WhatsApp Icon
BAZNAS Kota Cirebon Perkuat Kolaborasi Bersama Polres Cirebon Kota

CIREBON — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Cirebon terus memperkuat sinergi dan kolaborasi dengan berbagai pihak dalam upaya mengoptimalkan pengelolaan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) untuk kemaslahatan masyarakat. Salah satunya melalui silaturahmi jajaran pimpinan dan Amil Pelaksana BAZNAS Kota Cirebon ke Polres Cirebon Kota, Senin (21/09/2026).

Kegiatan silaturahmi yang berlangsung di ruang kerja Polres Cirebon Kota tersebut menjadi momentum untuk mempererat hubungan kelembagaan sekaligus memperkenalkan jajaran pimpinan BAZNAS Kota Cirebon kepada Kapolres Cirebon Kota yang baru.

Dalam pertemuan tersebut, hadir Kapolres Cirebon Kota, AKBP Bimantoro Kurniawan, S.I.K., M.M. bersama Wakapolres, Kasatlantas, Kasatreskrim, Kasat Intelkam, dan Kasat Narkoba. Sementara dari BAZNAS Kota Cirebon hadir Ketua BAZNAS Kota Cirebon, H.Hamdan, S.Ag,.M.Pd.I, Wakil Ketua I, Wakil Ketua IV, serta jajaran Amil Pelaksana.

Pertemuan berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan. Selain menjadi ajang silaturahmi, pertemuan tersebut juga membahas peluang penguatan kolaborasi dalam berbagai program sosial yang dapat dilakukan bersama untuk memberikan manfaat lebih luas bagi masyarakat Kota Cirebon.

Kolaborasi tersebut menjadi penting karena Polres Cirebon Kota selama ini juga memiliki peran dalam mendukung gerakan zakat melalui Unit Pengumpul Zakat (UPZ). UPZ Polres Cirebon Kota secara aktif menghimpun zakat profesi serta infak dan sedekah dari para anggotanya untuk disalurkan melalui BAZNAS Kota Cirebon.

ZIS yang dihimpun melalui UPZ tersebut kemudian dikelola dan disalurkan BAZNAS Kota Cirebon melalui berbagai program kepada masyarakat yang membutuhkan, baik dalam bidang kesehatan, pendidikan, sosial kemanusiaan, pemberdayaan ekonomi, maupun keagamaan.

Melalui sinergi antara BAZNAS Kota Cirebon dan Polres Cirebon Kota, zakat, infak, dan sedekah yang ditunaikan para anggota kepolisian tidak hanya menjadi ibadah individual, tetapi juga turut menjadi bagian dari gerakan sosial yang memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

BAZNAS Kota Cirebon berharap silaturahmi dan kolaborasi ini dapat terus berkembang, sehingga semakin banyak program kebaikan yang dapat dihadirkan dan semakin luas pula masyarakat yang merasakan manfaatnya.

Dari zakat yang ditunaikan, tumbuh kepedulian. Dari kepedulian, lahir kolaborasi. Dan dari kolaborasi, semakin banyak masyarakat yang terbantu.

Zakat Menguatkan Indonesia.

21/09/2026 | Kontributor: Admin | Akate
BAZNAS Kota Cirebon Salurkan Bantuan Kaki Palsu untuk Bapak Suryadi, Bantu Kembali Beraktivitas

CIREBON – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Cirebon kembali menghadirkan manfaat zakat melalui penyaluran bantuan kaki palsu kepada Bapak Suryadi, warga RW 04 Langensari Baru, Kelurahan Pekiringan, Kota Cirebon, Senin (14/9/2026).

Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Ketua BAZNAS Kota Cirebon, H. Hamdan, S.Ag., M.Pd.I., bersama jajaran amil dan staf BAZNAS Kota Cirebon. Bantuan kaki palsu ini diberikan untuk membantu menunjang mobilitas Bapak Suryadi agar dapat kembali menjalankan aktivitas sehari-hari dengan lebih baik.

Dalam kesempatan tersebut, H. Hamdan menyampaikan bahwa bantuan kaki palsu merupakan bagian dari ikhtiar BAZNAS Kota Cirebon untuk memberikan manfaat secara langsung kepada masyarakat yang membutuhkan.

“Alhamdulillah, hari ini kami menyerahkan kaki palsu untuk Bapak Suryadi supaya bisa beraktivitas lagi seperti dulu. Mudah-mudahan bantuan ini banyak manfaatnya dan dapat membantu Bapak dalam beraktivitas,” ujar H. Hamdan.

Ia juga berharap kaki palsu yang diberikan dapat dirawat dengan baik sehingga dapat digunakan dalam jangka panjang.

“Kami selaku pimpinan BAZNAS dan para staf amil, mudah-mudahan mendapat rida dan pahala dari Allah. Mudah-mudahan kaki palsu ini awet, Pak, dirawat,” lanjutnya.

Bapak Suryadi: Akan Dirawat dan Digunakan untuk Aktivitas Sehari-hari

Bagi Bapak Suryadi, bantuan tersebut menjadi bentuk kepedulian yang sangat berarti. Ia menyampaikan terima kasih kepada BAZNAS Kota Cirebon atas bantuan kaki palsu yang diterimanya.

“Terima kasih kepada BAZNAS yang telah memberikan kaki palsu kepada saya. Insyaallah kaki palsu ini akan saya jaga, dirawat dan digunakan untuk aktivitas seperti biasa yang sehari-hari saya lakukan,” ungkap Bapak Suryadi.

Ia kembali menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas bantuan yang diberikan.

“Terima kasih sekali lagi atas bantuannya,” tuturnya.

RW: Bukti Kehadiran BAZNAS di Tengah Masyarakat

Apresiasi juga disampaikan oleh pengurus RW 04 Langensari Baru, Kelurahan Pekiringan. Perwakilan RW menyebut proses pengajuan bantuan hingga penanganan yang relatif cepat menjadi salah satu manfaat yang dirasakan masyarakat dari kehadiran BAZNAS Kota Cirebon.

“Kami atas nama pengurus RW 04 Langensari Baru, Kelurahan Pekiringan, mengucapkan terima kasih kepada BAZNAS Kota Cirebon yang telah membantu warga kami,” ujarnya.

Menurutnya, bantuan kaki palsu tersebut menjadi bantuan yang sangat dirasakan manfaatnya oleh warga.

“Ini bantuan yang saya pikir adalah bantuan yang cepat. Penanganan pengajuannya tidak lama. Karena itu, kita merasakan manfaat kehadiran BAZNAS Kota Cirebon di tengah-tengah masyarakat,” lanjutnya.

Ia berharap BAZNAS Kota Cirebon dapat terus hadir memberikan pelayanan dan manfaat bagi masyarakat.

Zakat Menguatkan, Hadirkan Manfaat bagi Sesama

Penyaluran bantuan kaki palsu kepada Bapak Suryadi menjadi salah satu wujud nyata kepedulian BAZNAS Kota Cirebon dalam membantu masyarakat yang membutuhkan. Bantuan tersebut tidak hanya berupa alat bantu mobilitas, tetapi juga diharapkan dapat memberikan semangat dan kesempatan bagi penerima manfaat untuk menjalankan kembali aktivitas sehari-hari.

Melalui penyaluran zakat, infak, dan sedekah dari para muzaki dan donatur, BAZNAS Kota Cirebon terus berupaya menghadirkan manfaat di tengah masyarakat melalui berbagai program, termasuk bidang kesehatan dan bantuan sosial.

Kehadiran BAZNAS diharapkan dapat menjadi penghubung antara kebaikan para muzaki dengan kebutuhan masyarakat yang membutuhkan, sehingga dana zakat, infak, dan sedekah dapat memberikan manfaat yang nyata dan berkelanjutan.

Zakat Menguatkan Indonesia.

21/09/2026 | Kontributor: Admin | Akate
BAZNAS Semarakkan MTQ Nasional XXXI dengan Edukasi Zakat dan Layanan Gratis

Gelaran Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Nasional XXXI Tahun 2026 tidak hanya menjadi ruang untuk menyemarakkan syiar Al-Qur’an, tetapi juga menjadi momentum bagi masyarakat untuk mengenal lebih dekat gerakan zakat dan berbagai manfaatnya.

Dalam kesempatan tersebut, BAZNAS RI bersama BAZNAS Provinsi Jawa Tengah dan BAZNAS Kota Semarang menghadirkan berbagai layanan dan aktivitas menarik bagi peserta maupun pengunjung pameran MTQ Nasional XXXI yang berlangsung di Semarang, Jawa Tengah.

Sejumlah layanan dan kegiatan dihadirkan, mulai dari booth edukasi digital “Jelajah Dampak Zakat Nusantara”, layanan potong rambut gratis, hingga partisipasi dalam Halal Food Fest yang menghadirkan berbagai produk olahan lokal dari usaha milik mustahik binaan BAZNAS.

Edukasi Zakat dengan Cara yang Lebih Interaktif

Sekretaris Utama BAZNAS RI Dr. H. Subhan Cholid, Lc., M.A., mengajak masyarakat untuk mengunjungi booth BAZNAS dan memanfaatkan berbagai layanan serta edukasi yang tersedia selama pameran berlangsung.

Menurutnya, kehadiran BAZNAS dalam MTQ Nasional XXXI menjadi kesempatan untuk memperkenalkan zakat kepada masyarakat melalui pendekatan yang edukatif dan interaktif.

“Dalam rangka memeriahkan MTQ Nasional XXXI, BAZNAS mengikuti kegiatan pameran yang berlangsung sejak tanggal 11 hingga tanggal 19 September. Silakan hadir di pameran tersebut, di booth kami. Kita ada edukasi tentang zakat. Kalau Anda beruntung, Anda akan mendapatkan hadiah yang sangat menarik,” ujar Subhan di sela kunjungannya ke booth BAZNAS, Sabtu (19/9/2026).

Booth tersebut tidak hanya melibatkan BAZNAS RI. BAZNAS daerah turut berpartisipasi bersama para pelaku UMKM binaan BAZNAS yang membawa berbagai produk hasil pemberdayaan mustahik.

Dengan demikian, pengunjung tidak hanya mendapatkan pengetahuan mengenai zakat, tetapi juga dapat melihat secara langsung bagaimana zakat dikelola dan diwujudkan menjadi berbagai program yang memberikan manfaat bagi masyarakat.

Dari Edukasi Zakat hingga Produk Mustahik

Salah satu bagian yang menarik perhatian pengunjung adalah kehadiran produk-produk UMKM binaan BAZNAS dalam Halal Food Fest.

Produk tersebut menjadi gambaran nyata bahwa zakat tidak berhenti pada penghimpunan dan penyaluran, tetapi dapat diarahkan untuk mendukung pemberdayaan ekonomi dan mendorong penerima manfaat agar semakin mandiri.

Selain menikmati produk kuliner lokal, pengunjung juga dapat mengikuti berbagai aktivitas interaktif di booth BAZNAS serta memperoleh informasi mengenai program-program pemberdayaan yang dijalankan BAZNAS.

Antusiasme peserta dan pengunjung terlihat dari keikutsertaan mereka dalam berbagai aktivitas yang disediakan. Kehadiran booth BAZNAS pun menjadi ruang perjumpaan antara edukasi, pelayanan, pemberdayaan, dan syiar zakat.

Membumikan Al-Qur’an melalui Gerakan Kebaikan

Subhan berharap kehadiran BAZNAS dalam MTQ Nasional XXXI dapat menjadi sarana untuk memperluas pemahaman masyarakat mengenai zakat sekaligus memaknai MTQ sebagai momentum membumikan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan.

“Silakan datang ke pameran ini dan kita meriahkan tabarukan bil Quran. Kita mengambil berkah dari kegiatan membumikan Al-Qur’an melalui MTQ Nasional XXXI Tahun 2026,” ucapnya.

