WhatsApp Icon
Hukum dan Tata Cara Membayar Fidyah dengan Uang Menurut Islam

KOTACIREBON.BAZNAS.GO.ID – Sahabat, Dalam Islam, fidyah merupakan kewajiban yang harus ditunaikan oleh seseorang yang tidak mampu menjalankan ibadah puasa secara penuh, seperti lansia renta atau penderita penyakit kronis yang tidak ada harapan sembuh. Fidyah menjadi bentuk kompensasi atas puasa Ramadhan yang ditinggalkan dan ditujukan untuk memenuhi kebutuhan fakir miskin.

Para ulama berbeda pendapat terkait bentuk pembayaran fidyah, apakah harus berupa makanan pokok atau boleh diganti dengan uang. Perbedaan ini menjadi rahmat dan memberikan kemudahan bagi umat Islam dalam menunaikan kewajiban syariat sesuai kondisi masing-masing.

Pandangan Mazhab Hanafi tentang Fidyah dengan Uang.

Mazhab Hanafi dikenal sebagai mazhab yang memiliki pendekatan fleksibel dan kontekstual, khususnya dalam urusan muamalah. Dalam mazhab ini, pembayaran fidyah diperbolehkan menggunakan uang, selama nilainya setara dengan makanan pokok yang diwajibkan.

Prinsip utama fidyah adalah memenuhi kebutuhan fakir miskin. Dalam kondisi tertentu, uang dinilai lebih bermanfaat karena dapat digunakan sesuai kebutuhan penerima. Oleh sebab itu, fidyah boleh ditunaikan dalam bentuk nominal uang.

“Boleh berbuka puasa bagi laki-laki dan perempuan lanjut usia yang telah hilang kekuatannya, dan wajib bagi keduanya membayar fidyah. Demikian pula bagi orang yang tidak mampu menunaikan nazar puasa seumur hidup. Setiap hari wajib membayar fidyah berupa setengah sha’ gandum atau nilai uang yang setara, dengan syarat ketidakmampuan tersebut bersifat permanen hingga meninggal dunia.”

Siapa yang Wajib Membayar Fidyah?

Fidyah hanya diwajibkan bagi mereka yang:

Tidak mampu berpuasa secara permanen, seperti lansia renta.

Menderita penyakit kronis yang tidak memiliki harapan sembuh.

Adapun bagi seseorang yang masih memungkinkan mengganti puasa, meskipun tertunda, maka kewajibannya adalah qadha, bukan fidyah. Hal ini dijelaskan sebagai berikut:

“Jika seseorang menunda qadha puasa Ramadhan hingga masuk Ramadhan berikutnya, maka ia tidak wajib membayar fidyah. Hal ini didasarkan pada pemahaman bahwa qadha puasa tidak dibatasi oleh waktu.”

Pendapat Imam Badruddin Al-‘Aini tentang Fidyah dengan Uang

Imam Badruddin Al-‘Aini menjelaskan bahwa: “Diperbolehkan membayar dengan uang dalam zakat, zakat fitrah, kafarah, membayar sepersepuluh, pajak, dan kafarah nadzar. Adapun menurut Imam Syafi’i, hal tersebut tidak diperbolehkan karena dianalogikan dengan hadyu dan kurban.”

Mazhab Hanafi juga berdalil pada riwayat yang menunjukkan adanya fleksibilitas penggantian bentuk harta dalam kewajiban ibadah maliyah, selama nilainya setara dan tetap memenuhi tujuan syariat.

Besaran Fidyah Menurut Mazhab Hanafi

Dalam mazhab Hanafi, fidyah per hari puasa yang ditinggalkan setara dengan:

3,25 kg makanan pokok seperti kurma, anggur, atau jewawut, atau

1,625 kg gandum atau tepungnya,

atau nilai uang yang setara dengan ketentuan tersebut.

“Zakat fitrah (dan fidyah) berupa setengah sha’ gandum atau tepungnya, atau satu sha’ kurma, anggur, atau gandum kasar. Diperbolehkan membayar dengan nominal uang, dan hal tersebut lebih utama ketika uang lebih dibutuhkan oleh fakir miskin karena lebih cepat memenuhi kebutuhannya.”

Besaran Fidyah di Kota Cirebon Tahun 2026

Berdasarkan Surat Keputusan Ketua BAZNAS Kota Cirebon tentang Penetapan Besaran Zakat Fitrah dan Fidyah Tahun 2026, besaran fidyah untuk wilayah Kota Cirebon ditetapkan sebesar Rp45.000 per hari per jiwa.

Tunaikan Fidyah Anda Melalui BAZNAS Kota Cirebon

BAZNAS Kota Cirebon mengajak seluruh masyarakat Muslim untuk menunaikan fidyah melalui lembaga resmi dan terpercaya, agar penyalurannya tepat sasaran, amanah, dan sesuai ketentuan syariat.

Dengan menunaikan fidyah melalui BAZNAS Kota Cirebon, Anda turut:

Membantu memenuhi kebutuhan fakir miskin,

Menguatkan program sosial dan kemaslahatan umat,

Menyempurnakan ibadah Ramadhan dengan penuh keberkahan.

 

Salurkan fidyah Anda melalui BAZNAS Kota Cirebon

Karena fidyah yang ditunaikan dengan benar, akan menjadi keberkahan bagi diri dan kemanfaatan bagi sesama.

Anda dapat menunaikan Fidyah dengan cara Transfer Kewajiban Fidyah melalui rekening :

Bank Muamalat 1310047736 a.n BAZNAS Kota Cirebon

Konfirmasi Pembayaran Fidyah WhatsApp wa.me/6282320047700

 

Semoga bermanfaat.

Wall?hu a‘lam bish-shaw?b.

 

23/01/2026 | Kontributor: Admin | Akate
Kalender BAZNAS 2026 Resmi Dirilis, Lengkap Jadwal Sholat, Puasa Ayamul Bidh, dan Hari Libur Nasional

KOTACIREBON.BAZNAS.GO.ID — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Cirebon resmi merilis Kalender BAZNAS Tahun 2026 yang kini telah tersedia dan dapat diunduh secara gratis oleh masyarakat. Kalender ini disusun sebagai panduan ibadah dan aktivitas harian umat Islam sepanjang tahun 2026.

Kalender BAZNAS 2026 hadir dengan informasi yang lengkap dan terstruktur, mulai dari jadwal sholat harian, jadwal Puasa Ayamul Bidh setiap bulan, hingga penandaan hari-hari besar nasional dan cuti bersama yang mengacu pada Surat Keputusan Bersama (SKB) 3 Menteri.

Sebagai lembaga resmi pengelola zakat, BAZNAS berkomitmen menghadirkan kalender yang tidak hanya informatif, tetapi juga membantu masyarakat dalam meningkatkan kedisiplinan ibadah dan perencanaan aktivitas harian.

Kalender BAZNAS 2026 diharapkan dapat menjadi sarana edukasi sekaligus pengingat bagi umat Islam untuk senantiasa menjaga waktu sholat dan menghidupkan amalan sunnah.

“Melalui Kalender BAZNAS 2026, kami ingin menghadirkan panduan yang memudahkan masyarakat dalam menjalankan ibadah harian, termasuk sholat tepat waktu dan puasa sunnah Ayamul Bidh, sekaligus mengetahui hari libur nasional secara akurat,”

Selain memuat informasi ibadah, kalender ini juga memuat penanggalan Masehi dan Hijriah secara berdampingan, sehingga memudahkan masyarakat dalam memahami momen-momen penting keagamaan maupun nasional sepanjang tahun.

Masyarakat dapat mengunduh Kalender BAZNAS 2026 lengkap jadwal sholat dan puasa Ayamul Bidh melalui tautan resmi berikut:

 

Link Unduhan Kalender BAZNAS 2026 ]

 

BAZNAS mengajak seluruh masyarakat untuk menjadikan setiap waktu lebih bermakna dengan menunaikan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS. Dana yang dihimpun akan disalurkan secara amanah dan tepat sasaran untuk membantu mustahik serta mendukung program pemberdayaan umat.

Mari awali dan jalani tahun 2026 dengan ibadah yang terjaga dan kepedulian yang nyata. Tunaikan zakat Anda melalui BAZNAS, karena zakat Anda adalah harapan bagi sesama.

 

Semoga Bermanfaat.

23/01/2026 | Kontributor: Admin | Akate
BAZNAS Kota Cirebon Rutin Gelar Tadarus dan Briefing Staf Sebelum Aktivitas Kerja

KOTA CIREBON — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Cirebon secara rutin melaksanakan kegiatan tadarus Al-Qur’an bersama yang dilanjutkan dengan briefing staf amil pelaksana sebelum memulai aktivitas pekerjaan. Kegiatan ini berlangsung di Aula BAZNAS Kota Cirebon, Rabu (21/01/2026).

Kegiatan diawali dengan tadarus Al-Qur’an yang diikuti oleh pimpinan dan seluruh staf amil pelaksana. Tadarus ini menjadi bagian dari ikhtiar BAZNAS Kota Cirebon dalam menumbuhkan nilai-nilai spiritual, meningkatkan keimanan, serta menghadirkan suasana kerja yang penuh keberkahan.

Usai tadarus, kegiatan dilanjutkan dengan briefing staf yang dipimpin oleh Kepala Pelaksana BAZNAS Kota Cirebon. Dalam briefing tersebut disampaikan evaluasi singkat kinerja, arahan tugas harian, serta penguatan komitmen pelayanan kepada para muzakki dan mustahik.

Ketua BAZNAS Kota Cirebon H. Hamdan, S.Ag.,M.Pd.I menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan agenda rutin yang bertujuan untuk menyelaraskan nilai ibadah dengan profesionalitas kerja. “Melalui tadarus dan briefing pagi, kami berharap seluruh amil dapat memulai aktivitas dengan niat yang lurus, semangat kebersamaan, dan tanggung jawab dalam mengelola dana ZIS secara amanah,” ujarnya.

 

Dengan adanya kegiatan rutin ini, BAZNAS Kota Cirebon berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas kinerja kelembagaan, memperkuat soliditas tim, serta memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat Kota Cirebon.

21/01/2026 | Kontributor: Admin | Akate
BAZNAS Kota Cirebon Imbau Masyarakat Manfaatkan Layanan Jemput Zakat Selama Bulan Ramadhan

KOTA CIREBON — Dalam rangka memberikan kemudahan kepada masyarakat selama bulan suci Ramadhan, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Cirebon mengimbau para muzaki dan masyarakat umum untuk memanfaatkan layanan Jemput Zakat. Layanan ini dapat menjangkau langsung rumah tinggal maupun perkantoran, guna memudahkan masyarakat dalam menunaikan zakat melalui BAZNAS Kota Cirebon.

