Berita Terbaru
Niat dan Tata Cara Qadha Puasa: Kewajiban yang Harus Ditunaikan
Tinggal menghitung hari lagi kita memasuki bulan Ramadhan, bulan yang paling dinanti umat muslim dunia. Namun, saat Ramadhan tiba tidak sedikit umat muslim yang masih memiliki hutang puasa, dikarenakan suatu halangan (udzur) atau keringanan (rukhshah) tidak mampu berpuasa. Meskipun puasa Ramadan diwajibkan, Allah SWT memberikan kelonggaran bagi mereka yang memiliki alasan sah untuk tidak berpuasa pada waktu tersebut. Namun, puasa yang ditinggalkan tersebut tetap wajib diganti (qadha) sebelum Ramadan berikutnya tiba.
Allah SWT menjelaskan tentang kewajiban mengqadha dalam Al-Qur’an surah Al-Baqarah ayat 185 yaitu :
Artinya : Maka barang siapa di antara kamu sakit atau dalam perjalanan (lalu tidak berpuasa), maka (wajib mengganti) sebanyak hari (yang dia tidak berpuasa itu) pada hari-hari yang lain. Dan bagi orang yang berat menjalankannya, wajib membayar fidyah, yaitu memberi makan seorang miskin. Tetapi barang siapa dengan kerelaan hati mengerjakan kebajikan, maka itu lebih baik baginya, dan puasamu itu lebih baik bagimu jika kamu mengetahui.
Di dalam kitab Fathul Mu’in juga menjelaskan :
Dan wajib mengqadha puasa wajib yang tertinggal, seperti puasa ramadan, nadzar, dan kafarat. Meskipun tertinggalnya itu disebabkan karena udzur, seperti sakit, sedang dalam perjalanan, karena lupa membaca niat, atau wanita yang sedang haid dan nifas.
Berikut niat dalam melakukan puasa qada,
“Aku niat puasa esok hari daripada mengqadha puasa bulan Ramadan karena Allah ta’ala.”
Jika lafal ini dianggap terlalu sulit untuk dihafalkan atau terlalu sukar untuk diingat-ingat, maka cukup bagi seorang Muslim untuk meringkasnya sebagai berikut
Artinya, “Aku berniat untuk menqadha puasa Ramadhan.”
Tata cara qada puasa Ramadan dan puasa lainnya sama dengan puasa pada umumnya; harus memenuhi syarat, rukun, dan fardhu puasa. Perbedaannya terletak pada niat: qada puasa Ramadan wajib diniatkan sebelum fajar terbit. Jika niat dilakukan setelah fajar, maka puasanya menjadi sunnah, bukan lagi pengganti puasa wajib yang tertinggal.
Semoga Allah menerima uzur dan qadha puasa Ramadhan kita. Wallahu a’lam
Editor: Tubagus
BERITA07/02/2025 | Humas
BAZNAS Kota Cirebon Latih 50 Mustahik Lewat LDK Zmart, Siap Jadi Pengusaha Mandiri
Cirebon – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Cirebon terus berupaya memberdayakan masyarakat kurang mampu melalui berbagai program, salah satunya Zmart. Baru-baru ini, BAZNAS Kota Cirebon menggelar Latihan Dasar Kelompok (LDK) bagi 50 calon mustahik program Z-Mart di Aula BAZNAS kota Cirebon, Rabu ( 05/02/2025 ).
LDK ini bertujuan memberikan pemahaman komprehensif kepada para peserta mengenai aturan dan tanggung jawab dalam mengelola usaha warung secara profesional. Materi pelatihan mencakup pemahaman tentang BAZNAS, aturan program Zmart, serta tugas dan tanggung jawab peserta. Lebih dari sekadar pelatihan teknis, LDK juga difokuskan untuk membentuk kelompok usaha yang solid dan berkomitmen tinggi.
Ketua BAZNAS Kota Cirebon, H. Hamdan, S.Ag., M.Pd.I dalam sambutannya menekankan pentingnya semangat dan keyakinan dalam menjalankan usaha agar berkelanjutan dan berhasil.
“ Program ini mencerminkan komitmen BAZNAS dalam memberdayakan ekonomi mustahik menuju kemandirian finansial dan kontribusi positif bagi masyarakat,” Ungkapnya.
Dendy Wibowo selaku business partnership manager mengatakan bahwa Program Zmart sendiri merupakan program pemberdayaan yang bertujuan meningkatkan eksistensi dan kapasitas usaha mustahik, khususnya di kota Cirebon. Program ini dirancang untuk membantu mustahik berkembang di tengah persaingan pasar modern dan mengatasi kemiskinan perkotaan.
"Dukungan BAZNAS dalam program Zmart meliputi bantuan modal usaha, branding, jaringan rantai pasok barang, pendampingan, dan pemanfaatan teknologi, seperti aplikasi Aksesmu yang memfasilitasi pembelian grosir produk,” Ungkapnya.
Imam Mulyono, salahsatu penerima bantuan merasa bersyukur dan merasakan manfaat setelah mengikuti LDK ZMart BAZNAS Kota Cirebon.
"Alhamdulillah, bantuan program ZMart dari BAZNAS sangat membantu sekali, harapan kami dengan adanya bantuan modal dan pelatihan dari BAZNAS ini dapat membantu mengembangkan usaha kami menjadi semakin maju". ujarnya
Dengan kolaborasi dan pendampingan yang intensif, diharapkan para mustahik tidak hanya mampu mengembangkan usaha warung kelontong mereka, tetapi juga bertransformasi menjadi munfik (yang memberi manfaat) bahkan muzakki (yang membayar zakat). Red (Tbg)
BERITA05/02/2025 | Humas
78 Paket Sembako dari BAZNAS Meringankan Beban Korban Banjir di Kelurahan Harjamukti
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Cirebon menyaluran bantuan 78 paket sembako untuk warga korban banjir di kelurahan Harjamukti RT 01, 02, 03 dan 04 RW 02, Kecamatan Harjamukti, Senin (03/02/2025).
Mulya selaku anggota pendistribusian BAZNAS kota Cirebon, mengatakan bahwa kegiatan penyaluran ini merupakan bagian dari upaya BAZNAS Kota Cirebon dalam membantu masyarakat korban banjir.
“Bantuan yang diberikan sebagai bentuk kepedulian sesama semoga dapat bermanfaat dan memberikan sedikit kelegaan bagi korban banjir,” Ungkapnya.
Bantuan sembako yangdisalurkanBAZNAS Kota Cirebon ini, diterima langsung olehLurah Harjamukti, sebagai serah terima bantuan untuk warga korban banjir di kelurahan Harjamukti.
Ari Kurniawan, SE selaku Lurah Harjamukti, mengatakan bahwa Bantuan sembako dari Baznas Kota Cirebon ini sebagai bentuk kepedulian terhadap sesama dan meringankan beban ekonomi, bantuan ini diharapkan bisa sedikit meringankan beban warga masyarakat korban banjir di wilayah Kelurahan Harjamukti, Kecamatan Harjamukti.
“Terima kasih atas bantuan sembako untuk warga kami dikelurahan Harjamukti, semoga bantuan dari BAZNAS bisa bermanfaat dan sedikit banyak bisa mengurangi beban hidup bagi masyarakat yang terdampak banjir di wilayah Kelurahan Harjamukti,” Ungkapnya. Red ( Tbg )
BERITA04/02/2025 | Humas
PETIK PAHALA: Wujud Kepedulian BAZNAS Kota Cirebon untuk Masyarakat Kurang Mampu
CIREBON – Program PETIK PAHALA ( Pemberian Logistik Agar Dhuafa Bahagia) menyalurkan bantuan langsung kepada para mustahik (penerima zakat) di wilayah Kota Cirebon pada Jumat, ( 31/01/2025 ). Bantuan tersebut merupakan bagian dari program kemanusiaan BAZNAS yang bertujuan meringankan beban masyarakat kurang mampu.
Abay selaku anggota pendistribusian BAZNAS kota Cirebon, mengatakan bahwa paket bantuan yang diberikan berisi sembako, termasuk beras, minyak goreng, gula, mie instan, susu, dan kebutuhan pokok lainnya. Sebelum penyaluran, BAZNAS telah melakukan verifikasi dan validasi data penerima manfaat untuk memastikan bantuan tepat sasaran.
“ Proses penyaluran yang dilakukan secara langsung ini juga bertujuan untuk meningkatkan transparansi dan akuntabilitas pengelolaan zakat, infak, dan sedekah (ZIS),” Ungkapnya.
Dengan adanya kegiatan penyaluran bantuan ini, diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi penerima bantuan serta masyarakat sekitar.
“ Alhamdulillah penyaluran bantuan sembako ini sangat membantu dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari,” Ungkap Mustahik/penerima bantuan.