MTQ pada akhirnya bukan hanya tentang lantunan ayat suci dan perlombaan membaca Al-Qur’an. Momentum ini juga dapat menjadi ruang untuk menghadirkan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan nyata—termasuk melalui kepedulian, berbagi, pemberdayaan, dan pengelolaan zakat yang amanah.

Melalui kehadirannya di MTQ Nasional XXXI, BAZNAS terus mengajak masyarakat untuk mengenal zakat lebih dekat sekaligus melihat dampak kebaikan yang lahir ketika zakat dikelola dan disalurkan secara tepat.

Dari Al-Qur’an, tumbuh nilai kebaikan.

Dari zakat, tumbuh kebermanfaatan.

Zakat Menguatkan Indonesia.

19/09/2026 | Kontributor: Admin | Akate
BAZNAS RI Optimalkan UPZ Kemenhut untuk Fasilitasi ASN Menunaikan Zakat

Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI terus memperkuat pengelolaan zakat di lingkungan Kementerian Kehutanan (Kemenhut) RI. Salah satu langkah yang dilakukan adalah mengoptimalkan peran Unit Pengumpul Zakat (UPZ) sekaligus memperkuat syiar dan edukasi zakat bagi Aparatur Sipil Negara (ASN).

Upaya tersebut mengemuka dalam acara serah terima jabatan kepengurusan UPZ BAZNAS Kementerian Kehutanan RI periode 2026–2030 yang berlangsung di Gedung Kemenhut, Jakarta, Jumat (18/9/2026).

Kegiatan ini dihadiri Kepala Divisi Pengumpulan Kementerian dan Lembaga Nonkementerian BAZNAS RI Dr. Mohan, S.E., M.E.I., Sekretaris Jenderal Kementerian Kehutanan sekaligus Penasihat UPZ Kemenhut Dr. Ir. Mahfudz, M.P., Kepala Biro Umum sekaligus Ketua UPZ Kementerian Kehutanan Irfan Mudofar, S.Hut., M.A., M.A.P., serta Ketua UPZ Kemenhut periode 2018–2025 Ir. Sudjoko Prajitno beserta jajaran.

Memperkuat UPZ, Memudahkan ASN Berzakat

Pimpinan Mobilisasi dan Pengumpulan BAZNAS RI Dr. H. Rizaludin Kurniawan, S.Ag., M.Si., CFRM, menekankan pentingnya memperkuat UPZ sebagai bagian dari upaya mengoptimalkan potensi zakat di lingkungan kementerian.

Menurutnya, UPZ memiliki peran penting dalam menghadirkan layanan zakat yang mudah dan terintegrasi bagi para ASN, sekaligus mendukung tata kelola zakat yang amanah dan akuntabel.

“Pengelolaan zakat di lingkungan kementerian dan lembaga, termasuk di Kemenhut, memerlukan dukungan dan sinergi dari berbagai unsur. Karena itu, keberadaan UPZ perlu diperkuat agar mampu menjadi bagian dari ekosistem pelayanan zakat yang memberikan kemudahan kepada ASN, sekaligus mendukung tata kelola zakat yang amanah dan akuntabel,” ujar Rizaludin.

Penguatan tersebut tidak hanya berkaitan dengan penghimpunan, tetapi juga mencakup kesiapan organisasi dan sistem pelayanan zakat secara menyeluruh.

Pelayanan Zakat Harus Profesional dan Amanah

Deputi Mobilisasi dan Pengumpulan BAZNAS RI H. M. Arifin Purwakananta, S.I.Kom., M.I.Kom., CWC., CFRM., menyampaikan bahwa pengelolaan zakat membutuhkan kesiapsiagaan dari berbagai sisi.

Mulai dari penghimpunan, organisasi, sumber daya manusia, sistem layanan, administrasi, data, pelaporan, hingga komunikasi dengan muzaki dan koordinasi antara BAZNAS dengan UPZ perlu dipersiapkan secara baik.

“Pengelolaan zakat harus mampu memberikan pelayanan secara cepat dan baik ketika muzaki membutuhkan layanan, sekaligus memastikan setiap proses pengelolaan dana zakat dilaksanakan secara profesional, amanah, transparan, akuntabel, dan sesuai dengan ketentuan syariat,” ujarnya.

Dengan pengelolaan yang terintegrasi, UPZ diharapkan tidak hanya menjadi tempat pembayaran zakat, tetapi juga menjadi bagian dari ekosistem pelayanan yang mendampingi muzaki dalam menunaikan kewajibannya.

Edukasi Zakat bagi ASN Perlu Diperkuat

Kepala Divisi Pengumpulan Kementerian dan Lembaga Nonkementerian BAZNAS RI Dr. Mohan, S.E., M.E.I., mengapresiasi komitmen Kementerian Kehutanan dalam mengembangkan pengelolaan zakat melalui UPZ.

Ia menilai, sinergi antara Kemenhut RI dan BAZNAS RI perlu terus diperkuat agar pengelolaan zakat dapat berjalan secara terintegrasi dan berkelanjutan.

Menurutnya, optimalisasi zakat tidak cukup hanya dengan menyediakan mekanisme pembayaran. Edukasi dan pengingat secara berkelanjutan juga diperlukan agar ASN memahami kewajiban zakat sesuai ketentuan syariah.

Hal tersebut mencakup pemahaman mengenai nisab, haul, objek zakat, hingga mekanisme penunaian zakat.

UPZ sebagai Bagian dari Kesadaran Ibadah

Kepala Biro Umum sekaligus Ketua UPZ Kementerian Kehutanan Irfan Mudofar, S.Hut., M.A., M.A.P., menyampaikan bahwa pengelolaan zakat di lingkungan ASN tidak semata-mata berkaitan dengan aktivitas administratif.

Lebih dari itu, pengelolaan zakat menjadi bagian dari upaya membangun kesadaran ibadah harta di lingkungan ASN.

Sementara itu, Sekretaris Jenderal Kementerian Kehutanan sekaligus Penasihat UPZ Kemenhut Dr. Ir. Mahfudz, M.P., menekankan pentingnya pengelolaan zakat yang amanah, tertib, profesional, dan berkelanjutan.

UPZ bersama para petugas layanan zakat memiliki peran strategis dalam memberikan pelayanan kepada ASN yang menunaikan zakat sekaligus memastikan setiap proses pengelolaan berjalan dengan baik.

Melalui penguatan UPZ, sinergi kelembagaan, serta edukasi yang berkelanjutan, BAZNAS RI dan Kementerian Kehutanan terus mendorong hadirnya layanan zakat yang semakin mudah, profesional, dan amanah bagi para ASN.

Pada akhirnya, zakat bukan hanya tentang menunaikan kewajiban, tetapi juga tentang membangun ekosistem kebaikan yang dikelola secara tepat agar manfaatnya dapat dirasakan oleh masyarakat.

Zakat Menguatkan Indonesia.

18/09/2026 | Kontributor: Admin | Akate
BAZNAS RI Raih Penghargaan Lembaga Pemberdaya dari HPDKI

Tangerang — Zakat tidak hanya menjadi jalan untuk membantu memenuhi kebutuhan masyarakat, tetapi juga dapat menjadi pintu bagi tumbuhnya kemandirian ekonomi. Upaya tersebut kembali mendapat apresiasi setelah Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI menerima penghargaan kategori Lembaga Pemberdaya dari Himpunan Peternak Domba Kambing Indonesia (HPDKI).

Penghargaan tersebut diberikan atas kontribusi BAZNAS dalam memberdayakan peternak domba dan kambing skala kecil di berbagai daerah melalui program pemberdayaan ekonomi.

Apresiasi diserahkan dalam rangkaian Musyawarah Nasional (Munas) V HPDKI yang berlangsung di Nusantara Hall ICE BSD, Kabupaten Tangerang, Kamis (17/9/2026).

Ketua BAZNAS RI, Dr. Ir. Sodik Mudjahid, M.Sc., menyampaikan apresiasi atas penghargaan tersebut. Menurutnya, penghargaan ini menjadi bentuk pengakuan terhadap komitmen BAZNAS dalam membantu masyarakat kecil agar memiliki kesempatan untuk berkembang dan lebih mandiri secara ekonomi.

“Saya kira ini adalah salah satu award yang sangat penting karena BAZNAS diakui sebagai salah satu lembaga pemberdaya masyarakat kecil, yakni peternak domba,” ujar Sodik Mudjahid.

Dari Bantuan Modal hingga Akses Pasar

Pemberdayaan peternak dilakukan melalui berbagai bentuk dukungan, mulai dari bantuan modal, pendampingan usaha, hingga penguatan akses pasar.

Salah satu program yang menjadi bagian dari upaya tersebut adalah Balai Ternak BAZNAS, yang dikembangkan sebagai wadah pemberdayaan peternak mustahik agar tidak hanya menerima bantuan, tetapi juga memiliki kemampuan untuk mengembangkan usaha secara berkelanjutan.

Melalui pendampingan, para peternak mendapatkan dukungan untuk meningkatkan kapasitas usaha sekaligus memperkuat perekonomian keluarga.

HPDKI menilai kontribusi BAZNAS tersebut terlihat melalui keberhasilan program Balai Ternak domba dan kambing dalam memberdayakan peternak mustahik. Dukungan juga diperkuat dengan pembukaan akses pasar melalui berbagai program, termasuk Kurban dan Dam BAZNAS.

Dengan adanya akses pasar, hasil usaha peternak memiliki peluang untuk terserap dengan lebih baik sehingga manfaat pemberdayaan tidak berhenti pada bantuan awal.

Pemberdayaan Peternak dan Ketahanan Pangan

BAZNAS juga berkomitmen untuk terus melanjutkan dan memperluas pengembangan Balai Ternak di berbagai daerah.

Menurut Sodik, program tersebut memiliki manfaat pada dua sisi. Di tingkat masyarakat, pemberdayaan peternak dapat membantu menghidupkan perekonomian usaha mikro. Sementara dalam skala yang lebih luas, pengembangan peternakan turut mendukung ketahanan pangan nasional.

“Untuk semua pengurus, mari kita teruskan program BAZNAS dalam pengembangan Balai Ternak karena ini secara makro adalah membantu ketahanan pangan Indonesia dan secara mikro ini adalah betul-betul menghidupkan para pengusaha mikro yakni para peternak,” kata Sodik.

Penghargaan dari HPDKI menjadi bagian dari perjalanan pemberdayaan zakat yang menempatkan mustahik bukan hanya sebagai penerima bantuan, tetapi sebagai masyarakat yang memiliki potensi untuk tumbuh dan menjadi lebih mandiri.

Ketika zakat dikelola untuk membuka akses usaha, memberikan pendampingan, dan memperluas peluang pasar, manfaatnya dapat terus berkembang dari satu penerima kepada keluarga dan lingkungan di sekitarnya.

Dari zakat, tumbuh usaha.

Dari usaha, lahir kemandirian.

Dan dari masyarakat yang mandiri, ekonomi Indonesia ikut menguat.

Zakat Menguatkan Indonesia.