Melalui layanan Jemput Zakat, masyarakat dapat menunaikan zakat fitrah, zakat maal, zakat profesi, zakat perniagaan, serta zakat, infak, dan sedekah lainnya secara praktis, aman, dan sesuai ketentuan syariat Islam. Petugas amil resmi BAZNAS Kota Cirebon akan datang ke lokasi yang telah disepakati dengan mengedepankan prinsip profesionalitas dan amanah.

Untuk memanfaatkan layanan tersebut, masyarakat dapat menghubungi WhatsApp layanan Jemput Zakat di nomor 0851-9500-2005. Layanan ini disiapkan sebagai bentuk pelayanan prima BAZNAS Kota Cirebon agar muzaki dapat menunaikan zakat dengan mudah, khususnya di tengah padatnya aktivitas selama bulan Ramadhan.

Ketua BAZNAS Kota Cirebon H. Hamdan, S.Ag.,M.Pd.I menyampaikan bahwa layanan Jemput Zakat merupakan wujud komitmen lembaga dalam memberikan kemudahan dan kenyamanan bagi masyarakat. “Kami ingin memastikan masyarakat Kota Cirebon dapat menunaikan zakat dengan tenang dan percaya melalui lembaga resmi, sehingga pengelolaan dan penyalurannya dapat dilakukan secara optimal,” ujarnya.

Selain kemudahan layanan, BAZNAS Kota Cirebon juga menegaskan komitmennya terhadap transparansi dan akuntabilitas. Seluruh proses penghimpunan, pelaporan, hingga dokumentasi penyaluran zakat dapat dipantau melalui Instagram dan website resmi BAZNAS Kota Cirebon, sehingga muzaki dapat melihat secara langsung pemanfaatan dana zakat yang disalurkan.

 

BAZNAS Kota Cirebon mengajak seluruh masyarakat Kota Cirebon untuk menunaikan zakat melalui BAZNAS agar penyaluran zakat lebih tepat sasaran, terkelola secara profesional, serta memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan umat.

21/01/2026 | Kontributor: Admin | Akate
BAZNAS Kota Cirebon Peringati HUT ke-25 BAZNAS dengan Tasyakur dan Doa Bersama

KOTA CIREBON — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Cirebon memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-25 BAZNAS dengan menggelar kegiatan tasyakur dan doa bersama. Kegiatan tersebut berlangsung di Kantor BAZNAS Kota Cirebon, Selasa (20/01/2026), dan diikuti oleh para pimpinan serta seluruh amil pelaksana.

Kegiatan tasyakur dan doa bersama ini dilaksanakan sebagai bentuk rasa syukur atas perjalanan 25 tahun BAZNAS dalam mengelola zakat, infak, dan sedekah untuk kesejahteraan umat. Momentum ini juga menjadi sarana refleksi untuk memperkuat komitmen kelembagaan dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Peringatan HUT ke-25 BAZNAS yang dilaksanakan BAZNAS Kota Cirebon berlangsung selaras dengan kegiatan yang diselenggarakan oleh BAZNAS Pusat bertajuk “Doa Bersama: Zakat Menguatkan Indonesia”. Kegiatan nasional tersebut menjadi wujud apresiasi dan terima kasih kepada seluruh muzaki, mustahik, serta seluruh stakeholder yang telah membersamai perjalanan BAZNAS hingga menjadi lembaga utama dalam upaya menyejahterakan umat.

Kegiatan BAZNAS Pusat dilaksanakan secara blended, yakni dengan kehadiran perwakilan BAZNAS daerah secara langsung di Kantor BAZNAS Republik Indonesia, sementara sebagian lainnya mengikuti secara daring melalui Zoom Meeting serta siaran langsung YouTube BAZNAS TV.

Tasyakur HUT Ke-25 BAZNAS

Ketua BAZNAS Kota Cirebon menyampaikan bahwa peringatan HUT ke-25 ini menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi antara BAZNAS pusat dan daerah. “Kami bersyukur atas kepercayaan masyarakat yang terus menguat. Semoga BAZNAS semakin amanah, profesional, dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi kesejahteraan umat, khususnya di Kota Cirebon,” ujarnya.

 

Melalui peringatan HUT ke-25 BAZNAS ini, BAZNAS Kota Cirebon menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kinerja, transparansi, dan inovasi layanan zakat demi terwujudnya kesejahteraan masyarakat yang berkeadilan dan berkelanjutan.

