WhatsApp Icon
Hukum dan Tata Cara Membayar Fidyah dengan Uang Menurut Islam

KOTACIREBON.BAZNAS.GO.ID – Sahabat, Dalam Islam, fidyah merupakan kewajiban yang harus ditunaikan oleh seseorang yang tidak mampu menjalankan ibadah puasa secara penuh, seperti lansia renta atau penderita penyakit kronis yang tidak ada harapan sembuh. Fidyah menjadi bentuk kompensasi atas puasa Ramadhan yang ditinggalkan dan ditujukan untuk memenuhi kebutuhan fakir miskin.

Para ulama berbeda pendapat terkait bentuk pembayaran fidyah, apakah harus berupa makanan pokok atau boleh diganti dengan uang. Perbedaan ini menjadi rahmat dan memberikan kemudahan bagi umat Islam dalam menunaikan kewajiban syariat sesuai kondisi masing-masing.

Pandangan Mazhab Hanafi tentang Fidyah dengan Uang.

Mazhab Hanafi dikenal sebagai mazhab yang memiliki pendekatan fleksibel dan kontekstual, khususnya dalam urusan muamalah. Dalam mazhab ini, pembayaran fidyah diperbolehkan menggunakan uang, selama nilainya setara dengan makanan pokok yang diwajibkan.

Prinsip utama fidyah adalah memenuhi kebutuhan fakir miskin. Dalam kondisi tertentu, uang dinilai lebih bermanfaat karena dapat digunakan sesuai kebutuhan penerima. Oleh sebab itu, fidyah boleh ditunaikan dalam bentuk nominal uang.

“Boleh berbuka puasa bagi laki-laki dan perempuan lanjut usia yang telah hilang kekuatannya, dan wajib bagi keduanya membayar fidyah. Demikian pula bagi orang yang tidak mampu menunaikan nazar puasa seumur hidup. Setiap hari wajib membayar fidyah berupa setengah sha’ gandum atau nilai uang yang setara, dengan syarat ketidakmampuan tersebut bersifat permanen hingga meninggal dunia.”

Siapa yang Wajib Membayar Fidyah?

Fidyah hanya diwajibkan bagi mereka yang:

Tidak mampu berpuasa secara permanen, seperti lansia renta.

Menderita penyakit kronis yang tidak memiliki harapan sembuh.

Adapun bagi seseorang yang masih memungkinkan mengganti puasa, meskipun tertunda, maka kewajibannya adalah qadha, bukan fidyah. Hal ini dijelaskan sebagai berikut:

“Jika seseorang menunda qadha puasa Ramadhan hingga masuk Ramadhan berikutnya, maka ia tidak wajib membayar fidyah. Hal ini didasarkan pada pemahaman bahwa qadha puasa tidak dibatasi oleh waktu.”

Pendapat Imam Badruddin Al-‘Aini tentang Fidyah dengan Uang

Imam Badruddin Al-‘Aini menjelaskan bahwa: “Diperbolehkan membayar dengan uang dalam zakat, zakat fitrah, kafarah, membayar sepersepuluh, pajak, dan kafarah nadzar. Adapun menurut Imam Syafi’i, hal tersebut tidak diperbolehkan karena dianalogikan dengan hadyu dan kurban.”

Mazhab Hanafi juga berdalil pada riwayat yang menunjukkan adanya fleksibilitas penggantian bentuk harta dalam kewajiban ibadah maliyah, selama nilainya setara dan tetap memenuhi tujuan syariat.

Besaran Fidyah Menurut Mazhab Hanafi

Dalam mazhab Hanafi, fidyah per hari puasa yang ditinggalkan setara dengan:

3,25 kg makanan pokok seperti kurma, anggur, atau jewawut, atau

1,625 kg gandum atau tepungnya,

atau nilai uang yang setara dengan ketentuan tersebut.

“Zakat fitrah (dan fidyah) berupa setengah sha’ gandum atau tepungnya, atau satu sha’ kurma, anggur, atau gandum kasar. Diperbolehkan membayar dengan nominal uang, dan hal tersebut lebih utama ketika uang lebih dibutuhkan oleh fakir miskin karena lebih cepat memenuhi kebutuhannya.”

Besaran Fidyah di Kota Cirebon Tahun 2026

Berdasarkan Surat Keputusan Ketua BAZNAS Kota Cirebon tentang Penetapan Besaran Zakat Fitrah dan Fidyah Tahun 2026, besaran fidyah untuk wilayah Kota Cirebon ditetapkan sebesar Rp45.000 per hari per jiwa.

Tunaikan Fidyah Anda Melalui BAZNAS Kota Cirebon

BAZNAS Kota Cirebon mengajak seluruh masyarakat Muslim untuk menunaikan fidyah melalui lembaga resmi dan terpercaya, agar penyalurannya tepat sasaran, amanah, dan sesuai ketentuan syariat.

Dengan menunaikan fidyah melalui BAZNAS Kota Cirebon, Anda turut:

Membantu memenuhi kebutuhan fakir miskin,

Menguatkan program sosial dan kemaslahatan umat,

Menyempurnakan ibadah Ramadhan dengan penuh keberkahan.

 

Salurkan fidyah Anda melalui BAZNAS Kota Cirebon

Karena fidyah yang ditunaikan dengan benar, akan menjadi keberkahan bagi diri dan kemanfaatan bagi sesama.

Anda dapat menunaikan Fidyah dengan cara Transfer Kewajiban Fidyah melalui rekening :

Bank Muamalat 1310047736 a.n BAZNAS Kota Cirebon

Konfirmasi Pembayaran Fidyah WhatsApp wa.me/6282320047700

 

Semoga bermanfaat.

Wall?hu a‘lam bish-shaw?b.

 

23/01/2026 | Kontributor: Admin | Akate
Kalender BAZNAS 2026 Resmi Dirilis, Lengkap Jadwal Sholat, Puasa Ayamul Bidh, dan Hari Libur Nasional

KOTACIREBON.BAZNAS.GO.ID — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Cirebon resmi merilis Kalender BAZNAS Tahun 2026 yang kini telah tersedia dan dapat diunduh secara gratis oleh masyarakat. Kalender ini disusun sebagai panduan ibadah dan aktivitas harian umat Islam sepanjang tahun 2026.

Kalender BAZNAS 2026 hadir dengan informasi yang lengkap dan terstruktur, mulai dari jadwal sholat harian, jadwal Puasa Ayamul Bidh setiap bulan, hingga penandaan hari-hari besar nasional dan cuti bersama yang mengacu pada Surat Keputusan Bersama (SKB) 3 Menteri.

Sebagai lembaga resmi pengelola zakat, BAZNAS berkomitmen menghadirkan kalender yang tidak hanya informatif, tetapi juga membantu masyarakat dalam meningkatkan kedisiplinan ibadah dan perencanaan aktivitas harian.

Kalender BAZNAS 2026 diharapkan dapat menjadi sarana edukasi sekaligus pengingat bagi umat Islam untuk senantiasa menjaga waktu sholat dan menghidupkan amalan sunnah.

“Melalui Kalender BAZNAS 2026, kami ingin menghadirkan panduan yang memudahkan masyarakat dalam menjalankan ibadah harian, termasuk sholat tepat waktu dan puasa sunnah Ayamul Bidh, sekaligus mengetahui hari libur nasional secara akurat,”

Selain memuat informasi ibadah, kalender ini juga memuat penanggalan Masehi dan Hijriah secara berdampingan, sehingga memudahkan masyarakat dalam memahami momen-momen penting keagamaan maupun nasional sepanjang tahun.

Masyarakat dapat mengunduh Kalender BAZNAS 2026 lengkap jadwal sholat dan puasa Ayamul Bidh melalui tautan resmi berikut:

 

Link Unduhan Kalender BAZNAS 2026 ]

 

BAZNAS mengajak seluruh masyarakat untuk menjadikan setiap waktu lebih bermakna dengan menunaikan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS. Dana yang dihimpun akan disalurkan secara amanah dan tepat sasaran untuk membantu mustahik serta mendukung program pemberdayaan umat.

Mari awali dan jalani tahun 2026 dengan ibadah yang terjaga dan kepedulian yang nyata. Tunaikan zakat Anda melalui BAZNAS, karena zakat Anda adalah harapan bagi sesama.

 

Semoga Bermanfaat.

23/01/2026 | Kontributor: Admin | Akate
BAZNAS Kota Cirebon Rutin Gelar Tadarus dan Briefing Staf Sebelum Aktivitas Kerja

KOTA CIREBON — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Cirebon secara rutin melaksanakan kegiatan tadarus Al-Qur’an bersama yang dilanjutkan dengan briefing staf amil pelaksana sebelum memulai aktivitas pekerjaan. Kegiatan ini berlangsung di Aula BAZNAS Kota Cirebon, Rabu (21/01/2026).

Kegiatan diawali dengan tadarus Al-Qur’an yang diikuti oleh pimpinan dan seluruh staf amil pelaksana. Tadarus ini menjadi bagian dari ikhtiar BAZNAS Kota Cirebon dalam menumbuhkan nilai-nilai spiritual, meningkatkan keimanan, serta menghadirkan suasana kerja yang penuh keberkahan.

Usai tadarus, kegiatan dilanjutkan dengan briefing staf yang dipimpin oleh Kepala Pelaksana BAZNAS Kota Cirebon. Dalam briefing tersebut disampaikan evaluasi singkat kinerja, arahan tugas harian, serta penguatan komitmen pelayanan kepada para muzakki dan mustahik.

Ketua BAZNAS Kota Cirebon H. Hamdan, S.Ag.,M.Pd.I menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan agenda rutin yang bertujuan untuk menyelaraskan nilai ibadah dengan profesionalitas kerja. “Melalui tadarus dan briefing pagi, kami berharap seluruh amil dapat memulai aktivitas dengan niat yang lurus, semangat kebersamaan, dan tanggung jawab dalam mengelola dana ZIS secara amanah,” ujarnya.

 

Dengan adanya kegiatan rutin ini, BAZNAS Kota Cirebon berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas kinerja kelembagaan, memperkuat soliditas tim, serta memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat Kota Cirebon.

21/01/2026 | Kontributor: Admin | Akate
BAZNAS Kota Cirebon Imbau Masyarakat Manfaatkan Layanan Jemput Zakat Selama Bulan Ramadhan

KOTA CIREBON — Dalam rangka memberikan kemudahan kepada masyarakat selama bulan suci Ramadhan, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Cirebon mengimbau para muzaki dan masyarakat umum untuk memanfaatkan layanan Jemput Zakat. Layanan ini dapat menjangkau langsung rumah tinggal maupun perkantoran, guna memudahkan masyarakat dalam menunaikan zakat melalui BAZNAS Kota Cirebon.

Melalui layanan Jemput Zakat, masyarakat dapat menunaikan zakat fitrah, zakat maal, zakat profesi, zakat perniagaan, serta zakat, infak, dan sedekah lainnya secara praktis, aman, dan sesuai ketentuan syariat Islam. Petugas amil resmi BAZNAS Kota Cirebon akan datang ke lokasi yang telah disepakati dengan mengedepankan prinsip profesionalitas dan amanah.