BAZNAS juga berharap agar kegiatan ini dapat menjadi inspirasi bagi masyarakat lainnya untuk turut serta dalam memberikan bantuan dan dukungan kepada sesama yang membutuhkan.
Selain itu, melalui kegiatan ini, BAZNAS menekankan komitmennya dalam menjalankan amanah pengelolaan ZIS secara transparan, adil, dan merata. “ Penyaluran langsung kepada mustahik menjadi bukti nyata komitmen tersebut dan upaya untuk memastikan bantuan benar-benar sampai kepada yang membutuhkan,” Ungkap Abay. Red ( Tbg )
BERITA03/02/2025 | Humas
Usai Gencatan Senjata, BAZNAS RI Ajak Solidaritas Islam Dunia Bangun Kembali Gaza
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI menargetkan Rp750 miliar untuk membangun sejumlah fasilitas umum seperti rumah sakit, sekolah, hingga masjid di wilayah Gaza usai disepakatinya gencatan senjata antara pejuang Palestina dengan militer Israel.
Selain rekonstruksi, BAZNAS juga rutin mengirimkan bantuan kemanusiaan. Hingga Selasa, 28 Januari 2025, sebanyak 45 truk kontainer bantuan kemanusiaan dari masyarakat Indonesia yang disalurkan melalui BAZNAS RI untuk rakyat Palestina berhasil memasuki Gaza melalui Gerbang Rafah, Mesir.
“Solidaritas dunia Islam mari bersama-sama berpartisipasi membangun kembali Gaza. Untuk membangun fasilitas umum, diestimasikan butuh 750 miliar rupiah, sehingga kita bisa leluasa membangun,” ujar Pimpinan BAZNAS RI bidang Transformasi Digital Nasional, Prof. Ir. Nadratuzzaman Hosen, MS., M.Ec, Ph.D saat mengisi Program Lampung Post Update baru-baru ini.
Prof. Nadra menyampaikan, tercapainya gencatan senjata antara pejuang Palestina dengan militer Israel diharapkan berlangsung permanen, sehingga BAZNAS bersama lembaga-lembaga kemanusiaan lainnya lebih mudah dalam menyalurkan bantuan.
“Insya Allah dengan adanya gencatan senjata, kami akan melakukan rehabilitasi dan rekonstruksi di Gaza. Kami berharap gencatan senjata ini bisa langgeng, sehingga mudah dalam membangun,” ucap Prof. Nadra.
Menurut Prof. Nadra, kebutuhan mendesak bagi masyarakat Gaza setelah tercapainya gencatan senjata adalah pasokan air dan makanan. Katanya, BAZNAS berkomitmen terus menyalurkan bantuan yang diamanahkan masyarakat Indonesia.
“Jadi kerja BAZNAS untuk Palestina ini akan terus kami lakukan, karena amanah dana itu sudah ada, sehingga perlu kami salurkan. Tentunya kami ingin memastikan bantuan tepat sasaran dan sukses. Itu kita jaga sekali, sehingga kita bekerja sama dengan lembaga-lembaga terpercaya,” jelasnya.
Selain bantuan kemanusiaan, ungkap Prof. Nadra, BAZNAS juga siap memberikan bantuan pendidikan berupa pemberian program beasiswa bagi mahasiswa Gaza yang hendak melanjutkan jenjang pendidikannya di Indonesia.
“Kalau mereka ingin melanjutkan pendidikan ke Indonesia atau negara lain, kami siap membantu beasiswanya. Tahun lalu, BAZNAS Lampung sudah memberikan beasiswa untuk beberapa mahasiswa Gaza di Unila (Universitas Lampung),” ucapnya.
BERITA03/02/2025 | Humas
BAZNAS RI Bantu Usaha Cireng Nunun Suryani Raih Omzet Jutaan Rupiah per Hari
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI melalui program BAZNAS Microfinance Desa (BMD) telah membantu mengembangkan usaha cireng milik Nunun Suryani, seorang penerima manfaat asal Bogor, hingga meningkatkan omzet jutaan rupiah per hari.
BAZNAS Microfinance Desa (BMD) adalah program pembiayaan produktif kepada para mustahik dengan prinsip nonprofit dalam rangka pengembangan usaha. Program ini bertujuan untuk memperkuat ekonomi masyarakat desa dengan memberikan akses terhadap pembiayaan produktif, seperti usaha kecil dan menengah, pertanian, peternakan, dan perikanan.
Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Saidah Sakwan, MA., menyampaikan, dengan visi misi mewujudkan kesejahteraan umat, BAZNAS terus melakukan upaya terbaik membantu para mustahik pelaku usaha mikro dalam mengembangkan usahanya.
"Bantuan ini adalah amanah yang dipercayakan para muzaki di seluruh Indonesia kepada BAZNAS, sehingga kami berkomitmen terus memperkuat ekonomi umat, khususnya dengan memberikan dukungan kepada para mustahik agar mampu berdaya secara ekonomi, serta meningkatkan taraf hidup dan kemandirian mereka," ujar Saidah dalam keterangannya di Jakarta, Jumat (31/1/2025).
Saidah mengapresiasi semangat Nunun sebagai pelaku usaha yang menunjukkan tekad kuat dalam mengembangkan usaha cireng ini. Usaha ini tidak hanya memberikan manfaat ekonomi bagi keluarga Nunun, tetapi juga menciptakan lapangan kerja dan menggerakkan roda ekonomi di lingkungan sekitar.
"Bermula dari usaha kecil dengan modal seadanya dan bantuan dari BAZNAS, kini ia berhasil meraih omzet jutaan rupiah per hari hingga mampu ciptakan lapangan kerja baru dari usaha produksi cireng yang dirintisnya," ucap Saidah.
Nunun Suryani, ibu dengan tiga anak ini, telah tiga tahun menjalankan usaha produksi cireng bersama suaminya hingga berkembang pesat seperti saat ini. Namun, siapa sangka di balik gemilangnya usaha yang dilakoninya, tersimpan perjalanan yang penuh liku dan perjuangan.
Nunun mengungkapkan, awal mula merintis usaha bukanlah perkara mudah. Dengan modal yang terbatas, tantangan dalam menjaga kualitas produk, fluktuasi harga bahan baku, serta legalitas usaha yang belum kunjung dimiliki mengharuskan Nunun dan suaminya terus berusaha keras.
"Pada tahun 2023, titik balik usaha kami terjadi, ketika mendapatkan bantuan dari BAZNAS melalui program BMD. Bantuan tersebut bukan hanya berupa permodalan, tetapi juga mencakup legalitas usaha dan pendampingan yang berkelanjutan," katanya.
Nunun bercerita, setelah melalui beberapa proses, akhirnya saya dinyatakan berhak menerima bantuan BAZNAS Microfinance Desa yang membantu kembangkan usaha cireng saya dan suami.
"Selain mendapatkan tambahan modal, kami juga dibimbing untuk mengurus legalitas usaha seperti Nomor Induk Berusaha (NIB). Ini sangat membantu dalam meningkatkan kepercayaan konsumen dan membuka peluang kerjasama dengan pihak lain," jelasnya.
Setelah mendapatkan bantuan dari BAZNAS, usaha produksi cirengnya mengalami perkembangan yang signifikan. Bahkan pernah ia meraih untung hingga Rp3.000.000 sampai Rp5.000.000 per harinya.
"Saya sangat berterima kasih kepada BAZNAS atas bantuan yang telah diberikan. Bantuan ini benar-benar sangat bermanfaat sekali bagi saya dan keluarga. Saya berharap program BAZNAS Microfinance Desa (BMD) terus berkembang sehingga akan lebih banyak masyarakat kecil yang bisa merasakan manfaatnya, seperti yang saya rasakan," harapnya.
BERITA03/02/2025 | Humas
45 Truk Kontainer Bantuan BAZNAS untuk Warga Palestina Masuki Gaza
Sebanyak 45 truk kontainer bantuan kemanusiaan dari masyarakat Indonesia yang disalurkan melalui Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI untuk rakyat Palestina berhasil memasuki wilayah Gaza, Selasa (28/1/2025).
Truk kontainer bantuan kemanusiaan ini dikirim melalui Rafah bekerja sama dengan lembaga kemanusiaan Mesir, Bait Zakat Wa As-Shadaqat dan Sunnah Al Hayyah.
Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA., menyampaikan bahwa pengiriman bantuan ini merupakan wujud solidaritas dan kepedulian umat Islam Indonesia terhadap saudara-saudara di Palestina yang tengah menghadapi situasi darurat.
“Alhamdulillah, atas doa dan dukungan masyarakat Indonesia, 45 truk kontainer bantuan kemanusiaan dari BAZNAS telah berhasil masuk ke Gaza. Bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban saudara-saudara kita yang membutuhkan,” ujar Kiai Noor dalam keterangan tertulis di Jakarta, Rabu (29/1/2025).
