Berita Terbaru
20 ADHA Mendapatkan Bantuan Susu Formula dan Biaya Pendidikan dari BAZNAS Kota Cirebon Berkat Zakat Anda
BAZNAS Kota Cirebon terus berperan aktif dalam menyalurkan zakat kepada mereka yang membutuhkan, termasuk anak-anak yang hidup dengan HIV/AIDS (ADHA). Pada bulan ini, sebanyak 20 ADHA di Kota Cirebon mendapatkan bantuan paket susu formula, dan 5 di antaranya menerima bantuan biaya pendidikan. Bantuan ini merupakan hasil dari zakat yang disalurkan oleh para muzaki melalui BAZNAS Kota Cirebon, yang kemudian didistribusikan bekerja sama dengan Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Kota Cirebon. Kamis (14/10/2024).
Bantuan ini bertujuan untuk meringankan beban kebutuhan gizi dan pendidikan anak-anak yang terdampak HIV/AIDS, memberikan mereka kesempatan yang lebih baik dalam tumbuh kembang dan pendidikan. Bantuan ini diharapkan dapat membantu meningkatkan kualitas hidup mereka, serta menjadi bukti bahwa zakat yang disalurkan melalui BAZNAS Kota Cirebon dapat memberikan dampak nyata bagi masyarakat yang membutuhkan.
Sekretaris KPA Kota Cirebon, Sri Maryati dalam wawancaranya, menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam kepada BAZNAS Kota Cirebon serta para muzaki yang telah menunaikan zakatnya.
"Kami sangat berterima kasih kepada BAZNAS Kota Cirebon atas bantuan yang diberikan kepada anak-anak kami yang hidup dengan HIV/AIDS. Bantuan ini sangat berarti bagi mereka, terutama dalam hal kebutuhan gizi dan pendidikan. Kami juga mengucapkan terima kasih kepada para muzaki yang telah berzakat melalui BAZNAS. Semoga Allah membalas dengan kebaikan yang berlipat," ujar Sri.
Melalui kolaborasi ini, diharapkan lebih banyak masyarakat yang dapat terbantu, dan para muzaki semakin termotivasi untuk menyalurkan zakatnya demi kepentingan bersama.Mari sahabat ikut membantu meringankan beban saudara-saudara kita yang membutuhkan dengan menunaikan Zakat, Infak, Sedekah di BAZNAS Kota Cirebon dengan cara Kunjungi Kantor BAZNAS di Jl. Kanggraksan No.57 Kota Cirebon atau melalui Kantor Digital dengan cara klik menu Zakat Online.
BERITA15/10/2024 | Humas
Menag RI Luncurkan 10.000 Beasiswa Santri BAZNAS 2024
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI kembali membuka 10.000 Beasiswa Santri BAZNAS 2024 dalam acara Rapat Kerja Nasional (Rakornas) Lembaga Amil Zakat (LAZ) se-Indonesia di Jakarta, pada Selasa (15/10/2024).
Secara resmi, Beasiswa Santri BAZNAS 2024 diluncurkan oleh Menteri Agama (Menag) RI Yaqut Cholil Qoumas bersama Ketua BAZNAS RI Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA., yang disaksikan para pimpinan BAZNAS RI serta 167 Perwakilan LAZ dari seluruh Indonesia.
“Anugerah bagi BAZNAS, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA., banyak inisiatif yang sudah dimunculkan oleh beliau dan ini sangat luar biasa. Terakhir tadi meluncurkan Beasiswa Santri BAZNAS sebanyak 10.000 santri. Ini adalah kado Hari Santri yang akan terjadi sebentar lagi,” ujar Menag Yaqut.
Menag Yaqut berharap, Beasiswa Santri BAZNAS bisa diikuti oleh LAZ-LAZ yang lain di seluruh Indonesia, sehingga santri-santri yang membutuhkan bantuan bisa mendapatkan kemudahan dalam menempuh jenjang pendidikannya.
“Sebagaimana yang diharapkan Prof. Noor Achmad tadi, semoga ini juga bisa diikuti oleh LAZ-LAZ yang lain,” katanya.
Sementara itu, Ketua BAZNAS RI Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA., menyampaikan, Beasiswa Santri BAZNAS 2024 merupakan yang terbesar dari tahun-tahun sebelumnya, di mana dalam dua tahun terakhir BAZNAS telah membuka sebanyak 8.000 beasiswa santri.
“Tahun-tahun sebelumnya 8.000, sekarang ini 10.000. Pada 2022 diluncurkan sebanyak 3.500 dan tahun 2023 sebanyak 4.500, sehingga total menjadi 8.000. Dan yang sekarang ini tahun 2024 alhamdulillah bisa mencapai 10.000,” ungkapnya.
Kiai Noor mengungkapkan, Beasiswa Santri BAZNAS diperuntukkan bagi mereka yang hendak melanjutkan jenjang pendidikan perkuliahan. Sejauh ini, lanjutnya, sebagian besar penerima Beasiswa Santri BAZNAS sebelumnya berhasil diterima di perguruan tinggi favorit.
“Dari 8.000 yang mendapat beasiswa itu alhamdulillah masuk di perguruan tinggi favorit baik dalam negeri maupun luar negeri. Saya berharap, seluruh LAZ di Indonesia dapat memberikan beasiswa kepada santri,” pungkasnya.
Turut hadir, Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA., beserta jajarannya, Wakil Ketua Majelis Ulama (MUI) KH. Marsudi Syuhud, Direktur Eksekutif KNEKS KH. Sholahudin Al Aiyub, serta Kepala Grup Ekonomi dan Keuangan Syariah DEKS BI Dadang Muljawan, serta Direktur Eksekutif POROZ Nur Hasan.
Kunjungi Blog BAZNAS Kota Cirebon Untuk Petunjuk Pendaftaran, Klik Tombol dibawah ini:
BERITA15/10/2024 | Humas
BAZNAS RI Kirim Bantuan Obat-Obatan, Selimut, Jaket untuk Sudan dan Palestina
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI mengirim bantuan kemanusiaan berupa obat-obatan sebanyak 2 ton untuk Sudan, 2000 selimut dan 2000 jaket musim dingin untuk Palestina, sebagai bentuk solidaritas dan kepedulian dari rakyat Indonesia.
Hadir dalam pelepasan bantuan kemanusiaan antara lain, Menteri Luar Negeri RI Retno LP Marsudi, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Muhadjir Effendy, Ketua BAZNAS RI Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA., dan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letnan Jenderal TNI Suharyanto S.Sos., M.M di Lapangan Udara (Lanud) Halim Perdanakusuma, Jakarta, Senin (14/10/2024).
Dalam sambutannya, Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA., menegaskan bahwa BAZNAS RI selalu konsisten menyalurkan bantuan kepada Sudan, dan Palestina secara transparan dan penuh tanggung jawab.
“BAZNAS RI selalu konsisten membantu saudara-saudara kita yang ada di Palestina dan Sudan, karena ini juga bagian dari apa yang diberikan oleh masyarakat untuk dibantukan kepada negara-negara tersebut,” ujar Kiai Noor.
Kiai Noor mengatakan, BAZNAS RI selalu berupaya untuk berada di garis depan dalam membantu umat yang tengah menghadapi krisis. Penyaluran bantuan ini merupakan wujud kepedulian umat Islam di Indonesia kepada sesama saudara Muslim di dunia, sesuai dengan amanah zakat, infak, dan sedekah yang telah dipercayakan.
Kiai Noor menyampaikan, saat ini BAZNAS masih terus melakukan penerimaan donasi untuk negara-negara tersebut.
“Kami sudah menyampaikan kepada Bu Menlu, Bapak Menko PMK, dan Kepala BNPB kalau ada apa-apa terkait dengan bantuan ke negara-negara tersebut, insyaAllah BAZNAS RI siap,” katanya.
Sementara itu, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Muhadjir Effendy menambahkan bahwa Indonesia akan terus berada di jalur kemanusiaan untuk meringankan beban masyarakat yang membutuhkan.
“Kita akan terus memberikan bantuan untuk berikutnya untuk negara-negara tersebut. Mudah-mudahan bisa diterima dengan baik sehingga dapat meringankan beban saudara-saudara kita di Yaman, Sudan, dan Palestina atas musibah yang mereka alami,” pungkasnya.Kunjungi juga blog kami, klik tombol disamping :
BERITA15/10/2024 | Humas
Menlu Retno Lepas Bantuan Kemanusiaan BAZNAS untuk Sudan dan Palestina
Menteri Luar Negeri Republik Indonesia (RI), Retno L.P Marsudi melepas bantuan kemanusiaan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) untuk masyarakat Sudan, dan Palestina, di Lapangan Udara (Lanud) Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Senin (14/10/2024).
Bantuan ini merupakan gabungan dari bantuan pemerintah, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Kementerian Kesehatan RI, juga bantuan masyarakat Indonesia yang disalukran melalui BAZNAS.
