WhatsApp Icon
Wali Kota Cirebon Turun Langsung Pantau Zakat Fitrah, Apresiasi Kinerja BAZNAS yang Terus Meningkat


Cirebon, 20 Maret 2026 – Wali Kota Cirebon, Effendi Edo, melakukan monitoring langsung terhadap pelaksanaan penghimpunan dan pendistribusian zakat fitrah di BAZNAS Kota Cirebon pada Jumat (20/3).

Kegiatan ini merupakan bagian dari agenda resmi Pemerintah Daerah Kota Cirebon dalam memastikan kesiapan pengumpulan dan distribusi zakat fitrah serta persiapan pelaksanaan Shalat Idul Fitri 1447 H. Berdasarkan surat undangan resmi, monitoring dimulai dari Balai Kota Cirebon dan dilanjutkan ke beberapa titik, termasuk kantor BAZNAS Kota Cirebon.

Dalam sambutannya, Wali Kota Cirebon mengapresiasi kinerja BAZNAS Kota Cirebon yang dinilai telah bekerja keras dalam mengelola zakat secara profesional dan amanah.

“Kami mengapresiasi kerja keras BAZNAS Kota Cirebon. Kekompakan dalam internal lembaga menjadi kunci utama yang harus terus dijaga agar kinerja semakin optimal,” ujar Effendi Edo.

Ia menegaskan bahwa sinergi dan soliditas di dalam tubuh lembaga menjadi fondasi penting dalam menjaga kepercayaan masyarakat terhadap pengelolaan zakat.

Sementara itu, Ketua BAZNAS Kota Cirebon, H. Hamdan, dalam laporannya menyampaikan bahwa kinerja penghimpunan zakat di Kota Cirebon terus menunjukkan tren positif dari tahun ke tahun.

Menurutnya, peningkatan tersebut tidak lepas dari dukungan penuh Pemerintah Daerah Kota Cirebon, khususnya dalam aspek regulasi zakat yang semakin menguat.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Wali Kota Cirebon atas dukungan yang luar biasa, terutama dalam hal regulasi zakat. Hal ini menjadi salah satu faktor penting yang menjadikan Kota Cirebon sebagai daerah yang aktif dalam mendukung gerakan zakat,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Ketua BAZNAS Kota Cirebon berharap agar dukungan regulasi dari pemerintah daerah dapat terus ditingkatkan ke depannya. Dengan regulasi yang semakin baik, potensi penghimpunan zakat, infak, dan sedekah diyakini akan terus meningkat.

Hal ini pada akhirnya diharapkan mampu memberikan dampak nyata dalam membantu masyarakat yang membutuhkan di Kota Cirebon, sekaligus memperkuat peran zakat sebagai instrumen kesejahteraan sosial.

Monitoring ini juga menjadi bagian dari upaya memastikan bahwa proses penghimpunan dan pendistribusian zakat fitrah berjalan optimal, tepat sasaran, dan sesuai dengan prinsip syariah.

20/03/2026 | Kontributor: Admin | Akate
Pemerintah Resmi Tetapkan 1 Syawal 1447 H, Ini Tanggal Idul Fitri di Indonesia

Cirebon — Pemerintah Republik Indonesia secara resmi menetapkan 1 Syawal 1447 Hijriah jatuh pada hari Sabtu, 21 Maret 2026 melalui sidang isbat yang digelar oleh Kementerian Agama.

Penetapan ini menjadi penanda berakhirnya bulan suci Ramadhan sekaligus momentum kemenangan bagi umat Islam setelah menjalani ibadah puasa selama satu bulan penuh.

Menanggapi hal tersebut, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Cirebon mengajak seluruh masyarakat untuk menyambut Hari Raya Idul Fitri dengan penuh rasa syukur, kebahagiaan, serta semangat berbagi kepada sesama.

Ketua BAZNAS Kota Cirebon menyampaikan bahwa Idul Fitri bukan hanya tentang perayaan, tetapi juga tentang kembali kepada fitrah dan memperkuat kepedulian sosial di tengah masyarakat.

“Idul Fitri adalah momen untuk kembali suci. Selain saling memaafkan, kami mengajak masyarakat untuk memastikan zakat fitrah, infak, dan sedekah telah ditunaikan, sehingga kebahagiaan dapat dirasakan secara merata,” ujarnya.

BAZNAS Kota Cirebon juga terus membuka layanan pembayaran zakat, baik secara langsung maupun melalui platform digital, guna memudahkan masyarakat dalam menunaikan kewajiban sebelum pelaksanaan salat Idul Fitri.

Melalui berbagai program pendistribusian, zakat yang ditunaikan akan disalurkan kepada mustahik di wilayah Kota Cirebon, sehingga dapat membantu memenuhi kebutuhan mereka di hari raya.

Selain itu, masyarakat juga diimbau untuk menjadikan Idul Fitri sebagai momentum mempererat tali silaturahmi, memperkuat ukhuwah Islamiyah, serta meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan sekitar.

Dengan semangat kebersamaan dan kepedulian, diharapkan Idul Fitri tahun ini menjadi lebih bermakna, tidak hanya bagi diri sendiri, tetapi juga bagi mereka yang membutuhkan.

Taqabbalallahu minna wa minkum, shiyamana wa shiyamakum.

Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, mohon maaf lahir dan batin.

 

FAQ Pemerintah Resmi Tetapkan 1 Syawal 1447 H, Ini Tanggal Idul Fitri di Indonesia

Q: Kapan 1 Syawal 1447 H ditetapkan di Indonesia?
A: Pemerintah menetapkan 1 Syawal 1447 H jatuh pada hari Sabtu, 21 Maret 2026 melalui sidang isbat Kementerian Agama.

Q: Apa yang harus dilakukan sebelum Idul Fitri?
A: Umat Islam dianjurkan menunaikan zakat fitrah, memperbanyak sedekah, serta mempersiapkan diri untuk saling memaafkan.

Q: Bagaimana cara membayar zakat di BAZNAS Kota Cirebon?
A: Zakat dapat ditunaikan secara langsung di kantor BAZNAS atau melalui layanan digital resmi BAZNAS Kota Cirebon.

Q: Siapa yang berhak menerima zakat fitrah?
A: Zakat fitrah disalurkan kepada mustahik, termasuk fakir dan miskin, sesuai ketentuan syariat Islam.

19/03/2026 | Kontributor: Admin | Akate
Hadapi Era Disinformasi, BAZNAS Dinilai Punya Strategi Komunikasi yang Kuat

Cirebon – Di tengah tantangan arus informasi global yang semakin kompleks, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) dinilai telah memiliki peta strategi komunikasi yang jelas dan terarah.

Penilaian tersebut disampaikan oleh Tenaga Ahli Utama Badan Komunikasi Pemerintah Republik Indonesia, Hariqo Wibawa Satria, dalam agenda Z-Talk: Zakat Menguatkan Indonesia yang digelar di Jakarta.

Menurut Hariqo, tantangan komunikasi saat ini tidak lagi sederhana. Disinformasi dan misinformasi bahkan telah menjadi salah satu risiko global utama.“Berita bohong sudah keliling dunia, sedangkan pelurusannya baru pakai sepatu,” ujarnya.

Dalam kondisi tersebut, langkah BAZNAS yang aktif membangun komunikasi dengan media, membuka ruang kritik, serta menghadirkan langsung suara para penerima manfaat dinilai sebagai strategi yang tepat dan patut diapresiasi.“BAZNAS sudah punya peta komunikasi yang jelas, tinggal timnya lebih diperkuat,” tambahnya.

Ia juga menyoroti pentingnya upaya literasi zakat untuk meluruskan berbagai kesalahpahaman di masyarakat, khususnya terkait pengelolaan dan penyaluran dana zakat.

Menurutnya, transparansi dan publikasi yang kuat menjadi kunci utama dalam menjaga kepercayaan publik terhadap lembaga pengelola zakat.“Cerita dari para penerima manfaat sangat penting untuk ditampilkan di media. Suara mereka menjadi bukti bagaimana zakat membantu kehidupan masyarakat,” jelas Hariqo.

Lebih lanjut, ia memperkenalkan konsep tiga indikator utama komunikasi publik (3P), yaitu:

  • Pelaksanaan program yang berjalan dengan baik

  • Partisipasi masyarakat yang tinggi

  • Publikasi dan dokumentasi yang luas

Ketiga aspek tersebut dinilai menjadi fondasi penting dalam memperkuat dampak program sosial kepada masyarakat.

Kegiatan ini turut dihadiri Ketua BAZNAS RI Sodik Mudjahid, Wakil Ketua Zainut Tauhid Sa'adi, serta jajaran pimpinan lainnya, bersama tokoh komunikasi dan media seperti Amir Sodikin dan Andi Muhyiddin.

Bagi BAZNAS Kota Cirebon, penguatan strategi komunikasi ini menjadi momentum penting untuk terus meningkatkan edukasi publik tentang zakat, sekaligus menjaga kepercayaan masyarakat di tengah derasnya arus informasi digital.

Di era digital, bukan hanya program yang harus kuat, tetapi juga cara menyampaikannya. Ketika komunikasi dilakukan dengan tepat, maka zakat tidak hanya dipahami, tetapi juga dipercaya dan ditunaikan.

 

Mari dukung gerakan zakat yang transparan dan berdampak. Tunaikan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS Kota Cirebon.

18/03/2026 | Kontributor: BAZNAS
Tsamara Amany Ajak Gen Z Berzakat Lewat BAZNAS, Dorong Gerakan Sosial Anak Muda Lebih Masif

Cirebon – Peran generasi muda dalam gerakan zakat semakin mendapat sorotan. Tsamara Amany mengajak Gen Z Indonesia untuk menyalurkan Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) melalui Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI sebagai bentuk kontribusi nyata dalam aksi sosial.

Ajakan tersebut disampaikan dalam forum Z-Talk: Zakat Menguatkan Indonesia, yang menjadi ruang kolaborasi antara BAZNAS dan para praktisi komunikasi serta media.