Untuk memanfaatkan layanan tersebut, masyarakat dapat menghubungi WhatsApp layanan Jemput Zakat di nomor 0851-9500-2005. Layanan ini disiapkan sebagai bentuk pelayanan prima BAZNAS Kota Cirebon agar muzaki dapat menunaikan zakat dengan mudah, khususnya di tengah padatnya aktivitas selama bulan Ramadhan.

Ketua BAZNAS Kota Cirebon H. Hamdan, S.Ag.,M.Pd.I menyampaikan bahwa layanan Jemput Zakat merupakan wujud komitmen lembaga dalam memberikan kemudahan dan kenyamanan bagi masyarakat. “Kami ingin memastikan masyarakat Kota Cirebon dapat menunaikan zakat dengan tenang dan percaya melalui lembaga resmi, sehingga pengelolaan dan penyalurannya dapat dilakukan secara optimal,” ujarnya.

Selain kemudahan layanan, BAZNAS Kota Cirebon juga menegaskan komitmennya terhadap transparansi dan akuntabilitas. Seluruh proses penghimpunan, pelaporan, hingga dokumentasi penyaluran zakat dapat dipantau melalui Instagram dan website resmi BAZNAS Kota Cirebon, sehingga muzaki dapat melihat secara langsung pemanfaatan dana zakat yang disalurkan.

 

BAZNAS Kota Cirebon mengajak seluruh masyarakat Kota Cirebon untuk menunaikan zakat melalui BAZNAS agar penyaluran zakat lebih tepat sasaran, terkelola secara profesional, serta memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan umat.

21/01/2026 | Kontributor: Admin | Akate
BAZNAS Kota Cirebon Peringati HUT ke-25 BAZNAS dengan Tasyakur dan Doa Bersama

KOTA CIREBON — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Cirebon memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-25 BAZNAS dengan menggelar kegiatan tasyakur dan doa bersama. Kegiatan tersebut berlangsung di Kantor BAZNAS Kota Cirebon, Selasa (20/01/2026), dan diikuti oleh para pimpinan serta seluruh amil pelaksana.

Kegiatan tasyakur dan doa bersama ini dilaksanakan sebagai bentuk rasa syukur atas perjalanan 25 tahun BAZNAS dalam mengelola zakat, infak, dan sedekah untuk kesejahteraan umat. Momentum ini juga menjadi sarana refleksi untuk memperkuat komitmen kelembagaan dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Peringatan HUT ke-25 BAZNAS yang dilaksanakan BAZNAS Kota Cirebon berlangsung selaras dengan kegiatan yang diselenggarakan oleh BAZNAS Pusat bertajuk “Doa Bersama: Zakat Menguatkan Indonesia”. Kegiatan nasional tersebut menjadi wujud apresiasi dan terima kasih kepada seluruh muzaki, mustahik, serta seluruh stakeholder yang telah membersamai perjalanan BAZNAS hingga menjadi lembaga utama dalam upaya menyejahterakan umat.

Kegiatan BAZNAS Pusat dilaksanakan secara blended, yakni dengan kehadiran perwakilan BAZNAS daerah secara langsung di Kantor BAZNAS Republik Indonesia, sementara sebagian lainnya mengikuti secara daring melalui Zoom Meeting serta siaran langsung YouTube BAZNAS TV.

Tasyakur HUT Ke-25 BAZNAS

Ketua BAZNAS Kota Cirebon menyampaikan bahwa peringatan HUT ke-25 ini menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi antara BAZNAS pusat dan daerah. “Kami bersyukur atas kepercayaan masyarakat yang terus menguat. Semoga BAZNAS semakin amanah, profesional, dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi kesejahteraan umat, khususnya di Kota Cirebon,” ujarnya.

 

Melalui peringatan HUT ke-25 BAZNAS ini, BAZNAS Kota Cirebon menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kinerja, transparansi, dan inovasi layanan zakat demi terwujudnya kesejahteraan masyarakat yang berkeadilan dan berkelanjutan.