Turut hadir dalam pelepasan bantuan tersebut Ketua BAZNAS RI Prof. Dr. KH. Noor Achmad MA, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan RI (Menko PMK) Muhadjir Effendy, Kepala BNPB Letnan Jenderal TNI Suharyanto, Wakil Ketua BAZNAS RI H. Mo Mahdum, serta jajaran Pimpinan BAZNAS RI.
Menlu Retno menjelaskan, bantuan yang dikirimkan tersebut akan disalurkan melalui Jordan Hashimite Charity Organization (JHCO).
Tidak hanya itu, Menlu Retno juga menyampaikan perkembangan terbaru terkait tantangan dari setiap negara yang diberikan bantuan.
"Korban di Gaza saat ini telah mencapai lebih dari 42.000 orang, 495 ribu orang mengalami kelaparan, dan terdapat wabah polio sejak awal September 2024. Di Yaman, terdapat korban banjir sebanyak lebih dari 258 ribu orang. Sementara di Sudan, banyak terjadi kelaparan sebab adanya konflik yang terjadi di sana," paparnya.
"Bentuk tantangan dari berbagai negara berbeda-beda, ada yang karena bencana banjir, wabah penyakit, dan juga konflik. Sebagai bentuk solidaritas maka tidak hanya pemerintah tetapi juga masyarakat melalui BAZNAS memberi bantuan solidaritas kita ke tiga negara tersebut," jelas Menlu Retno.
Sementara itu, Ketua BAZNAS RI Prof. Dr. KH. Noor Achmad MA. menegaskan, BAZNAS RI selalu konsisten menyalurkan bantuan kepada Sudan, dan Palestina secara transparan dan penuh tanggung jawab.
“BAZNAS RI selalu konsisten membantu saudara-saudara kita yang ada di Palestina, Yaman, dan Sudan, karena ini juga bagian dari apa yang diberikan oleh masyarakat untuk dibantukan kepada negara-negara tersebut,” ujar Kiai Noor.
"Saat ini banyak terjadi kelaparan. Apalagi saat ini masuk musim dingin dan ada pula wabah polio," kata Kiai Noor.
"Sudan ini ternyata sangat membutuhkan, karena konflik di antara mereka telah menimbulkan kelaparan dan kematian. Kemudian di Yaman di samping ada konflik, ada juga bencana yang luar biasa itu," tambah Kiai Noor.
Kiai Noor menyampaikan, saat ini BAZNAS masih terus melakukan penerimaan donasi untuk negara-negara tersebut.
“Kami sudah menyampaikan kepada Bu Menlu, Bapak Menko PMK, dan Kepala BNPB kalau ada apa-apa terkait dengan bantuan ke negara-negara tersebut, insya Allah BAZNAS RI siap," pungkasnya.
Pesawat yang membawa sekitar 50,5 ton bantuan tersebut akan berangkat pada pukul 01.00 WIB dini hari kemudian transit di Fujairah United Emirat Arab. Simbolisasi penyerahan akan dilakukan di Yaman dan dilanjutkan dengan pendistribusian bantuan lewat darat.Kunjungi juga blog kami dengan klik tombol :
BERITA15/10/2024 | Humas
BAZNAS RI Bersama BCA Syariah Berikan Layanan Kesehatan Mata Gratis untuk Siswa SCB
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI melalui Rumah Sehat BAZNAS (RSB), didukung oleh PT Bank BCA Syariah (BCA Syariah) menghadirkan program pemeriksaan kesehatan mata gratis untuk siswa-sisiwi Sekolah Cendekia BAZNAS (SCB) di Bogor, Jawa Barat (12/10/2024).
Dalam kegiatan ini turut dilakukan pemberian vitamin mata, pemberian kacamata gratis, edukasi keuangan syariah serta penyerahan donasi BCA Syariah yang diserahkan oleh Sekretaris Perusahaan BCA Syariah Nadia Amalia kepada Kepala Divisi Pendidikan dan Dakwah BAZNAS RI Farid Septian.
Program pemeriksaan kesehatan mata gratis yang dilaksanakan dalam rangka memperingati Hari Penglihatan Sedunia pada 12 Oktober ini, turut dihadiri oleh Kepala Divisi BAZNAS RI Argo Sayoto, Plt. Kepala Divisi Kesehatan Siti Masturoh, Corporate Communication BCA Syariah Nabilah.
Kepala Divisi Pendidikan dan Dakwah BAZNAS RI Farid Septian menyampaikan, program layanan kesehatan mata gratis untuk siswa-siswi sekolah SCB ini sangat penting untuk kesehatan dan kelancaran proses pendidikan anak dalam jangka panjang.
“Tentu pemeriksaan mata sejak dini penting dilakukan untuk memastikan mata anak-anak kita sehat dan tidak berpotensi mempengaruhi kesehatan ataupun menghambat prestasi belajar mereka di sekolah," ucapnya.
Secara terpisah, Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan Saidah Sakwan MA., menyampaikan apresiasi kepada pihak yang telah bekerja sama dengan BAZNAS untuk menyelenggarakan program layanan kesehatan mata gratis untuk siswa-siswi SCB tersebut.
"Alhamdulillah, terima kasih kepada mitra-mitra kami PT Bank BCA Syariah, Optik Ayu dan Kopi Tuku yang telah berkenan bekerja sama untuk terselenggaranya program penyuluhan kesehatan mata ini. Semoga kegiatan ini dapat menjadi berkah dan amal jariyah untuk semuanya," tuturnya.
Sementara itu, Sekretaris Perusahaan BCA Syariah Nadia Amalia mengatakan, “BCA Syariah menyambut baik dan senang dapat berpartisipasi pada kegiatan ini. Kegiatan pemeriksaan kesehatan mata gratis ini selaras dengan program BCA Syariah Peduli di bidang kesehatan dan pendidikan”.
Sebagai rangkaian dari kegiatan tersebut, turut dilaksanakan kegiatan edukasi keuangan syariah. BCA Syariah dalam kesempatan tersebut memberikan edukasi mengenai pengelolaan keuangan sejak dini serta edukasi mengenai bahaya pinjaman online ilegal dan judi online.
“Kesadaran mengelola keuangan perlu terus ditanamkan sejak usia muda agar bisa membantu mereka untuk membuat keputusan keuangan yang baik dan mencegah generasi muda terjebak dalam pinjaman online ilegal maupun judi online dan terhindar dari kerugian mental maupun finansial”, ujar Nadia Amalia.kunjungi juga blog kami :
BERITA14/10/2024 | Humas
BAZNAS RI Terima Penghargaan Mitra Bidang Perumahan dari Kementerian PUPR
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI menerima penghargaan sebagai Mitra Perumahan dan Penanganan Kawasan Kumuh dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kementerian PUPR).
Penghargaan diserahkan oleh Dirjen Perumahan Iwan Suprijanto, ST., MT., kepada Deputi II BAZNAS RI Dr. H. M. Imdadun Rahmat dan disaksikan oleh Menteri PUPR, Dr. Ir. M. Basuki Hadimuljono, M.Sc., dalam acara Puncak Hari Habibat dan Hari Kota Dunia Tahun 2024 di Pendopo Gelanggang Inovasi dan Kreativitas Mahasiswa (GIK) Universitas Gadjah Mada, Sabtu (12/10/2024).
“Penghargaan ini tentunya menjadi motivasi bagi kami untuk terus memperkuat sinergi dan kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk Kementerian PUPR, dalam mewujudkan program-program kesejahteraan bagi masyarakat,” ujar Deputi II BAZNAS RI Dr. HM. Imdadun Rahmat.
Menurutnya, penghargaan tersebut bukan hanya milik BAZNAS RI, tetapi milik seluruh masyarakat yang telah mendukung dan berkontribusi dalam pengentasan kemiskinan di Indonesia.
“Kami percaya bahwa zakat bukan hanya instrumen keagamaan, tetapi juga menjadi kekuatan sosial-ekonomi yang nyata dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat, terutama mereka yang tinggal di kawasan kumuh dan membutuhkan hunian layak,” katanya.
Imdadun berharap, capaian-capaian yang telah diterima BAZNAS RI dapat menjadi inspirasi bagi banyak pihak untuk lebih peduli dan berkontribusi dalam pengentasan kemiskinan dan peningkatan kualitas hidup masyarakat.
“Terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung BAZNAS RI dalam menjalankan amanah ini. Semoga penghargaan ini menjadi penyemangat bagi kita semua untuk terus berkarya dan memberikan manfaat yang lebih besar kepada umat,” pungkasnya.kunjungi juga blog kami :
BERITA14/10/2024 | Humas
Tanda Tangani PKS, BAZNAS RI dan Cordoba Ajak Masyarakat Bersedekah Al-Qur’an
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI bekerja sama dengan PT Cordoba Internasional Indonesia, mengajak masyarakat untuk bersedekah melalui program "Sedekah Penjualan Produk PT Cordoba Internasional".