18/09/2026 | Kontributor: Admin | Akate

Berita Terbaru

BAZNAS Kota Cirebon Imbau Masyarakat Manfaatkan Layanan Jemput Zakat Selama Bulan Ramadhan
BAZNAS Kota Cirebon Imbau Masyarakat Manfaatkan Layanan Jemput Zakat Selama Bulan Ramadhan
KOTA CIREBON — Dalam rangka memberikan kemudahan kepada masyarakat selama bulan suci Ramadhan, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Cirebon mengimbau para muzaki dan masyarakat umum untuk memanfaatkan layanan Jemput Zakat. Layanan ini dapat menjangkau langsung rumah tinggal maupun perkantoran, guna memudahkan masyarakat dalam menunaikan zakat melalui BAZNAS Kota Cirebon. Melalui layanan Jemput Zakat, masyarakat dapat menunaikan zakat fitrah, zakat maal, zakat profesi, zakat perniagaan, serta zakat, infak, dan sedekah lainnya secara praktis, aman, dan sesuai ketentuan syariat Islam. Petugas amil resmi BAZNAS Kota Cirebon akan datang ke lokasi yang telah disepakati dengan mengedepankan prinsip profesionalitas dan amanah. Untuk memanfaatkan layanan tersebut, masyarakat dapat menghubungi WhatsApp layanan Jemput Zakat di nomor 0851-9500-2005. Layanan ini disiapkan sebagai bentuk pelayanan prima BAZNAS Kota Cirebon agar muzaki dapat menunaikan zakat dengan mudah, khususnya di tengah padatnya aktivitas selama bulan Ramadhan. Ketua BAZNAS Kota Cirebon H. Hamdan, S.Ag.,M.Pd.I menyampaikan bahwa layanan Jemput Zakat merupakan wujud komitmen lembaga dalam memberikan kemudahan dan kenyamanan bagi masyarakat. “Kami ingin memastikan masyarakat Kota Cirebon dapat menunaikan zakat dengan tenang dan percaya melalui lembaga resmi, sehingga pengelolaan dan penyalurannya dapat dilakukan secara optimal,” ujarnya. Selain kemudahan layanan, BAZNAS Kota Cirebon juga menegaskan komitmennya terhadap transparansi dan akuntabilitas. Seluruh proses penghimpunan, pelaporan, hingga dokumentasi penyaluran zakat dapat dipantau melalui Instagram dan website resmi BAZNAS Kota Cirebon, sehingga muzaki dapat melihat secara langsung pemanfaatan dana zakat yang disalurkan. BAZNAS Kota Cirebon mengajak seluruh masyarakat Kota Cirebon untuk menunaikan zakat melalui BAZNAS agar penyaluran zakat lebih tepat sasaran, terkelola secara profesional, serta memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan umat.
BERITA21/01/2026 | Admin | Akate
BAZNAS Kota Cirebon Rutin Gelar Tadarus dan Briefing Staf Sebelum Aktivitas Kerja
BAZNAS Kota Cirebon Rutin Gelar Tadarus dan Briefing Staf Sebelum Aktivitas Kerja
KOTA CIREBON — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Cirebon secara rutin melaksanakan kegiatan tadarus Al-Qur’an bersama yang dilanjutkan dengan briefing staf amil pelaksana sebelum memulai aktivitas pekerjaan. Kegiatan ini berlangsung di Aula BAZNAS Kota Cirebon, Rabu (21/01/2026). Kegiatan diawali dengan tadarus Al-Qur’an yang diikuti oleh pimpinan dan seluruh staf amil pelaksana. Tadarus ini menjadi bagian dari ikhtiar BAZNAS Kota Cirebon dalam menumbuhkan nilai-nilai spiritual, meningkatkan keimanan, serta menghadirkan suasana kerja yang penuh keberkahan. Usai tadarus, kegiatan dilanjutkan dengan briefing staf yang dipimpin oleh Kepala Pelaksana BAZNAS Kota Cirebon. Dalam briefing tersebut disampaikan evaluasi singkat kinerja, arahan tugas harian, serta penguatan komitmen pelayanan kepada para muzakki dan mustahik. Ketua BAZNAS Kota Cirebon H. Hamdan, S.Ag.,M.Pd.I menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan agenda rutin yang bertujuan untuk menyelaraskan nilai ibadah dengan profesionalitas kerja. “Melalui tadarus dan briefing pagi, kami berharap seluruh amil dapat memulai aktivitas dengan niat yang lurus, semangat kebersamaan, dan tanggung jawab dalam mengelola dana ZIS secara amanah,” ujarnya. Dengan adanya kegiatan rutin ini, BAZNAS Kota Cirebon berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas kinerja kelembagaan, memperkuat soliditas tim, serta memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat Kota Cirebon.
BERITA21/01/2026 | Admin | Akate
Resmi! Besaran Zakat Fitrah Kota Cirebon 2026 Ditetapkan 2,8 Kg Beras atau Rp45.000
Resmi! Besaran Zakat Fitrah Kota Cirebon 2026 Ditetapkan 2,8 Kg Beras atau Rp45.000
KOTA CIREBON – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Cirebon bersama Pemerintah Daerah dan unsur pemangku kepentingan menggelar Rapat Penetapan Besaran Zakat Fitrah dan Fidyah Wilayah Kota Cirebon Tahun 1447 H/2026 M, Kamis (15/01/2026), bertempat di Ruang Prabayaksa, Gedung Sekretariat Daerah Kota Cirebon. Rapat ini bertujuan untuk menetapkan besaran zakat fitrah serta fidyah yang adil, proporsional, dan tidak memberatkan masyarakat, dengan mempertimbangkan kondisi harga bahan pokok serta aspek sosial ekonomi warga Kota Cirebon. Ketua BAZNAS Kota Cirebon H. Hamdan, S.Ag., M.Pd.I menyampaikan bahwa rapat penetapan besaran zakat fitrah merupakan agenda rutin yang dilaksanakan menjelang bulan suci Ramadan. Ia menegaskan bahwa BAZNAS bertindak sebagai pelaksana teknis, sementara penetapan besaran zakat fitrah merupakan hasil musyawarah bersama lintas lembaga. “Aspek kemaslahatan umat menjadi pertimbangan utama. Harapannya, besaran zakat fitrah tahun ini tidak memberatkan masyarakat, namun tetap memberikan manfaat optimal bagi para mustahik,” ujarnya. Berdasarkan data harga beras yang bersumber dari Dinas Koperasi Usaha Kecil Menengah, Perdagangan dan Perindustrian (DKUKMPP) Kota Cirebon, yang telah melakukan survei di empat pasar utama, yakni Pasar Kramat, Pasar Kanoman, Pasar Jagasatru, dan Pasar Harjamukti, forum rapat menyepakati ketentuan sebagai berikut: Ketentuan Zakat Fitrah Kota Cirebon Tahun 1447 H / 2026 M: Besaran zakat fitrah (bahan pokok): 2,8 Kg beras Jenis beras: Beras premium Harga beras acuan: Rp15.878/Kg (harga hari ini Rp14.840 ditambah antisipasi kenaikan 7%) Besaran zakat fitrah (uang): Rp45.000 per jiwa Besaran fidyah: Rp45.000 per hari puasa yang ditinggalkan Ketetapan ini telah disepakati dan ditandatangani oleh Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Kota Cirebon, Komisi III DPRD Kota Cirebon, Kementerian Agama Kota Cirebon, MUI Kota Cirebon, BAZNAS Kota Cirebon, unsur TNI-Polri, OPD terkait, organisasi keagamaan, serta lembaga keumatan lainnya. Pemerintah Daerah dan DPRD Kota Cirebon menyatakan dukungan penuh terhadap hasil rapat tersebut dan mendorong adanya sosialisasi masif kepada masyarakat melalui masjid, DKM, dan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) di seluruh wilayah Kota Cirebon. BAZNAS Kota Cirebon bersama Kementerian Agama dan Dewan Masjid Indonesia (DMI) akan menindaklanjuti hasil rapat ini dengan sosialisasi dan bimbingan teknis guna memastikan pelaksanaan zakat fitrah Ramadan 1447 H berjalan tertib, transparan, dan akuntabel.
BERITA15/01/2026 | Admin | Akate
Perkuat Peran UPZ, BAZNAS Kota Cirebon Dorong Optimalisasi Pengelolaan Zakat ASN
Perkuat Peran UPZ, BAZNAS Kota Cirebon Dorong Optimalisasi Pengelolaan Zakat ASN
KOTA CIREBON – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Cirebon terus memperkuat peran Unit Pengumpul Zakat (UPZ) dalam mengoptimalkan pengelolaan zakat, infak, dan sedekah (ZIS). Upaya tersebut diwujudkan melalui kegiatan Up Grading UPZ se-Kota Cirebon yang digelar pada Selasa (23/12/2025) di Aula Kecamatan Harjamukti. Ketua BAZNAS Kota Cirebon, Hamdan, M.Pd.I., menyampaikan bahwa kegiatan Up Grading ini diikuti oleh seluruh UPZ yang tersebar di Kota Cirebon, dengan total peserta mencapai 251 UPZ. “Up Grading UPZ ini bertujuan untuk mengoptimalkan peran UPZ se-Kota Cirebon, khususnya dalam perencanaan dan pengelolaan zakat, infak, dan sedekah. Saat ini, jumlah UPZ di Kota Cirebon telah mencapai 251,” jelas Hamdan. Dalam kesempatan tersebut, Hamdan juga menegaskan bahwa BAZNAS Kota Cirebon terus mendorong dinas dan instansi Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang belum membentuk UPZ, seperti DPUTR, Dispora, DPMPTSP, hingga PD Pembangunan, agar segera bergabung menjadi UPZ BAZNAS. “Kami terus mendorong OPD yang belum menjadi UPZ. Hal ini penting karena zakat yang ditunaikan oleh para ASN melalui BAZNAS nantinya akan kembali disalurkan untuk kemaslahatan masyarakat Kota Cirebon,” tegasnya. Terkait jumlah muzaki, Hamdan mengungkapkan bahwa saat ini tercatat sebanyak 1.049 muzaki yang menunaikan zakat melalui BAZNAS Kota Cirebon. Melalui kegiatan Up Grading ini, pihaknya berharap jumlah muzaki dapat terus meningkat ke depannya. “Dengan kegiatan ini, kami berharap UPZ BAZNAS semakin optimal dalam menghimpun zakat, infak, dan sedekah di instansi masing-masing,” ujarnya. Lebih lanjut, Hamdan memaparkan bahwa potensi zakat di Kota Cirebon sangat besar, bahkan mencapai miliaran rupiah. Oleh karena itu, kegiatan Up Grading ini menjadi langkah strategis untuk meningkatkan pemahaman UPZ dalam menggali dan mengoptimalkan potensi zakat tersebut. “Potensi zakat di Kota Cirebon sangat besar. Melalui kegiatan ini, kami ingin UPZ memiliki pemahaman yang lebih baik agar potensi zakat tersebut dapat dihimpun dan dikelola secara optimal demi kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya.
BERITA23/12/2025 | Admin | Akate
BAZNAS Kota Cirebon Resmikan Program Z-Coffee, Z-Mart, dan Bantuan Modal dalam Upgrading UPZ
BAZNAS Kota Cirebon Resmikan Program Z-Coffee, Z-Mart, dan Bantuan Modal dalam Upgrading UPZ
