahun 2014 tentang Optimalisasi Pengumpulan Zakat.
Ia menegaskan, pemerintah terus mendorong Aparatur Sipil Negara (ASN) agar menunaikan zakat melalui lembaga resmi seperti BAZNAS. Dengan demikian, pengumpulan dan penyaluran zakat dapat lebih tepat sasaran serta berkontribusi terhadap pembangunan ekonomi nasional.
“Kami berharap seluruh pejabat dan pegawai di lingkungan KemenPPPA berpartisipasi dalam pembayaran dan penyaluran zakat melalui BAZNAS. Semoga sinergi ini memberikan manfaat besar bagi masyarakat luas,” ucapnya.
BERITA17/03/2025 | Humas
Bantu Palestina, BAZNAS bersama Le Minerale, dan Masjid Istiqlal Luncurkan Dropbox Daur Ulang Botol Plastik
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS), bersama dengan Le Minerale dan Masjid Istiqlal, meluncurkan dropbox untuk mengumpulkan sampah botol plastik yang keuntungannya akan disalurkan untuk membantu masyarakat Palestina.
Tujuan dari peluncuran dropbox ini untuk mengelola limbah botol plastik yang dapat didaur ulang, sehingga menghasilkan keuntungan yang dapat digunakan untuk memberikan manfaat besar bagi masyarakat Indonesia maupun masyarakat di Palestina.
Turut hadir Ketua BAZNAS RI Prof. KH. Noor Achmat, M.A., Marketing Director Le Mineral Febri Satria Hutama, Kepala Bidang Sosial dan Pemberdayaan Umat Badan Pengelola Masjid Istiqlal H. Abu Hurairah Abdul Salam, Lc., MA., beserta jajaran, diselenggarkan di Masjid Istiqlal, Jakarta, Jumat (14/3/2025).
Ketua BAZNAS RI Prof. Dr. KH. Noor Achmad MA., menyampaikan Le Minerale sebagai mitra telah mengambil peran penting dalam melakukan kebaikan, khususnya mengenai kemanusiaan. Pihaknya mengungkapkan, Le Minerale tidak hanya memikirkan keuntungan dalam bentuk uang, melainkan memikirkan keuntungan jangka panjang yang besar manfaatnya untuk masyarakat.
“Kita tadi sudah mendengarkan bersama-sama bahwa Le Minerale sebagai produk asli Indonesia, yang saat ini namanya bukan hanya besar di Indonesia saja melainkan di dunia. Le Minerale bukan hanya mementingkan perdagangan saja tetapi juga mementingkan kemanusiaan. Melalui kerja sama ini, BAZNAS dan Le Minerale akan membantu Palestina, membantu saudara kita di Palestina,” ungkap Kiai Noor.
Kiai Noor juga menyampaikan, besar komitmen BAZNAS RI dalam memberikan bantuan kemanusiaan termasuk, untuk saudara-saudara Palestina. Menurutnya, banyak cara untuk melakukan kebaikan, salah satunya dengan mengumpulkan botol plastik ke dalam dropbox yang akan menghasilkan banyak keuntungan.
“BAZNAS mengucapkan terima kasih kepada pihak Le Minerale dan Masjid Istiqlal yang saat ini akan bersama meluncurkan dropbox yang akan menampung botol-botol yang akan didaur ulang kembali. Dapat dibayangkan berapa banyaknya botol-botol ini jika di kumpulkan, insya Allah akan banyak sekali kalau dihitung. Bersama kita peduli, peduli akan lingkungan sekitar kita dan peduli terhadap masyarakat Palestina,” ujarnya.
Pada kesempatan ini, Marketing Director Le Minerale Febri Satria Hutama menegaskan, melalui peluncuran dropbox ini tidak hanya menjalin kerja sama dalam bidang bisnis saja, tetapi membangun hubungan persahabatan dengan BAZNAS dan Masjid Istiqlal, juga tentunya membantu masyarakat Palestina.
“Semangat ukhuwah atau persahabatan yang Le Minerale jalin bersama dengan BAZNAS dan Masjid Istiqlal saat ini mencakup semangat ukhuwah Islamiyah, ukhuwah wathaniyah, maupun ukhuwah basyariyah,” ujar Febri.
“Melalui program peluncuran dropbox diharapkan agar masyarakat tidak membuang sembarangan. Setelah itu kami akan mengolah botol dan dimanfaatkan menjadi alat yang dapat digunakan kembali. Hal ini akan membawa nilai jual ekonomis dengan keuntungan besar, dan hasil dari pengumpulan ini untuk di salurkan kepada saudara-saudara yang membutuhkan baik di Indonesia ataupun Palestina,” lanjutnya kembali.
Sementara itu, Brand Ambasador Le Minerale Irwansyah menyampaikan program ini merupakan bagian dari tanggung jawab sosial perusahaan yang tidak hanya berfokus pada keuntungan bisnis, tetapi juga berupaya menciptakan dampak yang positif bagi masyarakat dan lingkungan.
“Dengan program daur ulang ini, diharapkan dapat memberikan kontribusi nyata dalam membantu mereka yang membutuhkan, baik di Palestina maupun di Indonesia. Dan semoga bisa memberikan peluang bagi masyarakat untuk lebih peduli terhadap lingkungan dan sesama," ujar Irwansyah.
Adapun Kepala Bidang Sosial dan Pemberdayaan Umat Badan Pengelola Masjid Istiqlal H. Abu Hurairah Abdul Salam, Lc., MA., menyampaikan harapan agar ke depannya, antara Le Minerale ataupun BAZNAS dapat selalu memakmurkan masjid yang ada Indonesia dengan berbagai program kemanusiaan yang akan dikembangkan kedepannya.
“Semoga setiap teguk air dan setiap suapan takjil yang diberikan bisa menjadi pahala. Tanpa berhenti berkontribusi, semoga Le Minerale dan BAZNAS terus berkembang tidak hanya sukses secara bisnis, tetapi memberikan manfaat bagi masyarakat luas. Dan terakhir ada tetap istiqamah dan ikut memakmurkan Masjid Istiqlal dan masjid lain di Indonesia,” ujarnya.
BERITA17/03/2025 | Humas
Cetak Generasi Qur'ani Berprestasi, Sekolah Cendekia BAZNAS Gelar Tasyakuran 30 Juz
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI melalui Sekolah Cendekia BAZNAS (SCB) menggelar Tasyakuran Hafiz 30 Juz, sebagai bentuk apresiasi kepada para santri yang telah berhasil menuntaskan hafalan Al-Qur’an di bulan Ramadhan.
Lebih dari sekadar pencapaian akademik, kegiatan ini menjadi bukti nyata zakat melalui pendidikan berbasis nilai-nilai Islam dapat melahirkan generasi unggul yang tidak hanya cerdas, tetapi juga berkarakter Qur’ani.
Acara Tasyakuran Hafiz 30 Juz, yang menjadi puncak program Cahaya Ramadhan, berlangsung di Sekolah Cendekia BAZNAS, Bogor, Jawa Barat, pada Jumat (14/3/2025).
Turut hadir Kepala Divisi Pendidikan dan Dakwah BAZNAS RI, Farid Septian, S.Sos., Kepala Sekolah Cendekia BAZNAS, Ahmad Kamaluddin Afif, Camat Cibungbulang Agung Surachman Ali, S.STP., M.M. serta para santri SCB.
Deputi II BAZNAS RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Dr. H.M. Imdadun Rahmat, M.Si., menyampaikan apresiasi tinggi kepada para santri SCB yang telah menyelesaikan hafalan 30 Juz.
Ia menegaskan, pencapaian ini bukan sekadar prestasi pribadi, tetapi juga modal utama dalam membangun masa depan bangsa.
“Tasyakuran Hafiz Al-Qur'an ini merupakan agenda rutin yang memberikan motivasi kepada seluruh civitas akademika SCB, khususnya para santri, untuk terus menghafal dan mengamalkan Al-Qur’an," ujar Imdadun dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Jumat (14/3/2025).
"Ini adalah bentuk apresiasi atas kerja keras mereka. Kami berharap mereka tidak hanya hafal, tetapi juga mampu menerapkan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan,” lanjutnya.
Ia juga menyoroti, prestasi akademik luar biasa para santri SCB. Tahun lalu, lebih dari 70 persen santri SCB diterima di perguruan tinggi favorit, dan tahun ini diharapkan dapat mencapai 100 persen.
Imdadun menegaskan, BAZNAS RI akan terus memberikan bimbingan kepada SCB untuk memastikan para santrinya memiliki daya saing tinggi, baik dalam pendidikan agama maupun akademik.
"Kami bangga dengan para santri yang terus menunjukkan prestasi gemilang. Ini bukan pertama kalinya SCB melahirkan hafiz-hafiz Al-Qur'an yang berprestasi. Mudah-mudahan tahun ini seluruh santri SCB bisa melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi negeri terbaik," pungkasnya.