Kolaborasi tersebut ditandai dengan penandatangan Perjanjian Kerja Sama (PKS), di Gedung BAZNAS RI, Jakarta (11/10/2024). Turut hadir Deputi BAZNAS RI Bidang Pengumpulan M. Arifin Purwakananta, Pimpinan PT Qordoba Internasional Indonesia Usman El-Qurthuby, beserta jajaran.
Deputi BAZNAS RI Bidang Pengumpulan M. Arifin Purwakananta menyampaikan, apresiasi dan terima kasih kepada PT Cordoba Internasional Indonesia atas kerja sama yang telah terjalin baik ini. Menurutnya, kolaborasi ini merupakan langkah strategis untuk mengajak masyarakat lebih aktif dalam bersedekah sambil memperkuat ikatan dengan Al-Qur`an.
"Program sedekah ini dirancang untuk memberikan manfaat ganda bagi para donatur dan penerima. Dengan membeli Al-Quran dari PT Cordoba Internasional Indonesia, sebagian dari hasil penjualan akan disalurkan secara sedekah melalui BAZNAS," ujar Arifin.
Melalui inisiatif ini, lanjut Arifin, masyarakat dapat bersedekah sekaligus mendapatkan Al-Quran berkualitas tinggi. Program ini diharapkan dapat meningkatkan minat masyarakat untuk membaca dan mengkaji Al-Quran serta membantu mereka yang membutuhkan.
"BAZNAS dan PT Cordoba Internasional telah bekerja sama dalam sedekah penjualan produk Al-Qura'an Cordoba dan sedekah kembalian atas nominal tertentu dari penjualan Al-Qur'an Cordoba dri mitra-mitra yang bekerjasama dengan Cordoba dengan menempatkan QRIS BAZNAS," katanya.
Menurutnya, dengan memperluas akses terhadap Al-Quran, PT Cordoba dan BAZNAS berharap dapat membantu masyarakat memperdalam pemahaman mereka terhadap ajaran Islam.
“Semakin banyak orang yang memiliki Al-Quran, semakin besar peluang mereka untuk mendalami isinya dan menerapkan ajarannya dalam kehidupan sehari-hari,” ucap Arifin.
Sementara itu, Pimpinan PT Cordoba Internasional Indonesia, Usman El-Qurthuby menyatakan bahwa program ini merupakan bentuk kepedulian sosial perusahaan terhadap penguatan literasi Al-Quran di masyarakat.
“Kami percaya bahwa dengan mempermudah akses terhadap Al-Quran, kita bisa mendorong masyarakat untuk lebih dekat dengan kitab suci ini. Kerja sama dengan BAZNAS juga mempertegas komitmen kami dalam memberdayakan masyarakat melalui zakat dan sedekah,” ujarnya.
Ia menambahkan, PT Cordoba juga berkomitmen untuk terus berinovasi dalam mempermudah masyarakat memiliki Al-Quran, baik melalui program promosi maupun pengembangan produk yang lebih bervariasi.
Menurutnya, kerja sama ini menunjukkan bahwa sedekah tidak hanya bisa dilakukan dalam bentuk uang, tetapi juga dalam bentuk yang memiliki nilai spiritual tinggi seperti Al-Quran.
"Melalui program ini, kita berharap dapat membantu masyarakat memperkuat hubungan dengan Allah sekaligus berbagi dengan sesama," pungkasnya.
Dengan adanya program ini, diharapkan semangat sedekah dan kepedulian sosial akan semakin tumbuh di kalangan masyarakat, khususnya umat Islam. PT Cordoba dan BAZNAS optimis kolaborasi ini akan membawa banyak manfaat, tidak hanya bagi para donatur dan penerima, tetapi juga bagi kemajuan bangsa secara keseluruhan.kunjungi blog kami di https://www.baznaskotacirebon.my.id/atau klik tombol berikut
BERITA14/10/2024 | Humas
Optimalkan Pengendalian dan Pelaporan Zakat, BAZNAS RI Luncurkan SIMBA-UPZ
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI meluncurkan Sistem Manajemen Informasi BAZNAS Unit Pengumpul Zakat (SIMBA-UPZ) untuk mengoptimalkan pengendalian dan pelaporan pengelolaan dana zakat, infak dan sedekah.
UPZ adalah satuan organisasi yang dibentuk oleh BAZNAS untuk membantu pengumpulan zakat baik di lingkungan Kementerian/Lembaga Negara/BUMN, BUMS. Sementara SIMBA-UPZ merupakan aplikasi yang digunakan oleh mitra UPZ dalam pencatatan aktivitas pengelolaan zakat. SIMBA-UPZ memiliki fitur utama seperti Monitoring pengembalian dana UPZ, Pembuatan RKAT Pencatatan Muzaki dan Pengumpulan, Pencatatan Mustahik dan Penyaluran, Pencatatan data operasional dan Laporan kinerja.
Peluncuran tersebut dilaksanakan dalam Rapat Kerja (Raker) UPZ Tingkat Nasional 2024 dengan tema “Membangun Profesionalisme Pengelolaan Zakat di UPZ dengan Keselarasan Gerak Langkah dan Tujuan Untuk Meningkatkan Kemanfaatan Umat”, di Bogor, pada 2-3 Agustus 2024.
"Bismillah, kita luncurkan SIMBA-UPZ dalam rangka untuk pengendalian dan pelaporan agar betul-betul sesuai dengan tiga prinsip Aman BAZNAS, yakni Aman Syar'i, Aman Regulasi dan Aman NKRI," kata Ketua BAZNAS RI Prof. Dr. KH Noor. Achmad MA.
Kiai Noor menjelaskan, UPZ sebagai mitra BAZNAS, bertujuan untuk memfasilitasi layanan zakat pada pegawai di Kementerian/Lembaga Negara/BUMN, BUMS yang zakatnya selama ini belum optimal dan belum dikelola dengan baik. Oleh karena itu, perlu didukung dengan sistem manajemen digital seperti SIMBA agar dapat semakin berintegrasi dengan BAZNAS.
"Kita perlu menata diri kita, mulai dari perencanaan yang baik, kemudian tentu saja perencanaan pengumpulan yang baik, perencanaan pendistribusian yang baik, dan yang penting lagi adalah pengendalian dan pelaporan," jelasnya.
Kiai Noor menyampaikan, kehadiran UPZ di setiap instansi memiliki dampak yang sangat besar bagi pengelolaan zakat di Indonesia.
“Saat ini, ada sebanyak 142 Unit Pengumpul Zakat (UPZ) yang telah melaksanakan pengumpulannya, dengan total pengumpulan sebesar Rp229 miliar pada tahun 2023 dan akan terus bertambah seiring meningkatnya jumlah UPZ dan optimalnya pengumpulan UPZ yang telah terbentuk dimasing-masing instansi yang ada,” jelas Kiai Noor.
Menurutnya, potensi penghimpunan UPZ juga sangat besar karena masih banyak institusi pemerintah dan perusahaan swasta yang akan dibentuk UPZ, sehingga diharapkan dapat terus mengoptimalkan perannya agar semakin banyak umat terlayani dalam melaksanakan zakat dan semakin banyak mustahik yang menjadi lebih sejahtera secara materi dan spiritual.
Kiai Noor berharap, dengan adanya Raker dan peluncuran SIMBA-UPZ ini, seluruh UPZ dapat meningkatkan kinerja dan profesionalisme dalam pengelolaan zakat, sehingga dapat memberikan kebermanfaatan yang lebih luas bagi umat.
"Kami punya keyakinan bahwa kami ini adalah satu kesatuan kekuatan yang nanti tidak hanya mengurus para mustahik, mengurus para muzaki di dunia, tetapi insya Allah saya yakin seyakin-yakinnya, bahwa apa yang kita lakukan ini mengikuti jejak Rasulullah SAW, dan mudah-mudahan menjadi syafaat di akhirat nanti," pungkasnya.
BERITA04/09/2024 | Humas
Jalin Kolaborasi, BAZNAS Kota Cirebon menerima Penghargaan dari FKDT Jawa Barat
BAZNAS Kota Cirebon menerima penghargaan sebagai pendukung kegiatan FKDT Kota Cirebon dari DPW FKDT Provinsi Jawa Barat. Penghargaan ini diserahkan langsung oleh Kepala Kemenag Kota Cirebon, H. Moh. Khuailid, dan diterima langsung oleh Ketua BAZNAS Kota Cirebon, H. Hamdan, S.Ag., M.Pd sebagai bentuk apresiasi atas dukungan yang telah diberikan.Pada momen ini, Moh. Khuailid pun menyampaikan rasa terima kasihnya atas komitmen BAZNAS Kota Cirebon yang senantiasa menjadi mitra strategis Kemenag Kota Cirebon dalam pelayanan masyarakat keagamaan di Kota Cirebon
Ketua BAZNAS Kota Cirebon, menyampaikan peran baznas tidak terlepas dari para muzaki dan donatur yang menunaikan zakat sehingga baznas tetap dapat membantu masyarakat kota cirebon yang membutuhkan.