21/01/2026 | Kontributor: Admin | Akate

Berita Terbaru

Bank Makanan BAZNAS Distribusikan 30.000 Paket Hidangan Berkah Ramadhan di Jabodetabek
Bank Makanan BAZNAS Distribusikan 30.000 Paket Hidangan Berkah Ramadhan di Jabodetabek
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI melalui Bank Makanan, mendistribusikan 30.000 paket Hidangan Berkah Ramadhan (HBR) untuk para pekerja rentan, difabel, masyarakat dhuafa dan terlantar di daerah Jabodetabek. Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Saidah Sakwan, MA mengatakan, pendistribusian paket HBR yang berisi makanan siap saji dari ZChicken ini ditujukan untuk membantu masyarakat yang membutuhkan untuk memenuhi gizi selama bulan ramadhan. "Pendistribusian ini untuk membantu memenuhi kebutuhan gizi sekaligus meringankan beban mustahik dan memberikan dukungan semangat beribadah di bulan Ramadhan bagi mereka," kata Saidah dalam keterangan tertulis di Jakarta, Senin (18/3/2024). Saidah menambahkan, kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya untuk memperkuat solidaritas sosial di masyarakat, terutama bagi mereka yang rentan dan masyarakat yang kurang mampu. "Pendistribusian Hidangan Berkah Ramadhan ini juga diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi masyarakat untuk turut serta dalam memberikan bantuan kepada mereka yang membutuhkan, terutama selama bulan suci Ramadhan," tambahnya. Bank Makanan BAZNAS berkomitmen untuk terus mendukung program-program yang membantu meringankan beban masyarakat yang membutuhkan, termasuk di bulan suci Ramadhan. "Semoga dengan adanya bantuan ini, para pekerja rentan, difabel, masyarakat dhuafa dan telantar dapat merasakan keberkahan dan kemudahan dalam menjalani ibadah puasa," tuturnya. Saidah juga mengatakan bantuan ini merupakan buah dari kebaikan yang terus dilakukan masyarakat melalui BAZNAS, yang manfaatnya dapat dirasakan masyarakat yang membutuhkan. "BAZNAS mengucapkan terima kasih atas uluran tangan dari donatur yang telah berbagi dengan masyarakat rentan yang membutuhkan bantuan. Semoga keberkahan selalu menyertai kita semua," ujar Saidah. Program Bank Makanan merupakan salah satu upaya BAZNAS untuk menyelesaikan dua masalah besar yaitu mengurangi jumlah makanan yang terbuang sia-sia dan memberikan akses makanan sehat untuk orang yang kekurangan melalui pendekatan kolaboratif bekerja sama dengan berbagai pihak.
BERITA19/03/2024 | Humas
Tinjau Banjir Semarang, BAZNAS Komitmen Bantu Para Korban Hingga Pasca Bencana 
Tinjau Banjir Semarang, BAZNAS Komitmen Bantu Para Korban Hingga Pasca Bencana 
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI berkomitmen akan membantu para korban banjir yang melanda Kota Semarang Jawa Tengah (Jateng) tidak hanya saat bencana namun hingga pasca bencana, Sabtu (16/3/2024). Hal tersebut disampaikan Ketua BAZNAS RI Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA, di Pondok Pesantren (Ponpes) Putri As-Saadah, Kelurahan Tambakrejo, Kecamatan Gayamsari, Kota Semarang. Dalam kunjungannya yang didampingi Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu, BAZNAS juga memberikan bantuan logistik kepada warga terdampak banjir di Kota Semarang. Ketua BAZNAS RI Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA mengatakan, penanganan tanggap darurat bencana menjadi fokus perhatian BAZNAS. Salah satunya di Kota Semarang yang kini dilanda banjir. Komitmen BAZNAS dalam penanganan banjir tersebut tak hanya dilakukan di Kota Semarang, melainkan sejumlah daerah di Jateng yang kini juga terdampak. Bantuan-bantuan logistik juga digelontorkan. "Banjir di seluruh Indonesia ada, tidak hanya di Semarang tetapi di Pekalongan, Kudus, Demak, Grobogan. Sementara ini kami terjun di daerah-daerah terdampak tersebut," katanya. Menurut Kiai Noor, BAZNAS juga telah menerjunkan tim untuk melakukan pendataan secara berkala terkait kebutuhan warga terdampak banjir. "Ada tim juga yang sudah ada di Pekalongan, insyaallah saya juga akan ke sana. Mudah-mudahan kami bisa ke tempat-tempat lain, intinya BAZNAS memiliki konsentrasi terhadap bencana," ujar Kiai Noor. Dalam penanganan darurat bencana, Kiai Noor mengatakan, BAZNAS mengalokasikan anggaran mencapai Rp5 miliar. Selain dalam wujud bantuan logistik keluarga, juga berbentuk renovasi bangunan-bangunan fasilitas umum (fasum) seperti musala, dan masjid yang terdampak banjir. Khusus bantuan logistik keluarga yang berupa sembilan bahan pokok (sembako) baru mendistribusikan sebanyak 100 paket. Termasuk di antaranya ada selimut, dan obat-obatan. "Kami menetapkan anggaran untuk penanganan bencana, biasanya untuk bencana-bencana ini kami anggarkan Rp5 miliar. Di Kota Semarang kami berikan barang, ada sembako dan bantuan untuk renovasi mushola, masjid," ujarnya. Penanganan tersebut akan berlangsung hingga pasca-bencana dengan berkolaborasi dengan pemerintah daerah (pemda) setempat. Seperti melakukan renovasi mushola dan masjid yang terdampak dengan anggaran Rp30 juta. Sementara itu, Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu merespons positif perhatian lintas instansi dalam penanganan banjir yang terjadi tiga hari terakhir. Hevearita mengatakan, penanganan bencana ini memerlukan banyak pihak yang bergabung, termasuk salah satunya BAZNAS yang memiliki konsentrasi serius dalam situasi tanggap bencana. "Ini sangat berarti sekali bagi kami, bagi masyarakat Kota Semarang karena tidak mungkin kami Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang sendiri yang memberikan bantuan," katanya. Hevearita mengatakan, kolaboratif lintas instansi tersebut tidak hanya dalam distribusi logistik bantuan saja. Koordinasi dengan sejumlah pihak tersebut menurutnya akan mempercepat proses penanganan hingga pasca-bencana. "Setelah banjir juga akan dilakukan pembersihan, rehabilitasi rumah, dan fasilitas umum. Penanganan ini akan dilakukan secara kolaboratif. Nanti akan bersama-sama untuk melakukan penanganan pasca-banjir," pungkasnya.
BERITA18/03/2024 | Humas
BAZNAS Serahkan Paket Ramadhan Bahagia untuk 214 Satgas Kemanusiaan KRI RJW-992
BAZNAS Serahkan Paket Ramadhan Bahagia untuk 214 Satgas Kemanusiaan KRI RJW-992
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI menyerahkan Paket Ramadhan Bahagia (PRB) untuk 214 personel Satuan Tugas (Satgas) Kemanusiaan Port Visit Mesir 2024 yang baru saja tiba di Dermaga Komando Lintas Laut Militer (Kolinlamil) TNI AL, Tanjung Priok, Jakarta, pada Jumat, (15/3/2024). Penyerahan PRB secara simbolis diberikan oleh Ketua BAZNAS RI Prof. Dr. KH. Noor Achmad MA, kepada Komandan KRI dr. Radjiman Wedyodiningrat-992 (RJW-992) Kolonel Laut Bayu Dwi Wicaksono, yang digelar usai pelaksanaan upacara penyambutan KRI RJW-992 dan penganugerahan tanda kehormatan RI kepada personil satgas oleh Panglima TNI. Ketua BAZNAS RI Prof. Dr. KH. Noor Achmad MA, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada TNI AL yang telah mengirimkan bantuan kemanusiaan masyarakat Indonesia melalui BAZNAS RI, dan kini telah berhasil disalurkan kepada masyarakat Gaza di Palestina. "Alhamdulillah bantuan kemanusiaan tersebut telah disalurkan kepada rakyat Gaza berkat Satgas Kemanusiaan Port Visit TNI AL bekerja sama dengan KBRI Kairo dan Bulan Sabit Merah Mesir atau Egyptian Red Crescent Society (ERCs)," ujar Kiai Noor. Sebanyak 214 Personel yang terlibat dalam misi kemanusiaan tersebut, menurut Kiai Noor merupakan bagian dari Asnaf Fi Sabilillah yang berhak menerima zakat atau infak sehingga BAZNAS berinisiatif untuk memberikan Paket Ramadhan Bahagia untuk mereka. “Para prajurit TNI yang terlibat dalam misi kemanusian dan telah membantu saudara-saudara kita di Gaza ini juga merupakan bagian dari asnaf fi sabilillah, karena itu berhak menerima salah satu program BAZNAS berupa Paket Ramadhan Bahagia,” kata Kiai Noor. Kiai Noor berharap, 214 PRB yang diberikan BAZNAS kepada para personel Satgas Kemanusiaan KRI RJW-992 dapat bermanfaat dan menjadi kebahagiaan para prajurit dalam menjalani ibadah puasa di bulan Ramadhan. "Semoga titipan para muzaki berupa PRB ini dapat bermanfaat dan menambah kebahagiaan para prajurit di bulan Ramadhan yang penuh berkah ini, " ujar Kiai Noor. Sementara itu, Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto mengucapkan rasa syukur dan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh personel Satgas Port Visit 2024 yang terlibat dalam pemberangkatan KRI RJW-992 karena telah selesai melaksanakan operasi muhibah ke Mesir dalam rangka pengiriman bantuan kemanusiaan untuk korban konflik Gaza. "Pada kesempatan yang membanggakan ini, atas nama bangsa dan negara, saya mengucapkan selamat datang di tanah air kepada KRI RJW-992 beserta 214 personel yang terlibat dalam misi kemanusiaan ini, " ujar Panglima TNI dalam amanatnya sebagai Inspektur Upacara Penyambutan. Agus mengatakan, misi yang diberangkatkan oleh Menteri Pertahanan RI dan Kepala Staf Angkatan Laut pada tanggal 18 Januari 2024 ini merupakan implementasi dari tugas pokok TNI dalam operasi militer selain perang sebagaimana yang diamanahkan pada Pasal 7 ayat 2 Undang-undang Nomor 34 tahun 2004 tentang Tentara Nasional Indonesia. "Tugas kemanusiaan yang diemban KRI RJW-992 yaitu memberikan pelayanan pengobatan dan pengiriman bantuan kemanusiaan seberat 242 ton yang terdiri dari makanan, obat-obatan, selimut, pakaian dewasa dan anak-anak untuk warga Gaza, " tambahnya. Dalam melaksanakan operasi selama 57 hari, lanjut Agus, KRI RJW-992 telah menempuh jarak 10.983 Nautical Miles dengan rute pelayaran dari Jakarta menuju El Arish, Mesir dan kembali lagi ke Jakarta melalui Jeddah, Arab Saudi. "Saya mengucapkan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada seluruh personel operasi Muhibah Tahun 2024 ke Mesir atas dedikasi dan pengabdian yang telah ditunjukkan dalam mengemban tugas negara," pungkasnya. KRI RJW-992 merupakan kapal bantu rumah sakit milik TNI AL yang mengangkut 214 personel ini, berlayar dari Jakarta pada 18 Januari 2024 lalu dari Dermaga Kolinlamil, Tanjung Priok, Jakarta, membawa total 242 ton bantuan, termasuk bantuan kemanusiaan seberat 60 ton dari BAZNAS RI.