Bantuan yang dikirimkan melalui pintu Rafah tersebut membawa lebih dari 50.000 karton paket berisi berbagai berbagai kebutuhan pokok, seperti mi, beras, kacang, keju, tuna kaleng, biskuit, jus kotak, tepung, saus, dan kurma. Pascagencatan senjata kebutuhan pangan, obat-obatan, dan perlengkapan darurat masih sangat tinggi.
Menurut Noor, bantuan sebanyak 45 truk kontainer merupakan langkah awal, karena akan disusul ratusan truk berikutnya melalui mitra BAZNAS di Mesir.
"Target kami sebelum dan di Bulan Ramadhan semua bantuan sudah bisa masuk semua. Bahkan jika memungkinkan BAZNAS akan bikin dapur umum dan layanan kesehatan di Gaza," ucapnya.
Noor Achmad menegaskan bahwa bantuan ini merupakan hasil dari kepercayaan para muzaki kepada BAZNAS sebagai lembaga zakat resmi yang amanah dalam menyalurkan donasi.
“Setiap paket bantuan ini adalah bukti nyata dari kebaikan dan kepedulian rakyat Indonesia. Kami ingin memastikan bahwa saudara-saudara kita di Gaza tidak merasa sendirian dalam menghadapi cobaan ini,” tambahnya.
Selain itu, BAZNAS RI tidak hanya menyalurkan bantuan berupa makanan saja, tetapi juga berencana membangun kembali berbagai fasilitas umum yang sebelumnya hancur akibat perang, seperti rumah sakit, sekolah, dan lainnya.
“Baru-baru ini BAZNAS RI sudah menandatangani MoU dengan UNRWA, JHCO, dan KHCF. Kami berharap dengan memperluas jaringan kerja sama ini akan mempermudah penyaluran bantuan kemanusiaan untuk rakyat Palestina,” ucap Kiai Noor.
Hingga saat ini, BAZNAS RI telah berhasil menyalurkan bantuan kemanusiaan sebesar Rp120 miliar untuk masyarakat Palestina, dengan jumlah penerima manfaat mencapai 407.350 warga Palestina dan masih terus bertambah.
Sementara itu, Ketua Satgas Program Membasuh Luka Palestina, H. Mo Mahdum menekankan bahwa BAZNAS akan terus berupaya mengirimkan bantuan kemanusiaan untuk Palestina, dengan menggandeng berbagai mitra strategis untuk memastikan distribusi yang tepat sasaran.
"BAZNAS berkomitmen untuk terus menggalang bantuan kemanusiaan agar dapat menjangkau mereka yang paling membutuhkan. Ini bukan hanya sekadar bantuan materi, tetapi juga pesan bahwa Indonesia selalu bersama Palestina," lanjut Mahdum.
Sebagai lembaga zakat yang memiliki misi kemanusiaan, BAZNAS RI juga mengajak masyarakat Indonesia untuk terus berkontribusi dalam program membasuh luka Palestina.
“Kami mengundang seluruh masyarakat untuk terus menyalurkan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS. Setiap donasi yang diberikan akan menjadi cahaya harapan bagi saudara-saudara kita di Gaza,” pungkas Mahdum.
Dengan masuknya bantuan ini ke Gaza, BAZNAS RI berharap dapat meringankan beban warga Palestina dan terus memperkuat solidaritas kemanusiaan antara Indonesia dan Palestina.
BERITA30/01/2025 | Humas
Resmi: Zakat Fitrah 2025 Kota Cirebon Ditentukan Rp45 Ribu atau 2,8 Kg Beras
Cirebon – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Cirebon bekerja sama dengan pemerintah daerah menetapkan besaran zakat fitrah tahun 1446 Hijriah/2025 sebesar 2,8 kilogram beras atau jika diuangkan Rp45 Ribu.
Nilai tersebut disepakati dalam rapat penetapan besaran Zakat Fitrah 1446 H/2025 yang digelar di Ruang Prabayaksa Gedung Setda Kota Cirebon, Rabu (22/1/2025).
Hadir pada rapat ini Pj. Sekda Kota Cirebon, Aspemkesra Setda Kota Cirebon, Ketua MUI Kota Cirebon, kemenag Kota Cirebon, Kabag Kesra, Dinas Koperasi, Kdim 06/14 Kota Cirebon, Polres Cirebon Kota, Kejaksaan Negeri Cirebon, Pengadilan Agama Cirebon, PCNU Kota Cirebon, PD Muhammadiyah Kota Cirebon, Badan Kemakmuran Masjid Kota Cirebon, DMI Kota Cirebon, serta Perwakilan dari pondok pesantren di kota cirebon.
Ketua BAZNAS Kota Cirebon H. Hamdan mengatakan besaran zakat fitrah tahun ini tidak akan jauh berbeda dengan zakat fitrah tahun sebelumnya untuk tahun 2024.
“Nominal besaran zakat fitrah tahun ini sebesar 2,8 kg beras atau Rp45 ribu jika menggunakan uang, yang telah disepakati semua pihak,” ujarnya.
Setelah ini disetujui dan diputuskan, BAZNAS Kota Cirebon akan segera melaksanakan kegiatan sosialisasi di setiap lingkungan masyarakat dalam waktu dekat.
“Akan segera kami umumkan secara luas agar masyarakat Kota Cirebon bisa mengetahui besaran zakat fitrah tahun ini,” ujarnya.
Terkait besaran Zakat Fitrah tahun ini, Iing Daiman selaku Penjabat Sekretaris Daerah Kota Cirebon, mendukung keputusan tersebut. "Kami sangat mendukung ini dan hasilnya tidak jauh berbeda dengan zakat fitrah tahun lalu. Tinggal bagaimana kita sosialisasikan ke masyarakat," katanya.
Sementara itu, Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Cirebon, Habib Hasanain, mengatakan besaran zakat fitrah tahun ini merupakan hasil kesepakatan bersama. Katanya.
"Alhamdulillah hari ini telah di laksanakan rapat penentuan besaran zakat fitrah, dan telah disepakati tahun ini sebesar 2,8 kilogram beras dari tipe premium kalau dikalkulasi dengan uang sebesar 45 ribu," ujarnya.
mengenai besaran 2,8 kilogram pihaknya mengungkapkan sudah sangat sesuai dengan hukum syariah.
Sebagai langkah antisipasi, kami juga menambah jumlah beras dari 2,7 kg menjadi 2,8 kg," ujarnya.
Kemudian mengenai hukum pembulatan zakat, Habib Hasanain mengungkapkan bahwa pembulatan zakat ini diperbolehkan karena sebagai bentuk kehati-hatian.
"Semoga warga Cirebon bisa menunaikan zakat dengan baik dan semoga selalu diberikan kemudahan oleh Allah SWT, dalam segala hal terutama rizkinya," Ungkap Habib Hasanain. Red ( Tbg )
BERITA23/01/2025 | Humas
BAZNAS Salurkan Dana ZIS Sesuai Prinsip 3A
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI menegaskan penyaluran dana Zakat, Infak, Sedekah (ZIS) disalurkan dengan menggunakan Prinsip 3A yakni Aman Syar'i, Aman Regulasi dan Aman NKRI. Dalam prinsip Syar`i, BAZNAS menyalurkan Zakat sesuai Asnaf atau golongan yang berhak menerima zakat, seperti fakir dan miskin.
Hal tersebut menanggapi banyaknya pertanyaan dari media terkait program Makan Bergizi Gratis (MBG).
"Kalau BAZNAS dasarnya kan mustahik, mustahik itu orang yang berhak mendapatkan dana dari Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS), delapan asnaf itu, fakir miskin terutama sekali, ada juga fi sabilillah, gharim dan lainnya," kata Noor di Gedung DPR/MPR RI, Senayan, Jakarta Pusat, Rabu (15/1/2025).
Kiai Noor menyebutkan BAZNAS akan menerima jika sasarannya ialah fakir miskin, gharim (orang banyak utang yang tidak mungkin bisa mengembalikan), dan fi sabilillah (orang yang berjuang di jalan Allah misalnya lembaga pendidikan, guru, murid) namun perlu adanya verifikasi terlebih dahulu.
"Kalau memang sasarannya nanti kepada fakir miskin, gharim, fi sabilillah, dan lainnya, ya kita akan lakukan,” ujarnya.
Kiai Noor mengatakan, selama ini BAZNAS telah menyalurkan bantuan kepada asnaf zakat dalam bentuk berbagai program di antaranya Bank Makanan BAZNAS. Pihaknya menyampaikan, tanpa melihat adanya program Makan Bergizi Gratis, pihaknya sudah melakukan hal itu.
"Selama ini memang kita salurkan begitu, dalam berbagai program kami untuk asnaf zakat sasarannya itu, bahkan selalu kami sampaikan, siapa saja yang tidak bisa makan, datang ke BAZNAS, di mana saja pasti ada," katanya.