Kota Cirebon — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Cirebon menggelar kegiatan Upgrading Unit Pengumpul Zakat (UPZ) se-Kota Cirebon yang dirangkaikan dengan peresmian sejumlah program bantuan diantaranya Kursi Roda Khusus, dan juga Program ekonomi produktif, di antaranya Z-Coffee, Z-Mart, dan bantuan modal tambahan bagi pelaku usaha mustahik bertempat di Aula Kecamatan Harjamukti, Selasa (23/12/25). Kegiatan ini menjadi wujud nyata komitmen BAZNAS Kota Cirebon dalam mendorong penguatan ekonomi umat melalui pemanfaatan dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) yang tepat sasaran dan berkelanjutan. Acara tersebut dihadiri oleh UPZ se-Kota Cirebon, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Aspemkesra) Kota Cirebon Bapak Sutikno yang mewakili Wali Kota Cirebon, Wakil Ketua IV BAZNAS Provinsi Jawa Barat Nana Sudiana, S.IP., M.M., M.Hum, Komandan Korem 063/SGJ, serta perwakilan dari OJK, Bank BJB Cirebon, Kasi Zakat Wakaf Kemenag Kota Cirebon, dan Bank Indonesia KPw Cirebon. Dalam kesempatan yang sama, Direktur Perencanaan ZIS-DSKL Nasional BAZNAS RI, Dr. Ahmad Hambali, S.Ag., MH, turut memberikan penguatan materi kepada para UPZ terkait sinergi program prioritas nasional BAZNAS, khususnya dalam pengentasan kemiskinan ekstrem, stunting, serta penguatan ekonomi mustahiki. Ketua BAZNAS Kota Cirebon menyampaikan bahwa peluncuran Z-Coffee, Z-Mart, dan bantuan modal tambahan merupakan bagian dari strategi BAZNAS dalam mentransformasi mustahik menjadi muzaki. Program-program tersebut dirancang tidak hanya sebagai bantuan konsumtif, tetapi sebagai pengungkit kemandirian ekonomi masyarakat. Sementara itu, Aspemkesra Kota Cirebon Bapak Sutikno menegaskan dukungan penuh Pemerintah Daerah terhadap peran strategis BAZNAS sebagai mitra resmi pemerintah dalam pengelolaan zakat. Ia juga mendorong penguatan regulasi, khususnya terkait optimalisasi zakat ASN di lingkungan Pemerintah Kota Cirebon. Melalui kegiatan ini, BAZNAS Kota Cirebon berharap sinergi antara UPZ, pemerintah daerah, dan para pemangku kepentingan terus terjalin kuat demi mewujudkan kesejahteraan masyarakat Kota Cirebon yang lebih adil dan berkelanjutan.
BERITA23/12/2025 | Admin | Akate
BAZNAS Kota Cirebon Dorong Sinergi UPZ dan Pemerintah Daerah dalam Pengentasan Kemiskinan dan Stunting
BAZNAS Kota Cirebon Dorong Sinergi UPZ dan Pemerintah Daerah dalam Pengentasan Kemiskinan dan Stunting
Kota Cirebon — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Cirebon menggelar kegiatan Upgrading Unit Pengumpul Zakat (UPZ) yang menghadirkan Direktur Perencanaan ZIS-DSKL Nasional BAZNAS Republik Indonesia, Dr. H. Ahmad Hambali, S.Ag., MH. Kegiatan ini menjadi momentum penguatan peran UPZ dalam mendukung pengelolaan zakat yang berdampak dan berkelanjutan. Dalam pemaparannya, Dr. Ahmad Hambali menegaskan bahwa BAZNAS merupakan lembaga resmi yang berwenang melakukan pengelolaan zakat secara nasional. Oleh karena itu, pengelolaan zakat harus dilakukan secara profesional, terencana, serta selaras dengan kebutuhan umat dan program pemerintah. Pada kesempatan tersebut, Dr. Ahmad Hambali mendorong seluruh UPZ untuk mensinergikan 10 program prioritas BAZNAS, di antaranya Rumah Sehat BAZNAS, BAZNAS Microfinance, Kampung Zakat, BAZNAS Santripreneur, Beasiswa BAZNAS, Z-Chicken, Z-Mart, Rumah Layak Huni, Pengentasan Kemiskinan Ekstrem dan Stunting, serta BAZNAS Tanggap Bencana. Program-program ini diharapkan mampu menjawab persoalan sosial masyarakat secara komprehensif, mulai dari kesehatan, pendidikan, ekonomi, hingga kebencanaan. Lebih lanjut, beliau menekankan pentingnya sinergi antara BAZNAS Kota Cirebon dan Pemerintah Daerah. Kolaborasi tersebut dinilai menjadi kunci dalam membantu dan memperkuat program pemerintah, khususnya dalam upaya pengentasan kemiskinan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat. Salah satu program strategis yang saat ini terus didorong adalah pendirian Rumah Sehat BAZNAS (RSB) di Kota Cirebon. RSB dirancang sebagai fasilitas layanan kesehatan gratis bagi mustahiki, tanpa dipungut biaya sepeser pun dan tanpa sistem kasir. Program ini diharapkan dapat memberikan akses layanan kesehatan yang layak dan mudah bagi masyarakat dhuafa. Melalui kegiatan Upgrading UPZ ini, BAZNAS Kota Cirebon berkomitmen untuk terus memperkuat peran zakat sebagai instrumen pemberdayaan umat serta mendorong terwujudnya kesejahteraan sosial yang lebih merata dan berkeadilan.
BERITA23/12/2025 | Admin | Akate
BAZNAS Kota Cirebon Sediakan Layanan Cek Kesehatan Gratis dalam Rangka Hari Santri Nasional 2025
BAZNAS Kota Cirebon Sediakan Layanan Cek Kesehatan Gratis dalam Rangka Hari Santri Nasional 2025
CIREBON – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Cirebon, Dalam semarak peringatan Hari Santri Nasional (HSN) di Kota Cirebon, turut ambil bagian dengan menghadirkan posko layanan pemeriksaan kesehatan gratis bagi masyarakat dan para santri. Kegiatan ini digelar di sela pelaksanaan apel peringatan HSN tingkat Kota Cirebon yang dipusatkan di MAN 1 Kota Cirebon, Rabu (22/10/2025). Ketua BAZNAS Kota Cirebon, H. Hamdan, S.Ag., M.Pd.I, menjelaskan bahwa penyediaan layanan kesehatan ini merupakan bentuk dukungan BAZNAS terhadap semangat Hari Santri sekaligus wujud kepedulian terhadap kesehatan masyarakat. “BAZNAS Kota Cirebon menyediakan layanan pemeriksaan kesehatan gratis untuk 200 orang, mulai dari pengecekan tensi darah hingga gula darah. Kami ingin masyarakat, terutama para santri, dapat menjaga kesehatannya agar tetap semangat dalam beribadah dan belajar,” ujar Hamdan. Dalam pelaksanaannya, BAZNAS bekerja sama dengan Dinas Kesehatan Kota Cirebon, yang menurunkan tenaga medis untuk melayani para peserta pemeriksaan. Hamdan menyampaikan apresiasi atas dukungan dan kolaborasi yang diberikan Dinas Kesehatan, sehingga kegiatan sosial ini dapat berjalan lancar dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. “Terima kasih kepada Dinas Kesehatan atas kerja samanya. Sinergi ini penting agar semangat kepedulian yang diusung Hari Santri dapat benar-benar dirasakan masyarakat, tidak hanya dalam aspek spiritual tetapi juga kesehatan,” tambahnya. Kegiatan ini juga menjadi bagian dari implementasi pesan Menteri Agama Republik Indonesia yang disampaikan oleh Wali Kota Cirebon, Drs. H. Effendi Edo, M.M., M.B.A., dalam amanatnya saat menjadi pembina apel Hari Santri. Dalam amanat tersebut, Wali Kota menekankan pentingnya peran santri sebagai pelopor kemajuan bangsa, tidak hanya melalui ilmu keagamaan, tetapi juga dengan penguasaan teknologi, bahasa dunia, dan sains. “Santri hari ini harus mampu menjadi pelaku sejarah baru. Tidak cukup hanya memahami kitab kuning, tetapi juga harus menguasai teknologi, bahasa dunia, dan sains. Santri adalah agen perubahan yang membawa nilai Islam rahmatan lil ‘alamin ke tengah masyarakat global,” ujar Wali Kota. Wali Kota juga menyampaikan pesan dari Menteri Agama tentang pentingnya peran pesantren dalam menjaga kemandirian bangsa, termasuk keterlibatan pesantren dalam berbagai program pemerintah seperti Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Cek Kesehatan Gratis (CKG). Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Cirebon, Riana Anom Sari, menegaskan bahwa keberadaan pesantren memiliki peran strategis di bawah binaan Kementerian Agama. Ia mengungkapkan bahwa hingga kini terdapat 54 pesantren berizin operasional di Kota Cirebon dengan jumlah sekitar 5.000 santri dan 2.000 ustaz. “Pesantren adalah garda depan dalam pembinaan moral dan pendidikan karakter umat. Dengan dukungan lembaga seperti BAZNAS, semangat kolaboratif ini diharapkan dapat terus menguatkan pesantren dalam membina generasi santri yang sehat, cerdas, dan mandiri,” kata Riana. Dengan tema besar “Mengawal Indonesia Merdeka Menuju Peradaban Dunia”, peringatan Hari Santri Nasional 2025 di Kota Cirebon menjadi momentum untuk menegaskan kembali bahwa santri bukan hanya penjaga tradisi, tetapi juga agen perubahan yang membawa nilai Islam ke tengah masyarakat global. Melalui kehadiran posko pemeriksaan kesehatan gratis ini, BAZNAS Kota Cirebon berharap dapat memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat serta memperkuat peran lembaga zakat sebagai mitra pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan dan kesehatan umat.
BERITA27/10/2025 | Admin | Akate
BAZNAS Kota Cirebon Bantu Anak Difabel dengan Kursi Roda di Kelurahan Harjamukti
BAZNAS Kota Cirebon Bantu Anak Difabel dengan Kursi Roda di Kelurahan Harjamukti
CIREBON – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Cirebon kembali menyalurkan bantuan kepada warga yang membutuhkan. Pada Selasa (1/10/2025), seorang ibu single parent bernama Ratna, warga Penggung Utara, Kelurahan Harjamukti, menerima bantuan kursi roda khusus untuk anaknya, Muhamad Lutfi, yang menderita lemah otak dan celebral palsy. Ibu Ratna selama ini berjuang seorang diri menghidupi anaknya, sementara kondisi ekonomi yang sulit membuatnya tak mampu membeli kursi roda yang sangat dibutuhkan. Dengan adanya bantuan ini, ia merasa sangat terbantu untuk memberikan perawatan yang lebih layak bagi anaknya. Penyerahan kursi roda dilakukan langsung oleh tim BAZNAS Kota Cirebon dengan didampingi Lurah Harjamukti, Ari Kurniawan, S.E. Dalam kesempatan tersebut, Ari menyampaikan apresiasi kepada BAZNAS yang telah peduli terhadap warganya. “Saya mewakili masyarakat Kelurahan Harjamukti mengucapkan terima kasih kepada BAZNAS Kota Cirebon. Bantuan ini sangat berarti bagi keluarga Ibu Ratna yang sedang menghadapi ujian berat,” ungkap Ari Kurniawan. BAZNAS Kota Cirebon berkomitmen terus hadir membantu masyarakat dhuafa melalui berbagai program sosial, baik berupa bantuan logistik, kesehatan, maupun alat bantu khusus seperti kursi roda. Melalui aksi nyata ini, BAZNAS berharap dapat menghadirkan kebahagiaan dan meringankan beban masyarakat yang kurang mampu, sekaligus memperkuat semangat gotong royong dan kepedulian sosial di tengah masyarakat.
BERITA03/10/2025 | Humas
16 Mustahik di Kota Cirebon Rasakan Manfaat Program Petik Pahala BAZNAS
16 Mustahik di Kota Cirebon Rasakan Manfaat Program Petik Pahala BAZNAS