''Kami berkomitmen untuk terus berkontribusi dalam mendukung kegiatan pendidikan dan keagamaan di Kota Cirebon. Semoga sinergi yang terjalin dapat memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat.'' Tuturnya
BERITA03/09/2024 | Humas
UPZ Telkom: BAZNAS RI Berperan Penting dalam Pengentasan Kemiskinan di Indonesia
Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Telkom Indonesia menekankan pentingnya peran Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI dalam mengoptimalkan pengelolaan zakat untuk memastikan distribusi dan pemanfaatan dana zakat yang lebih efektif sebagai upaya pengentasan kemiskinan di Indonesia.
Hal tersebut mengemuka pada Konferensi Pers Rapat Kerja (Raker) UPZ BAZNAS Tingkat Nasional 2024 yang mengusung tema “Membangun Profesionalisme Pengelolaan Zakat di UPZ dengan Keselarasan Gerak Langkah dan Tujuan Untuk Meningkatkan Kemanfaatan Umat” yang diselenggarakan di Bogor, Jawa Barat, Senin (2/9/2024).
Turut hadir Ketua BAZNAS RI Prof. Dr. KH Noor. Achmad MA., Menteri Agama RI yang diwakili Dirjen Bimas Islam Kemenag RI Prof. Dr. Phil. H. Kamaruddin Amin, M.A., Direktur Pengumpulan Badan BAZNAS RI Ustaz Faisal Qosim, Ketua UPZ Telkom Johni Purwanto, ST MM., serta peserta Raker UPZ BAZNAS RI.
Ketua UPZ Telkom Indonesia, Johni Purwanto, S.T., M.M. menyampaikan, UPZ Telkom Indonesia merasakan manfaat besar dari keberadaan BAZNAS dalam menangani berbagai program sosial guna mengentaskan kemiskinan di Indonesia.
“BAZNAS sangat membantu kami dalam mengelola program-program di berbagai bidang, seperti ekonomi, beasiswa, kesehatan, dan lainnya, sehingga seluruh penerima manfaat dapat terlayani dengan adil,” kata Johni.
Johni menyampaikan, pihaknya (UPZ Telkom Indonesia) akan terus berkolaborasi dengan BAZNAS untuk menghindari tumpang tindih dalam penyaluran zakat. Salah satu langkah yang disiapkan adalah peluncuran sistem informasi digital Simba, yang akan memastikan distribusi zakat lebih merata dan efektif dalam mengentaskan kemiskinan.
Ia juga menjelaskan, pengelolaan zakat di Telkom didukung oleh aplikasi digital yang terintegrasi dengan sistem payroll untuk memastikan transparansi. Ke depan, aplikasi ini akan diintegrasikan dengan Simba BAZNAS RI agar pengelolaan zakat lebih efisien dan akuntabel.
Menurutnya, kegiatan Raker ini sangat bermanfaat bagi UPZ Telkom dalam memperkuat kolaborasi dan berbagi pengalaman antar UPZ di seluruh Indonesia.
“Dengan adanya payung hukum terkait pengelolaan zakat, kami terus berusaha melakukan yang terbaik dalam penghimpunan dan pendistribusian zakat, sesuai dengan prinsip 3A (Aman syar’i, Aman Regulasi, dan Aman NKRI,” jelas Johni.
Melalui Raker ini, Johni berharap BAZNAS bersama UPZ Telkom dan seluruh UPZ di Indonesia semakin solid dalam menjalankan tugasnya.
"Kerja sama yang kuat dengan BAZNAS akan semakin meningkatkan efektivitas pengelolaan zakat di Indonesia, sehingga zakat dapat berperan lebih besar dalam pengentasan kemiskinan dan peningkatan kesejahteraan umat," pungkasnya.
Raker UPZ BAZNAS 2024 ini terdiri dari atas 142 UPZ BAZNAS, yang di antaranya, 12 UPZ Kementerian, 32 UPZ Lembaga Negara, 44 UPZ BUMN, dan 54 UPZ Swasta.
Raker UPZ itu juga dihadiri oleh Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pengumpulan H. Rizaludin Kurniawan, M. Si, CFRM, Pimpinan BAZNAS RI Bidang Perencanaan, Kajian dan Pengembangan Prof. (HC) Dr. Zainulbahar Noor, SE, M.Ec., Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan Saidah Sakwan MA., Pimpinan BAZNAS RI Bidang Keuangan dan Umum Kolonel Purnawirawan Nur Chamdani, Deputi BAZNAS RI Bidang Pengumpulan Arifin Purwakananta, Deputi Pendistribusian dan Pendayagunaan Dr. H. M. Imdadun Rahmat, M.Si, Sekretaris Utama BAZNAS RI Dr. H. Muchlis Muhammad Hanafi, Lc., M.A., serta Direktur Pengumpulan Badan BAZNAS RI Ustaz Faisal Qosim.
BERITA03/09/2024 | Humas
Kemenag RI Apresiasi Kinerja UPZ BAZNAS dalam Meningkatkan Kesejahteraan Umatv
Kementerian Agama (Kemenag) RI mengapresiasi kinerja Unit Pengumpul Zakat (UPZ) BAZNAS RI yang turut membantu meningkatkan kesejahteraan umat.
Apresiasi ini disampaikan Dirjen Bimas Islam Kemenag RI Prof. Dr. Phil. H. Kamaruddin Amin, M.A., pada pembukaan Rapat Kerja (Raker) UPZ Tingkat Nasional 2024 dengan tema “Membangun Profesionalisme Pengelolaan Zakat di UPZ dengan Keselarasan Gerak Langkah dan Tujuan Untuk Meningkatkan Kemanfaatan Umat", yang diselenggarakan di Bogor, Senin (2/9/2024).
"Atas nama pemerintah, mewakili Pak Menteri, dalam hal ini mengucapkan terima kasih setulus-tulusnya, dan apresiasi setinggi-tingginya kepada kita semua yang telah bekerja secara terus menerus berikhtiar untuk meningkatkan kualitas kehidupan berbangsa bernegara di Indonesia," ujar Dirjen Bimas Islam Kemenag RI Prof. Dr. Phil. H. Kamaruddin Amin, M.A.
Selain itu, Kamaruddin juga mengimbau kepada seluruh UPZ untuk melakukan optimalisasi pengumpulan zakat. Di mana saat ini, UPZ masih fokus pada zakat profesi belum pada zakat tunjangan kinerja dan yang lainnya.
"Sementara potensi zakat mal, seperti zakat emas, harta kekayaan, investasi dan lain-lain belum tercover. Ini artinya bahwa potensinya masih ada yang belum tercover dan potensi ke depan akan lebih besar," ucapnya.
Kamaruddin menambahkan, bahwa UPZ juga perlu memperhatikan tata kelola dan akuntabilitas.
Terakhir, melalui Raker UPZ BAZNAS Tingkat Nasional ini, Kamaruddin berharap, pengelolaan zakat lebih efektif dan efisien, serta dapat meningkatkan manfaat untuk mewujudkan kesejahteraan mustahik. Selain itu agar dapat menanggulangi kemiskinan melalui program-program pendistribusian dan pendayagunaan yang telah disiapkan.
"Saya ucapkan selamat mudah-mudahan ini menjadi semangat baru untuk terus meningkatkan kualitas kinerja kita. Semoga apa yang kita lakukan bernilai ibadah di sisi Allah SWT," pungkasnya.
Raker UPZ BAZNAS 2024 ini terdiri dari atas 142 UPZ BAZNAS, yang di antaranya, 12 UPZ Kementerian, 32 UPZ Lembaga Negara, 44 UPZ BUMN, dan 54 UPZ Swasta.
Raker UPZ itu juga dihadiri oleh Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pengumpulan H. Rizaludin Kurniawan, M. Si, CFRM, Pimpinan BAZNAS RI Bidang Perencanaan, Kajian dan Pengembangan Prof. (HC) Dr. Zainulbahar Noor, SE, M.Ec., Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan Saidah Sakwan MA., Pimpinan BAZNAS RI Bidang Keuangan dan Umum Kolonel Purnawirawan Nur Chamdani, Deputi BAZNAS RI Bidang Pengumpulan Arifin Purwakananta, Deputi Pendistribusian dan Pendayagunaan Dr. H. M. Imdadun Rahmat, M.Si, Sekretaris Utama BAZNAS RI Dr. H. Muchlis Muhammad Hanafi, Lc., M.A., serta Direktur Pengumpulan Badan BAZNAS RI Ustaz Faisal Qosim.
BERITA03/09/2024 | Humas
Raker UPZ BAZNAS Tingkat Nasional 2024 Dorong Peningkatan Kemanfaatan Umat
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI menggelar Rapat Kerja (Raker) Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Tingkat Nasional 2024 dengan tema “Membangun Profesionalisme Pengelolaan Zakat di UPZ dengan Keselarasan Gerak Langkah dan Tujuan Untuk Meningkatkan Kemanfaatan Umat”.
