WhatsApp Icon
Wali Kota Cirebon Turun Langsung Pantau Zakat Fitrah, Apresiasi Kinerja BAZNAS yang Terus Meningkat


Cirebon, 20 Maret 2026 – Wali Kota Cirebon, Effendi Edo, melakukan monitoring langsung terhadap pelaksanaan penghimpunan dan pendistribusian zakat fitrah di BAZNAS Kota Cirebon pada Jumat (20/3).

Kegiatan ini merupakan bagian dari agenda resmi Pemerintah Daerah Kota Cirebon dalam memastikan kesiapan pengumpulan dan distribusi zakat fitrah serta persiapan pelaksanaan Shalat Idul Fitri 1447 H. Berdasarkan surat undangan resmi, monitoring dimulai dari Balai Kota Cirebon dan dilanjutkan ke beberapa titik, termasuk kantor BAZNAS Kota Cirebon.

Dalam sambutannya, Wali Kota Cirebon mengapresiasi kinerja BAZNAS Kota Cirebon yang dinilai telah bekerja keras dalam mengelola zakat secara profesional dan amanah.

“Kami mengapresiasi kerja keras BAZNAS Kota Cirebon. Kekompakan dalam internal lembaga menjadi kunci utama yang harus terus dijaga agar kinerja semakin optimal,” ujar Effendi Edo.

Ia menegaskan bahwa sinergi dan soliditas di dalam tubuh lembaga menjadi fondasi penting dalam menjaga kepercayaan masyarakat terhadap pengelolaan zakat.

Sementara itu, Ketua BAZNAS Kota Cirebon, H. Hamdan, dalam laporannya menyampaikan bahwa kinerja penghimpunan zakat di Kota Cirebon terus menunjukkan tren positif dari tahun ke tahun.

Menurutnya, peningkatan tersebut tidak lepas dari dukungan penuh Pemerintah Daerah Kota Cirebon, khususnya dalam aspek regulasi zakat yang semakin menguat.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Wali Kota Cirebon atas dukungan yang luar biasa, terutama dalam hal regulasi zakat. Hal ini menjadi salah satu faktor penting yang menjadikan Kota Cirebon sebagai daerah yang aktif dalam mendukung gerakan zakat,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Ketua BAZNAS Kota Cirebon berharap agar dukungan regulasi dari pemerintah daerah dapat terus ditingkatkan ke depannya. Dengan regulasi yang semakin baik, potensi penghimpunan zakat, infak, dan sedekah diyakini akan terus meningkat.

Hal ini pada akhirnya diharapkan mampu memberikan dampak nyata dalam membantu masyarakat yang membutuhkan di Kota Cirebon, sekaligus memperkuat peran zakat sebagai instrumen kesejahteraan sosial.

Monitoring ini juga menjadi bagian dari upaya memastikan bahwa proses penghimpunan dan pendistribusian zakat fitrah berjalan optimal, tepat sasaran, dan sesuai dengan prinsip syariah.

20/03/2026 | Kontributor: Admin | Akate
Pemerintah Resmi Tetapkan 1 Syawal 1447 H, Ini Tanggal Idul Fitri di Indonesia

Cirebon — Pemerintah Republik Indonesia secara resmi menetapkan 1 Syawal 1447 Hijriah jatuh pada hari Sabtu, 21 Maret 2026 melalui sidang isbat yang digelar oleh Kementerian Agama.

Penetapan ini menjadi penanda berakhirnya bulan suci Ramadhan sekaligus momentum kemenangan bagi umat Islam setelah menjalani ibadah puasa selama satu bulan penuh.

Menanggapi hal tersebut, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Cirebon mengajak seluruh masyarakat untuk menyambut Hari Raya Idul Fitri dengan penuh rasa syukur, kebahagiaan, serta semangat berbagi kepada sesama.

Ketua BAZNAS Kota Cirebon menyampaikan bahwa Idul Fitri bukan hanya tentang perayaan, tetapi juga tentang kembali kepada fitrah dan memperkuat kepedulian sosial di tengah masyarakat.

“Idul Fitri adalah momen untuk kembali suci. Selain saling memaafkan, kami mengajak masyarakat untuk memastikan zakat fitrah, infak, dan sedekah telah ditunaikan, sehingga kebahagiaan dapat dirasakan secara merata,” ujarnya.

BAZNAS Kota Cirebon juga terus membuka layanan pembayaran zakat, baik secara langsung maupun melalui platform digital, guna memudahkan masyarakat dalam menunaikan kewajiban sebelum pelaksanaan salat Idul Fitri.

Melalui berbagai program pendistribusian, zakat yang ditunaikan akan disalurkan kepada mustahik di wilayah Kota Cirebon, sehingga dapat membantu memenuhi kebutuhan mereka di hari raya.

Selain itu, masyarakat juga diimbau untuk menjadikan Idul Fitri sebagai momentum mempererat tali silaturahmi, memperkuat ukhuwah Islamiyah, serta meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan sekitar.

Dengan semangat kebersamaan dan kepedulian, diharapkan Idul Fitri tahun ini menjadi lebih bermakna, tidak hanya bagi diri sendiri, tetapi juga bagi mereka yang membutuhkan.

Taqabbalallahu minna wa minkum, shiyamana wa shiyamakum.

Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, mohon maaf lahir dan batin.

 

FAQ Pemerintah Resmi Tetapkan 1 Syawal 1447 H, Ini Tanggal Idul Fitri di Indonesia

Q: Kapan 1 Syawal 1447 H ditetapkan di Indonesia?
A: Pemerintah menetapkan 1 Syawal 1447 H jatuh pada hari Sabtu, 21 Maret 2026 melalui sidang isbat Kementerian Agama.

Q: Apa yang harus dilakukan sebelum Idul Fitri?
A: Umat Islam dianjurkan menunaikan zakat fitrah, memperbanyak sedekah, serta mempersiapkan diri untuk saling memaafkan.

Q: Bagaimana cara membayar zakat di BAZNAS Kota Cirebon?
A: Zakat dapat ditunaikan secara langsung di kantor BAZNAS atau melalui layanan digital resmi BAZNAS Kota Cirebon.

Q: Siapa yang berhak menerima zakat fitrah?
A: Zakat fitrah disalurkan kepada mustahik, termasuk fakir dan miskin, sesuai ketentuan syariat Islam.

19/03/2026 | Kontributor: Admin | Akate
Hadapi Era Disinformasi, BAZNAS Dinilai Punya Strategi Komunikasi yang Kuat

Cirebon – Di tengah tantangan arus informasi global yang semakin kompleks, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) dinilai telah memiliki peta strategi komunikasi yang jelas dan terarah.

Penilaian tersebut disampaikan oleh Tenaga Ahli Utama Badan Komunikasi Pemerintah Republik Indonesia, Hariqo Wibawa Satria, dalam agenda Z-Talk: Zakat Menguatkan Indonesia yang digelar di Jakarta.

Menurut Hariqo, tantangan komunikasi saat ini tidak lagi sederhana. Disinformasi dan misinformasi bahkan telah menjadi salah satu risiko global utama.“Berita bohong sudah keliling dunia, sedangkan pelurusannya baru pakai sepatu,” ujarnya.

Dalam kondisi tersebut, langkah BAZNAS yang aktif membangun komunikasi dengan media, membuka ruang kritik, serta menghadirkan langsung suara para penerima manfaat dinilai sebagai strategi yang tepat dan patut diapresiasi.“BAZNAS sudah punya peta komunikasi yang jelas, tinggal timnya lebih diperkuat,” tambahnya.

Ia juga menyoroti pentingnya upaya literasi zakat untuk meluruskan berbagai kesalahpahaman di masyarakat, khususnya terkait pengelolaan dan penyaluran dana zakat.