21/01/2026 | Kontributor: Admin | Akate

Berita Terbaru

Peran Zakat dalam Mengurangi Penghasilan yang Dikenai Pajak
Peran Zakat dalam Mengurangi Penghasilan yang Dikenai Pajak
Berikut hasil parafrase dari berita tersebut dengan penyesuaian untuk SEO-friendly dan sesuai dengan slug "/Zakat-sebagai-Pengurang-Penghasilan-Kena-Pajak/": ```html Data pajak di Indonesia memberikan insentif kepada wajib pajak yang membayar zakat. Zakat yang disalurkan melalui lembaga resmi dapat dijadikan sebagai potongan penghasilan bruto, mengurangi jumlah penghasilan kena pajak (PKP) untuk perhitungan PPh 21. Dasar Hukum Aturan ini diatur dalam UU No. 23 Tahun 2011 tentang Pengelolaan Zakat dan Peraturan Direktur Jenderal Pajak No. PER-6/PJ/2011. Zakat yang dikelola oleh Lembaga Amil Zakat yang diakui pemerintah dapat dikurangkan dari penghasilan bruto sebelum dikenai pajak. Syarat agar Zakat Bisa Jadi Pengurang Pajak Zakat harus dibayarkan melalui lembaga resmi seperti BAZNAS atau LAZ yang terdaftar di Kemenag. Harus disertai bukti pembayaran zakat (kwitansi/struk). Jumlah zakat yang dibayarkan harus sesuai dengan ketentuan syariah (2,5% dari penghasilan tertentu). Contoh Perhitungan Misalnya, jika seseorang memiliki penghasilan bruto Rp120 juta per tahun dan membayar zakat profesi sebesar Rp3 juta melalui BAZNAS, maka penghasilan bruto yang dikenai pajak menjadi: PKP = Rp120 juta - Rp3 juta (zakat) - pengurang lainnya. Hal ini mengurangi beban pajak karena PKP yang lebih rendah. Kesimpulan Membayar zakat bukan hanya bentuk ketaatan spiritual tetapi juga memberikan manfaat langsung dalam mengurangi beban pajak. Dengan menyalurkan zakat melalui lembaga resmi, seseorang dapat menjalankan ibadah dan mengurangi kewajiban perpajakan secara legal dan sah. ```
BERITA23/07/2025 | Hasan
Pedoman Kesehatan dan Berkah dalam Adab Makan dan Minum Menurut Ajaran Islam
Pedoman Kesehatan dan Berkah dalam Adab Makan dan Minum Menurut Ajaran Islam
Dalam ajaran Islam, pedoman adab makan dan minum memiliki nilai penting yang mencakup kesehatan dan keberkahan hidup. Memulai makan dengan menyebut "Bismillah" merupakan ajaran penting yang diwariskan oleh Nabi Muhammad SAW. Penggunaan tangan kanan ketika makan dan minum merupakan bagian dari adab yang terpuji. Islam mengajarkan untuk tidak berlebihan dalam makan agar menjaga keseimbangan dan kesehatan tubuh. Makan dengan duduk dan tanpa tergesa-gesa juga dianjurkan dalam adab makan dan minum. Mengakhiri makan dengan ucapan "Alhamdulillah" sebagai ungkapan syukur merupakan bagian dari adab makan dan minum dalam Islam. Melalui praktik adab makan dan minum ini, umat Muslim diharapkan dapat hidup lebih sehat, tenang, dan penuh berkah. Praktik adab ini juga dianggap sebagai wujud ketaatan kepada Allah dan sarana untuk mencapai kehidupan yang lebih bermakna.
BERITA18/07/2025 | admin
BAZNAS Kota Cirebon dan Pemda Bangun 22 Rumah Tidak Layak Huni untuk Warga
BAZNAS Kota Cirebon dan Pemda Bangun 22 Rumah Tidak Layak Huni untuk Warga
KOTA CIREBON – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Cirebon bersama Pemerintah Daerah Kota Cirebon berhasil menyelesaikan program bantuan sosial berupa pembangunan dan perbaikan Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) bagi masyarakat kurang mampu. Sebanyak 22 unit Rutilahu telah rampung dibangun dan diserahterimakan kepada pemiliknya sebagai bentuk nyata komitmen pemerintah dan BAZNAS dalam pengentasan kemiskinan dan peningkatan kesejahteraan warga. Acara penyerahan simbolis kunci rumah dilakukan langsung oleh Wali Kota Cirebon, Effendi Edo, kepada para penerima manfaat di ruang rapat kerja Wali Kota, Jl. Siliwangi, pada Selasa (10/6/2025). “Bantuan Rutilahu ini sudah mulai berjalan sejak bulan Mei. Hari ini programnya telah selesai, dan tadi secara simbolis saya sudah menyerahkan kunci kepada warga penerima manfaat untuk bisa kembali menempati rumahnya. Dengan ini, semoga dapat membantu masyarakat yang memang rumahnya sudah tidak layak dan akan ambruk,” ujar Effendi Edo dalam sambutannya. Ketua BAZNAS Kota Cirebon, H. Hamdan, S.Ag., M.Pd.I, menegaskan bahwa program bantuan Rutilahu dari BAZNAS sudah berjalan cukup lama. Bantuan ini merupakan bagian dari bentuk penyaluran zakat, infak, dan sedekah yang dikumpulkan dari para muzaki, lalu dikembalikan kepada masyarakat yang membutuhkan, terutama dalam bentuk peningkatan kualitas tempat tinggal. “Untuk membantu masyarakat yang rumahnya tidak layak huni, kami di BAZNAS sudah berjalan sejak dulu. Prosesnya tentu sesuai SOP yang berlaku, yaitu harus mengajukan proposal, disertai foto kondisi rumah, serta diketahui oleh RT, RW, dan lurah setempat,” jelas H. Hamdan. Setelah proposal masuk, tim dari BAZNAS melakukan survei kelayakan secara langsung. Jika dinilai memenuhi syarat, maka proses pembangunan atau renovasi rumah bisa dilaksanakan, tergantung pada kondisi keuangan yang tersedia di internal BAZNAS. “Kalau keuangan belum mencukupi, maka pengajuannya harus menunggu atau masuk waiting list. Karena memang anggaran per rumah cukup besar. Untuk rehab penuh bisa mencapai Rp15 juta sampai Rp25 juta,” tambahnya. Dari 22 unit rumah yang ditangani tahun ini, 11 rumah mendapatkan rehab penuh, sementara 11 rumah lainnya menerima bantuan stimulan. Bantuan stimulan diberikan dalam bentuk perbaikan ringan dengan anggaran yang lebih kecil, antara Rp2 juta sampai Rp3 juta per unit. “Yang stimulan ini hanyalah renovasi biasa, seperti memperbaiki atap bocor atau dinding yang retak. Semoga semua yang menerima bantuan Rutilahu ini bisa merasakan manfaatnya secara langsung,” ungkap H. Hamdan. Program Rutilahu ini menyasar warga yang tinggal di rumah dengan kondisi sangat memprihatinkan, berisiko membahayakan keselamatan penghuni, serta tidak memiliki kemampuan finansial untuk memperbaiki. BAZNAS berperan sebagai pengelola dana sosial keagamaan yang ditujukan langsung untuk kesejahteraan umat. Sebanyak 22 rumah yang menerima bantuan tersebar hingga 5 kecamatan di wilayah Kota Cirebon. Data penerima manfaat diperoleh melalui koordinasi langsung antara masyarakat, perangkat RT/RW, dan kelurahan. Proses ini menjamin bahwa setiap bantuan yang disalurkan benar-benar tepat sasaran dan transparan. Langkah sinergis antara BAZNAS Kota Cirebon dan Pemerintah Kota Cirebon mendapat apresiasi dari warga. Selain membantu menyediakan hunian yang layak, program ini juga menjadi bukti konkret penggunaan dana zakat secara efektif dan terarah. Pemkot berharap program ini dapat terus berlanjut di tahun-tahun mendatang dengan skala yang lebih besar. Diharapkan, makin banyak masyarakat miskin yang bisa dibantu, sejalan dengan misi sosial dan kemanusiaan BAZNAS serta komitmen Pemkot dalam mewujudkan Kota Cirebon yang sejahtera dan berkeadilan.
BERITA18/07/2025 | BAZNAS Kota Cirebon
Pengusaha Nasi Cokot Bu Sa'adatul Dapat Bantuan Dana dari BAZNAS untuk Pengembangan Usaha
Pengusaha Nasi Cokot Bu Sa'adatul Dapat Bantuan Dana dari BAZNAS untuk Pengembangan Usaha
Saadatul Hanifah dari Tulungagung Sukses dengan Usaha Nasi Cokot Yoiki Saadatul Hanifah (38), seorang ibu rumah tangga dari Desa Sukowiyono, Kecamatan Karangrejo, Tulungagung, membuktikan bahwa keterbatasan bukanlah halangan untuk mencapai kesuksesan. Dengan usaha kuliner bernama Yoiki Nasi Cokot Tulungagung, Saadatul mampu menghasilkan omzet harian hingga Rp500 ribu berkat semangatnya yang pantang menyerah dan dukungan dari Program BAZNAS Microfinance Desa (BMD). Mulai beroperasi sejak tahun 2022, usahanya menyajikan berbagai menu sarapan khas dengan harga terjangkau, termasuk 12 varian seperti nasi cokot dengan teri terong, ayam kemangi, lodho, cumi, dan tuna, dengan harga Rp6.000 per porsi. Saadatul dan suaminya membuka lapak di lokasi strategis dekat pondok pesantren, puskesmas, dan sekolah, mulai dari pukul 05.30 pagi hingga sekitar pukul 09.00 atau 10.00 WIB setiap hari, dengan pendapatan bersih mencapai 40% hingga 50% dari omzet. Keberhasilan Saadatul didukung oleh pembiayaan tanpa bunga dan tanpa jaminan dari BAZNAS Microfinance Desa (BMD) Kabupaten Tulungagung senilai Rp1,8 juta pada Februari 2025. Dana tersebut digunakan untuk menguatkan produksi, memperoleh peralatan dapur, bahan baku, dan memenuhi pesanan kue Lebaran. Pada Juni 2025, ia juga mendapat dukungan berupa banner usaha untuk memperbarui tampilan outletnya. Meskipun menghadapi tantangan seperti penutupan outlet kedua di sekitar RSUD dr. Iskak, Saadatul tetap optimis untuk mengembangkan usahanya, membuka cabang baru, dan merekrut karyawan di masa depan. Dengan memanfaatkan strategi pemasaran online dan layanan pesan-antar, usahanya semakin dikenal luas. Saadatul menjadi contoh bahwa dengan tekad kuat dan dukungan yang tepat, usaha kecil bisa tumbuh menjadi sumber penghidupan yang menjanjikan.
BERITA08/07/2025 | Humas BAZNAS Tulungagung
Nenek Sendirian di Usia Senja Merasakan Dukungan Hangat dari Bantuan BAZNAS Sidoarjo
Nenek Sendirian di Usia Senja Merasakan Dukungan Hangat dari Bantuan BAZNAS Sidoarjo
Di balik angka 452 bantuan biaya hidup, terdapat kisah-kisah kemanusiaan yang menyentuh hati. Sidoarjo, 7 Juli 2025 – Matahari sore menerangi wajah keriput Ibu Sutilah, seorang nenek berusia 88 tahun di teras rumahnya di Desa Ngingas, Kecamatan Waru. Meskipun matanya terlihat lelah dari perjuangan hidupnya, kunjungan tim BAZNAS Sidoarjo pada Senin, 30 Juni, membawa harapan baru bagi Ibu Sutilah, yang selama ini hidup tanpa sokongan yang pasti. Kisah Ibu Sutilah hanyalah salah satu dari ratusan cerita serupa yang menjadi fokus program Bantuan Biaya Hidup BAZNAS Sidoarjo. Hingga bulan Mei 2025, 452 bantuan biaya hidup telah disalurkan oleh BAZNAS Sidoarjo kepada penerima manfaat. Program ini tidak hanya sekadar pemberian uang, tetapi juga suatu kesempatan bagi BAZNAS Sidoarjo untuk memahami lebih dalam kondisi penerima manfaat. Ahmad Hamdani, Staf Pelaksana BAZNAS Sidoarjo bidang Distribusi, menjelaskan bahwa lewat bantuan biaya hidup, mereka juga dapat menilai kebutuhan yang lebih spesifik dan merancang program-program terkait. Untuk Ibu Sutilah, bantuan yang diterimanya juga menjadi penilaian untuk menerima program bantuan biaya fakir yang lebih luas. Tim BAZNAS tidak hanya memberikan bantuan, tetapi juga mendengarkan cerita dan kebutuhan yang mendesak dari nenek yang telah berjuang keras sepanjang hidupnya. Hamdani menegaskan komitmen BAZNAS untuk memberikan bantuan yang tepat sasaran dan tepat manfaat, dengan pendekatan personal yang memperkuat hubungan antara pemberi dan penerima manfaat. Program Bantuan Biaya Hidup menjadi jembatan kemanusiaan yang menghubungkan kepedulian masyarakat melalui zakat dengan mereka yang membutuhkan. Ketika tim BAZNAS meninggalkan rumah Ibu Sutilah, senyum tipis terukir di wajahnya. Bantuan yang diberikan tidak hanya berupa materi, tetapi juga hangatnya kebersamaan yang mengingatkan bahwa di dunia ini, sebenarnya tak ada yang benar-benar sendirian. Tag HTML: ```html Di balik angka 452 bantuan biaya hidup, terdapat kisah-kisah kemanusiaan yang menyentuh hati. Sidoarjo, 7 Juli 2025 – Matahari sore menerangi wajah keriput Ibu Sutilah, seorang nenek berusia 88 tahun di teras rumahnya di Desa Ngingas, Kecamatan Waru. Meskipun matanya terlihat lelah dari perjuangan hidupnya, kunjungan tim BAZNAS Sidoarjo pada Senin, 30 Juni, membawa harapan baru bagi Ibu Sutilah, yang selama ini hidup tanpa sokongan yang pasti. ```