BERITA18/03/2024 | Humas
BAZNAS RI Dorong Optimalisasi Pemanfaatan Digital dalam Pengelolaan Zakat
BAZNAS RI Dorong Optimalisasi Pemanfaatan Digital dalam Pengelolaan Zakat
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI terus mendorong peningkatan kapasitas, kapabilitas, dan kompetensi Lembaga Amil Zakat/Organisasi Pengelola Zakat dalam pemanfaatan digitalisasi untuk zakat agar lebih optimal. Kerenanya, BAZNAS terus berupaya melakukan gagasan dalam memberi kemudahan bagi masyarakat melalui Zakat Digital. Hal tersebut disampaikan oleh Pimpinan BAZNAS RI Bidang Transformasi Digital Nasional Prof. Ir. H. M. Nadratuzzaman Hosen M.S., M.Sc., Ph.D dalam Kajian Ekonomi dan Keuangan Syariah Expert Series Special Ramadhan yang diselenggarakan secara virtual, Jumat (15/3/2024). Diantara gagasan BAZNAS dalam memudahkan pengelolaan zakat di Indonesia adalah dengan memanfaatkan penggunaan digital zakat. Hal ini ditujukan untuk memajukan kinerja BAZNAS. "Kami ingin mendorong agar pemanfaatan pengelolaan digital zakat dapat dilakukan secara merata oleh BAZNAS seluruh Indonesia," kata Nadratuzzaman. Nadratuzzaman menambahkan, saat ini ada tujuh tantangan dalam pengelolaan zakat di era digital. Ketujuh tantangan tersebut yaitu verifikasi, privasi, security, tranparansi, perbedaan generasi, peran amil, teknologi. Tantangan pertama menurut Nadratuzzaman adalah verifikasi yang bertujuan agar pengelola zakat dapat memastikan identitas pembayar zakat atau muzaki. Kemudian untuk untuk memastikan mustahik yang mengajukan permohonan secara digital adalah yang berhak mendapatkan dana zakat. "Pengelola zakat juga harus memastikan profil data muzaki dan mustahik agar terlindungi. Ini merupakan tantangan kedua yakni privasi," jelasnya. Tantangan ketiga adalah keamanan, di mana menurut Nadratuzzaman, pengelola zakat harus menyediakan platform yang aman, kredibel dan memudahkan masyarakat dalam berdonasi atau mengajukan permohonan dana. "Di sisi lain, masyarakat harus menyadari bahwa donasi digital yang disalurkan sudah melalui platform yang benar," jelasnya. Selanjutnya, tantangan pengelola zakat digital adalah transparansi. Nadratuzzaman mengatakan, jika pengelola zakat saat ini harus mampu berani untuk terbuka. "Harus pula dapat memberikan informasi kepada publik atas laporan dan aktivitasnya. Untuk tantangan berikutnya yaitu perbedaan generasi di mana pengelola zakat harus mampu mengakomodir kebutuhan lintas generasi.Sementara tantangan peran amil dan pengelola zakat yaitu seluruh pengelola zakat harus menggunakan teknologi dalam mengelola zakat," ujarnya. "Daerah wilayah timur harus dibantu untuk dapat menggunakan SIMBA," ucap Nadratuzzaman. "Tantangan terakhir adalah pemanfaatan teknologi, ini bertujuan agar seluruh pengelola zakat harus terkoneksi dengan internet," pungkasnya.
BERITA18/03/2024 | Humas
Perkuat UMKM Mustahik, BAZNAS RI Bersama PRIMA DMI dan IPTI Luncurkan ZCorner
Perkuat UMKM Mustahik, BAZNAS RI Bersama PRIMA DMI dan IPTI Luncurkan ZCorner
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI berkolaborasi dengan Perhimpunan Remaja Masjid Dewan Masjid Indonesia (PRIMA DMI) dan Ikatan Pemuda Tionghoa Indonesia (IPTI) meluncurkan ZCorner yang berlokasi di Masjid Al Ittihaad, Tebet, Jakarta Selatan, Jumat (15/3/2024). Konsep ZCorner merupakan upaya kolaboratif untuk mengumpulkan UMKM binaan BAZNAS dan produk UMKM lainnya yang telah mendapatkan sertifikasi halal dalam satu lokasi pemasaran. Melalui ZCorner, BAZNAS memberikan dukungan nyata dengan memberdayakan UMKM melalui pemasaran yang terorganisir, bertema Zona Halal. Program ZCorner tersebut diresmikan dalam rangkaian acara "Ramadhan with Palestine: The Journey of Key" yang dihadiri oleh Wakil Presiden Ke-10 dan 12, Ketua Umum Pimpinan Pusat DMI Dr. Drs. H. Muhammad Yusuf Kalla, Wakil Ketua BAZNAS RI, H. Mokhamad Mahdum, MIDEC, AK, CA, CPA, CWM, CGRCOP, GRCE, CHRP., Ketua Bidang Hubungan Luar Negeri dan Kerjasama Internasional (MUI) Pusat Bapak Prof. Dr. Sudarnoto Abdul Hakim, M.A., serta Mufti Al Azhar Palestina Syekh Sameeh Al Hajjaj. Wakil Presiden Ke-10 dan 12 yang juga Ketua Umum Pimpinan Pusat DMI Dr. Drs. H. Muhammad Yusuf Kalla, menyambut baik program ZCorner yang diusung BAZNAS tersebut. Menurutnya, kolaborasi PRIMA MI dan BAZNAS ini menjadi upaya yang nyata untuk memajukan remaja Masjid sehingga mampu menciptakan kemandirian ekonomi bagi mereka. "Masjid diharapkan tidak hanya menjadi tempat para pemuda beribadah, mencari ilmu tetapi dapat menjadi tempat untuk belajar mengelola bisnis," tambahnya. Sementara itu, Wakil Ketua BAZNAS RI Wakil Ketua BAZNAS RI, H. Mokhamad Mahdum menyampaikan, ZCorner merupakan program pemasaran yang sudah terintegrasi. Melalui program ini BAZNAS bersama PRIMA DMI melakukan pemberdayaan kepada mustahik dari kalangan remaja Masjid. "Melalui program ZCorner, para pelaku UMKM mustahik dari remaja Masjid ini diharapkan dapat meningkatkan pendapatan ekonominya dan menjadikan mereka menjadi muzaki di kemudian hari," ujar Mo Mahdum. Mo Mahdum menjelaskan, program ZCorner berbasis Masjid ini akan didorong inisiasi pemasaran usaha ZCoffee, ZChicken, ZMart oleh mustahik binaan. Tidak hanya itu, UMKM pilihan di wilayah sekitar Masjid dari golongan fakir miskin juga akan didorong untuk mendapatkan intervensi dan dukungan BAZNAS. "Dengan dilakukannya pengembangan fasilitas berjualan UMKM melalui program ZCorner berbasis Masjid ini diharapkan bisa menjadi suatu percontohan keberpihakan mustahik sektor UMKM untuk nanti dapat maju bersama, hingga dapat diduplikasi oleh BAZNAS Daerah dan stakeholder lainnya. Sehingga tujuan BAZNAS dalam upaya meningkatkan pendapatan UMKM serta dapat mengatasi kemiskinan dan pengangguran dengan menyediakan lapangan kerja baru dapat terwujud," pungkasnya. Dalam kesempatan yang sama, Ketua Pelaksana Program Ekonomi Berjamaah Mohamad Andi R. Reksowardhana menjelaskan, program perdana ini akan diduplikasi di berbagai Masjid di Indonesia. "Pelaksananya remaja masjid seperti di Jakarta saat ini sebagai garda terdepan untuk melakukan koordinasi kepada UMKM adalah PRIMA DMI DKI Jakarta," ujarnya. Lanjutnya, program ekonomi berjamaah yang berfokus pada pemberdayaan remaja Masjid dan kerja sama pengelolaan aset Masjid ini dilakukan secara terbuka dengan mengajak berbagai lembaga dan organisasi. "Saat ini kerja sama terjalin juga dengan Sahabat Masjid Berdaya dan Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) Jakarta," katanya didampingi Direktur Pemberdayaan Aset Masjid PP PRIMA DMI Raden Ahmad Nabhan.
BERITA18/03/2024 | Humas
Optimalkan Potensi Zakat, BAZNAS Dorong Pentingnya Dukungan UPZ di Lembaga Pemerintahan
Optimalkan Potensi Zakat, BAZNAS Dorong Pentingnya Dukungan UPZ di Lembaga Pemerintahan
Wakil Ketua BAZNAS RI, H. Mokhamad Mahdum, MIDEC, AK, CA, CPA, CWM, CGRCOP, GRCE, CHRP menyampaikan pentingnya dukungan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) di lembaga pemerintah, sebagai bentuk merealisasikan target zakat di tingkat nasional. Hal itu dipaparkan Mo Mahdum saat menjadi narasumber dalam Kajian Ramadhan di Masjid Al Bahri Kementerian Kelautan dan Perikanan, Jakarta, pada Kamis, (14/3/2024). "Potensi zakat Indonesia mencapai Rp327 triliun pada tahun 2022. Potensi ini setara dengan 75 persen anggaran perlindungan sosial APBN Indonesia," kata Mo Mahdum. Menurut Mo Mahdum, potensi zakat yang tinggi ini dapat dioptimalkan dengan sinergitas dan kolaborasi seluruh pengelola zakat di Indonesia baik BAZNAS, LAZ, maupun UPZ, serta dukungan stakeholder lain. "UPZ sebagai mitra BAZNAS, memiliki tujuan untuk memfasilitasi layanan zakat pada pegawai di Kementerian/Lembaga Negara/BUMN, BUMS yang zakatnya selama ini belum optimal dan belum dikelola dengan baik," katanya. Karenanya, Mo Mahdum berharap kehadiran UPZ mampu memberikan dampak yang cukup signifikan bagi pengelolaan zakat di Indonesia. "BAZNAS dengan dibantu UPZ di lingkungan pemerintah dapat terus mengoptimalkan zakat agar semakin banyak umat yang terlayani dan semakin banyak mustahik yang menjadi lebih sejahtera," katanya.
BERITA15/03/2024 | Humas
Swissbelhotel Cirebon Gandeng BAZNAS Kota Cirebon Gelar Bukber dan Santuni Anak Yatim
Swissbelhotel Cirebon Gandeng BAZNAS Kota Cirebon Gelar Bukber dan Santuni Anak Yatim
Swiss-Belhotel Cirebon menyambut bulan suci Ramadan 1445 Hijriah dengan menggelar kegiatan Bukber dan santunan bersama anak yatim pada 12 Maret 2024. Acara ini berjalan khidmat di Swiss-Belhotel Cirebon. Acara dimulai dari sambutan oleh GM Swiss-belhotel Cirebon serta pemberian santunan langsung kepada anak-anak yatim. Lalu siraman rohani yang disampaikan langsung oleh Wakil Ketua IV BAZNAS Kota Cirebon, Ust. M.Taufik, S.Ag.,M.Pd, dilanjuti dengan pembacaan Ayat Suci Al-Quran serta pembacaan saritilawah, dan ditutup dengan buka puasa bersama. Kegiatan ini merupakan kegiatan rutin yang telah dilaksanakan setiap tahun bersama BAZNAS, kegiatan ini juga sebagai bentuk rasa syukur dan juga bukti untuk saling berbagi. Serta memberikan kebahagiaan di tengah bulan suci Ramadhan, yang diharapkan dapat memberikan spirit dan motivasi baik untuk semua orang.
