WhatsApp Icon
BAZNAS Kota Cirebon Perkuat Kolaborasi Bersama Polres Cirebon Kota

CIREBON — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Cirebon terus memperkuat sinergi dan kolaborasi dengan berbagai pihak dalam upaya mengoptimalkan pengelolaan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) untuk kemaslahatan masyarakat. Salah satunya melalui silaturahmi jajaran pimpinan dan Amil Pelaksana BAZNAS Kota Cirebon ke Polres Cirebon Kota, Senin (21/09/2026).

Kegiatan silaturahmi yang berlangsung di ruang kerja Polres Cirebon Kota tersebut menjadi momentum untuk mempererat hubungan kelembagaan sekaligus memperkenalkan jajaran pimpinan BAZNAS Kota Cirebon kepada Kapolres Cirebon Kota yang baru.

Dalam pertemuan tersebut, hadir Kapolres Cirebon Kota, AKBP Bimantoro Kurniawan, S.I.K., M.M. bersama Wakapolres, Kasatlantas, Kasatreskrim, Kasat Intelkam, dan Kasat Narkoba. Sementara dari BAZNAS Kota Cirebon hadir Ketua BAZNAS Kota Cirebon, H.Hamdan, S.Ag,.M.Pd.I, Wakil Ketua I, Wakil Ketua IV, serta jajaran Amil Pelaksana.

Pertemuan berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan. Selain menjadi ajang silaturahmi, pertemuan tersebut juga membahas peluang penguatan kolaborasi dalam berbagai program sosial yang dapat dilakukan bersama untuk memberikan manfaat lebih luas bagi masyarakat Kota Cirebon.

Kolaborasi tersebut menjadi penting karena Polres Cirebon Kota selama ini juga memiliki peran dalam mendukung gerakan zakat melalui Unit Pengumpul Zakat (UPZ). UPZ Polres Cirebon Kota secara aktif menghimpun zakat profesi serta infak dan sedekah dari para anggotanya untuk disalurkan melalui BAZNAS Kota Cirebon.

ZIS yang dihimpun melalui UPZ tersebut kemudian dikelola dan disalurkan BAZNAS Kota Cirebon melalui berbagai program kepada masyarakat yang membutuhkan, baik dalam bidang kesehatan, pendidikan, sosial kemanusiaan, pemberdayaan ekonomi, maupun keagamaan.

Melalui sinergi antara BAZNAS Kota Cirebon dan Polres Cirebon Kota, zakat, infak, dan sedekah yang ditunaikan para anggota kepolisian tidak hanya menjadi ibadah individual, tetapi juga turut menjadi bagian dari gerakan sosial yang memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

BAZNAS Kota Cirebon berharap silaturahmi dan kolaborasi ini dapat terus berkembang, sehingga semakin banyak program kebaikan yang dapat dihadirkan dan semakin luas pula masyarakat yang merasakan manfaatnya.

Dari zakat yang ditunaikan, tumbuh kepedulian. Dari kepedulian, lahir kolaborasi. Dan dari kolaborasi, semakin banyak masyarakat yang terbantu.

Zakat Menguatkan Indonesia.

21/09/2026 | Kontributor: Admin | Akate
BAZNAS Kota Cirebon Salurkan Bantuan Kaki Palsu untuk Bapak Suryadi, Bantu Kembali Beraktivitas

CIREBON – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Cirebon kembali menghadirkan manfaat zakat melalui penyaluran bantuan kaki palsu kepada Bapak Suryadi, warga RW 04 Langensari Baru, Kelurahan Pekiringan, Kota Cirebon, Senin (14/9/2026).

Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Ketua BAZNAS Kota Cirebon, H. Hamdan, S.Ag., M.Pd.I., bersama jajaran amil dan staf BAZNAS Kota Cirebon. Bantuan kaki palsu ini diberikan untuk membantu menunjang mobilitas Bapak Suryadi agar dapat kembali menjalankan aktivitas sehari-hari dengan lebih baik.

Dalam kesempatan tersebut, H. Hamdan menyampaikan bahwa bantuan kaki palsu merupakan bagian dari ikhtiar BAZNAS Kota Cirebon untuk memberikan manfaat secara langsung kepada masyarakat yang membutuhkan.

“Alhamdulillah, hari ini kami menyerahkan kaki palsu untuk Bapak Suryadi supaya bisa beraktivitas lagi seperti dulu. Mudah-mudahan bantuan ini banyak manfaatnya dan dapat membantu Bapak dalam beraktivitas,” ujar H. Hamdan.

Ia juga berharap kaki palsu yang diberikan dapat dirawat dengan baik sehingga dapat digunakan dalam jangka panjang.

“Kami selaku pimpinan BAZNAS dan para staf amil, mudah-mudahan mendapat rida dan pahala dari Allah. Mudah-mudahan kaki palsu ini awet, Pak, dirawat,” lanjutnya.

Bapak Suryadi: Akan Dirawat dan Digunakan untuk Aktivitas Sehari-hari

Bagi Bapak Suryadi, bantuan tersebut menjadi bentuk kepedulian yang sangat berarti. Ia menyampaikan terima kasih kepada BAZNAS Kota Cirebon atas bantuan kaki palsu yang diterimanya.

“Terima kasih kepada BAZNAS yang telah memberikan kaki palsu kepada saya. Insyaallah kaki palsu ini akan saya jaga, dirawat dan digunakan untuk aktivitas seperti biasa yang sehari-hari saya lakukan,” ungkap Bapak Suryadi.

Ia kembali menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas bantuan yang diberikan.

“Terima kasih sekali lagi atas bantuannya,” tuturnya.

RW: Bukti Kehadiran BAZNAS di Tengah Masyarakat

Apresiasi juga disampaikan oleh pengurus RW 04 Langensari Baru, Kelurahan Pekiringan. Perwakilan RW menyebut proses pengajuan bantuan hingga penanganan yang relatif cepat menjadi salah satu manfaat yang dirasakan masyarakat dari kehadiran BAZNAS Kota Cirebon.

“Kami atas nama pengurus RW 04 Langensari Baru, Kelurahan Pekiringan, mengucapkan terima kasih kepada BAZNAS Kota Cirebon yang telah membantu warga kami,” ujarnya.

Menurutnya, bantuan kaki palsu tersebut menjadi bantuan yang sangat dirasakan manfaatnya oleh warga.

“Ini bantuan yang saya pikir adalah bantuan yang cepat. Penanganan pengajuannya tidak lama. Karena itu, kita merasakan manfaat kehadiran BAZNAS Kota Cirebon di tengah-tengah masyarakat,” lanjutnya.

Ia berharap BAZNAS Kota Cirebon dapat terus hadir memberikan pelayanan dan manfaat bagi masyarakat.

Zakat Menguatkan, Hadirkan Manfaat bagi Sesama

Penyaluran bantuan kaki palsu kepada Bapak Suryadi menjadi salah satu wujud nyata kepedulian BAZNAS Kota Cirebon dalam membantu masyarakat yang membutuhkan. Bantuan tersebut tidak hanya berupa alat bantu mobilitas, tetapi juga diharapkan dapat memberikan semangat dan kesempatan bagi penerima manfaat untuk menjalankan kembali aktivitas sehari-hari.

Melalui penyaluran zakat, infak, dan sedekah dari para muzaki dan donatur, BAZNAS Kota Cirebon terus berupaya menghadirkan manfaat di tengah masyarakat melalui berbagai program, termasuk bidang kesehatan dan bantuan sosial.

Kehadiran BAZNAS diharapkan dapat menjadi penghubung antara kebaikan para muzaki dengan kebutuhan masyarakat yang membutuhkan, sehingga dana zakat, infak, dan sedekah dapat memberikan manfaat yang nyata dan berkelanjutan.

Zakat Menguatkan Indonesia.

21/09/2026 | Kontributor: Admin | Akate
BAZNAS Semarakkan MTQ Nasional XXXI dengan Edukasi Zakat dan Layanan Gratis

Gelaran Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Nasional XXXI Tahun 2026 tidak hanya menjadi ruang untuk menyemarakkan syiar Al-Qur’an, tetapi juga menjadi momentum bagi masyarakat untuk mengenal lebih dekat gerakan zakat dan berbagai manfaatnya.

Dalam kesempatan tersebut, BAZNAS RI bersama BAZNAS Provinsi Jawa Tengah dan BAZNAS Kota Semarang menghadirkan berbagai layanan dan aktivitas menarik bagi peserta maupun pengunjung pameran MTQ Nasional XXXI yang berlangsung di Semarang, Jawa Tengah.

Sejumlah layanan dan kegiatan dihadirkan, mulai dari booth edukasi digital “Jelajah Dampak Zakat Nusantara”, layanan potong rambut gratis, hingga partisipasi dalam Halal Food Fest yang menghadirkan berbagai produk olahan lokal dari usaha milik mustahik binaan BAZNAS.

Edukasi Zakat dengan Cara yang Lebih Interaktif

Sekretaris Utama BAZNAS RI Dr. H. Subhan Cholid, Lc., M.A., mengajak masyarakat untuk mengunjungi booth BAZNAS dan memanfaatkan berbagai layanan serta edukasi yang tersedia selama pameran berlangsung.

Menurutnya, kehadiran BAZNAS dalam MTQ Nasional XXXI menjadi kesempatan untuk memperkenalkan zakat kepada masyarakat melalui pendekatan yang edukatif dan interaktif.

“Dalam rangka memeriahkan MTQ Nasional XXXI, BAZNAS mengikuti kegiatan pameran yang berlangsung sejak tanggal 11 hingga tanggal 19 September. Silakan hadir di pameran tersebut, di booth kami. Kita ada edukasi tentang zakat. Kalau Anda beruntung, Anda akan mendapatkan hadiah yang sangat menarik,” ujar Subhan di sela kunjungannya ke booth BAZNAS, Sabtu (19/9/2026).

Booth tersebut tidak hanya melibatkan BAZNAS RI. BAZNAS daerah turut berpartisipasi bersama para pelaku UMKM binaan BAZNAS yang membawa berbagai produk hasil pemberdayaan mustahik.

Dengan demikian, pengunjung tidak hanya mendapatkan pengetahuan mengenai zakat, tetapi juga dapat melihat secara langsung bagaimana zakat dikelola dan diwujudkan menjadi berbagai program yang memberikan manfaat bagi masyarakat.

Dari Edukasi Zakat hingga Produk Mustahik

Salah satu bagian yang menarik perhatian pengunjung adalah kehadiran produk-produk UMKM binaan BAZNAS dalam Halal Food Fest.

Produk tersebut menjadi gambaran nyata bahwa zakat tidak berhenti pada penghimpunan dan penyaluran, tetapi dapat diarahkan untuk mendukung pemberdayaan ekonomi dan mendorong penerima manfaat agar semakin mandiri.

Selain menikmati produk kuliner lokal, pengunjung juga dapat mengikuti berbagai aktivitas interaktif di booth BAZNAS serta memperoleh informasi mengenai program-program pemberdayaan yang dijalankan BAZNAS.

Antusiasme peserta dan pengunjung terlihat dari keikutsertaan mereka dalam berbagai aktivitas yang disediakan. Kehadiran booth BAZNAS pun menjadi ruang perjumpaan antara edukasi, pelayanan, pemberdayaan, dan syiar zakat.