Menurut Tsamara, generasi muda Indonesia memiliki potensi besar dalam gerakan filantropi, karena didorong oleh empati tinggi dan keinginan untuk menciptakan dampak sosial.“Anak muda Indonesia itu sangat dermawan dan ingin berkontribusi. Jika ada ruang dan jalurnya, mereka pasti bergerak,” ujarnya.

Ia menilai, BAZNAS memiliki posisi strategis sebagai wadah utama bagi anak muda untuk menyalurkan kepedulian mereka, baik dalam bentuk donasi maupun keterlibatan langsung sebagai relawan.

Namun demikian, Tsamara juga menyoroti bahwa citra BAZNAS di kalangan Gen Z masih perlu diperkuat, khususnya melalui pendekatan komunikasi yang lebih relevan dengan gaya anak muda masa kini.

Menurutnya, strategi komunikasi berbasis impact narrative dan storytelling menjadi kunci untuk menarik perhatian generasi muda.“Kalau impact narrative-nya kuat, storytelling-nya kuat, insyaallah akan makin banyak lagi orang-orang yang juga mau membantu,” jelasnya.

Ia menambahkan, kisah nyata seperti keberhasilan mustahik menjadi mandiri atau aksi kemanusiaan di wilayah konflik dapat menjadi konten yang kuat dan menyentuh secara emosional.

Tsamara juga mengapresiasi capaian BAZNAS yang berhasil membantu puluhan ribu masyarakat keluar dari kemiskinan, serta kontribusi besar dalam aksi kemanusiaan global, termasuk untuk Palestina.“Orang perlu tahu bahwa ada institusi di negara ini yang bekerja keras melakukan gerakan solidaritas kemanusiaan,” tambahnya.

Kegiatan ini turut dihadiri Ketua BAZNAS RI Sodik Mudjahid, Wakil Ketua BAZNAS RI Zainut Tauhid Sa'adi, serta jajaran pimpinan lainnya, bersama tokoh komunikasi seperti Adita Irawati, Amir Sodikin, dan Andi Muhyiddin.

Bagi BAZNAS Kota Cirebon, ajakan ini menjadi momentum penting untuk semakin mendekatkan gerakan zakat kepada generasi muda di daerah. Dengan pendekatan digital, storytelling, dan konten yang relevan, Gen Z diharapkan dapat menjadi motor penggerak baru dalam ekosistem zakat.

Zakat hari ini bukan hanya tentang memberi, tetapi tentang menciptakan dampak. Dan generasi muda adalah kunci untuk memperluas dampak tersebut di masa depan.

 

Saatnya Gen Z bergerak. Tunaikan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS Kota Cirebon, dan jadilah bagian dari perubahan.

18/03/2026 | Kontributor: BAZNAS
Mudik Naik Kapal Perang, 1.448 Mustahik Diberangkatkan BAZNAS Bersama TNI AL

Cirebon – Inovasi layanan mudik kembali dihadirkan oleh Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI dengan menggandeng TNI Angkatan Laut dalam program mudik gratis menggunakan kapal perang.

Sebanyak 1.448 pemudik beserta 503 sepeda motor diberangkatkan menggunakan KRI Banda Aceh-593 dari Dermaga Kolinlamil TNI AL, Tanjung Priok, menuju Semarang dan Surabaya.

Program ini merupakan hasil kolaborasi BAZNAS bersama pemerintah melalui Menko Polkam RI Djamari Chaniago, sebagai bentuk nyata pelayanan kepada masyarakat, khususnya kelompok ekonomi rentan.

Ketua BAZNAS RI, Sodik Mudjahid, menegaskan bahwa program ini menjadi bagian dari komitmen BAZNAS dalam membantu masyarakat merayakan Idulfitri bersama keluarga di kampung halaman.“Hari ini BAZNAS kembali bekerja sama dengan TNI Angkatan Laut menggunakan kapal laut (perang), dengan jumlah yang diberangkatkan sekitar 1.448 orang untuk pulang-pergi,” ujar Sodik.

Tidak hanya menyediakan transportasi gratis, BAZNAS juga memastikan kenyamanan para pemudik melalui berbagai fasilitas, mulai dari konsumsi selama perjalanan, layanan kesehatan, hingga dukungan logistik lainnya.

Peserta mudik berasal dari berbagai latar belakang, seperti ibu rumah tangga, pengemudi ojek, asisten rumah tangga, mahasiswa, hingga pedagang kecil—kelompok yang selama ini membutuhkan perhatian lebih untuk bisa pulang kampung.“Saya melihat banyak yang berangkat satu keluarga dan mereka tampak senang. Ini menyempurnakan mudik mereka karena bisa berkumpul bersama di kampung,” tambah Sodik.

Selain membantu meringankan beban biaya, program ini juga menjadi solusi untuk mengurangi kepadatan lalu lintas dan risiko kecelakaan di jalur darat, terutama pada rute padat dari Jakarta menuju Jawa Tengah dan Jawa Timur.

Menko Polkam, Djamari Chaniago, menegaskan bahwa pemerintah berkomitmen penuh untuk memastikan keamanan dan kenyamanan masyarakat selama arus mudik.“Kewajiban kami sebagai bagian dari pemerintahan ini untuk memberikan sesuatu yang menyamankan dan mengamankan masyarakat kita pulang kampung,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Staf Angkatan Laut, Muhammad Ali, menyampaikan bahwa program ini merupakan tindak lanjut arahan Presiden RI Prabowo Subianto dalam rangka mendukung kelancaran mudik Lebaran 2026.“Kami ingin memberikan sesuatu yang membuat masyarakat nyaman dan aman saat pulang kampung. Ini bentuk kepedulian pemerintah kepada masyarakat,” jelasnya.

Ke depan, BAZNAS berencana memperluas jangkauan program mudik ini tidak hanya di Pulau Jawa, tetapi juga hingga ke wilayah lain seperti Sumatra, agar manfaatnya semakin luas dirasakan masyarakat.

Bagi BAZNAS Kota Cirebon, kolaborasi ini menjadi bukti bahwa zakat mampu menghadirkan solusi nyata dalam berbagai aspek kehidupan, termasuk mobilitas masyarakat di momen penting seperti Idulfitri.

Mudik bukan sekadar perjalanan, tetapi tentang kebahagiaan, kebersamaan, dan harapan. Melalui zakat, perjalanan itu kini menjadi lebih aman, nyaman, dan penuh berkah.

 

Mari hadirkan lebih banyak kebahagiaan di hari raya. Tunaikan zakat Anda melalui BAZNAS Kota Cirebon.