Menurutnya, transparansi dan publikasi yang kuat menjadi kunci utama dalam menjaga kepercayaan publik terhadap lembaga pengelola zakat.“Cerita dari para penerima manfaat sangat penting untuk ditampilkan di media. Suara mereka menjadi bukti bagaimana zakat membantu kehidupan masyarakat,” jelas Hariqo.

Lebih lanjut, ia memperkenalkan konsep tiga indikator utama komunikasi publik (3P), yaitu:

  • Pelaksanaan program yang berjalan dengan baik

  • Partisipasi masyarakat yang tinggi

  • Publikasi dan dokumentasi yang luas

Ketiga aspek tersebut dinilai menjadi fondasi penting dalam memperkuat dampak program sosial kepada masyarakat.

Kegiatan ini turut dihadiri Ketua BAZNAS RI Sodik Mudjahid, Wakil Ketua Zainut Tauhid Sa'adi, serta jajaran pimpinan lainnya, bersama tokoh komunikasi dan media seperti Amir Sodikin dan Andi Muhyiddin.

Bagi BAZNAS Kota Cirebon, penguatan strategi komunikasi ini menjadi momentum penting untuk terus meningkatkan edukasi publik tentang zakat, sekaligus menjaga kepercayaan masyarakat di tengah derasnya arus informasi digital.

Di era digital, bukan hanya program yang harus kuat, tetapi juga cara menyampaikannya. Ketika komunikasi dilakukan dengan tepat, maka zakat tidak hanya dipahami, tetapi juga dipercaya dan ditunaikan.

 

Mari dukung gerakan zakat yang transparan dan berdampak. Tunaikan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS Kota Cirebon.

18/03/2026 | Kontributor: BAZNAS
Tsamara Amany Ajak Gen Z Berzakat Lewat BAZNAS, Dorong Gerakan Sosial Anak Muda Lebih Masif

Cirebon – Peran generasi muda dalam gerakan zakat semakin mendapat sorotan. Tsamara Amany mengajak Gen Z Indonesia untuk menyalurkan Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) melalui Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI sebagai bentuk kontribusi nyata dalam aksi sosial.

Ajakan tersebut disampaikan dalam forum Z-Talk: Zakat Menguatkan Indonesia, yang menjadi ruang kolaborasi antara BAZNAS dan para praktisi komunikasi serta media.

Menurut Tsamara, generasi muda Indonesia memiliki potensi besar dalam gerakan filantropi, karena didorong oleh empati tinggi dan keinginan untuk menciptakan dampak sosial.“Anak muda Indonesia itu sangat dermawan dan ingin berkontribusi. Jika ada ruang dan jalurnya, mereka pasti bergerak,” ujarnya.

Ia menilai, BAZNAS memiliki posisi strategis sebagai wadah utama bagi anak muda untuk menyalurkan kepedulian mereka, baik dalam bentuk donasi maupun keterlibatan langsung sebagai relawan.

Namun demikian, Tsamara juga menyoroti bahwa citra BAZNAS di kalangan Gen Z masih perlu diperkuat, khususnya melalui pendekatan komunikasi yang lebih relevan dengan gaya anak muda masa kini.

Menurutnya, strategi komunikasi berbasis impact narrative dan storytelling menjadi kunci untuk menarik perhatian generasi muda.“Kalau impact narrative-nya kuat, storytelling-nya kuat, insyaallah akan makin banyak lagi orang-orang yang juga mau membantu,” jelasnya.

Ia menambahkan, kisah nyata seperti keberhasilan mustahik menjadi mandiri atau aksi kemanusiaan di wilayah konflik dapat menjadi konten yang kuat dan menyentuh secara emosional.

Tsamara juga mengapresiasi capaian BAZNAS yang berhasil membantu puluhan ribu masyarakat keluar dari kemiskinan, serta kontribusi besar dalam aksi kemanusiaan global, termasuk untuk Palestina.“Orang perlu tahu bahwa ada institusi di negara ini yang bekerja keras melakukan gerakan solidaritas kemanusiaan,” tambahnya.

Kegiatan ini turut dihadiri Ketua BAZNAS RI Sodik Mudjahid, Wakil Ketua BAZNAS RI Zainut Tauhid Sa'adi, serta jajaran pimpinan lainnya, bersama tokoh komunikasi seperti Adita Irawati, Amir Sodikin, dan Andi Muhyiddin.

Bagi BAZNAS Kota Cirebon, ajakan ini menjadi momentum penting untuk semakin mendekatkan gerakan zakat kepada generasi muda di daerah. Dengan pendekatan digital, storytelling, dan konten yang relevan, Gen Z diharapkan dapat menjadi motor penggerak baru dalam ekosistem zakat.

Zakat hari ini bukan hanya tentang memberi, tetapi tentang menciptakan dampak. Dan generasi muda adalah kunci untuk memperluas dampak tersebut di masa depan.

 

Saatnya Gen Z bergerak. Tunaikan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS Kota Cirebon, dan jadilah bagian dari perubahan.

18/03/2026 | Kontributor: BAZNAS
Mudik Naik Kapal Perang, 1.448 Mustahik Diberangkatkan BAZNAS Bersama TNI AL

Cirebon – Inovasi layanan mudik kembali dihadirkan oleh Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI dengan menggandeng TNI Angkatan Laut dalam program mudik gratis menggunakan kapal perang.

Sebanyak 1.448 pemudik beserta 503 sepeda motor diberangkatkan menggunakan KRI Banda Aceh-593 dari Dermaga Kolinlamil TNI AL, Tanjung Priok, menuju Semarang dan Surabaya.

Program ini merupakan hasil kolaborasi BAZNAS bersama pemerintah melalui Menko Polkam RI Djamari Chaniago, sebagai bentuk nyata pelayanan kepada masyarakat, khususnya kelompok ekonomi rentan.

Ketua BAZNAS RI, Sodik Mudjahid, menegaskan bahwa program ini menjadi bagian dari komitmen BAZNAS dalam membantu masyarakat merayakan Idulfitri bersama keluarga di kampung halaman.“Hari ini BAZNAS kembali bekerja sama dengan TNI Angkatan Laut menggunakan kapal laut (perang), dengan jumlah yang diberangkatkan sekitar 1.448 orang untuk pulang-pergi,” ujar Sodik.

Tidak hanya menyediakan transportasi gratis, BAZNAS juga memastikan kenyamanan para pemudik melalui berbagai fasilitas, mulai dari konsumsi selama perjalanan, layanan kesehatan, hingga dukungan logistik lainnya.

Peserta mudik berasal dari berbagai latar belakang, seperti ibu rumah tangga, pengemudi ojek, asisten rumah tangga, mahasiswa, hingga pedagang kecil—kelompok yang selama ini membutuhkan perhatian lebih untuk bisa pulang kampung.“Saya melihat banyak yang berangkat satu keluarga dan mereka tampak senang. Ini menyempurnakan mudik mereka karena bisa berkumpul bersama di kampung,” tambah Sodik.

Selain membantu meringankan beban biaya, program ini juga menjadi solusi untuk mengurangi kepadatan lalu lintas dan risiko kecelakaan di jalur darat, terutama pada rute padat dari Jakarta menuju Jawa Tengah dan Jawa Timur.

Menko Polkam, Djamari Chaniago, menegaskan bahwa pemerintah berkomitmen penuh untuk memastikan keamanan dan kenyamanan masyarakat selama arus mudik.“Kewajiban kami sebagai bagian dari pemerintahan ini untuk memberikan sesuatu yang menyamankan dan mengamankan masyarakat kita pulang kampung,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Staf Angkatan Laut, Muhammad Ali, menyampaikan bahwa program ini merupakan tindak lanjut arahan Presiden RI Prabowo Subianto dalam rangka mendukung kelancaran mudik Lebaran 2026.“Kami ingin memberikan sesuatu yang membuat masyarakat nyaman dan aman saat pulang kampung. Ini bentuk kepedulian pemerintah kepada masyarakat,” jelasnya.