Sementara itu, Kepala Divisi Pendidikan dan Dakwah BAZNAS RI, Farid Septian, S.Sos., M.Hum., menekankan, keberhasilan ini tidak lepas dari peran besar para guru dan pembimbing di SCB.
“Kami juga ingin mengucapkan terima kasih kepada kepala sekolah, tenaga pengajar, serta para musyrif dan musyrifah yang telah membimbing santri dengan penuh dedikasi. Semoga Allah membalas semua kebaikan dengan pahala yang berlipat,” tambahnya.
Pada kesempatan yang sama, Kepala Sekolah Cendekia BAZNAS, Ahmad Kamaluddin Afif, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih yang mendalam kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam keberhasilan santri dalam menghafal 30 Juz Al-Qur’an dan meraih prestasi akademik.
"Hari ini kita mengadakan Tasyakuran Hafiz 30 Juz, yang insyaAllah akan dilanjutkan dengan sesi Inspirasi Al-Qur’an. Momentum ini menjadi bukti nyata bagaimana zakat yang dikelola dengan baik mampu memberikan kontribusi besar bagi pendidikan santri SCB, yang merupakan para mustahik," ujarnya.
"Di hari ke-14 Ramadhan yang penuh keberkahan ini, kami berharap para santri yang telah menyelesaikan hafalannya dapat mengamalkan nilai-nilai Al-Qur'an dalam kehidupan sehari-hari," ucapnya.
BERITA17/03/2025 | Humas
BAZNAS RI Bersama Standup Comedy Depok Buka Puasa Bersama Anak Yatim
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI bersama komunitas stand up comedy Depok menggelar kegiatan buka puasa bersama dan santunan untuk anak yatim di Yayasan Darul Aytam Al Asri pada Sabtu (8/3/2025).
Secara terpisah, Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Saidah Sakwan, MA., menyampaikan, buka puasa bersama dan santuan untuk 100 anak yatim merupakan bentuk kepedulian BAZNAS RI terhadap sesama, terutama di bulan Ramadan.
“Kami berharap, melalui acara ini, kita dapat memberikan kebahagiaan dan keceriaan kepada adik-adik kita, anak-anak yatim yang kita cintai. Semoga mereka merasakan kasih sayang dan perhatian dari kita semua, sehingga tumbuh menjadi generasi yang kuat, berakhlak mulia, dan berprestasi,” ujar Saidah.
Saidah juga menyampaikan terima kasih kepada komunitas stand up comedy Depok yang telah berpartisipasi dalam acara ini yang menambah semarak dan keceriaan suasana, sehingga adik-adik kita dapat menikmati hiburan yang mendidik dan menyenangkan.
“Semoga kegiatan ini menjadi amal ibadah yang diterima oleh Allah SWT dan menjadi inspirasi bagi kita semua untuk terus berbagi dan peduli terhadap sesama, khususnya anak-anak yatim. Mari kita jadikan momentum Ramadan ini sebagai ajang untuk meningkatkan keimanan, ketakwaan, dan kepedulian sosial kita,” ucap Saidah.
Sementara itu, Wakil Ketua Ramadan, Iqbal menyampaikan, kegiatan santunan untuk 100 anak yatim berlangsung di Yayasan Darul Aytam Al Asri. Ini merupakan agenda rutin dari BAZNAS RI di sejumlah yayasan yang berada di wilayah Depok.
“Kolaborasi yang dilakukan BAZNAS RI dengan komunitas stand up comedy Depok untuk bisa menghibur adik-adik yang ada di panti asuhan, sehingga bisa menambah keceriaan anak-anak yatim di yayasan,” katanya.
Pengurus Yayasan Darul Aytam Al Asri, Dewi Prometalia juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada BAZNAS RI yang telah menyelenggarakan program buka puasa bersama dan santunan untuk anak yatim.
“Kami selaku pengurus yayasan mengucapkan banyak terima kasih kepada BAZNAS dan rekan-rekan. Semoga BAZNAS diberikan kelancaran dalam menjalankan amanahnya dan semakin banyak yang bersedekah melalui BAZNAS,” katanya.
Ketua komunitas stand up comedy Depok, Dimas Anugrah mengaku bangga dan bersyukur bisa menjadi salah satu mitra BAZNAS RI untuk memeriahkan acara buka puasa bersama dan santunan anak yatim.
“Saya ingin menyampaikan terima kasih kepada BAZNAS atas kolaborasi pada tahun ini yang memang kita selalu menjalin kolaborasi setiap bulan Ramadan. Harapannya kita bisa bekerja sama lagi sehingga dampaknya semakin luas dan semakin banyak yang terhibur,” katanya.
BERITA17/03/2025 | Humas
Meriahkan JIS Ramadhan Fest, BAZNAS Hadirkan Gerai Zakat dan Musala Darurat untuk Pengunjung
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI menghadirkan Gerai Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) serta musala darurat bagi pengunjung JIS Ramadhan Fest 2025/1446 H, di Lapangan Parkir Timur Jakarta International Stadium (JIS) , Tanjung Priok, Jakarta Utara, Minggu (16/3/2025).
Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pengumpulan Rizaludin Kurniawan M.Si, CFRM, mengatakan, kehadiran gerai ini bertujuan untuk memudahkan pengunjung dalam menunaikan zakat, infak, dan sedekah secara langsung.
“JIS Ramadhan Fest adalah momentum yang tepat untuk mengajak masyarakat memperbanyak amal ibadah di bulan suci ini. Melalui Gerai Zakat, BAZNAS memberikan kemudahan bagi masyarakat yang ingin menyalurkan zakat, infak, dan sedekah secara amanah dan terorganisir,” ujar Rizaludin dalam keterangan tertulis di Jakarta.
Selain itu, kata Rizaludin, BAZNAS juga menyediakan drop box Sedekah Barang bagi pengunjung yang ingin mendonasikan barang bekas layak pakai untuk diberikan kepada mereka yang membutuhkan.
“Sedekah tidak hanya berupa uang, tetapi juga barang yang masih memiliki nilai manfaat. Dengan adanya drop box Sedekah Barang, kami berharap masyarakat dapat berbagi kebaikan dalam bentuk apa pun,” tambahnya.
Mengingat banyaknya pengunjung festival, musala darurat juga disediakan agar pengunjung tetap dapat melaksanakan salat dengan nyaman.
“Kami ingin memastikan bahwa ibadah tetap menjadi prioritas, bahkan di tengah festival. Oleh karena itu, BAZNAS menyediakan musala darurat yang dapat digunakan oleh seluruh pengunjung,” jelas Rizaludin.
Menurut Rizaludin, keterlibatan BAZNAS dalam acara ini bukan sekadar membuka gerai, tetapi juga sebagai bagian dari dakwah dan edukasi zakat kepada masyarakat luas.
“BAZNAS hadir di JIS Ramadhan Fest untuk memperluas syiar zakat. Kami ingin masyarakat semakin sadar akan pentingnya zakat dalam membangun kesejahteraan bersama,” kata Rizaludin.
“Kami berkomitmen untuk terus menghadirkan program-program inovatif yang mendukung kemudahan berzakat dan beribadah di berbagai kesempatan,” ujarnya.
Rizaludin juga mengajak masyarakat untuk terus memanfaatkan layanan BAZNAS, baik secara langsung di gerai-gerai BAZNAS yang ada di mall-mall, kantor-kantor dan berbagai tempat lainnya maupun melalui kanal digital.
JIS Ramadhan Fest yang berlangsung hingga Minggu 16 Maret 2025 ini menampilkan berbagai kegiatan menarik, seperti Talk Show Ramadhan bersama Ustadz Khalid Basalamah, Ngobrol bersama Komunitas Hijab, donasi untuk anak yatim piatu, penampilan Home Band, serta kehadiran komika David Nurbianto. Festival ini juga menghadirkan berbagai aktivitas olahraga seperti futsal, panahan, karate, pound fit, dan push bike.
BERITA17/03/2025 | Humas
Gelar Talkshow Ramadhan, BAZNAS RI Bersama MNC Sekuritas Ajak Masyarakat Berinvestasi Sambil Berbagi
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI berkolaborasi dengan MNC Sekuritas menggelar talkshow bertajuk “Bincang Seputar Investasi Syariah: Agar Ramadhanmu Lebih Cuan dan Berkah”, serta mengajak masyarakat untuk berinvestasi sambil berbagi.
Acara ini bertujuan meningkatkan literasi keuangan syariah serta mengedukasi masyarakat tentang pengelolaan keuangan dan investasi berbasis nilai-nilai Islam.