18/03/2026 | Kontributor: BAZNAS

Berita Terbaru

Ketua BAZNAS RI Kunjungi Merauke, Kobarkan Semangat Sinergi untuk Sejahterakan Umat di Ujung Timur Negeri
Ketua BAZNAS RI Kunjungi Merauke, Kobarkan Semangat Sinergi untuk Sejahterakan Umat di Ujung Timur Negeri
Ketua Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA, melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Merauke, Papua Selatan pada Jumat (15/8/2025). Kehadiran beliau membawa pesan besar, mengobarkan semangat sinergi dan memperkuat peran zakat sebagai motor penggerak kesejahteraan umat. Dalam pertemuan bersama jajaran pengurus BAZNAS Merauke, Prof. Noor Achmad menyampaikan wejangan dan arahan strategis terkait pengelolaan zakat, infak, sedekah (ZIS), serta dana sosial keagamaan lainnya (DSKL). Beliau menekankan pentingnya pengelolaan yang optimal, profesional, dan berintegritas tinggi, demi memastikan manfaatnya benar-benar dirasakan oleh masyarakat, khususnya mereka yang berada di wilayah terpencil dan perbatasan. “BAZNAS harus menjadi garda terdepan dalam menyejahterakan umat. Untuk itu, dibutuhkan kolaborasi solid antara seluruh elemen BAZNAS, tokoh agama, masyarakat, dan pemerintah daerah,” tegas Prof. Noor Achmad. Ia menilai Merauke memiliki posisi strategis, bukan hanya secara geografis sebagai pintu gerbang timur Indonesia, tetapi juga sebagai pusat potensial dalam pengelolaan zakat yang mampu menggerakkan ekonomi umat. “Dengan kekuatan bersama, zakat tidak sekadar menjadi bantuan, tetapi juga penggerak ekonomi. Merauke harus menjadi contoh pengelolaan zakat yang inspiratif dan berdampak luas,” tambahnya. Kunjungan ini disambut hangat oleh Ketua BAZNAS Kabupaten Merauke, yang memandangnya sebagai momentum berharga untuk memperkuat komitmen dan meningkatkan kinerja. Sejumlah program pemberdayaan akan terus digalakkan, mulai dari pemberian modal usaha bagi pelaku UMKM lokal, pelatihan keterampilan berbasis potensi daerah, hingga distribusi zakat yang tepat sasaran bagi masyarakat di pelosok yang sulit dijangkau. Harapannya, kunjungan ini tidak hanya memotivasi jajaran pengurus BAZNAS Merauke, tetapi juga menumbuhkan optimisme baru. Dengan visi yang selaras, kerja sama yang erat, dan pengelolaan zakat yang amanah, Merauke dapat menjadi role model nasional bagaimana zakat mampu mengubah sebuah bantuan menjadi sumber daya pemberdayaan, menggerakkan perekonomian, dan menyebarkan keberkahan bahkan hingga ke ujung timur negeri.
BERITA19/08/2025 | Humas
Bertepatan dengan HUT RI, Bantuan BAZNAS Seberat 80 Ton Diterjunkan ke Gaza
Bertepatan dengan HUT RI, Bantuan BAZNAS Seberat 80 Ton Diterjunkan ke Gaza
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI memastikan bantuan kemanusiaan tahap awal seberat 80 ton untuk Palestina telah berhasil diterjunkan langsung ke wilayah Gaza melalui mekanisme airdrop, Minggu (17/8/2025). Bantuan 80 ton yang disiapkan BAZNAS RI merupakan bagian dari total 800 ton logistik yang dikirim dari masyarakat Indonesia guna meringankan penderitaan masyarakat Gaza yang tengah dilanda krisis kemanusiaan. Bantuan tersebut disalurkan bertepatan dengan momen HUT Republik Indonesia ke-80. Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA., mengungkapkan rasa syukurnya atas keberhasilan tahap perdana ini. Bantuan tersebut diharapkan bisa meringankan beban masyarakat di Gaza. “Alhamdulillah, pada 17 Agustus 2025 waktu setempat bantuan dari masyarakat Indonesia untuk saudara-saudara kita di Palestina telah berhasil diterjunkan di Jalur Gaza melalui airdrop,” ujar Kiai Noor. Kiai Noor mengatakan, paket bantuan tersebut dipersiapkan dengan sistem pengamanan khusus, termasuk parasut, agar tiba dengan selamat di lokasi penerima. "Bantuan berupa bahan makanan seberat 80 ton ini diharapkan dapat memenuhi kebutuhan mendesak masyarakat Gaza yang tengah menghadapi krisis kemanusiaan," ucap Kiai Noor. Lebih lanjut, Kiai Noor menyampaikan bahwa pelaksanaan misi kemanusiaan ini menjadi simbol persaudaraan tanpa batas. Terlebih, Indonesia tengah merayakan kemerdekaan ke-80. “Pelaksanaan bantuan atas kerja sama BAZNAS RI dan TNI ini merupakan wujud kepedulian masyarakat Indonesia yang tengah merayakan 80 tahun kemerdekaan, sebagai simbol persaudaraan tanpa batas,” katanya.
BERITA19/08/2025 | Humas
Momentum HUT ke-80 RI, PNM Salurkan Bantuan Ambulans melalui BAZNAS RI
Momentum HUT ke-80 RI, PNM Salurkan Bantuan Ambulans melalui BAZNAS RI
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI menerima penyaluran Dana Kebajikan berupa enam unit mobil ambulans senilai Rp2.270.670 dari PT Permodalan Nasional Madani (PNM). Bantuan ini ditujukan untuk meningkatkan akses layanan kesehatan bagi masyarakat di berbagai daerah di Indonesia. Enam mobil ambulans tersebut akan disalurkan ke sejumlah wilayah, yakni Aceh, Serang, Mataram, Garut, Banyuwangi, dan Makassar. Penyerahan dilakukan di Jakarta, Minggu (17/8/2025), bertepatan dengan peringatan Hari Ulang Tahun ke-80 Republik Indonesia, yang dihadiri Ketua BAZNAS RI Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA., Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Saidah Sakwan, M.A., Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pengumpulan, Rizaludin Kurniawan M.Si., Direktur Utama PT Permodalan Nasional Madani (PNM) Arief Mulyadi, Komisaris Utama PT Permodalan Nasional Madani (PNM) Dradjad Hari Wibowo serta jajaran pejabat lainnya. Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA., menyampaikan apresiasi atas kontribusi PNM yang dinilai konsisten menyalurkan dana kebajikannya melalui BAZNAS. Menurutnya, kerja sama ini memberi dampak nyata bagi masyarakat, khususnya dalam pemenuhan layanan dasar kesehatan. “Alhamdulillah, hari ini kita baru saja menerima bantuan enam unit ambulans dari PNM untuk membantu masyarakat. Ini bukan kali pertama, melainkan sudah beberapa kali PNM menyalurkan zakat dan DSKL melalui BAZNAS RI,” ujar Kiai Noor. Ia menambahkan, penyaluran kali ini terasa istimewa karena dilakukan bertepatan dengan momentum peringatan kemerdekaan Indonesia. “Penyerahan ini punya makna tersendiri karena dilakukan bersamaan dengan upacara kemerdekaan Republik Indonesia. Artinya, insya Allah bersama PNM kita akan terus bersemangat membantu negeri ini, mendukung Program Astacita yang menjadi cita-cita Bapak Presiden Prabowo dalam menyejahterakan masyarakat,” ucapnya. Lebih lanjut, Kiai Noor berharap sinergi antara kedua lembaga dapat terus berkembang. “Harapannya tentu saja PNM akan terus maju dan menjadi yang terbesar dalam pembiayaan, sementara BAZNAS dapat terus bekerja sama dalam memberikan bantuan kepada masyarakat mustahik,” ucapnya. Sementara itu, Direktur Utama PT PNM, Arief Mulyadi menegaskan, penyaluran bantuan tersebut merupakan bagian dari komitmen PNM untuk mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat. “Ini merupakan bagian dari reaktualisasi. Semakin banyak ZIS dan DSKL yang disalurkan, insyaallah berkahnya semakin besar,” kata Arief. Menurut Arief, kontribusi sosial PNM bersama BAZNAS bukan hal baru bagi PNM. “Sejak awal, PNM melalui Baitul Mal Madani sebagai Unit Pengumpul Zakat (UPZ) yang dibentuk BAZNAS, telah aktif menyalurkan dana sosial keagamaan. Kami memandang kemitraan ini penting karena langsung menyentuh kebutuhan masyarakat, salah satunya melalui penyediaan ambulans,” ujarnya. Ia menegaskan, penyerahan bantuan ini menjadi bukti komitmen PNM tidak hanya dalam pemberdayaan usaha mikro melalui pembiayaan, tetapi juga dalam mendukung sektor kesehatan. “Kami percaya layanan kesehatan adalah fondasi penting bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat, sehingga kami berharap program ini memberikan manfaat luas bagi masyarakat,” ucapnya. Turut hadir, Deputi I BAZNAS RI Bidang Pengumpulan, Mohamad Arifin Purwakananta, Direktur Pengumpulan Badan BAZNAS RI Faisal Qosim, Kepala Divisi Zakat Perusahaan Argo Sayoto, Komisaris PT PNM Nurhaida, Direktur Operasional PT PNM Sunar Basuki, Direktur Bisnis PT PNM Kindaris, Direktur Digital dan Teknologi Informasi PT PNM Yusron Avivi, Direktur Keuangan dan Manajemen Resiko PT PNM Sahat Pangabahan Pangaribuan, Direktur Human Capital dan Kepatuhan PT PNM Henry Yunus Kamang Pangemanan, para EVP Executive President PT PNM, Kepala Unit Usaha Syariah PT PNM Tunas Haryanto serta Tim Dana Kebajikan Fevin Andryanto.
BERITA19/08/2025 | Humas
Peringati HUT Ke-80 RI, BAZNAS Perkuat Komitmen Persatuan dan Kedaulatan Bangsa
Peringati HUT Ke-80 RI, BAZNAS Perkuat Komitmen Persatuan dan Kedaulatan Bangsa