Kota Cirebon - Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Cirebon kembali menyalurkan bantuan logistik melalui program “Pemberian Paket Logistik Agar Dhuafa Bahagia (Petik Pahala)” kepada 16 penerima manfaat yang tersebar di pelosok Kota Cirebon, Jumat (26/09/2025). Program Petik Pahala telah berjalan sejak beberapa tahun lalu dan menjadi bentuk kepedulian BAZNAS Kota Cirebon kepada masyarakat dhuafa. Bantuan ini diberikan secara berkelanjutan, bahkan seumur hidup, selama penerima manfaat masih dinilai layak mendapatkan dukungan. Ketua BAZNAS Kota Cirebon, H. Hamdan, S.Ag.,M.Pd.I, menyampaikan bahwa program ini merupakan wujud nyata penyaluran zakat, infak, dan sedekah dari para muzakki untuk membantu mustahik memenuhi kebutuhan pokok mereka. “Alhamdulillah, berkat dukungan dan kepercayaan para muzakki, BAZNAS Kota Cirebon bisa terus hadir meringankan beban saudara-saudara kita yang membutuhkan. Semoga program ini menjadi amal jariyah dan membawa keberkahan untuk semua,” ungkapnya. Salah satu penerima manfaat, Ibu Kalimah, menyampaikan rasa haru dan syukur atas bantuan yang diberikan. “Terima kasih bapak ibu muzakki, tiap bulan saya sudah dibantu. Bantuan ini sangat berarti sekali untuk keluarga saya agar bisa melanjutkan hidup,” tutur Ibu Kalimah dengan mata berkaca-kaca. Melalui program Petik Pahala, BAZNAS Kota Cirebon berharap semakin banyak masyarakat dhuafa yang merasakan kebahagiaan dan kebermanfaatan zakat. BAZNAS Kota Cirebon juga mengajak masyarakat luas untuk terus menyalurkan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS agar semakin banyak mustahik yang terbantu.
BERITA30/09/2025 | Humas
Bersama Mensos RI, BAZNAS Resmikan Bantuan Masjid Cahaya Zakat dan ZCorner di Kampung Nelayan Indramayu
Bersama Mensos RI, BAZNAS Resmikan Bantuan Masjid Cahaya Zakat dan ZCorner di Kampung Nelayan Indramayu
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI bersama Kementerian Sosial RI meresmikan Masjid Cahaya Zakat dan ZCorner di kawasan Kampung Nelayan Sejahtera, Desa Eretan Kulon, Kecamatan Kandanghaur, Kabupaten Indramayu, Senin (29/9/2025). Masjid Cahaya Zakat dibangun sebagai sarana spiritual di Kampung Nelayan Sejahtera, dan ZCorner hadir sebagai sentra kuliner dan usaha kreatif berbasis pemberdayaan mustahik, yang terdampak banjir rob. Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, M.A., mengungkapkan rasa syukur atas terwujudnya fasilitas pemberdayaan masyarakat ini. “Alhamdulillah tadi saya masuk agak kaget, saya tidak menduga kalau hasilnya seperti ini. Dari sana ada Masjid Cahaya Zakat, kemudian juga ada halaman untuk para lansia, sebelahnya ada ZCorner yang di situ sudah dilaporkan oleh Ibu Dirjen ada banyak penjual dari para penerima manfaat,” ujarnya. Ia menambahkan bahwa ZCorner akan menjadi sarana penting bagi penguatan ekonomi mustahik. “Kalau nanti jamaah Masjid Cahaya Zakatnya bagus, akan kita kasih BAZNAS microfinance berbasis masjid, satu masjid Rp150 juta dialokasikan untuk pelaku usaha mikro kecil. Jadi kalau 150 juta dibagi 5 jutaan berarti 30 orang, kalau 3 jutaan berarti 50 orang. Inilah cara kita agar jamaah kuat, ekonomi mustahik tumbuh, dan ke depan mereka bisa menjadi muzaki,” tegasnya. Pada program ini, BAZNAS memberikan kontribusi sebesar Rp5.030.497.000. Dana tersebut dialokasikan untuk pembangunan Masjid Cahaya Zakat Rp2,4 miliar, Sentra UMKM Rp675 juta, serta upah tukang pembangunan rumah Rp1,9 miliar. Dalam kesempatan tersebut, Menteri Sosial RI, Saifullah Yusuf, menekankan bahwa keberadaan ZCorner adalah simbol kolaborasi untuk memulihkan ekonomi pesisir. “Bencana rob di Indramayu telah lama menjadi tantangan. Kehadiran ZCorner dan Kampung Nelayan Sejahtera ini adalah bukti kerja bersama antara pemerintah pusat, daerah, BAZNAS, dan mitra lainnya. Saya berharap fasilitas ini dijaga, karena ini adalah berkah sekaligus amanah,” ujarnya. Hal ini pun disambut baik oleh Bupati Indramayu, Lucky Hakim. Ia turut memberikan apresiasi atas dukungan nyata Kementerian Sosial dan BAZNAS. “Indramayu, khususnya Eretan, adalah wilayah yang kerap dilanda banjir rob. Kehadiran Masjid Cahaya Zakat, ZCorner, dan program Kampung Nelayan Sejahtera ini sangat membantu warga kami. Pemda siap mendukung dan menyiapkan lahan tambahan bila program ini diperluas,” ucapnya. ZCorner di Kampung Nelayan Sejahtera diharapkan menjadi motor baru bagi kebangkitan ekonomi masyarakat pesisir, sekaligus menjadikan zakat sebagai instrumen pemberdayaan yang berkelanjutan. Turut hadir Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan Hj. Saidah Sakwan, M.A., Dirjen Pemberdayaan Sosial Kementerian Sosial RI Mira Riyati Kurniasih, serta Deputi II Dr. H. M. Imdadun Rahmat, M.Si.
BERITA30/09/2025 | Humas
Dorong Santri Berdaya, BAZNAS RI Hadirkan Bootcamp Santripreneur Klaster Haji dan Umroh
Dorong Santri Berdaya, BAZNAS RI Hadirkan Bootcamp Santripreneur Klaster Haji dan Umroh
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI kembali menggelar Bootcamp Santripreneur BAZNAS tahun 2025 klaster Haji dan Umroh yang dilaksanakan di Asrama Haji, Bekasi Selatan, Bekasi, Jawa Barat. Acara yang berlangsung pada 25 hingga 29 September 2025 ini diikuti oleh 50 peserta santripreneur dari klaster Haji dan Umroh. Mereka merupakan peserta terbaik pilihan BAZNAS yang telah lolos seleksi dan melalui penyaringan panjang dari banyaknya peserta yang mendaftar. Setelah bootcamp rangkaian kegiatan akan ditutup dengan grand final sebagai penentu kejuaraan Santripreneur Kompetisi Haji dan Umroh. Secara terpisah, Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Saidah Sakwan, MA menyampaikan apresiasi yang mendalam atas semangat para santri dalam mengikuti kompetisi ini, hingga mereka terpilih dan mengikuti bootcamp santripreneur yang digelar selama lima hari. “Selama pelatihan nanti para santri akan dibimbing dan dibekali berbagai keterampilan untuk mendukung keterampilan mereka di sektor haji dan umroh, termasuk bagaimana peran teknologi dalam dapat meningkatkan layanan Haji dan umroh,” ujar Saidah. Apalagi animo masyarakat untuk pergi haji dan umroh setiap tahunnya selalu meningkat. Maka melalui pelatihan ini, para santri akan dibekali dengan pengetahuan dan bagaimana memberikan pelayanan terbaik kepada mereka. “Sekali lagi saya ucapkan selamat kepada para finalis santripreneur dari klaster haji dan umroh, apapun hasilnya nanti semoga pelatihan-pelatihan yang akan didapatkan selama bootcamp akan membawa keberkahan dan kemanfaatan,” ujar Saidah. Sementara itu Kepala Divisi Bank Zakat Mikro BAZNAS RI Noor Aziz, menyampaikan Santripreneur merupakan salah satu program BAZNAS dalam memberikan perhatian kepada para santri di tingkat akhir. Agar setelah mereka lulus dari pesantren tidak hanya kembali ke kampung halaman menjadi guru ngaji, tetapi juga memiliki mimpi yang bisa wujudkan melalui pelatihan santripreneur bersama BAZNAS. “Jadi santri di tingkat akhir ini diberi kesempatan berupa ruang untuk berkompetisi, ruang improvisasi, kreasi dan inovasi. Fastabiqul khoirot, berlomba-lomba untuk memberikan yang terbaik untuk dirinya, keluarga dan juga negara ini,” kata Noor Aziz. Direktur Utama Mitra PT Abdi Karya Nagara, Rosyad Al-Ghani mengatakan, pesantren bukan hanya tempat untuk belajar ilmu-ilmu agama, mencetak para Dai, para penghafal Alquran, tetapi juga tempat untuk berlatih dan meningkatkan keahlian tertentu termasuk dalam bidang ekonomi. “Program dari pondok pesantren itu sudah luar biasa, apalagi kalau diarahkan ke ranah-ranah ekonomi, jadi para santrinya tidak hanya memiliki spiritual bagus tapi ekonominya juga luar biasa,” kata Rosyad. Karena itu ia menyampaikan terima kasih kepada BAZNAS karena telah diberikan kesempatan sebagai mitra pelaksana pelatihan Bootcamp Santripreneur 2025. Rosyad berharap, acara ini bisa berjalan lancer dan memberikan keberkahan kepada semuanya, “Ini suatu kehormatan bagi kami bisa menjadi mitra BAZNAS. Kami doakan semoga BAZNAS selalu menjadi lini terdepan dalam pergerakan ekonomi umat,” ujar Rosyad. Dalam kesempatan yang sama, Staf Khusus Menteri Komunikasi dan Digital, Alfreno Kautsar Ramadhan berharap para santri yang mengikuti bootcamp santripreneur BAZNAS ini bisa mewujudkan mimpinya untuk menjadi pengusaha yang tidak hanya pintar mengaji, tetapi seorang pengusaha yang mampu berdaya saing untuk mengembangkan usaha-usaha lokal di daerahnya masing-masing. “Saya melihat banyak santri muda yang hadir di sini ada yang dari Banten, DIY, Jakarta, Kalsel, Maluku Sumbar, Lampung, ini cukup diverse, jadi harapannya output-output bisnisnya yang bisa lokalisasi ke kampung masing-masing,” kata Alfreno.
BERITA30/09/2025 | Humas
Sedekah Jumat: Keutamaan, Doa Mustajab, dan Pintu Rezeki Berkah
Sedekah Jumat: Keutamaan, Doa Mustajab, dan Pintu Rezeki Berkah