Hadir sebagai narasumber Kepala Divisi Pengumpulan Digital BAZNAS RI, Fahrudin, serta Head of Sharia Business and Investment Gallery MNC Sekuritas, Indah Nurhabibah. Acara ini diselenggarakan di Cibinong City Mall, Jawa Barat, Sabtu (15/3/2025).
Dalam paparannya, Kepala Divisi Pengumpulan Digital BAZNAS RI, Fahrudin, berharap melalui Talkshow Ramadhan ini, masyarakat dapat lebih memahami pentingnya investasi syariah, serta memanfaatkan sebagian keuntungannya untuk berzakat dan berinfak.
“BAZNAS RI menyambut baik kegiatan ini, sejalan dengan visi kami untuk meningkatkan literasi keuangan syariah,” ujarnya.
Lebih lanjut, ia menilai, kegiatan ini sebagai langkah strategis dalam mendorong filantropi berbasis investasi, sehingga keuntungan finansial yang diperoleh dapat memberikan dampak sosial yang lebih luas bagi umat.
"Investasi yang dilakukan sesuai dengan prinsip syariah tidak hanya menguntungkan secara finansial tetapi juga berkontribusi terhadap kesejahteraan masyarakat," ujar Fahrudin.
"Dengan memasukkan zakat dalam perencanaan keuangan termasuk dalam hal investasi, keuntungan yang didapat bisa lebih berkah dan bermanfaat bagi orang lain," katanya.
Secara terpisah, Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pengumpulan Rizaludin Kurniawan M.Si, CFRM, Fahrudin turut mengapresiasi sinergi ini bersama MNC Sekuritas, "Kami berterima kasih kepada MNC Sekuritas yang telah berkomitmen dalam mendukung program GERAK Syariah 2025 yang diinisiasi oleh OJK. Kolaborasi ini diharapkan dapat memperkuat ekosistem keuangan syariah di Indonesia.”
"Kami juga ingin masyarakat semakin sadar bahwa investasi bisa menjadi jalan untuk berbagi, dan dengan berzakat dari keuntungan investasi, kita bisa membantu lebih banyak orang yang membutuhkan," ucapnya.
Rizaludin menyampaikan, sebagian keuntungan finansial dari investasi yang disalurkan melalui BAZNAS dalam bentuk zakat atau infak akan digunakan untuk berbagai program berbasis zakat produktif, seperti bantuan modal usaha dan beasiswa pendidikan.
"Kami di BAZNAS mengelola ZIS dengan prinsip 3A (Aman Syari, Aman Regulasi, dan Aman NKRI), termasuk dana zakat dan infak saham yang nantinya terhimpun melalui MNC Sekuritas," tegasnya.
Sementara itu, Head of Sharia Business and Investment Gallery MNC Sekuritas Indah Nurhabibah menambahkan, Ramadhan merupakan momentum yang tepat untuk mulai berinvestasi secara syariah sekaligus berbagi.
“Banyak anak muda yang ingin mulai berinvestasi tetapi masih bingung harus memilih instrumen yang sesuai syariah. MNC Sekuritas hadir dengan platform MotionTrade Syariah yang memungkinkan nasabah berinvestasi syariah di beragam produk pasar modal syariah dan langsung menyalurkan zakat dan infak sahamnya dengan aman dan nyaman,” jelasnya.
Sebelumnya, BAZNAS RI bersama MNC Sekuritas telah menandatangani kerja sama dalam pengumpulan zakat dan infak saham dengan memanfaatkan platform digital MotionTrade sebagai sarana penghimpunan zakat dan infak saham.
BERITA17/03/2025 | Humas
Bayar Zakat Lewat BAZNAS: Mudah, Cepat dan Berdampak
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI mengajak masyarakat menunaikan Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) melalui lembaga resmi, seperti BAZNAS. Dengan sistem pembayaran digital yang cepat dan mudah, BAZNAS memastikan dana ZIS tersalurkan tepat sasaran, terutama bagi masyarakat di wilayah terpencil, terluar, dan terpinggirkan.
Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pengumpulan, Rizaludin Kurniawan, M.Si., menegaskan, sebagai lembaga yang berwenang dalam pengelolaan zakat nasional, BAZNAS terus berinovasi untuk meningkatkan pelayanan dan memberikan kemudahan bagi para muzaki.
“Pembayaran zakat di BAZNAS kini semakin cepat dengan sistem berbasis digital, lebih mudah karena telah bekerja sama dengan ratusan kanal pembayaran, baik digital maupun non-digital, serta berdampak karena perubahan pada mustahik dapat diukur secara jelas,” ujar Rizaludin dalam acara Pesantren Kilat Ramadhan by Narasi di Convention Hall Smesco Indonesia, Jakarta, Minggu (16/3/2025).
"Cukup kunjungi website resmi baznas.go.id atau gunakan berbagai platform pembayaran online yang bermitra dengan BAZNAS, masyarakat bisa menunaikan zakat dengan mudah dan cepat. BAZNAS juga menyediakan fitur kalkulator zakat untuk membantu perhitungan zakat secara lebih mudah dan akurat," jelasnya.
Lebih lanjut, Rizaludin mengatakan, menyalurkan zakat melalui lembaga resmi bukan hanya soal efisiensi, tetapi juga selaras dengan ajaran agama yang telah diterapkan sejak zaman Rasulullah SAW.
“Sejak perintah zakat diturunkan pada tahun kedua Hijriyah, Rasulullah SAW langsung membentuk lembaga amil zakat untuk mengelola dan menyalurkan zakat dengan baik,” ujarnya.
Menurutnya, penyaluran zakat secara mandiri memiliki risiko seperti riya (pamer) dan kurang tepat sasaran. Oleh karena itu, diperlukan sistem pengelolaan profesional agar manfaat zakat dapat lebih luas dan berkelanjutan.
“Zakat adalah instrumen pemerataan ekonomi yang membutuhkan tata kelola yang transparan dan akuntabel,” tambahnya.
Selain memberikan bantuan langsung, lanjut Rizaludin, BAZNAS juga melakukan pendampingan terhadap para penerima manfaat agar mustahik bisa lebih mandiri secara ekonomi. Program-program yang dirancang tidak hanya berorientasi pada konsumsi, tetapi juga pada pemberdayaan.
“Kami ingin zakat menjadi instrumen pengentasan kemiskinan yang berkelanjutan. Oleh karena itu, BAZNAS memiliki berbagai program pemberdayaan, seperti beasiswa pendidikan, bantuan biaya kelulusan, Program Rumah Layak Huni, serta distribusi sembako dan kebutuhan pokok bagi masyarakat kurang mampu,” jelas Rizaludin.
Dalam upaya menjaga transparansi dan akuntabilitas, Rizaludin menegaskan, seluruh dana yang dihimpun oleh BAZNAS diaudit secara berkala oleh auditor independen. Laporan keuangan juga dapat diakses oleh publik sebagai bentuk pertanggungjawaban
“Kepercayaan adalah kunci utama dalam pengelolaan zakat. Oleh karena itu, kami selalu memastikan setiap rupiah yang masuk dikelola dengan penuh tanggung jawab,” kata Rizaludin
Lebih lanjut, ia menekankan, dengan menyalurkan zakat melalui lembaga amil zakat yang resmi, seperti BAZNAS, para muzaki juga bisa ikut berkontribusi dalam berbagai program pemberdayaan yang diselenggarakan BAZNAS.
“Mungkin para muzaki tidak punya waktu untuk secara langsung membantu mereka yang membutuhkan, tetapi melalui BAZNAS, muzaki tetap bisa berpartisipasi, bahkan dengan donasi kecil sekalipun,” jelasnya.
Saat ini, kata Rizaludin, penghimpunan zakat di BAZNAS mencapai rata-rata Rp1,2 triliun per tahun. Menariknya, sekitar 70 persen dari donatur berasal dari kelompok usia 18–40 tahun.
“Tren ini menunjukkan bahwa generasi muda semakin peduli terhadap zakat dan dampaknya terhadap kesejahteraan sosial. Ini merupakan sinyal positif bagi masa depan filantropi Islam di Indonesia,” kata Rizaludin.
Di akhir pernyataannya, Rizaludin mengajak seluruh masyarakat untuk semakin memahami pentingnya menyalurkan zakat melalui lembaga resmi demi efektivitas dan kebermanfaatan yang maksimal.
“Mari bersama-sama menyalurkan zakat kita dengan cara yang lebih baik, lebih aman, dan lebih tepat sasaran. Terima kasih kepada para muzaki yang telah mempercayakan zakatnya kepada BAZNAS. Semoga Allah SWT membalas kebaikan kita semua dengan rezeki yang berlimpah dan keberkahan dalam hidup,” ujarnya.