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI memperkuat komitmennya untuk terus menjaga persatuan dan kedaulatan bangsa melalui peningkatan kinerja BAZNAS yang berlandaskan prinsip 3A, yakni Aman Syari, Aman Regulasi, dan Aman NKRI. Hal tersebut mengemuka pada Upacara Peringatan HUT Ke-80 RI yang digelar di halaman Gedung BAZNAS RI yang berlangsung khidmat, di Jakarta, Minggu (17/8/2025). Bertindak sebagai Inspektur Upacara Ketua BAZNAS RI Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA. Turut hadir jajaran Pimpinan BAZNAS RI, Deputi BAZNAS RI, Sestama BAZNAS RI, jajaran Persatuan Istri Amil (PIA) BAZNAS RI, serta amilin amilat keluarga besar BAZNAS RI. Dalam kesempatan tersebut, Ketua BAZNAS RI Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA. menegaskan, tanggung jawab besar BAZNAS dalam menjaga persatuan dan kedaulatan bangsa bersama pemerintah dalam rangka mensejahterakan umat. "Mari kita maknai peringatan ini sebagai kekuatan bersama mengambil tema yang dicanangkan pemerintah yaitu Bersatu, Berdaulat, Rakyat Sejahtera Indonesia Maju," kata Kiai Noor. Kiai Noor menjelaskan, melalui tema tersebut, BAZNAS berkomitmen untuk menjadi perekat bangsa dengan program-program yang dilaksanakan. "Dengan tema tersebut, mari kita jadikan sebagai kekuatan bagi kita sendiri bagaimana memperkuat BAZNAS dan seluruh keluarga BAZNAS di seluruh Indonesia sekaligus menjadikan BAZNAS yang berdaulat, menjadikan BAZNAS yang kuat menjadikan BAZNAS sebagai lembaga pemerintahan non struktural yang mempunyai kekuatan untuk berkiprah di negeri ini," ujar Kiai Noor. Oleh karena itu, lanjut Kiai Noor, apabila Indonesia menjadi bagian dari negara-negara maju di dunia, maka dia berharap hal itu merupakan bagian dari peran BAZNAS. Selain membangun kekuatan bersama, Kiai Noor berpesan untuk tidak terpengaruh dengan orang-orang yang mencoba melemahkan BAZNAS di seluruh Indonesia. Karenanya, itu menjadi tanggung jawab bersama agar BAZNAS seluruh Indonesia dapat bersatu dan berdaulat. "Maka dari itu, selalu saya tegaskan jangan sampai kita terpengaruh oleh orang-orang yang ingin melemahkan BAZNAS," jelas Kiai Noor. "Kita harus menjaga persatuan dan kedaulatan BAZNAS maka kita harus terus berkarya dalam rangka untuk mensejahterakan masyarakat Indonesia," imbuh Kiai Noor.
BERITA19/08/2025 | Humas
BAZNAS Beri Bantuan Kebutuhan Hidup bagi Keluarga Palestina di Mesir
BAZNAS Beri Bantuan Kebutuhan Hidup bagi Keluarga Palestina di Mesir
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI menyalurkan bantuan kebutuhan hidup kepada keluarga pengungsi Palestina di Mesir. Kegiatan ini dilakukan oleh Tim Delegasi BAZNAS yang didampingi Tim KBRI Kairo sebagai bagian dari misi kemanusiaan yang terus berjalan. Turut hadir menyalurkan bantuan Wakil Ketua BAZNAS RI, H. Mokhamad Mahdum (Haji Mo), Pimpinan BAZNAS RI Bidang Koordinasi Nasional KH. Achmad Sudrajat Lc, MA., tim Satuan Tugas (Satgas) Palestina BAZNAS RI, serta mitra Al Jouds Foundation. Wakil Ketua BAZNAS RI, H. Mokhamad Mahdum menjelaskan, bantuan tersebut diserahkan kepada delapan keluarga pengungsi Palestina yang tinggal di Mesir. Menurutnya, penyaluran ini juga menjadi simbol kerja sama BAZNAS dengan Al Jouds Foundation yang selama ini aktif membantu pengungsi melalui berbagai program sosial. “Kita ingin saudara-saudara dari Palestina yang berada di Mesir ini tetap dapat terpenuhi kebutuhan sehari-harinya. Melalui bantuan ini kami ingin memastikan menjalani hidup dengan layak,” ujar Haji Mo di Mesir, Jumat (15/8/2025). Ia menuturkan, sebagian besar pengungsi datang dalam kondisi yang sangat memprihatinkan. Ada yang mengalami luka akibat konflik, sementara yang lain sama sekali tidak memiliki sumber penghasilan untuk bertahan hidup di tempat pengungsian. “Mayoritas pengungsi membutuhkan bantuan tunai secara rutin agar dapat membeli makanan, obat-obatan, dan kebutuhan harian lainnya. Situasi mereka membutuhkan perhatian berkelanjutan, bukan hanya bantuan sekali saja,” ucap Haji Mo. Haji Mo berharap, bantuan yang disalurkan dapat meringankan beban keluarga Palestina yang ada di Mesir. “BAZNAS juga memastikan penyaluran ini tepat sasaran bagi mereka yang benar-benar mebutuhkan.” Sebelum penyaluran bantuan ini, Tim Delegasi BAZNAS bersama Tim KBRI Kairo melakukan audiensi dengan mitra Misr Al Kheir di Mesir. Pertemuan tersebut membahas tentang pengiriman bantuan ke Gaza dan rencana kerja sama pengiriman bantuan ke depan. “Kami dari Tim Satgas Peduli Palestina sedang berada di kantor Mishr Al Kheir, salah satu mitra kita untuk penyaluran ke Gaza. Kami berkoordinasi untuk pengiriman ke Gaza untuk menyampaikan amanah dari masyarakat Indonesia,” ujar Pimpinan BAZNAS RI Bidang Koordinasi Nasional, KH. Ahmad Sudrajat. Ahmad menambahkan, Mishr Al Kheir merupakan salah satu mitra terbaik di Mesir yang fokus mengurusi bantuan kemanusiaan. Salah satu program mereka bersinggungan dengan BAZNAS RI yaitu memberikan bantuan makanan ke Gaza Palestina. “Terima kasih kepada masyarakat Indonesia yang telah memberikan sumbangsih dan dukungannya. Kita akan terus melakukan yang terbaik untuk menyalurkan bantuan kepada keluarga-keluarga di Gaza,” kata Ahmad.
BERITA19/08/2025 | Humas
BAZNAS RI Pastikan Kesiapan Pengiriman Bantuan Kemanusiaan Palestina di Mesir
BAZNAS RI Pastikan Kesiapan Pengiriman Bantuan Kemanusiaan Palestina di Mesir
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI memastikan kesiapan logistik bantuan kemanusiaan untuk Palestina di Gudang Sirkah Alamiah, Mesir. Dalam misi kemanusiaan ini, BAZNAS menyiapkan bantuan pangan untuk masyarakat Palestina, yang akan disalurkan secara bertahap melalui jalur darat maupun udara, lewat Mesir dan Yordania. Hadir dalam peninjauan bantuan tersebut, Wakil Ketua BAZNAS RI sekaligus Ketua Satuan Tugas (Satgas) Palestina, Mokhamad Mahdum, SE, MIDEc, Ak, CA, CPA, CWM., Pimpinan BAZNAS RI Bidang Koordinasi Nasional KH. Achmad Sudrajat Lc, MA., bersama tim delegasi BAZNAS, yang difasilitasi Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Kairo, Mesir. “Alhamdulillah, hari ini kami telah tiba di Mesir dan langsung melakukan pengecekan paket bantuan, mulai dari ketersediaan barang, kondisi penyimpanan, hingga kesiapan pengemasan menggunakan kayu pelindung sesuai standar pengiriman udara dan darat. Dan Alhamdulillah, untuk pengiriman dari Mesir, sebagian besar barang sudah siap,” kata Haji Mo dalam keterangan tertulisnya di Mesir, Jumat (15/8/2025). Haji Mo mengatakan, proses pengemasan lanjutan akan dilakukan segera setelah ada izin terbang di wilayah udara Gaza dari Kementerian Pertahanan Mesir. “Kami ingin bantuan ini cepat sampai dan memberikan manfaat langsung bagi saudara-saudara kita di Palestina,” katanya. Mahdum menyampaikan, bantuan telah tersimpan di gudang sejak beberapa bulan lalu. Untuk memastikan penyaluran berjalan lancar, BAZNAS menggandeng sejumlah mitra strategis yang memiliki akses resmi menyalurkan bantuan ke wilayah Palestina. "Mitra BAZNAS di Mesir yang pertama adalah KBRI, karena seluruh kegiatan penyaluran bantuan BAZNAS ke Mesir dikoordinasikan oleh KBRI sebagai perwakilan resmi Pemerintah Indonesia. Kedua, kami juga bekerja sama dengan mitra-mitra di bawah Kementerian Sosial Mesir, sesuai rekomendasi dari KBRI. Ketiga, mitra-mitra yang berada langsung di bawah Kementerian Sosial. Keempat, kami bekerja sama dengan lembaga zakat dan sedekah di Mesir," jelas Mo Mahdum. Selain itu, Mahdum menyampaikan, pihaknya juga akan melakukan audiensi dengan lembaga Mishr Al Kheir untuk melengkapi dokumen kontrak penyaluran bantuan. Koordinasi ini, kata dia, penting agar distribusi bantuan tepat sasaran dan tepat waktu. Lebih lanjut, Mahdum menjelaskan, BAZNAS juga menjalin kerja sama langsung dengan Egyptian Red Crescent (ERC) untuk memperoleh akses resmi penyaluran bantuan ke Palestina. "Jadi BAZNAS ini mengandalkan mitra-mitra yang cukup profesional dan akuntabel, sehingga insya Allah akuntabilitasnya bisa dipertahankan dan terus dijaga," ucapnya. Mo Mahdum menegaskan, komitmen BAZNAS untuk terus mengawal bantuan kemanusiaan ini hingga sampai ke tangan warga Palestina, baik melalui jalur udara maupun darat, bekerja sama dengan mitra-mitra terpercaya dan profesional. “Ini adalah wujud nyata solidaritas masyarakat Indonesia kepada rakyat Palestina. Kami mengajak seluruh masyarakat untuk terus mendoakan agar proses pengiriman bantuan ini berjalan lancar,” kata Mo Mahdum.
BERITA19/08/2025 | Humas
BAZNAS RI Ajak Masyarakat Indonesia Perkuat Dukungan untuk Palestina
BAZNAS RI Ajak Masyarakat Indonesia Perkuat Dukungan untuk Palestina