Hari Jumat dikenal sebagai sayyidul ayyam atau pemimpin dari seluruh hari. Dalam banyak riwayat, Jumat adalah hari istimewa di mana doa-doa mudah diijabah, pintu ampunan terbuka lebar, serta pahala amal kebaikan dilipatgandakan. Salah satu amalan yang sangat dianjurkan di hari penuh berkah ini adalah sedekah Jumat. Keutamaan Sedekah di Hari Jumat Rasulullah SAW mengajarkan bahwa bersedekah akan menjadi pelindung dari musibah, penghapus dosa, dan pembuka rezeki. Khusus di hari Jumat, sedekah memiliki nilai lebih: Pahala Dilipatgandakan Hari Jumat adalah waktu terbaik untuk mempersembahkan kebaikan. Sedekah yang diberikan akan dicatat dengan pahala yang berlipat ganda oleh Allah SWT. Doa Mustajab Jumat dikenal sebagai hari di mana ada satu waktu khusus doa tidak tertolak. Dengan bersedekah, kita menambah sebab dikabulkannya doa-doa yang kita panjatkan. Pintu Rezeki Terbuka Lebar Sedekah adalah salah satu jalan Allah SWT untuk melapangkan rezeki hamba-Nya. Semakin ikhlas kita memberi, semakin luas jalan rezeki yang Allah bukakan. Mendapat Keberkahan Hidup Sedekah bukan hanya bermanfaat untuk penerimanya, tetapi juga mendatangkan ketenangan batin, keberkahan, dan kebahagiaan bagi yang memberi. Amalan yang Menghidupkan Hari Jumat Menyisihkan sebagian harta di hari Jumat bukanlah beban, melainkan kesempatan untuk memperkuat iman, menebar kebaikan, dan meraih ridha Allah. Setiap rupiah yang dikeluarkan menjadi cahaya yang menerangi perjalanan hidup kita, baik di dunia maupun akhirat. Mari Hidupkan Sedekah Jumat Bersama BAZNAS Kota Cirebon BAZNAS Kota Cirebon mengajak kaum Muslimin untuk menjadikan Jumat sebagai momentum berbagi. Sedekah Anda akan disalurkan untuk program-program kemanusiaan, pendidikan, kesehatan, dan pemberdayaan mustahik di Kota Cirebon. Salurkan Sedekah Jumat melalui: Kantor Digital BAZNAS Kota Cirebon: Klik di sini untuk bersedekah Transfer Bank: BSI 7555515558 a.n BAZNAS Kota Cirebon Platform Amalsholeh: Infak Jumat untuk Kemanusiaan Jadikan Jumat Anda penuh berkah dengan sedekah. Mari wujudkan doa mustajab dan pintu rezeki terbuka bersama BAZNAS Kota Cirebon. sedekah jumat keutamaan sedekah jumat sedekah jumat hadits sedekah jumat makanan sedekah jumat baznas contoh sedekah di hari jumat doa mustajab sedekah jumat manfaat sedekah jumat bagi kehidupan amalan sedekah jumat untuk membuka pintu rezeki hukum sedekah jumat dalam islam fadilah dan pahala sedekah jumat cara bersedekah di hari jumat yang benar program sedekah jumat baznas kota cirebon keutamaan sedekah jumat menurut hadits shahih contoh sedekah jumat sederhana tapi penuh berkah
BERITA26/09/2025 | Humas | Akate
Tata Cara Pendaftaran Beasiswa Kemitraan BAZNAS 2025
Tata Cara Pendaftaran Beasiswa Kemitraan BAZNAS 2025
Bagi lembaga yang ingin mengikuti Program Beasiswa Kemitraan BAZNAS 2025, berikut panduan lengkap mengenai cara pendaftaran, link resmi, serta dokumen yang harus disiapkan. 1. Unduh Formulir dan Petunjuk Teknis Langkah pertama, lembaga pendaftar perlu mengunduh formulir pendaftaran beasiswa BAZNAS beserta format proposal yang sudah ditentukan. Download di sini: http://bazn.as/PetunjukBKPK2025 File ini berisi petunjuk teknis lengkap mengenai syarat, struktur proposal, hingga format dokumen pendukung. 2. Lengkapi Proposal dan Dokumen Wajib Setelah mengunduh petunjuk teknis, lembaga wajib menyiapkan proposal sesuai format. Dokumen yang perlu dilengkapi antara lain: Surat pengajuan program ditujukan ke Ketua BAZNAS RI. Cover proposal sesuai ketentuan. Pakta integritas lembaga. Surat Pertanggungjawaban Mutlak (SPTJM). Isi proposal (pendahuluan, deskripsi, tujuan, sasaran, output, outcome, rencana anggaran, dsb.). Lampiran legalitas lembaga, struktur organisasi, NPWP lembaga, KTP kepala lembaga, surat rekomendasi. 3. Unggah Berkas Melalui Link Pendaftaran Jika proposal dan dokumen sudah lengkap, lembaga dapat mengunggah seluruh berkas secara online melalui link pendaftaran beasiswa BAZNAS. Upload berkas di sini: http://bazn.as/PendaftaranBKPK2025 Pastikan semua file dalam format yang sesuai dan tidak melebihi batas ukuran yang ditentukan. 4. Perhatikan Timeline Seleksi Berikut jadwal resmi pendaftaran dan seleksi program: Pendaftaran: 25 September – 10 Oktober 2025 Seleksi Administrasi: 11–15 Oktober 2025 Pengumuman Administrasi: 16 Oktober 2025 Penilaian Juri: 17–31 Oktober 2025 Pengumuman Akhir: 10 November 2025 5. Tips Agar Pendaftaran Berhasil Pastikan semua dokumen sesuai format dalam formulir pendaftaran beasiswa BAZNAS. Gunakan email resmi lembaga agar komunikasi mudah dilakukan. Periksa kembali sebelum mengunggah di link pendaftaran. Ikuti timeline agar tidak terlewat batas waktu. FAQ Beasiswa Kemitraan BAZNAS 2025 1. Beasiswa BAZNAS 2025 kapan dibuka? Pendaftaran dibuka mulai 25 September hingga 10 Oktober 2025. 2. Siapa saja yang bisa mendaftar beasiswa kemitraan BAZNAS? Lembaga pendidikan dan dakwah yang berbadan hukum, memiliki sekretariat tetap, serta memiliki program aktif di bidang pendidikan atau dakwah. 3. Di mana saya bisa mendapatkan formulir pendaftaran beasiswa BAZNAS? Formulir dapat diunduh di: http://bazn.as/PetunjukBKPK2025. 4. Bagaimana cara mengunggah berkas pendaftaran? Seluruh berkas diunggah melalui link resmi: http://bazn.as/PendaftaranBKPK2025. 5. Apakah program ini sama dengan beasiswa BAZNAS 2022 atau beasiswa BAZNAS 2023? Program 2025 adalah lanjutan dari beasiswa sebelumnya, namun lebih fokus pada kelompok disabilitas, daerah 3T, komunitas adat, dan mualaf dengan dukungan lebih luas. 6. Apa saja manfaat program ini? Lembaga terpilih akan mendapatkan pendanaan hingga Rp50 juta, pembinaan kelembagaan, dan dukungan penuh dari BAZNAS selama 1 tahun. Kesimpulan Bagi lembaga pendidikan maupun dakwah, inilah kesempatan emas untuk bergabung dalam Beasiswa Kemitraan BAZNAS 2025. Jangan lewatkan, karena program ini memberikan dukungan finansial, pembinaan, serta kesempatan berkontribusi pada Indonesia Emas 2045. Segera unduh formulir pendaftaran beasiswa BAZNAS, lengkapi dokumen, dan daftar melalui link resmi sebelum 10 Oktober 2025.
BERITA26/09/2025 | Humas
Beasiswa Kemitraan BAZNAS 2025 Resmi Dibuka, Daftar dan Link Pendaftaran
Beasiswa Kemitraan BAZNAS 2025 Resmi Dibuka, Daftar dan Link Pendaftaran
Jakarta, 25 September 2025 – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI resmi meluncurkan Program Beasiswa Kemitraan Pendidikan dan Dakwah Khusus 2025. Program ini hadir sebagai bentuk dukungan kepada lembaga yang peduli terhadap kelompok disabilitas, daerah 3T (tertinggal, terdepan, terluar), komunitas adat, dan mualaf. Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA menegaskan bahwa program ini bertujuan menjangkau masyarakat yang selama ini belum mendapat akses pendidikan maupun dakwah secara memadai. “Program ini memang sengaja kita luncurkan dalam rangka membantu sahabat-sahabat kita yang disabilitas, yang di daerah 3T, komunitas adat, dan mualaf, karena mereka ini selama ini belum banyak tersentuh,” ujarnya. Beasiswa Kemitraan BAZNAS 2025: Program Unggulan Melalui program ini, BAZNAS ingin mewujudkan zakat yang lebih inklusif agar manfaatnya benar-benar dirasakan oleh kelompok yang membutuhkan. Program kemitraan adalah upaya konkret memperluas jangkauan dakwah dan pendidikan di seluruh Indonesia. Kuota program: 20 Lembaga Pendidikan 20 Lembaga Dakwah Komponen dukungan: Pendanaan hingga Rp50.000.000,- Pembinaan dan pengembangan kelembagaan Dukungan penuh selama 1 tahun Dengan demikian, beasiswa kemitraan BAZNAS 2025 kapan dibuka? Jawabannya adalah pendaftaran sudah resmi dibuka pada 25 September hingga 10 Oktober 2025. Persyaratan Pendaftaran Beasiswa Kemitraan BAZNAS 2025 Lembaga yang ingin mendaftar wajib memenuhi syarat: Terdaftar sebagai badan hukum di Indonesia. Memiliki kantor atau sekretariat tetap. Memiliki pengurus organisasi aktif. Memiliki program di bidang pendidikan. Menyusun proposal sesuai petunjuk teknis program. Dokumen yang harus dilampirkan mencakup: Cover proposal, surat pengajuan, pakta integritas, SPTJM. Deskripsi program lengkap, tujuan, sasaran, output dan outcome. Lampiran legalitas, struktur organisasi, NPWP lembaga, KTP kepala lembaga, hingga surat rekomendasi dari tokoh/lembaga. Cara Daftar dan Link Pendaftaran Beasiswa BAZNAS 2025 Untuk mendaftar, lembaga dapat mengikuti tahapan berikut: Unduh formulir pendaftaran beasiswa BAZNAS di: http://bazn.as/PetunjukBKPK2025 Lengkapi berkas, lalu unggah melalui link pendaftaran beasiswa BAZNAS di: http://bazn.as/PendaftaranBKPK2025 Timeline program: Pendaftaran: 25 September – 10 Oktober 2025 Seleksi administrasi: 11–15 Oktober 2025 Pengumuman administrasi: 16 Oktober 2025 Penilaian juri: 17–31 Oktober 2025 Pengumuman akhir: 10 November 2025 Beasiswa BAZNAS: Konsistensi dari Tahun ke Tahun Program beasiswa kemitraan BAZNAS 2025 melanjutkan keberhasilan program sebelumnya, seperti beasiswa BAZNAS 2022 dan beasiswa BAZNAS 2023. Tahun ini, BAZNAS semakin menegaskan komitmen untuk memperkuat kemitraan dengan berbagai lembaga. Sejalan dengan program pemerintah, BAZNAS juga berkontribusi dalam menghadirkan akses setara sebagaimana beasiswa Bank Indonesia, beasiswa Indonesia Maju, beasiswa Kemenkes, beasiswa Kominfo, beasiswa Kemendikbud, hingga beasiswa Kemenag. Dengan demikian, masyarakat punya banyak pilihan beasiswa yang dapat mendukung generasi emas Indonesia 2045. Menuju Indonesia Emas 2045 Prof. Noor menambahkan, kemitraan adalah kunci agar zakat benar-benar menjadi instrumen yang menyejahterakan umat. “Kami komitmen, sekali lagi, BAZNAS selalu komitmen untuk menyentuh masyarakat yang memang sulit untuk disentuh,” tegasnya. Melalui program ini, BAZNAS mengajak lembaga pendidikan dan dakwah untuk berkolaborasi. Mari bersama wujudkan Indonesia Emas 2045 yang inklusif, berdaya, dan berkeadilan.
BERITA26/09/2025 | Humas
3 Golongan Hamba yang Dibenci Allah Menurut Hadis dan Penjelasan Ulama
3 Golongan Hamba yang Dibenci Allah Menurut Hadis dan Penjelasan Ulama