Membumikan Al-Qur’an melalui Gerakan Kebaikan

Subhan berharap kehadiran BAZNAS dalam MTQ Nasional XXXI dapat menjadi sarana untuk memperluas pemahaman masyarakat mengenai zakat sekaligus memaknai MTQ sebagai momentum membumikan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan.

“Silakan datang ke pameran ini dan kita meriahkan tabarukan bil Quran. Kita mengambil berkah dari kegiatan membumikan Al-Qur’an melalui MTQ Nasional XXXI Tahun 2026,” ucapnya.

MTQ pada akhirnya bukan hanya tentang lantunan ayat suci dan perlombaan membaca Al-Qur’an. Momentum ini juga dapat menjadi ruang untuk menghadirkan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan nyata—termasuk melalui kepedulian, berbagi, pemberdayaan, dan pengelolaan zakat yang amanah.

Melalui kehadirannya di MTQ Nasional XXXI, BAZNAS terus mengajak masyarakat untuk mengenal zakat lebih dekat sekaligus melihat dampak kebaikan yang lahir ketika zakat dikelola dan disalurkan secara tepat.

Dari Al-Qur’an, tumbuh nilai kebaikan.

Dari zakat, tumbuh kebermanfaatan.

Zakat Menguatkan Indonesia.

19/09/2026 | Kontributor: Admin | Akate
BAZNAS RI Optimalkan UPZ Kemenhut untuk Fasilitasi ASN Menunaikan Zakat

Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI terus memperkuat pengelolaan zakat di lingkungan Kementerian Kehutanan (Kemenhut) RI. Salah satu langkah yang dilakukan adalah mengoptimalkan peran Unit Pengumpul Zakat (UPZ) sekaligus memperkuat syiar dan edukasi zakat bagi Aparatur Sipil Negara (ASN).

Upaya tersebut mengemuka dalam acara serah terima jabatan kepengurusan UPZ BAZNAS Kementerian Kehutanan RI periode 2026–2030 yang berlangsung di Gedung Kemenhut, Jakarta, Jumat (18/9/2026).

Kegiatan ini dihadiri Kepala Divisi Pengumpulan Kementerian dan Lembaga Nonkementerian BAZNAS RI Dr. Mohan, S.E., M.E.I., Sekretaris Jenderal Kementerian Kehutanan sekaligus Penasihat UPZ Kemenhut Dr. Ir. Mahfudz, M.P., Kepala Biro Umum sekaligus Ketua UPZ Kementerian Kehutanan Irfan Mudofar, S.Hut., M.A., M.A.P., serta Ketua UPZ Kemenhut periode 2018–2025 Ir. Sudjoko Prajitno beserta jajaran.

Memperkuat UPZ, Memudahkan ASN Berzakat

Pimpinan Mobilisasi dan Pengumpulan BAZNAS RI Dr. H. Rizaludin Kurniawan, S.Ag., M.Si., CFRM, menekankan pentingnya memperkuat UPZ sebagai bagian dari upaya mengoptimalkan potensi zakat di lingkungan kementerian.

Menurutnya, UPZ memiliki peran penting dalam menghadirkan layanan zakat yang mudah dan terintegrasi bagi para ASN, sekaligus mendukung tata kelola zakat yang amanah dan akuntabel.

“Pengelolaan zakat di lingkungan kementerian dan lembaga, termasuk di Kemenhut, memerlukan dukungan dan sinergi dari berbagai unsur. Karena itu, keberadaan UPZ perlu diperkuat agar mampu menjadi bagian dari ekosistem pelayanan zakat yang memberikan kemudahan kepada ASN, sekaligus mendukung tata kelola zakat yang amanah dan akuntabel,” ujar Rizaludin.

Penguatan tersebut tidak hanya berkaitan dengan penghimpunan, tetapi juga mencakup kesiapan organisasi dan sistem pelayanan zakat secara menyeluruh.

Pelayanan Zakat Harus Profesional dan Amanah

Deputi Mobilisasi dan Pengumpulan BAZNAS RI H. M. Arifin Purwakananta, S.I.Kom., M.I.Kom., CWC., CFRM., menyampaikan bahwa pengelolaan zakat membutuhkan kesiapsiagaan dari berbagai sisi.

Mulai dari penghimpunan, organisasi, sumber daya manusia, sistem layanan, administrasi, data, pelaporan, hingga komunikasi dengan muzaki dan koordinasi antara BAZNAS dengan UPZ perlu dipersiapkan secara baik.

“Pengelolaan zakat harus mampu memberikan pelayanan secara cepat dan baik ketika muzaki membutuhkan layanan, sekaligus memastikan setiap proses pengelolaan dana zakat dilaksanakan secara profesional, amanah, transparan, akuntabel, dan sesuai dengan ketentuan syariat,” ujarnya.

Dengan pengelolaan yang terintegrasi, UPZ diharapkan tidak hanya menjadi tempat pembayaran zakat, tetapi juga menjadi bagian dari ekosistem pelayanan yang mendampingi muzaki dalam menunaikan kewajibannya.

Edukasi Zakat bagi ASN Perlu Diperkuat

Kepala Divisi Pengumpulan Kementerian dan Lembaga Nonkementerian BAZNAS RI Dr. Mohan, S.E., M.E.I., mengapresiasi komitmen Kementerian Kehutanan dalam mengembangkan pengelolaan zakat melalui UPZ.

Ia menilai, sinergi antara Kemenhut RI dan BAZNAS RI perlu terus diperkuat agar pengelolaan zakat dapat berjalan secara terintegrasi dan berkelanjutan.

Menurutnya, optimalisasi zakat tidak cukup hanya dengan menyediakan mekanisme pembayaran. Edukasi dan pengingat secara berkelanjutan juga diperlukan agar ASN memahami kewajiban zakat sesuai ketentuan syariah.

Hal tersebut mencakup pemahaman mengenai nisab, haul, objek zakat, hingga mekanisme penunaian zakat.

UPZ sebagai Bagian dari Kesadaran Ibadah

Kepala Biro Umum sekaligus Ketua UPZ Kementerian Kehutanan Irfan Mudofar, S.Hut., M.A., M.A.P., menyampaikan bahwa pengelolaan zakat di lingkungan ASN tidak semata-mata berkaitan dengan aktivitas administratif.

Lebih dari itu, pengelolaan zakat menjadi bagian dari upaya membangun kesadaran ibadah harta di lingkungan ASN.

Sementara itu, Sekretaris Jenderal Kementerian Kehutanan sekaligus Penasihat UPZ Kemenhut Dr. Ir. Mahfudz, M.P., menekankan pentingnya pengelolaan zakat yang amanah, tertib, profesional, dan berkelanjutan.

UPZ bersama para petugas layanan zakat memiliki peran strategis dalam memberikan pelayanan kepada ASN yang menunaikan zakat sekaligus memastikan setiap proses pengelolaan berjalan dengan baik.

Melalui penguatan UPZ, sinergi kelembagaan, serta edukasi yang berkelanjutan, BAZNAS RI dan Kementerian Kehutanan terus mendorong hadirnya layanan zakat yang semakin mudah, profesional, dan amanah bagi para ASN.

Pada akhirnya, zakat bukan hanya tentang menunaikan kewajiban, tetapi juga tentang membangun ekosistem kebaikan yang dikelola secara tepat agar manfaatnya dapat dirasakan oleh masyarakat.

Zakat Menguatkan Indonesia.

18/09/2026 | Kontributor: Admin | Akate
BAZNAS RI Raih Penghargaan Lembaga Pemberdaya dari HPDKI

Tangerang — Zakat tidak hanya menjadi jalan untuk membantu memenuhi kebutuhan masyarakat, tetapi juga dapat menjadi pintu bagi tumbuhnya kemandirian ekonomi. Upaya tersebut kembali mendapat apresiasi setelah Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI menerima penghargaan kategori Lembaga Pemberdaya dari Himpunan Peternak Domba Kambing Indonesia (HPDKI).

Penghargaan tersebut diberikan atas kontribusi BAZNAS dalam memberdayakan peternak domba dan kambing skala kecil di berbagai daerah melalui program pemberdayaan ekonomi.

Apresiasi diserahkan dalam rangkaian Musyawarah Nasional (Munas) V HPDKI yang berlangsung di Nusantara Hall ICE BSD, Kabupaten Tangerang, Kamis (17/9/2026).

Ketua BAZNAS RI, Dr. Ir. Sodik Mudjahid, M.Sc., menyampaikan apresiasi atas penghargaan tersebut. Menurutnya, penghargaan ini menjadi bentuk pengakuan terhadap komitmen BAZNAS dalam membantu masyarakat kecil agar memiliki kesempatan untuk berkembang dan lebih mandiri secara ekonomi.

“Saya kira ini adalah salah satu award yang sangat penting karena BAZNAS diakui sebagai salah satu lembaga pemberdaya masyarakat kecil, yakni peternak domba,” ujar Sodik Mudjahid.

Dari Bantuan Modal hingga Akses Pasar

Pemberdayaan peternak dilakukan melalui berbagai bentuk dukungan, mulai dari bantuan modal, pendampingan usaha, hingga penguatan akses pasar.

Salah satu program yang menjadi bagian dari upaya tersebut adalah Balai Ternak BAZNAS, yang dikembangkan sebagai wadah pemberdayaan peternak mustahik agar tidak hanya menerima bantuan, tetapi juga memiliki kemampuan untuk mengembangkan usaha secara berkelanjutan.

Melalui pendampingan, para peternak mendapatkan dukungan untuk meningkatkan kapasitas usaha sekaligus memperkuat perekonomian keluarga.

HPDKI menilai kontribusi BAZNAS tersebut terlihat melalui keberhasilan program Balai Ternak domba dan kambing dalam memberdayakan peternak mustahik. Dukungan juga diperkuat dengan pembukaan akses pasar melalui berbagai program, termasuk Kurban dan Dam BAZNAS.

Dengan adanya akses pasar, hasil usaha peternak memiliki peluang untuk terserap dengan lebih baik sehingga manfaat pemberdayaan tidak berhenti pada bantuan awal.

Pemberdayaan Peternak dan Ketahanan Pangan

BAZNAS juga berkomitmen untuk terus melanjutkan dan memperluas pengembangan Balai Ternak di berbagai daerah.

Menurut Sodik, program tersebut memiliki manfaat pada dua sisi. Di tingkat masyarakat, pemberdayaan peternak dapat membantu menghidupkan perekonomian usaha mikro. Sementara dalam skala yang lebih luas, pengembangan peternakan turut mendukung ketahanan pangan nasional.

“Untuk semua pengurus, mari kita teruskan program BAZNAS dalam pengembangan Balai Ternak karena ini secara makro adalah membantu ketahanan pangan Indonesia dan secara mikro ini adalah betul-betul menghidupkan para pengusaha mikro yakni para peternak,” kata Sodik.

Penghargaan dari HPDKI menjadi bagian dari perjalanan pemberdayaan zakat yang menempatkan mustahik bukan hanya sebagai penerima bantuan, tetapi sebagai masyarakat yang memiliki potensi untuk tumbuh dan menjadi lebih mandiri.