BERITA08/07/2025 | sudrab
Ketua BAZNAS Jawa Timur Melakukan Tinjauan Langsung ke Rumah Penerima Bantuan Properti di Trenggalek
Ketua BAZNAS Jawa Timur Melakukan Tinjauan Langsung ke Rumah Penerima Bantuan Properti di Trenggalek
Ketua BAZNAS Jawa Timur Tinjau Langsung Rumah Penerima Bantuan Properti di Trenggalek Ketua BAZNAS Provinsi Jawa Timur, KH. Ali Maschan melakukan kunjungan langsung ke rumah salah satu penerima bantuan PROPERTI di Kabupaten Trenggalek, Sabtu (21/6). Kunjungan ini merupakan wujud dari komitmen BAZNAS dalam memastikan penyaluran bantuan tepat sasaran dan memberikan dampak positif bagi kesejahteraan mustahik. Kegiatan ini dilakukan bekerja sama dengan Kwarcab Pramuka Trenggalek dalam Perkemahan Wirakarya selama 5 hari, dimana anggota Pramuka aktif membantu pembangunan bedah rumah dan camping di sekitar rumah yang direnovasi. Dalam inspeksi tersebut, Ketua BAZNAS Jawa Timur melihat secara langsung kondisi rumah yang sedang direnovasi melalui program bantuan bedah rumah. Ia juga berinteraksi dengan penerima manfaat untuk mendengar langsung efek program tersebut dalam kehidupan sehari-hari. "Kami ingin memastikan bahwa bantuan disalurkan secara akurat dan membawa perubahan yang nyata. Ini adalah contoh transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan zakat yang menjadi prinsip kami," tegasnya. Selama kunjungan, Ketua BAZNAS Jawa Timur didampingi oleh pimpinan BAZNAS Kabupaten Trenggalek, membantu memperkuat kerjasama antara BAZNAS provinsi dan kabupaten dalam meningkatkan program pemberdayaan mustahik, khususnya dalam hal hunian layak. Penerima bantuan mengucapkan rasa syukur dan terima kasih atas bantuan yang mereka terima. Rumah yang sebelumnya tidak layak huni, kini telah berubah menjadi tempat tinggal yang aman dan nyaman bagi keluarga. Dengan adanya tinjauan ini, BAZNAS Jawa Timur berharap kepercayaan masyarakat terhadap lembaga pengelola zakat semakin meningkat, dan mendorong lebih banyak orang untuk ikut berzakat dan bersedekah melalui saluran resmi. #PROPERTI2025 #BAZNASJawaTimur #BAZNASTrenggalek #bantuanbedahrumah
BERITA08/07/2025 | Humas
Lewat Program Beasiswa, BAZNAS Optimalkan Pemerataan Akses Pendidikan di Indonesia
Lewat Program Beasiswa, BAZNAS Optimalkan Pemerataan Akses Pendidikan di Indonesia
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI terus berupaya mengoptimalkan pemerataan akses pendidikan di Indonesia melalui program beasiswa. BAZNAS mendukung mustahik melalui program beasiswa, fasilitas pendidikan, dan pendampingan agar pendidikan dapat dinikmati oleh seluruh lapisan masyarakat. Hal itu disampaikan Rizaludin saat menjadi pembicara dan meresmikan Yayasan MAI Institute Summit 2025 di Bank Mandiri Kanwil IV, Kota Bandung, Sabtu (24/5/2025). Pimpinan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI Bidang Pengumpulan H. Rizaludin Kurniawan, M. Si, mengatakan saat ini masih banyak tantangan yang hadapi masyarakat terutama bagi keluarga kurang mampu dapat mengakses pendidikan yang berkualitas. Padahal pendidikan merupakan hak dasar dan pilar utama pembangunan bangsa. Menurut Rizaludin, Indonesia menempati peringkat ke-69 dari 80 negara dalam tes PISA 2022. Skor ini lebih rendah dibandingkan beberapa negara berkembang lain seperti Maroko, Filipina, dan Uzbekistan. "Data ini menunjukkan tantangan besar dalam literasi, numerasi, dan sains dasar di Indonesia," kata Rizaludin. Dari data di atas, Rizaludin menekankan pentingnya transformasi pendidikan nasional agar mampu meningkatkan kompetensi generasi muda. Karena menurutnya, pendidikan adalah hak asasi yang diatur dalam UUD 1945, menjadi fondasi pembangunan sumber daya manusia. Selain itu, Rizaludin menyampaikan pendidikan berkualitas dapat mendorong pengentasan kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. "Realita di Indonesia menunjukkan ketimpangan akses dan kualitas pendidikan antara wilayah perkotaan dan perdesaan. Banyak anak di daerah tertinggal menghadapi keterbatasan fasilitas dan peluang belajar," imbuhnya. Sehingga pihaknya menyebut jika BAZNAS hadir sebagai mitra strategis yang berkomitmen membantu mewujudkan pendidikan inklusif dan merata melalui berbagai program pemberdayaan seperti beasiswa. "Kami ingin agar pendidikan di Indonesia dapat merata dan berkualitas melalui program beasiswa BAZNAS," imbuhnya.
BERITA02/06/2025 | Humas
BAZNAS RI Dorong 10.000 Penerima Beasiswa Santri 2025 Jadi Generasi Unggul dan Berdaya Saing
BAZNAS RI Dorong 10.000 Penerima Beasiswa Santri 2025 Jadi Generasi Unggul dan Berdaya Saing
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) mendorong para penerima Beasiswa Santri 2025 dapat membangun kualitas diri, kemandirian, dan kepemimpinan untuk menjadi generasi yang unggul dan berdaya saing di tengah dinamika zaman. Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Divisi Pendidikan dan Dakwah BAZNAS RI, Farid Septian, S.Sos., M.Hum., saat membuka acara Pembinaan Peserta Beasiswa Santri BAZNAS bertema Temukan Versi Terbaikmu, yang diikuti oleh 10.000 penerima beasiswa santri di seluruh Indonesia. Acara ini diselenggarakan secara daring melalui kanal Youtube BAZNAS TV, Kamis (22/5/2025). Dalam sambutannya, Farid menyampaikan, program beasiswa santri BAZNAS merupakan jembatan untuk santri-santri berprestasi mencapai mimpi mereka masuk ke perguruan tinggi favorit agar menjadi lebih baik. Hal ini tentunya sejalan dengan astacita juga dalam rangka menyongsong Indonesia Emas 2045. “Ini semua tidak berarti tanpa adanya proaktifitas dan kesungguhan belajar dari para santri. Masuk ke perguruan tinggi merupakan tiket menuju masa depan, tetapi tetap harus diiringi dengan kesungguhan belajar dan doa kepada Allah,” ujar Farid. Hal tersebut, menurut Farid, penting dilakukan mengingat salah satu misi BAZNAS RI adalah melakukan pendistribusian dan pendayagunaan dana zakat, infak, sedekah, dan dana sosial keagamaan lainnya (ZIS-DSKL) untuk meningkatkan kesejahteraan umat serta mengentaskan kemiskinan. “Program ini memang sangat penting sekali, karena kalau kita berkaca dari data berkaitan dengan angka partisipasi kasar pendidikan tinggi ini sering kita sampaikan di beragam kesempatan bahwa angka partisipasi pendidikan di Indonesia baru mencapai 31,40 persen, tetangga kita Malaysia 43 persen, sementara Singapura mencapai 91,09 persen,” katanya. Ia menambahkan, data tersebut menunjukkan bahwa penduduk Indonesia yang berada di usia kuliah rentang 19-23 tahun itu hanya terdapat 31 dari 100 orang yang menjadi mahasiswa untuk level strata 1, dan makin kecil lagi untuk level strata di atasnya. “Oleh karena itu, program beasiswa santri ini merupakan jembatan bagi adik-adik santri di pesantren untuk melanjutkan pendidikan mereka menjajaki ilmu ke perguruan tinggi favorit. Di tahun 2025 ini, kami telah memberikan 10.000 beasiswa santri,” kata Farid. Secara terpisah, Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Saidah Sakwan, MA., menyampaikan, santri hari ini harus siap menjawab tantangan zaman, tidak hanya piawai dalam ilmu agama, tetapi juga adaptif terhadap perubahan sosial dan teknologi. “Beasiswa yang diberikan BAZNAS tak berhenti pada bantuan biaya pendidikan. Ada misi lebih besar yang diusung yaitu mencetak generasi santri yang tidak hanya kuat secara spiritual, tapi juga siap bersaing secara intelektual dan sosial,” ucap Saidah. Salah satu alumnus penerima beasiswa santri 2023, Muhammad Fachry Alfareeza mengaku bersyukur dengan hadirnya beasiswa yang diberikan oleh BAZNAS RI karena memiliki manfaat yang sangat luar biasa bagi santri-santri di pesantren yang terkendala biaya untuk melanjutkan pendidikan. “Saya merasakan beasiswa dari BAZNAS ini sangat luar biasa, apalagi bagi kami sebagai seorang santri yang melatarbelakangi kami untuk melanjutkan kuliah adalah faktor biaya, dan alhamdulillah BAZNAS memberikan kesempatan kepada kami untuk bisa mempersiapkan diri menuju perguruan tinggi di seluruh Indonesia,” katanya.
BERITA02/06/2025 | Humas
BAZNAS JABAR KOMITMEN PENEGAKAN HUKUM: TIDAK ADA KRIMINALISASI
BAZNAS JABAR KOMITMEN PENEGAKAN HUKUM: TIDAK ADA KRIMINALISASI