"Kalau itu untuk fakir miskin tidak masalah, karena fakir miskin kan ada di mana-mana, kan kita tidak bisa menolak, program Makan Bergizi Gratis kemudian di situ ada fakir miskin kemudian kita tolak, kita yang dosa," ucap Kiai Noor.
Kiai Noor juga mengucapkan terima kasih kepada masyarakat atas perhatian, dukungan, dan kepercayaan yang telah diberikan kepada BAZNAS.
Menurutnya, dukungan ini sangat berarti dalam mewujudkan visi dan misi BAZNAS untuk membantu masyarakat yang membutuhkan serta memperkuat peran zakat dalam meningkatkan kesejahteraan umat.
Sementara itu pada kesempatan yang sama, Ketua MPR RI yang juga Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Gerindra, Ahmad Muzani, menyebut program MBG yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto ini sudah terencana dan dianggarkan pembiayaannya oleh negara.
"Prinsip makan bergizi gratis itu kan sudah mendapatkan pembiayaan dari negara, BAZNAS saya kira dari penjelasan Ketua BAZNAS tadi kalau itu dimungkinkan sesuai dengan asnaf, BAZNAS tidak keberatan, yakni mereka yang berhak seperti antara lain fakir miskin," kata Muzani.
Muzani juga menyampaikan, masyarakat ketika menitipkan zakat kepada BAZNAS sudah jelas kategori-kategori penerima manfaatnya yang masuk dalam delapan asnaf mustahik zakat tersebut. Maka menurutnya tidak bisa jika langsung mengambil dari dana zakat untuk program MBG.
BERITA23/01/2025 | Humas
Silaturahmi Nasional Lembaga Kemanusiaan, BAZNAS RI Komitmen Bangun Kembali Gaza
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI berkomitmen untuk membangun kembali Jalur Gaza, Palestina setelah tercapainya gencatan senjata antara pejuang Palestina dengan militer Israel, belum lama ini.
Hal tersebut disampaikan oleh Wakil Ketua BAZNAS RI, Mo Mahdum saat memberikan sambutan pada Silaturahmi Nasional Lembaga Kemanusiaan Peduli Palestina di Ruang Abdul Muis Gedung Nusantara DPR RI di Jakarta, Selasa malam (21/1/2025).
“BAZNAS RI sangat fokus terhadap kondisi terkini di Palestina, hal ini dibuktikan dengan dibentuknya satuan tugas atau satgas oleh BAZNAS yang penghimpunan dananya terpisah. Per hari ini, dana yang terkumpul hampir menyentuh Rp340 miliar,” ujar Mo Mahdum.
Mo Mahdum menyampaikan, dana besar tersebut akan dimanfaatkan untuk tiga kebutuhan utama, yaitu dana darurat, dana rehabilitasi, dan dana rekonstruksi. Katanya, dana yang disalurkan sebagai dana darurat mencapai Rp120 miliar.
“Dana bantuan yang masih tersisa di BAZNAS RI akan kita proyeksikan untuk membangun masjid, rumah sakit, sekolah, dan infrastuktur lainnya. Jadi kami membayangkan nantinya akan ada kampung Indonesia di Gaza,” ucap Mo Mahdum.
Dia menambahkan, BAZNAS RI sangat hati-hati dalam menyalurkan bantuan dari masyarakat Indonesia. Karena itu, lanjutnya, BAZNAS memilih bekerja sama dengan lembaga-lembaga resmi yang kredibel dan terpercaya di beberapa negara tetangga Palestina.
“Kami memiliki mitra yang ada di Mesir maupun di Yordania dan juga mahasiswa BAZNAS di dua negara tersebut. Jadi ketika Pintu Rafah dibuka, truk bantuan kemanusiaan dari kita akan langsung maju. Saat ini ada 41 truk bantuan kita yang siap masuk ke Gaza. Kami ingin memastikan bahwa bantuan yang kita kirimkan benar-benar diterima oleh warga Palestina,” katanya.
Sementara itu, Wakil Ketua MPR RI Dr. K.H. Hidayat Nur Wachid, Lc., M.A, menyampaikan, Indonesia sejak lama konsisten membela Palestina dan menolak penjajahan yang dilakukan Israel, sebab hal tersebut jauh perikemanusiaan dan perikeadilan.
“Dalam pembukaan UUD 1945, Indonesia secara tegas menolak penjajahan di atas muka bumi, dan sejak zaman Presiden Soekarno, Soeharto, Habibie, hingga presiden saat ini, Presiden Prabowo, Indonesia selalu konsisten membela Palestina di forum-forum internasional,” pungkasnya.
Selama masa darurat, BAZNAS RI telah berhasil menyalurkan bantuan kemanusiaan sebesar Rp120 miliar untuk masyarakat Palestina, dengan jumlah penerima manfaat mencapai 407.350 warga Palestina dan masih terus bertambah.
Turut hadir, Ketua Badan Kerja Sama Antar Parlemen (BKSAP) DPR RI Dr. H. Mardani Ali Sera, M.Eng, Wakil Ketua MPR RI Dr. K.H. Hidayat Nur Wachid, Lc., M.A, Wakil Ketua BKSAP Fraksi Partai Golkar Ravindra Airlangga, B.A., M.S, Dirjen Protokoler Kemenlu, Anggota Dewan, serta perwakilan Lembaga Kemanusiaan dan Ormas Peduli Palestina.
BERITA23/01/2025 | Humas
BAZNAS RI Bersama DAN+DAN Distribusikan Sajian Berkah Bergizi di Kampung Pemulung Bekasi
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI bersama DAN+DAN melalui Bank Makanan BAZNAS melakukan pendistribusian paket Sajian Berkah Bergizi untuk masyarakat dhuafa di wilayah Kampung Pemulung di Jaksampurna Kota Bekasi Provinsi Jawa Barat.
Pendistribusian paket Sajian Berkah Bergizi ini berasal dari sedekah konsumen DAN+DAN pada periode Mei-Agustus 2024.
Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan Saidah Sakwan MA mengatakan, kegiatan ini dilakukan dalam rangka berkontribusi terhadap pemenuhan gizi bagi masyarakat kurang mampu di wilayah Kampung Pemulung di Jaksampurna Kota Bekasi Provinsi Jawa Barat.
"Alhamdulillah kami bersama DAN+DAN menyalurkan sajian berkah bergizi kepada 210 masyarakat dhuafa di wilayah Bekasi," kata Saidah dalam keterangan tertulis di Jakarta, Rabu (22/1/2025).
Penyaluran bantuan ini, kata Saidah merupakan wujud komitmen BAZNAS dan DAN+DAN dalam mendukung pemenuhan kebutuhan masyarakat yang membutuhkan.
"Program sajian berkah bergizi bersama DAN+DAN ini memberi kesempatan bagi konsumen berpartisipasi dalam aksi sosial meringankan beban mereka yang membutuhkan," ujar Saidah.
Menurut Saidah, BAZNAS RI telah melakukan beberapa program pendistribusian paket Sajian Berkah Bergizi di beberapa titik untuk memberikan bantuan pemenuhan gizi mustahik.
"Ini merupakan ikhtiar BAZNAS dalam meringankan beban mustahik. Kami juga sudah melakukan program ini di beberapa wilayah," lanjut Saidah.
Selain itu, Saidah juga mengatakan program ini merupakan buah dari kebaikan yang terus dilakukan masyarakat melalui BAZNAS, yang manfaatnya dapat dirasakan bagi masyarakat yang membutuhkan.
"Kami mengucapkan terima kasih kepada konsumen DAN+DAN dan masyarakat yang telah mempercayakan donasinya melalui BAZNAS RI. Semoga kita semua mendapatkan keberkahan dari Allah Swt," imbuh Saidah.
Program Bank Makanan BAZNAS merupakan salah satu upaya memberikan akses makanan sehat untuk orang yang kekurangan dan membutuhkan melalui pendekatan kolaboratif, bekerja sama dengan berbagai pihak untuk membantu meringankan beban warga terdampak dengan menyediakan makanan bergizi dalam situasi darurat.
BERITA23/01/2025 | Humas
Raih Target Pengumpulan ZIS 2025, BAZNAS RI Optimalkan Teknologi Digital
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI mendorong BAZNAS daerah agar mengoptimalkan teknologi digital untuk memudahkan para muzaki menyalurkan zakat, infak, dan sedekah (ZIS), sehingga target pengumpulan ZIS tahun 2025 yang mencapai Rp50 triliun dapat terealisasi.