Sahabat, Setiap Muslim tentu berharap menjadi hamba yang dicintai Allah Swt. Namun, ada golongan tertentu yang justru disebutkan dalam hadis sebagai hamba yang dibenci Allah. Mengetahui siapa saja golongan tersebut sangat penting, agar kita bisa menghindari sifat-sifat tercela yang membuat Allah murka. Artikel ini akan membahas tiga golongan hamba yang dibenci Allah berdasarkan hadis sahih dan penjelasan para ulama, termasuk tafsir Quraish Shihab dan nasihat dari Abu Laist Samarqandi dalam kitab Tanbihul Ghafilin. Hadis Tentang Hamba yang Dibenci Allah Dalam hadis riwayat Imam Bukhari dan Imam Muslim dari Abu Hurairah ra, Rasulullah Saw bersabda: “Apabila Allah membenci seorang hamba, maka Allah memanggil Jibril dan berfirman, ‘Sesungguhnya Aku membenci si fulan, maka bencilah dia.’ Lalu Jibril pun membencinya. Setelah itu Jibril menyeru penduduk langit, ‘Sesungguhnya Allah membenci si fulan, maka bencilah dia.’ Maka para penghuni langit membencinya, kemudian kebencian itu juga turun ke bumi hingga ia dibenci oleh manusia.” Hadis ini menegaskan bahwa ketika seseorang telah terhalang dari kasih sayang Allah, maka kehormatannya runtuh, baik di langit maupun di bumi. Penjelasan Profesor Quraish Shihab Tentang Orang yang Dibenci Allah Profesor Quraish Shihab dalam tafsirnya menjelaskan, siapa pun yang dijauhkan dari rahmat Allah, maka tidak ada seorang pun yang bisa mengangkat derajatnya. Hal ini sejalan dengan firman Allah Swt dalam QS. Al-Hajj ayat 18: “Dan barangsiapa yang dihinakan Allah maka tidak seorang pun yang dapat memuliakannya. Sungguh, Allah berbuat apa yang Dia kehendaki.” Ayat ini menegaskan bahwa kemuliaan sejati hanya datang dari Allah. Jika seseorang berbuat dosa besar, sombong, atau fasik, maka ia bisa termasuk ke dalam golongan yang dibenci Allah. Tiga Golongan Hamba yang Dibenci Allah Abu Laist Samarqandi dalam kitab Tanbihul Ghafilin menyebutkan bahwa ada tiga golongan hamba yang paling Allah benci, bahkan kebencian itu semakin besar jika mereka terus melakukan keburukan. Berikut penjelasannya: 1. Orang Fasik, terlebih yang Sudah Tua Allah membenci orang fasik, yaitu mereka yang terus-menerus berbuat dosa. Namun kebencian Allah lebih besar lagi ketika orang yang sudah lanjut usia tetap hidup dalam kefasikan. Padahal, usia senja seharusnya menjadi waktu untuk bertaubat, bukan justru menambah dosa. 2. Orang Kaya Tapi Pelit Allah membenci orang yang pelit. Lebih buruk lagi jika sifat kikir itu dimiliki oleh orang kaya yang diberi rezeki berlimpah. Harta adalah titipan dari Allah yang bisa diambil kapan saja. Maka, sifat pelit hanya akan menjadikan pemiliknya semakin jauh dari rahmat Allah. 3. Orang Miskin yang Sombong Sombong adalah sifat yang sangat dibenci Allah. Ironisnya, ada orang miskin yang tetap bersikap sombong, padahal tidak memiliki apa-apa untuk dibanggakan. Kesombongan semacam ini menunjukkan hati yang tertutup dari kebenaran. Hikmah dari Hadis Tentang Hamba yang Dibenci Allah Mengetahui sifat-sifat yang membuat Allah murka memberikan kita pelajaran penting, yaitu: Menjauhi kefasikan dan segera bertaubat, terutama di usia tua. Menggunakan harta untuk berbagi dan bersedekah, bukan menimbun dengan pelit. Merendahkan hati dan menghindari kesombongan, baik dalam keadaan miskin maupun kaya. Dengan menjauhi sifat-sifat tersebut, insyaAllah kita bisa terhindar dari golongan yang dibenci Allah dan termasuk hamba yang dirahmati-Nya. Kesimpulan Ada tiga golongan hamba yang dibenci Allah, yaitu: 1. Orang fasik yang sudah tua, 2. Orang kaya tapi pelit, 3. Orang miskin yang sombong. Hadis dan penjelasan ulama menunjukkan bahwa sifat fasik, kikir, dan sombong adalah penyakit hati yang membuat seseorang terhalang dari rahmat Allah. Semoga kita dijauhkan dari sifat-sifat tercela ini dan diberi kekuatan untuk menjadi hamba yang dicintai Allah Swt. Wallahu a‘lam.
BERITA25/09/2025 | Humas | Akate
BAZNAS RI Sukses Raih IHYA Award 2025, Bukti Komitmen Dorong UMKM Halal
BAZNAS RI Sukses Raih IHYA Award 2025, Bukti Komitmen Dorong UMKM Halal
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI berhasil meraih penghargaan Indonesia Halal Industry Award (IHYA) 2025 dari Kementerian Perindustrian RI sebagai Instansi Pemerintah Terbaik (Lembaga/Kementerian) berkat perannya dalam mendorong dan mengembangkan industri halal nasional lewat penguatan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Capaian ini menambah daftar panjang prestasi BAZNAS atas kiprahnya mendukung industri halal nasional dalam ajang IHYA. Sebelumnya, BAZNAS sudah dua kali menerima penghargaan yang sama pada 2022 dan 2024, dalam kategori berbeda. Deputi I BAZNAS RI Bidang Pengumpulan, H. Mohamad Arifin Purwakananta, S.IKom., M.I.Kom., CWC., CFRM. hadir mewakili pimpinan BAZNAS untuk menerima langsung penghargaan tersebut. Ia menilai, penghargaan ini menjadi bukti nyata keseriusan BAZNAS dalam mendorong lahirnya UMKM berbasis industri halal. "Ini adalah bukti keberhasilan BAZNAS dalam mendorong para mustahik pelaku UMKM berbasis industri halal untuk mengembangkan industri rumah tangga, industri kecil, dan sebagainya, sehingga para mustahik bisa bertransformasi menjadi muzaki,” ujar Arifin usai menerima penghargaan IHYA di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD, Tangerang, Banten, Kamis (25/9/2025). Arifin menjelaskan, penghargaan ini tidak terlepas dari upaya berkelanjutan BAZNAS dalam mendukung pelaku UMKM memperoleh sertifikasi halal. Hingga saat ini, BAZNAS tercatat telah memfasilitasi lebih dari 5.000 sertifikat halal bagi UMKM di berbagai daerah. "Ini adalah bukti keseriusan BAZNAS dalam mengupayakan para mustahik menjadi juragan-juragan (muzaki) industri kecil atau mikro. Ke depannya, mereka diharapkan bisa membantu membuat ekonomi Indonesia lebih baik,” ujarnya. IHYA Award 2025 sendiri diberikan melalui proses penjurian dengan beberapa aspek penilaian, mulai dari perencanaan, pelaksanaan, pelaporan, hingga evaluasi. Aspek kampanye dan publikasi program juga menjadi bagian penting dalam penilaian tersebut. Arifin juga menyampaikan apresiasi kepada para muzaki yang telah mempercayakan zakat, infak, sedekah, serta dana sosial keagamaan lainnya kepada BAZNAS. Menurutnya, kepercayaan tersebut menjadi modal penting dalam memperkuat program pemberdayaan ekonomi umat, sekaligus menjadi salah satu faktor penting mendukung pencapaian penghargaan ini. "Kami berterima kasih kepada para muzaki yang telah mendorong dan memberikan zakat, infak, sedekah, dan dana sosial keagamaan lainnya kepada BAZNAS. Dana itu kami salurkan kepada para mustahik pelaku UMKM dan usaha mikro yang saat ini sedang kami kembangkan di seluruh Indonesia,” ucap Arifin. Ke depan, lanjut Arifin, BAZNAS berkomitmen untuk memperluas dukungan terhadap UMKM, tidak hanya dari sisi sertifikasi halal, tetapi juga melalui pelatihan, pendampingan, hingga akses permodalan. Arifin menegaskan, langkah tersebut merupakan bagian dari strategi besar BAZNAS dalam meningkatkan kesejahteraan umat melalui zakat, sekaligus mendorong kemandirian ekonomi nasional. “Harapan kami, semakin banyak UMKM yang bisa bertumbuh menjadi kuat, dan semakin banyak mustahik yang bertransformasi menjadi muzaki,” katanya. Dengan capaian ini, BAZNAS kian meneguhkan perannya bukan hanya sebagai pengelola zakat, tetapi juga sebagai motor penggerak industri halal nasional yang sejalan dengan agenda pemerintah menjadikan Indonesia pusat industri halal dunia.
BERITA25/09/2025 | Humas
BAZNAS RI Salurkan 14 Truk Bantuan Logistik untuk Warga Gaza
BAZNAS RI Salurkan 14 Truk Bantuan Logistik untuk Warga Gaza
Jakarta, 25 September 2025 – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI kembali meneguhkan komitmennya dalam aksi kemanusiaan global. Bersama lembaga kemanusiaan asal Mesir, Mishr Al Kheir, BAZNAS mengirimkan 14 truk berisi bantuan logistik menuju Gaza, Palestina. Sebanyak 20 ribu karton berisi kebutuhan pokok diberangkatkan dari gudang penyimpanan menuju Ismailia, lalu diteruskan ke Arish sebelum akhirnya menyeberangi jalur kemanusiaan menuju Gaza. Bantuan ini diharapkan mampu menjawab kebutuhan mendesak masyarakat Palestina yang hingga kini masih menghadapi blokade dan krisis pangan. Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA., menegaskan bahwa pengiriman bantuan tersebut merupakan bukti nyata solidaritas rakyat Indonesia. “Alhamdulillah, atas kerja sama dengan Mishr Al Kheir, kita dapat kembali mengirimkan 14 truk bantuan logistik. Ini komitmen BAZNAS untuk memastikan amanah umat sampai kepada saudara-saudara kita yang paling membutuhkan di Gaza,” ujar Kiai Noor di Jakarta, Kamis (25/9/2025). Ia juga menyinggung dukungan penuh Indonesia terhadap perjuangan rakyat Palestina, sebagaimana ditegaskan Presiden Prabowo dalam pidatonya di Sidang Majelis Umum PBB. “Pidato Presiden di PBB memberi semangat baru. Perjuangan rakyat Palestina adalah perjuangan kita semua. Karena itu, bantuan ini bukan sekadar logistik, melainkan juga simbol persaudaraan dan kepedulian Indonesia,” tambahnya. Selain sebagai wujud solidaritas lintas batas, bantuan ini juga diharapkan dapat sedikit meringankan penderitaan warga Gaza yang masih terjebak dalam blokade dan keterbatasan akses pangan. “Semoga bantuan ini menjadi penguat dan penghibur, bahwa mereka tidak sendiri. Umat Islam di Indonesia selalu bersama mereka,” ungkap Kiai Noor. Melalui pengiriman bantuan kemanusiaan ini, BAZNAS menegaskan perannya bukan hanya sebagai lembaga pengelola zakat nasional, tetapi juga sebagai bagian dari gerakan global dalam memperjuangkan kemerdekaan dan hak asasi rakyat Palestina.
BERITA25/09/2025 | Humas
BAZNAS Buka Program Kemitraan Khusus Pendidikan dan Dakwah bagi Disabilitas, 3T, Komunitas Adat, dan Mualaf 2025
BAZNAS Buka Program Kemitraan Khusus Pendidikan dan Dakwah bagi Disabilitas, 3T, Komunitas Adat, dan Mualaf 2025