BAZNAS Provinsi Jawa Barat menegaskan komitmennya terhadap prinsip antikorupsi, tata kelola yang transparan, serta keterbukaan informasi publik sebagai fondasi dalam mengelola dana umat.Berkaitan dengan pemberitaan di berbagai media massa, yang berasal dari rilis yang dikeluarkan oleh LBH Bandung tentang tuduhuan kriminalisasi terhadap Sdr. Tri Yanto yang dianggap sebagai whistleblower, dengan ini kami menyampaikan klarifikasi sebagai berikut: Tanggapan BAZNAS Provinsi Jawa Barat Terhadap Rilis LBH Bandung1. Tentang Perlindungan Whistleblower (Pasal 33 UU No. 13/2006 & UNCAC Pasal 32-33)BAZNAS Provinsi Jawa Barat menghormati prinsip perlindungan whistleblower dan telah menyediakan mekanisme pengaduan yang aman serta kerahasiaan bagi pelapor. Namun, dalam kasus Sdr. TY: - Tidak ada hubungan antara pemberhentiannya dengan status sebagai whistleblower. Pemberhentian dilakukan sebelum yang bersangkutan melaporkan dugaan penyelewengan BAZNAS Provinsi Jawa Barat, dikarenakan proses rasionalisasi lembaga dan yang bersangkutan beberapa kali melakukan tindakan indisipliner. - Hasil audit investigasi oleh Inspektorat Provinsi Jawa Barat dan BAZNAS RI menyatakan tidak ada bukti korupsi sebagaimana tuduhan Sdr. TY. Dengan demikian, klaim pelanggaran hak whistleblower tidak relevan, karena tidak ada tindakan pelaporan yang dilindungi. Pada kenyataanya, yang bersangkutan melakukan pelanggaran terhadap prosedur mengakses dokumen tanpa izin dan menyebarkannya ke berbagai pihak yang tidak bertanggung jawab. 2. Tentang Proses Hukum yang Adil (ICCPR Pasal 14)BAZNAS Provinsi Jawa Barat menjunjung tinggi prinsip equality before the law: - Bahwa BAZNAS berhak mengadukan Sdr. TY karena ternyata ada pelanggaran hukum oleh yang bersangkutan dan kami pun berhak dilindungi hak-haknya sesuai yang ditentukan oleh Undang-Undang. Dan kami menghargai pihak kepolisian untuk memproses ini secara adil dan transparan sesuai ketentuan hukum yang berlaku - BAZNAS Provinsi Jawa Barat sebagai institusi juga tunduk pada pemeriksaan hukum yang sama, termasuk audit eksternal, audit syariah Kementerian Agama RI, Audit keuangan oleh KAP, dan bahkan pemeriksaan oleh APH. 3. Tentang Kebebasan Berekspresi Vs Penyalahgunaan Dokumen (Pasal 19 ICCPR & UU ITE)Kebebasan berekspresi tidak termasuk hak untuk melanggar prosedur akses dokumen internal dan menyebarkannya ke pihak yang lain. Kasus ini bukan tentang pembatasan ekspresi, tetapi pelanggaran hukum (termasuk UU ITE: penyebaran data tanpa konteks yang benar). Penjelasan Kronologi Persoalan Hukum Sdr. TY : 1. Bahwa Pemberhentian Sdr. TY sudah sesuai prosedur dan sudah ada putusan Mahkamah Agung yang menguatkan putusan PHI Bandung di bulan Februari 2024 yang menyatakan bahwa pemberhentiannya sah (Sudah berkekuatan hukum tetap/inkracht). Narasi yang menyatakan bahwa Sdr. TY diberhentikan karena mengadukan dugaan korupsi adalah tidak benar, dan linimasanya tidak sesuai. Pesangon untuk Sdr. TY juga telah ditunaikan sesuai putusan tersebut, dan yang bersangkutan sudah menerima utuh seluruh pesangon yang ditetapkan oleh Pengadilan. 2. BAZNAS Provinsi Jawa Barat berkomitmen terkait dengan layanan pengaduan melalui whistle blower serta menjaga kerahasiaannya 3. Bahwa permasalahan Sdr. TY bukanlah pengaduan persoalan whistleblower, melainkan Sdr. TY telah mengakses dokumen internal secara tidak sah dan menyebarkannya kepada pihak-pihak yang tidak berkepentingan/berwenang baik perorangan maupun pada grup-grup media sosial. 4. Tuduhan korupsi yang dituduhkan oleh Sdr. TY sudah ditindak-lanjuti dengan audit investigatif oleh Inspektorat Provinsi Jawa Barat dan Audit Khusus oleh Divisi Audit dan Kepatuhan BAZNAS RI, dan hasilnya sudah keluar secara resmi yang menyatakan bahwa “Semua tuduhan tidak terbukti”. 5. BAZNAS Provinsi Jawa Barat menjunjung tinggi keterbukaan dan menghormati proses hukum yang berlangsung di ranah aparat penegak hukum. Kami menghargai hak setiap warga negara yang memiliki posisi yang sama di mata hukum. BAZNAS Provinsi Jawa Barat tidak melakukan tindakan apapun untuk menghalang-halangi laporan yang bersangkutan. Kami menghadapi semua tuduhan itu dengan melakukan pembuktian secara transparan. 6. Sebagai bentuk pertanggungjawaban, BAZNAS Provinsi Jawa Barat menegaskan bahwa pengelolaan dana zakat dan program lembaga secara rutin diaudit oleh Kantor Akuntan Publik (KAP) independen dan meraih predikat Wajar. BAZNAS Provinsi Jawa Barat juga sudah diaudit syariah oleh Inspektorat Jenderal Kementerian Agama RI dengan hasil “Efeketif” dan “Transparan”. Hasil audit selama ini tidak pernah menunjukkan adanya penyimpangan dalam pengelolaan dana zakat, infak, dan sedekah. Selain itu, BAZNAS Provinsi Jawa Barat juga sudah menerapkan Sistem Manajemen Anti Penyuapan (ISO37001:2016), juga mendapatkan predikat “informatif” sesuai Undang-Undang Keterbukaan Informasi Publik. 7. Untuk proses hukum Sdr. TY di POLDA Jabar, kami menghormati setiap proses yang berlaku dan memberikan kepercayaan penuh kepada POLDA Jabar. Sdr. TY juga tetap memiliki hak untuk membela diri dan membuktikan kalau memang tidak bersalah. Bahkan proses pra-peradilan pun bisa ditempuh dengan baik, daripada harus menyebarkan framing negatif yang tidak benar di berbagai media. Demikianlah rilis ini kami sampaikan sebagai bentuk hak jawab dan edukasi kepada masyarakat umum agar dapat menerima informasi yang benar, obyektif, dan berimbang. Bandung, 27 Mei 2025Pimpinan BAZNAS Provinsi Jawa Barat, H. Achmad Faisal, S.Pd.Wakil Ketua IV (Bidang SDM, Adm, Umum, dan Humas) Narahubung: Sdr. Deri Husen Abdullah (085722331785)
BERITA02/06/2025 | Humas
Kurban Berkah BAZNAS Kota Cirebon 2025
Kurban Berkah BAZNAS Kota Cirebon 2025
“Ketika Ibadah Menjadi Cermin Keberkahan dan Identitas Amal Anda” Idul Adha bukan sekadar hari raya. Ia adalah panggilan hati. Sebuah momen sakral yang mengingatkan kita pada ketaatan Nabi Ibrahim, pada pengorbanan, dan pada cinta tanpa syarat kepada Allah SWT.Namun hari ini, kurban tak lagi sebatas menyembelih hewan. Ia telah menjadi jembatan kebaikan. Dari yang mampu kepada yang membutuhkan. Dari mereka yang memberi, kepada mereka yang jarang merasakan daging. Dari sebuah niat, menjadi sebuah keberkahan yang menyebar luas. BAZNAS Hadir Menjadi Perpanjangan Tangan Kebaikan Anda Di Kota Cirebon dan sekitarnya, banyak wajah yang menanti. Warga dhuafa, lansia terlantar, janda tanpa penghasilan, anak-anak yatim di daerah pelosok yang belum pernah menikmati nikmatnya daging kurban. Maka, BAZNAS Kota Cirebon kembali hadir dengan program unggulan tahun ini: Apa yang Membuat Kurban di BAZNAS Berbeda? 1. Sertifikat untuk Setiap Pekurban Setiap pekurban, baik individu maupun instansi, akan menerima sertifikat resmi dari BAZNAS Kota Cirebon sebagai bukti ibadah dan amanah yang telah ditunaikan. Sertifikat ini dapat dicetak, dibagikan ke pihak internal, bahkan dipajang sebagai bukti partisipasi sosial Anda. 2. Logo Instansi di Semua Atribut Kurban Logo perusahaan/instansi/lembaga Anda akan kami cantumkan di berbagai media pelaksanaan kurban, antara lain: Spanduk program Papan nama kurban Kemasan daging kurban Dokumentasi & publikasi media sosial Laporan akhir kurban Website resmi BAZNAS Kota Cirebon sebagai mitra Ini bukan hanya ibadah, tapi juga bentuk kontribusi sosial yang terlihat nyata dan dapat meningkatkan reputasi kelembagaan Anda di tengah masyarakat. 3. Transparansi dan Pelaporan Lengkap Kami memberikan laporan dokumentatif secara tertulis dan visual berisi data hewan, lokasi distribusi, serta hasil pelaksanaan kurban. 4. Distribusi Tepat Sasaran Daging kurban Anda tidak hanya sampai ke warga kota, tetapi juga menjangkau daerah pelosok di Kota Cirebon yang jarang mendapat bantuan. Kami sebut ini: Kurban Sampai Pelosok. Pilihan Hewan Kurban Terbaik Semua hewan kurban telah melalui proses pengecekan ketat oleh dinas terkait dan tim verifikasi syariah. Kami pastikan: Usia hewan memenuhi syarat sah Tidak cacat Sehat, lincah, dan layak sembelih Pilihan Paket: Domba/Kambing: mulai Rp2.950.000 Sapi 1/7: mulai Rp3.450.000 Sapi utuh: mulai Rp24.150.000 Untuk Siapa Kurban Ini? Untuk Anda yang ingin berkurban tanpa ribet Untuk instansi/lembaga yang ingin terlibat dalam program sosial Untuk karyawan yang ingin kurban kolektif Untuk perusahaan yang ingin menebar kebermanfaatan sebagai bagian dari CSR Manfaat Ganda bagi Instansi & Perusahaan Kurban melalui BAZNAS bukan hanya soal berbagi, tapi juga membangun citra sosial positif lembaga Anda. Ketika logo Anda tercetak dalam setiap kemasan dan tayang di publikasi resmi, masyarakat melihat:“Oh, instansi ini juga peduli.” Publikasi Media yang Terjadwal & Terstruktur Instagram & Facebook BAZNAS Kota Cirebon Website Resmi & Microsite Khusus Kurban Laporan PDF Digital + Cetak Penyebutan di laporan kinerja tahunan Sertifikat & ucapan terima kasih resmi Cara Daftar Kurban di BAZNAS Cirebon Kunjungi portal pembayaran kurban BAZNAS Kota Cirebon: https://baznaskotacirebon.myr.id/ Pilih paket kurban sesuai kebutuhan, Sapi, Kambing, atau Sapi1/7 Isi data pekurban dan transfer melalui rekening yang tersedia atau menggunakan QRIS Kirim logo instansi/perusahaan Anda Terima bukti sertifikat, dokumentasi, dan laporan lengkap usai pelaksanaan. Kami Layani dengan Sepenuh Hati Chat WhatsApp: 0851-9500-2005Kantor: Jl. Kanggraksan No.57, Harjamukti, Kec. Harjamukti, Kota Cirebon, Jawa Barat 45143Email: [email protected] Penutup: Kurban yang Membanggakan dan Berbekas Bayangkan...Logo Anda ada di spanduk yang terpasang di lokasi penyembelihan.Kemasan daging bertuliskan nama instansi Anda tiba di tangan warga dhuafa.Papan nama pekurban terpampang rapi di dokumentasi yang akan diarsipkan.Sertifikat diterima, dilihat, dibagikan, dan diingat.Pahala Anda mengalir...Dan rasa syukur mereka tak henti-hentinya membacakan doa. Itulah Kurban Berkah BAZNAS.Satu langkah kecil Anda, menjadi kebaikan besar bagi banyak jiwa. Mari Berkurban. Mari Menjadi Bagian dari Kebaikan.Bersama BAZNAS Kota Cirebon. Tahun Ini. Sekarang Juga.
BERITA20/05/2025 | Humas
BAZNAS Kota Cirebon bersama Wali kota Cirebon Salurkan Bantuan untuk Imam, Marbot, dan Petugas Sampah
BAZNAS Kota Cirebon bersama Wali kota Cirebon Salurkan Bantuan untuk Imam, Marbot, dan Petugas Sampah
Cirebon, – Pemerintah Daerah (Pemda) Kota Cirebon bersama Baznas Kota Cirebon menyalurkan 1.300 paket bantuan kepada imam masjid, marbot, guru ngaji, lebe, dan petugas pengangkut sampah. Acara penyerahan paket sembako yang digelar di ICC Attaqwa Center, Sabtu (26/4/2025), berlangsung penuh kehangatan. Wali Kota Cirebon menyampaikan rasa terima kasih yang tulus kepada para penerima bantuan atas kerja-kerja sosial mereka yang luar biasa yang dilakukan tanpa mengharap pamrih sedikitpun. Dalam sambutannya, Wali Kota Effendi Edo menyampaikan rasa hormat dan terima kasih kepada para penerima bantuan. Ia menyebut mereka sebagai penjaga nilai dan kebersihan lahir-batin Kota Cirebon. "Kota Cirebon berdiri bukan hanya karena bangunan dan sistem, tetapi juga karena do’a para imam, kerja senyap para marbot, ketulusan para guru ngaji, kesabaran para lebe, serta pengabdian para petugas pengangkut sampah," ungkapnya. Edo menegaskan bahwa bantuan ini menjadi bentuk penghargaan tulus atas dedikasi mereka yang sering kali luput dari perhatian. "Bantuan ini mungkin tidak besar dalam jumlah, tapi besar dalam makna. Ini bentuk perhatian negara, pemerintah daerah, dan lembaga zakat kepada orang-orang yang menghidupkan ruh kota kita lewat adzan yang mereka kumandangkan, mushaf yang mereka ajarkan, hingga jalanan kota yang mereka rapikan setiap pagi," katanya. Sementara itu, Ketua Baznas Kota Cirebon, H. Hamdan, juga menyampaikan rasa syukurnya atas kepercayaan para muzaki (pemberi zakat) yang menyalurkan zakat melalui Baznas. "Terima kasih kepada para muzaki. Semoga rezekinya senantiasa Allah limpahkan keberkahan," ujarnya. Hamdan menambahkan bahwa Baznas tidak sekadar menjadi lembaga pengelola zakat, tetapi berperan sebagai jembatan kepedulian antara masyarakat yang memiliki kelebihan dan yang membutuhkan.