Ketika zakat dikelola untuk membuka akses usaha, memberikan pendampingan, dan memperluas peluang pasar, manfaatnya dapat terus berkembang dari satu penerima kepada keluarga dan lingkungan di sekitarnya.

Dari zakat, tumbuh usaha.

Dari usaha, lahir kemandirian.

Dan dari masyarakat yang mandiri, ekonomi Indonesia ikut menguat.

Zakat Menguatkan Indonesia.

18/09/2026 | Kontributor: Admin | Akate

Berita Terbaru

BAZNAS Beri Bantuan Kebutuhan Hidup bagi Keluarga Palestina di Mesir
BAZNAS Beri Bantuan Kebutuhan Hidup bagi Keluarga Palestina di Mesir
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI menyalurkan bantuan kebutuhan hidup kepada keluarga pengungsi Palestina di Mesir. Kegiatan ini dilakukan oleh Tim Delegasi BAZNAS yang didampingi Tim KBRI Kairo sebagai bagian dari misi kemanusiaan yang terus berjalan. Turut hadir menyalurkan bantuan Wakil Ketua BAZNAS RI, H. Mokhamad Mahdum (Haji Mo), Pimpinan BAZNAS RI Bidang Koordinasi Nasional KH. Achmad Sudrajat Lc, MA., tim Satuan Tugas (Satgas) Palestina BAZNAS RI, serta mitra Al Jouds Foundation. Wakil Ketua BAZNAS RI, H. Mokhamad Mahdum menjelaskan, bantuan tersebut diserahkan kepada delapan keluarga pengungsi Palestina yang tinggal di Mesir. Menurutnya, penyaluran ini juga menjadi simbol kerja sama BAZNAS dengan Al Jouds Foundation yang selama ini aktif membantu pengungsi melalui berbagai program sosial. “Kita ingin saudara-saudara dari Palestina yang berada di Mesir ini tetap dapat terpenuhi kebutuhan sehari-harinya. Melalui bantuan ini kami ingin memastikan menjalani hidup dengan layak,” ujar Haji Mo di Mesir, Jumat (15/8/2025). Ia menuturkan, sebagian besar pengungsi datang dalam kondisi yang sangat memprihatinkan. Ada yang mengalami luka akibat konflik, sementara yang lain sama sekali tidak memiliki sumber penghasilan untuk bertahan hidup di tempat pengungsian. “Mayoritas pengungsi membutuhkan bantuan tunai secara rutin agar dapat membeli makanan, obat-obatan, dan kebutuhan harian lainnya. Situasi mereka membutuhkan perhatian berkelanjutan, bukan hanya bantuan sekali saja,” ucap Haji Mo. Haji Mo berharap, bantuan yang disalurkan dapat meringankan beban keluarga Palestina yang ada di Mesir. “BAZNAS juga memastikan penyaluran ini tepat sasaran bagi mereka yang benar-benar mebutuhkan.” Sebelum penyaluran bantuan ini, Tim Delegasi BAZNAS bersama Tim KBRI Kairo melakukan audiensi dengan mitra Misr Al Kheir di Mesir. Pertemuan tersebut membahas tentang pengiriman bantuan ke Gaza dan rencana kerja sama pengiriman bantuan ke depan. “Kami dari Tim Satgas Peduli Palestina sedang berada di kantor Mishr Al Kheir, salah satu mitra kita untuk penyaluran ke Gaza. Kami berkoordinasi untuk pengiriman ke Gaza untuk menyampaikan amanah dari masyarakat Indonesia,” ujar Pimpinan BAZNAS RI Bidang Koordinasi Nasional, KH. Ahmad Sudrajat. Ahmad menambahkan, Mishr Al Kheir merupakan salah satu mitra terbaik di Mesir yang fokus mengurusi bantuan kemanusiaan. Salah satu program mereka bersinggungan dengan BAZNAS RI yaitu memberikan bantuan makanan ke Gaza Palestina. “Terima kasih kepada masyarakat Indonesia yang telah memberikan sumbangsih dan dukungannya. Kita akan terus melakukan yang terbaik untuk menyalurkan bantuan kepada keluarga-keluarga di Gaza,” kata Ahmad.
BERITA19/08/2025 | Humas
BAZNAS RI Pastikan Kesiapan Pengiriman Bantuan Kemanusiaan Palestina di Mesir
BAZNAS RI Pastikan Kesiapan Pengiriman Bantuan Kemanusiaan Palestina di Mesir
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI memastikan kesiapan logistik bantuan kemanusiaan untuk Palestina di Gudang Sirkah Alamiah, Mesir. Dalam misi kemanusiaan ini, BAZNAS menyiapkan bantuan pangan untuk masyarakat Palestina, yang akan disalurkan secara bertahap melalui jalur darat maupun udara, lewat Mesir dan Yordania. Hadir dalam peninjauan bantuan tersebut, Wakil Ketua BAZNAS RI sekaligus Ketua Satuan Tugas (Satgas) Palestina, Mokhamad Mahdum, SE, MIDEc, Ak, CA, CPA, CWM., Pimpinan BAZNAS RI Bidang Koordinasi Nasional KH. Achmad Sudrajat Lc, MA., bersama tim delegasi BAZNAS, yang difasilitasi Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Kairo, Mesir. “Alhamdulillah, hari ini kami telah tiba di Mesir dan langsung melakukan pengecekan paket bantuan, mulai dari ketersediaan barang, kondisi penyimpanan, hingga kesiapan pengemasan menggunakan kayu pelindung sesuai standar pengiriman udara dan darat. Dan Alhamdulillah, untuk pengiriman dari Mesir, sebagian besar barang sudah siap,” kata Haji Mo dalam keterangan tertulisnya di Mesir, Jumat (15/8/2025). Haji Mo mengatakan, proses pengemasan lanjutan akan dilakukan segera setelah ada izin terbang di wilayah udara Gaza dari Kementerian Pertahanan Mesir. “Kami ingin bantuan ini cepat sampai dan memberikan manfaat langsung bagi saudara-saudara kita di Palestina,” katanya. Mahdum menyampaikan, bantuan telah tersimpan di gudang sejak beberapa bulan lalu. Untuk memastikan penyaluran berjalan lancar, BAZNAS menggandeng sejumlah mitra strategis yang memiliki akses resmi menyalurkan bantuan ke wilayah Palestina. "Mitra BAZNAS di Mesir yang pertama adalah KBRI, karena seluruh kegiatan penyaluran bantuan BAZNAS ke Mesir dikoordinasikan oleh KBRI sebagai perwakilan resmi Pemerintah Indonesia. Kedua, kami juga bekerja sama dengan mitra-mitra di bawah Kementerian Sosial Mesir, sesuai rekomendasi dari KBRI. Ketiga, mitra-mitra yang berada langsung di bawah Kementerian Sosial. Keempat, kami bekerja sama dengan lembaga zakat dan sedekah di Mesir," jelas Mo Mahdum. Selain itu, Mahdum menyampaikan, pihaknya juga akan melakukan audiensi dengan lembaga Mishr Al Kheir untuk melengkapi dokumen kontrak penyaluran bantuan. Koordinasi ini, kata dia, penting agar distribusi bantuan tepat sasaran dan tepat waktu. Lebih lanjut, Mahdum menjelaskan, BAZNAS juga menjalin kerja sama langsung dengan Egyptian Red Crescent (ERC) untuk memperoleh akses resmi penyaluran bantuan ke Palestina. "Jadi BAZNAS ini mengandalkan mitra-mitra yang cukup profesional dan akuntabel, sehingga insya Allah akuntabilitasnya bisa dipertahankan dan terus dijaga," ucapnya. Mo Mahdum menegaskan, komitmen BAZNAS untuk terus mengawal bantuan kemanusiaan ini hingga sampai ke tangan warga Palestina, baik melalui jalur udara maupun darat, bekerja sama dengan mitra-mitra terpercaya dan profesional. “Ini adalah wujud nyata solidaritas masyarakat Indonesia kepada rakyat Palestina. Kami mengajak seluruh masyarakat untuk terus mendoakan agar proses pengiriman bantuan ini berjalan lancar,” kata Mo Mahdum.
BERITA19/08/2025 | Humas
BAZNAS RI Ajak Masyarakat Indonesia Perkuat Dukungan untuk Palestina
BAZNAS RI Ajak Masyarakat Indonesia Perkuat Dukungan untuk Palestina
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI mengajak masyarakat Indonesia untuk terus memperkuat dukungan kemanusiaan bagi rakyat Palestina, khususnya di Gaza, yang masih menghadapi krisis berkepanjangan akibat blokade Israel. Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA., menyampaikan apresiasi atas kepedulian masyarakat Indonesia yang selama ini tidak surut, bahkan semakin meningkat sejak eskalasi konflik pada Oktober 2023. “Alhamdulillah perhatian masyarakat Indonesia terhadap nasib saudara-saudara kita yang ada di Palestina, khususnya Gaza, ini sangat luar biasa. Kita tahu sejak Oktober 2023, dana bantuan terus mengalir melalui BAZNAS RI. Alhamdulillah sudah banyak yang kita salurkan,” ujar Kiai Noor, dalam keterangan tertulis di Jakarta, Kamis (14/8/2025). Menurutnya, proses penyaluran bantuan ke Gaza menghadapi tantangan besar. Pintu masuk bantuan yang sering tertutup membuat BAZNAS harus terus memantau situasi dan segera bertindak ketika ada kesempatan. “Menyalurkan bantuan ke Gaza itu sulitnya bukan main. Kita setiap waktu mengintip, ini kapan bantuan bisa masuk. Maka ketika kita menerima kabar bantuan bisa masuk, kita langsung oke kita masukkan bantuan,” katanya. Kiai Noor mengungkapkan, BAZNAS kembali menyalurkan bantuan yang akan dikirim melalui jalur udara (airdrop) dari Yordania. Penyaluran ini dilaksanakan oleh TNI atas perintah Presiden RI. Bersama dengan Satgas Garuda Merah Putih II, BAZNAS menyiapkan 80 ton bantuan pangan yang akan dikirim melalui jalur airdrop ke Gaza melalui Yordania dan Mesir. “TNI telah melakukan uji coba penurunan bantuan melalui udara untuk memastikan paket-paket seberat 2 kwintal itu dapat diterima dengan aman oleh masyarakat Gaza, sehingga paket-paket bantuan yang dikirim lewat udara itu tidak melukai warga,” katanya. Kiai Noor menambahkan, stok bantuan BAZNAS di Mesir saat ini mencapai 350 ton, dengan 50 truk di antaranya baru masuk Gaza melalui kerja sama dengan mitra lokal, Bayt Zakat Wa Shadaqat. Sisanya masih menunggu proses penyaluran sesuai dengan kondisi lapangan. “Kita siap kapan saja dan berapa saja yang dibutuhkan kalau ada penyaluran melalui airdrop yang dilakukan oleh TNI. Barangnya dari kita siapkan. Tadi saya ditanya, berapa yang disiapkan BAZNAS? Terserah saja, mau 800 ton mau 1.000 ton kami siap, karena kita punya anggaran untuk itu,” tegasnya. Bantuan yang disiapkan BAZNAS, lanjut Kiai Noor, telah disesuaikan dengan kebutuhan warga Gaza berdasarkan survei yang dilakukan mitra BAZNAS di Mesir dan Yordania. Jenis bantuan yang dikirim dipilih agar memiliki masa kedaluwarsa panjang, sehingga tidak berisiko rusak atau terbuang. Ia juga mengungkapkan ketatnya proses verifikasi yang dilakukan Israel terhadap bantuan kemanusiaan. Setiap barang diperiksa satu per satu, dan jika ditemukan unsur logam akan langsung dibuang. Bahkan, peralatan medis canggih yang dikirim dari negara-negara Barat pun banyak yang ditolak masuk. Kiai Noor menegaskan, dukungan masyarakat Indonesia tidak akan berhenti meskipun konflik telah berakhir. “Kalau nanti bantuan kemanusiaan ini selesai, kemudian Palestina dalam keadaan aman, masyarakat Indonesia masih terus memberikan bantuan, maka kita akan bangun masjid, rumah sakit, dan sekolah di sana. Ini janji kami kepada mereka,” katanya. Mari bersama-sama memperkuat dukungan kemanusiaan untuk masyarakat Palestina dengan menyalurkan infak terbaik Anda melalui laman resmi BAZNAS di baznas.go.id/bantupalestina.