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI mengajak masyarakat Indonesia untuk terus memperkuat dukungan kemanusiaan bagi rakyat Palestina, khususnya di Gaza, yang masih menghadapi krisis berkepanjangan akibat blokade Israel. Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA., menyampaikan apresiasi atas kepedulian masyarakat Indonesia yang selama ini tidak surut, bahkan semakin meningkat sejak eskalasi konflik pada Oktober 2023. “Alhamdulillah perhatian masyarakat Indonesia terhadap nasib saudara-saudara kita yang ada di Palestina, khususnya Gaza, ini sangat luar biasa. Kita tahu sejak Oktober 2023, dana bantuan terus mengalir melalui BAZNAS RI. Alhamdulillah sudah banyak yang kita salurkan,” ujar Kiai Noor, dalam keterangan tertulis di Jakarta, Kamis (14/8/2025). Menurutnya, proses penyaluran bantuan ke Gaza menghadapi tantangan besar. Pintu masuk bantuan yang sering tertutup membuat BAZNAS harus terus memantau situasi dan segera bertindak ketika ada kesempatan. “Menyalurkan bantuan ke Gaza itu sulitnya bukan main. Kita setiap waktu mengintip, ini kapan bantuan bisa masuk. Maka ketika kita menerima kabar bantuan bisa masuk, kita langsung oke kita masukkan bantuan,” katanya. Kiai Noor mengungkapkan, BAZNAS kembali menyalurkan bantuan yang akan dikirim melalui jalur udara (airdrop) dari Yordania. Penyaluran ini dilaksanakan oleh TNI atas perintah Presiden RI. Bersama dengan Satgas Garuda Merah Putih II, BAZNAS menyiapkan 80 ton bantuan pangan yang akan dikirim melalui jalur airdrop ke Gaza melalui Yordania dan Mesir. “TNI telah melakukan uji coba penurunan bantuan melalui udara untuk memastikan paket-paket seberat 2 kwintal itu dapat diterima dengan aman oleh masyarakat Gaza, sehingga paket-paket bantuan yang dikirim lewat udara itu tidak melukai warga,” katanya. Kiai Noor menambahkan, stok bantuan BAZNAS di Mesir saat ini mencapai 350 ton, dengan 50 truk di antaranya baru masuk Gaza melalui kerja sama dengan mitra lokal, Bayt Zakat Wa Shadaqat. Sisanya masih menunggu proses penyaluran sesuai dengan kondisi lapangan. “Kita siap kapan saja dan berapa saja yang dibutuhkan kalau ada penyaluran melalui airdrop yang dilakukan oleh TNI. Barangnya dari kita siapkan. Tadi saya ditanya, berapa yang disiapkan BAZNAS? Terserah saja, mau 800 ton mau 1.000 ton kami siap, karena kita punya anggaran untuk itu,” tegasnya. Bantuan yang disiapkan BAZNAS, lanjut Kiai Noor, telah disesuaikan dengan kebutuhan warga Gaza berdasarkan survei yang dilakukan mitra BAZNAS di Mesir dan Yordania. Jenis bantuan yang dikirim dipilih agar memiliki masa kedaluwarsa panjang, sehingga tidak berisiko rusak atau terbuang. Ia juga mengungkapkan ketatnya proses verifikasi yang dilakukan Israel terhadap bantuan kemanusiaan. Setiap barang diperiksa satu per satu, dan jika ditemukan unsur logam akan langsung dibuang. Bahkan, peralatan medis canggih yang dikirim dari negara-negara Barat pun banyak yang ditolak masuk. Kiai Noor menegaskan, dukungan masyarakat Indonesia tidak akan berhenti meskipun konflik telah berakhir. “Kalau nanti bantuan kemanusiaan ini selesai, kemudian Palestina dalam keadaan aman, masyarakat Indonesia masih terus memberikan bantuan, maka kita akan bangun masjid, rumah sakit, dan sekolah di sana. Ini janji kami kepada mereka,” katanya. Mari bersama-sama memperkuat dukungan kemanusiaan untuk masyarakat Palestina dengan menyalurkan infak terbaik Anda melalui laman resmi BAZNAS di baznas.go.id/bantupalestina.
BERITA19/08/2025 | Humas
Edukasi Sehat Sejak Dini, Rumah Sehat BAZNAS Berikan Penyuluhan PHBS di Sidoarjo
Edukasi Sehat Sejak Dini, Rumah Sehat BAZNAS Berikan Penyuluhan PHBS di Sidoarjo
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) melalui program Rumah Sehat BAZNAS (RSB) Al Chusnaini Sidoarjo menggelar Penyuluhan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) di MI Darun Najah Kwangsan Sedati, disertai pemeriksaan kesehatan gratis, sebagai upaya mengedukasi siswa untuk hidup sehat sejak dini. Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Saidah Sakwan, MA, menegaskan pentingnya menanamkan kebiasaan sehat sejak dini. “Kesehatan anak adalah investasi masa depan. Melalui program ini, kami ingin membekali generasi muda dengan pengetahuan dan kebiasaan hidup bersih, sekaligus mendeteksi dini masalah kesehatan yang mungkin mereka alami,” ujarnya, dalam keterangan tertulis, Kamis (14/8/2025). Ia juga menambahkan, kegiatan semacam ini akan terus dilakukan di berbagai sekolah untuk menjangkau lebih banyak penerima manfaat. “Kami tidak ingin berhenti di satu titik saja. Harapannya, Rumah Sehat BAZNAS bisa hadir di setiap sekolah yang membutuhkan, agar semakin banyak anak mendapatkan layanan kesehatan yang layak,” jelas Saidah. Selain itu, Saidah berharap kolaborasi dengan pihak sekolah dan orang tua bisa semakin kuat dalam mengawal kesehatan anak. “Peran sekolah dan keluarga sangat penting. Edukasi kesehatan tidak bisa hanya dilakukan sekali, tapi harus menjadi kebiasaan sehari-hari,” tambahnya. Selain edukasi, paket PHBS berupa sabun cuci tangan dibagikan langsung kepada seluruh siswa. Penyerahan dilakukan secara simbolis oleh dokter RSB Al Chusnaini bersama Kepala MI Darun Najah, yang disambut riang oleh para penerima manfaat. Melalui kegiatan ini, Rumah Sehat BAZNAS Al Chusnaini Sidoarjo berharap siswa tidak hanya mendapatkan pengetahuan, tetapi juga pengalaman berharga tentang menjaga kesehatan, karena tubuh yang sehat adalah kunci untuk meraih prestasi dan masa depan yang cerah.
BERITA19/08/2025 | Humas
BAZNAS RI Hadirkan Hasil Karya Penyintas Binaan di Pameran EDRR 2025
BAZNAS RI Hadirkan Hasil Karya Penyintas Binaan di Pameran EDRR 2025
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI turut ambil bagian dalam ajang Emergency and Disaster Reduction & Rescue (EDRR) 2025 yang berlangsung di JIEXPO Kemayoran, Rabu–Jumat (13–15/8/2025). Partisipasi ini diwujudkan melalui “Pasar Penyintas”, sebuah ruang yang menampilkan beragam produk karya para penyintas bencana. Keterlibatan dalam kegiatan tersebut menjadi bukti komitmen BAZNAS dalam mendukung pemulihan dan kemandirian masyarakat terdampak bencana. Melalui program pemberdayaan yang berkelanjutan, BAZNAS RI ingin memastikan bahwa para penyintas tidak hanya pulih secara fisik, tetapi juga mampu bangkit secara ekonomi. Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Saidah Sakwan MA, menjelaskan, keikutsertaan ini menjadi momentum penting untuk memamerkan hasil karya penyintas. "Produk-produk tersebut merupakan buah dari pembinaan yang dilakukan BAZNAS RI melalui program berbasis kearifan lokal," kata Saidah, Kamis (14/8/2025). Menurut Saidah, Pasar Penyintas tidak hanya sekadar memamerkan barang dagangan, tetapi juga menjadi sarana promosi untuk memperkenalkan potensi ekonomi penyintas kepada masyarakat luas. “Kami ingin menunjukkan bahwa penyintas bencana memiliki kemampuan luar biasa untuk bangkit, berkreasi, dan memberikan kontribusi nyata,” ujarnya. Beragam produk unggulan yang dipamerkan dalam Pasar Penyintas meliputi kerajinan tangan, olahan makanan tradisional, hingga produk kreatif lainnya. Semua hasil karya ini mencerminkan semangat dan kreativitas para penyintas yang berjuang memulihkan kehidupannya pascabencana. Saidah berharap, melalui kegiatan ini, para penyintas dapat memperoleh peluang baru untuk mengembangkan usaha dan meningkatkan pendapatan. Dukungan publik diharapkan mampu mempercepat proses pemulihan ekonomi mereka. "Dengan dukungan bersama, kita bisa memastikan para penyintas tidak hanya bertahan, tetapi juga tumbuh dan berkembang,” ucap Saidah. Selain menjadi wadah promosi, partisipasi BAZNAS RI di EDRR 2025 juga bertujuan untuk memperluas jejaring dan kolaborasi dengan berbagai pihak. Ajang ini mempertemukan pemangku kepentingan di bidang kebencanaan, mulai dari pemerintah, organisasi kemanusiaan, dunia usaha, hingga masyarakat umum. Kegiatan EDRR 2025 sendiri menjadi platform strategis untuk berbagi pengetahuan, teknologi, dan praktik terbaik dalam penanggulangan bencana. Kehadiran Pasar Penyintas menambah dimensi berbeda, dengan fokus pada penguatan ekonomi masyarakat terdampak sebagai bagian dari mitigasi pascabencana.
BERITA19/08/2025 | Humas
BAZNAS RI Kembali Salurkan Bantuan Kemanusiaan ke Gaza Lewat Airdrop Tahap II
BAZNAS RI Kembali Salurkan Bantuan Kemanusiaan ke Gaza Lewat Airdrop Tahap II