BERITA15/03/2024 | Humas
BAZNAS RI Tetapkan Zakat Fitrah 2024 Rp45 Ribu sampai Rp55 Ribu
BAZNAS RI Tetapkan Zakat Fitrah 2024 Rp45 Ribu sampai Rp55 Ribu
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI telah menetapkan besaran zakat fitrah tahun 2024 yang harus dibayarkan setiap individu umat Muslim sebesar Rp45 ribu sampai Rp55 ribu atau setara 2,5 kg atau 3,5 liter beras premium. Hal tersebut disampaikan oleh Ketua BAZNAS RI Prof. Dr. KH. Noor Achmad MA., dalam keterangan tertulis di Jakarta, Kamis (14/3/2024). “Berdasarkan kajian yang teliti dan pertimbangan yang matang, BAZNAS RI telah memutuskan untuk menaikkan besaran zakat fitrah dari Rp45 ribu sampaii Rp55 ribu per individu, mengikuti dinamika harga beras yang terjadi,” ujar Kiai Noor. Kiai Noor menyatakan, keputusan tersebut mungkin akan memberikan dampak bagi sebagian masyarakat, namun hal ini dilakukan dengan tujuan untuk memastikan kewajiban zakat fitrah dapat dipenuhi dengan tepat dan sesuai dengan ketentuan syariat Islam. “Semoga Allah SWT senantiasa memberkahi langkah-langkah kita dalam beribadah dan berbuat kebaikan, serta menjadikan bulan Ramadhan ini sebagai waktu yang penuh berkah dan ampunan bagi kita semua,” kata Kiai Noor. Namun demikian, Kiai Noor menyampaikan, bagi umat Muslim yang mengonsumsi beras di atas atau di bawah harga standar pada ketetapan tersebut dapat menyesuaikan sesuai dengan daerahnya masing-masing. Kiai Noor menambahkan, zakat fitrah ditunaikan sejak awal Ramadhan dan paling lambat sebelum pelaksanaan salat Idul Fitri. Sementara penyaluran zakat fitrah kepada mustahik paling lambat sebelum pelaksanaan salat Idul Fitri (saat sebelum khatib naik mimbar). “BAZNAS akan menyalurkan zakat fitrah kepada mustahik (penerima zakat) yang terdiri dari delapan golongan yang telah ditetapkan dalam syariat (ajaran) Islam,” katanya.
BERITA15/03/2024 | Humas
Beri Layanan Kesehatan Gratis, BAZNAS RI Luncurkan Rumah Sehat BAZNAS Kab.Cirebon
Beri Layanan Kesehatan Gratis, BAZNAS RI Luncurkan Rumah Sehat BAZNAS Kab.Cirebon
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI meluncurkan Rumah Sehat BAZNAS di Pondok Pesantren KHAS Kempek Cirebon, Rabu (6/3/2024), sebagai bagian dari upaya memberikan layanan kesehatan gratis bagi masyarakat miskin dan duafa. Peresmian Rumah Sehat BAZNAS Cirebon turut dihadiri Ketua BAZNAS RI Prof. Dr. KH. Noor Achmad MA, Bupati Cirebon Drs. H. Imron, M.Ag., Pimpinan BAZNAS RI Saidah Sakwan MA., serta Pengasuh Pondok Pesantren KHAS Kempek Cirebon KH. Muh. Musthofa Aqiel. Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad MA., menyampaikan, Rumah Sehat BAZNAS dibangun atas dasar kepedulian BAZNAS dan muzaki untuk mendukung kesehatan para masyarakat yang hidup di bawah garis kemiskinan. “Rumah Sehat BAZNAS adalah salah satu program unggulan BAZNAS sebagai lembaga pemerintah nonstruktural yang salah satu tugasnya adalah memberdayakan masyarakat dan mengentaskan kemiskinan,” ujar Kiai Noor. Ke depan, Kiai Noor berharap, Rumah Sehat BAZNAS dapat bertransformasi menjadi Rumah Sakit Pendidikan Kempek Cirebon. Katanya, Rumah Sehat BAZNAS akan dikelola secara profesional dengan melibatkan tenaga-tenaga medis yang kompeten dan berkualitas. “Kalau nanti ada universitas, ada kedokteran misalnya saja, yang sekarang Rumah Sehat BAZNAS akan menjadi Rumah Sakit Pendidikan Universitas Kempek Cirebon. Sekarang ini masih Rumah Sehat BAZNAS, masih kecil,” katanya. Sementara itu, Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Saidah Sakwan MA., menambahkan, Rumah Sehat BAZNAS Cirebon merupakan rumah sehat pertama yang didirikan di area pondok pesantren. “Rumah Sehat BAZNAS Cirebon yang ada di Pondok Pesantren KHAS Kempek Cirebon ini adalah rumah sehat pertama yang didirikan di pesantren. Biasanya BAZNAS mendirikan Rumah Sehat BAZNAS itu dikelola sendiri,” jelasnya. Saidah melanjutkan, Rumah Sehat BAZNAS Cirebon merupakan support BAZNAS terhadap Pondok Pesantren KHAS Kempek Cirebon untuk mengelola layanan kesehatan yang digunakan untuk kepentingan masyarakat luas. “Ini baru pertama kali BAZNAS memberikan dukungan, memberikan rumah sehat yang nanti akan dikelola secara mandiri oleh pesantren. Jadi ini menjadi percontohan, prototipe, mauizatul hasanah bagi pesantren-pesantren yang lain,” katanya. Rumah Sehat BAZNAS (RSB) merupakan program yang dimiliki oleh Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) untuk memberikan layanan kesehatan gratis kepada masyarakat kurang mampu (mustahik) dengan sistem kepesertaan. Program Rumah Sehat BAZNAS ini diberikan secara gratis bagi mustahik, sebagai upaya untuk memberikan bantuan dan dukungan kepada mereka yang membutuhkan tanpa memerlukan biaya tambahan.
BERITA07/03/2024 | Humas
Bango dan Royco menyerahkan 1.100 paket sembako melalui BAZNAS RI untuk dibagikan di kota cirebon
Bango dan Royco menyerahkan 1.100 paket sembako melalui BAZNAS RI untuk dibagikan di kota cirebon
Penyaluran 1.100 paket sembako diserahkan oleh Area Sales Manager Unilever, Hairul Fuat kepada Wakil Ketua II BAZNAS Kota Cirebon, Abdul Muiz, M.Pd.I di Gedung BAZNAS Kota Cirebon, Jumat (23/02/2024). Wakil Ketua II BAZNAS Kota Cirebon, Abdul Muiz, menyampaikan terima kasih kepada Bango dan Royco juga kepada BAZNAS RI atas kepercayaan yang diberikan kepada BAZNAS Kota Cirebon untuk menyalurkan distribusi kepada masyarakat di kota cirebon. "BAZNAS Kota Cirebon berterimakasih atas bantuan ini, insyaAllah bermanfaat sekali terutama kepada fakir miskin. Apalagi pasca musim hujan sekarang ini banyak sekali terjadi bencana sehingga bantuan ini sangat berguna sekali” lanjut Abdul Muiz. Area Sales Manager Unilever, Hairul Fuat, menyampaikan, program ini menegaskan komitmen Unilever bersama BAZNAS. Ia pun menerangkan, inisiatif ini merupakan bentuk keterlibatan dan kepedulian unilever kepada masyarakat yang kurang mampu. “ini adalah bentuk keterlibatan unilever, bagaimana kita bisa hadir untuk masyarakat yang kurang mampu sehingga masyarakat juga bisa menikmati ataupun bisa dapat memenuhi kebutuhan sehari-hari, itu yang menjadi tujuan kolaborasi antara baznas dan unilever” lanjut Hairul. Salah seorang penerima manfaat, ica asal harjamukti menyampaikan, “terima kasih sembako ini sangat membantu kami untuk memenuhi kebutuhan makan sehari-hari. Kami berterima kasih atas adanya program ini. Abdul Muiz berharap, para muzaki dan dermawan agar dapat terus menyalurkan zakatnya, infak, serta sedekahnya melalui baznas kota cirebon. “BAZNAS Kota Cirebon merupakan lembaga yang resmi, transparan, dan tertata dan lebih tepat sasaran kepada masyarakat yang membutuhkan," tutupnya.
BERITA06/03/2024 | Humas
BAZNAS Kota Cirebon Salurkan Sembako Petik Pahala
BAZNAS Kota Cirebon Salurkan Sembako Petik Pahala
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Cirebon menyalurkan bantuan Paket Logistik Agar Dhuafa Bahagia (Petik Pahala) yang berisikan sembako, kepada keluarga rentan di beberapa wilayah di Kota Cirebon, pada Selasa (27/2). Salah satu yang menerima bantuan adalah Mulyo, seorang lansia yang tinggal di permukiman padat penduduk, di Karyamulya, Kota Cirebon. Mulyo begitu bersyukur menerima bantuan Paket Logistik Petik Pahala yang disalurkan BAZNAS Kota Cirebon. Paket Logistik Keluarga merupakan bantuan kebutuhan sembako untuk keluarga miskin, berupa bahan pangan setengah jadi dan makanan siap santap. Di antaranya yakni beras, minyak goreng, sarden, gula pasir, susu, mie instan, dan beberapa kebutuhan pangan lainnya. “Alhamdulillah, terima kasih baznas sudah dikasih sembako, bisa buat makan sehari-hari, terimakasih para muzaki yang sudah mengasih ini,” kata mulyo. Selain Mulyo, Juniah, seorang penyandang disabilitas yang tinggal di Pesisir, Kota Cirebon, turut mendapatkan bantuan serupa. Juniah merupakan satu dari belasan penerima manfaat Paket Logistik Petik Pahala yang diantaranya menyasar masyarakat disabilitas dan kurang mampu di Kota Cirebon. Paket berisi kebutuhan pokok harian ini didistribusikan untuk meringankan beban mereka yang memiliki keterbatasan fisik dan ekonomi untuk memenuhi kebutuhan pokok pangan hariannya. Dia pun turut berterima kasih kepada BAZNAS Kota Cirebon atas bantuan Paket Logistik Keluarga yang disebutnya sangat membantu keluarganya. Sementara itu Pimpinan BAZNAS Kota Cirebon, H. Hamdan, S. Ag. M.Pd.I menjelaskan bahwa program petik pahala ini merupakan salah satu upaya mewujudkan hak mustahiq dalam zakat, infak, dan shadaqah setiap orang. di sisi lain, Hamdan menyebutkan, Baznas Kota Cirebon juga merealisasikan kewajiban muzakki dimana dalam setiap harta orang-orang kaya ada hak orang-orang miskin. Sementara itu, wakil ketua satu, Ahmad Banna, S.Fil.I menjelaskan bahwa dalam program petik pahala ini yang berhak mendapatkan pahala adalah muzakki, orang-orang yang berzakat. Karena secara fiqh, para muzakki sudah menyalurkan kewajibannya maka secara langsung mendapat pahala karena penyaluran itu. “Menurut saya, ini amal orang yang berinfak yang paling ikhlash. Karena ia tidak tau kepada siapa disalurkan. Sehingga yang lebih muncul adalah ketulusan dan keikhlasan. Sebuah amal yang barokah, insya Allah.” kata Banna. Bantuan Paket Logistik Agar Dhuafa Bahagia (Petik Pahala) melengkapi berbagai program yang dimiliki BAZNAS Kota Cirebon untuk membantu kebangkitan dan kesejahteraan masyarakat, sesuai visi BAZNAS Kota Cirebon sebagai lembaga utama menyejahterakan umat. "Terima kasih banyak kepada muzaki yang telah menunaikan zakatnya melalui BAZNAS Kota Cirebon, sehingga semakin banyak masyarakat kota cirebon yang terbantu," pungkasnya.