BERITA28/04/2025 | BAZNAS Kota Cirebon
BAZNAS Salurkan Zakat Perusahaan PT Mulia Inti Pangan Sebesar Rp268 Juta Lewat Program Beasiswa
BAZNAS Salurkan Zakat Perusahaan PT Mulia Inti Pangan Sebesar Rp268 Juta Lewat Program Beasiswa
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI telah menerima zakat perusahaan PT Mulia Inti Pangan sebesar Rp268 juta dan menyalurkannya melalui program beasiswa bagi 33 mahasiswa berprestasi yang berhasil menerima beasiswa Cendekia BAZNAS. Penyerahan bantuan tersebut diselenggarakan di UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, Jawa Barat, Kamis (24/04/2025). Hadir Ketua BAZNAS Kota Cirebon, H. Hamdan S.Ag., M.Pd.I., Kepala Divisi Pengumpulan Badan BAZNAS RI, Argo Sayoto, Direktur PT Mulia Inti Pangan Ahmad Muzaki, serta Rektor UIN Siber Syekh Nurjati, Prof. Dr. H. Aan Jaelani. Ketua BAZNAS Kota Cirebon, H. Hamdan S.Ag., M.Pd.I menyampaikan terima kasih atas kepercayaan PT Mulia Inti Pangan yang telah mempercayakan BAZNAS RI sebagai tempat untuk menyalurkan zakat perusahaannya. “Alhamdulillah PT Mulia Inti Pangan kembali menunaikan zakat perusahaan melalui BAZNAS sebesar Rp268.500.000, dan PT Mulia Inti Pangan juga merekomendasikan agar zakat ini juga disalurkan ke dalam program beasiswa BAZNAS,” ujar Hamdan. Hamdan mengatakan, program beasiswa Cendekia BAZNAS adalah program unggulan BAZNAS. Setiap tahunnya, program ini mengelola lebih dari 6.000 mahasiswa dari keluarga pra sejahtera seperti anak petani, anak buruh, anak nelayan, dan pekerja harian. “Jadi BAZNAS tidak hanya memastikan agar biaya pendidikan tersalurkan tapi BAZNAS juga memberikan pembinaan kepada para peserta penerima Beasiswa,” terangnya. Kepada anak-anak penerima Beasiswa Cendekia BAZNAS kali ini, Hamdan berharap agar dapat memanfaatkan kesempatan ini dengan sebaik-baiknya. “Khususnya untuk adek-adek mahasiswa, harus menjadi mahasiswa yang betul-betul pintar dan cerdas, dan harus bermanfaat karena dibiayai oleh PT Mulia Inti Pangan, maka diharapkan jadi orang yang bermanfaat khoirunnas anfauhum linnas, jangan sampai merugikan, jangan sampai pandai tapi tidak bermanfaat,” kata Hamdan. Sementara itu, Kepala Divisi Pengumpulan Badan BAZNAS RI, Argo Sayoto mengatakan 33 mahasiswa penerima beasiswa BAZNAS tersebar di 3 kampus, antara lain 11 mahasiswa di Institut Teknologi Bandung (ITB), 12 mahasiswa di Universitas Siber Syekh Nurjati Cirebon, dan 10 mahasiswa di Universitas Muhamadiyah Cirebon. Menurut Argo, hal ini merupakan contoh nyata dari kepedulian perusahaan terhadap sesama dan kontribusi aktif dalam pembangunan zakat nasional. Argo juga menyampaikan terima kasih atas kepercayaan PT Mulia Inti Pangan yang telah mempercayakan BAZNAS RI sebagai tempat untuk menyalurkan zakat perusahaannya. ?“Sekali lagi, kami ingin mengucapkan terima kasih dan semoga kerja sama ini terus berlanjut, dan kami doakan semoga berharap PT Mulia Inti Pangan diberikan keberkahan serta kesuksesan di masa yang akan datang,” ujar Argo. Dalam kesempatan yang sama, Direktur PT Mulia Inti Pangan Ahmad Muzaki, menyampaikan terima kasih kepada BAZNAS yang telah memfasilitasi penyaluran zakat perusahaannya. ?“Terima kasih kepada BAZNAS yang telah memfasilitasi kami untuk menyalurkan zakat perusahaan. Ini tahun kedua kami, dan semoga berlanjut di tahun-tahun berikutnya,” ujar Ahmad Muzaki. Ahmad Muzaki mengatakan, bahwa PT Mulia Inti bergerak di bidang pengolahan bahan pangan dengan memodifikasi tepung menjadi bahan pangan bernilai tambah dan inovatif, contoh salah satunya adalah membuat produk pengenyal makanan berbahan alami, yang biasanya digunakan pada produk tepung-tepungan seperti untuk membuat baso, mie, dan lain sebagainya. “PT Mulia Inti Pangan juga sudah ekspor ke Singapura, Malaysia, Tailand, dan mudah-mudahan kami bisa ekspor lebih luas lagi ke pasar Asia Pasific,” kata Ahmad Muzaki.
BERITA28/04/2025 | Humas
Peduli Sesama, BAZNAS RI Siapkan Layanan Kurban Iduladha 1446 H
Peduli Sesama, BAZNAS RI Siapkan Layanan Kurban Iduladha 1446 H
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI menyiapkan layanan berkurban menjelang Hari Raya Idul Adha 1446 H, sebagai wujud kepedulian terhadap sesama. Hal tersebut disampaikan oleh Pimpinan BAZNAS RI, Prof. Ir. M. Nadratuzzaman Hosen, M.S., M.Sc., Ph.D., dalam acara Pengajian Selama Pagi bertajuk "Strategi Fundraising Hari Raya Kurban" yang diselenggarakan oleh Pusdiklat BAZNAS RI dan disiarkan melalui kanal Youtube BAZNAS TV pada Selasa (15/4/2025). Dalam sambutannya, Pimpinan BAZNAS RI, Prof. Ir. M. Nadratuzzaman Hosen, M.S., M.Sc., Ph.D., menyampaikan, BAZNAS akan memaksimalkan momen Idul Adha 1446 H untuk saling peduli dan berbagi terhadap sesama. "Kita akan berusaha semaksimal mungkin mengumpulkan dana kurban dan menawarkan kepada masyarakat untuk dapat berkurban di BAZNAS, baik di BAZNAS RI, Provinsi, maupun di Kabupaten/Kota, sehingga dapat bermanfaat bagi banyak orang," ujar Prof Nadra. Prof Nadra juga mengajak amilin dan amilat BAZNAS di seluruh Indonesia untuk berusaha mengajak masyarakat berkurban melalui BAZNAS, sehingga masyarakat yang terbantu menjadi lebih banyak. "Acara ini sengaja dilakukan agar kita semua mendapat wawasan dan inspirasi tentang bagaimana kita mengelola dana kurban ini. Mudah-mudahan semakin banyak masyarakat yang terbantu," ucap Prof Nadra. Sementara itu, Kepala Divisi Pengumpulan Digital BAZNAS RI, Fahrudin, S.Sos., M.M., menyampaikan, ada tiga strategi utama dalam mengajak masyarakat untuk berkurban melalui BAZNAS. "Pertama, memastikan pekurban dapat layanan kurban dari berbagai saluran yang nyaman, cepat, dan terpercaya. Kedua, meningkatkan awareness, trust, dan konversi pekurban dengan narasi yang kuat dan relevan. Ketiga, memberikan pengalaman berkurban yang amanah, nyaman, dan berkesan bagi pekurban," jelasnya. Fahrudin juga menyampaikan, BAZNAS RI terus berupaya memberikan kemudahan Mudhohi agar merasa nyaman bila berkurban.
BERITA24/04/2025 | Humas
BAZNAS RI Optimis Capai Target Pengumpulan ZIS di Masa Pelambatan Ekonomi
BAZNAS RI Optimis Capai Target Pengumpulan ZIS di Masa Pelambatan Ekonomi
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI tetap optimis dapat mengumpulkan dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) tahun 2025 sesuai target di tengah pelambatan ekonomi yang sedang terjadi, sehingga proses penyaluran bantuan kepada penerima manfaat tidak ikut terdampak. Hal tersebut disampaikan oleh Pimpinan BAZNAS RI Bidang Transformasi Digital Nasional, Prof. Ir. Nadratuzzaman Hosen, MS., M.Ec, Ph.D saat Pengajian Selasa Pagi bertema Strategi Fundraising di Masa Ekonomi Melambat yang diselenggarakan Pusdiklat BAZNAS RI dan disiarkan melalui kanal Youtube BAZNAS TV pada Selasa (22/4/2025). “Kita melihat adanya pelambatan ekonomi yang nyata. Oleh karena itu, kita punya pengalaman ketika Covid-19, boleh dibilang ekonomi stagnan, tapi alhamdulillah kita tetap berhasil meningkatkan mengumpulkan dana zakat, infak, dan sedekah,” ujar Prof Nadra. Prof Nadra menyarankan BAZNAS di daerah untuk memperkuat kerja sama dan kolaborasi dengan Unit Pengumpul Zakat (UPZ), sehingga penyaluran dana zakat, infak, dan sedekah bisa lebih merata dan menjangkau daerah-daerah terpencil. “Secara aturan, dari dana yang terkumpul, mereka menyerahkan kepada BAZNAS RI, lalu dikembalikan 70 persen. Dan kalau bisa, dana 70 persen BAZNAS daerah ini bisa memanfaatkannya dengan bekerja sama, tentu dengan proposal yang baik, masuk akal, dan bermanfaat di daerah. Saya kira hal ini akan tersalurkan dengan baik ke daerah-daerah terpencil dan yang membutuhkan,” ucap Prof Nadra. Menurut Prof Nadra, jika hal tersebut bisa terlaksana, maka akan bisa meminimalisir dampak dari pelambatan ekonomi di daerah. Katanya, selama ini UPZ-UPZ mengambil zakat karyawan yang telah memiliki gaji tetap. Sementara itu, Deputi 1 BAZNAS RI Bidang Pengumpulan, M. Arifin Purwakananta menambahkan, pelambatan ekonomi akan berdampak pada fundraising setidaknya dalam 6 hal, yaitu penurunan donasi, pemotongan anggaran oleh pemerintah, peningkatan kebutuhan sosial, perubahan prioritas belanja, tantangan pengelolaan dana, serta tekanan pada organisasi filantropi. “Meski demikian, di tengah dampak pelambatan ekonomi tetap ada harapan yaitu krisis akan meningkatkan kedermawanan, terdapat segmen donatur yang tidak terdampak krisis, luasnya saluran donasi digital, inovasi pasar baru, serta donasi tetap,” kata Arifin. Arifin menegaskan, pelambatan ekonomi tidak boleh menjadi alasan BAZNAS maupun lembaga zakat lainnya untuk menurunkan target pengumpulan, sebab hal tersebut akan berdampak pada penerima manfaat maupun orang yang membutuhkan. “Karena ada pelambatan lalu kita menjadi mengecil, ini tidak boleh terjadi, tetapi tetap harus berupaya agar target tercapai, karena apa? Karena angka yang kita himpun ini sudah dihitung penyaluran hingga operasionalnya. Jadi perlu dilakukan check point agar target tetap tercapai meski tengah terjadi pelambatan ekonomi,” katanya.
BERITA24/04/2025 | Humas
BAZNAS KOTA CIREBON SALURKAN 100 PAKET SEMBAKO UNTUK DUKUNG PROGRAM P2WKSS 2025
BAZNAS KOTA CIREBON SALURKAN 100 PAKET SEMBAKO UNTUK DUKUNG PROGRAM P2WKSS 2025