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI bersama Tentara Nasional Indonesia (TNI) kembali menyalurkan bantuan kemanusiaan untuk masyarakat Gaza melalui mekanisme airdrop tahap kedua dalam misi Operasi Bantuan Kemanusiaan Gaza Palestina Satgas Garuda Merah Putih II. Bantuan tersebut berhasil diterjunkan dari atas pesawat Hercules milik TNI AU, Senin (18/8/2025). Bantuan tahap ini merupakan kelanjutan dari pengiriman perdana pada 17 Agustus 2025, yang bertepatan dengan peringatan HUT ke-80 Republik Indonesia. Dalam misi ini, BAZNAS RI menyalurkan 80 ton bantuan pangan melalui jalur udara (airdrop). Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA., menyampaikan rasa syukur atas kelancaran pengiriman bantuan melalui jalur udara tersebut. Paket bantuan dipersiapkan dengan sistem pengamanan khusus, sehingga logistik yang dikirim dapat tiba dengan selamat di titik penerjunan. “Alhamdulillah, bantuan dari masyarakat Indonesia untuk saudara-saudara kita di Palestina kembali berhasil diterjunkan di Jalur Gaza melalui airdrop. Paket logistik ini dipersiapkan dengan sistem pengamanan khusus, agar tiba dengan selamat di lokasi penerima,” ujar Kiai Noor di Jakarta. Menurutnya, keberhasilan penyaluran bantuan ini merupakan bukti solidaritas masyarakat Indonesia tidak pernah surut mendukung perjuangan rakyat Palestina. Pelaksanaan misi kemanusiaan bersama TNI tersebut juga menjadi simbol persaudaraan tanpa batas, terlebih pada saat bangsa Indonesia tengah merayakan 80 tahun kemerdekaan. “Misi kemanusiaan ini merupakan wujud kepedulian masyarakat Indonesia yang tengah merayakan kemerdekaan, dan menjadi simbol persaudaraan tanpa batas untuk rakyat Palestina,” tambahnya. Kiai Noor juga menyampaikan, bantuan ini dapat tersampaikan dan terlaksana dengan baik berkat kolaborasi dari berbagai pihak termasuk Kementerian Pertananan (Kemenhan), Kementerian Luar Negeri (Kemlu), TNI, KBRI di Yordania maupun Mesir, juga tentunya seluruh masyarakat Indonesia yang telah menyalurkan bantuan bagi saudara-saudara di Palestina melalui BAZNAS RI. Sementara itu, Direktur Pendistribusian BAZNAS RI, Ahmad Fikri, menuturkan bahwa airdrop tahap kedua dapat terlaksana dengan baik berkat koordinasi yang matang bersama TNI. Ia menjelaskan, seluruh bantuan yang diterjunkan merupakan hasil sumbangan masyarakat Indonesia yang sepenuhnya ditujukan untuk meringankan penderitaan rakyat Gaza. “Alhamdulillah airdrop tahap kedua ini berhasil. Semoga semua bantuan warga Indonesia untuk rakyat Palestina bermanfaat dan terus memotivasi perjuangan mereka,” ungkap Fikri yang langsung melaporkan dari atas pesawat Hercules di langit Gaza. BAZNAS RI menegaskan akan terus melanjutkan distribusi bantuan kemanusiaan dalam beberapa skema pengiriman berikutnya hingga seluruh logistik yang telah dipersiapkan dapat benar-benar sampai kepada masyarakat Gaza yang sangat membutuhkan.
BERITA19/08/2025 | Humas
Perkuat Ekosistem Zakat, BAZNAS RI Hadirkan ZCorner di Rest Area KM 72
Perkuat Ekosistem Zakat, BAZNAS RI Hadirkan ZCorner di Rest Area KM 72
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI bersama Rest Area KM 72 meresmikan kembali (relaunching) Co-Creation ZCorner dan Laman Silaturahim, sebagai bagian dari upaya memperkuat ekosistem zakat dan membangun ruang kolaborasi lintas pihak dalam pemberdayaan umat, Acara yang dihadiri Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA., ini juga dirangkaikan dengan penyerahan SK Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Rest Area KM 72A, yang menjadi langkah penting dalam penguatan kelembagaan zakat di kawasan strategis tersebut.Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA., menyampaikan, kehadiran ZCorner dan Laman Silaturahim di rest area akan membuka akses lebih luas bagi masyarakat dalam menunaikan zakat, infak, dan sedekah, sekaligus memperkuat gerakan pemberdayaan umat.“BAZNAS RI ingin menghadirkan layanan zakat yang lebih dekat dengan masyarakat. Dengan adanya ZCorner di rest area, para musafir, pelintas jalan tol, hingga masyarakat sekitar bisa lebih mudah menyalurkan zakat dan sedekahnya,” ujar Kiai Noor di Purwakarta, Senin (18/8/2025).Ia menambahkan, keberadaan Laman Silaturahim juga menjadi simbol kolaborasi lintas agama dan lintas elemen bangsa, sehingga diharapkan mampu memperkuat kerukunan antarumat beragama di Indonesia.“Di sini kita ingin menunjukkan bahwa zakat bukan hanya instrumen ibadah, tetapi juga sarana membangun persaudaraan, memperkuat silaturahim, dan menghadirkan keberkahan untuk semua,” lanjutnya.Kegiatan ini dihadiri oleh Pimpinan BAZNAS RI, Deputi II, Direktur Pemberdayaan Zakat dan Wakaf (Dirzawa), Direktur KBP, serta dukungan dari BAZNAS Karawang, Purwakarta, Subang, Kanwil Kemenag, Pemda Purwakarta, hingga para tokoh lintas agama tingkat daerah maupun pusat.“Dukungan penuh para pihak ini menunjukkan bahwa gerakan zakat tidak bisa berjalan sendiri. Dengan sinergi, insyaAllah ZCorner dan Laman Silaturahim menjadi pusat pemberdayaan umat yang bermanfaat luas,” kata Kiai Noor.
BERITA19/08/2025 | Humas
Bantuan 224.000 Liter Air Bersih dari Le Minerale Tiba di Gaza Utara Melalui BAZNAS pada Agustus 2025
Bantuan 224.000 Liter Air Bersih dari Le Minerale Tiba di Gaza Utara Melalui BAZNAS pada Agustus 2025
Gaza Utara Menerima Bantuan 224.000 Liter Air Bersih dari Le Minerale Melalui BAZNAS Wilayah Gaza Utara kembali menerima bantuan dari rakyat Indonesia melalui Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS). Pada bulan Agustus 2025, BAZNAS bekerja sama dengan Le Minerale menyalurkan 224.000 liter air bersih kepada masyarakat yang terdampak krisis kemanusiaan di sana. Air bersih menjadi prioritas utama bagi warga Gaza, terutama dengan keterbatasan sumber daya akibat blokade dan konflik yang berkepanjangan. Fasilitas air minum yang layak sangat jarang, memaksa banyak warga menggunakan air yang tidak aman, meningkatkan risiko penyakit terutama bagi anak-anak dan lansia. BAZNAS, sebagai lembaga zakat nasional, bertekad menyediakan bantuan yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Melalui kemitraan dengan Le Minerale, bantuan air bersih ini disalurkan langsung dan dijamin keamanan, kebersihan, serta kelayakannya. "Bantuan ini menegaskan kepedulian umat Islam Indonesia kepada saudara-saudara kita di Palestina. Air adalah sumber kehidupan, dan kami ingin memastikan bahwa di masa krisis ini, mereka tetap memiliki akses terhadap kebutuhan dasar yang layak," ujar Pimpinan BAZNAS RI. Kerja sama antara BAZNAS dan Le Minerale diharapkan menjadi langkah berkelanjutan dalam upaya kemanusiaan, melampaui sekadar angka dalam liter air tetapi juga sebagai simbol kepedulian dan persaudaraan lintas batas. BAZNAS mengajak seluruh masyarakat Indonesia untuk terus mendukung program kemanusiaan untuk Palestina, karena setiap bantuan yang disalurkan dianggap sebagai investasi kebaikan yang akan terus berlanjut hingga akhirat nanti.
BERITA15/08/2025 | BAZNAS Kota Tangerang Selatan
BAZNAS dan TNI Mengirim Bantuan Kemanusiaan 800 Ton ke Palestina Lewat Airdrop
BAZNAS dan TNI Mengirim Bantuan Kemanusiaan 800 Ton ke Palestina Lewat Airdrop
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI bekerja sama dengan Tentara Nasional Indonesia (TNI) telah melepas secara simbolis 80 ton bantuan pangan untuk Palestina melalui airdrop. Pelepasan ini menandai awal dari pengiriman total 800 ton bantuan yang akan disalurkan melalui berbagai jalur pengiriman. Acara pelepasan berlangsung di Base Ops Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta, pada Rabu (13/08/2025) dan dihadiri oleh Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA, dan Panglima TNI, Jenderal TNI Agus Subiyanto. Dalam pidatonya, Kiai Noor menyampaikan terima kasih atas dukungan yang diberikan dalam misi kemanusiaan ini. BAZNAS siap untuk mendistribusikan bantuan dalam jumlah besar untuk Gaza, baik melalui jalur darat maupun udara. Pengiriman bantuan ini dimulai pada tanggal 1 hingga 24 Agustus 2025, dimana bantuan di Yordania akan dikirim menggunakan airdrop, sementara dari Mesir akan menggunakan 50 truk kontainer melalui perbatasan Rafah. Panglima TNI, Jenderal Agus Subiyanto, menjelaskan bahwa dua Hercules 130J TNI AU dari Skadron Udara 31 akan digunakan dalam misi kemanusiaan ini. Ada 66 personel gabungan yang akan bertugas untuk mendistribusikan total 800 ton bantuan, termasuk bantuan dari BAZNAS dan Kementerian Pertahanan. Pengiriman bantuan melalui airdrop dari Yordania akan dimulai pada 17 Agustus 2025, bersamaan dengan perayaan HUT ke-80 Republik Indonesia. Misi ini merupakan bagian dari operasi kemanusiaan internasional yang melibatkan 10 negara dan berlangsung sepanjang 1–24 Agustus 2025. Peserta lain yang turut hadir dalam acara pelepasan ini antara lain Pimpinan Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan Hj Saidah Sakwan MA, Pimpinan BAZNAS RI Bidang Perencanaan, Kajian dan Pengembangan Prof. (HC) Dr. H. Zainulbahar Noor, SE, M.Ec, Pimpinan BAZNAS RI Bidang SDM, Keuangan dan Umum Kol. Caj. (Purn) Nur Chamdani, Wakil Panglima TNI Jenderal TNI Tandyo Budi Revita, Sekretaris Jenderal Kementerian Pertahanan Letnan Jenderal TNI Tri Budi Utomo, S.E., Kepala Staf Angkatan Darat Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, dan Kepala Staf Angkatan Udara Marsekal TNI M. Tonny Harjono, S.E., M.M.
BERITA15/08/2025 | Humas BAZNAS Minahasa
Satgas Merah Putih dan BAZNAS Bersatu Kirim Bantuan 800 Ton ke Gaza
Satgas Merah Putih dan BAZNAS Bersatu Kirim Bantuan 800 Ton ke Gaza