BERITA17/03/2025 | Humas
Beri Kemudahan Muzaki, BAZNAS RI Hadirkan Layanan Gerai Zakat Ramadan di 31 Mall
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI menghadirkan layanan Gerai Zakat Ramadan di 31 mall dan gedung perkantoran yang tersebar di wilayah Jakarta dan sekitarnya, untuk mempermudah muzaki dalam menunaikan zakat di bulan suci Ramadan 1446 H.
Adapun 31 lokasi Gerai Zakat Ramadan ini berada di pusat perbelanjaan dan gedung perkantoran yaitu Kantor BAZNAS RI, Plaza Senayan, Pondok Indah Mall, Kota Kasablanka, AEON Mall JGC, Pacific Place, Summarecon Mall Kelapa Gading, AEON Mall BSD City, Kalibata City Square, Bursa Efek Indonesia (SRO), Mall Artha Gading, Botani Square, Summarecon Mall Bekasi, AEON Mall Sentul City, Margo City, dan The Park Sawangan.
Selanjutnya, The Park Pejaten, Cibubur Junction, Senayan Park, Living World Grand Wisata, Cibinong City Mall, South Qaurter, Bank Danamon, Lippo Ekalokasari, Summarecon Mall Serpong, Millenium Mall, Lotte Grosir Pasar Rebo, Aloha PIK 2, Grand Indonesia, Gajah Mada Plaza, Gama Tower, Living World Kota Wisata.
Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pengumpulan H. Rizaludin Kurniawan, M.Si menyampaikan, hadirnya Gerai Zakat Ramadan 1446 H di 31 pusat perbelanjaan dan gedung perkantoran ini diharapkan dapat memberikan kemudahan bagi masyarakat yang hendak membayarkan zakat.
"Layanan Gerai Zakat ini hadir untuk memberikan edukasi tentang dunia zakat serta memudahkan masyarakat dalam membayar zakat selama bulan Ramadan," ujar Rizaludin, dalam keterangannya di Jakarta, Kamis (13/3/2025).
Rizaludin menambahkan, layanan Gerai Zakat Ramadan 1446 H ini juga dihadirkan sebagai wujud komitmen BAZNAS RI dalam melayani umat untuk melaksanakan kewajiban zakatnya di bulan suci Ramadan.
"Dengan hadirnya layanan Gerai Zakat Ramadan, kami berharap masyarakat yang hendak menyalurkan zakatnya tidak lagi kebingungan, sebab Gerai Zakat mudah ditemukan di pusat perbelanjaan maupun gedung perkantoran,” jelas Rizaludin.
Sementara itu, Deputi BAZNAS RI M. Arifin Purwakananta mengimbuhkan, Gerai Zakat Ramadan dihadirkan untuk memaksimalkan potensi zakat demi kesejahteraan masyarakat. Karena itu, Arifin berharap masyarakat dapat memanfaatkan layanan Gerai Zakat Ramadan ini untuk menyalurkan kewajiban zakat mereka.
“Zakat yang dibayarkan masyarakat melalui BAZNAS akan disalurkan kepada para mustahik zakat yang membutuhkan. Ini merupakan komitmen BAZNAS dalam melayani dan memberikan kemudahan kepada muzaki serta mengajak masyarakat untuk menunaikan zakat, infak dan sedekahnya di bulan Ramadhan," kata Arifin.
BERITA16/03/2025 | Humas
Ajak Masyarakat Berbagi, BAZNAS Luncurkan Program Sedekah Barang di Masjid At Tin Green Pramuka Square
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI bekerja sama dengan Pengurus DKM Masjid At Tin Green Pramuka Square meluncurkan program Sedekah Barang sebagai solusi bagi masyarakat untuk menyumbangkan barang layak pakai guna membantu mereka yang membutuhkan, serta mengajak masyarakat untuk berbagi.
Peluncuran program ini berlangsung dalam acara seremonial di Masjid At Tin, Apartemen Green Pramuka Square, Cempaka Putih, Jakarta, Kamis (13/3/2025). Turut hadir Direktur Pengumpulan Perorangan BAZNAS RI, Fitriansyah Agus Setiawan, Ketua DKM Masjid At Tin Green Pramuka Square, Daksa, bersama jajaran.
Acara juga diramaikan dengan santunan untuk anak yatim, tausiyah Ramadhan, dan buka puasa bersama, yang semakin menguatkan nilai kepedulian sosial di Ramadhan ini.
Secara terpisah, Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pengumpulan, Rizaludin Kurniawan, M.Si., menjelaskan, program Sedekah Barang merupakan inovasi dalam pengelolaan donasi barang bekas layak pakai agar memiliki manfaat lebih luas bagi masyarakat.
“Banyak orang memiliki barang yang masih layak pakai, tetapi tidak digunakan lagi. Program Sedekah Barang hadir untuk menyalurkan barang-barang tersebut kepada mereka yang membutuhkan, sehingga manfaatnya bisa lebih besar,” ujar Rizaludin dalam keterangan tertulisnya.
Ia juga menambahkan, program ini tidak hanya bertujuan untuk mengurangi kesenjangan ekonomi dan sosial, tetapi juga memiliki dampak positif terhadap lingkungan.
“Kami mengajak seluruh masyarakat, khususnya penghuni Apartemen Green Pramuka Square dan pengunjung mall, untuk ikut serta dalam gerakan ini. Bersedekah tidak hanya dengan uang, tetapi juga dengan barang yang masih bermanfaat,” ujarnya.
Lebih lanjut, Rizaludin mengungkapkan, BAZNAS telah menyediakan drop box di dua lokasi, yaitu di Masjid At Tin dan Mall Green Pramuka Square, untuk mempermudah masyarakat yang ingin berdonasi.
“Dengan adanya drop box ini, proses sedekah barang menjadi lebih mudah dan praktis. Masyarakat bisa langsung menyalurkan barang layak pakai mereka tanpa perlu repot mencari tempat penyaluran,” tuturnya.
Sementara itu, Direktur Pengumpulan Perorangan BAZNAS RI, Fitriansyah Agus Setiawan mengatakan, program ini bertujuan untuk membangun solidaritas sosial dan kepedulian masyarakat serta menciptakan kesadaran kepada khalayak untuk membantu mereka yang membutuhkan melalui Sedekah Barang.
"Program sedekah barang ini memberikan solusi bagi donatur di lingkungan apartemen Green Pramuka Square dan pengunjung Mall Green Pramuka Square untuk bersedekah di BAZNAS melalui barang bekas yang masih memiliki nilai manfaat dan nilai jual melalui drop box yang kami sediakan disini," kata Fitriansyah.
"Jadi sedekah tidak harus berupa uang, atau dana, tapi bapak ibu bisa bersedekah berupa barang yang masih layak pakai, yang nanti barang-barang itu kami kelola, kami jual dengan harga murah kepada yang membutuhkan, atau kami jual dan hasilnya kami salurkan untuk program-program BAZNAS," tambahnya.
Fitriansyah juga mengucapkan terima kasih kepada DKM Masjid At Tin Green Pramuka Square atas kerja samanya, “Kami berharap Sedekah Barang ini bukan hanya program sesaat, tetapi bisa menjadi gerakan yang terus tumbuh dan memberi manfaat luas bagi masyarakat.”
Dal kesempatan yang sama, Ketua DKM Masjid At Tin Green Pramuka Square, Daksa menyambut baik program ini dan berharap dapat menjadi kebiasaan positif di lingkungan sekitar.
“Kami sangat mengapresiasi inisiatif BAZNAS yang menghadirkan solusi nyata dalam memanfaatkan barang bekas layak pakai. Ini adalah langkah baik untuk menumbuhkan kesadaran berbagi di masyarakat,” ujar Daksa.
Ia juga menekankan,masyarakat di lingkungan apartemen dan mall memiliki potensi besar dalam mendukung gerakan ini.
“Di lingkungan seperti Green Pramuka Square, banyak penghuni yang memiliki barang berlebih tetapi belum tahu bagaimana menyalurkannya dengan tepat. Dengan program ini, mereka punya opsi untuk bersedekah dengan cara yang lebih bermanfaat,” jelasnya.
BERITA16/03/2025 | Humas
BAZNAS RI Gelar BTB Goes to School Ramadhan 2025, Edukasi Mitigasi Bencana di 310 Sekolah
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI melalui BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) mengadakan program BTB Goes to School Ramadhan 1446 H di 310 sekolah di seluruh Indonesia. Program ini bertujuan untuk memberikan edukasi tentang mitigasi bencana kepada siswa dan tenaga pendidik di daerah rawan bencana.
Program ini menyasar 30 provinsi rawan bencana yang ada di seluruh Indonesia dengan melibatkan 924 siswa dan guru dari berbagai sekolah di Indonesia.
Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Saidah Sakwan, M.A., menegaskan, program ini merupakan langkah nyata BAZNAS dalam membangun kesadaran dan kesiapsiagaan masyarakat terhadap bencana, terutama di kalangan siswa yang tergolong mustahik.
"Indonesia adalah negara yang rentan terhadap berbagai jenis bencana. Oleh karena itu, pendidikan mitigasi bencana sejak dini sangat penting agar generasi muda memiliki pemahaman yang baik dalam menghadapi situasi darurat," ujar Saidah dalam keterangan tertulis di Jakarta, Jumat (14/3/3035).
Lebih lanjut, Saidah menyampaikan, bencana alam tidak hanya berdampak pada infrastruktur, tetapi juga pada psikologis dan proses pendidikan siswa.
"Setiap tahun, ribuan sekolah terdampak bencana, menyebabkan gangguan dalam kegiatan belajar mengajar. Melalui program ini, kami ingin memastikan bahwa siswa dan guru memiliki keterampilan untuk tetap bertahan dan bangkit setelah terjadi bencana," jelasnya.
Selain memberikan edukasi tentang mitigasi bencana, program ini juga mengenalkan konsep zakat sebagai bagian dari solusi dalam penanggulangan bencana.
"Zakat bukan hanya tentang membantu mereka yang kurang mampu, tetapi juga menjadi instrumen dalam membangun ketahanan sosial, termasuk dalam konteks kebencanaan. Melalui edukasi ini, kami berharap kesadaran akan pentingnya zakat semakin meningkat di lingkungan sekolah," tutur Saidah.
"Kami berharap program ini dapat menjangkau lebih banyak sekolah di masa mendatang dan menciptakan generasi yang lebih tangguh, peduli, serta memiliki empati dalam membantu sesama saat terjadi bencana," ungkapnya.
Sementara itu, Kepala Divisi Kebencanaan BAZNAS RI, Dian Aditya Mandana Putri, menjelaskan, kegiatan ini tidak hanya bersifat teoritis, tetapi juga mengedepankan praktik langsung tentang kesiapsiagaan dan prosedur evakuasi bencana.
"Kami mengajarkan siswa tentang tanda-tanda awal bencana, cara berlindung saat gempa, serta teknik penyelamatan diri yang benar. Semua materi ini disampaikan dengan metode yang interaktif dan mudah dipahami," kata Dian.
Ia menambahkan, dengan pemahaman yang baik, risiko korban jiwa dan dampak psikologis akibat bencana bisa dikurangi.
"Ketika siswa tahu bagaimana harus bertindak dalam situasi darurat, mereka bisa menjadi agen keselamatan, baik untuk diri sendiri maupun lingkungan sekitar," jelasnya.
Sebagai bagian dari program ini, sekolah-sekolah yang telah menerima edukasi mitigasi bencana antara lain SDN 33 Sumpang Binangae Barru, SMP Muhammadiyah 2 Galur Kulon Progo, SD Muhammadiyah Brosot Kulon Progo, SDN Atue Luwu Timur, MI Salafiyah Tumpeng Lumajang, MI Miftahul Ulum Sumber Wuluh Lumajang, SMA As Sakinah Kalimantan Barat, dan lainnya.
BERITA16/03/2025 | Humas
Dukung UMKM Mustahik, BAZNAS RI Hadirkan Gerai ZIfthar Ramadhan di Berbagai Wilayah Indonesia
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI meluncurkan Gerai ZIfthar sebagai upaya mendukung keberlanjutan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) milik mustahik binaan selama bulan Ramadhan.
Pada tahun ini, BAZNAS menargetkan 450 UMKM mustahik di seluruh Indonesia agar dapat memperoleh manfaat langsung dari program ini. Gerai ZIfthar Ramadhan ini akan diselenggarakan secara serentak di 28 daerah Indonesia.
Peluncuran ZIfthar Ramadhan digelar di Matraman, Jakarta, Kamis (13/3/2025), dengan dihadiri oleh Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA., Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan Saidah Sakwan, M.A., Deputi 2 BAZNAS RI Dr. H.M. Imdadun Rahmat, M.Si., serta Lurah Kebon Manggis Matraman, Ibnu Fajar.
Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA., menyampaikan, program ini adalah salah satu upaya konkret dalam memberdayakan mustahik agar lebih mandiri secara ekonomi.
“Seperti mustahik binaan BAZNAS lainnya, kami memberikan modal, pendampingan, serta akses pasar. Produk mereka kemudian dipasarkan melalui gerai seperti ini, sehingga harapan kami semakin banyak pembeli yang tertarik. Kami juga berharap binaan-binaan semacam ini dapat berkembang di seluruh Indonesia,” ujar Kiai Noor.
“Kami telah membina puluhan ribu UMKM di berbagai daerah. Harapannya, meskipun usaha mereka masih kecil, mereka tetap bisa mencukupi kebutuhan hidupnya. Bahkan, jika usahanya semakin berkembang, mereka juga berkesempatan untuk berinfak, bersedekah, dan berzakat. Itulah harapan besar kami,” tambahnya.
Selain menyediakan lokasi strategis, Kiai Noor mengatakan, BAZNAS juga turut membantu dalam proses legalitas halal bagi UMKM binaan agar produk mereka lebih terjamin dan memiliki daya saing di pasar.
Lebih lanjut, Kiai Noor menyampaikan, kegiatan Gerai ZIfthar ini akan berlangsung hingga akhir bulan Ramadhan. Di wilayah Matraman, Jakarta, terdapat 30 UMKM yang turut serta dalam program ini.
Kiai Noor menegaskan, BAZNAS RI terus berupaya memperluas jangkauan Gerai ZIfthar agar lebih banyak mustahik yang terbantu.
“Kami saat ini juga sedang memenuhi permintaan untuk membuka gerai iftar di berbagai daerah di Indonesia. Oleh karena itu, dari sinilah kami meluncurkan Gerai ZIfthar Ramadhan Iftar untuk seluruh Indonesia,” ujarnya.
Melalui program ini, kata Kiai Noor, BAZNAS RI berharap dapat terus menjadi mitra strategis bagi UMKM mustahik, mendorong kemandirian ekonomi mereka, serta memperkuat peran zakat dalam pembangunan kesejahteraan umat.
"Semoga program ini dapat menjadi solusi bagi UMKM mustahik untuk meningkatkan pendapatan selama Ramadhan, terutama di tengah persaingan pasar yang ketat," pungkasnya.
Sementara itu, Sinta, salah satu penerima manfaat yang berjualan aneka kue basah di gerai ini, mengungkapkan rasa syukurnya atas bantuan yang diberikan oleh BAZNAS.
“Saya sangat berterima kasih atas adanya Gerai ZIfthar Ramadhan dari BAZNAS. Alhamdulillah, dari hari pertama hingga hari ini, dagangan saya selalu habis terjual. Pendapatan saya dari berdagang di Gerai ZIfthar BAZNAS ini sekitar Rp700 ribu per hari. Dan saya berharap, semoga program ini terus berlanjut dan berkembang sehingga para UMKM seperti saya bisa berkembang dan maju,” ujar Sinta.
Hal serupa juga disampaikan Rose Diana, pedagang makanan tradisional yang turut serta dalam program ini. Ia menilai, lokasi yang disediakan sangat membantu dalam meningkatkan omzetnya.
“Alhamdulillah, di sini banyak pembelinya karena lokasinya sangat strategis sehingga tempatnya juga lebih nyaman serta mudah dijangkau oleh pembeli,” kata Rose Diana.
"Alhamdulilah juga pendapatan saya jauh lebih baik dibandingkan sebelumnya. Omzet sehari di Gerai ZIfthar Ramadhan ini bisa Rp800 ribu perhari. Saya ucapkan terima kasih kepada BAZNAS, semoga program ini bisa terus berlanjut di tahun-tahun ke depannya," ucapnya.
Gerai ZIfthar adalah program Ramadhan dari BAZNAS yang memberikan fasilitas bagi pelaku UMKM untuk mendapatkan peluang usaha yang lebih besar. Program ini menyediakan lokasi yang layak dan strategis, serta dukungan penuh melalui berbagai kegiatan pendukung lainnya.
BERITA16/03/2025 | Humas
BAZNAS RI Bersama MNC Sekuritas Beri Kemudahan Layanan Zakat dan Infak Saham Melalui Aplikasi MotionTrade
JAKARTA - Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI bekerja sama dengan MNC Sekuritas memanfaatkan platform digital MotionTrade dalam upaya meningkatkan kemudahan dan aksesibilitas bagi masyarakat dalam menunaikan zakat serta infak saham.
Penandatanganan kerja sama antara BAZNAS RI dengan MNC Sekuritas dalam pengumpulan zakat dan infak saham di aplikasi MotionTrade dilakukan di Kantor BAZNAS RI, Jakarta, Kamis (13/3/2025). Hadir, Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA., bersama Direktur Utama MNC Sekuritas Susy Meilina.
Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA., menyampaikan, BAZNAS terus berinovasi dengan menggandeng berbagai pihak, termasuk sektor keuangan dan investasi, salah satunya MNC Sekuritas dalam memanfaatkan platform digital sebagai sarana penghimpunan zakat dan infak saham.
“Dengan meningkatnya penggunaan platform digital dalam transaksi keuangan, BAZNAS melihat peluang untuk memperluas jangkauan pengumpulan zakat dan sedekah melalui ekosistem investasi yang modern,” ujar Kiai Noor.
Kiai Noor menyampaikan, saat ini semakin banyak masyarakat yang mulai memahami pentingnya investasi syariah, termasuk saham syariah. Dengan adanya kerja sama ini, investor tidak hanya dapat berinvestasi sesuai prinsip syariah tetapi juga dengan mudah menyalurkan zakat dan infak mereka dari keuntungan atau kepemilikan saham.
“Kerja sama ini merupakan langkah strategis dalam upaya mempermudah masyarakat menunaikan kewajiban zakat dan menyalurkan sedekah melalui instrumen investasi yang modern dan sesuai dengan prinsip syariah,” ucap Kiai Noor.
Dengan adanya kerja sama ini, Kiai Noor berharap, pengumpulan zakat dan infak saham semakin meningkat, serta semakin banyak masyarakat yang dapat merasakan manfaatnya melalui berbagai program sosial dan pemberdayaan yang dikelola oleh BAZNAS.
Sementara itu, Direktur Utama MNC Sekuritas Susy Meilina menjelaskan bahwa pengembangan filantropi pasar modal sudah dilakukan MNC Sekuritas sejak tahun 2019. Saat ini investor dapat semakin mudah memberikan zakat, wakaf, dan infak melalui menu Filantropi di aplikasi MotionTrade. Selain mudah karena bisa dilakukan kapan saja dan di mana saja, donasi melalui MotionTrade juga bisa diberikan mulai dari satu lembar saham saja (odd lot) untuk donasi saham dan mulai dari Rp1000,- saja untuk donasi cash.
“Pertumbuhan akun syariah di MNC Sekuritas pada tahun 2024 naik signifkan sebesar 308% dibandingkan tahun sebelumnya. Selain itu, transaksi syariah tahun 2024 juga tumbuh _double digit_ YoY. Ke depannya, MNC Sekuritas akan terus mengembangkan pasar modal syariah, termasuk dengan membangun kolaborasi dengan berbagai pihak seperti BAZNAS,” jelas Susy.
Bersamaan dengan peluncuran kerja sama filantropi tersebut, MNC Sekuritas bersama BAZNAS juga menginisiasi program donasi yang berlangsung sejak tanggal 13 - 21 Maret 2025. Investor diajak untuk memberikan donasi uang maupun saham melalui aplikasi MotionTrade. Donasi yang terkumpul akan disalurkan berupa layanan kesehatan untuk masyarakat kurang mampu di Desa Muara Gembong, Bekasi.
Layanan kesehatan yang diberikan antara lain berupa pemeriksaan kesehatan, pengobatan, dan pemberian vitamin secara gratis kepada warga Muara Gembong yang membutuhkan. Selain menyalurkan donasi yang terkumpul dari investor, MNC Sekuritas juga berkomitmen untuk memberikan 100% komisi yang diperoleh Perseroan dari transaksi akun syariah MotionTrade selama periode donasi untuk mendukung program layanan kesehatan BAZNAS tersebut.
BERITA16/03/2025 | Humas
Dorong UMKM Mustahik, BAZNAS RI Luncurkan ZCorner Ramadhan di Kuningan Jawa Barat
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI meluncurkan ZCorner Ramadhan di Kabupaten Kuningan, Jawa Barat, Rabu (12/3/2025). Program ini bertujuan untuk memberdayakan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) milik mustahik binaan.
Pusat kuliner Halal (ZCorner) merupakan program pemasaran produk-produk binaan BAZNAS RI yang sudah terintegrasi seperti ZCoffee, ZMart, ZChicken dan produk kuliner halal lainnya. Dengan memasarkan produknya secara bersama-sama dalam satu wilayah. Khusus di wilayah Kuningan, sebanyak 15 pedagang eksisting ZCorner turut berpartisipasi dalam program ini dengan beragam unit usaha.
Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Saidah Sakwan, M.A., menegaskan, ZCorner Ramadhan merupakan upaya strategis BAZNAS dalam membangun ekosistem pemasaran yang kuat bagi UMKM binaan.
“ZCorner Ramadhan adalah wujud nyata keberpihakan BAZNAS terhadap UMKM binaan yang berasal dari golongan fakir miskin. Dengan adanya program ini, kami ingin memastikan bahwa UMKM mustahik mendapatkan peluang lebih besar untuk berkembang dan mencapai kemandirian ekonomi,” ujar Saidah dalam keterangan tertulis di Jakarta, Rabu (12/3/2025).
Saidah mengatakan, selain sebagai pusat kuliner halal, ZCorner Ramadhan juga menghadirkan berbagai aktivitas tematik, seperti ZCorner Berbagi, pentas seni dan perlombaan Islami, serta program promosi dan iklan digital.
“Kami berharap program ini dapat menarik lebih banyak konsumen dan memperluas jaringan pemasaran bagi UMKM binaan,” tambah Saidah.
Memanfaatkan momentum Ramadhan 1446 H, Saidah berharap program ini dapat mendorong skala usaha mustahik dan menciptakan keberlanjutan serta kemandirian ekonomi bagi UMKM milik mustahik.
“Dengan strategi moving out ‘Mustahik to Muzaki’, kami optimistis bahwa ZCorner Ramadhan dapat menjadi solusi efektif dalam meningkatkan kesejahteraan umat dan memperkuat ekonomi berbasis zakat di Indonesia. Program ini juga diharapkan menjadi percontohan yang dapat direplikasi oleh BAZNAS di tingkat provinsi dan kabupaten/kota lainnya,” jelasnya.
“Melalui upaya ini, BAZNAS ingin memastikan bahwa peningkatan pendapatan UMKM, penciptaan lapangan kerja baru, serta pengentasan kemiskinan dapat terwujud secara berkelanjutan,” lanjutnya.
Sementara itu, Ketua BAZNAS Kabupaten Kuningan, Drs. HR Yayan Sofyan, MM, menyambut baik peluncuran ZCorner Ramadhan di daerahnya.
Menurutnya, program ini tidak hanya membantu meningkatkan pendapatan mustahik, tetapi juga membuka peluang bagi masyarakat untuk berbagi.
"Kami bangga dan berterima kasih atas perhatian BAZNAS RI terhadap Kabupaten Kuningan," ujar Yayan.
“ZCorner Ramadhan ini akan menjadi pusat kegiatan ekonomi dan sosial selama bulan suci, di mana UMKM binaan dapat meningkatkan omzetnya, sementara para penderma juga dapat berpartisipasi dalam aksi berbagi seperti ZCorner Berbagi, penyediaan makanan berbuka puasa, serta berbagai aktivitas tematik lainnya,” lanjutnya.
Dalam pelaksanaannya, kata Yayan, ZCorner Ramadhan diharapkan menjadi wadah yang mampu mengoptimalkan tradisi masyarakat dalam berbuka puasa bersama, sehingga dapat mendorong peningkatan pendapatan bagi pelaku usaha kuliner.
BERITA16/03/2025 | Humas
BAZNAS Bersama Kemnaker RI Jajaki Kerja Sama Strategis Pelayanan Mustahik dan Ketenagakerjaan
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI menerima kunjungan Menteri Ketenagakerjaan RI, Prof. Yassierli, S.T., M.T., Ph.D., guna menjajaki kerja sama strategis dalam meningkatkan kesejahteraan mustahik melalui program-program ketenagakerjaan dan pemberdayaan ekonomi, di Gedung BAZNAS RI, Jakarta, Rabu (12/3/2024).
Dalam audiensi tersebut, Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA., menyampaikan apresiasinya atas silaturahmi yang dilakukan Kemnaker RI.
"Kami menyambut baik inisiatif dari Kemnaker RI untuk memperkuat sinergi dalam meningkatkan kesejahteraan mustahik. Kolaborasi ini sangat penting dalam upaya meningkatkan kapasitas ekonomi masyarakat yang membutuhkan," ujarnya.
Kiai Noor menambahkan, kerja sama ini dapat membuka peluang baru bagi mustahik agar lebih mandiri secara ekonomi.
"Melalui kerja sama ini, kami berharap dapat menghadirkan program pelatihan keterampilan dan pelatihan kerja atau magang bagi para mustahik, sehingga mereka bisa lebih berdaya dan memiliki peluang kerja yang lebih baik," tambahnya.