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Cirebon – Dalam rangka mendukung Program Pemberdayaan Peranan Wanita Menuju Keluarga Sehat dan Sejahtera (P2WKSS) Tahun 2025, BAZNAS Kota Cirebon menyalurkan bantuan sebanyak 100 paket sembako kepada masyarakat yang membutuhkan. Kegiatan ini dilaksanakan pada Rabu, 23 April 2025 di RW 06 Suradinaya Utara, Kelurahan Pekiringan, Kecamatan Kesambi, Kota Cirebon. Penyaluran bantuan ini merupakan bentuk sinergi antara BAZNAS Kota Cirebon dan Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3APPKB) Kota Cirebon dalam mewujudkan keluarga sehat dan sejahtera serta mendukung upaya penurunan angka stunting, peningkatan akses pendidikan, dan pemberdayaan ekonomi perempuan. Hadir dalam kegiatan tersebut Ketua BAZNAS Kota Cirebon, Wakil Ketua II serta staf pelaksana. Sementara dari pihak DP3APPKB, turut hadir Kepala Dinas beserta jajaran. Ketua BAZNAS Kota Cirebon menyampaikan bahwa bantuan ini diharapkan dapat memberikan manfaat langsung kepada para penerima, terutama kaum perempuan sebagai pilar utama keluarga. “Pemberdayaan perempuan menjadi kunci untuk menciptakan keluarga yang tangguh. Melalui program ini, kami berharap kesadaran akan pentingnya kesehatan ibu dan anak semakin meningkat,” ujarnya. Program P2WKSS ini juga mencakup berbagai kegiatan seperti pemeriksaan kesehatan rutin, penyuluhan gizi, serta pelatihan kader kesehatan yang bertujuan untuk menciptakan masyarakat yang lebih mandiri dan sehat. Dengan semangat kolaborasi dan kepedulian sosial, BAZNAS Kota Cirebon terus berkomitmen untuk hadir di tengah masyarakat serta menjadi bagian dari solusi atas berbagai tantangan sosial dan ekonomi yang dihadapi. #baznaskotacirebon #dp3appkbkotacirebon #kotacirebon #p2wkss #bantuansosial #bantuanbaznas #zakatberdayakanumat #zakatonline #ingetzakatingetbaznaskotacirebon
BERITA24/04/2025 | BAZNAS Kota Cirebon
BAZNAS RI Kembali Berikan Layanan Kesehatan Mata dan Vaksinasi Influenza Gratis bagi Mustahik
BAZNAS RI Kembali Berikan Layanan Kesehatan Mata dan Vaksinasi Influenza Gratis bagi Mustahik
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI kembali menyediakan layanan pemeriksaan mata dan vaksinasi influenza gratis bagi para amil dan mustahik, yang digelar di Rumah Sehat BAZNAS (RSB), Jakarta, Selasa (22/4/2025). Kegiatan ini merupakan lanjutan dari program pemeriksaan mata dalam rangka Gerakan Mata Sehat dan pemberian vaksin influenza gratis, yang didukung oleh PT Midi Utama Indonesia Tbk (Alfamidi) melalui Sedekah Konsumen Alfamidi periode November–Desember 2024, dan turut bekerja sama dengan Yayasan Amal Mata Indonesia dan Ikatan Refraksionis Optisien Indonesia (IROPIN). Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan Saidah Sakwan MA, mengatakan, program ini menegaskan komitmen BAZNAS dalam meningkatkan kesejahteraan umat melalui pendekatan berbasis kesehatan. "Melalui program ini, kami ingin memastikan para amil, relawan, dan mustahik dapat menjalankan aktivitas sehari-hari, termasuk ibadah, dengan kondisi kesehatan yang prima, khususnya penglihatan dan daya tahan tubuh," ujar Saidah dalam keterangan tertulis di Jakarta, Selasa (22/4/2025). Sebanyak 200 penerima manfaat mendapat layanan pemeriksaan mata dan kacamata gratis, sementara 50 orang mendapatkan vaksinasi influenza tanpa biaya. Ia menambahkan, layanan pemeriksaan mata dan vaksinasi influenza sebelumnya telah dilaksanakan menjelang bulan Ramadhan. Namun, masih banyak amil dan relawan yang belum sempat mengikuti karena kesibukan persiapan Ramadhan. Oleh karena itu, kegiatan ini digelar sebagai tahap lanjutan untuk menjawab tingginya antusiasme masyarakat terhadap program serupa. Ke depan, kata Saidah, BAZNAS berencana menggelar tahap ketiga program serupa, dengan fokus pemeriksaan mata dan vaksinasi di wilayah Jakarta. BAZNAS juga tetap membuka peluang kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk sektor swasta, untuk memperluas jangkauan layanan kesehatan bagi masyarakat. "Kami (BAZNAS) berharap dengan hadirnya layanan kesehatan gratis ini masyarakat bisa tetap sehat dalam menjalankan aktivitas keagamaan dan sosial pasca-Ramadhan," ucapnya. Sementara itu, Plt. Kepala Divisi Kesehatan BAZNAS RI, Siti Masturoh, menjelaskan, program ini merupakan lanjutan tahap pertama yang telah memberikan bantuan 10.500 kaca mata gratis dan 1.309 penerima manfaat vaksinasi. “Khusus untuk tahap kedua ini, kami melayani 200 penerima manfaat untuk pemeriksaan mata yang mengalami masalah refraksi seperti rabun jauh (miopia), rabun dekat (hipermetropia), dan astigmatisme dan sebanyak 50 orang untuk vaksinasi. Ini merupakan batch lanjutan khusus Jakarta,” kata Siti. "Melihat antusiasme yang tinggi, kemungkinan besar akan ada tahap ketiga untuk menjangkau lebih banyak penerima manfaat dalam waktu dekat," ucapnya. Ia berharap, program yang diinisiasi BAZNAS ini bisa benar-benar membantu masyarakat. "Awalnya memang bertujuan agar ibadah mayarakat di bulan Ramadhan bisa berjalan lancar tanpa gangguan penglihatan. Tapi setelah Ramadhan pun, BAZNAS ingin masyarakat tetap terbantu, khususnya dalam aktivitas sehari-hari maupun pekerjaan, dengan kondisi penglihatan yang sehat," ujar Siti. "Begitu juga dengan vaksin, kami berharap para manfaat bisa tetap menjalani aktivitas tanpa terganggu oleh penyakit seperti flu dan kondisi kesehatan mereka bisa lebih terjaga," ucapnya.
BERITA24/04/2025 | Humas
Tingkatkan Ekonomi Mustahik, BAZNAS RI Luncurkan Program Disabilitas Berdaya
Tingkatkan Ekonomi Mustahik, BAZNAS RI Luncurkan Program Disabilitas Berdaya
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI meluncurkan program “Disabilitas Berdaya BAZNAS” bersama kelompok Anggrek Karya Cacat Berkreasi (KCB) yang bertujuan untuk meningkatkan kemampuan dan pemberdayaan ekonomi mustahik disabilitas. Program “Disabilitas Berdaya BAZNAS” ini diproyeksikan menjadi program pemberdayaan jangka pendek, menengah dan panjang, di mana penyandang disabilitas yang termasuk mustahik akan dibekali pelatihan padat kaarya dan diharapkan dapat masuk dan diterima dalam dunia kerja, baik sebagai pekerja, maupun sebagai pelaku enterpreneurship. Adapun pelaksanaan program BAZNAS bersama kelompok Anggrek ini melibatkan penyandang disabilitas binaan KCB yang tersebar di Jabodetabek sebanyak 30 orang. Peluncuran program tersebut diselenggarakan di Rumah Produksi Anggrek, Kabupaten Tangerang, Selasa (22/04/2025). Turut hadir Kepala Divisi Optimasi dan Pemasaran Produk Mustahik BAZNAS RI Deden Kuswanda yang mewakili Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan Saidah Sakwan MA., Pembina Yayasan Solidaritas Disabilitas Sutikarno, serta Ketua Kelompok Anggrek KCB Yuli. Kepala Divisi Optimasi dan Pemasaran Produk Mustahik BAZNAS RI, Deden Kuswanda, mengatakan, kerja sama yang dilakukan BAZNAS dengan Anggrek KCB sudah terjalin sejak 2020. Menurutnya, ini merupakan bukti nyata bahwa BAZNAS tidak hanya memberikan bantuan tetapi juga memberikan pendampingan yang berkelanjutan dengan tujuan agar kelompok disabilitas ini dapat berdaya, mandiri dan dapat meningkatkan ekonomi mereka. “BAZNAS sangat mensuport program-program inklusi seperti ini, pemberdayaan ekonominya dengan targetnya para mustahik disabilitas ini kemudian bisa menjadi muzaki. Ini gaung yang sangat besar, dan agar masyarakat tahu bahwa ini hasil dari zakat yang diberikan ke BAZNAS, jadi masyarakat yang awalnya belum membayar zakat melalui BAZNAS jadi bisa ikut,” ujar Deden. Deden menyebutkan, BAZNAS sangat terbuka dengan kerja sama seperti ini untuk memberikan pelatihan dan pemberdayaan ekonomi kepada masyarakat bersama pihak-pihak lainnya. Sehingga BAZNAS bisa lebih banyak menjangkau kelompok-kelompok disabilitas lainnya di pelbagai daerah. “Kami siap berkolaborasi dengan siapa saja dan kami terbuka berkolaborasi dengan pihak-pihak lainnya. Semoga Allah SWT meridhoi langkah-langkah kita,” kata Deden. Secara terpisah, Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan Saidah Sakwan MA, mengatakan tingkat kesejahteraan ekonomi para penyandang disabilitas di Indonesia masih tergolong sangat rendah. Hal tersebut didasari oleh berbagai macam faktor seperti diskriminasi da?am dunia kerja, infrastruktur dan fasilitas yang tidak ramah disabilitas, rendahnya tingkat pendidikan dan keterampilan untuk bisa bersaing di dunia kerja. Oleh karena itu, menurutnya, pelatihan-pelatihan untuk meningkatkan kemampuan dan produktivitas para mustahik disabilitas, termasuk meningkatkan Disability Inclusion (Inklusi Disabilitas) melalui berbagai program pemberdayaan yang berkelanjutan sangat dibutuhkan. “Program ini merupakan wujud nyata BAZNAS dalam memberikan dukungan materil terhadap pelaksanaan program serta pembinaan kepada para penerima manfaat program. Muudah-mudahan program ini memberikan keberkahan bagi kita semua,” kata Saidah. Dalam kesempatan yang sama, Ketua Kelompok Anggrek KCB, Yuli menyampaikan terima kasih kepada BAZNAS RI yang telah memberikan suport yang luar biasa dan telah memberikan kepercayaan kepada Anggrek KCB untuk turut serta memberikan pelatihan-pelatihan dan keterampilan-keterampilan kepada para penyandang disabilitas. “Terima kasih BAZNAS yang sudah mensuport pelatihan-pelatihan yang sudah dijalankan Anggrek KCB dari yang tidak punya apa-apa sampai sekarang punya 75 unit mesin, dari Jawa Timur hingga hari ini di Tangerang,” ujar Yuli. Yuli menuturkan, suport BAZNAS kepada teman-teman disabilitas sudah terbukti nyata di Bekasi. Pelatihan yang diberikan pada tahun 2020 kepada orangtua dengan downsyndrom untuk membuat keripik, saat ini status mereka sudah bukan lagi penerima zakat namun menjadi pemberi zakat. Bahkan mereka juga sudah mempekerjakan orang-orang normal. “Dari Anggrek KCB mustahik sekarang Alhamdulillah sudah menjadi muzaki, semoga semua peserta pelatihan dan anggota binaan Anggrek KCB bisa menjadi contoh gerakan dari mustahik menjadi muzaki dalam program BAZNAS Berdaya. Terima kasih BAZNAS yang sudah lima tahun mensuport kami,” ujar Yuli.
BERITA24/04/2025 | Humas
3 Makna dalam Berkurban yang Wajib Diketahui saat Menyambut Idul Adha
3 Makna dalam Berkurban yang Wajib Diketahui saat Menyambut Idul Adha