Ke depan, BAZNAS berencana memperluas jangkauan program mudik ini tidak hanya di Pulau Jawa, tetapi juga hingga ke wilayah lain seperti Sumatra, agar manfaatnya semakin luas dirasakan masyarakat.

Bagi BAZNAS Kota Cirebon, kolaborasi ini menjadi bukti bahwa zakat mampu menghadirkan solusi nyata dalam berbagai aspek kehidupan, termasuk mobilitas masyarakat di momen penting seperti Idulfitri.

Mudik bukan sekadar perjalanan, tetapi tentang kebahagiaan, kebersamaan, dan harapan. Melalui zakat, perjalanan itu kini menjadi lebih aman, nyaman, dan penuh berkah.

 

Mari hadirkan lebih banyak kebahagiaan di hari raya. Tunaikan zakat Anda melalui BAZNAS Kota Cirebon.

18/03/2026 | Kontributor: BAZNAS

Berita Terbaru

Waspada! Maraknya Situs Phishing Mengatasnamakan BAZNAS Kota Cirebon
Waspada! Maraknya Situs Phishing Mengatasnamakan BAZNAS Kota Cirebon
Cirebon, 24 Februari 2025 – BAZNAS Kota Cirebon mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap maraknya situs phishing yang mengatasnamakan BAZNAS. Situs-situs ini terindikasi sebagai upaya penipuan (scam) yang dapat merugikan masyarakat. Saat ini, tim IT BAZNAS bersama pihak berwenang sedang melakukan investigasi terhadap situs-situs tersebut. Kami mengingatkan kepada seluruh masyarakat agar tidak mengklik link yang mencurigakan dan mengatasnamakan BAZNAS Kota Cirebon. Jangan mengikuti arahan atau instruksi yang diberikan oleh situs-situs tersebut, serta jangan menyebarluaskan link yang tidak resmi kepada orang lain. Jika Sahabat menemukan situs yang mencurigakan, STOP DI KAMU AJA! Jangan sebarkan lebih lanjut dan segera laporkan ke pihak berwenang. Untuk memastikan keaslian informasi dan layanan dari BAZNAS Kota Cirebon, pastikan Sahabat hanya mengakses situs resmi berikut: Website Resmi BAZNAS Kota Cirebon: https://kotacirebon.baznas.go.id Selain website tersebut, dipastikan itu adalah situs palsu! Mari bersama-sama meningkatkan kewaspadaan terhadap kejahatan siber dan melindungi diri dari modus penipuan online. Tetap waspada dan selalu periksa kebenaran informasi sebelum bertindak.
BERITA24/02/2025 | Humas
Sambut Ramadan, BAZNAS RI, BEI, dan Henan Putihrai Dorong Inklusi Keuangan Syariah
Sambut Ramadan, BAZNAS RI, BEI, dan Henan Putihrai Dorong Inklusi Keuangan Syariah
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI bersama Bursa Efek Indonesia (BEI) dan PT Henan Putihrai Sekuritas (Henan Sekuritas) mendorong investasi yang sesuai prinsip syariah dan berdampak sosial melalui filantropi. Hal tersebut mengemuka dalam acara Sekolah Pasar Modal Syariah di Gedung BEI, Jakarta pada Rabu (19/2/2025). Acara ini merupakan bagian dari edukasi pasar modal dalam menyambut Ramadan 1446 Hijriah. Hampir 100 peserta menghadiri acara ini, termasuk kader muda BAZNAS, investor, akademisi, dan masyarakat umum. Tingginya antusiasme peserta mencerminkan semakin meningkatnya kesadaran akan pentingnya investasi yang berbasis nilai-nilai syariah. Direktur Keamanan Informasi, Data, dan Layanan Digital BAZNAS RI, Andrian Johnson menyampaikan, pasar modal syariah memiliki potensi besar dalam mendukung pertumbuhan ekonomi berbasis Islam di Indonesia. "Kegiatan ini dirancang untuk memberikan pemahaman mendalam tentang investasi yang menguntungkan, sesuai dengan prinsip syariah, dan sekaligus berdampak sosial melalui inisiatif seperti zakat dan sedekah saham," ujar Andrian. Menurut Andrian, investasi yang sesuai prinsip syariah memberikan kesempatan bagi umat Islam untuk mengembangkan harta dengan cara yang tidak bertentangan dengan ajaran Islam. "Inisiatif ini diharapkan dapat memperluas pemahaman tentang pentingnya investasi yang halal dan berkah. Dengan semakin banyaknya investor yang memahami konsep sedekah dan zakat, maka semakin besar pula dampak positif yang bisa kita ciptakan untuk kemaslahatan umat," ucap Andrian. Kegiatan ini menghadirkan para pakar dari Henan Putihrai Sekuritas, Bursa Efek Indonesia untuk membahas tren pasar modal, prospek investasi, dan dasar-dasar pasar modal syariah, pakar dari Henan Sekuritas mengenai teknik analisis saham (fundamental & teknikal) dan penggunaan online trading HPX Syariah, serta pakar BAZNAS RI yang menghadirkan ilmu terkait peran filantropi dalam pasar modal syariah dan dampaknya bagi kesejahteraan sosial. Sebagai aksi nyata dari ilmu praktis yang disediakan, peserta diberikan kesempatan untuk praktik langsung transaksi saham syariah serta membuka rekening efek secara serentak guna mendorong partisipasi aktif dalam investasi berbasis syariah. Kolaborasi ini menegaskan pasar modal tidak hanya berfokus pada keuntungan finansial, tetapi juga kesejahteraan sosial. Dengan adanya inisiatif seperti zakat dan sedekah saham, masyarakat bisa berinvestasi sekaligus berbagi manfaat bagi sesama. Ke depannya, Henan Sekuritas, BEI, dan BAZNAS RI berkomitmen untuk terus mengembangkan edukasi dan kampanye agar semakin banyak masyarakat yang memahami dan memanfaatkan investasi syariah secara inklusif dan berkelanjutan.Sambut Ramadan, BAZNAS RI, BEI, dan Henan Putihrai Dorong Inklusi Keuangan Syariah Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI bersama Bursa Efek Indonesia (BEI) dan PT Henan Putihrai Sekuritas (Henan Sekuritas) mendorong investasi yang sesuai prinsip syariah dan berdampak sosial melalui filantropi. Hal tersebut mengemuka dalam acara Sekolah Pasar Modal Syariah di Gedung BEI, Jakarta pada Rabu (19/2/2025). Acara ini merupakan bagian dari edukasi pasar modal dalam menyambut Ramadan 1446 Hijriah. Hampir 100 peserta menghadiri acara ini, termasuk kader muda BAZNAS, investor, akademisi, dan masyarakat umum. Tingginya antusiasme peserta mencerminkan semakin meningkatnya kesadaran akan pentingnya investasi yang berbasis nilai-nilai syariah. Direktur Keamanan Informasi, Data, dan Layanan Digital BAZNAS RI, Andrian Johnson menyampaikan, pasar modal syariah memiliki potensi besar dalam mendukung pertumbuhan ekonomi berbasis Islam di Indonesia. "Kegiatan ini dirancang untuk memberikan pemahaman mendalam tentang investasi yang menguntungkan, sesuai dengan prinsip syariah, dan sekaligus berdampak sosial melalui inisiatif seperti zakat dan sedekah saham," ujar Andrian. Menurut Andrian, investasi yang sesuai prinsip syariah memberikan kesempatan bagi umat Islam untuk mengembangkan harta dengan cara yang tidak bertentangan dengan ajaran Islam. "Inisiatif ini diharapkan dapat memperluas pemahaman tentang pentingnya investasi yang halal dan berkah. Dengan semakin banyaknya investor yang memahami konsep sedekah dan zakat, maka semakin besar pula dampak positif