Hal tersebut disampaikan Pimpinan BAZNAS RI Bidang Transformasi Digital Nasional Prof. Ir. H.M. Nadratuzzaman Hosen, M.S., M.Ec., P.hD., saat membuka Pengajian Selasa Pagi bertajuk Dampak Penggunaan Digital Marketing dalam Mencapai Target Pengumpulan BAZNAS yang diselenggarakan Pusdiklat BAZNAS RI dan disiarkan secara daring pada Selasa (21/1/2025).
“Ketika Rakornas BAZNAS di Kaltim kita sudah menentukan target pengumpulan untuk tahun 2025 sebesar Rp50 triliun. Kita terus mengajak BAZNAS di daerah untuk tidak gamang memanfaatkan teknologi digital agar pengumpulan tidak hanya dilakukan secara konvensional tetapi juga memakai teknologi digital,” ujar Prof Nadra.
Prof Nadra menyampaikan, salah satu upaya yang dilakukan BAZNAS adalah melalui pemanfaatan Kantor Digital BAZNAS, sehingga para muzaki dapat memantau segala informasi yang berkaitan dengan pengumpulan hingga penyaluran ZIS.
“Kita tetap menggunakan istilah digital marketing itu ada proses, yang paling penting para muzaki bisa memantau. Kalau kita terus konsisten menampilkan, insya Allah nanti mereka akan tertarik. Jadi ini soal kesungguhan, kita harus tetap sabar, konsisten, nanti mereka memberikan penghargaan,” ucap Prof Nadra.
Prof Nadra berharap, amil-amil BAZNAS di daerah dapat memperkuat kapasitas kemampuan mereka dalam berkomunikasi, terutama yang berkaitan dengan teknologi digital, sehingga dapat memberikan kenyamanan terhadap para muzaki.
Sementara itu, Amil BAZNAS RI, lulusan dari University of Southern California, Los Angeles, Hafiza Elvira Nofitariani, S.Kep., MNLM., menambahkan, pemanfaatan teknologi digital dalam pengumpulan ZIS sangat penting, sebab memiliki beberapa keunggulan yaitu efisien, efektif, kecepatan distribusi pesan, lebih terukur, dapat menyasar audiens spesifik, bordeless, serta big data.
“Penggunaan Kantor Digital BAZNAS itu semakin hari semakin besar proporsinya. Dulu, pengumpulan yang melalui website saja mungkin tidak sampai 10 persen, tapi setiap tahun kanal digital kita semakin optimal, maka orang yang bayar zakat melalui website BAZNAS itu saat ini ada di 64,2 persen. Jadi sudah lebih dari 50 persen muzaki memilih membayar zakat melalui digital,” katanya.
BERITA23/01/2025 | Humas
Sambut Gencatan Senjata, BAZNAS Bersama Wamenlu RI Bahas Strategi Pengiriman Bantuan untuk Palestina
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI bersama Wakil Menteri Luar Negeri (Wamenlu) RI, Anis Matta melakukan pertemuan membahas strategi pengiriman bantuan untuk Palestina, di tengah kesepakatan gencatan senjata yang diraih antara pejuang Palestina dengan Israel.
Dalam kesempatan tersebut, BAZNAS juga menyampaikan telah berhasil menyalurkan bantuan kemanusiaan sebesar Rp120 miliar untuk masyarakat Palestina, dengan jumlah penerima manfaat mencapai 407.350 warga Palestina dan masih terus bertambah.
Turut hadir, Ketua BAZNAS RI Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA., Wakil Ketua BAZNAS RI H Mo Mahdum, serta Wakil Ketua Umum MUI Dr. K.H. Marsudi Syuhud, M.M.
Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA., menyampaikan, BAZNAS mendukung penuh upaya rekonstruksi di Palestina dengan membangun Rumah Sakit Indonesia, masjid, dan sekolah setelah tercapainya gencatan senjata di Gaza.
“Kami berencana mendukung rekonstruksi di Palestina dengan membangun Rumah Sakit Indonesia, masjid, dan sekolah. Kami berharap, Bapak Presiden dan Menteri Luar Negeri dapat melakukan peletakan batu pertama sebagai simbol solidaritas bangsa Indonesia,” ujar Kiai Noor di Jakarta, Jumat (17/1/2025).
Kiai Noor menambahkan, BAZNAS juga berkomitmen untuk menjadi jembatan amanah antara masyarakat Indonesia dan saudara-saudara di Palestina melalui sinergi dengan mitra internasional, penyesuaian strategi, dan pemanfaatan teknologi.
“Dalam menyalurkan amanah donasi kepada masyarakat di Palestina, BAZNAS menyalurkan melalui beberapa jalur-jalur distribusi yang aman, cepat, dan tepat sasaran setidaknya melalui 3 metode di antaranya penyaluran langsung, penyaluran melalui mitra non-Palestina, dan penyaluran melalui mitra lokal Gaza,” ucap Kiai Noor.
“Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh masyarakat Indonesia atas kepercayaan dan kepedulian yang telah diberikan. Semoga Allah SWT membalas kebaikan ini dengan keberkahan yang berlipat ganda, serta menjadikan amal ini sebagai penolong kita di dunia dan akhirat,” katanya.
Sementara itu, Wakil Menteri Luar Negeri RI, Anis Matta menyampaikan, kesepakatan gencatan senjata yang dicapai di Gaza menjadi momentum yang tepat untuk menyalurkan bantuan kemanusiaan, sehingga daya hidup bangsa Palestina tetap terjaga dalam memperjuangkan kemerdekaannya.
“Saya bersyukur Majelis Ulama Indonesia (MUI) dan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) segera merespons undangan untuk membahas sinergi penyaluran bantuan kemanusiaan dari Indonesia ke Palestina agar lebih efektif dan terkoordinasi baik.
Menurutnya, momentum gencatan senjata harus dioptimalkan untuk menyalurkan bantuan kemanusiaan sehingga daya hidup bangsa Palestina terus terjaga untuk memperjuangan kemerdekaannya.
Anis Matta juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada BAZNAS RI maupun MUI yang telah konsisten menjadi jembatan penyaluran bantuan kemanusiaan dari masyarakat Indonesia kepada rakyat Palestina.
“Terima kasih kepada Ketua BAZNAS Bapak Prof. Dr. KH Noor Achmad, MA dan Wakil Ketua MUI Dr. KH Marsuudi Suhud, MM yang hadir langsung bersama perwakilan kedua organisasi dalam pertemuan tadi,” ucapnya.
Pertemuan itu juga dihadiri oleh Pimpinan Bidang Koordinasi Nasional KH Acmad Sudrajat Lc MA CFRM, Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pengumpulan H. Rizaludin Kurniawan, S.Ag, M.Si, CFRM,, Deputi I Deputi I H Arifin Purwakananta, Deputi II Dr. H. M Imdadun Rahmat, M.Si, Direktur Timur Tengah Ahrul Tsani, Direktur HAMK Indah Nuria Savitri, Ketua Komisi Hubungan Luar Negeri & Kerjasama Internasional MUI Drs. Bunyan Saptomo, M.A.
BERITA21/01/2025 | Humas
BAZNAS RI Siapkan 41 Truk Kontainer Bantuan Kebutuhan Pokok untuk Warga Palestina
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI bekerja sama dengan lembaga kemanusiaan Mesir, Bait Zakat Wa As-Shadaqat dan Sunnah Al Hayyah menyiapkan 41 truk kontainer dengan total 45.000 karton paket bantuan kemanusiaan untuk warga Palestina.
BAZNAS RI menyiapkan berbagai kebutuhan pokok, antara lain mi, beras, kacang, keju, tuna kaleng, biskuit, jus kotak, tepung, saus, dan kurma.
Melalui Bait Zakat Wa As-Shadaqat, BAZNAS menyiapkan sebanyak 30 truk kontainer bantuan, sementara melalui Sunnah Al Hayyah, BAZNAS menyiapkan 11 truk kontainer bantuan sehingga total bantuan yang disiapkan sebanyak 41 truk kontainer.
Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA., menyambut baik gencatan senjata antara pejuang Palestina dan Israel, sehingga BAZNAS bergerak cepat untuk menyiapkan pengiriman bantuan berupa kebutuhan pokok bagi masyarakat Palestina di Gaza.
“Alhamdulillah kita sedang menyiapkan paket bantuan untuk rakyat Palestina. Kita menyadari bahwa ujian yang mereka hadapi sangatlah berat, namun kita juga meyakini bahwa dengan kebersamaan, doa, dan ikhtiar, kita dapat meringankan penderitaan mereka,” ujar Kiai Noor di Jakarta, Senin (20/1/2025).
Kiai Noor menyampaikan, BAZNAS RI tidak hanya menyalurkan bantuan berupa makanan saja, tetapi juga berencana membangun kembali berbagai fasilitas umum yang sebelumnya hancur akibat perang, seperti rumah sakit, sekolah, dan lainnya.