BERITA05/03/2024 | Humas
Optimalkan Penghimpunan Zakat Fitrah BAZNAS Kota Cirebon menggelar Sosialisasi dan Bimtek
Optimalkan Penghimpunan Zakat Fitrah BAZNAS Kota Cirebon menggelar Sosialisasi dan Bimtek
Menjelang Bulan Suci Ramadan, Badan Amil Zakat Nasional Kota Cirebon melakukan sosialisasi dan bimbingan teknis administrasi pencatatan zakat fitrah tahun 2024 kepada panitia zakat fitrah untuk DKM Masjid, Mushola, RW se Kota Cirebon, tercatat 278 DKM se Kota Cirebon menghadiri sosialisasi dan Bimtek zakat fitrah. Ketua Baznas Kota Cirebon, Hamdan MPd mengatakan, Baznas Kota Cirebon melaksanakan kegiatan Sosialisasi dan Bimtek dalam pengadministrasian pencatatan zakat fitrah 1445 H atau 2024 M. kepada panitia Zakat Fitrah DKM Masjid Musholah RW se kota cirebon, kata Hamdan, pada hari ini Senin 4 Maret 2024 di Gedung Islamic Center Kota Cirebon, kegiatan ini dilaksanakan setiap tahun menjelang Ramadhan sebagai bentuk kerjasama Baznas dan Panitia DKM dalam rangka optimalisasi penghimpunan zakat firah khususnya dan Zakat Maal Infaq, sodaqoh Masjid Mushollah RW se Kota Cirebon. Masjid Musholla selain berfungsi sebagai tempat melaksanakan sholat, juga dapat difungsikan sebagai basis untuk pengumpulan dan pendistribusian serta pendayagunaan zakat yang efektif, ujarnya. maka model optimalisasi pengelolaan zakat berbasis Masjid, menurut Hamdan, merupakan salah satu jalan untuk dapat diterapkan dalam mengatur proses dan manajemen pengelolaan zakat. Hamdan menjelaskan, Dalam kesempatan ini Baznas Kota Cirebon mengundang 278 DKM Masjid Musholla se kota cirebon serta 5 Kecamatan dan 22 kelurahan untuk koordinasi kelancaran kegiatan ini yang bertujuan untuk lebih tertibnya pencatatan atau pengadmintrasian zakat fitrah dan tentunya sebagai bahan laporan kami kepada Walikota cirebon dan masyarakat kota cirebon sebagai bentuk tanggung jawab dan transparasi kami dalam pengumpulan dan pengelolaannya. Harapan kami semoga berjalan baik dan lancar dalam pelaksanaan penerimaan zakat fitrah, pungkasnya. Sementara itu untuk menyikapi persoalan Amil Zakat DKM yang menjadi kontroversi, Ketua Harian Badan Kemakmuran Masjid Kota Cirebon yang juga Kasi Bimas Islam Kemenag Kota Cirebon, Rizky Riyadu Taufiq mengatakan, merujuk pada Peraturan UU No.23 Tahun 2011 Tentang Zakat, PP No.14 tahun 2014 Tentang Zakat, PMA No.52 tahun 2014, PMA No.69 tahun 2015, PMA No.5 tahun 2016, Fatwa MUI No.8 tahun 2011 Tentang Amil, dan Perbaznas No.2 tahun 2016 Tentang Regulasi UPZ, DKM Masjid itu belum dikatakan Amil Zakat namun DKM Masjid boleh menjadi amil zakat apabila ditunjuk oleh pemerintah atau Badan atau Lembaga yang sudah disetujui pemerintah seperti BAZNAS, jadi apabila DKM belum mendapat surat penunjukan atau SK tersebut, maka DKM hanya sebatas panitia pengumpul zakat, maka untuk proses pengajuan sebagai Amil, DKM bisa mengajukan ke Baznas sebagai UPZ, dan itu prosesnya sangat mudah dan cepat. Beliau juga menegaskan Bahwa Potensi Zakat fitrah di kota Cirebon itu sangat besar sekali, dari 320 ribu masyarakat muslim adalah senilai 14 miliar, apalagi ditambah dengan potensi zakat maal nya, itu akan lebih besar lagi, pungkas nya.
BERITA04/03/2024 | Humas
BAZNAS Distribukan 1.280 Makanan Siap Saji bagi Yatim dan Dhuafa di Jakarta
BAZNAS Distribukan 1.280 Makanan Siap Saji bagi Yatim dan Dhuafa di Jakarta
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) melalui program Bank Makanan mendistribusikan paket Hidangan Berkah Ramadhan untuk anak-anak yatim dan dhuafa sebanyak 1.280 makanan siap saji berupa ZChicken dan ZFood. Paket Hidangan Berkah Ramadhan ini disalurkan di 18 yayasan yatim piatu dan dhuafa di kawasan Jakarta Timur, Jakarta Selatan dan Kota Tangerang Selatan. Di antaranya, Panti Asuhan Tebet, Al Andalucia, Mizan Amanah, Putra Utama dan beberapa panti asuhan lainnya. Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusiaan dan Pendayagunaan, Saidah Sakwan MA mengatakan, paket Hidangan Berkah Ramadhan ini merupakan bagian program Bank Makanan yang diinisiasi BAZNAS berupa ZChicken dan ZFood untuk membantu meringankan kebutuhan makanan bergizi bagi anak-anak. "Melalui paket Hidangan Berkah Ramadhan ini, BAZNAS ingin berbagi kebahagiaan kepada semua orang, termasuk adik-adik kita di yayasan yatim piatu dan dhuafa. Ini demi terjaganya asupan gizi dan nutrisi mereka menjelang Ramadhan," ujar Saidah, dalam keterangan tertulis di Jakarta, Sabtu (1/3/2024). Menurut Saidah, bantuan yang diberikan tidak hanya memberi dampak positif kepada mustahik. Paket bantuan ZChicken dan ZFood itu juga dibeli dari mustahik binaan BAZNAS, yang akan menambah pemasukan mereka. "Bantuan yang diberikan ini sangat multimanfaat, karena ada banyak pihak yang mendapatkan manfaatnya. Selain para yatim dan dhuafa yang mendapatkan makanan siap saji, manfaatnya juga dirasakan mustahik binaan BAZNAS. Kami ingin semua pihak turut merasakan kebaikan yang ditebar," ujar Saidah. Saidah mengucapkan terima kasih kepada muzaki yang telah mempercayakan BAZNAS dalam pengelolaan dana Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS). Pihaknya juga memastikan penyaluran bantuan program tersebut dilakukan secara tepat sasaran. "Semoga kebaikan selalu menyertai kita semua, terlebih sebentar lagi kita akan menyambut bulan suci Ramadhan. Diharapkan makanan siap saji ini memenuhi asupan gizi adik-adik kita di yayasan," pungkasnya. Program Bank Makanan merupakan salah satu upaya BAZNAS untuk menyelesaikan dua masalah besar yaitu mengurangi jumlah makanan yang terbuang sia-sia dan memberikan akses makanan sehat untuk orang yang kekurangan melalui pendekatan kolaboratif bekerja sama dengan berbagai pihak.
BERITA04/03/2024 | Humas
Bango dan Royco Serahkan 10.000 Paket Sembako ke BAZNAS RI untuk Didistribusikan ke 9 Lokasi
Bango dan Royco Serahkan 10.000 Paket Sembako ke BAZNAS RI untuk Didistribusikan ke 9 Lokasi
Bango dan Royco menyerahkan 10 ribu paket sembako atau senilai Rp2.000.000.000 ke Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI untuk dibagikan ke 9 titik lokasi di Indonesia pada awal tahun 2024 mendatang. Penyaluran 10 ribu paket sembako diserahkan oleh Senior Brand Manager Bango, Cacih Rusmiyany bersama Senior Brand Manager Royco, Ilham Chairat kepada Ketua BAZNAS RI, KH. Noor Achmad di Gedung BAZNAS RI, Jakarta, Jumat (22/12/2023). Dalam sambutannya, Ketua BAZNAS RI, KH. Noor Achmad, menyampaikan terima kasih kepada Bango dan Royco atas kepercayaan yang diberikan kepada BAZNAS untuk menyalurkan distribusi kepada masyarakat di 9 area yang dituju. Terkait hal ini, Kiai Noor mengungkapkan akan segera mengatur pendistribusian dalam waktu dekat dengan melibatkan Ketua BAZNAS daerah, sehingga bantuan paket sembako yang akan disalurkan bisa tepat sasaran. "BAZNAS RI akan bertanggung jawab sepenuhnya dalam pendistribusian ini. Kami akan memberikan laporan kepada Bango dan Royco terkait distribusi ini,” lanjut Kiai Noor. Senior Brand Manager Royco, Ilham Chairat, menyampaikan, program ini menegaskan komitmen bersama untuk membantu masyarakat yang membutuhkan. Ia pun menerangkan, inisiatif ini merupakan kelanjutan dari program yang sudah berjalan dari tahun-tahun sebelumnya. “Besar harapan kami upaya kolaboratif dalam mendistribusikan 10.000 paket sembako ke berbagai daerah di Indonesia akan menjadi berkah di awal 2024 bagi masyarakat yang belum beruntung dan masih memerlukan bantuan dari berbagai pihak. Di samping paket sembako, donasi juga mencakup produk dari Bango dan Royco. Semoga kolaborasi ini dapat memberikan dampak positif dan manfaat yang signifikan bagi mereka,” lanjut Ilham. Hal senada disampaikan oleh Senior Brand Manager Bango, Cacih Rusmiyany, yang menyebutkan bahwa berbagai kegiatan baik dari Bango dan Royco tidak terlepas dari dukungan luar biasa yang diterima, termasuk dari BAZNAS. Oleh karenanya, Cacih juga menyampaikan apresiasi kepada segenap pimpinan dan jajaran BAZNAS dan juga seluruh karyawan Unilever Indonesia yang telah turut mendukung. Ia berharap, kerja sama ini dapat membawa berkah dan kesejahteraan bagi masyarakat Indonesia. “Kami mengucapkan terima kasih atas perhatian dan dukungan yang telah diberikan, semoga setiap langkah yang kita ambil bersama dapat menjadi tonggak kebaikan dalam menyambut awal tahun yang penuh berkah,” tambah Cacih. Kiai Noor berharap, kerja sama yang terjalin antara Bango, Royco, dan BAZNAS dapat terus berlanjut. “Yang terpenting, bagaimana kami dapat memberikan kontribusi terbaik bagi masyarakat yang membutuhkan bantuan," tutupnya.
BERITA04/03/2024 | Humas
BAZNAS Bersama ERC Mesir Kirim Bantuan Selimut untuk Warga Palestina
BAZNAS Bersama ERC Mesir Kirim Bantuan Selimut untuk Warga Palestina