yang bisa kita ciptakan untuk kemaslahatan umat," ucap Andrian. Kegiatan ini menghadirkan para pakar dari Henan Putihrai Sekuritas, Bursa Efek Indonesia untuk membahas tren pasar modal, prospek investasi, dan dasar-dasar pasar modal syariah, pakar dari Henan Sekuritas mengenai teknik analisis saham (fundamental & teknikal) dan penggunaan online trading HPX Syariah, serta pakar BAZNAS RI yang menghadirkan ilmu terkait peran filantropi dalam pasar modal syariah dan dampaknya bagi kesejahteraan sosial. Sebagai aksi nyata dari ilmu praktis yang disediakan, peserta diberikan kesempatan untuk praktik langsung transaksi saham syariah serta membuka rekening efek secara serentak guna mendorong partisipasi aktif dalam investasi berbasis syariah. Kolaborasi ini menegaskan pasar modal tidak hanya berfokus pada keuntungan finansial, tetapi juga kesejahteraan sosial. Dengan adanya inisiatif seperti zakat dan sedekah saham, masyarakat bisa berinvestasi sekaligus berbagi manfaat bagi sesama. Ke depannya, Henan Sekuritas, BEI, dan BAZNAS RI berkomitmen untuk terus mengembangkan edukasi dan kampanye agar semakin banyak masyarakat yang memahami dan memanfaatkan investasi syariah secara inklusif dan berkelanjutan.
BERITA20/02/2025 | Humas
Optimalkan Distribusi Zakat, BAZNAS RI Kembali Luncurkan Aplikasi Had Kifayah
Optimalkan Distribusi Zakat, BAZNAS RI Kembali Luncurkan Aplikasi Had Kifayah
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI meluncurkan pengembangan aplikasi Had Kifayah sebagai instrumen dalam menentukan standar minimum kebutuhan hidup seseorang atau keluarga. Inovasi ini memastikan distribusi zakat lebih adil, akurat, dan tepat sasaran. Aplikasi Had Kifayah adalah sebuah alat yang dirancang untuk membantu mengukur dan menghitung Had Kifayad seseorang atau keluarga. Had kifayah memiliki peran yang sangat penting dalam menentukan seseorang atau keluarga apakah termasuk sebagai penerima zakat (mustahik) atau bukan. Sebelumnya, aplikasi Had Kifayah Puskas BAZNAS RI yang dirilis pada 2018 hanya menggunakan satu rata-rata nasional. Kini, versi terbaru menghadirkan dua nilai, yaitu rata-rata nasional dan provinsi, yang memungkinkan penyesuaian berdasarkan harga bahan pokok di tiap daerah, sehingga lebih relevan dengan kondisi ekonomi setempat. Acara peluncuran Aplikasi Had Kifayah digelar secara daring melalui kanal Youtube BAZNAS TV, Rabu (19/2/2025). Turut hadir Pimpinan BAZNAS RI Bidang Perencanaan, Kajian, dan Pengembangan Dr. Zainulbahar Noor, SE, M.Ec., Direktur Kajian dan Pengembangan ZIS-DSKL BAZNAS RI Muhammad Hasbi Zaenal, Ph.D, Kepala Divisi Kemanusian Muhammad Rojudin, serta Peneliti Senior BAZNAS RI Hidayaneu Fachratunnisa,M.E. Pimpinan BAZNAS RI Bidang Perencanaan, Kajian, dan Pengembangan Dr. Zainulbahar Noor, SE, M.Ec , menekankan pentingnya Had Kifayah dalam pengelolaan zakat. Menurutnya, aplikasi ini dapat mempercepat pengambilan keputusan, memastikan bantuan lebih efisien dan adil dengan data akurat. "Kami mengimbau seluruh pengelola zakat, baik di BAZNAS maupun Lembaga Amil Zakat (LAZ) di tingkat nasional, provinsi, kabupaten, dan kota, untuk menerapkan sistem ini," ujarnya. Zainulbahar turut mengapresiasi pengembangan aplikasi ini, karena dinilai sebagai inovasi penting dalam upaya menyejahterakan masyarakat dan mengurangi angka kemiskinan di Indonesia. "Saat ini, angka kemiskinan di Indonesia mengalami penurunan menjadi 24,06 juta jiwa atau sekitar 8,57 persen dari total penduduk Indonesia. Angka ini cukup besar, tetapi tetap perlu strategi yang lebih efektif, termasuk optimalisasi zakat. Dan Aplikasi Had Kifayah bisa menjadi langkah awal dalam pengoptimalan zakat," jelas Zainulbahar. "Dengan adanya inovasi ini, BAZNAS berharap distribusi zakat dapat semakin optimal, tepat sasaran, dan berkontribusi secara nyata dalam mengentaskan kemiskinan di Indonesia," ujarnya. Sementara itu, Direktur Kajian dan Pengembangan ZIS-DSKL BAZNAS RI Muhammad Hasbi Zaenal, Ph.D menjelaskan, penilaian yang dilakukan untuk menentukan batas kecukupan had kifayah terdiri atas tujuh dimensi, yakni makanan, perumahan, pakaian, ibadah, pendidikan, transportasi, dan kesehatan. "Standarisasi tersebut membantu organisasi pengelola zakat dalam menentukan kelayakan penerima zakat dan menetapkan prioritas bantuan," jelas Hasbi. Menurutnya, aplikasi ini memberikan kemudahan dalam proses digitalisasi data, sehingga penghitungan Had Kifayah lebih efisien. "Dengan digitalisasi, pengelola zakat dapat lebih cepat mengambil keputusan dan memastikan bantuan tepat sasaran," katanya. Untuk diketahui pada 2024, hasil had kifayah di Indonesia rata-rata mencapai angka Rp4.615.749 per keluarga per bulan. Sedangkan, had kifayah per orangan mencapai angka Rp979.989 per kapita per bulan.
BERITA20/02/2025 | Humas
Optimalkan Penghimpunan, BAZNAS RI Tingkatkan Layanan ZIS bagi Muzaki
Optimalkan Penghimpunan, BAZNAS RI Tingkatkan Layanan ZIS bagi Muzaki
menunaikan zakat, infak, dan sedekah (ZIS), melalui layanan prima yang lebihBadan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI terus meningkatkan layanan bagi muzaki guna memperkuat kepercayaan masyarakat dalam baik Berbagai inovasi berbasis teknologi dan komunikasi diterapkan BAZNAS, terutama menjelang Ramadhan untuk menghadirkan layanan prima yang lebih mudah, cepat, dan transparan. Saat ini, BAZNAS memiliki teknologi layanan yang terintegrasi, untuk Teknologi Transaksi dapat melalui website BAZNAS, Online Payment, Payment Gateway, E-Commerse, hingga charity platform. Terdapat juga Teknologi Pencatatan registrasi melalui SIMBA, juga Teknologi Konversasi. Hal tersebut mengemuka pada Pengajian Berbagi Ilmu Berbagi Pengalaman dengan tema "Memelihara Hubungan Baik dengan Muzaki melalui Layanan Prima" yang diselenggarakan Pusdiklat dan disiarkan melalui kanal Youtube BAZNAS TV, Selasa (18/2/2025). Hadir Pimpinan BAZNAS RI Bidang Transformasi Digital Nasional, Prof. Ir. Nadratuzzaman Hosen, MS., M.Ec, Ph.D., Direktur Layanan, Promosi, dan Data Optimasi BAZNAS RI Rulli Kurniawan, serta Kepala Divisi Layanan Muzaki D. Retno Damayanti. Pimpinan BAZNAS RI Bidang Transformasi Digital Nasional, Dr. Ir. H. M. Nadratuzzaman Hosen, MS., M.Ec, Ph.D., menegaskan tugas amil zakat merupakan kelanjutan dari risalah Nabi Muhammad SAW. Oleh karena itu, menjaga hubungan baik dengan para muzaki menjadi bagian penting dalam pengelolaan zakat. “Kepercayaan muzaki harus dijaga dengan pelayanan terbaik. Mereka perlu mendapatkan pengalaman yang memuaskan dan merasa bahwa dana yang mereka salurkan benar-benar dikelola secara transparan