BERITA19/08/2025 | Humas
Edukasi Sehat Sejak Dini, Rumah Sehat BAZNAS Berikan Penyuluhan PHBS di Sidoarjo
Edukasi Sehat Sejak Dini, Rumah Sehat BAZNAS Berikan Penyuluhan PHBS di Sidoarjo
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) melalui program Rumah Sehat BAZNAS (RSB) Al Chusnaini Sidoarjo menggelar Penyuluhan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) di MI Darun Najah Kwangsan Sedati, disertai pemeriksaan kesehatan gratis, sebagai upaya mengedukasi siswa untuk hidup sehat sejak dini. Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Saidah Sakwan, MA, menegaskan pentingnya menanamkan kebiasaan sehat sejak dini. “Kesehatan anak adalah investasi masa depan. Melalui program ini, kami ingin membekali generasi muda dengan pengetahuan dan kebiasaan hidup bersih, sekaligus mendeteksi dini masalah kesehatan yang mungkin mereka alami,” ujarnya, dalam keterangan tertulis, Kamis (14/8/2025). Ia juga menambahkan, kegiatan semacam ini akan terus dilakukan di berbagai sekolah untuk menjangkau lebih banyak penerima manfaat. “Kami tidak ingin berhenti di satu titik saja. Harapannya, Rumah Sehat BAZNAS bisa hadir di setiap sekolah yang membutuhkan, agar semakin banyak anak mendapatkan layanan kesehatan yang layak,” jelas Saidah. Selain itu, Saidah berharap kolaborasi dengan pihak sekolah dan orang tua bisa semakin kuat dalam mengawal kesehatan anak. “Peran sekolah dan keluarga sangat penting. Edukasi kesehatan tidak bisa hanya dilakukan sekali, tapi harus menjadi kebiasaan sehari-hari,” tambahnya. Selain edukasi, paket PHBS berupa sabun cuci tangan dibagikan langsung kepada seluruh siswa. Penyerahan dilakukan secara simbolis oleh dokter RSB Al Chusnaini bersama Kepala MI Darun Najah, yang disambut riang oleh para penerima manfaat. Melalui kegiatan ini, Rumah Sehat BAZNAS Al Chusnaini Sidoarjo berharap siswa tidak hanya mendapatkan pengetahuan, tetapi juga pengalaman berharga tentang menjaga kesehatan, karena tubuh yang sehat adalah kunci untuk meraih prestasi dan masa depan yang cerah.
BERITA19/08/2025 | Humas
BAZNAS RI Hadirkan Hasil Karya Penyintas Binaan di Pameran EDRR 2025
BAZNAS RI Hadirkan Hasil Karya Penyintas Binaan di Pameran EDRR 2025
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI turut ambil bagian dalam ajang Emergency and Disaster Reduction & Rescue (EDRR) 2025 yang berlangsung di JIEXPO Kemayoran, Rabu–Jumat (13–15/8/2025). Partisipasi ini diwujudkan melalui “Pasar Penyintas”, sebuah ruang yang menampilkan beragam produk karya para penyintas bencana. Keterlibatan dalam kegiatan tersebut menjadi bukti komitmen BAZNAS dalam mendukung pemulihan dan kemandirian masyarakat terdampak bencana. Melalui program pemberdayaan yang berkelanjutan, BAZNAS RI ingin memastikan bahwa para penyintas tidak hanya pulih secara fisik, tetapi juga mampu bangkit secara ekonomi. Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Saidah Sakwan MA, menjelaskan, keikutsertaan ini menjadi momentum penting untuk memamerkan hasil karya penyintas. "Produk-produk tersebut merupakan buah dari pembinaan yang dilakukan BAZNAS RI melalui program berbasis kearifan lokal," kata Saidah, Kamis (14/8/2025). Menurut Saidah, Pasar Penyintas tidak hanya sekadar memamerkan barang dagangan, tetapi juga menjadi sarana promosi untuk memperkenalkan potensi ekonomi penyintas kepada masyarakat luas. “Kami ingin menunjukkan bahwa penyintas bencana memiliki kemampuan luar biasa untuk bangkit, berkreasi, dan memberikan kontribusi nyata,” ujarnya. Beragam produk unggulan yang dipamerkan dalam Pasar Penyintas meliputi kerajinan tangan, olahan makanan tradisional, hingga produk kreatif lainnya. Semua hasil karya ini mencerminkan semangat dan kreativitas para penyintas yang berjuang memulihkan kehidupannya pascabencana. Saidah berharap, melalui kegiatan ini, para penyintas dapat memperoleh peluang baru untuk mengembangkan usaha dan meningkatkan pendapatan. Dukungan publik diharapkan mampu mempercepat proses pemulihan ekonomi mereka. "Dengan dukungan bersama, kita bisa memastikan para penyintas tidak hanya bertahan, tetapi juga tumbuh dan berkembang,” ucap Saidah. Selain menjadi wadah promosi, partisipasi BAZNAS RI di EDRR 2025 juga bertujuan untuk memperluas jejaring dan kolaborasi dengan berbagai pihak. Ajang ini mempertemukan pemangku kepentingan di bidang kebencanaan, mulai dari pemerintah, organisasi kemanusiaan, dunia usaha, hingga masyarakat umum. Kegiatan EDRR 2025 sendiri menjadi platform strategis untuk berbagi pengetahuan, teknologi, dan praktik terbaik dalam penanggulangan bencana. Kehadiran Pasar Penyintas menambah dimensi berbeda, dengan fokus pada penguatan ekonomi masyarakat terdampak sebagai bagian dari mitigasi pascabencana.
BERITA19/08/2025 | Humas
BAZNAS RI Kembali Salurkan Bantuan Kemanusiaan ke Gaza Lewat Airdrop Tahap II
BAZNAS RI Kembali Salurkan Bantuan Kemanusiaan ke Gaza Lewat Airdrop Tahap II
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI bersama Tentara Nasional Indonesia (TNI) kembali menyalurkan bantuan kemanusiaan untuk masyarakat Gaza melalui mekanisme airdrop tahap kedua dalam misi Operasi Bantuan Kemanusiaan Gaza Palestina Satgas Garuda Merah Putih II. Bantuan tersebut berhasil diterjunkan dari atas pesawat Hercules milik TNI AU, Senin (18/8/2025). Bantuan tahap ini merupakan kelanjutan dari pengiriman perdana pada 17 Agustus 2025, yang bertepatan dengan peringatan HUT ke-80 Republik Indonesia. Dalam misi ini, BAZNAS RI menyalurkan 80 ton bantuan pangan melalui jalur udara (airdrop). Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA., menyampaikan rasa syukur atas kelancaran pengiriman bantuan melalui jalur udara tersebut. Paket bantuan dipersiapkan dengan sistem pengamanan khusus, sehingga logistik yang dikirim dapat tiba dengan selamat di titik penerjunan. “Alhamdulillah, bantuan dari masyarakat Indonesia untuk saudara-saudara kita di Palestina kembali berhasil diterjunkan di Jalur Gaza melalui airdrop. Paket logistik ini dipersiapkan dengan sistem pengamanan khusus, agar tiba dengan selamat di lokasi penerima,” ujar Kiai Noor di Jakarta. Menurutnya, keberhasilan penyaluran bantuan ini merupakan bukti solidaritas masyarakat Indonesia tidak pernah surut mendukung perjuangan rakyat Palestina. Pelaksanaan misi kemanusiaan bersama TNI tersebut juga menjadi simbol persaudaraan tanpa batas, terlebih pada saat bangsa Indonesia tengah merayakan 80 tahun kemerdekaan. “Misi kemanusiaan ini merupakan wujud kepedulian masyarakat Indonesia yang tengah merayakan kemerdekaan, dan menjadi simbol persaudaraan tanpa batas untuk rakyat Palestina,” tambahnya. Kiai Noor juga menyampaikan, bantuan ini dapat tersampaikan dan terlaksana dengan baik berkat kolaborasi dari berbagai pihak termasuk Kementerian Pertananan (Kemenhan), Kementerian Luar Negeri (Kemlu), TNI, KBRI di Yordania maupun Mesir, juga tentunya seluruh masyarakat Indonesia yang telah menyalurkan bantuan bagi saudara-saudara di Palestina melalui BAZNAS RI. Sementara itu, Direktur Pendistribusian BAZNAS RI, Ahmad Fikri, menuturkan bahwa airdrop tahap kedua dapat terlaksana dengan baik berkat koordinasi yang matang bersama TNI. Ia menjelaskan, seluruh bantuan yang diterjunkan merupakan hasil sumbangan masyarakat Indonesia yang sepenuhnya ditujukan untuk meringankan penderitaan rakyat Gaza. “Alhamdulillah airdrop tahap kedua ini berhasil. Semoga semua bantuan warga Indonesia untuk rakyat Palestina bermanfaat dan terus memotivasi perjuangan mereka,” ungkap Fikri yang langsung melaporkan dari atas pesawat Hercules di langit Gaza. BAZNAS RI menegaskan akan terus melanjutkan distribusi bantuan kemanusiaan dalam beberapa skema pengiriman berikutnya hingga seluruh logistik yang telah dipersiapkan dapat benar-benar sampai kepada masyarakat Gaza yang sangat membutuhkan.
BERITA19/08/2025 | Humas
Perkuat Ekosistem Zakat, BAZNAS RI Hadirkan ZCorner di Rest Area KM 72
Perkuat Ekosistem Zakat, BAZNAS RI Hadirkan ZCorner di Rest Area KM 72