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI bekerja sama dengan Egyptian Red Crescent (ERC) Mesir mengirimkan bantuan kemanusiaan berupa satu truk selimut bagi warga Palestina. Pelepasan bantuan tersebut diselenggarakan di kawasan Nasr, Kairo, Minggu (25/2/2024). Tutut hadir Ketua BAZNAS RI Prof. Dr. KH. Noor Achmad MA, serta CEO Egyptian Red Crescent (ERC) Mesir Dr. Ramy. "Pengiriman satu truk selimut ini menandai langkah awal serangkaian penyaluran bantuan kemanusiaan BAZNAS melalui ERC Mesir. Bantuan ini juga merupakan bentuk komitmen kami dalam memberikan bantuan mendesak bagi warga Palestina yang sedang menghadapi musim dingin," ujar Ketua BAZNAS RI Prof. Dr. KH Noor Achmad MA. Dalam waktu dekat, kata Kiai Noor, BAZNAS bersama ERC juga akan mengirimkan berbagai bantuan berupa makanan pokok, beras, kurma, gula, hingga pakaian anak-anak. Selain itu, tambah Kiai Noor, BAZNAS juga akan memberikan dukungan khusus untuk kebutuhan Dapur Umum di Khan Yunis. Ini mencakup upaya menyediakan bahan makanan dan kebutuhan dasar lainnya untuk memastikan bahwa kebutuhan makanan warga Palestina terpenuhi. "Untuk bulan Ramadhan mendatang, BAZNAS juga rencananya akan mengadakan iftar jamai (buka bersama) di kamp penungsi. Mudah-mudahan apa yang kita upayakan bersama ini dapat meringankan beban saudara-saudara kita di sana," ucapnya. Kiai Noor juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat Indonesia yang terdiri atas BAZNAS Provinsi/Kota/Kabupaten, LAZ, UPZ, Majelis Ulama Indonesia, organisasi masyarakat, Komunitas, mitra perusahaan, mitra platform digital, lembaga kemanusiaan, organisasi profesi, kampus, sekolah, dan komunitas lainnya, yang telah mempercayakan infaknya melalui BAZNAS RI. Sementara itu, CEO Egyptian Red Crescent (ERC) Mesir Dr. Ramy menyampaikan apresiasi kepada BANZAS serta seluruh masyarakat Indonesia yang tiada hentinya memberikan solidaritas dan bantuan bagi Palestina. "Kami percaya bahwa kerja sama penyaluran bantuan ini dapat membantu meredakan penderitaan masyarakat Palestina. Semoga upaya ini membawa berkah dan harapan bagi saudara-saudara kita di sana," ujarnya. Pada kesempatan tersebut, Dr. Ramy juga berharap, adanya pengiriman 500 tenda dari Indonesia yang telah disesuaikan dengan spesifikasi, di mana setiap tenda dapat menampung hingga 5 keluarga. Hal ini diharapkan dapat memberikan perlindungan dan kenyamanan bagi keluarga-keluarga yang mengalami kesulitan di Palestina. Pelepasan bantuan ini juga dihadiri oleh tim kemanusiaan BAZNAS RI yang terdiri atas Wakil Ketua BAZNAS RI Mokhamad Mahdum, Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan Saidah Sakwan MA., Pimpinan BAZNAS RI Bidang Koordinasi Nasional KH. Achmad Sudrajat Lc. MA., Direktur Pengumpulan Perorangan BAZNAS RI Fitriansyah Agus Setiawan, Plt. Biro Komunikasi Publik BAZNAS RI Ndari Rumi Widyawati, serta Kepala Divisi Promosi BAZNAS RI Budi Margono SE.
BERITA01/03/2024 | Humas
Peduli Palestina, Yayasan Al-Bahjah Salurkan Infak Kemanusiaan Tahap II Rp1,7 M melalui BAZNAS RI
Peduli Palestina, Yayasan Al-Bahjah Salurkan Infak Kemanusiaan Tahap II Rp1,7 M melalui BAZNAS RI
Yayasan Al-Bahjah menyalurkan infak kemanusiaan untuk Palestina tahap II sebesar Rp1.746.285.736 melalui Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) sebagai wujud kepedulian terhadap rakyat di negeri itu. Penyaluran infak kemanusiaan untuk Palestina diserahkan langsung oleh Ketua Umum Al-Bahjah, Bambang Siswanto S.T kepada Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pengumpulan, H. Rizaludin Kurniawan, M.Si, CFRM di Gedung BAZNAS RI, Jakarta, Jumat (23/2/2024). Turut hadir, Pimpinan BAZNAS RI Bidang Perencanaan, Kajian, dan Pengembangan Prof. (HC) Zainulbahar Noor, serta Deputi I Bidang Pengumpulan Arifin Purwakananta. Hadir pula Dewan Komite Pengarah Yayasan Al-Bahjah H. Ahmad, serta Dosen Sekolah Tinggi Al-Bahjah Mahbub. Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pengumpulan, H. Rizaludin Kurniawan, M.Si, CFRM menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Yayasan Al-Bahjah yang telah mempercayakan kembali penyaluran infak kemanusiaan Palestina melalui BAZNAS RI. “Kami ingin menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Yayasan Al Bahjah yang telah menyalurkan infak kemanusiaan Palestina tahap II sebesar Rp1.746.285.736 melalui BAZNAS RI,” ujar Rizaludin. Menurut Rizaludin, tindakan mulia ini adalah bukti nyata dari kepedulian dan kebersamaan sebagai umat yang satu, dalam menjawab panggilan kemanusiaan. Infak tersebut, lanjutnya, akan disalurkan untuk masyarakat Palestina. “Infak yang disalurkan ini akan menjadi harapan bagi saudara-saudara kita di Palestina. Mereka yang tengah berjuang menghadapi cobaan dan kesulitan, akan merasakan sentuhan kasih sayang dan kepedulian dari kita semua, Baznas sendiri sampai saat ini sudah menyalurkan bantuan kemanusiaan sebanyak enam tahap ke Gaza,” ucap dia. Rizaludin berharap, dengan bantuan ini, sedikit demi sedikit, dapat meringankan beban yang dipikul dan memberikan mereka kekuatan untuk tetap bertahan dalam menghadapi ujian yang Allah berikan. “Mari kita terus berkomitmen untuk selalu peduli dan berbuat yang terbaik bagi sesama, tidak hanya di Palestina, tetapi juga di mana pun ada kebutuhan. Semoga Allah senantiasa memberkahi langkah-langkah kita dalam berbuat kebaikan,” harapnya. Sementara itu, Ketua Umum Al-Bahjah, Bambang Siswanto S.T juga menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada BAZNAS RI yang telah menerima penyaluran infak kemanusiaan Palestina dari Yayasan Al-Bahjah. “Kami ingin menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada BAZNAS RI atas kerja keras dan dedikasinya dalam mengelola dana zakat, infak, dan sedekah untuk kepentingan kemanusiaan. Semoga Allah SWT senantiasa memberkahi upaya-upaya kita untuk kebaikan bersama,” katanya. Dia juga mengucapkan terima kasih kepada semua donatur dan dermawan yang telah memberikan infaknya untuk kepentingan kemanusiaan ini. Katanya, Yayasan Al-Bahjah dengan tulus dan ikhlas bergabung dengan BAZNAS RI memberikan bantuan yang sangat dibutuhkan kepada rakyat Palestina. “Kita semua yakin sekecil apa pun kebaikan yang kita lakukan, akan menjadi pembuka pintu rahmat dari Allah SWT. Semoga setiap rupiah yang kita sumbangkan hari ini akan menjadi sumber kebahagiaan bagi saudara-saudara kita di Palestina yang sedang mengalami penderitaan dan mendapatkan pahala besar dari Allah SWT,” harapnya.
BERITA26/02/2024 | Humas
Bantu Palestina, BAZNAS Koordinasi dengan KBRI Mesir Siapkan Kebutuhan Dapur Umum di Perbatasan Rafah
Bantu Palestina, BAZNAS Koordinasi dengan KBRI Mesir Siapkan Kebutuhan Dapur Umum di Perbatasan Rafah
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI berkoordinasi dengan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Kairo dalam mempersiapkan kebutuhan dapur umum di perbatasan Rafah untuk membantu rakyat Palestina. Hal ini terungkap dalam rapat koordinasi antara BAZNAS dan Kedubes RI di Kairo yang dihadiri Wakil Kepala Perwakilan KBRI di Kairo M. Zaim A. Nasution, Wakil Ketua BAZNAS RI Mo Mahdum, serta Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pedistribusian dan Pendayagunaan Saidah Sakwan di Kantor KBRI di Kairo. Wakil Ketua BAZNAS RI, Mokhamad Mahdum menyampaikan, dapur umum di perbatasan Rafah merupakan kebutuhan mendesak, di mana banyak pengungsi rakyat Palestina yang menderita kelaparan akibat agresi Israel. “BAZNAS RI berkoordinasi dengan KBRI di Kairo telah mengambil langkah nyata untuk membantu meringankan beban saudara-saudara kita di Palestina. Salah satu inisiatif yang kami siapkan adalah pemenuhan kebutuhan dapur umum yang dikelola oleh Egyptian Red Crescent di perbatasan Rafah,” kata Mo Mahdum dalam keterangan tertulis di Mesir, Rabu (21/2/2024). Mo Mahdum menyampaikan, nantinya dapur umum akan menyediakan makanan bagi ribuan warga Palestina yang terdampak konflik, terutama mereka yang mengungsi dan kehilangan tempat tinggal. “Kami percaya bahwa dengan menyediakan akses makanan yang memadai, kami dapat membantu memenuhi kebutuhan dasar mereka dan memberikan sedikit kehangatan di tengah kesulitan yang mereka hadapi,” ucap Mo Mahdum. Namun, lanjutnya, BAZNAS tidak dapat melaksanakan misi kemanusiaan ini tanpa dukungan dan partisipasi semua pihak. Karenanya, BAZNAS berkoordinasi dengan KBRI di Kairo untuk kebutuhan dapur umum. “Mari bersama-sama kita berikan dukungan moral, spiritual, dan material kepada saudara-saudara kita di Palestina. Mari tunjukkan kepada dunia bahwa solidaritas dan3 kepedulian kita tidak mengenal batas-batas geografis atau perbedaan budaya,” katanya. Sementara itu, Wakil Kepala Perwakilan KBRI di Kairo M. Zaim A. Nasution juga menyampaikan, BAZNAS merupakan salah satu lembaga yang banyak menyalurkan bantuan kemanusiaan untuk rakyat Palestina melalui Mesir. “Tentunya, apa-apa yang telah dilakukan BAZNAS ini akan banyak meringankan penderitaan warga Palestina. Mudah-mudahan apa yang dilakukan ini dapat terus berlangsung dan sampai dapat apa yang kita harapkan untuk kebaikan Palestina,” katanya.
BERITA22/02/2024 | Humas
Bersama Mishr Al-Kheir, BAZNAS Kembali Kirimkan 14 Truk Kontainer Bantuan untuk Palestina
Bersama Mishr Al-Kheir, BAZNAS Kembali Kirimkan 14 Truk Kontainer Bantuan untuk Palestina