Menurutnya, sinergi antara BAZNAS dan Kemnaker akan memperkuat ekosistem zakat yang lebih produktif.
"Kami di BAZNAS terus berupaya mengoptimalkan dana zakat, infak, dan sedekah untuk mengentaskan kemiskinan. Dukungan dari Kemnaker RI akan sangat membantu dalam membangun model pemberdayaan yang berkelanjutan," katanya.
Selain itu, Kiai Noor uga menekankan pentingnya program yang berbasis pelatihan kerja bagi mustahik agar dapat terserap di dunia kerja.
"Kami ingin memastikan bahwa mustahik yang kami bantu tidak hanya mendapatkan bantuan sesaat, tetapi juga memiliki keterampilan yang dapat membawa mereka keluar dari garis kemiskinan," tegasnya.
Sebagai langkah awal, BAZNAS siap berkolaborasi dengan Kemnaker dalam berbagai program yang mendukung peningkatan kesejahteraan mustahik.
"Kami berharap ada program konkret yang bisa segera dijalankan, seperti pelatihan keterampilan berbasis kebutuhan industri, pelatihan kerja atau magang, dan akses lowongan pekerjaan untuk penyandang disabilitas," ucapnya
Sementara itu, Menteri Ketenagakerjaan RI, Prof. Yassierli, S.T., M.T., Ph.D., menyampaikan, pihaknya sangat mendukung kerja sama dengan BAZNAS guna memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat, khususnya mustahik.
"Kami melihat BAZNAS memiliki peran strategis dalam pemberdayaan ekonomi umat. Oleh karena itu, kami ingin menjalin kerja sama dalam berbagai program yang dapat meningkatkan kesejahteraan mereka yang membutuhkan," ujar Prof. Yassierli.
Beliau menekankan, program pelatihan kerja dapat menjadi solusi dalam mengurangi pengangguran di kalangan masyarakat prasejahtera.
"Kemnaker siap bersinergi dengan BAZNAS untuk menghadirkan program pelatihan dan sertifikasi keterampilan bagi mustahik, agar mereka memiliki daya saing di pasar tenaga kerja," jelasnya.
Selain itu, beliau juga menyoroti pentingnya dukungan bagi pekerja penyandang disabilitas dari kalangan mustahik agar mereka dapat berkembang.
"Kami juga ingin memastikan penyandang disabilitas dan para pekerja penyandang disabilitas dapat memperoleh pendampingan, pelatihan skill yang memadai, dan kontrak kerja yang lebih panjang," tambahnya.
Sebagai penutup, Prof. Yassierli menyampaikan optimismenya terhadap kerja sama ini.
"Kami yakin kolaborasi antara Kemnaker dan BAZNAS akan membawa dampak positif bagi masyarakat. Dengan program yang tepat, kita bisa membantu mustahik menjadi lebih mandiri dan sejahtera," tutupnya.
Dengan adanya penjajakan kerja sama ini, diharapkan sinergi antara BAZNAS RI dan Kemnaker RI dapat segera diwujudkan dalam bentuk program konkret yang memberikan manfaat luas bagi mustahik dan dunia ketenagakerjaan di Indonesia.
Turut hadir dalam pertemuan tersebut Wakil Ketua BAZNAS RI, Mokhamad Mahdum, Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pengumpulan Rizaludin Kurniawan, M.Si., CFRM., Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Saidah Sakwan, M.A., Pimpinan BAZNAS RI Bidang Sumber Daya Manusia dan Umum, Kolonel Caj (Purn) Drs. Nur Chamdani, serta Sekretaris Utama BAZNAS RI, H. Subhan Cholid, Lc.
BERITA16/03/2025 | Humas
Peduli Lingkungan, BAZNAS RI Bersama PT Gateway Container Line, Mall AEON, Plasticpay Hadirkan RVM untuk Daur Ulang Plastik
Badan Amil Zakat Nasional bersama PT Gateway Container Line, Mall AEON, dan Plasticpay berkolaborasi dalam meluncurkan Reverse Vending Machine (RVM) yang bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam mengelola sampah plastik dengan lebih baik serta mendukung program keberlanjutan lingkungan.
Reverse Vending Machine (RVM) adalah mesin yang dirancang untuk mengelola limbah botol plastik dengan sistem insentif. Pengunjung yang memasukkan botol plastik ke dalam mesin ini akan mendapatkan manfaat tertentu sebagai bentuk apresiasi atas partisipasi mereka dalam program daur ulang.
Peluncuran tersebut dihadiri oleh Direktur Pendayagunaan dan Layanan UPZ dan CSR BAZNAS RI Eka Budi Sulistyo, Direktur Utama PT Gateway Container Line, Hesty Rosmawaty, Chief Operating Officer Plasticpay Yan Kurniawan, serta General Manager Mall Operation Michael Ignacius Franky Rambi, yang diselenggarakan di Mall AEON, Jakarta, Rabu (12/3/2025).
Dalam sambutannya, Direktur Pendayagunaan dan Layanan UPZ dan CSR BAZNAS RI Eka Budi Sulistyo menegaskan pentingnya kolaborasi ini dalam upaya menjaga lingkungan.
“Kolaborasi ini menjadi niat baik untuk menyelamatkan bumi kita. Sama seperti halnya silahturahmi memperpanjang umur kita, tujuan dari kolaborasi ini agar kita dapat memperpanjang umur bumi kita,” ujar Eka.
Menurutnya, sinergi antara BAZNAS RI, PT Gateway Container Line, Mall AEON, dan Plasticpay menjadi langkah nyata dalam mendukung upaya pelestarian lingkungan.
“Saat ini BAZNAS sedang melakukan Program Green Zakat. Dengan tujuan untuk mengembangkan semangat mendaur ulang yang dapat kita kelola di lingkungan masyarakat,” ujar Eka.
Secara terpisah, Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan Saidah Sakwan MA., menyambut baik kolaborasi dari berbagai pihak ini.
"BAZNAS sebagai lembaga pemerintah non struktural akan terus membersamai syiar mengenai pengelolaan botol plastik. Melalui Reverse Vending Machine sekarang banyak barang yang dapat dikembangkan bersama. BAZNAS sebagai prioritas, berharap bisa kelola botol plastik daur ulang dan akan kita kuatkan bersama sampai diberbagai daerah,” katanya.
Ia juga mengapresiasi PT Gateway Container Line, Mall AEON, dan Plasticpay atas kolaborasi dalam menghadirkan Reverse Vending Machine ini. Menurutnya, kerja sama ini menunjukkan kepedulian bersama dalam menciptakan lingkungan yang lebih bersih dan berkelanjutan.
"Kami sangat mengapresiasi upaya dari semua pihak yang telah berkontribusi dalam program ini. Harapannya, inisiatif ini dapat terus berkembang dan menginspirasi lebih banyak pihak untuk ikut serta dalam pengelolaan sampah plastik secara lebih baik," ujar Saidah.
Sementara itu, Direktur Utama PT Gateway Container Line, Hesty Rosmawaty, menyampaikan, pihaknya sangat mendukung inisiatif ini sebagai bagian dari tanggung jawab sosial perusahaan.
“Hal ini bukan hanya terkait tanggung jawab saja, kita mau lakukan kolaborasi dan bisnis kita mengenai sustainability melalui pengelolaan plastik. Kolaborasi kita bersama juga fair karena kita ada laporan mengenai jumlah berapa botol dan carbon print. Kerja sama ini menjadi gerbang untuk melaksakanan inisiatif, tidak hanya terkait sosial, tetapi menjadi sustainability bisnis kita masing-masing,” katanya.
Dalam kesempatan itu, Chief Operating Officer Plasticpay, Yan Kurniawan, menjelaskan, kehadiran Reverse Vending Machine adalah langkah konkret dalam mengubah perilaku masyarakat terhadap daur ulang plastik.
“Kolaborasi ini sangat baik karena masyarakat bisa mengambil peran dan berpartisipasi. Harapan untuk kolaborasi ke depannya memilah botol plastik ini bisa menjadi budaya dan habit di masyarakat kita. Terima kasih kepada BAZNAS, Gateway dan AEON Mall, kolaborasi ini tidak berhenti sampai disini semoga akan banyak Reverse Vending Machine yang akan di taruh di mall-mall," ungkapnya.
Selain itu, General Manager Mall Operation Michael Ignacius Franky Rambi juga turut menyambut baik pemasangan RVM di Mall AEON sebagai bentuk dukungan terhadap keberlanjutan lingkungan.
“AEON Mall ingin mengucapkan terima kasih karena telah mengajak kami dalam melakukan suatu kebaikan. Hal ini sesuai dengan Visi-Misi AEON Mall, yaitu ingin terlibat langsung ke dalam gerakan Eco Green. Kami senang melihat masyarakat sangat antusias menyambut RVS ini. Semoga ke depannya kita dapat menciptakan banyak kegiatan yang bermanfaat seputar meningkatkan kebersihan lingkungan dan pelestarian alam,” ujarnya.