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI bersama Rest Area KM 72 meresmikan kembali (relaunching) Co-Creation ZCorner dan Laman Silaturahim, sebagai bagian dari upaya memperkuat ekosistem zakat dan membangun ruang kolaborasi lintas pihak dalam pemberdayaan umat, Acara yang dihadiri Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA., ini juga dirangkaikan dengan penyerahan SK Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Rest Area KM 72A, yang menjadi langkah penting dalam penguatan kelembagaan zakat di kawasan strategis tersebut.Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA., menyampaikan, kehadiran ZCorner dan Laman Silaturahim di rest area akan membuka akses lebih luas bagi masyarakat dalam menunaikan zakat, infak, dan sedekah, sekaligus memperkuat gerakan pemberdayaan umat.“BAZNAS RI ingin menghadirkan layanan zakat yang lebih dekat dengan masyarakat. Dengan adanya ZCorner di rest area, para musafir, pelintas jalan tol, hingga masyarakat sekitar bisa lebih mudah menyalurkan zakat dan sedekahnya,” ujar Kiai Noor di Purwakarta, Senin (18/8/2025).Ia menambahkan, keberadaan Laman Silaturahim juga menjadi simbol kolaborasi lintas agama dan lintas elemen bangsa, sehingga diharapkan mampu memperkuat kerukunan antarumat beragama di Indonesia.“Di sini kita ingin menunjukkan bahwa zakat bukan hanya instrumen ibadah, tetapi juga sarana membangun persaudaraan, memperkuat silaturahim, dan menghadirkan keberkahan untuk semua,” lanjutnya.Kegiatan ini dihadiri oleh Pimpinan BAZNAS RI, Deputi II, Direktur Pemberdayaan Zakat dan Wakaf (Dirzawa), Direktur KBP, serta dukungan dari BAZNAS Karawang, Purwakarta, Subang, Kanwil Kemenag, Pemda Purwakarta, hingga para tokoh lintas agama tingkat daerah maupun pusat.“Dukungan penuh para pihak ini menunjukkan bahwa gerakan zakat tidak bisa berjalan sendiri. Dengan sinergi, insyaAllah ZCorner dan Laman Silaturahim menjadi pusat pemberdayaan umat yang bermanfaat luas,” kata Kiai Noor.
BERITA19/08/2025 | Humas
Bantuan 224.000 Liter Air Bersih dari Le Minerale Tiba di Gaza Utara Melalui BAZNAS pada Agustus 2025
Bantuan 224.000 Liter Air Bersih dari Le Minerale Tiba di Gaza Utara Melalui BAZNAS pada Agustus 2025
Gaza Utara Menerima Bantuan 224.000 Liter Air Bersih dari Le Minerale Melalui BAZNAS Wilayah Gaza Utara kembali menerima bantuan dari rakyat Indonesia melalui Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS). Pada bulan Agustus 2025, BAZNAS bekerja sama dengan Le Minerale menyalurkan 224.000 liter air bersih kepada masyarakat yang terdampak krisis kemanusiaan di sana. Air bersih menjadi prioritas utama bagi warga Gaza, terutama dengan keterbatasan sumber daya akibat blokade dan konflik yang berkepanjangan. Fasilitas air minum yang layak sangat jarang, memaksa banyak warga menggunakan air yang tidak aman, meningkatkan risiko penyakit terutama bagi anak-anak dan lansia. BAZNAS, sebagai lembaga zakat nasional, bertekad menyediakan bantuan yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Melalui kemitraan dengan Le Minerale, bantuan air bersih ini disalurkan langsung dan dijamin keamanan, kebersihan, serta kelayakannya. "Bantuan ini menegaskan kepedulian umat Islam Indonesia kepada saudara-saudara kita di Palestina. Air adalah sumber kehidupan, dan kami ingin memastikan bahwa di masa krisis ini, mereka tetap memiliki akses terhadap kebutuhan dasar yang layak," ujar Pimpinan BAZNAS RI. Kerja sama antara BAZNAS dan Le Minerale diharapkan menjadi langkah berkelanjutan dalam upaya kemanusiaan, melampaui sekadar angka dalam liter air tetapi juga sebagai simbol kepedulian dan persaudaraan lintas batas. BAZNAS mengajak seluruh masyarakat Indonesia untuk terus mendukung program kemanusiaan untuk Palestina, karena setiap bantuan yang disalurkan dianggap sebagai investasi kebaikan yang akan terus berlanjut hingga akhirat nanti.
BERITA15/08/2025 | BAZNAS Kota Tangerang Selatan
BAZNAS dan TNI Mengirim Bantuan Kemanusiaan 800 Ton ke Palestina Lewat Airdrop
BAZNAS dan TNI Mengirim Bantuan Kemanusiaan 800 Ton ke Palestina Lewat Airdrop
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI bekerja sama dengan Tentara Nasional Indonesia (TNI) telah melepas secara simbolis 80 ton bantuan pangan untuk Palestina melalui airdrop. Pelepasan ini menandai awal dari pengiriman total 800 ton bantuan yang akan disalurkan melalui berbagai jalur pengiriman. Acara pelepasan berlangsung di Base Ops Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta, pada Rabu (13/08/2025) dan dihadiri oleh Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA, dan Panglima TNI, Jenderal TNI Agus Subiyanto. Dalam pidatonya, Kiai Noor menyampaikan terima kasih atas dukungan yang diberikan dalam misi kemanusiaan ini. BAZNAS siap untuk mendistribusikan bantuan dalam jumlah besar untuk Gaza, baik melalui jalur darat maupun udara. Pengiriman bantuan ini dimulai pada tanggal 1 hingga 24 Agustus 2025, dimana bantuan di Yordania akan dikirim menggunakan airdrop, sementara dari Mesir akan menggunakan 50 truk kontainer melalui perbatasan Rafah. Panglima TNI, Jenderal Agus Subiyanto, menjelaskan bahwa dua Hercules 130J TNI AU dari Skadron Udara 31 akan digunakan dalam misi kemanusiaan ini. Ada 66 personel gabungan yang akan bertugas untuk mendistribusikan total 800 ton bantuan, termasuk bantuan dari BAZNAS dan Kementerian Pertahanan. Pengiriman bantuan melalui airdrop dari Yordania akan dimulai pada 17 Agustus 2025, bersamaan dengan perayaan HUT ke-80 Republik Indonesia. Misi ini merupakan bagian dari operasi kemanusiaan internasional yang melibatkan 10 negara dan berlangsung sepanjang 1–24 Agustus 2025. Peserta lain yang turut hadir dalam acara pelepasan ini antara lain Pimpinan Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan Hj Saidah Sakwan MA, Pimpinan BAZNAS RI Bidang Perencanaan, Kajian dan Pengembangan Prof. (HC) Dr. H. Zainulbahar Noor, SE, M.Ec, Pimpinan BAZNAS RI Bidang SDM, Keuangan dan Umum Kol. Caj. (Purn) Nur Chamdani, Wakil Panglima TNI Jenderal TNI Tandyo Budi Revita, Sekretaris Jenderal Kementerian Pertahanan Letnan Jenderal TNI Tri Budi Utomo, S.E., Kepala Staf Angkatan Darat Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, dan Kepala Staf Angkatan Udara Marsekal TNI M. Tonny Harjono, S.E., M.M.
BERITA15/08/2025 | Humas BAZNAS Minahasa
Satgas Merah Putih dan BAZNAS Bersatu Kirim Bantuan 800 Ton ke Gaza
Satgas Merah Putih dan BAZNAS Bersatu Kirim Bantuan 800 Ton ke Gaza
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI telah menyiapkan 800 ton bantuan pangan untuk masyarakat Palestina. Sebanyak 80 ton bantuan pangan akan dikirimkan melalui jalur airdrop bekerja sama dengan Satgas Garuda Merah Putih II. Pelepasan simbolis bantuan melalui airdrop dihadiri Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA., bersama Panglima TNI, Jenderal TNI Agus Subiyanto. Total bantuan 800 ton akan dikirimkan melalui jalur udara (Airdrop) dan jalur darat melalui Mesir dan Yordania. Kerjasama dengan Mabes TNI, Indonesia mengerahkan dua pesawat Hercules untuk mengirimkan bantuan kemanusiaan ke Gaza. Bantuan ini akan dijatuhkan di atas langit Gaza dengan keberangkatan dari Yordania mulai 17 Agustus 2025. Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA., mengapresiasi dukungan berbagai pihak dalam misi kemanusiaan ini. Dia menyatakan kesiapan BAZNAS untuk mengelola dan mendistribusikan bantuan dalam jumlah besar untuk Gaza, baik melalui Mesir maupun Yordania. Periode pengiriman bantuan terbuka sejak 1 hingga 24 Agustus 2025. Presiden RI diapresiasi atas inisiatifnya yang sangat strategis dalam mendukung rakyat Palestina. Sebagian bantuan BAZNAS telah tiba di Mesir dan Yordania. Bantuan akan dikirim menggunakan metode airdrop dari Yordania, sementara dari Mesir melalui 50 truk kontainer bekerja sama dengan Bayt Zakat. Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto menjelaskan bahwa misi ini melibatkan dua pesawat Hercules 130J TNI AU dan total 66 personel gabungan akan terlibat dalam mendistribusikan bantuan tersebut. Bantuan akan dikirim dari Yordania pada 17 Agustus 2025, diikuti dengan airdrop berikutnya pada 19-20 Agustus. Misi ini merupakan bagian dari operasi kemanusiaan internasional yang diikuti oleh 10 negara dan berlangsung sepanjang 1-24 Agustus 2025. Berbagai pihak termasuk Kementerian Pertahanan, Kementerian Luar Negeri, BAZNAS, perwakilan diplomatik Yordania, awak media, dan unsur TNI lainnya turut mendukung persiapan dan pelaksanaan misi kemanusiaan ini. (Penulisan untuk SEO dan slug "/Kirim-bantuan-bersama-Satgas-Merah-Putih-BAZNAS-Salurkan-800-Ton-untuk-Gaza/")
BERITA15/08/2025 | Humas BAZNAS SULSEL
Revolusi Ekonomi Indonesia Menuju Indonesia Emas 2045: Peran Zakat dan RPJMN
Revolusi Ekonomi Indonesia Menuju Indonesia Emas 2045: Peran Zakat dan RPJMN
Indonesia Menggugah Potensi Zakat Menuju Indonesia Emas 2045 DI usia ke-80 Indonesia merdeka, ada sebuah ironi yang harus dipecahkan: negeri dengan populasi Muslim terbesar di dunia masih bergulat dengan kemiskinan (9,36% per BPS 2024), ketimpangan, dan ketahanan sosial yang rapuh. Namun, di saat yang sama, potensi zakat nasional—yang mencapai Rp327 triliun per tahun (Baznas, 2024)—masih masih belum tergarap optimal, terperangkap dalam paradigma "ibadah individual". Kini, sejarah sedang berbisik. Untuk pertama kalinya sejak Indonesia merdeka, zakat, infak, sedekah, dan dana sosial keagamaan (ZIS-DSKL) resmi masuk dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2025–2029 sebagai program prioritas (Perpres No. 12/2025, Lampiran II hal. 85). Ini bukan sekadar formalitas, melainkan loncatan paradigmatik: zakat tak lagi hanya urusan masjid, tapi kini menjadi senjata strategis pembangunan nasional. Maka, Ketika zakat bangkit, NKRI “melompat” menuju Indonesia Emas 2045. RPJMN menargetkan penghimpunan ZIS-DSKL mencapai 0,208% PDB (Rp77 triliun) pada 2029—angka yang bisa meledak hingga Rp100 triliun (0,273% PDB) jika pertumbuhan zakat 20% per tahun dipertahankan. Bandingkan dengan rincian Rp70 triliun dana desa, Rp80 triliun subsidi BBM, dan Rp100 triliun anggaran Kementerian Sosial. Artinya, zakat berpotensi menjadi "APBN kedua" yang fokus pada perlindungan sosial dan pemberdayaan ekonomi berbasis komunitas. Tapi pertanyaannya: siapkah ekosistem zakat menjawab tantangan ini? Ini harus menjadi titik balik sejarah yang tak boleh gagal. Sebab, sejarah zakat di negeri ini adalah kisah tentang potensi yang terpendam. Di era kerajaan Islam Nusantara, ZIS menjadi tulang punggung kesejahteraan—dari pendirian pesantren hingga pembangunan infrastruktur publik. Namun, di era modern, zakat justru terpinggirkan, terjebak dalam dikotomi "ibadah vs pembangunan". Kini, RPJMN 2025-2029 memberikan kesempatan untuk menebus anomali historis. Tapi ada empat tantangan kritis: pertama, regulasi setengah hati, di mana wacana zakat sebagai pengurang pajak dan kewajiban zakat bagi ASN masih mengambang. Tanpa insentif konkret, target Rp100 triliun hanya akan menjadi mimpi. Kedua, fragmentasi pengelolaan, ada 34 Baznas provinsi, 514 Baznas kabupaten/kota, plus ratusan lembaga amil zakat (LAZ)&amp