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI telah menyiapkan 800 ton bantuan pangan untuk masyarakat Palestina. Sebanyak 80 ton bantuan pangan akan dikirimkan melalui jalur airdrop bekerja sama dengan Satgas Garuda Merah Putih II. Pelepasan simbolis bantuan melalui airdrop dihadiri Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA., bersama Panglima TNI, Jenderal TNI Agus Subiyanto. Total bantuan 800 ton akan dikirimkan melalui jalur udara (Airdrop) dan jalur darat melalui Mesir dan Yordania. Kerjasama dengan Mabes TNI, Indonesia mengerahkan dua pesawat Hercules untuk mengirimkan bantuan kemanusiaan ke Gaza. Bantuan ini akan dijatuhkan di atas langit Gaza dengan keberangkatan dari Yordania mulai 17 Agustus 2025. Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA., mengapresiasi dukungan berbagai pihak dalam misi kemanusiaan ini. Dia menyatakan kesiapan BAZNAS untuk mengelola dan mendistribusikan bantuan dalam jumlah besar untuk Gaza, baik melalui Mesir maupun Yordania. Periode pengiriman bantuan terbuka sejak 1 hingga 24 Agustus 2025. Presiden RI diapresiasi atas inisiatifnya yang sangat strategis dalam mendukung rakyat Palestina. Sebagian bantuan BAZNAS telah tiba di Mesir dan Yordania. Bantuan akan dikirim menggunakan metode airdrop dari Yordania, sementara dari Mesir melalui 50 truk kontainer bekerja sama dengan Bayt Zakat. Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto menjelaskan bahwa misi ini melibatkan dua pesawat Hercules 130J TNI AU dan total 66 personel gabungan akan terlibat dalam mendistribusikan bantuan tersebut. Bantuan akan dikirim dari Yordania pada 17 Agustus 2025, diikuti dengan airdrop berikutnya pada 19-20 Agustus. Misi ini merupakan bagian dari operasi kemanusiaan internasional yang diikuti oleh 10 negara dan berlangsung sepanjang 1-24 Agustus 2025. Berbagai pihak termasuk Kementerian Pertahanan, Kementerian Luar Negeri, BAZNAS, perwakilan diplomatik Yordania, awak media, dan unsur TNI lainnya turut mendukung persiapan dan pelaksanaan misi kemanusiaan ini. (Penulisan untuk SEO dan slug "/Kirim-bantuan-bersama-Satgas-Merah-Putih-BAZNAS-Salurkan-800-Ton-untuk-Gaza/")
BERITA15/08/2025 | Humas BAZNAS SULSEL
Revolusi Ekonomi Indonesia Menuju Indonesia Emas 2045: Peran Zakat dan RPJMN
Revolusi Ekonomi Indonesia Menuju Indonesia Emas 2045: Peran Zakat dan RPJMN
Indonesia Menggugah Potensi Zakat Menuju Indonesia Emas 2045 DI usia ke-80 Indonesia merdeka, ada sebuah ironi yang harus dipecahkan: negeri dengan populasi Muslim terbesar di dunia masih bergulat dengan kemiskinan (9,36% per BPS 2024), ketimpangan, dan ketahanan sosial yang rapuh. Namun, di saat yang sama, potensi zakat nasional—yang mencapai Rp327 triliun per tahun (Baznas, 2024)—masih masih belum tergarap optimal, terperangkap dalam paradigma "ibadah individual". Kini, sejarah sedang berbisik. Untuk pertama kalinya sejak Indonesia merdeka, zakat, infak, sedekah, dan dana sosial keagamaan (ZIS-DSKL) resmi masuk dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2025–2029 sebagai program prioritas (Perpres No. 12/2025, Lampiran II hal. 85). Ini bukan sekadar formalitas, melainkan loncatan paradigmatik: zakat tak lagi hanya urusan masjid, tapi kini menjadi senjata strategis pembangunan nasional. Maka, Ketika zakat bangkit, NKRI “melompat” menuju Indonesia Emas 2045. RPJMN menargetkan penghimpunan ZIS-DSKL mencapai 0,208% PDB (Rp77 triliun) pada 2029—angka yang bisa meledak hingga Rp100 triliun (0,273% PDB) jika pertumbuhan zakat 20% per tahun dipertahankan. Bandingkan dengan rincian Rp70 triliun dana desa, Rp80 triliun subsidi BBM, dan Rp100 triliun anggaran Kementerian Sosial. Artinya, zakat berpotensi menjadi "APBN kedua" yang fokus pada perlindungan sosial dan pemberdayaan ekonomi berbasis komunitas. Tapi pertanyaannya: siapkah ekosistem zakat menjawab tantangan ini? Ini harus menjadi titik balik sejarah yang tak boleh gagal. Sebab, sejarah zakat di negeri ini adalah kisah tentang potensi yang terpendam. Di era kerajaan Islam Nusantara, ZIS menjadi tulang punggung kesejahteraan—dari pendirian pesantren hingga pembangunan infrastruktur publik. Namun, di era modern, zakat justru terpinggirkan, terjebak dalam dikotomi "ibadah vs pembangunan". Kini, RPJMN 2025-2029 memberikan kesempatan untuk menebus anomali historis. Tapi ada empat tantangan kritis: pertama, regulasi setengah hati, di mana wacana zakat sebagai pengurang pajak dan kewajiban zakat bagi ASN masih mengambang. Tanpa insentif konkret, target Rp100 triliun hanya akan menjadi mimpi. Kedua, fragmentasi pengelolaan, ada 34 Baznas provinsi, 514 Baznas kabupaten/kota, plus ratusan lembaga amil zakat (LAZ)&amp
BERITA15/08/2025 | Admin
BAZNAS RI Siap Kirimkan 80 Ton Bantuan Kemanusiaan untuk Palestina lewat Jalur Udara
BAZNAS RI Siap Kirimkan 80 Ton Bantuan Kemanusiaan untuk Palestina lewat Jalur Udara
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI telah menyiapkan 80 ton bantuan kemanusiaan berupa bantuan pangan untuk masyarakat Palestina melalui mekanisme airdrop atau udara. Misi kemanusiaan ini ditargetkan berlangsung bertepatan dengan peringatan HUT ke-80 RI pada 17 Agustus 2025. Tidak hanya melalui jalur udara, secara keseluruhan BAZNAS menyiapkan 800 ton pengiriman bantuan pangan melalui Mesir dan Yordania dengan jalur darat. Hal tersebut disampaikan oleh Ketua BAZNAS RI, Prof Dr KH Noor Achmad, MA., dalam konferensi pers Program Penyaluran Bantuan Membasuh Luka Palestina, yang digelar di Gedung BAZNAS RI, Jakarta, Jumat (15/8/2025). Turut hadir Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan Saidah Sakwan, MA., serta Pimpinan BAZNAS RI Bidang Perencanaan, Kajian dan Pengembangan, Dr. Zainulbahar Noor, SE, M.Ec. Turut hadir secara daring , Wakil Ketua BAZNAS RI Mokhamad Mahdum, SE, MIDEc, Ak, CA, CPA, CWM dan Pimpinan BAZNAS RI Bidang Koordinasi Nasional H. Achmad Sudrajat, Lc., MA. yang saat ini tengah berada di Mesir untuk memantau persiapan penyaluran bantuan. Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA., mengatakan, bantuan tersebut merupakan bagian dari komitmen Indonesia untuk terus mendukung warga Palestina yang tengah menghadapi krisis kemanusiaan. "Pagi tadi, BAZNAS bekerja sama dengan TNI AU mengirimkan bantuan untuk Palestina, khususnya di Gaza, yang insya Allah akan dikirim melalui mekanisme airdrop atau udara dari Yordania dan Mesir. Misi ini dilakukan atas perintah Presiden RI Prabowo Subianto," kata Kiai Noor. Secara teknis, Kiai Noor menyampaikan, pengiriman bantuan akan dilakukan Satuan Tugas (Satgas) Garuda Merah Putih menggunakan dua pesawat C-130 Hercules TNI Angkatan Udara, dengan rute melalui Mesir dan Yordania. Kiai Noor menyampaikan, pesawat pertama diberangkatkan dari Lanud Halim Jakarta menuju Pangkalan Udara King Abdullah II (KAIIAB) di Amman, Yordania, untuk mendekati wilayah Palestina dari sisi timur. Sementara itu, pesawat kedua terbang ke Bandara Cairo atau El Arish di Mesir melalui jalur barat mendekati Gaza. Setibanya di Mesir dan Yordania, kata Kiai Noor, bantuan akan dilakukan pengemasan lanjutan terlebih dahulu untuk dipasangkan sabuk pengikat dan payung parasut sebelum bantuan diterjunkan ke Palestina. "Terkait keamanan mekanisme airdrop, TNI telah melakukan uji coba sebelumnya. Setiap paket yang dijatuhkan menggunakan parasut dengan bobot sekitar 100 hingga 200 kg, sehingga akan turun perlahan dan aman bagi masyarakat Palestina. Durasi pelaksanaan airdrop akan menyesuaikan situasi dan kondisi di lapangan," jelas Kiai Noor. Kiai Noor mengatakan, pengiriman lewat airdrop dipilih Pemerintah Indonesia untuk menjangkau wilayah yang sulit ditembus jalur darat akibat blokade yang diberlakukan Israel. “Penggunaan mekanisme airdrop ini tidak mudah karena memerlukan koordinasi ketat dan persiapan khusus. Namun, mau bagaimana lagi, jalur darat sulit dijangkau, sementara kondisi di sana sudah sangat parah. Apalagi, kasus kelaparan meningkat tajam,” katanya. Kiai Noor juga menegaskan, pihaknya BAZNAS akan terus berkoordinasi dengan Pemerintah Indonesia terkait perizinan, keamanan jalur, hingga penentuan titik jatuh yang aman agar bantuan benar-benar sampai ke warga Paletina dengan utuh dan aman, tanpa terhalang situasi di lapangan. “Kami berharap bantuan yang dikirim melalui jalur udara pada 17–20 Agustus 2025 ini berjalan lancar, menjadi momen kebersamaan Indonesia dengan rakyat Palestina di hari kemerdekaan. Terima kasih kami sampaikan kepada masyarakat Indonesia yang terus memperhatikan nasib saudara-saudara kita yang ada di Gaza. Kami juga mengapresiasi masyarakat Indonesia yang mempercayakan penyaluran bantuan melalui BAZNAS,” ucapnya.
BERITA15/08/2025 | Humas
BAZNAS, Kemlu RI, TNI, dan KBRI Amman Matangkan Rencana Penyaluran Bantuan Airdrop untuk Gaza
BAZNAS, Kemlu RI, TNI, dan KBRI Amman Matangkan Rencana Penyaluran Bantuan Airdrop untuk Gaza