BERITA16/03/2025 | Humas
BAZNAS RI Bersama BCA Syariah Kerja Sama Beri Kemudahan Layanan ZIS bagi Masyarakat
Jakarta, 12 Maret 2025 - Badan Amil Zakat Nasional(BAZNAS) menandatangani nota kesepahaman dengan PT Bank BCA Syariah (BCA Syariah) tentang Penyediaan dan Pemanfaatan Layanan Jasa Perbankan guna memberikan layanan kemudahan penyaluran Zakat, Infak, Sedekah dan Dana Sosial Keagamaan Lainnya (ZIS-DSKL) bagi masyarakat.
Penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) dilakukan olehKetua BAZNAS RI Prof. Dr. KH. Noor Achmad MA. bersama Presiden Direktur BCA Syariah Yuli Melati Suryaningrum dan Direktur BCA Syariah Ina Widjaja, di Gedung BAZNAS RI, Jakarta, Rabu (12/3/2025).
Dengan penandatanganan nota kesepahaman ini, BAZNAS bersama BCA Syariah meningkatkan sinergi untuk penghimpunan dan penyaluran zakat nasabah, meningkatkan aksesibilitas layanan zakat, peningkatan literasi dan inklusi, dan pengembagan digitalisasi layanan pembayaran zakat.
"Bulan Ramadhan adalah momentum terbaik bagi masyarakat untuk menunaikan zakat, infak, dan sedekah. Kolaborasi dengan BCA Syariah ini merupakan bagian dari upaya BAZNAS untuk menghadirkan kemudahan dalam pelayanan kepada masyarakat untuk menunaikan pembayaran ZIS," ucap Kiai Noor.
"Dengan adanya kemudahan akses dan layanan yang kita berikan untuk masyarakat, semoga semakin banyak nasabah yang tergerak untuk menunaikan zakat. Sehingga kontribusi zakat yang dihimpun dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat luas. Kami juga berharap kerja sama dengan BCA ini dapat terus berlanjut dan berkembang," ujar Kiai Noor.
Dalam kesempatan ini, BCA Syariah turut menyerahkan dana zakat nasabah yang terkumpul dari dari fitur auto debet zakat dari bagi hasil tabungan nasabah. Penyerahan dana zakat iniakan disalurkan kepada mustahik melalui berbagai program pemberdayaan masyarakat.
Presiden Direktur Bank BCA Syariah Yuli Melati Suryaningrum turut menyambut baik kerja sama layanan kemudahan ZIS bersama BAZNAS. “Kerja sama dengan BAZNAS sudah berjalan lama dan solid. Sebagai Bank Syariah, kami turut mendukung kemudahan akses layanan zakat melalui fasilitas transaksi digital yang kami miliki. Kami berharap kerja sama ini dapat semakin meningkatkan kemudahan penghimpunan zakat, menjangkau lebih banyak muzaki dan pada akhirnya memberikan manfaat lebih luas bagi umat," ucapnya.
BERITA16/03/2025 | Humas
BAZNAS RI Komitmen Kelola ZIS untuk Pembangunan Nasional dan Pengentasan Kemiskinan
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI menegaskan komitmennya dalam mengoptimalkan pengelolaan Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) untuk mendukung pembangunan nasional serta pengentasan kemiskinan di Indonesia.
Hal ini disampaikan oleh Wakil Ketua BAZNAS RI, Mokhamad Mahdum, MIDEc, Ak, CA, CPA, CWM, CGRCOP, GRCE, CHRP, dalam acara Talkshow Economic Challenges Special Ramadan: Pembangunan Sosial Berbasis Zakat, Infak, Sedekah, Wakaf (ZISWAF) yang diselenggarakan di Grand Studio Metro TV, Kebon Jeruk, Jakarta, Selasa (11/03/2025).
Dalam diskusi tersebut, Mokhamad Mahdum menekankan, ZISWAF bukan sekadar instrumen distribusi kekayaan, tetapi juga memiliki peran strategis dalam mendorong pemberdayaan ekonomi umat secara berkelanjutan.
"Optimalisasi pengelolaan ZISWAF dengan pendekatan inovatif dan profesional akan meningkatkan efektivitas dalam memberdayakan mustahik menjadi muzakki, serta mempercepat pencapaian tujuan pembangunan berkelanjutan berbasis prinsip syariah," ujar Mo Mahdum.
Mo Mahdum menjelaskan, BAZNAS menerapkan standar evaluasi pengelolaan zakat, salah satunya adalah Indeks Zakat Nasional (IZN) yakni alat ukur kinerja pengelolaan zakat, guna memastikan perbaikan berkelanjutan.
"Indeks Literasi Zakat di Indonesia saat ini berada di angka 74,83 atau kategori menengah. Oleh karena itu, kami terus menggencarkan edukasi dan sosialisasi untuk meningkatkan pemahaman masyarakat tentang pentingnya zakat," jelas Mahdum.
Mo Mahdum menambahkan, BAZNAS juga mengoptimalkan pembayaran zakat secara digital dengan bekerja sama dengan 24 perbankan, 24 aplikasi platform komersial, 7 platform non-komersial, serta berbagai media sosial dan e-commerce. Selain itu, BAZNAS telah mengembangkan Zakat Virtual Assistant dan Voice Command Zakat Assistant berbasis Artificial Intelligence (AI).
"Digitalisasi pengelolaan zakat telah meningkatkan efisiensi dan transparansi. Pengumpulan zakat secara digital mengalami kenaikan rata-rata 202,5 persen dalam 10 tahun terakhir," ungkap Mahdum.
Mo Mahdum menyampaikan, dana ZIS tidak hanya digunakan untuk bantuan konsumtif, tetapi juga dialokasikan ke berbagai program pemberdayaan ekonomi, seperti UMKM, ekonomi kreatif, dan pertanian.
"Selama tahun 2024, BAZNAS menyalurkan Rp68,3 miliar kepada 26.778 mustahik UMKM. Program ini bertujuan untuk mengubah mustahik menjadi muzakki dalam jangka panjang," tutur Mahdum.
"Sinergi dengan pemerintah dan sektor swasta sangat penting untuk memastikan program berbasis ZIS lebih tepat sasaran, terintegrasi dengan kebijakan daerah, serta berkelanjutan," kata Mahdum.
Mo Mahdum merincikan, seluruh program BAZNAS berkontribusi terhadap pencapaian SDGs, dengan alokasi dana 30 persen untuk sosial kemanusiaan, 23,5 persen untuk pendidikan, 20 persen untuk ekonomi, 17,4 persen untuk kesehatan, 5,1 persen untuk advokasi dan dakwah, 3,5 persen untuk pemberdayaan kesehatan.
Sebagai langkah peningkatan kepercayaan publik, BAZNAS menerapkan audit independen setiap tahun, memperoleh predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK RI, serta mengembangkan Sistem Informasi Manajemen BAZNAS (SIMBA) untuk memonitor penerimaan dan distribusi dana secara real-time.
Pada 2025, BAZNAS memiliki 10 program prioritas, termasuk Beasiswa dan Pendidikan, BAZNAS Microfinance, Zmart, ZChicken, Santripreneur, Rumah Layak Huni BAZNAS (RLHB), Rumah Sehat BAZNAS, serta pengentasan kemiskinan ekstrem dan stunting.
Dalam kesempatan itu, Mo Mahdum juga mengimbau kepada masyarakat untuk mensucikan hartanya dengan menunaikan zakat, tidak hanya zakat fitrahnya, tetapi juga zakat mal, zakat profesi, zakat perusahaan, zakat pertanian, dan lain sebagainya.
“Tentunya kami mengimbau agar masyarakat menunaikan zakat, infak, dan sedekahnya melalui lembaga-lembaga resmi yang mendapatkan izin dari pemerintah melalui Kemenag, dalam hal ini adalah BAZNAS," tutupnya.
Acara yang dipersembahkan oleh Ikatan Ahli Ekonomi Islam Indonesia (IAEI) dan disiarkan langsung di kanal YouTube Metro TV ini juga menghadirkan Ketua Badan Wakaf Indonesia, Prof. Dr. Phil. Kamaruddin Amin, Wakil Ketua Umum VI IAEI, Dr. Irfan Syauqi Beik, serta Ketua Badan Pengurus Yayasan Baitul Maal BRILiaN, M. Dadang Permana KF.
BERITA16/03/2025 | Humas

Info Rekening Zakat
Mari tunaikan zakat Anda dengan mentransfer ke rekening zakat.
BAZNAS
Info Rekening Zakat