UPZ sebagai mitra BAZNAS, bertujuan untuk memfasilitasi layanan zakat pada pegawai di Kementerian/Lembaga Negara/BUMN, BUMS yang zakatnya selama ini belum optimal dan belum dikelola dengan baik.
Raker UPZ BAZNAS Tingkat Nasional 2024 ini dibuka oleh Ketua BAZNAS RI Prof. Dr. KH Noor. Achmad MA, di Bogor, Senin (2/9/2024). Turut hadir Menteri Agama RI yang diwakili Dirjen Bimas Islam Kemenag RI Prof. Dr. Phil. H. Kamaruddin Amin, M.A., serta peserta Raker UPZ BAZNAS RI.
Ketua BAZNAS RI Prof. Dr. KH Noor. Achmad MA. menyampaikan, kehadiran UPZ di setiap instansi memiliki dampak yang sangat besar bagi pengelolaan zakat di Indonesia.
“Saat ini, ada sebanyak 142 Unit Pengumpul Zakat (UPZ) yang telah melaksanakan pengumpulannya, dengan total pengumpulan sebesar Rp229 miliar pada tahun 2023 dan akan terus bertambah seiring meningkatnya jumlah UPZ dan optimalnya pengumpulan UPZ yang telah terbentuk dimasing-masing instansi yang ada,” jelas Kiai Noor.
Oleh karena itu, dalam rangka mendorong optimalisasi tata kelola ZIS, Kiai Noor menekankan, agar seluruh UPZ dapat mengimplementasikan prinsip 3A (Aman Syar'i, Aman Regulasi, dan Aman NKRI.
Menurutnya, potensi penghimpunan UPZ juga sangat besar karena masih banyak institusi pemerintah dan perusahaan swasta yang akan dibentuk UPZ, sehingga diharapkan dapat terus mengoptimalkan perannya agar semakin banyak umat terlayani dalam melaksanakan zakat dan semakin banyak mustahik yang menjadi lebih sejahtera secara materi dan spiritual.
“Maka dari itu, Raker UPZ Tingkat Nasional ini merupakan upaya bersama dalam meningkatkan efektivitas dan efisiensi para amil/amilat UPZ, menguatkan struktur UPZ, meningkatkan layanan UPZ terhadap muzaki ataupun mustahik, memunculkan berbagai inovasi pengelolaan zakat, serta menyelaraskan program pemberdayaan UPZ BAZNAS,” jelasnya.
Kiai Noor berharap, dengan adanya Raker ini, seluruh UPZ dapat meningkatkan kinerja dan profesionalisme dalam pengelolaan zakat, sehingga dapat memberikan kebermanfaatan yang lebih luas bagi umat.
BAZNAS memiliki kewenangan membentuk UPZ sesuai dengan UU No. 23 tahun 2011 Tentang Pengelolaan Zakat pasal 16 dan PP 14 tahun 2014 tentang pelaksanaan UU No. 23 tahun 2011 pasal 53.
Selain itu juga respons atas Instruksi Presiden Nomor 3 tahun 2014 tentang Optimalisasi Pengumpulan Zakat di Kementerian atau Lembaga, Sekretariat Jenderal Lembaga Negara, Sekretariat Jenderal Komisi Negara, Pemerintah Daerah, Badan Usaha Milik Negara, Badan Usaha Milik Daerah Melalui Badan Amil Zakat Nasional.
Raker UPZ BAZNAS 2024 ini terdiri dari atas 142 UPZ BAZNAS, yang di antaranya, 12 UPZ Kementerian, 32 UPZ Lembaga Negara, 44 UPZ BUMN, dan 54 UPZ Swasta.
Raker UPZ itu juga dihadiri oleh Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pengumpulan H. Rizaludin Kurniawan, M. Si, CFRM, Pimpinan BAZNAS RI Bidang Perencanaan, Kajian dan Pengembangan Prof. (HC) Dr. Zainulbahar Noor, SE, M.Ec., Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan Saidah Sakwan MA., Pimpinan BAZNAS RI Bidang Keuangan dan Umum Kolonel Purnawirawan Nur Chamdani, Deputi BAZNAS RI Bidang Pengumpulan Arifin Purwakananta, Deputi Pendistribusian dan Pendayagunaan Dr. H. M. Imdadun Rahmat, M.Si, Sekretaris Utama BAZNAS RI Dr. H. Muchlis Muhammad Hanafi, Lc., M.A., serta Direktur Pengumpulan Badan BAZNAS RI Ustaz Faisal Qosim.
BERITA03/09/2024 | Humas
Sambut Maulid Nabi, BAZNAS RI Gelar Mujahadah Bersama Mustahik
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI menggelar mujahadah bersama para mustahik dalam rangka menyambut maulid Nabi Muhammad, yang diselenggarakan di Gedung BAZNAS RI, Jakarta, Jumat (30/8/2024).
Acara yang berlangsung khidmat tersebut, dihadiri oleh Pimpinan BAZNAS RI Bidang Koordinasi Nasional H. Achmad Sudrajat, Lc., MA., Kiai H Haidar, anggota perwakilan dari Lembaga Pembinaan Qiroatil Quran (LPQQ), para amil BAZNAS seluruh Indonesia, serta para mustahik.
Dalam sambutannya, Pimpinan BAZNAS RI Bidang Koordinasi Nasional H. Achmad Sudrajat, Lc., MA. mengatakan, acara mujahadah dan doa bersama ini adalah bagian dari upaya BAZNAS untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT, mempererat silatuhrami, sekaligus memperkuat komitmen BAZNAS dalam wujudkan kesejahteraan umat, terlebih dalam momentum menyambut maulid nabi ini.
"Dalam momentum yang penuh berkah ini, kita tidak hanya berkumpul untuk berdoa, tetapi juga menguatkan niat dan komitmen kita untuk terus memberdayakan para mustahik melalui berbagai program BAZNAS yang telah dirancang dengan sebaik mungkin," ujar Achmad.
Lebih lanjut, Achmad mengungkapkan, mujahadah ini menjadi sarana untuk memohon pertolongan Allah SWT agar setiap program yang dirancang BAZNAS dapat berjalan lancar dan memberikan manfaat yang sebesar-besarnya bagi para mustahik.
"Kami memohon kepada Allah agar senantiasa membimbing langkah kami dalam mengelola amanah zakat ini, sehingga dapat memberikan dampak positif yang nyata bagi kehidupan para mustahik," tambahnya.
Menurut Achmad, BAZNAS RI selama ini terus menunjukkan komitmen yang kuat dalam memberdayakan mustahik melalui berbagai program unggulan.
Program yang menjadi salah satu fokus utama adalah pemberdayaan ekonomi mustahik, di mana BAZNAS memberikan bantuan modal usaha, pelatihan keterampilan, dan pendampingan bisnis agar para mustahik dapat mandiri secara ekonomi.
Selain program pemberdayaan ekonomi, BAZNAS juga menaruh perhatian besar pada pendidikan. Beasiswa pendidikan yang diberikan BAZNAS sudah membantu banyak anak-anak dari keluarga kurang mampu untuk melanjutkan pendidikan hingga ke jenjang yang lebih tinggi.
Pada kesempatan tersebut, Achmad juga memperkenalkan beberapa program unggulan yang tengah digalakkan. Salah satunya adalah program pemberdayaan bagi penyandang disabilitas yang dicanangkan BAZNAS, yakni ZPijat.
Seperti yang diketahui, BAZNAS terus menunjukkan dukungan dan keperpihakkannya kepada kaum Penyandang disabilitas dengan memberikan bantuan dan pendampingan berkelanjutan.
"Program yang sedang kami canangkan ini (ZPijat) bertujuan untuk memberikan pelatihan dan dukungan kepada tunanetra agar mereka bisa menjadi tenaga profesional dalam menyediakan jasa layanan pijat. ZPijat diharapkan dapat membantu penyandang disabilitas untuk mandiri secara ekonomi dan memberikan layanan yang bermanfaat bagi masyarakat," ujarnya.
Acara mujahadah ditutup dengan doa bersama untuk keselamatan dan keberkahan bangsa Indonesia, serta kelancaran seluruh program BAZNAS ke depan.
Tidak hanya itu, doa juga dipanjatkan untuk para mustahik, agar usaha yang sedang dikelola bisa berkembang dengan baik, sehingga para mustahik bisa bertransformasi menjadi muzaki. Harapan ini sejalan dengan visi BAZNAS untuk memberdayakan para mustahik agar dapat meningkatkan taraf hidup mereka.
"Ujung tujuan dari berbagai program yang digagas BAZNAS ialah terwujudnya kesejahteran umat. Dalam momentum menyambut maulid nabi ini di harapkan kian menguatkan sinergi dengan para muzaki dan masyarakat luas. BAZNAS berharap, melalui berbagai program yang digagasnya bisa memberikan manfaat yang nyata dan berkelanjutan bagi masyakat kecil," pungkasnya.