serta memberikan manfaat bagi masyarakat yang membutuhkan,” kata Nadratuzzaman. Nadratuzzaman juga menyoroti pentingnya syiar zakat kepada masyarakat. Menurutnya, edukasi dan literasi zakat harus semakin digencarkan agar masyarakat lebih memahami peran zakat dalam membantu sesama serta dampaknya terhadap kesejahteraan umat. Lebih lanjut, Nadratuzzaman mengatakan, keberhasilan penggalangan dana zakat berbanding lurus dengan efektivitas komunikasi dan literasi yang diberikan kepada publik. Oleh sebab itu, BAZNAS RI terus meningkatkan edukasi melalui berbagai kanal digital dan layanan interaktif. “Tujuan kami adalah menciptakan sistem zakat yang profesional, akuntabel, dan berdampak luas bagi masyarakat. Layanan prima adalah kunci,” ujar Nadratuzzaman. Sementara itu, Direktur Layanan, Promosi, dan Data Optimasi BAZNAS RI Rulli Kurniawan menambahkan, BAZNAS telah mengembangkan berbagai saluran pembayaran ZIS dan DSKL yang terintegrasi digital. “Sistem pembayaran yang mudah dan terpadu dengan pengalaman donatur, memastikan transaksi lebih cepat, aman, dan nyaman dalam membangun loyalitas muzaki,” jelasnya. Pada kesempatan yang sama, Kepala Divisi Layanan Muzaki D. Retno Damayanti, menyebut paradigma pelayanan kini berorientasi pada Muzaki Experience, meliputi Seamless Interaction, Data-Driven Service, Muzaki Loyalty, dan Service Development. “BAZNAS menghadirkan kalkulator zakat yang user-friendly, robot zakat, dan layanan konsultasi berbasis teknologi untuk mempermudah muzaki,” katanya. Ia mengatakan, layanan prima BAZNAS tidak hanya berbasis teknologi, tetapi juga mengedepankan interaksi humanis dengan muzaki. Setiap petugas dilatih untuk memberikan informasi yang transparan dan responsif. “Kami memastikan setiap transaksi segera diproses dan diinformasikan kepada muzaki. Dengan sistem ini, kepercayaan mereka terhadap BAZNAS akan semakin kuat,” ujarnya.
BERITA19/02/2025 | Humas
Sejahterakan Mustahik, BAZNAS RI Bersama Adira Finance Syariah Resmikan Program ZAuto di Bantar Gebang
Sejahterakan Mustahik, BAZNAS RI Bersama Adira Finance Syariah Resmikan Program ZAuto di Bantar Gebang
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI menjalin kolaborasi bersama Adira Finance Syariah meresmikan program ZAuto untuk menyejahterakan masyarakat kurang mampu yang memiliki keahlian di bidang otomotif. Peresmian Program ZAuto Adira Finance Syariah ini dilaksanakan di Bantar Gebang, Bekasi, Jawa Barat, Selasa (18/2/2025). Hadir, Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA., Head of Syariah Adira Finance Syariah H. Yusron, SE. MBA, serta Kepala Bagian (Kabag) Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setda Kabupaten Bekasi, H. Agus. ZAuto merupakan program pemberdayaan BAZNAS RI di bidang otomotif yang berfokus pada usaha bengkel motor. Sejak tahun 2021 hingga 2024, ZAuto telah memberikan bantuan kepada 433 mustahik yang tersebar di 12 provinsi dan 43 kabupaten/kota. Untuk tahun 2025, target program ZAuto akan diberikan kepada 180 mustahik baru. Dalam sambutannya, Ketua BAZNAS Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA., menyampaikan, program ZAuto bertujuan untuk menciptakan lapangan kerja baru bagi penerima manfaat melalui usaha mikro dan kecil di bidang otomotif. "Alhamdulillah ini merupakan bengkel ZAuto terbesar yang diresmikan, berkolaborasi dengan Adira Finance Syariah. Program ini juga menyediakan pelatihan mekanik dengan sertifikasi standar showroom bengkel resmi bersama PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM), serta menanamkan jiwa wirausaha yang jujur, kreatif, tangguh, dan mandiri melalui dukungan pemasaran digital," ujar Kiai Noor. Kiai Noor menyatakan, ZAuto juga memastikan tersalurnya dana kebajikan kepada penerima manfaat, meningkatkan pendapatan usaha bengkel, serta mendorong kepemilikan aset produktif. Dengan demikian, ekosistem bisnis usaha bersama dapat terbentuk secara berkelanjutan. "Sebagai hasil dari program ini, diharapkan terbentuk korporasi skala mikro yang dimiliki bersama oleh penerima manfaat melalui pemberdayaan komunitas," ucap Kiai Noor. Lebih lanjut, Kiai Noor menambahkan, program ZAuto juga berencana memperluas jaringan pemasaran dengan memanfaatkan teknologi digital serta melakukan diversifikasi usaha agar semakin banyak peluang berkembang bagi para peserta. "Program ZAuto dijalankan berdasarkan tiga prinsip utama. Amanah dan Bertanggung Jawab, di mana setiap usaha yang dijalankan harus sesuai dengan prinsip syariah, regulasi, manajerial, dan proses yang dapat dipertanggungjawabkan," katanya. Program ZAuto, imbuh Kiai Noor, juga dilaksanakan berkelanjutan dengan memastikan manfaat program dapat dirasakan dalam jangka panjang melalui pembentukan jiwa usaha yang jujur, kreatif, tangguh, dan mandiri bagi mustahik. "Mudah-mudahan program ini memberikan manfaat bagi masyarakat khususnya yang berada di Bantar Gebang. Kami juga mengucapkan terima kasih kepada Adira Finance Syariah atas kolaborasi yang terjalin, semoga apa yang kita lakukan ini mendapat keberkahan dari Allah SWT," jelasnya. Lebih lanjut, penerima manfaat akan mendapatkan sertifikasi servis, bantuan modal, dan dukungan pemasaran melalui Moservice.id, serta pendampingan untuk meningkatkan keterampilan usaha dari Adira Finance melalui Unit Usaha Syariah. Head of Syariah Adira Finance, H. Yusron, SE. MBA, mengatakan,"Inisiatif ini sejalan dengan visi perusahaan dalam menciptakan nilai bersama untuk meningkatkan kesejahteraan. Di samping itu, bantuan ini sejalan dengan program peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) dalam memasuki era bonus demografi di Indonesia. Dengan dukungan ini, kami berharap para penerima manfaat dapat mengembangkan usaha, membuka lapangan kerja, dan memberdayakan ekonomi masyarakat. Program ini diharapkan menjadi model keberlanjutan yang dapat diterapkan di berbagai wilayah. Terima kasih kepada BAZNAS RI atas sinergi yang terjalin, semoga dapat terus berlanjut”. Turut hadir dalam acara ini, Pimpinan Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan Saidah Sakwan, MA, Ketua BAZNAS Jabar Dr. H. Anang Jauharuddin, M.M., Pd., Ketua BAZNAS Kota Bekasi Nurul Akmal, S.HI, Asda II Walikota Bekasi Dr. H. Inayatullah M.Pd., Camat Bantargebang H. Cecep Miftah Farid, S.STP., M.M., dan Lurah Bantargebang Satim Susanto, SH., M.Si. Hadir pula Gardira Digital Sales Service & Parts Adira Finance Muhammad Iqbal Abdurrahman Ramadhan, dan Head of Satellite SSD Bantargebang Bekasi Adira Finance Adityo Dwi Setyawan beserta tim.
BERITA19/02/2025 | Humas