BERITA15/08/2025 | Admin
BAZNAS RI Siap Kirimkan 80 Ton Bantuan Kemanusiaan untuk Palestina lewat Jalur Udara
BAZNAS RI Siap Kirimkan 80 Ton Bantuan Kemanusiaan untuk Palestina lewat Jalur Udara
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI telah menyiapkan 80 ton bantuan kemanusiaan berupa bantuan pangan untuk masyarakat Palestina melalui mekanisme airdrop atau udara. Misi kemanusiaan ini ditargetkan berlangsung bertepatan dengan peringatan HUT ke-80 RI pada 17 Agustus 2025. Tidak hanya melalui jalur udara, secara keseluruhan BAZNAS menyiapkan 800 ton pengiriman bantuan pangan melalui Mesir dan Yordania dengan jalur darat. Hal tersebut disampaikan oleh Ketua BAZNAS RI, Prof Dr KH Noor Achmad, MA., dalam konferensi pers Program Penyaluran Bantuan Membasuh Luka Palestina, yang digelar di Gedung BAZNAS RI, Jakarta, Jumat (15/8/2025). Turut hadir Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan Saidah Sakwan, MA., serta Pimpinan BAZNAS RI Bidang Perencanaan, Kajian dan Pengembangan, Dr. Zainulbahar Noor, SE, M.Ec. Turut hadir secara daring , Wakil Ketua BAZNAS RI Mokhamad Mahdum, SE, MIDEc, Ak, CA, CPA, CWM dan Pimpinan BAZNAS RI Bidang Koordinasi Nasional H. Achmad Sudrajat, Lc., MA. yang saat ini tengah berada di Mesir untuk memantau persiapan penyaluran bantuan. Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA., mengatakan, bantuan tersebut merupakan bagian dari komitmen Indonesia untuk terus mendukung warga Palestina yang tengah menghadapi krisis kemanusiaan. "Pagi tadi, BAZNAS bekerja sama dengan TNI AU mengirimkan bantuan untuk Palestina, khususnya di Gaza, yang insya Allah akan dikirim melalui mekanisme airdrop atau udara dari Yordania dan Mesir. Misi ini dilakukan atas perintah Presiden RI Prabowo Subianto," kata Kiai Noor. Secara teknis, Kiai Noor menyampaikan, pengiriman bantuan akan dilakukan Satuan Tugas (Satgas) Garuda Merah Putih menggunakan dua pesawat C-130 Hercules TNI Angkatan Udara, dengan rute melalui Mesir dan Yordania. Kiai Noor menyampaikan, pesawat pertama diberangkatkan dari Lanud Halim Jakarta menuju Pangkalan Udara King Abdullah II (KAIIAB) di Amman, Yordania, untuk mendekati wilayah Palestina dari sisi timur. Sementara itu, pesawat kedua terbang ke Bandara Cairo atau El Arish di Mesir melalui jalur barat mendekati Gaza. Setibanya di Mesir dan Yordania, kata Kiai Noor, bantuan akan dilakukan pengemasan lanjutan terlebih dahulu untuk dipasangkan sabuk pengikat dan payung parasut sebelum bantuan diterjunkan ke Palestina. "Terkait keamanan mekanisme airdrop, TNI telah melakukan uji coba sebelumnya. Setiap paket yang dijatuhkan menggunakan parasut dengan bobot sekitar 100 hingga 200 kg, sehingga akan turun perlahan dan aman bagi masyarakat Palestina. Durasi pelaksanaan airdrop akan menyesuaikan situasi dan kondisi di lapangan," jelas Kiai Noor. Kiai Noor mengatakan, pengiriman lewat airdrop dipilih Pemerintah Indonesia untuk menjangkau wilayah yang sulit ditembus jalur darat akibat blokade yang diberlakukan Israel. “Penggunaan mekanisme airdrop ini tidak mudah karena memerlukan koordinasi ketat dan persiapan khusus. Namun, mau bagaimana lagi, jalur darat sulit dijangkau, sementara kondisi di sana sudah sangat parah. Apalagi, kasus kelaparan meningkat tajam,” katanya. Kiai Noor juga menegaskan, pihaknya BAZNAS akan terus berkoordinasi dengan Pemerintah Indonesia terkait perizinan, keamanan jalur, hingga penentuan titik jatuh yang aman agar bantuan benar-benar sampai ke warga Paletina dengan utuh dan aman, tanpa terhalang situasi di lapangan. “Kami berharap bantuan yang dikirim melalui jalur udara pada 17–20 Agustus 2025 ini berjalan lancar, menjadi momen kebersamaan Indonesia dengan rakyat Palestina di hari kemerdekaan. Terima kasih kami sampaikan kepada masyarakat Indonesia yang terus memperhatikan nasib saudara-saudara kita yang ada di Gaza. Kami juga mengapresiasi masyarakat Indonesia yang mempercayakan penyaluran bantuan melalui BAZNAS,” ucapnya.
BERITA15/08/2025 | Humas
BAZNAS, Kemlu RI, TNI, dan KBRI Amman Matangkan Rencana Penyaluran Bantuan Airdrop untuk Gaza
BAZNAS, Kemlu RI, TNI, dan KBRI Amman Matangkan Rencana Penyaluran Bantuan Airdrop untuk Gaza
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI bersama Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI, Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Amman mematangkan rencana penyaluran bantuan kemanusiaan untuk Gaza melalui metode airdrop. Pertemuan tersebut dihadiri oleh Koordinator Penyaluran Satgas Palestina BAZNAS BAZNAS M Iman Damara dan tim, perwakilan KBRI Amman Aris Fajar Rokhani, perwakilan dari Kemlu RI Lutfi Jatmika, serta Kolonel Inf. Syamsul Alam dari TNI. Selain itu, hadir pula Eko Sulistio beserta tim dari Relawan Peduli di KBRI Amman, Yordania, pada Rabu (13/8/2025). Dalam pertemuan itu, Tim Satgas Palestina BAZNAS RI, M Iman Damara menjelaskan, pertemuan ini membahas jadwal dan rencana teknis pelaksanaan misi airdrop. Koordinasi tersebut penting untuk memastikan setiap tahapan berjalan sesuai prosedur dan tepat sasaran. “Kami berupaya maksimal agar bantuan bisa sampai kepada warga Gaza tepat waktu dan dalam kondisi baik. Misi ini memerlukan sinergi yang kuat antara semua pihak, mengingat kompleksitas proses airdrop di wilayah tersebut,” ujar Iman. Iman menambahkan, pihaknya bersama Kemlu, TNI, dan KBRI telah menyepakati pembagian tugas secara detail. Menurutnya, kesiapan seluruh tim menjadi faktor utama dalam kelancaran misi kemanusiaan tersebut. Iman juga mengungkapkan, jenis dan jumlah bantuan yang akan disalurkan telah dihitung secara cermat. Menurutnya, bantuan tersebut merupakan hasil kontribusi masyarakat Indonesia yang peduli terhadap penderitaan rakyat Gaza. “Bantuan yang akan dikirim sudah melalui proses seleksi dan pengepakan khusus. Kami ingin memastikan setiap paket benar-benar bermanfaat dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat Gaza,” ucapnya. Selain itu, Iman menekankan pentingnya dukungan logistik dan perlengkapan untuk mendukung operasi airdrop. Semua persiapan ini dilakukan demi kelancaran misi pada jadwal yang telah ditentukan. Pelaksanaan misi airdrop dijadwalkan berlangsung pada 17–18 Agustus 2025, menggunakan pesawat Hercules. Misi ini diharapkan menjadi wujud nyata solidaritas kemanusiaan Indonesia bagi rakyat Palestina di Gaza.
BERITA15/08/2025 | Humas
Bantuan BAZNAS Bersama Mishr Al Kheir Berhasil Masuk Rafah
Bantuan BAZNAS Bersama Mishr Al Kheir Berhasil Masuk Rafah
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI bersama mitra lembaga amal Mesir, Mishr Al Kheir, berhasil menyalurkan tiga truk bantuan kemanusiaan ke wilayah Rafah, Gaza. Bantuan ini merupakan bagian dari lima truk yang dikirim, di mana dua truk lainnya masih tertahan menunggu izin masuk dari otoritas setempat. Bantuan yang berhasil disalurkan dari tiga truk tersebut sekitar 5.000 paket dari total 8.500 paket yang direncanakan. Nilai keseluruhan bantuan mencapai 122.000 dolar AS yang disiapkan untuk membantu warga Gaza yang terdampak krisis kemanusiaan berkepanjangan. Wakil Ketua BAZNAS RI, H. Mokhamad Mahdum mengatakan bantuan ini merupakan bentuk perhatian masyarakat Indonesia kepada penduduk Gaza. Ia menuturkan, proses penyaluran menghadapi tantangan besar, terutama karena situasi keamanan dan regulasi yang ketat di perbatasan. “Kami bersyukur tiga truk bantuan bisa masuk ke Rafah setelah melalui proses yang cukup panjang. Kami berharap dua truk sisanya segera mendapatkan izin sehingga seluruh paket bantuan dapat sampai ke tangan warga yang membutuhkan,” ujar Haji Mo dalam keterangannya di Jakarta, Jumat (15/8/2025). Setiap paket bantuan berisi beragam kebutuhan pokok seperti beras, tepung, mi instan, keju, ikan tuna, biskuit kurma, minuman jus, halawa bar, mentega, kacang fava kaleng, saus tomat, dan pasta. Menurut Haji Mo, semua barang tersebut dipilih berdasarkan kebutuhan mendesak warga Gaza yang kesulitan memperoleh bahan pangan akibat blokade. “Paket bantuan ini dirancang agar bisa memenuhi kebutuhan gizi sehari-hari keluarga di Gaza. Kami memastikan kualitas dan keberagaman isinya agar dapat digunakan dalam jangka waktu yang cukup lama,” ucap Haji Mo. Haji Mo juga mengapresiasi peran mitra internasional, khususnya Mishr Al Kheir, yang telah berkolaborasi dengan baik. Menurutnya, sinergi ini menjadi bukti bahwa kolaborasi lintas negara dapat mempercepat penyaluran bantuan di wilayah konflik. “Kami tidak bisa bekerja sendiri, dan dukungan dari mitra di Mesir sangat berarti. Kolaborasi ini menunjukkan semangat kemanusiaan yang tak dibatasi wilayah negara,” katanya. BAZNAS RI memastikan akan terus memantau perkembangan dua truk bantuan yang masih tertahan dan berupaya mempercepat proses administrasinya. “Kami berkomitmen untuk terus menyalurkan bantuan ke Gaza selama krisis kemanusiaan masih berlangsung,” kata Haji Mo. Mari bersama-sama memperkuat dukungan kemanusiaan untuk masyarakat Palestina dengan menyalurkan infak terbaik Anda melalui laman resmi BAZNAS di baznas.go.id/bantupalestina.