BERITA02/09/2024 | Humas
Berdayakan UMKM, BAZNAS RI Bersama ZIS dan UPZ Indosat Luncurkan ZChicken di Jakarta
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI bersama ZIS Indosat dan UPZ BAZNAS Indosat meluncurkan Program Pemberdayaan UMKM ZChicken untuk 40 penerima manfaat di Jakarta, Jumat (30/08/2024).
Launching ZChicken ini bertujuan untuk memberdayakan ekonomi umat melalui usaha kuliner berbasis ayam goreng krispi yang dikelola oleh para mustahik.
Turut hadir dalam peluncuran tersebut, Direktur Pendayagunaan dan Layanan UPZ dan CSR BAZNAS RI Eka Budhi Sulistyo, CEO ZIS Indosat Ooredo Wakhid Effendi, Chairman SKI Indosat Ooredo Sukmananto, serta Chief Internal Audit Officer Indosat Ooredo Afzal Lodhi.
"Alhamdulillah pada hari ini kita bersama UPZ ZIS Indosat melaunching 40 Z Chicken yang akan diberikan kepada mustahik," kata Direktur Pendayagunaan dan Layanan UPZ dan CSR BAZNAS RI Eka Budhi Sulistyo.
Eka menambahkan, saat ini terdapat kurang lebih 1.800 ZChicken di seluruh Indonesia sejak diluncurkan tahun 2018. ZChicken ini telah tersebar di seluruh Indonesia di Jawa, Sumatera dan Sulawesi.
Menurut Eka, ZChicken akan beroperasi dengan sistem kemitraan. Di mana BAZNAS akan menyediakan pelatihan, modal usaha, dan dukungan pemasaran bagi para peserta.
"Para mustahik akan dibekali dengan keterampilan mengolah ayam goreng berkualitas, teknik pemasaran, serta manajemen keuangan yang baik," ujarnya.
Dengan adanya kolaborasi ini, pihaknya berharap lebih banyak masyarakat yang mendapatkan manfaat. Bukan hanya itu, pihaknya juga berharap para mustahik yang mendapatkan bantuan ZChicken dapat menjadi muzaki.
Sementara itu, CEO ZIS Indosat Ooredo Wakhid Effendi, mengapresiasi BAZNAS yang telah melaunching program ZChicken untuk 40 mustahik. Menurutnya, hal ini menjadi bukti bahwa ZIS Indosat dan UPZ BAZNAS Indosat telah hadir untuk memberikan manfaat yang nyata.
"Jadi kami UPZ Indosat mengelola dana infak, sedekah dari muzaki dan bukti bahwa kami menjalankan hal itu adalah dengan melakukan program seperti ZChicken ini," ucapnya.
Selain itu, pihaknya mengatakan bahwa selama 20 tahun ZIS UPZ Indosat sudah mengikuti apa yang diregulasikan oleh negara yaitu BAZNAS. Dalam hal ini ZIS UPZ selalu mengutamakan prinsip 3A BAZNAS yaitu, Aman Syari, Aman Regulasi, dan Aman NKRI.
"Mudah-mudahan dengan kolaborasi ini menghasilkan kebaikan untuk umat," kata dia.
Karena itu, pihaknya menyambut baik kolaborasi ini agar lebih banyak manfaat yang dapat dirasakan masyarakat. "Tentunya kami berharap program ini dapat bermanfaat dan mampu menyejahterakan umat," pungkasnya.
BERITA02/09/2024 | Humas
Program ZAuto BAZNAS Sejahterakan Mekanik di Sumbar
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) terus mengembangkan program-program unggulan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat di berbagai daerah di Indonesia. Salah satunya melalui program ZAuto yang direalisasikan oleh BAZNAS Sumatera Barat bersama BAZNAS Kota Padang Panjang yang telah berhasil mengubah mustahik menjadi muzaki.
Hal tersebut dikemukakan Pimpinan BAZNAS RI Bidang SDM, Keuangan dan Hukum, Kolonel Caj (Purn) Drs. Nur Chamdani yang juga Pembina BAZNAS Provinsi/Kabupaten/Kota se-Sumatera Barat melalui keterangan tertulis, Jumat (30/8/2024).
Nur Chamdani mengatakan, program Z-Auto merupakan salah satu upaya BAZNAS dalam meningkatkan ekonomi mustahik guna mencapai visi menyejahterakan umat.
Melalui program ini, para teknisi dan mekanik yang sebelumnya keterbatasan ekonomi, kini dapat menemukan jalan untuk berkembang. "Semoga dengan program bantuan ZAuto, para teknisi dan mekanik dapat meningkatkan kapasitas dan kemampuannya. Mudah-mudahan pemberdayaan ini dapat merubah mustahik menjadi muzaki," ujar Nur Chamdani.
Dengan pelatihan keterampilan yang intensif, bantuan permodalan, serta pendampingan usaha yang berkelanjutan, para penerima manfaat program ZAuto tidak hanya mampu meningkatkan pendapatan keluarga, tetapi juga telah mampu berkontribusi bagi masyarakat sekitar.
Ketua BAZNAS Sumatera Barat, Dr Buchari mengungkapkan rasa syukur atas keberhasilan program ini. "Kami sangat bersyukur melihat bagaimana program ZAuto mampu memberikan dampak yang begitu signifikan bagi kehidupan para teknisi dan mekanik. Ini membuktikan bahwa zakat tidak hanya bermanfaat bagi mustahik, tetapi juga dapat menjadi katalisator perubahan sosial yang lebih luas," ujarnya.
Rio (24), salah satu penerima manfaat di Kota Padang Panjang yang kini telah berhasil mengembangkan usahanya, berbagi kisahnya yang menginspirasi.
"Sebelum mengikuti program ZAuto, saya kesulitan memenuhi kebutuhan keluarga. Namun, berkat pelatihan dan bantuan yang diberikan, bengkel saya kini semakin berkembang. Bahkan, saya sudah bisa membayar zakat dan membantu tetangga yang membutuhkan. Saya sangat bersyukur atas kesempatan yang diberikan oleh BAZNAS."
Keberhasilan program ZAuto tidak hanya dirasakan oleh para penerima manfaat secara individu, tetapi juga memberikan dampak positif bagi perekonomian masyarakat secara keseluruhan.
Bengkel-bengkel yang sebelumnya beroperasi secara tradisional kini telah bertransformasi menjadi usaha yang lebih modern dan profesional. Hal ini tidak hanya meningkatkan kualitas layanan yang diberikan, tetapi juga menciptakan lapangan kerja baru.
Program ZAuto telah berhasil membuktikan bahwa zakat dapat menjadi instrumen yang ampuh untuk memberdayakan masyarakat dan mengurangi kesenjangan sosial. Melalui program ini, BAZNAS RI bersama BAZNAS Provinsi Sumatera Barat dan BAZNAS Kota Padang Panjang telah menunjukkan komitmennya untuk mewujudkan masyarakat yang lebih adil dan sejahtera.
BERITA02/09/2024 | Humas
Public Expose: 97,5 Persen Guru Percaya BAZNAS Mampu Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat
Peneliti Senior LMZ FEBI UIN Ar-Raniry Banda Aceh T. Muhammad Ghufran, M.E. mengungkapkan, sebanyak 97,5 persen guru yang terdiri atas 525 responden percaya bahwa Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) merupakan bagian dari solusi efektif dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat yang membutuhkan, terutama para guru honorer.
Hal itu mengemuka pada Public Expose bertajuk "Potensi Zakat Sebagai Solusi Pengurangan Ketergantungan Pinjol dan Kemiskinan: Studi Kesejahteraan Guru di Indonesia", Kamis (29/08/2024).
Kegiatan tersebut dihadiri oleh Deputi I BAZNAS RI Bidang Pengumpulan M. Arifin Purwakananta, Deputi II BAZNAS RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan Dr. H.M. Imdadun Rahmat, M.Si, serta Direktur Kajian dan Pengembangan ZIS-DSKL BAZNAS RI Muhammad Hasbi Zaenal, PhD., serta Peneliti Utama LMZ FEBI UIN Ar-Raniry Prof. Dr. Hafas Furqoni.
"Dari 97,5 persen tersebut, yang memilih Sangat Setuju sebanyak 54,4 persen dan yang memilih Setuju sebanyak 43,1 persen. Artinya mereka percaya bahwa zakat memiliki potensi besar sebagai solusi efektif untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat," ucap Ghufran.
"Namun terdapat sebagian kecil responden yang merasa kurang yakin, hal ini menunjukkan bahwa pendidikan dan peningkatan literasi zakat masih diperlukan untuk memaksimalkan peran zakat sebagal alat untuk memperbaiki kesejahteraan sosial dan ekonomi masyarakat secura luas," jelasnya.
Ghufran juga menyampaikan rekomendasi, bahwa zakat dapat digunakan untuk mendukung program pemberdayaan ekonomi mikro di antara guru-guru. Misalnya, zakat dapat digunakan untuk memberikan modal usaha kecil, pelatihan kewirausahaan, atau bantuan dalam memulai usaha sampingan yang berkelanjutan dan berdaya guna.