BAZNAS Siapkan 52.000 Paket Makanan bagi Masyarakat Palestina
BAZNAS Siapkan 52.000 Paket Makanan bagi Masyarakat Palestina
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI bekerja sama dengan Muassaaah Alamiyah, sebuah perusahaan perdagangan umum, menyiapkan 52.000 paket makanan yang akan dikirimkan untuk membantu warga Gaza yang terdampak krisis kemanusiaan. Bantuan tersebut mencakup 8.500 paket makanan senilai Rp2 miliar yang akan disalurkan melalui Mishr El Khair, 8.500 paket makanan senilai Rp2 miliar yang akan didistribusikan melalui Shuna’a al-Hayah, serta 35.000 paket makanan senilai 500.000 dolar AS yang akan dikelola oleh Bayt Zakat. Sekretaris Utama BAZNAS RI, H. Subhan Cholid, Lc, MA., menyampaikan, BAZNAS berusaha memastikan setiap amanah yang diberikan dapat tersalurkan dengan tepat sasaran dan efektif untuk masyarakat yang membutuhkan. "BAZNAS RI berupaya memastikan bantuan yang diberikan dapat dirasakan manfaatnya. Dengan menggandeng berbagai mitra terpercaya, kami berharap bantuan ini dapat menjangkau lebih banyak orang yang membutuhkan di Gaza," ujar Subhan Cholid dalam keterangan tertulisnya, di Jakarta (18/2/2025). Dalam kerja sama ini, Subhan menjelaskan, Muassasah Alamiyah bertindak sebagai penyedia barang bantuan yang akan disalurkan melalui mitra-mitra lembaga kemanusiaan terpercaya. "Paket makanan tersebut terdiri dari beras, tepung, mie, keju, tuna, biskuit, kurma, jus, kacang kalengan, saus tomat, selai, dan pasta. Sebelum dikirimkan ke Gaza, paket-paket tersebut akan melalui proses quality control (QC) oleh tim BAZNAS RI guna memastikan kualitas bantuan yang diterima oleh masyarakat dalam kondisi terbaik," ucap Subhan. Lebih lanjut, Subhan menegaskan, kerja sama ini merupakan tindak lanjut dari BAZNAS International Forum (BIF) yang digelar pada November 2024 lalu. "BAZNAS RI berkomitmen memperkuat peran zakat dalam mendukung misi kemanusiaan global. Lewat BIF, kami berhasil menjalin kerja sama dengan berbagai lembaga internasional, termasuk Muassaaah Alamiyah, untuk memastikan bantuan tersalurkan dengan efektif dan tepat sasaran," jelasnya. Ia juga menegaskan, inisiatif ini bukan yang terakhir. Ke depan, kerja sama dengan berbagai mitra strategis akan terus dikembangkan untuk memberikan bantuan yang lebih luas dan berkelanjutan. "Kami percaya zakat, infak, dan sedekah memiliki kekuatan besar untuk membantu mereka yang membutuhkan. BAZNAS RI akan terus menjadi jembatan bagi masyarakat Indonesia yang ingin berkontribusi dalam aksi kemanusiaan global, khususnya bagi saudara-saudara kita di Palestina," tutup Subhan. Dengan kerja sama ini, BAZNAS RI kembali menegaskan perannya sebagai lembaga zakat nasional yang aktif dalam misi kemanusiaan, tidak hanya di Indonesia tetapi juga di tingkat internasional.
BERITA19/02/2025 | Humas
BAZNAS RI Salurkan Bantuan Paket Pangan Ramadhan KSrelief bagi Warga Kampung Pemulung di Pondok Labu
BAZNAS RI Salurkan Bantuan Paket Pangan Ramadhan KSrelief bagi Warga Kampung Pemulung di Pondok Labu
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI mendistribusikan bantuan paket pangan Ramadhan dari King Salman Humanitarian Aid & Relief Centre (KSrelief) untuk masyarakat kurang mampu di Kampung Pemulung Pondok Labu, Cilandak, Jakarta Selatan, Senin (17/2/2025). Pada Ramadhan tahun 2025, KSrelief mengalokasikan sebanyak 7.911 paket bantuan pangan yang didistribusikan oleh BAZNAS di empat provinsi, yaitu Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat, dan Jawa Tengah. Adapun bantuan yang didanai oleh KSrelief ini terdiri dari berbagai bahan pangan pokok, seperti beras, minyak goreng, mie instan, kecap manis, saus, garam, sarden, dan gula. Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA., menyampaikan rasa syukur dan apresiasinya terhadap kerja sama antara BAZNAS dan KSrelief. “Kami mengucapkan terima kasih kepada KSrelief atas kepeduliannya kepada masyarakat Indonesia. Bantuan ini sangat berarti, terutama di bulan Ramadhan, ketika kebutuhan pangan meningkat. Kami di BAZNAS berkomitmen untuk mendistribusikan bantuan ini secara tepat sasaran salah satunya bagi warga kampung pemulung di Pondok Labu, Cilandak,” ujarnya. Kiai Noor menjelaskan, pendistribusian bantuan ini merupakan bagian dari program kemanusiaan BAZNAS yang terus berkolaborasi dengan berbagai pihak, baik dari dalam maupun luar negeri. "Bantuan dari KSrelief ini menjadi wujud nyata solidaritas internasional dalam membantu masyarakat yang membutuhkan, terutama di bulan Ramadhan. BAZNAS berkomitmen untuk terus menjadi jembatan kebaikan antara para donatur dan masyarakat penerima manfaat," ujar Kiai Noor. "Dengan adanya dukungan dari mitra seperti KSrelief, BAZNAS semakin optimis dalam menjalankan misinya untuk membantu masyarakat yang membutuhkan," lanjutnya. Ia menegaskan, pentingnya solidaritas dalam menghadapi tantangan ekonomi yang dihadapi masyarakat saat ini. Kiai Noor juga mengajak masyarakat yang rezekinya berlebih untuk turut berbagi kepada mereka yang membutuhkan "Langkah kemanusiaan ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi lebih banyak pihak untuk ikut serta dalam aksi-aksi sosial yang membawa manfaat nyata bagi masyarakat," ucap Kiai Noor. "Bersama-sama, kita bisa meringankan beban mereka yang membutuhkan. Mudah-mudahan bantuan ini dapat bermanfaat bagi warga Kampung Pemulung di Pondok Labu dalam menghadapi Bulan Suci Ramadhan,” ujarnya. Masyarakat penerima manfaat di Kampung Pemulung Pondok Labu menyambut baik bantuan tersebut. Inem (60), seorang penjual keripik singkong, mengungkapkan rasa syukur atas bantuan sembako yang diterimanya. "Bantuan ini sangat berarti bagi kami, terutama untuk persiapan sahur dan buka puasa Ramadhan nanti," ujar Inem. "Terima kasih kepada Raja Salman dan BAZNAS, semoga bantuan ini membawa berkah untuk semua," ucapnya. King Salman Humanitarian Aid & Relief Centre (KSrelief) merupakan lembaga bantuan kemanusiaan yang didirikan oleh Raja Salman bin Abdulaziz Al-Saud. Sejak berdirinya, KSrelief telah memberikan berbagai bentuk bantuan kemanusiaan kepada umat Muslim di berbagai belahan dunia, termasuk Indonesia.
BERITA19/02/2025 | Humas
BAZNAS Bersama King Salman Humanitarian Aid & Relief Centre Distribusikan 7.911 Bantuan Paket Pangan Ramadhan
BAZNAS Bersama King Salman Humanitarian Aid & Relief Centre Distribusikan 7.911 Bantuan Paket Pangan Ramadhan