BERITA15/08/2025 | Humas
Beri Pelatihan Marketing Afiliasi, BAZNAS RI Bantu Warga Rusun jadi Wirausaha Digital
Beri Pelatihan Marketing Afiliasi, BAZNAS RI Bantu Warga Rusun jadi Wirausaha Digital
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI melalui Divisi Optimasi dan Pemasaran Produk Mustahik (OPPM) menyelenggarakan Pelatihan Affiliate Marketing bagi warga Rumah Susun di Griya Tipar Cakung, Jakarta Timur. Pelatihan digelar selama dua hari mulai 12-13 Agustus 2025 dengan tujuan meningkatkan kesejahteraan ekonomi bagi warga Rumah Susun. Plt. Direktur Pemberdayagunaan BAZNAS RI Eka Budhi Sulistyo mengatakan, pelatihan Affiliate Marketing ini diikuti oleh puluhan peserta dari berbagai kalangan, seperti ibu rumah tangga, pemuda, hingga pelaku usaha mikro. Peserta juga dibekali keterampilan terkini cara berafiliasi dengan marketplace termasuk cara mendapatkan penghasilan secara online tanpa perlu memiliki produk sendiri. Sebagaimana tema pelatihan “Cuma Posting Link, Cuan Masuk Rekening,” Eka menekankan, dalam pelatihan ini peserta tidak hanya matang secara teori tetapi juga diajarkan cara mendaftar dan menjadi affiliate. “Materi pelatihan meliputi pengenalan konsep affiliate marketing, teknik promosi di marketplace, strategi pembuatan konten menarik, hingga praktik langsung membuat tautan afiliasi dan memasarkan produk. Peserta juga mendapatkan pendampingan teknis agar dapat langsung memulai usahanya setelah pelatihan,” ujar Eka. Secara terpisah, Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Saidah Sakwan, MA. mengatakan, pelatihan ini bertujuan untuk membantu masyarakat dalam hal ini warga rumah susun agar lebih mandiri secara ekonomi. Karena itu, Saidah berharap dari pelatihan ini akan lahir para wirausaha digital baru di lingkungan rusun. “BAZNAS RI berharap pelatihan ini menjadi langkah awal lahirnya wirausaha digital baru di lingkungan Rumah Susun, sekaligus membantu meningkatkan kesejahteraan warga melalui peluang ekonomi berbasis internet,” kata Saidah. Saidah menambahkan, bahwa tren sosial media hari ini tidak hanya sebagai sarana hiburan belaka tetapi juga berpotensi besar untuk menghasilkan cuan. Karena itu, besar harapannya agar pelatihan ini bisa mendorong peningkatan skill warga rusun untuk kesejahteraan keluarga mereka. “Dengan adanya kegiatan ini, BAZNAS berharap warga rusun dapat memaksimalkan potensi usaha mereka dan memperluas pasar, sehingga kesejahteraan keluarga meningkat secara berkelanjutan,” tutup Saidah.
BERITA14/08/2025 | Humas
BAZNAS RI Salurkan Kaki Bantu untuk Penyandang Disabilitas di Jakarta Timur
BAZNAS RI Salurkan Kaki Bantu untuk Penyandang Disabilitas di Jakarta Timur
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI menyalurkan bantuan kaki prostetik kepada Ali Rozi, penyandang disabilitas di Cakung, Jakarta Timur. Bantuan ini diharapkan dapat mempermudah aktivitas sehari-hari Pak Ali, sekaligus menjadi wujud kepedulian kepada masyarakat yang mengalami keterbatasan fisik. Ali, yang kini berusia lanjut, mengalami amputasi pada kaki kirinya akibat komplikasi penyakit diabetes yang dideritanya. Sejak operasi, ia hanya bisa beraktivitas menggunakan kursi roda atau walker. Bahkan, untuk sekadar berdiri dari kursi roda, ia harus dibantu orang lain. “Kondisi beliau semakin berat karena usia yang sudah lanjut dan fisik yang semakin renta. Maka dari itu, BAZNAS hadir memberikan kaki bantu agar beliau bisa kembali lebih mandiri,” ujar Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Saidah Sakwan, MA, dalam keterangan tertulisnya, di jakarta, Kamis (14/8/2025). Saidah mengatakan, bantuan ini merupakan bagian dari program pendistribusian dan pendayagunaan zakat yang menyasar kelompok rentan, termasuk penyandang disabilitas. Tujuannya bukan hanya memberikan alat bantu, tetapi juga mengembalikan semangat hidup para penerima manfaat. “Bantuan seperti ini bukan sekadar material. Ada pesan kemanusiaan di dalamnya, bahwa setiap orang, apapun keterbatasannya, berhak mendapatkan kesempatan untuk hidup lebih layak,” tambah Saidah. Dengan bantuan kaki prostetik ini, Saidah berharap Ali bisa kembali beraktivitas tanpa terlalu bergantung pada orang lain. BAZNAS juga berkomitmen untuk terus memperluas jangkauan bantuan serupa ke berbagai wilayah di Indonesia. Sebelum sakit, Ali dikenal sebagai sosok pekerja keras. Namun, kondisi kesehatan yang terus menurun membuatnya tak lagi mampu bekerja. Saat ini, untuk memenuhi kebutuhan hidup, ia sepenuhnya mengandalkan dukungan dari anak-anaknya. Meski begitu, Ali tetap berusaha untuk tidak menjadi beban bagi keluarga. “Kalau bisa bergerak sendiri, saya merasa senang. Terima kasih banyak kepada BAZNAS yang sudah peduli,” kata Ali sambil mencoba kaki bantu barunya.
BERITA14/08/2025 | Humas
Kirim bantuan bersama Satgas Merah Putih, BAZNAS salurkan 800 Ton untuk Gaza
Kirim bantuan bersama Satgas Merah Putih, BAZNAS salurkan 800 Ton untuk Gaza
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI telah menyiapkan 800 ton bantuan pangan untuk masyarakat Palestina. Sebanyak 80 ton bantuan pangan akan dikirimkan melalui jalur airdrop bekerja sama dengan Satgas Garuda Merah putih II. Secara simbolis, pelepasan bantuan melalui airdrop dihadiri Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA., bersama Panglima TNI, Jenderal TNI Agus Subiyanto, di Base Ops Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta, Kamis (14/08/2025). Total 800 ton bantuan akan dikirimkan melalui berbagai jalur, yakni jalur udara (Airdrop) dan jalur darat melalui Mesir dan Yordania. Khusus untuk jalur udara, bekerja sama dengan Mabes TNI, Indonesia mengerahkan dua pesawat Hercules untuk mengirimkan bantuan kemanusiaan ke Gaza. Bantuan ini akan dijatuhkan di atas langit Gaza dengan keberangkatan dari Yordania mulai 17 Agustus 2025. Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA., menyampaikan apresiasi atas dukungan berbagai pihak dalam misi kemanusiaan ini. Menurutnya, BAZNAS siap mengelola dan mendistribusikan bantuan dalam jumlah besar untuk Gaza, baik melalui Mesir maupun Yordania. “Kami dari BAZNAS menyampaikan terima kasih atas kerja sama ini. Kami siap. Tadi disampaikan 800 ton, bahkan jika 1.000 ton pun kami siap, baik itu dari Mesir maupun dari Yordania,” ujar Kiai Noor. Kiai Noor menjelaskan, periode pengiriman bantuan terbuka sejak 1 hingga 24 Agustus 2025. Kesempatan ini, menurutnya, dimanfaatkan secara optimal berkat inisiatif Presiden RI yang dinilainya sangat strategis dalam mendukung rakyat Palestina. “Nah sekarang sedang dibuka dari tanggal 1 sampai 24 Agustus ini maka dari itu kita manfaatkan, dan kejelian Bapak Presiden dalam rangka untuk membantu rakyat Palestina ini sangat luar biasa dan perlu kita dukung bersama-sama,” katanya. Menurutnya, sebagian bantuan BAZNAS sudah berada di Mesir dan Yordania. Bantuan di Yordania akan dikirim menggunakan metode airdrop, sementara dari Mesir pihaknya berupaya memasukkan 50 truk kontainer melalui perbatasan Rafah bekerja sama dengan Bayt Zakat. “Kami sudah punya barang di Mesir dan Yordania, tinggal bagaimana mendistribusikan yang ada di Yordania. Memang kalau dari Yordania itu harus melalui airdrop. Sementara dari Mesir kita juga terus berusaha memasukan 50 truk kontainer bekerja sama dengan Bayt Zakat melalui Rafah,” ucapnya. "Mari kita doakan bersama, mudah-mudahan apa yang kita upayakan bersama untuk saudara-saudara di Palestina dapat berjalan dengan sukses dan lancar," ucapnya. Sementara itu, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto menjelaskan bahwa misi kemanusiaan ini menggunakan dua pesawat Hercules 130J TNI AU dari Skadron Udara 31. Sebanyak 66 personel gabungan dari unsur TNI, kementerian/lembaga, dan media nasional akan bertugas mendistribusikan bantuan tersebut. "Satgas Garuda Merah Putih II menggunakan dua Pesawat Hercules 130J TNI AU dari Skadron Udara 31 dengan total 66 personel, terdiri dari unsur TNI, kementerian dan lembaga, dan media nasional, yang akan mendistribusikan total 800 ton bantuan kemanusiaan dari BAZNAS, dan dukungan bahan makanan dari Kemhan," ujar Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto. Ia juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang mendukung persiapan dan pelaksanaan misi ini, mulai dari Kementerian Pertahanan, Kementerian Luar Negeri, BAZNAS, perwakilan diplomatik Yordania, awak media, hingga seluruh unsur TNI yang terlibat. "Saya ucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung persiapan misi ini, termasuk Kemenhan, Kemlu, BAZNAS, perwakilan diplomatik Yordania, awak media nasional yang ikut dalam satgas, serta semua unsur TNI yang terlibat," katanya. Bantuan akan mulai dikirim dari Yordania pada 17 Agustus 2025, bertepatan dengan peringatan HUT ke-80 Republik Indonesia, dan berlanjut pada 18 Agustus. Airdrop berikutnya akan dilaksanakan pada 19–20 Agustus. Misi ini menjadi bagian dari operasi kemanusiaan internasional yang diikuti oleh 10 negara dan berlangsung sepanjang 1–24 Agustus 2025. Turut hadir dalam pelepasan bantuan, Pimpinan Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan Hj Saidah Sakwan MA, Pimpinan BAZNAS RI Bidang Perencanaan, Kajian dan Pengembangan Prof. (HC) Dr. H. Zainulbahar Noor, SE, M.Ec, Pimpinan BAZNAS RI Bidang SDM, Keuangan dan Umum Kol. Caj. (Purn) Nur Chamdani, Wakil Panglima TNI, Jenderal TNI Tandyo Budi Revita, serta Sekretaris Jenderal Kementerian Pertahanan, Letnan Jenderal TNI Tri Budi Utomo, S.E. Mari bersama-sama memperkuat dukungan kemanusiaan untuk masyarakat Palestina dengan menyalurkan infak terbaik Anda melalui laman resmi BAZNAS di baznas.go.id/bantupalestina.