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) kembali membuka program Kemitraan Khusus Pendidikan dan Dakwah bagi masyarakat Disabilitas, 3T (Tertinggal, Terdepan, Terluar), Komunitas Adat, dan Mualaf pada tahun 2025. Program ini juga berkolaborasi dengan PT Maybank Asser Management. Acara peluncuran yang digelar Kamis (25/9/2025) di Jakarta ini dihadiri Ketua BAZNAS RI Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA, Direktur Pemberdayaan Zakat dan Wakaf Kementerian Agama RI, Prof. Dr. Waryono Abdul Ghafur, SAG., MAG., Direktur PT Maybank Asset Management Anita Haryani, serta jajaran Pimpinan BAZNAS RI. Ketua BAZNAS RI Prof. Dr. KH. Noor Achmad MA. menegaskan, program ini hadir untuk menjangkau kelompok masyarakat yang selama ini belum mendapatkan akses pendidikan dan dakwah secara memadai. “Program ini memang sengaja kita luncurkan kepada masyarakat dalam rangka membantu sahabat-sahabat kita yang disabilitas, yang di daerah 3T, komunitas adat, dan mualaf, karena mereka ini selama ini belum banyak tersentuh,” ujarnya. Ia menjelaskan, BAZNAS ingin menghadirkan zakat yang lebih inklusif agar manfaatnya benar-benar dirasakan oleh mereka yang membutuhkan. Menurutnya, masyarakat di daerah perbatasan, penyandang disabilitas, dan komunitas adat sering kali menghadapi tantangan berat untuk mengakses pendidikan maupun bimbingan keagamaan. Lebih lanjut, Kiai Noor menekankan komitmen lembaga yang dipimpinnya untuk terus memperluas jangkauan program. “Kami komitmen, sekali lagi, BAZNAS selalu komitmen untuk menyentuh masyarakat yang memang sulit untuk disentuh, masyarakat yang selama ini kurang tersentuh, dan menjadikan mereka bagian dari BAZNAS Republik Indonesia,” tegasnya. Dukungan terhadap inisiatif ini juga datang dari Kementerian Agama. Prof. Dr. Waryono Abdul Ghafur menyampaikan apresiasinya atas kiprah BAZNAS yang dinilai telah konsisten hadir hingga ke pelosok tanah air. “BAZNAS telah menunjukkan sebagai pelayan umat yang setia, yang bukan hanya di Jakarta, tapi juga di seluruh pelosok Tanah Air,” katanya. Menurut Waryono, kehadiran BAZNAS menjadi angin segar bagi masyarakat yang masih kesulitan mengakses pendidikan, terutama di wilayah-wilayah yang jauh dari pusat pembangunan. Ia menambahkan, kontribusi zakat yang dikelola BAZNAS terbukti memberikan dampak luas dalam penguatan sumber daya manusia. Program Kemitraan Khusus Pendidikan dan Dakwah akan melibatkan 40 lembaga mitra yang terseleksi secara nasional. Setiap lembaga akan menerima bantuan pendanaan maksimal Rp50 juta, pendampingan kelembagaan, serta monitoring program selama setahun penuh, mulai November 2025 hingga November 2026. Sementara itu, Direktur PT Maybank Asset Management Anita Haryani mengatakan, pendidikan adalah hak universal dan tidak boleh ada anak bangsa yang tertinggal. “Melalui Beasiswa Kemitraan Khusus ini, kami berharap dapat memberi dukungan nyata agar para penerima beasiswa mampu menembus keterbatasan serta berkontribusi bagi masyarakat dan lingkungannya,” kata Anita. Selain meluncurkan program, BAZNAS juga merilis buku Jejak Inklusivitas Zakat Menuju Indonesia Emas 2045. Buku ini mendokumentasikan praktik baik, pengalaman penerima manfaat, dan inspirasi dari berbagai daerah. Publik dapat mengakses buku ini melalui situs resmi BAZNAS di tautan bazn.as/BukuInklusivZakat.
BERITA25/09/2025 | Humas
BAZNAS RI Kirim 14 Truk Bantuan Logistik untuk Masyarakat Palestina
BAZNAS RI Kirim 14 Truk Bantuan Logistik untuk Masyarakat Palestina
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI bersama lembaga kemanusiaan asal Mesir, Mishr Al Kheir kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap rakyat Palestina dengan mengirimkan 14 truk bantuan logistik ke Gaza, Palestina. Sebanyak 20 ribu karton bantuan logistik diberangkatkan dari gudang penyimpanan menuju Ismailia, lalu ke Arish, sebelum akhirnya menyeberang masuk ke Gaza melalui jalur kemanusiaan. Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA., menyampaikan bahwa keberangkatan truk bantuan ini adalah bentuk nyata solidaritas bangsa Indonesia terhadap Palestina. “Alhamdulillah, atas sinergi dengan Mishr Al Kheir, kita dapat kembali mengirimkan 14 truk berisi 20 ribu karton logistik untuk saudara-saudara kita di Gaza. Ini merupakan komitmen BAZNAS untuk terus hadir dan memastikan bantuan umat sampai kepada mereka yang paling membutuhkan,” ujar Kiai Noor di Jakarta, Kamis (25/9/2025). Kiai Noor menambahkan, BAZNAS memiliki komitmen kuat dalam membantu masyarakat Palestina sesuai komitmen Presiden Prabowo dalam Sidang Majelis Umum PBB yang menegaskan dukungan penuh terhadap kemerdekaan Palestina. “Pidato Presiden di PBB memberikan semangat baru, menegaskan bahwa perjuangan rakyat Palestina adalah perjuangan kita semua. Maka, bantuan kemanusiaan ini bukan hanya sekadar logistik, tapi juga simbol persaudaraan dan kepedulian Indonesia untuk Palestina,” ucap Kiai Noor. Kiai Noor berharap bantuan ini dapat sedikit meringankan beban masyarakat Gaza yang hingga kini masih menghadapi blokade, keterbatasan pangan, serta ancaman krisis kemanusiaan. “Semoga bantuan yang kita kirimkan bisa menjadi penguat dan penghibur, bahwa mereka tidak sendiri. Umat Islam di Indonesia, melalui BAZNAS, senantiasa mendukung perjuangan rakyat Palestina,” harap Kiai Noor. Kiai Noor menegaskan komitmennya untuk menguatkan solidaritas kemanusiaan lintas batas, sekaligus mendukung penuh upaya pemerintah Indonesia dalam diplomasi kemerdekaan Palestina.
BERITA25/09/2025 | Humas
7 Ayat Janji Allah untuk Orang Sabar: Pahala, Rahmat, dan Ketenangan Hati
7 Ayat Janji Allah untuk Orang Sabar: Pahala, Rahmat, dan Ketenangan Hati
Kesabaran adalah salah satu sifat mulia yang sangat ditekankan dalam ajaran Islam. Allah ? menjanjikan pahala besar bagi hamba-Nya yang tetap tabah menghadapi ujian hidup. Dalam Al-Qur’an, banyak ayat yang menegaskan bahwa orang sabar akan mendapatkan keberuntungan, ampunan, rahmat, hingga surga. Artikel ini akan membahas 7 ayat janji Allah untuk orang sabar yang bisa menjadi penguat hati dan sumber ketenangan. 1. QS. Al-Baqarah Ayat 153 – Allah Bersama Orang yang Sabar “Hai orang-orang yang beriman, jadikanlah sabar dan shalat sebagai penolongmu, sesungguhnya Allah beserta orang-orang yang sabar.” Ayat ini menegaskan bahwa kesabaran adalah kunci pertolongan Allah. Orang sabar tidak pernah sendiri, karena Allah selalu membersamainya. Long tail keyword: ayat Allah bersama orang sabar dalam Al-Qur’an. 2. QS. Al-Baqarah Ayat 155 – Ujian Hidup Sebagai Jalan Kesabaran “Dan sungguh akan Kami berikan cobaan kepadamu, dengan sedikit ketakutan, kelaparan, kekurangan harta, jiwa dan buah-buahan. Dan berikanlah kabar gembira kepada orang-orang yang sabar.” Setiap ujian hidup adalah bagian dari janji Allah. Orang yang sabar akan mendapatkan kabar gembira berupa pahala dan rahmat-Nya. Long tail keyword: ayat tentang ujian hidup dan kesabaran. 3. QS. Az-Zumar Ayat 10 – Balasan Tanpa Batas untuk Orang Sabar “Sesungguhnya hanya orang-orang yang bersabarlah yang dicukupkan pahala mereka tanpa batas.” Kesabaran adalah amalan istimewa yang pahalanya tak terhitung jumlahnya. Inilah salah satu janji Allah yang paling agung bagi hamba-Nya yang tabah. Long tail keyword: pahala sabar menurut Al-Qur’an. 4. QS. Al-Imran Ayat 200 – Kesabaran Membawa Kemenangan “Wahai orang-orang yang beriman, bersabarlah kamu dan kuatkanlah kesabaranmu serta tetaplah bersiap siaga, dan bertakwalah kepada Allah agar kamu beruntung.” Kesabaran bukan hanya menahan diri, tetapi juga kekuatan mental dalam perjuangan hidup. Allah menjanjikan kemenangan bagi orang yang sabar. Long tail keyword: ayat Al-Qur’an tentang sabar membawa keberuntungan. 5. QS. Hud Ayat 115 – Sabar Mendatangkan Pahala Besar “Dan bersabarlah, karena sesungguhnya Allah tidak menyia-nyiakan pahala orang-orang yang berbuat kebaikan.” Allah menegaskan bahwa setiap kesabaran akan berbuah pahala. Tidak ada pengorbanan yang sia-sia bagi hamba yang tabah dan istiqamah. Long tail keyword: ayat Al-Qur’an tentang sabar mendatangkan pahala. 6. QS. Al-Anfal Ayat 46 – Kekuatan Sabar dalam Kehidupan Bersama “Dan taatlah kepada Allah dan Rasul-Nya dan janganlah kamu berbantah-bantahan yang menyebabkan kamu menjadi gentar dan hilang kekuatanmu; dan bersabarlah. Sesungguhnya Allah beserta orang-orang yang sabar.” Ayat ini menegaskan bahwa sabar menjaga persatuan dan kekuatan umat. Tanpa kesabaran, mudah sekali muncul perpecahan. Long tail keyword: ayat tentang sabar menjaga kekuatan umat. 7. QS. Al-Insan Ayat 12 – Surga untuk Orang yang Bersabar “Dan memberi balasan kepada mereka karena kesabaran mereka (dengan) surga dan (pakaian) sutra.” Janji Allah yang paling indah untuk orang sabar adalah surga. Mereka yang tabah dalam ketaatan dan ujian akan mendapatkan balasan yang kekal. Long tail keyword: ayat Al-Qur’an tentang surga bagi orang sabar. Hikmah Kesabaran dalam Kehidupan Sehari-hari Dari ayat-ayat di atas, kita belajar bahwa sabar bukan sekadar menahan emosi. Sabar adalah bentuk keteguhan hati, keimanan, dan keyakinan pada janji Allah. Kesabaran menghadirkan banyak manfaat: Mendapat pertolongan Allah. Mendapat pahala tanpa batas. Meraih ketenangan hati. Dijanjikan surga. Kesimpulan Kesabaran adalah salah satu sifat utama seorang Muslim. Dalam 7 ayat janji Allah untuk orang sabar, kita melihat bahwa Allah memberikan ganjaran besar: pahala, rahmat, keberuntungan, dan surga. Maka, jadikanlah sabar sebagai teman hidup dalam menghadapi ujian, karena janji Allah adalah pasti. FAQ Seputar Ayat Janji Allah untuk Orang Sabar 1. Apa saja janji Allah untuk orang sabar? Allah menjanjikan banyak kebaikan bagi hamba yang sabar, di antaranya pertolongan-Nya, pahala tanpa batas, keberuntungan, ampunan, rahmat, ketenangan hati, dan surga (QS. Az-Zumar: 10, QS. Al-Insan: 12). 2. Ayat apa yang menjelaskan bahwa Allah bersama orang sabar? Ayat yang menegaskan Allah bersama orang sabar adalah QS. Al-Baqarah ayat 153: “Sesungguhnya Allah beserta orang-orang yang sabar.” 3. Apa balasan orang sabar menurut Al-Qur’an? Balasan bagi orang sabar adalah pahala besar, rahmat Allah, kabar gembira, serta surga yang penuh kenikmatan (QS. Az-Zumar: 10, QS. Al-Insan: 12). 4. Mengapa kesabaran penting dalam Islam? Karena sabar merupakan tanda keimanan yang kuat. Dengan sabar, seorang Muslim mampu menghadapi ujian hidup, menjaga hati dari keputusasaan, serta mendapatkan pertolongan Allah. 5. Apakah sabar hanya saat mendapat musibah? Tidak. Sabar berlaku dalam tiga keadaan: sabar dalam ketaatan, sabar menjauhi maksiat, dan sabar menghadapi cobaan hidup.
BERITA25/09/2025 | Humas | Akate
Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kota Cirebon.

Lihat Daftar Rekening →