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) menyalurkan bantuan paket pangan Ramadhan 1446 H sebanyak 7.911 dari lembaga bantuan kemanusiaan yang didirikan Raja Salman bin Abdulaziz Al-Saud, King Salman Humanitarian Aid & Relief Centre. Adapun Paket Pangan Ramadhan ini akan didistribusikan ke 40 kabupaten/kota di Provinsi Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat dan Jawa Tengah. Bantuan tersebut berupa makanan pokok seperti beras, minyak goreng, mi instan, sarden, kecap manis, saos, garam, dan gula. Penyerahan dan pelepasan bantuan paket pangan Ramadhan tersebut dilaksanakan di Gedung BAZNAS RI, Jakarta, Senin (17/2/2025). Bantuan ini didanai oleh King Salman Humanitarian Aid & Relief Centre. Turut hadir, Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH. Noor Acmad, MA, Duta Besar Arab Saudi untuk Indonesia H.E. Mr. Faisal Abdullah Al-Amudi, serta Perwakilan King Salman Humanitarian Aid & Relief Centre (KSrelief) Abdul Rahman Al Zaben, dan Ghazi Alanazi, Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kemenag RI Prof. Dr. H. Abu Rokhmad, M.Ag, Staf Ahli Menteri bidang Teknologi Kesejahteraan Sosial Kemensos RI Dr. Drs. Pepen Nazaruddin, M.Si, QGIA, serta Direktur Jenderal Informasi dan Diplomasi Publik Kemlu RI Siti Nugraha Mauludiah. Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA., mengatakan, bantuan King Salman Humanitarian Aid & Relief Centre (KSrelief) sebanyak 7.911 paket untuk Ramadhan ini didistribusikan ke 40 kabupaten/kota di Provinsi Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat dan Jawa Tengah. “Bulan Ramadhan adalah bulan yang sangat ditunggu-tunggu oleh seluruh umat islam di dunia, khususnya umat islam di Indonesia, dan pada bulan ini juga secara rutin BAZNAS menerima bantuan paket pangan Ramadhan dari King Salman Humanitarian Aid & Relief Centre, untuk disalurkan kepada masyarakat Indonesia yang membutuhkan, penyaluran bantuan ini merupakan program tahun ke-3,” ujar Kiai Noor. Menurut Kiai Noor, distribusi bantuan paket pangan seberat 29 kg per paketnya menjadi bukti nyata dari semangat kemanusiaan yang tinggi, di mana lebih dari sekedar kata-kata, tapi melangkah ke tindakan nyata untuk meringankan beban masyarakat yang tengah dilanda kesulitan. “Dengan menyebarkan paket-paket bantuan kepada 7.911 keluarga, kita tidak hanya memberikan makanan atau barang-barang pokok semata, tetapi kita juga memberikan harapan, cinta, dan kehangatan dalam setiap paketnya,” ujarnya. Kiai Noor menegaskan, melalui kerja sama yang baik antara BAZNAS dan King Salman Humanitarian Aid & Relief Centre, diharapkan makin banyak masyarakat yang dibantu. Kiai Noor juga berharap kedepannya BAZNAS dan King Salman Humanitarian Aid & Relief Centre dapat meningkatkan kerja sama di bidang-bidang lainnya. “BAZNAS siap untuk meningkatkan kerja sama yang lebih luas dengan King Salman Humanitarian Aid & Relief Centre di segala bidang, tidak hanya dalam kemanusiaan saja, tetapi juga ekonomi, pendidikan dan lain-lain,” katanya. "Apresiasi setinggi-tingginya dan ucapan terima kasih kami kepada kerajaan Saudi Arabia, khususnya King Salman Humanitarian Aid & Relief Centre, semoga Allah selalu menjaga Raja Salman, Kerajaan Saudi Arabia dan seluruh penduduknya, Amin," tutup Kiai Noor. Sementara itu, Duta Besar Arab Saudi untuk Indonesia Faisal bin Abdullah Al-Amudi menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang terlibat dalam program bantuan paket pangan Ramadhan hasil kerja sama antara BAZNAS dan King Salman Humanitarian Aid & Relief Centre. "Bantuan kemanusiaan ini merupakan arahan dan instruksi langsung dari yang mulia Raja Salman bin Abdul Aziz dan Pangeran Muhammed bin Salman dengan berkoordinasi melalui BAZNAS dan ini merupakan bentuk perhatian terhadap kebutuhan-kebutuhan masyarakat muslim Indonesia khususnya dan masyarakat muslim dunia secara umum," katanya. "Bantuan ini merupakan bukti nyata peran yang diberikan oleh Kerajaan Arab Saudi dalam masalah kemanusiaan, Semoga bantuan ini dapat diterima oleh masyarakat muslim Indonesia yang membutuhkan sehingga dapat menjalankan ibadah puasa dengan baik, dan semoga kedua bangsa ini terus diberikan kemajuan dan kemakmuran," ucapnya. Hadir pula Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pengumpulan H. Rizaludin Kurniawan, S.Ag, M.Si. CFRM., Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan Saidah Sakwan MA., Pimpinan BAZNAS RI Bidnag Koordinasi Nasional Achmad Sudrajat, Lc, M.A. CFRM, Sekretaris Utama BAZNAS RI H. Subhan Cholid, Lc, serta Deputi 2 BAZNAS RI M. Arifin Purwakananta dan Dr. H. M. Imdadun Rahmat, M.Si.
BERITA19/02/2025 | Humas
BAZNAS kota cirebon jemput zakat di disnaker kota cirebon
BAZNAS kota cirebon jemput zakat di disnaker kota cirebon
CIREBON – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Cirebon kembali menjalankan program jemput zakat guna mempermudah pengumpulan zakat profesi dari berbagai instansi. Pada Senin (17/02/2025), tim BAZNAS Kota Cirebon melaksanakan penjemputan zakat di Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi (Disnaker) Kota Cirebon. Perlu diketahui bahwa Disnaker Kota Cirebon telah resmi menjadi Unit Pengumpul Zakat (UPZ) di bawah naungan BAZNAS Kota Cirebon. Sebagai UPZ, Disnaker berperan aktif dalam menghimpun zakat dari para pegawai dan menyalurkannya melalui BAZNAS guna membantu para mustahik yang berhak menerima. Penjemputan zakat ini dilakukan secara rutin setiap bulan sebagai bagian dari komitmen BAZNAS dalam memudahkan muzaki dalam menyalurkan zakatnya. Dengan sistem jemput zakat, bendahara UPZ di Disnaker tidak perlu repot mengantar zakat ke kantor BAZNAS, karena petugas akan datang langsung untuk mengambilnya. Bendahara UPZ Disnaker Kota Cirebon, Dinul Mu'arif, S.E mengapresiasi layanan ini karena sangat membantu dalam proses pengelolaan zakat profesi. "Proses penjemputan zakat dan infak yang dilakukan BAZNAS Kota Cirebon sangat memudahkan kami sebagai bendahara UPZ. Dengan adanya grup koordinasi, kami hanya perlu mengonfirmasi, dan petugas akan datang menjemput zakat yang telah dikumpulkan. Harapannya, layanan ini bisa semakin cepat dan tanggap, sehingga manfaatnya bagi para mustahik semakin luas," ujarnya. Diharapkan, layanan ini dapat semakin meningkatkan kesadaran dan partisipasi pegawai dalam menunaikan zakat profesi, sehingga manfaatnya dapat dirasakan oleh lebih banyak masyarakat yang membutuhkan.
BERITA19/02/2025 | Humas
Bantu Pemulihan Pascabanjir, BAZNAS Kota Cirebon Distribusikan 231 Paket Sembako dan Kasur di kelurahan Jagasatru
Bantu Pemulihan Pascabanjir, BAZNAS Kota Cirebon Distribusikan 231 Paket Sembako dan Kasur di kelurahan Jagasatru