"Zakat dapat digunakan untuk mendukung program pendidikan da npelatihan keuangan bagi guru-guru, serta dapat digunakan untuk meningkatkan infrastruktur dan fasilitas yang mendukung kesejahteraan guru di lingkungan mereka," ucapnya.
Sementara itu, Direktur Kajian dan Pengembangan ZIS-DSKL BAZNAS RI Muhammad Hasbi Zaenal, PhD. menyampaikan, kegiatan ini sangat penting, di antara beberapa isu yang perlu digali adalah hal terkait kesejahteraan guru.
"Harapannya, hasil penelitian ini menjadi poin penting untuk gerakan zakat ke depan, bagaimana kita merespons salah satu penyangga, penjaga tiang kemajuan sumber daya manusia kita yang akan datang, untuk bisa kita bela bersama," pungkasnya.
BERITA02/09/2024 | Humas
BAZNAS RI Gencarkan "Media Visit" ke Program Unggulan
Badan Amil Zakat Nasional Republik Indonesia (BAZNAS RI), menggencarkan kegiatan kunjungan pers atau media visit ke lokasi program unggulan.
"Hal ini untuk meningkatkan literasi dan dakwah zakat agar masyarakat semakin yakin dan percaya untuk menunaikan zakat, infak, sedekah (ZIS) serta dana sosial keagamaan lainnya (DSKL) melalui BAZNAS," ujar Pimpinan BAZNAS RI bidang Pengumpulan, Rizaludin Kurniawan, yang juga pembina BAZNAS Provinsi Maluku dan BAZNAS kabupaten/kota se-Maluku, dalam keterangan tertulis, di Jakarta, Rabu (28/8/2024).
Hal itu disampaikan Rizal terkait Media Visit BAZNAS Media Center (BMC) 2024 yang digelar Sekretariat BAZNAS RI. Unit BAZNAS yang dipimpin Sestama Dr. Muchlis Muhammad Hanafi ini, mengirimkan tim untuk meliput kinerja BAZNAS di beberapa daerah, seperti Sumatera Barat dan Maluku. Tim terdiri atas humas dan sekretariat BAZNAS RI, serta wartawan media massa nasional dan lokal.
Tim diterima oleh Ketua BAZNAS Provinsi Maluku, Saiful Ali Al-Maskaty; Pelaksana BAZNAS Provinsi Maluku, Karim; Plt Ketua BAZNAS Kota Ambon, Sumiyati Kiat; Plt Wakil Ketua I BAZNAS Kota Ambon, Arifin Rumra; Ketua BAZNAS Maluku Tengah, Ibrahim Umarela; Wakil Ketua BAZNAS Maluku Tengah Abd. Syukur; perwakilan Kanwil Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Maluku, Bakri Talalu, serta beberapa amilin dan amilat setempat.
Setelah berdiskusi, tim Sekretariat BAZNAS RI dan media, diajak berkeliling ke titik-titik lokasi program BAZNAS Provinsi Maluku. Mereka bersama-sama menyaksikan kinerja para amil dan dampak positif-konstruktif terhadap mustahik.
Rizal mengatakan, media visit BMC sudah sejak lama direncanakan dan baru bisa dilaksanakan saat ini, dalam rangka menggaungkan dakwah zakat, infak dan sedekah.
Seperti diketahui, para jurnalis senior dari Radio Republik Indonesia (RRI), Harian Singgalang, dan beberapa wartawan media lokal, menyimak paparan para pelaksana BAZNAS di beberapa daerah yang masing-masing berlangsung selama beberapa hari.
Melalui fasilitasi dari Sestama BAZNAS RI, Dr. Muchlis Muhammad Hanafi, wartawan yang tergabung dalam BAZNAS Media Center (BMC), mendapat kesempatan meliput program BAZNAS di tingkat provinsi dan kabupaten/kota.
Dr. Muchlis Muhammad Hanafi, menjelaskan, ini merupakan bagian dari kegiatan Media Visit BMC 2024, untuk wilayah Indonesia barat, dalam hal ini Provinsi Sumbar, yang berlangsung Kamis-Sabtu (22-24/8/2024). Kemudian, untuk Indonesia timur adalah Provinsi Maluku pada Senin-Rabu (26-28/8/2024).
Selain mengajak serta partisipasi publikasi media oleh BAZNAS setempat, kunjungan para pewarta ini, mereportase sejumlah program BAZNAS di Provinsi Maluku dan Kota Ambon.
Seperti kantor digital, layanan muzaki, bantuan mustahik untuk rumah tidak layak huni (RTLH), bantuan untuk pesantren, bantuan pembayaran iuran BPJS Kesehatan untuk penyuluh agama non-ASN dan pengasuh Taman Pendidikan Al-Quran (TPQ), sarapan gratis untuk mustahik, bantuan pembangunan masjid, bantuan untuk orang telantar, dan sebagainya.
Pekan lalu, lanjut Muchlis, wartawan BMC dari Harian Singgalang dan wartawan lokal, diundang untuk meliput program BAZNAS di Provinsi Sumatera Barat, sebagai bagian dari kegiatan Media Visit BMC 2024, yang berlangsung di beberapa kabupaten/kota di Ranah Minang, pada Kamis-Sabtu (22-24/8/2024).
Sementara itu, Ketua BAZNAS Provinsi Maluku, Saiful Ali Al-Maskaty, mengatakan, pihaknya menyambut baik tim BAZNAS RI dan akan terus berkolaborasi dengan media untuk mengoptimalkan dakwah zakat dan meningkatkan literasi ZIS di Maluku.
Secara terpisah, Plt Pimpinan BAZNAS Kota Ambon, Sumiyati Kiat, juga ikut menggelorakan publikasi program zakat di wilayahnya. Dia pun mengajak awak media berkeliling Kota Ambon menyaksikan realisasi program BAZNAS setempat. Seperti bantuan rumah tidak layak huni (RTLH) untuk mustahik, etalase pedagang kaki lima, pemberdayaan UMKM mustahik, bantuan Kesehatan dan biaya berobat, serta bantuan penyaluran lainnya. Serta persiapan peluncuran Z-Mart.
BERITA02/09/2024 | Humas
Sukses Perbaiki 2429 Rumah Mustahik, BAZNAS Siap Gulirkan Program RLHB 2024
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI menggelar Rapat Kerja Teknis (Rakernis) Program Rumah Layak Huni BAZNAS (RLHB) tahun anggaran 2024 demi memaksimalkan program bantuan rumah tidak layak huni di seluruh Indonesia, secara daring, Selasa (26/8/2024).
Ketua BAZNAS Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA, dalam sambutannya menyatakan, selama pelaksanaan program ini BAZNAS RI telah berkontribusi membangun rumah tidak layak huni menjadi rumah layak huni pada tahun 2022 hingga tahun 2023 sebanyak 2.429 unit dengan penerima manfaat sebanyak 12.145 jiwa.
"Program Rumah Layak Huni BAZNAS ini mempunyai arti yang sangat strategis, yang pertama bahwa kita hadir di tengah-tengah mustahik yang sangat membutuhkan, dan seperti yang sudah kita ketahui, kita sudah cukup banyak meluncurkan program ini sejak tahun 2021, hingga saat ini BAZNAS pusat itu telah meluncurkan 2429 rumah layak huni dengan penerima manfaat sekitar 12.145 orang," jelasnya.
"Dan untuk seluruh Indonesia, kerja sama kita dengan BAZNAS dan LAZ seluruh Indonesia itu ada 18.817 dan saat sekarang ini alhamdulillah BAZNAS pusat telah bisa memberikan bantuan ke seluruh provinsi di Indonesia, ada 30 provinsi yang alhamdulillah sudah bisa terjangkau," jelas Kiai Noor.
Untuk tahun 2024, lanjut Kiai Noor, BAZNAS menyiapkan 1.000 rumah layak huni yang berkolaborasi dengan berbagai pihak di antaranya Ditjen Perumahan PUPR (150 unit), TNI (20 unit), LAZ (100 unit), BAZNAS PROV/KAB/KOTA (619 unit), dan BAZNAS RI (111 unit).
"Ke depan kita akan meluncurkan kembali 1000 rumah layak huni dan dengan begitu kita juga akan bekerja sama dengan berbagai pihak, kita bisa menjadi bagian yang sangat penting bagi program-program pemerintah dalam rangka untuk memberikan atau mengangkat mereka yang saat sekarang ini masih berada di kemiskinan ekstrem, karena dalam pantauan kita semuanya, mereka yang rumahnya perlu dibangun yang rumahnya tidak layak huni itu umumnya adalah mereka yang masuk kategori miskin ekstrem", imbuhnya.
Kiai Noor menambahkan, Program RLHB mendapatkan sambutan yang luar biasa tidak hanya dari mustahik dan muzakki. Tetapi, juga para pengamat perzakatan di Indonesia dan dunia karena rumah merupakan salah satu kebutuhan yang sangat esensial dan menjadi kebutuhan dasar bagi seluruh manusia.