“Baru-baru ini BAZNAS RI sudah menandatangani MoU dengan UNRWA, JHCO, dan KHCF. Kami berharap dengan memperluas jaringan kerja sama ini akan mempermudah penyaluran bantuan kemanusiaan untuk rakyat Palestina,” ucap Kiai Noor.
Hingga saat ini, ungkap Kiai Noor, BAZNAS RI telah berhasil menyalurkan bantuan kemanusiaan sebesar Rp120 miliar untuk masyarakat Palestina, dengan jumlah penerima manfaat mencapai 407.350 warga Palestina dan masih terus bertambah.
Kiai Noor berharap, bantuan tersebut dapat memberikan manfaat yang besar serta menjadi bentuk nyata dari dukungan, solidaritas, dan kepedulian bangsa Indonesia terhadap rakyat Palestina.
“Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh masyarakat Indonesia atas kepercayaan dan kepedulian yang telah diberikan. Semoga Allah Swt membalas kebaikan ini dengan keberkahan yang berlipat ganda, serta menjadikan amal ini sebagai penolong kita di dunia dan akhirat,” katanya.
Sementara itu, Wakil Ketua BAZNAS RI yang juga sebagai Ketua Satgas Palestina H. Mokhamad Mahdum, MIDEC, AK, CA, CPA, CWM, CGRCOP, GRCE, CHRP, menegaskan bahwa penyaluran bantuan tersebut telah berkoordinasi dengan Kementerian Luar Negeri dan Kedutaan Besar RI di Mesir.
“BAZNAS RI juga masih tetap membuka Infak Kemanusiaan bagi masyarakat Indonesia yang ingin menyalurkan keprihatinannya kepada Palestina, apa lagi saat ini juga kita akan segera memasuki bulan Ramadhan,” ucap Mo Mahdum.
BERITA21/01/2025 | Humas
BAZNAS Kota Cirebon Meriahkan HUT ke-24 dengan Tasyakuran dan Potong Tumpeng
Cirebon, Jawa Barat – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Cirebon baru saja merayakan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-24 dengan penuh suka cita. Peringatan HUT ini dirayakan dengan acara tasyakuran yang khidmat, dimeriahkan dengan prosesi potong tumpeng, Jumat ( 17/01/2025 ).
Acara tasyakuran yang berlangsung di Aula BAZNAS kota Cirebon ini dihadiri oleh Ketua BAZNAS Kota Cirebon, Wakil Ketua dan jajaran seluruh amil pelaksana. Suasana penuh keakraban dan syukur mewarnai kegiatan ini, menandai perjalanan panjang BAZNAS Kota Cirebon dalam melayani masyarakat dan mengelola zakat, infak, dan sedekah (ZIS).
Potong tumpeng menjadi salah satu momen yang paling dinantikan, tindakan simbolis ini melambangkan rasa syukur dan harapan untuk keberlanjutan serta peningkatan kinerja BAZNAS Kota Cirebon di masa mendatang.
Dalam sambutannya H. Hamdan, M. Pd. Selaku ketua BAZNAS kota Cirebon menyampaikan rasa syukur atas pencapaian yang telah diraih. Beliau juga menekankan komitmen BAZNAS Kota Cirebon untuk terus meningkatkan pelayanan yang baik, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat Cirebon melalui berbagai program pemberdayaan.
Acara tasyakuran HUT ke-24 BAZNAS tingkat Kota Cirebon ditutup dengan doa bersama, meminta ridho Allah SWT agar BAZNAS Kota Cirebon senantiasa diberikan keberkahan dan kemudahan dalam menjalankan tugasnya. Semoga di usia yang ke-24 ini, BAZNAS Kota Cirebon semakin jaya dan mampu memberikan kontribusi yang lebih besar bagi masyarakat kota Cirebon. (Tbg).
BERITA17/01/2025 | Humas
Dubes Indonesia untuk Mesir & Yordania Siap Dukung BAZNAS Salurkan Bantuan ke Palestina
Duta Besar RI untuk Mesir Dr. (HC) Lutfi Rauf, M.A dan Duta Besar RI untuk Yordania, Ade Padmo Sarwono menyampaikan komitmennya untuk terus mendukung dan memfasilitasi penyaluran bantuan kemanusiaan untuk rakyat Palestina bersama BAZNAS RI. Dukungan ini dikemukakan keduanya dalam acara Public Expose 'Membasuh Luka Palestina' di Gedung DPR/MPR RI, Jakarta, Rabu (15/1/2025).
Menurut Rauf, Indonesia tidak akan lelah untuk terus mendukung dan membantu rakyat Palestina hingga mencapai kemerdekaannya. “Bagi Indonesia, masalah Palestina sudah merupakan kewajiban konstitusi,” ucap Rauf.
Rauf menuturkan, sejak agresi militer Israel di Gaza pada Oktober 2023, rakyat Indonesia tidak pernah lelah ataupun berhenti untuk terus memberikan dukungan kemanusiaan bagi rakyat Palestina. Segala cara pengiriman bantuan telah ditempuh, baik pengiriman bantuan langsung ke Gaza melalui Mesir sebanyak 4 tahap, melalui udara dan laut dengan total bantuan sebanyak 1.100 ton, ataupun bantuan yang dikirimkan melalui kerja sama dengan otoritas LSM di Mesir.
“Oleh karena itu Indonesia sekali lagi menyampaikan penghargaan setinggi-tingginya kepada pemerintah Mesir yang telah memfasilitasi, membantu, dan mendistribusikan bantuan kemanusiaan dari Indonesia ke Gaza,” ujar Rauf.
Menurut Rauf, pemerintah Mesir memiliki peran yang sangat penting dalam merespon krisis yang terjadi di Gaza. Rauf juga berharap, agar kerja sama yang baik ini dapat terus berlanjut untuk masa rehabilitasi dan rekonstruksi Palestina pascaperang.
“Tentu harapan kita semua, agar kerja sama, dukungan dan bantuan Mesir untuk pengiriman dan operasi bantuan kemanusiaan selanjutnya ke Gaza akan terus dilaksanakan, mengingat misi kemanusiaan ini akan berjalan dalam waktu yang cukup lama ke depan,” tambahnya.
Hal yang sama diungkapkan juga oleh Duta Besar RI untuk Yordania, Ade Padmo Sarwono. Ade sangat mengapresiasi MoU BAZNAS dengan ketiga lembaga kemanusiaan United Nations Relief and Works Agency for Palestine Refugees in the Near East (UNRWA), Jordan Hashemite Charity Organization (JHCO), dan Yayasan Kanker Raja Hussein (KHCF) sebagai bentuk dukungan berkelanjutan untuk memberikan bantuan kemanusiaan bagi rakyat Palestina.
“KBRI Amman selama ini menjalin hubungan baik dengan ketiga institusi tersebut, dan penyaluran bantuan kemanusiaan bagi Palestina merupakan bentuk dukungan solidaritas rakyat Indonesia, hanya saja tantangan saat ini adalah sulitnya masuknya bantuan kemanusiaan ke Gaza,” ungkap Ade.
Karenanya, Ade berharap negosiasi gencatan senjata antara Israel-Hamas yang saat ini sedang berlangsung dapat segera mencapai kesepakatan. Sehingga bantuan kemanusiaan mendesak untuk para korban di Gaza dapat segera disalurkan.
“Kita semua berharap semoga tercipta kesepakatan gencatan senjata segera terwujud di Gaza, sehingga akses penyaluran bantuan kemanusiaan terbuka lebar dan aman,” ungkapnya.
Ade juga menambahkan, agar di bulan suci Ramadan nanti BAZNAS dan UNWRA serta lembaga kemanusiaan lainnya dapat melakukan kampanye dalam pengumpulan zakat untuk mengidentifikasi bantuan pascaperang agar rakyat Palestina dapat membangun kembali hidup mereka.
“Sekali lagi saya mengucapkan selamat dan mengapresiasi kerja sama yang disepakati dan saya berharap kerja sama ini dapat terus berlanjut guna menunjukkan solidaritas masyarakat Indonesia kepada Palestina. Semoga bangsa Palestina dapat segara mencapai tujuannya menjadi bangsa yang merdeka dan berdaulat,” kata Ade.
BAZNAS RI terus menggalang bantuan kemanusiaan untuk rakyat Palestina. Hingga Rabu, 15 Januari 2025, BAZNAS RI telah berhasil menyalurkan bantuan kemanusiaan lebih dari Rp120 miliar untuk masyarakat Palestina, dengan jumlah penerima manfaat mencapai 407.350 warga Palestina dan jumlah ini masih terus bertambah.
BERITA16/01/2025 | Humas
Public Expose Membasuh Luka Palestina: BAZNAS RI Perluas Jaringan Penyaluran Bantuan
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI terus berupaya menyalurkan bantuan kemanusiaan dari masyarakat Indonesia untuk warga Palestina di Jalur Gaza, dengan memperluas jarian penyaluran bantuan sebagai wujud kepedulian terhadap situasi yang terjadi di wilayah tersebut dalam setahun terakhir.