BERITA14/08/2025 | Humas
BAZNAS RI Empat Tahun Pertahankan Top Brand
BAZNAS RI Empat Tahun Pertahankan Top Brand
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI kembali meraih Top Brand Award kategori Lembaga Zakat & Amal tahun 2025. Penghargaan bergengsi ini berhasil dipertahankan selama empat tahun berturut-turut, menjadi bukti kepercayaan publik yang semakin meningkat terhadap tata kelola zakat, infak, dan sedekah yang dijalankan secara profesional. Penghargaan Top Brand Award 2025 diterima secara langsung oleh Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pengumpulan, H. Rizaludin Kurniawan, M.Si., CFRM. di Jimbaran, Bali, Selasa malam (12/8/2025). Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pengumpulan, H. Rizaludin Kurniawan, M.Si., CFRM., menyampaikan rasa syukur dan kebahagiaannya atas capaian tersebut. Ia menilai keberhasilan mempertahankan predikat ini bukan hanya sebuah kebanggaan, tetapi juga dorongan kuat bagi BAZNAS untuk terus menjaga amanah masyarakat. “BAZNAS dapat anugerah TOP BRAND 2025 sebagai lembaga zakat dan amal peringkat pertama pilihan masyarakat, tentu ini membahagiakan buat kami apalagi selama empat tahun berturut-turut, bahkan tahun ini skornya juga naik jadi 43.7 persen, ini adalah pemicu buat BAZNAS agar tetap bekerja secara amanah, profesional dan berdampak,” ujar Rizaludin. Ia menambahkan, pencapaian ini adalah hasil kerja sama seluruh elemen BAZNAS bersama masyarakat, baik para muzaki maupun para mustahik. Menurutnya, kepercayaan yang diberikan menjadi modal penting untuk memperluas manfaat zakat di masa mendatang. “Tentunya BAZNAS ingin berterima kasih kepada Muzaki dan masyarakat yang memilih BAZNAS sebagai tempat beramal serta kepada Mustahik yang berjuang bersama BAZNAS untuk bangkit,” ujarnya. Rizaludin juga menekankan bahwa penghargaan ini menjadi bagian dari komitmen BAZNAS dalam memberikan pelayanan terbaik. Ia menilai pengelolaan zakat tidak hanya soal distribusi dana, tetapi juga menghadirkan perubahan positif dan pengalaman berkesan bagi penerima manfaat maupun donatur. “Raihan ini bagian dari pertanggungjawaban BAZNAS kepada masyarakat dan seluruh mitra BAZNAS. Ke depan tentu kami akan menjaga terus kompetensi utama kami sebagai pengelola dana amal dan zakat yang bisa memberi pelayanan, pengalaman serta perubahan positif bagi para donatur dan penerima manfaatnya,” kata dia. Top Brand Award merupakan penghargaan bergengsi yang diberikan kepada merek-merek terbaik di Indonesia berdasarkan hasil survei konsumen yang dilakukan oleh lembaga riset independen Frontier, bekerja sama dengan Majalah Marketing. Penghargaan ini telah menjadi indeks merek terbesar di Indonesia selama 25 tahun, melibatkan ribuan merek dan ratusan kategori produk dengan tiga kriteria penilaian: mind share, market share dan comitment share
BERITA13/08/2025 | Humas
Hadir di FiFest 2025, BAZNAS RI Sediakan Layanan ZIS hingga Produk Mustahik Binaan
Hadir di FiFest 2025, BAZNAS RI Sediakan Layanan ZIS hingga Produk Mustahik Binaan
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI menghadirkan booth layanan konsultasi Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS), produk usaha mustahik binaan, serta penjualan kaos Palestina, pada gelaran Filantropi Indonesia Festival (FiFest) 2025, di Hotel Borobudur, Jakarta, Jumat (8/8/2025). Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pengumpulan, Rizaludin Kurniawan, M.Si., menyampaikan, kehadiran BAZNAS di FiFest merupakan upaya memperluas edukasi dan layanan ZIS kepada masyarakat, serta memperkenalkan hasil pemberdayaan ekonomi dari mustahik binaan. “Di booth ini, BAZNAS menyediakan layanan konsultasi ZIS, memamerkan produk-produk binaan mustahik dari berbagai daerah, hingga penjualan kaos bertema solidaritas Palestina sebagai bentuk kepedulian kemanusiaan,” ujar Rizaludin dalam keterangan tertulis di Jakarta, Jumat (8/8/2025). Ia menjelaskan, layanan konsultasi ZIS yang disediakan memberikan kesempatan kepada pengunjung untuk berkonsultasi langsung dengan tim profesional BAZNAS mengenai perhitungan zakat, mekanisme pengelolaannya, hingga pilihan saluran penyalurannya. Selain itu, lanjutnya, berbagai produk dari program pemberdayaan mustahik seperti kerajinan tangan, makanan olahan, hingga produk fashion hasil pelatihan dan pembinaan BAZNAS, turut dipamerkan dan dijual kepada pengunjung. “Kami sengaja menampilkan produk mustahik agar masyarakat melihat bahwa zakat yang dikelola secara profesional dan amanah mampu mengubah penerima menjadi pemberi, dari mustahik menjadi muzaki,” jelas Rizaludin. Ia menambahkan, dalam kegiatan ini BAZNAS juga mengusung semangat solidaritas global dengan menjual kaos bertema Palestina, di mana hasil keuntungannya akan didedikasikan untuk bantuan kemanusiaan di Gaza dan wilayah konflik lainnya. “Penjualan kaos Palestina ini merupakan bagian dari kampanye kemanusiaan yang terus kami gaungkan. Ini menjadi bagian dari filantropi Islam yang tak hanya menjangkau lokal, tapi juga solidaritas global,” ujarnya. Lebih lanjut, Rizaludin mengatakan, kehadiran BAZNAS di FiFest bukan hanya untuk mengenalkan lembaga, tetapi juga mengajak masyarakat terlibat aktif dalam gerakan zakat nasional. “Zakat adalah instrumen penting dalam mengentaskan kemiskinan dan mengurangi kesenjangan sosial,” katanya. Menurutnya, semakin banyak masyarakat yang memahami peran zakat, infak, dan sedekah, semakin besar pula potensi yang dapat dioptimalkan untuk membantu mustahik di seluruh Indonesia. “FiFest adalah kesempatan strategis untuk mengedukasi masyarakat, memperluas kemitraan, dan memperkuat gerakan filantropi Islam. Kami optimistis, langkah ini akan memberikan dampak positif yang berkelanjutan,” kata Rizaludin. “Ke depan, BAZNAS akan terus hadir di ruang-ruang strategis seperti ini, agar pesan kebaikan zakat terus tersampaikan dan memberi manfaat seluas-luasnya bagi umat,” ujarnya.
BERITA13/08/2025 | Humas
Pulihkan Fasilitas Pendidikan Pasca Banjir, BAZNAS Lakukan Aksi Resik di Ponpes Umar bin Khattab
Pulihkan Fasilitas Pendidikan Pasca Banjir, BAZNAS Lakukan Aksi Resik di Ponpes Umar bin Khattab
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI melalui BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) melakukan aksi resik di Pondok Pesantren Umar bin Khattab, Desa Bojong, Bogor, Jawa Barat yang terdampak bencana banjir bandang. Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Saidah Sakwan, MA., menyampaikan, kegiatan aksi resik tersebut merupakan respons cepat BAZNAS terhadap lembaga pendidikan yang mengalami kerusakan akibat bencana. "Kami sangat prihatin melihat dampak banjir bandang ini. Banyak fasilitas pendidikan yang terdampak, membuat para santri terpaksa menghentikan kegiatan belajar. Melalui aksi resik ini, kami berupaya memastikan para santri bisa segara kembali belajar di lingkungan yang bersih, sehat, dan aman,” ujar Saidah, dalam keterangan tertulis, di Jakarta, Senin (11/8/2025) Saidah menyampaikan, BAZNAS RI telah menerjunkan beberapa personel BTB dan relawan untuk mempercepat proses pembersihan pondok pesantren, serta mendistribusikan peralatan kebersihan dan kantung sampah. Menurut Saidah, keberadaan pesantren sebagai pusat pendidikan keagamaan membuat pemulihan pascabanjir menjadi prioritas. Ia menegaskan, kegiatan belajar mengajar tidak boleh terhenti terlalu lama karena kerusakan fasilitas. “Kami tidak ingin para santri kehilangan waktu belajar akibat kerusakan fasilitas. Oleh karena itu, langkah cepat ini penting dilakukan,” kata Saidah. Tidak hanya itu, BAZNAS juga turut mendistribusikan alat kebersihan dan karung sampah bagi Ponpes Umar Bin Khatab guna menunjang kebersihan lingkungan pesantren pascabencana. Aksi resik serupa juga dilakukan di PAUD Amin, Kampung Citapen, Desa Cimulang, Kecamatan Ranca Bungur, Bogor, yang mengalami kerusakan pada ruang kelas dan area bermain akibat terjangan banjir bandang. Kondisi tersebut membuat kegiatan belajar anak-anak terhenti sementara. "Kami bergerak cepat untuk membersihkan, menata kembali, dan membantu perbaikan fasilitas agar mereka bisa kembali belajar, Semakin cepat fasilitas mereka pulih, semakin cepat pula mereka bisa melanjutkan proses belajar,” ujarnya. Saidah menjelaskan, aksi resik menjadi bagian dari rangkaian upaya BAZNAS dalam menangani dampak bencana. Selain bantuan darurat, BAZNAS juga fokus pada tahap pemulihan untuk memastikan keberlanjutan pendidikan. “Pemulihan pendidikan adalah investasi masa depan. Kami ingin memastikan generasi muda tetap mendapatkan akses belajar meski sempat diterpa bencana,” katanya. Saidah juga mengajak masyarakat Indonesia untuk terus berpartisipasi aktif dalam membantu warga yang terdampak bencana, melalui donasi di kanal resmi BAZNAS. “Setiap Rupiah yang disalurkan, akan sangat berarti bagi saudara-saudara kita yang sedang berjuang memulihkan kehidupan mereka,” kata Saidah.
BERITA13/08/2025 | Humas
Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kota Cirebon.

Lihat Daftar Rekening →