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI bersama Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI, Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Amman mematangkan rencana penyaluran bantuan kemanusiaan untuk Gaza melalui metode airdrop. Pertemuan tersebut dihadiri oleh Koordinator Penyaluran Satgas Palestina BAZNAS BAZNAS M Iman Damara dan tim, perwakilan KBRI Amman Aris Fajar Rokhani, perwakilan dari Kemlu RI Lutfi Jatmika, serta Kolonel Inf. Syamsul Alam dari TNI. Selain itu, hadir pula Eko Sulistio beserta tim dari Relawan Peduli di KBRI Amman, Yordania, pada Rabu (13/8/2025). Dalam pertemuan itu, Tim Satgas Palestina BAZNAS RI, M Iman Damara menjelaskan, pertemuan ini membahas jadwal dan rencana teknis pelaksanaan misi airdrop. Koordinasi tersebut penting untuk memastikan setiap tahapan berjalan sesuai prosedur dan tepat sasaran. “Kami berupaya maksimal agar bantuan bisa sampai kepada warga Gaza tepat waktu dan dalam kondisi baik. Misi ini memerlukan sinergi yang kuat antara semua pihak, mengingat kompleksitas proses airdrop di wilayah tersebut,” ujar Iman. Iman menambahkan, pihaknya bersama Kemlu, TNI, dan KBRI telah menyepakati pembagian tugas secara detail. Menurutnya, kesiapan seluruh tim menjadi faktor utama dalam kelancaran misi kemanusiaan tersebut. Iman juga mengungkapkan, jenis dan jumlah bantuan yang akan disalurkan telah dihitung secara cermat. Menurutnya, bantuan tersebut merupakan hasil kontribusi masyarakat Indonesia yang peduli terhadap penderitaan rakyat Gaza. “Bantuan yang akan dikirim sudah melalui proses seleksi dan pengepakan khusus. Kami ingin memastikan setiap paket benar-benar bermanfaat dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat Gaza,” ucapnya. Selain itu, Iman menekankan pentingnya dukungan logistik dan perlengkapan untuk mendukung operasi airdrop. Semua persiapan ini dilakukan demi kelancaran misi pada jadwal yang telah ditentukan. Pelaksanaan misi airdrop dijadwalkan berlangsung pada 17–18 Agustus 2025, menggunakan pesawat Hercules. Misi ini diharapkan menjadi wujud nyata solidaritas kemanusiaan Indonesia bagi rakyat Palestina di Gaza.
BERITA15/08/2025 | Humas
Bantuan BAZNAS Bersama Mishr Al Kheir Berhasil Masuk Rafah
Bantuan BAZNAS Bersama Mishr Al Kheir Berhasil Masuk Rafah
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI bersama mitra lembaga amal Mesir, Mishr Al Kheir, berhasil menyalurkan tiga truk bantuan kemanusiaan ke wilayah Rafah, Gaza. Bantuan ini merupakan bagian dari lima truk yang dikirim, di mana dua truk lainnya masih tertahan menunggu izin masuk dari otoritas setempat. Bantuan yang berhasil disalurkan dari tiga truk tersebut sekitar 5.000 paket dari total 8.500 paket yang direncanakan. Nilai keseluruhan bantuan mencapai 122.000 dolar AS yang disiapkan untuk membantu warga Gaza yang terdampak krisis kemanusiaan berkepanjangan. Wakil Ketua BAZNAS RI, H. Mokhamad Mahdum mengatakan bantuan ini merupakan bentuk perhatian masyarakat Indonesia kepada penduduk Gaza. Ia menuturkan, proses penyaluran menghadapi tantangan besar, terutama karena situasi keamanan dan regulasi yang ketat di perbatasan. “Kami bersyukur tiga truk bantuan bisa masuk ke Rafah setelah melalui proses yang cukup panjang. Kami berharap dua truk sisanya segera mendapatkan izin sehingga seluruh paket bantuan dapat sampai ke tangan warga yang membutuhkan,” ujar Haji Mo dalam keterangannya di Jakarta, Jumat (15/8/2025). Setiap paket bantuan berisi beragam kebutuhan pokok seperti beras, tepung, mi instan, keju, ikan tuna, biskuit kurma, minuman jus, halawa bar, mentega, kacang fava kaleng, saus tomat, dan pasta. Menurut Haji Mo, semua barang tersebut dipilih berdasarkan kebutuhan mendesak warga Gaza yang kesulitan memperoleh bahan pangan akibat blokade. “Paket bantuan ini dirancang agar bisa memenuhi kebutuhan gizi sehari-hari keluarga di Gaza. Kami memastikan kualitas dan keberagaman isinya agar dapat digunakan dalam jangka waktu yang cukup lama,” ucap Haji Mo. Haji Mo juga mengapresiasi peran mitra internasional, khususnya Mishr Al Kheir, yang telah berkolaborasi dengan baik. Menurutnya, sinergi ini menjadi bukti bahwa kolaborasi lintas negara dapat mempercepat penyaluran bantuan di wilayah konflik. “Kami tidak bisa bekerja sendiri, dan dukungan dari mitra di Mesir sangat berarti. Kolaborasi ini menunjukkan semangat kemanusiaan yang tak dibatasi wilayah negara,” katanya. BAZNAS RI memastikan akan terus memantau perkembangan dua truk bantuan yang masih tertahan dan berupaya mempercepat proses administrasinya. “Kami berkomitmen untuk terus menyalurkan bantuan ke Gaza selama krisis kemanusiaan masih berlangsung,” kata Haji Mo. Mari bersama-sama memperkuat dukungan kemanusiaan untuk masyarakat Palestina dengan menyalurkan infak terbaik Anda melalui laman resmi BAZNAS di baznas.go.id/bantupalestina.
BERITA15/08/2025 | Humas
Beri Pelatihan Marketing Afiliasi, BAZNAS RI Bantu Warga Rusun jadi Wirausaha Digital
Beri Pelatihan Marketing Afiliasi, BAZNAS RI Bantu Warga Rusun jadi Wirausaha Digital
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI melalui Divisi Optimasi dan Pemasaran Produk Mustahik (OPPM) menyelenggarakan Pelatihan Affiliate Marketing bagi warga Rumah Susun di Griya Tipar Cakung, Jakarta Timur. Pelatihan digelar selama dua hari mulai 12-13 Agustus 2025 dengan tujuan meningkatkan kesejahteraan ekonomi bagi warga Rumah Susun. Plt. Direktur Pemberdayagunaan BAZNAS RI Eka Budhi Sulistyo mengatakan, pelatihan Affiliate Marketing ini diikuti oleh puluhan peserta dari berbagai kalangan, seperti ibu rumah tangga, pemuda, hingga pelaku usaha mikro. Peserta juga dibekali keterampilan terkini cara berafiliasi dengan marketplace termasuk cara mendapatkan penghasilan secara online tanpa perlu memiliki produk sendiri. Sebagaimana tema pelatihan “Cuma Posting Link, Cuan Masuk Rekening,” Eka menekankan, dalam pelatihan ini peserta tidak hanya matang secara teori tetapi juga diajarkan cara mendaftar dan menjadi affiliate. “Materi pelatihan meliputi pengenalan konsep affiliate marketing, teknik promosi di marketplace, strategi pembuatan konten menarik, hingga praktik langsung membuat tautan afiliasi dan memasarkan produk. Peserta juga mendapatkan pendampingan teknis agar dapat langsung memulai usahanya setelah pelatihan,” ujar Eka. Secara terpisah, Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Saidah Sakwan, MA. mengatakan, pelatihan ini bertujuan untuk membantu masyarakat dalam hal ini warga rumah susun agar lebih mandiri secara ekonomi. Karena itu, Saidah berharap dari pelatihan ini akan lahir para wirausaha digital baru di lingkungan rusun. “BAZNAS RI berharap pelatihan ini menjadi langkah awal lahirnya wirausaha digital baru di lingkungan Rumah Susun, sekaligus membantu meningkatkan kesejahteraan warga melalui peluang ekonomi berbasis internet,” kata Saidah. Saidah menambahkan, bahwa tren sosial media hari ini tidak hanya sebagai sarana hiburan belaka tetapi juga berpotensi besar untuk menghasilkan cuan. Karena itu, besar harapannya agar pelatihan ini bisa mendorong peningkatan skill warga rusun untuk kesejahteraan keluarga mereka. “Dengan adanya kegiatan ini, BAZNAS berharap warga rusun dapat memaksimalkan potensi usaha mereka dan memperluas pasar, sehingga kesejahteraan keluarga meningkat secara berkelanjutan,” tutup Saidah.
BERITA14/08/2025 | Humas
BAZNAS RI Salurkan Kaki Bantu untuk Penyandang Disabilitas di Jakarta Timur
BAZNAS RI Salurkan Kaki Bantu untuk Penyandang Disabilitas di Jakarta Timur
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI menyalurkan bantuan kaki prostetik kepada Ali Rozi, penyandang disabilitas di Cakung, Jakarta Timur. Bantuan ini diharapkan dapat mempermudah aktivitas sehari-hari Pak Ali, sekaligus menjadi wujud kepedulian kepada masyarakat yang mengalami keterbatasan fisik. Ali, yang kini berusia lanjut, mengalami amputasi pada kaki kirinya akibat komplikasi penyakit diabetes yang dideritanya. Sejak operasi, ia hanya bisa beraktivitas menggunakan kursi roda atau walker. Bahkan, untuk sekadar berdiri dari kursi roda, ia harus dibantu orang lain. “Kondisi beliau semakin berat karena usia yang sudah lanjut dan fisik yang semakin renta. Maka dari itu, BAZNAS hadir memberikan kaki bantu agar beliau bisa kembali lebih mandiri,” ujar Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Saidah Sakwan, MA, dalam keterangan tertulisnya, di jakarta, Kamis (14/8/2025). Saidah mengatakan, bantuan ini merupakan bagian dari program pendistribusian dan pendayagunaan zakat yang menyasar kelompok rentan, termasuk penyandang disabilitas. Tujuannya bukan hanya memberikan alat bantu, tetapi juga mengembalikan semangat hidup para penerima manfaat. “Bantuan seperti ini bukan sekadar material. Ada pesan kemanusiaan di dalamnya, bahwa setiap orang, apapun keterbatasannya, berhak mendapatkan kesempatan untuk hidup lebih layak,” tambah Saidah. Dengan bantuan kaki prostetik ini, Saidah berharap Ali bisa kembali beraktivitas tanpa terlalu bergantung pada orang lain. BAZNAS juga berkomitmen untuk terus memperluas jangkauan bantuan serupa ke berbagai wilayah di Indonesia. Sebelum sakit, Ali dikenal sebagai sosok pekerja keras. Namun, kondisi kesehatan yang terus menurun membuatnya tak lagi mampu bekerja. Saat ini, untuk memenuhi kebutuhan hidup, ia sepenuhnya mengandalkan dukungan dari anak-anaknya. Meski begitu, Ali tetap berusaha untuk tidak menjadi beban bagi keluarga. “Kalau bisa bergerak sendiri, saya merasa senang. Terima kasih banyak kepada BAZNAS yang sudah peduli,” kata Ali sambil mencoba kaki bantu barunya.
BERITA14/08/2025 | Humas
Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kota Cirebon.

Lihat Daftar Rekening →