Terdapat 3 makna berkurban yang wajib diketahui dalam menyambut Idul Adha. Kurban adalah salah satu ibadah sunnah yang dilakukan umat islam setiap tahunnya. Ibadah kurban ini dilakukan setiap pada bulan Dzulhijjah. Kurban ini diperuntukkan untuk umat muslim yang kurang mampu, agar mereka setidaknya dalam setahun sekali mereka memakan daging yaitu daging kurban. Ibadah Kurban ini juga salah satu pembuktian bahwa sebagai umat islam yang taat pada perintah Allah SWT. Penyembelihan hewan kurban ini hanya dilakukan beberapa hewan seperti hewan ternak sapi, kambing, domba, kerbau, dan unta. 3 Makna dalam Berkurban 1. Waktu yang tepat untuk berbagi Pada momen berkurban ini adalah waktu yang tepat bagi umat Islam berbagi sebagian hartanya untuk menyembelihkan hewan ternak dan diperuntukkan untuk umat Islam lainnya yang kurang mampu. Allah SWT juga sangat menyukai hamba-Nya yang saling berbagi dan saling membantu. Ingat 2,5% harga kita adalah harta yang perlu kita sumbangkan untuk orang yang membutuhkan. Sekarang kamu bisa dapatkan momen sedekah dan berkurban secara online melalui BAZNAS. BAZNAS memiliki program “KURBAN BERKAH BAZNAS” yang dapat kamu nikmati kemudahannya semudah belanja online. Info lebih lengkap silahkan klik disini : Kurban online 2. Menyucikan harta Berkurban ini dapat menyucikan harta bagi umat muslim yang melakukannya. Berkurban bagaikan membilas harta. Dengan bersihnya harta kita, dapat terhindar dari rasa iri dengki, dan rasa-rasa terburuk lainnya. 3. Sebagai pertolongan di hari akhir Hewan yang dikurbankan akan menjadi saksi serta sarana penolong dari Allah SWT kepada umat Islam yang melakukan kurban tersebut. Hewan kurban ini juga nantinya akan sebagai kendaraan bagi umat Islam yang melakukan kurban agar selamat pada saat menyebrangi tali sirotol mustaqim dan menyelamatkan jatuh ke api neraka yang menyala-nyala. Sumber : BAZNAS Kota Bandung
BERITA24/04/2025 | Humas
Enam Negara Afrika Berlatih Zakat dan Sertifikasi Amil ke BAZNAS dan IPB
Enam Negara Afrika Berlatih Zakat dan Sertifikasi Amil ke BAZNAS dan IPB
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI bekerja sama dengan Institut Pertanian Bogor (IPB) menggelar pelatihan berbasis kompetensi dan sertifikasi untuk skema manajer pengumpulan, serta skema manajer pendistribusian dan pendayagunaan bagi para amil zakat dari Afrika Tengah dan Barat. Pelatihan ini turut difasilitasi oleh Pusat Pendidikan dan Pelatihan (Pusdiklat) BAZNAS serta Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) BAZNAS, dengan kurikulum yang telah disesuaikan dengan Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI). Sebanyak enam negara Afrika mengirimkan perwakilannya dalam program ini, yaitu Nigeria, Sierra Leone, Senegal, Togo, Ghana, dan Benin. Para peserta merupakan tokoh dan pimpinan lembaga zakat terkemuka di negara masing-masing. Kegiatan tersebut berlangsung pada 16–26 April 2025 di Bogor, Jawa Barat. Pembukaan kegiatan ini turut hadir Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pengumpulan Rizaludin Kurniawan M.Si., Wakil Rektor IPB Bidang Riset, Inovasi dan Pengembangan Agromaritim, Prof. Ernan Rustiadi, Dekan Fakultas Ekonomi dan Management IPB University, Dr. Irfan Syauqi Beik, Direktur Pemberdayaan Zakat dan Wakaf (Ditzawa) Kementerian Agama RI, Waryono, beserta civitas academica IPB University. Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pengumpulan, Rizaludin Kurniawan, mengatakan, pelatihan ini merupakan bentuk kontribusi Indonesia dalam meningkatkan kapasitas amil zakat di kancah internasional. "Ini adalah pelatihan sertifikasi berskala internasional. Tidak hanya sebagai ajang transfer pengetahuan, tapi juga transfer keterampilan antarnegara,” ujar Rizaludin, di Bogor, Jawa Barat, Kamis (16/4/2025). Menurutnya, Indonesia telah menjadi rujukan global dalam pengelolaan zakat dalam satu dekade terakhir. Pertumbuhan signifikan pada penghimpunan, penyaluran, hingga pemberdayaan mustahik menjadikan sistem zakat Indonesia patut dicontoh negara lain. “Mereka datang ke Indonesia karena ingin belajar langsung dari pengalaman BAZNAS,” jelasnya. Rizaludin menyampaikan, dalam pelatihan ini peserta akan difokuskan pada dua skema kompetensi inti, yakni manajerial pengumpulan dan penyaluran zakat. “Untuk skema pengumpulan, peserta akan belajar tentang strategi pengumpulan, perencanaan, mengelola, mengevaluasi, pelayani donatur, serta strategi peningkatan penghimpunan. Sementara dalam skema penyaluran, mereka akan mendalami bagaimana zakat bisa digunakan untuk pemenuhan kebutuhan dasar hingga pemberdayaan mustahik agar mandiri,” imbuhnya. Pelatihan ini, lanjut Rizaludin, juga menjadi bagian dari upaya diplomasi zakat internasional. Ia berharap, peserta dapat mengadopsi model keberhasilan pengelolaan zakat di Indonesia dan menerapkannya di negara masing-masing. Sementara itu, Wakil Rektor IPB Bidang Riset, Inovasi dan Pengembangan Agromaritim, Prof. Ernan Rustiadi, menyampaikan apresiasi tinggi atas kolaborasi strategis dengan BAZNAS. “Peranan BAZNAS dalam kegiatan ini sangat luar biasa. Kami sudah banyak bekerja sama dan terus belajar satu sama lain. Di IPB, terutama melalui Departemen Ekonomi Syariah, kami memiliki sumber daya yang ahli dan jaringan internasional yang kuat. Dan alhamdulillah dengan berbagai kapasitas yang kami miliki, kami bisa berkontribusi melakukan pelatihan ini,” ujar Ernan. Lebih lanjut, Ernan menyampaikan harapannya agar pelatihan ini menjadi program rutin yang membawa manfaat berkelanjutan. “Kami berharap pelatihan ini bisa menjadi agenda rutin, tapi bukan sekadar rutinitas, melainkan program yang terus berkembang,” katanya. Pada kesempatan tersebut, Direktur Pemberdayaan Zakat dan Wakaf (Ditzawa) Kementerian Agama RI, Waryono, yang turut hadir, mengatakan, kegiatan ini menjadi ajang transfer pengetahuan sekaligus transfer keterampilan. "Semoga dengan adanya pelatihan ini para peserta dapat memperoleh sertifikasi amil yang menunjukkan kompetensinya seorang seorang amil yang kompeten," ujarnya. Salah satu peserta pelatihan, Chairman AZAWON, Muhammad Lawal Maidoki, menyatakan rasa kagumnya atas sistem pengelolaan zakat di Indonesia. Ia menyebut, BAZNAS sebagai model institusi pengelola zakat yang profesional dan patut dijadikan rujukan internasional. "Kami saat ini berada di Indonesia untuk mengikuti pelatihan dan mempelajari praktik terbaik dalam pengelolaan zakat, baik dari aspek penghimpunan, pendistribusian, maupun manajemen zakat secara menyeluruh," ucap Lawal Maidoki. "Kami sangat terinspirasi oleh BAZNAS, terutama dalam sistem penghimpunan dan pendistribusian zakat yang dijalankan secara profesional dan terstruktur. Karena itu, selama bertahun-tahun kami telah menjalin hubungan yang erat dengan BAZNAS. Kini, kehadiran IPB semakin memperkuat kerja sama ini melalui pelatihan berbagai model penghimpunan dan pendistribusian zakat," lanjutnya. Ia berharap, kehadirannya di sini dapat menyerap banyak ilmu dari pelatihan ini, lalu mengimplementasikannya secara langsung di negara bagiannya masing-masing di Nigeria, maupun di berbagai negara lain di kawasan Afrika Barat.
BERITA24/04/2025 | Humas
Dukung Evakuasi Sementara untuk Sebagian Warga Palestina, BAZNAS RI Siap Fasilitasi Perawatan di Indonesia
Dukung Evakuasi Sementara untuk Sebagian Warga Palestina, BAZNAS RI Siap Fasilitasi Perawatan di Indonesia
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI mendukung niat baik Presiden RI Prabowo Subianto untuk melakukan evakuasi sementara bagi sebagian warga Gaza, Palestina yang terluka, yatim piatu, serta yang mengidap penyakit lainnya akibat agresi yang masih terus berlangsung di wilayah tersebut. “BAZNAS mendukung niat baik Presiden Prabowo untuk evakuasi sementara sebagian warga Gaza yang terluka, yatim dan mengidap penyakit lainnya, karena informasi dari Tim BAZNAS memang banyak yang harus ditolong. Kalau tidak ditolong segera, mereka bisa mati karena tidak ada perawatan dan obat-obatan,” ujar Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA., dalam keterangan tertulis di Jakarta, Kamis (17/4/2025). Kiai Noor menyampaikan, BAZNAS tidak melihat bahwa evakuasi tersebut mengikuti kebijakan Presiden Trump. “Kita perlu membedakan antara evakuasi dengan relokasi. Evakuasi bersifat sementara dan harus dikembalikan setelah sembuh.” Ia menegaskan, evakuasi tersebut bersifat sementara, bukan relokasi permanen. “Setelah mereka sembuh dan situasi memungkinkan, mereka akan dikembalikan ke Gaza. Kekhawatiran evakuasi untuk sebagian warga Gaza, yakni sekitar 1.000 sampai dengan 2.000 orang, yang disamakan dengan relokasi tentu harus ditepis karena jumlah warga Gaza itu tidak kurang dari 2,2 juta orang.” “BAZNAS siap melakukan kolaborasi dengan berbagai pihak untuk memfasilitasi perawatan dan pendidikan bagi anak yang terluka, yang sakit dan yatim. Sekarang ini juga cukup banyak yang mendapat perawatan di Mesir dan Yordania,” jelasnya. “Kami menyaksikan langsung bahwa para pengungsi Palestina di Mesir maupun di Yordania juga sangat membutuhkan pertolongan. Banyak yang dirawat di rumah sakit, namun kapasitasnya tidak mencukupi. Karena itu, evakuasi resmi ke Indonesia menjadi langkah strategis,” jelas Kiai Noor. Ia menambahkan, proses evakuasi dan pengembalian ke Gaza harus dilakukan secara resmi melalui jalur diplomatik, demi menjamin perlindungan dan kepastian hukum bagi para pengungsi. Untuk itu, perlu segera dilakukan koordinasi dengan Kementerian Luar Negeri. “Termasuk rumah sakit di Mesir yang setiap hari menerima pasien baru dari Gaza. Banyak dari mereka masuk secara tidak resmi. Maka dari itu, apabila evakuasi ini dilakukan secara resmi, pengembaliannya ke Gaza juga harus melalui jalur resmi,” kata Kiai Noor. Ia menegaskan, BAZNAS siap mendukung penuh proses evakuasi untuk sebagian warga Gaza, termasuk jika diminta untuk membantu perawatan para pengungsi. “Kami siap berkontribusi, seperti yang telah kami lakukan sebelumnya,” tegasnya. Lebih lanjut, jelas Kiai Noor, BAZNAS telah lama menjalin kerja sama dengan berbagai rumah sakit dan lembaga internasional yang menangani korban konflik Palestina, termasuk King Hussein Cancer Center (KHCC) di Yordania. “Kami juga bekerja sama dengan Egyptian Red Crescent (ERC), Sunaul Hayah, Bayt Zakat, serta UNRWA dan JHCO. Bantuan yang kami berikan juga menjangkau pengungsi yang dirawat di luar Gaza,” kata Kiai Noor. “Selain bantuan ke Gaza, sebagian bantuan BAZNAS yang disalurkan melalui Grand Syeikh juga diberikan kepada korban Palestina yang sedang dirawat di Mesir,” lanjutnya. Pemerintah Indonesia sendiri dikatakan telah menyiapkan fasilitas khusus, mulai dari apartemen hingga perawatan medis, untuk menampung para pengungsi yang akan dievakuasi. “Kalau diminta, BAZNAS siap ikut serta. Kami punya pengalaman dan mitra yang cukup untuk membantu secara logistik maupun kemanusiaan,” ucapnya.
BERITA24/04/2025 | Humas
Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Mari tunaikan zakat Anda dengan mentransfer ke rekening zakat.

BAZNAS

Info Rekening Zakat