Hingga Selasa, 14 Januari 2025, BAZNAS RI telah berhasil menyalurkan bantuan kemanusiaan sebesar Rp120 miliar untuk masyarakat Palestina, dengan jumlah penerima manfaat mencapai 407.350 warga Palestina dan masih terus bertambah.
Hal tersebut disampaikan oleh Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA., dalam acara Public Expose BAZNAS bertajuk “Membasuh Luka Palestina” yang diselenggarakan di Jakarta pada Rabu (15/1/2025). Turut hadir Ketua MPR RI H. Ahmad Muzani, Ketua Komisi 8 DPR RI, H. Marwan Dasopang, M.Si, Duta Besar Republik Indonesia untuk Yordania dan Palestina, Ade Padmo Sarwono, serta Duta Besar Republik Indonesia untuk Mesir, Dr. Lutfi Rauf, M.A.
“Angka ini tidak hanya mencerminkan besarnya perhatian masyarakat Indonesia terhadap isu kemanusiaan di Palestina, tetapi juga menjadi bukti bahwa solidaritas dan kepedulian kita lintas batas tetap hidup dan kuat,” ujar Kiai Noor.
Dalam acara tersebut, BAZNAS RI juga memperluas jaringan penyaluran bantuan kemanusiaan untuk Palestina dengan melakukan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) secara virtual dengan lembaga resmi terpercaya yakni UNRWA (Badan PBB untuk Pengungsi Palestina), JHCO (Jordan Hashemite Charity Organization), dan KHCF (King Hussein Cancer Foundation).
“BAZNAS berkomitmen untuk menjadi jembatan amanah antara masyarakat Indonesia dan saudara-saudara kita di Palestina. Melalui sinergi dengan mitra internasional, penyesuaian strategi, dan pemanfaatan teknologi, kami terus berupaya agar bantuan dapat sampai kepada mereka yang membutuhkan secara tepat waktu dan tepat sasaran,” ungkap Kiai Noor.
Kiai Noor mengungkapkan, dalam menyalurkan amanah donasi kepada masyarakat di Palestina, BAZNAS menyalurkan melalui beberapa jalur-jalur distribusi yang aman, cepat, dan tepat sasaran setidaknya melalui 3 metode di antaranya penyaluran langsung, penyaluran melalui mitra non-Palestina, dan penyaluran melalui mitra lokal Gaza.
“Adapun jalur penyaluran yang kami gunakan meliputi beberapa tahapan. Tahap Pertama diluncurkan Presiden RI melalui Pesawat Hercules TNI AU. Tahap Kedua diluncurkan Presiden RI melalui Pesawat PT Paragon. Tahap Ketiga, diluncurkan oleh Menteri Pertahanan melalui kapal KRI TNI AL. Dan, Tahap keempat diluncurkan Cargo BNPB,” ucap Kiai Noor.
Kiai Noor menambahkan, BAZNAS juga menyalurkan bersama mitra mitra luar non Palestina, salah satunya ialah Mesir di bawah naungan Bayt Al Zakat wa Al Shadaqat Al Mishiry, Sunah Alhayyah dan juga Mishr Al Kheir, Egyptian Red Crescent Society.
“Selain Mesir kami juga menyalurkan bersama dengan Yordania melalui airdrops, Jordan Hashemite Charity Organization, dan International Networking for Humanity, dan Woman’s Center Al Thouri Silwan di Gaza. Juga pada tanggal 3 Januari 2025 BAZNAS juga sudah berkomitmen bersama dengan UNWRA untuk memberikan bantuan sebesar Rp7 miliar untuk Palestina,” ucap Kiai Noor.
Selain memberikan banyuan di masa darurat, ungkap Kiai Noor, BAZNAS juga berencana mendukung rekonstruksi di Palestina dengan membangun Rumah Sakit Indonesia, Masjid, dan Sekolah. Ia berharap, Ketua MPR RI dan Menteri Luar Negeri dapat melakukan peletakan batu pertama sebagai simbol solidaritas bangsa Indonesia.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat Indonesia atas dukungan dan kepedulian yang luar biasa terhadap saudara-saudara kita di Palestina. Semoga langkah-langkah ini dapat menjadi bukti nyata solidaritas kita sebagai bangsa yang peduli terhadap nilai-nilai kemanusiaan,” ucapnya.
Kegiatan ini juga dihadiri Duta Besar Kerajaan Hasyimiyah Yordania untuk Indonesia H.E. Mr. Sudqi Al Omoush, Duta Besar Mesir untuk Indonesia, HE Yasser Hassan Farag Elshemy, Konselor Kedutaan Mesir untuk Indonesia, Mr. Osama Hamdy, Ketua Majelis Ulama Indonesia Bidang Hubungan Luar Negeri dan Kerjasama Internasional (HLNKI), Prof. Dr. H. Sudarnoto Abdul Hakim, M.A., Wakil Ketua, Pimpinan, Sekretaris Utama dan Kedeputian BAZNAS RI, hadir secara online The United Nations Relief and Works Agency for Palestine Refugees in the Near East (UNRWA), Jordan Hashemite Charity Organization (JHCO), serta King Hussein Cancer Foundation (KHCF).
Public Expose Membasuh Luka Palestina juga dihadiri oleh BAZNAS Provinsi/Kota/Kabupaten, Mitra Perusahaan, LAZ, UPZ, dan para munfiq yang telah membersamai BAZNAS menyukseskan Program Membasuh Luka Palestina.
BERITA16/01/2025 | Humas
Bersama BAZNAS RI, Nobby Official Salurkan Sedekah Penjualan Produk Ghazia Collection Rp1 Miliar untuk Palestina
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI bekerja sama dengan Nobby Official dalam program sedekah penjualan produk Ghazia Collection dan menghasilkan infak sebesar Rp1.002.749.683 yang akan disalurkan bagi masyarakat Palestina.
Sebelumnya, BAZNAS RI bersama Nobby Official meluncurkan Program Sedekah Penjualan Produk selama periode bulan Desember 2024. Seluruh keuntungan hasil program sedekah penjualan produk Ghazia Collection tersebut didonasikan 100 persen kepada masyarakat Palestina melalui BAZNAS RI.
Secara simbolis penyerahan bantuan kemanusiaan tersebut diselenggarakan di Gedung BAZNAS RI, Jakarta, Kamis (9/1/2024). Turut hadir Ketua BAZNAS RI Prof. Dr. KH Noor Achmad MA., Komisaris Nobby Official, Sapari, serta Direktur & Founder Nobby Official Unilahwati.
Dalam sambutannya, Ketua BAZNAS RI Prof. Dr. KH Noor Achmad MA. menyampaikan apresiasinya kepada Nobby Official dan seluruh masyarakat yang telah berpartisipasi dalam pengumpulan donasi Kemanusiaan untuk rakyat Palestina.
“Kami sangat berterima kasih kepada Nobby Official atas kepercayaan yang diberikan kepada BAZNAS. Insya Allah, donasi ini akan kami distribusikan secara amanah untuk membantu saudara-saudara kita di Palestina," kata Kiai Noor.
Kiai Noor menggambarkan penderitaan rakyat Palestina akibat kekejaman agresi penjajahan yang dilakukan oleh Israel, yang menutup hampir semua celah bantuan untuk Palestina.
"Bantuan teman-teman di Indonesia sangat dibutuhkan, bukan berarti karena besar kecilnya tapi dorongan moralnya itu luar biasa," ujar Kiai Noor.
Dalam kesempatan tersebut, Kiai Noor juga menjelaskan, baru-baru ini BAZNAS telah bekerja sama menyalurkan bantuan sebesar Rp7 miliar dengan Badan PBB untuk Pengungsi Palestina (UNRWA), juga melakukan kerja sama penyaluran bantuan untuk pengungsi Palestina di Yordania sebesar Rp2 miliar dengan King Hussein Cancer Center (KHCC).
Kiai Noor menyebut, total bantuan yang telah disalurkan oleh BAZNAS untuk membantu masyarakat Palestina sebesar Rp120 miliar, dan masih akan terus bertambah.
Lebih lanjut Kiai Noor mengatakan, BAZNAS akan terus berusaha memastikan setiap bantuan yang diterima dapat tersalurkan meski di situasi yang penuh tantangan ini, hingga segala bantuan benar-benar bisa bermanfaat dan tersalurkan bagi masyarakat Palestina.
Sementara itu, Komisaris Nobby Official, Sapari menyebutkan, seluruh donasi yang terkumpul merupakan hasil keuntungan dari penjualan Ghazia Collection selama periode Desember 2024 yang tersedia di 49 outlet Nobby di seluruh Indonesia.