"Apa yang kita berikan ini ternyata memberikan dampak yang sangat luas bagi masyarakat, tidak hanya mustahik tetapi juga muzaki dan sekaligus pengamat-pengamat perzakatan yang ada di Indonesia maupun yang ada di dunia, karena prorgam seperti ini tidak banyak diberikan di negara-negara lain, saya pernah cerita mengenai proram ini, baik itu di Brunei, maupun di Malaysia, bahkan waktu ke Kairo juga kami cerita tentang program ini, mereka kaget, begitu hebatnya dan begitu besarnya jangkauan BAZNAS dalam rangka memberikan bantuan kepada mustahik sampai pada menjangkau perumahan," terangnya.
Terakhir, Kiai Noor berharap, ke depannya BAZNAS dapat menjadi sebuah kekuatan yang dapat terus berdampingan dengan masyarakat dan dapat terus menjadi mitra terdepan pemerintah dalam melaksanakan program-program pengentasam kemiskinan dan menyejahterakan masyarakat.
"Terima kasih kepada seluruh pimpinan yang sudah bahu membahu, proram rumah layak huni ini juga tentu tentu tidak akan bisa berjalan jika pengumpulan kita tidak banyak, ke depannya yang kita harapkan bagaimana BAZNAS ini dapat menjadi sebuah kekuatan yang terus menerus berdampingan dengan masyarakat, sehingga BAZNAS harus tetap kuat, BAZNAS harus tetap memperlihatkan diri sebagai kekuatan negara dan menjadi mitra pemerintah untuk menjalankan program-program pemerintah," harapnya.
Turut hadir dalam acara tersebut, Pimpinan BAZNAS Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan Saidah Sakwan M.A, Pimpinan BAZNAS bidang IT Prof. Dr. Ir. H. M. Nadratuzzaman Hosen, Pimpinan BAZNAS bidang Perencanaan Prof. Dr. Zainulbahar Noor, SE, M.Ec, Deputi 2 BAZNAS Dr. H.M. Imdadun Rahmat, M.Si, serta pimpinan dan perwakilan BAZNAS Provinsi, Kabupaten dan Kota seluruh Indonesia.
BERITA02/09/2024 | Humas
Produk Binaan BAZNAS Kota Cirebon Hadir di MTQ ke-56 tingkat Kota Cirebon
Pemerintah Kota Cirebon dan Kementerian Agama (Kemenag) Kota Cirebon menyelenggarakan Musabaqoh Tilawatil (MTQ) Quran ke-56 di kota Cirebon. Tahun ini Kecamatan Pekalipan menjadi pilihan terselenggaranya MTQ dengan menjadi tuan rumah gelaran tersebut. Kegiatan MTQ ke-56 tahun ini dipusatkan di halaman Keraton Kacirebonan dan berlangsung selama 2 hari yakni tanggal 28 dan 29 Agustus 2024. Selain itu lapangan Kebumen, Aula Pedati Gede dan Pendopo Kelurahan Jagasatru , dan Masjid Ponpes Jagasatru menjadi lokasi pelaksanaan MTQ. Pada hari pertama pelaksanaan MTQ diadakan juga pawai taaruf yang diikuti perwakilan kafilah dari lima kecamatan se-Kota Cirebondengan rute dari Alun-Alun Kebumen menuju Keraton Kacirebonan.
Asisten Pemerintahan dan Kesra Pemerintah Kota Cirebon, Drs. Sutikno AP., M.Si., mengatakan, MTQ merupakan salah satu program pembangunan bidang agama dalam rangka meningkatkan pemahaman dan pengembangan nilai keagamaan di masyarakat.
“MTQ ke-56 tingkat Kota Cirebon menjadi media untuk meningkatkan iman dan taqwa dalam mewujudkan Kota Cirebon yang religius, maju, sejahtera dan berkelanjutan,” katanya usai rapat di Gedung Sekretariat Daerah (Setda) Kota Cirebon, Selasa (27/8/2024). Sementara itu, Ketua BAZNAS Kota Cirebon, H.Hamdan, S.Ag.,M.Pd., mengatakan BAZNAS Kota Cirebon ikut berpartisipasi untuk memeriahkan gelaran MTQ dengan menampilkan produk UMKM binaan, diantaranya makanan dan minuman ringan yang dapat dinikmati masyarakat yang hadir hanya dengan sedekah seikhlasnya.
“Partisipasi BAZNAS dalam kegiatan MTQ Kota Cirebon merupakan bentuk dukungan terhadap kegiatan dakwah keagamaan, juga sebagai upaya nyata BAZNAS Kota Cirebon dalam mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat kota cirebon. Melalui produk UMKM binaan yang kami tampilkan, kami berharap untuk muzakki untuk terus menunaikan zakat, infak, dan sedekah nya untuk mengangkat ekonomi masyarakat yang membutuhkan" pungkas Hamdan.
BERITA28/08/2024 | Humas
Balai Ternak BAZNAS Langkah Nyata Wujudkan Kemandirian Mustahik
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI terus berupaya mengentaskan kemiskinan di wilayah pedesaan, salah satunya melalui program Balai Ternak BAZNAS yang mendorong peternak mustahik untuk mewujudkan kemandiriannya.
Menurut Pimpinan BAZNAS RI Bidang Transformasi Digital Nasional Prof. Ir. H. M. Nadratuzzaman Hosen M.S., M.Sc., Ph.D, melalui program Balai Ternak, BAZNAS ingin menjadikan peternak mustahik lebih mandiri secara ekonomi. Melalui program pemberdayaan ini, para mustahik juga diharapkan mampu berdiri sendiri di kemudian hari, dan bertransformasi menjadi muzaki.
"BAZNAS tak hanya memberikan bantuan modal, tetapi diberikan pendampingan dan pelatihan secara berkala agar menjamin kualitas ternak yang dihasilkan," kata Prof Nadra dalam sebuah Pengajian BAZNAS Selasa pagi diselenggaran oleh Pusdiklat BAZNAS RI dengan Tema "Praktik Baik: Program Unggulan Balai Ternak” disiarkan secara daring melalui BAZNAS TV, Selasa (27/8/2024).
Selain itu, Prof. Nadra mengatakan program Balai Ternak digelar sesuai dengan visi dan misi BAZNAS dalam mengentaskan kemiskinan, serta meningkatkan kesejahteraan umat melalui program pemberdayaan ekonomi.
"Terwujudnya program Balai Ternak BAZNAS ini merupakan langkah strategis untuk memanfaatkan potensi besar peternakan di Indonesia sehingga bisa menggerakan perekonomian masyarakat, serta dapat memulihkan kondisi ekonomi mustahik," ucap Prof. Nadra.
Sementara itu, Direktur Pendayagunaan dan Layanan UPZ dan CSR BAZNAS RI Eka Budhi Sulistyo menyampaikan, Balai Ternak merupakan program pemberdayaan peternak mustahik dengan mengembangkan usaha peternakan mulai dari budidaya sampai dengan pengolahan dan pemasaran, memberikan bantuan modal berupa ternak, sarana produksi peternakan, sarana pengolahan hasil peternakan, pendampingan, dan pengembangan usaha peternakan.
"Jadi Balai Ternak ini kita awali guna menanggulangi lemahnya akses peternak mustahik terhadap lahan, sarana produksi peternakan, peningkatan kapasitas, akses pasar dan juga termasuk manajemen usaha kelompok. Sampai pada upaya pengembangan Balai Ternak menjadi program pemberdayaan kelompok peternak secara berkelanjutan," kata dia.
Menurut Eka, Balai Ternak BAZNAS ini bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan peternak mustahik melalui peningkatan kepemilikan aset produktif ternak dan peningkatan pendapatan peternak.
"Kita berharap kegiatan ini terdampingi dan membentuk kelembagaan lokal. Sebagaimana contoh di beberapa daerah yang sudah memiliki koperasi peternak. Ada juga beberapa peternak yang sudah mandiri dan mendapat amanah dari pemodal untuk bisa mengembangkan peternakan secara baik," ucapnya.
"Kita perlu melakukan pendampingan agar para peternak dapat menerapkan teknik budidaya ternak secara baik," jelasnya. Adapun sebaran Balai Ternak berdasarkan jenis ternak saat ini secara rinci terdapat 31 Balai Ternak Domba, 2 Balai Ternak Kambing, 2 Balai Ternak Sapi serta 8 Balai Ternak Ayam yang tersebar di 25 Kabupaten/Kota dari 6 Provinsi. Eka Budhi Sulistyo juga menambahkan, saat ini terdapat 654 Mustahik di seluruh Balai Ternak.
BERITA28/08/2024 | Humas

Info Rekening Zakat
Mari tunaikan zakat Anda dengan mentransfer ke rekening zakat.
BAZNAS
Info Rekening Zakat