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI bekerja sama dengan lembaga filantropi Mesir, Mishr Al-Kheir, mengirimkan bantuan kemanusiaan untuk Palestina sebanyak 14 truk kontainer melalui Pintu Rafah Mesir, Senin (19/2/2024). Tim kemanusiaan yang dipimpin Wakil Ketua BAZNAS RI Mo Mahdum turut melepas bantuan kemanusiaan BAZNAS yang berasal dari masyarakat Indonesia tersebut di Gudang Mishr Al-Kheir, New Cairo, Mesir. Hadir dalam acara pelepasan bantuan ini di antaranya, Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan Saidah Sakwan MA., Pimpinan BAZNAS RI Bidang Koordinasi Nasional KH. Achmad Sudrajat Lc. MA., Kepala Divisi Promosi BAZNAS RI Budi Margono SE., serta Direktur Utama Komunikasi Mishr Al Kheir, Dr Thariq Hasan Muhammad. “Bantuan yang dikirim hari ini merupakan aksi nyata masyarakat Indonesia dalam membantu Palestina setelah sebelumnya BAZNAS mengirimkan bantuan sebanyak 16 truk kontainer, khusus yang bekerja sama dengan Mishr Al-Kheir pada akhir Desember 2023 lalu,” kata Wakil Ketua BAZNAS RI Mo Mahdum. Mo Mahdum mengatakan, bantuan yang dikirimkan berupa kushari (makanan khas Mesir), biskuit, dan bahan-bahan makanan lainnya. "Kami akan terus mengirimkan bantuan-bantuan lainnya ke Palestina. Saat ini BAZNAS RI telah menjalin kerja sama dengan tiga lembaga filantropi terkemuka di Mesir, dan dalam waktu dekat BAZNAS juga akan menjalin kerja sama dengan Sunnatul Hayah dan Food Bank” tambahnya. Menurutnya, kerja sama yang dilakukan dengan lembaga-lembaga filantropi di Mesir bertujuan untuk memudahkan penyaluran bantuan bagi masyarakat Palestina, juga agar bantuan tersebut dapat disalurkan secara efektif dan efisien. “Kami juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang terlibat. Adapun dana bantuan ini berasal dari masyarakat Indonesia yang disalurkan melalui BAZNAS Pusat, BAZNAS Provinsi, BAZNAS Kabupaten/Kota, mitra perusahaan, LAZ, UPZ, dan mitra platform digital,” katanya. Sementara itu, Direktur Utama Komunikasi Mishr Al-Kheir, Dr Thariq Hasan Muhammad menyampaikan, bantuan kemanusiaan masyarakat Indonesia melalui BAZNAS sangat berarti bagi masyarakat Palestina. Tariq mengatakan, bentuk kerja sama Mishr Al-Kheir bersama BAZNAS RI dalam bantuan Palestina, yang sangat diprioritaskan saat ini adalah penyaluran bantuan-bantuan ke Palestina berupa bahan-bahan makanan, kesehatan, dan hal-hal yang bersifat darurat. "Kami menyampaikan terima kasih kepada Kedutaan Besar Republik Indonesia di Kairo Mesir, BAZNAS Indonesia, lembaga-lembaga filantropi asal Indonesia lainnya, dan secara umumnya kepada masyarakat Indonesia," katanya.
BERITA20/02/2024 | Humas
Di Konferensi Internasional BAZNAS Dorong Zakat Berdampak pada Pemulihan Perekonomian Mustahik
Di Konferensi Internasional BAZNAS Dorong Zakat Berdampak pada Pemulihan Perekonomian Mustahik
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) mendorong dana zakat, infak, dan sedekah dapat berdampak pada pemulihan perekonomian keluarga kelompok asnaf atau penerima zakat. Hal itu diungkapkan Deputi I BAZNAS RI, M. Arifin Purwakananta, saat menghadiri dan menjadi salah satu pemapar "Inovasi Tadbir Urus Zakat dalam Merapatkan Kesenjangan Sosioekonomi Ummah", di Persidangan Antarabangsa Zakat Pulau Pinang (Zapicon 2024) Universitas Sains Malaysia, Jumat (16/2/2024). “Poin utama dari konferensi ini ialah faktor inovasi agar pengelolaan zakat benar-benar bisa berdampak pada pemulihan perekonomian kelompok asnaf. Acara ini diharapkan dapat menguatkan peran zakat dalam menjembatani gap sosial ekonomi di masyarakat, hal tersebut sejalan dengan keinginan pemerintah untuk membangun masyarakat yang adil dan beradab tanpa melupakan dimensi spiritual,” ujar M. Arifin Purwakananta. Terdapat dua sidang pleno yang mengangkat tema konferensi. Untuk Sidang Pleno ke-1, pemateri melibatkan para peneliti dan praktisi zakat tingkat nasional. Sedangkan untuk sidang pleno ke-2 menghadirkan pemaparan dari gabungan peneliti dan pengelola zakat dari Malaysia, Thailand, dan Indonesia. Keynote speaker dalam acara tersebut yaitu diisi oleh Perdana Menteri Malaysia, Dato Anwar Ibrahim. Dikatakan olehnya, zakat adalah institusi unggul dalam membina kekuatan ekonomi yang juga berfokus soal kesenjangan kemiskinan sosial ekonomi. "Penting dalam memahami zakat yang dikupasan oleh (Syeikh Yusuf Abdullah) al-Qaradawi, zakat tidak bisa dilihat dari institusi biasa sebab kejam sekali bagi orang yang mengurus zakat tapi berkhianat, karena institusi ini terlalu penting dalam membina umat. Bayangkan peperangan diisytiharkan bagi orang yang mengaku beriman kemudian solat tapi enggan membayar zakat," ucapnya. Hadir dalam sesi tersebut, Profesor Madya Dr. Mohd Sukki bin Othman, Pensyarah Kanan University Putra Malaysia; Dr. Wisoot (Tobrani) bin Lateh, Imam Besar Masjid Ban Nuea Thailand; Tuan Haji Hardifadhilah bin Haji Mohd Salleh, Pemangku Pengarah Jabatan Urusan Zakat, Wakaf dan Baitulmaal Majlis Ugama Islam Brunei; beserta tamu undangan lainnya. Konferensi yang dihelat selama dua hari, Kamis-Jumat (15-16/2/2024) ini merupakan salah satu upaya untuk menguatkan peran dan tata kelola zakat secara lebih komprehensif, profesional, berteknologi dan inovatif. Dengan tema yang menitikberatkan kepada aspek reformasi dan perbaikan pengelolaan zakat, baik penghimpunan maupun pendistribusiannya, guna memastikan tujuan kewajiban zakat khususnya dalam pemulihan ekonomi asnaf dapat tercapai.
BERITA19/02/2024 | Humas
BAZNAS Jelaskan Mekanisme Penyaluran Bantuan ke Luar Negeri
BAZNAS Jelaskan Mekanisme Penyaluran Bantuan ke Luar Negeri
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI mendukung kerja sama dari berbagai pihak dalam upaya penyaluran bantuan kemanusiaan pada lingkup internasional. Hal itu mengemuka pada acara Diskusi Philanthropy Learning Forum #61 bertema Mekanisme Penggalangan dan Distribusi Dukungan Filantropi untuk Tindakan Kemanusiaan Internasional di Jakarta, Selasa (13/2/2024). Kegiatan ini merupakan kolaborasi BAZNAS RI, Perhimpunan Filantropi Indonesia (PFI) dan Human Initiative (HI) yang bertujuan untuk berbagi strategi serta praktik baik oleh lembaga filantropi dalam memobilisasi dukungan filantropi ke internasional, serta penjaringan masukan untuk penguatan mekanisme penggalangan bantuan tersebut. Turut hadir Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad MA., Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pengumpulan, Rizaludin Kurniawan M.Si. CFRM., Direktur Eksekutif Perhimpunan Filantropi Indonesia (PFI), Gusman Yahya, Asisten Deputi Kedaruratan dan Manajemen Pasca Bencana Kemenko PMK, Nelwan Harahap, S.P., M.Tr.A.P, serta Presiden Human Intiative (HI), Tomy Hendrajati, serta perwakilan dari Forum Zakat (FOZ), IHA, Dompet Dhuafa, DT Peduli, Lazismu, Rumah Zakat, dan lembaga lainnya. Dalam sambutannya, Kiai Noor menyampaikan, “Kita perlu mengklasifikasikan bantuan luar negeri, yaitu bantuan untuk bencana, untuk perang atau konflik, dan bantuan untuk pengungsi. Antara bantuan akibat konflik dengan bencana itu menjadi satu kesatuan, karena seperti yang kita ketahui di Gaza saat ini ada satu kejadian yang luar biasa atas kekejaman Israel, sehingga bantuan-bantuan yang kita kirimkan itu menjadi sangat sulit.” Menurut Kiai Noor, dalam penyaluran dan pendistribusian bantuan ke luar negeri perlu dikoordinasikan secara bersama-sama. Dalam hal ini, lanjutnya, lembaga yang mempunyai hak untuk mengkoordinir bantuan adalah Kementerian Luar Negeri (Kemenlu). “Menurut hemat kami, siapa yang mengkoordinasikan? Adalah Kemenlu, sehingga semua bantuan yang kita lakukan untuk luar negeri apakah untuk bencana, untuk pengungsi, maupun untuk peperangan yang disitu ada konflik atau untuk konflik yang sangat ekstrem yang saat ini terjadi di Gaza perlu dikoordinasikan oleh Kemenlu,” paparnya. Dengan demikian, menurut Kiai Noor, bantuan yang dikirimkan ke luar negeri dapat diketahui oleh Kemenlu dan Kedutaan Besar masing-masing negara, sehingga dapat mempermudah dalam penyaluran dan pendistribusian bantuan. “BAZNAS kemarin sudah melakukan semacam itu dan alhamdulillah sudah banyak kerja sama dengan Mesir. Tapi mestinya kita juga perlu kerja sama dengan Kemenlu seperti halnya Kemenlu mengkoordinasikan awal sekali pada saat bantuan itu diluncurkan,” ucap Kiai Noor. Kiai Noor menegaskan, penggunaan mekanisme tersebut memungkinkan penyaluran dan pendistribusian bantuan ke luar negeri menjadi tertib dan teratur, sehingga diketahui secara pasti jumlah bantuan yang disalurkan masyarakat Indonesia untuk luar negeri. “Dengan begitu, semua bantuan-bantuan ke luar negeri ini Kemenlu bisa mengetahuinya, sehingga tau berapa sebenarnya bantuan bangsa Indonesia yang telah diluncurkan di luar negeri, khususnya di daerah-daerah yang memang di situ ada bencana atau konflik atau pengungsi dan lain sebagainya," jelasnya. “Saya kira usulan saya semacam itu. Dengan begitu, bendera Indonesia satu kesatuan yang ada di luar negeri dan apa yang dilakukan oleh semua kekuatan, gerakan-gerakan kita ini sekaligus menjadi satu bendera yaitu bendera Indonesia,” tambahnya. Sementara itu, Direktur Eksekutif Perhimpunan Filantropi Indonesia Gusman Yahya, mengungkapkan, pembangunan berkelanjutan dan kemanusiaan adalah suatu proses yang harus dilakukan secara bersama-sama. Saat ini, filantropi sangat luas dengan menjangkau seluruh provinsi di Indonesia hingga ke internasional. “Hal ini dapat memperlihatkan prinsip gotong-royong kita sebagai bangsa senantiasa membantu saudara-saudara yang membutuhkan tidak hanya di dalam negeri, tapi hingga di negara lain. Banyak yang dapat dilakukan secara kolaboratif dan banyak yang ingin terlibat dalam hal tersebut, sehingga pentingnya untuk memperkuat koordinasi serta menata mekanisme agar lebih berdampak dan terorganisir,” ucapnya. Dalam kesempatan yang sama, Asisten Deputi Kedaruratan dan Manajemen Pasca Bencana Kemenko PMK Nelwan Harahap, S.P., M.Tr.A.P, mengatakan, bantuan menjadi salah satu bentuk soft diplomacy. “Elemen kunci dan strategi yang perlu diperkuat oleh pemerintah, filantropi, dan pemangku kepentingan lainnya adalah membangun komunikasi yang multi arah mengenai data atau informasi yang menjadi kebijakan atau landasan mengenai pengumpulan sumber daya hingga penyaluran bantuan dalam atau keluar negeri,” jelasnya.
BERITA19/02/2024 | Humas
Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Mari tunaikan zakat Anda dengan mentransfer ke rekening zakat.

BAZNAS

Info Rekening Zakat