"Akhirnya kesempatan ini datang di mana kami bisa menyerahkan bantuan secara simbolis untuk saudara-saudara kita di Palestina lewat program Hope For Palestine lewat penjualan Ghazia Collection di mana keuntungan penjualan selama bulan Desember alhamdulillah sudah terkumpul," kata Sapari.
Sapari mengatakan, penyerahan donasi kemanusiaan ini juga merupakan bentuk pertanggungjawaban Nobby Official kepada para konsumen di seluruh wilayah tanah air.
Sapari berharap, donasi yang terkumpul dapat meringankan penderitaan yang dirasakan masyarakat Palestina.
"Mudah-mudahan dana yang terkumpul ini bisa membantu meringankan beban dan penderitaan saudara-saudara kita di Palestina," harapnya.
Turut hadir dalam penyerahan bantuan tersebut, Pimpinan BAZNAS RI, Bidang Perencanaan, Kajian, dan Pengembangan, Prof (HC). Dr. Zainulbahar Noor, SE, M.Ec, Pimpinan BAZNAS RI Bidang Transformasi Digital Nasional, Prof. Ir. H. Muhammad Nadratuzzaman Hosen, MS. M.Ec., Ph.D, Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pengumpulan H. Rizaludin Kurniawan M.Si, CFRM, Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan Saidah Sakwan, M.A, serta Deputi 1 BAZNAS RI M. Arifin Purwakananta.
BERITA16/01/2025 | Humas
Lewat Bantuan BAZNAS RI, Usaha Keripik Tempe Yuliza Raih Omzet Rp6 Juta per Bulan
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI melalui BAZNAS Microfinance Desa (BMD) telah membantu Yuliza, seorang penerima manfaat asal Bukittinggi untuk menjalankan usaha keripik tempe di Kelurahan Campago Guguk Bulek, Mandiangin Koto Selayan, Kota Bukitinggi, Sumatra Barat.
BAZNAS Microfinance Desa (BMD) adalah program pembiayaan produktif kepada para mustahik dengan prinsip nonprofit dalam rangka pengembangan usaha. Program ini bertujuan untuk memperkuat ekonomi masyarakat desa dengan memberikan akses terhadap pembiayaan produktif, seperti usaha kecil dan menengah, pertanian, peternakan, dan perikanan.
Melalui bantuan tersebut, BAZNAS RI telah meningkatkan omzet bulanan yang dicapai Yuliza sebesar Rp6.000.000, meningkat dari semula Rp3.500.000.
“Program ini adalah wujud nyata dari amanah yang telah diberikan oleh para muzaki di seluruh Indonesia. BAZNAS berkomitmen untuk terus memperkuat ekonomi umat, khususnya dengan memberikan dukungan kepada para mustahik agar mampu berdaya secara ekonomi, serta meningkatkan taraf hidup dan kemandirian mereka,” ujar Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan Saidah Sakwan MA., dalam keterangannya, di Jakarta, Rabu (8/1/2025).
Saidah sangat mengapresiasi semangat Yuliza sebagai pelaku usaha yang telah menunjukkan tekad kuat dalam mengembangkan usaha keripik tempe ini. Usaha ini tidak hanya memberikan manfaat ekonomi bagi keluarga Ibu Liza, tetapi juga berpotensi menciptakan lapangan kerja dan menggerakkan roda ekonomi di lingkungan sekitar.
“Berawal dari produksi keripik tempe yang ia mulai pasarkan pada tahun 2019, Liza memulai berjualan dengan cara penjualan per packing. Namun seiring berjalannya waktu, keripik tempenya mulai banyak peminat, sehingga mengalami peningkatan,” ucap Saidah.
Awalnya, Liza mengajukan pembiayaan dan menjadi mitra binaan BAZNAS Microfinance Desa Bukittinggi pada Desember 2023 lalu. Dengan pinjaman modal usaha sebesar Rp3.000.000, Liza membeli bahan untuk menambah produksi keripik tempenya.
Liza mengatakan, pendampingan yang diberikan oleh tim BMD dan pelatihan serta bantuan pembuatan izin produk makanan membuat produk keripik tempe yang diproduksinya sejak 2019 lalu kini memiliki ijin kesehatan dan sertifikasi halal.
Dengan produksi yang meningkat membuat Liza dapat menambah penjualan dengan cara grosir sehingga bertambah pula pelanggannya. Memiliki reseller sekitar 15 orang, tersebar luas dari dalam hingga luar kota, dari Padang hingga Pekanbaru.
“Hasil pendapatan saat ini sangat terasa manfaatnya untuk memenuhi biaya kebutuhan keluarga serta biaya pendidikan anak-anak,” ucap Liza.
“Harapan ke depannya, semoga usaha dapat terus berkembang dan mitra reseller terus bertambah. Terima kasih pada muzaki yang telah menyalurkan zakatnya, sehingg kami para UMKM bisa mendapatkan manfaatnya,” harapnya.
BERITA16/01/2025 | Humas
Konsisten Bantu Palestina, Ketua MPR Apresiasi BAZNAS RI
Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI H. Ahmad Muzani memberikan apresiasi dan pujian kepada Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI yang telah konsisten dalam membantu masyarakat Palestina.
Apresiasi itu ia sampaikan dalam acara Public Expose 'Membasuh Luka Palestina' di Gedung DPR/MPR RI, Senayan, Jakarta Pusat, Rabu (15/1/2025).
"Kami mengucapkan terima kasih kepada BAZNAS yang telah berjuang keras membantu perjuangan rakyat Palestina, yang telah berjuang keras memberikan support yang tiada henti kepada rakyat Palestina," ucapnya.
Selain itu, Ahmad Muzani turut mengucapkan terima kasih kepada para mitra BAZNAS yang telah bekerjasama memberikan dukungan dan bantuan untuk masyarakat Palestina.
"Terima kasih atas semua ikhtiar, terima kasih atas semua perjuangan yang diberikan BAZNAS dan seluruh mitranya yang telah memberikan andil yang tidak kecil bagi perjuangan rakyat Palestina," kata dia.
"Atas nama Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia, saya mengucapkan terima kasih dan berbangga tempat ini bisa ditempati oleh Ibu dan Bapak sekalian," imbuhnya.
Dalam kesempatan ini, Ahmad Muzani mengatakan Palestina merupakan negara yang telah memberi jasa dengan mengakui kemerdekaan Indonesia.
Diamenegaskan masyarakat Indonesia pun harus membalas jasa Palestina dengan memperjuangkan kemerdekaan mereka.
"Kepada Kiai Haji Noor Achmad, saya ingin menyampaikan Bapak jangan bosan, jangan lelah, jangan merasa kalah dalam perjuangan Palestina," jelasnya.
Ahmad Muzani pun berharap agar kemerdekaan terjadi di bumi Palestina.
"Mudah-mudahan mereka akan menikmati kemerdekaan seperti kita semuanya," ucapnya.
Turut hadir dalam acara Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. K.H. Noor Achmad, M.A., Ketua Komisi 8 DPR RI, H. Marwan Dasopang, M.Si, Duta Besar Republik Indonesia untuk Yordania dan Palestina, Ade Padmo Sarwono, serta Duta Besar Republik Indonesia untuk Mesir, Dr. Lutfi Rauf, M.A.
Kegiatan ini juga dihadiri Duta Besar Kerajaan Hasyimiyah Yordania untuk Indonesia H.E. Mr. Sudqi Al Omoush, Duta Besar Mesir untuk Indonesia, HE Yasser Hassan Farag Elshemy, Konselor Kedutaan Mesir untuk Indonesia, Mr. Osama Hamdy, Ketua Majelis Ulama Indonesia Bidang Hubungan Luar Negeri dan Kerjasama Internasional (HLNKI), Prof. Dr. H. Sudarnoto Abdul Hakim, M.A., Wakil Ketua, Pimpinan, Sekretaris Utama dan Kedeputian BAZNAS RI, hadir secara online The United Nations Relief and Works Agency for Palestine Refugees in the Near East (UNRWA), Jordan Hashemite Charity Organization (JHCO), serta King Hussein Cancer Foundation (KHCF).
Public Expose Membasuh Luka Palestina juga dihadiri oleh BAZNAS Provinsi/Kota/Kabupaten, Mitra Perusahaan, LAZ, UPZ, dan para munfiq yang telah membersamai BAZNAS menyukseskan Program Membasuh Luka Palestina.
Hingga Rabu, 15 Januari 2025, BAZNAS RI telah berhasil menyalurkan bantuan kemanusiaan lebih dari Rp120 miliar untuk masyarakat Palestina, dengan jumlah penerima manfaat mencapai 407.350 warga Palestina dan jumlah ini masih terus bertambah.
BERITA16/01/2025 | Humas

Info Rekening Zakat
Mari tunaikan zakat Anda dengan mentransfer ke rekening zakat.
BAZNAS
Info Rekening Zakat