Cirebon, 17 Februari 2025 – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Cirebon bergerak cepat dalam menanggapi banjir yang melanda Kelurahan Jagasatru beberapa waktu lalu. Bencana banjir yang melanda Kelurahan Jagasatru telah menimbulkan dampak yang signifikan bagi kehidupan warga setempat. Banyak warga yang kehilangan harta benda dan membutuhkan uluran tangan untuk kembali pulih. Menanggapi hal tersebut, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Cirebon merespon dengan memberikan bantuan kepada para korban. Bantuan tersebut diserahkan langsung kepada warga yang membutuhkan. Total bantuan yang diberikan berupa 231 paket sembako dan satu buah kasur. Paket sembako diharapkan dapat memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari para korban, sementara kasur diberikan untuk membantu mereka yang kehilangan tempat tidur akibat banjir. Sekretaris Kelurahan Jagasatru, Bapak Iwan, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih yang mendalam kepada BAZNAS Kota Cirebon atas kepedulian dan bantuan yang diberikan. "Alhamdulillah, terima kasih BAZNAS Kota Cirebon atas bantuannya untuk warga kami yang terdampak banjir bulan lalu," ujarnya. Bantuan ini sangat berarti bagi warga Jagasatru dalam proses pemulihan pascabencana. Dengan adanya bantuan ini, diharapkan warga yang terdampak banjir di Kelurahan Jagasatru dapat terbantu dalam memenuhi kebutuhan pokok mereka dan segera bangkit dari kesulitan. BAZNAS Kota Cirebon berkomitmen untuk terus hadir membantu masyarakat yang membutuhkan, terutama dalam situasi darurat seperti bencana alam. Bantuan ini juga menjadi bukti nyata kepedulian sosial dan sinergi antara BAZNAS dan masyarakat dalam meringankan beban sesama.
BERITA17/02/2025 | Humas
Sambut Ramadhan, BAZNAS RI Bersama UPZ Yayasan Amaliah Astra Luncurkan Program Ramadhan Sejuk di 1.000 Masjid
Sambut Ramadhan, BAZNAS RI Bersama UPZ Yayasan Amaliah Astra Luncurkan Program Ramadhan Sejuk di 1.000 Masjid
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI bersama Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Yayasan Amaliah Astra meluncurkan program "Ramadhan Sejuk, Sehat, dan Bersih AC". Program ini bertujuan untuk menciptakan kenyamanan beribadah dengan membersihkan 3000 AC di 1.000 masjid dan mushola yang tersebar di sembilan wilayah, termasuk DKI Jakarta, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Lampung, Kalimantan Barat, Aceh, dan Yogyakarta. Acara peluncuran Program "Ramadhan Sejuk, Sehat, dan Bersih AC", diselenggarakan di Gedung BAZNAS RI, Jakarta, Senin (17/2/2025). Turut hadir Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan Saidah Sakwan MA., Deputi 2 BAZNAS RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan Dr. H.M. Imdadun Rahmat, M.Si dan Kepala Pemberdayaan Layanan Amal Yayasan Amaliah Astra Diah Suran Febrianti. Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Saidah Sakwan, M.A., menyampaikan, program ini merupakan bentuk nyata kepedulian BAZNAS RI dalam mempersiapkan infrastruktur peribadatan menjelang Ramadhan, sekaligus juga menjadi bentuk sinergi dalam memberdayakan para teknisi AC binaan BAZNAS RI dan UPZ Yayasan Amaliah Astra. "Program ini memiliki dua dimensi utama yang diharapkan bisa dicapai, yaitu habluminallah (mendukung kenyamanan para jemaah beribadah) dan habluminannas (memberdayakan teknisi AC binaan). Dengan begitu, manfaat yang dihasilkan tidak hanya untuk jemaah, tetapi juga bagi masyarakat luas melalui peningkatan kesejahteraan para teknisi," ujar Saidah. Selain memberikan manfaat langsung kepada jemaah, lanjut Saidah, program ini juga mendorong keberlanjutan usaha para teknisi binaan. Mereka berpeluang menjalin kerja sama jangka panjang dengan pengelola masjid dan mushola yang telah mendapatkan layanan. Saidah menegaskan, BAZNAS RI terus berkomitmen menghadirkan program inovatif yang berdampak luas bagi masyarakat. Kolaborasi seperti ini diharapkan dapat menginspirasi pihak lain untuk turut serta dalam aksi sosial serupa. "Insya Allah, program ini akan terus berlanjut. Kami berterima kasih kepada UPZ Yayasan Amaliah Astra atas kolaborasi yang luar biasa ini dan berharap kerja sama ini semakin berkembang ke depan," tambahnya. Sementara itu, Kepala Pemberdayaan Layanan Amal Astra, Diah Suran Febrianti, mengapresiasi kerja sama dengan BAZNAS RI yang telah membantu memperluas cakupan program ini. Ia menilai, inisiatif tersebut tidak hanya meningkatkan kenyamanan ibadah bagi jemaah, tetapi juga membuka peluang ekonomi bagi para teknisi AC binaan. "Kami sangat berterima kasih kepada BAZNAS RI karena telah memfasilitasi dan memperluas program ini. Tahun lalu, kami baru melaksanakan program ini di 250 masjid/musala. Alhamdulillah, berkat kerja sama dan dukungan dari BAZNAS RI, tahun ini kami dapat memperluas cakupan hingga mencakup 1.000 masjid atau musala," kata Diah. "Semoga hadirnya program ini tidak hanya sebatas pembersihan dan perawatan AC, tetapi program ini juga bertujuan untuk menciptakan teknisi AC yang kompeten serta membantu mengurangi tingkat pengangguran di masyarakat. Kami berharap kerja sama ini terus berlanjut dan semakin berkembang ke depannya," ucapnya.
BERITA17/02/2025 | Humas
BAZNAS Bersama RS Palestina Tandatangani Kerja Sama Penyaluran Bantuan Alat Kesehatan Rp2 Miliar
BAZNAS Bersama RS Palestina Tandatangani Kerja Sama Penyaluran Bantuan Alat Kesehatan Rp2 Miliar
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI bersama Rumah Sakit Palestina/Palestine Red Crescent Society (PRCS) di Mesir menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) untuk penyaluran bantuan kemanusiaan sebesar Rp2 miliar bagi masyarakat Palestina. PRCS merupakan organisasi kemanusiaan yang berperan penting dalam menyediakan layanan medis, pengobatan darurat, serta jasa ambulans di Tepi Barat dan Jalur Gaza. Penandatanganan kerja sama ini dilaksanakan di kantor PRCS di Kairo, Mesir, sebagai bagian dari komitmen BAZNAS dalam mendukung layanan kesehatan bagi warga Palestina yang membutuhkan. Turut hadir Sekretaris Utama BAZNAS RI, H. Subhan Cholid, Lc, MA., Deputi 1 BAZNAS RI M. Arifin Purwakananta, Ketua Satgas Palestina M. Iman Damara, serta Direktur RS Palestina Kairo Muhammad Ramadhan. Dalam kesempatan tersebut, Sestama BAZNAS RI, H. Subhan Cholid, Lc, MA. menegaskan, kerja sama ini merupakan wujud kepedulian umat Islam Indonesia terhadap masyarakat Palestina yang tengah menghadapi krisis kemanusiaan. "BAZNAS RI terus berupaya hadir dalam meringankan beban saudara-saudara kita di Palestina. Program ini merupakan bagian dari Program Membasuh Luka Palestina, di mana kami menyalurkan bantuan alat kesehatan untuk peningkatan fasilitas di RS Palestina di Mesir," kata Subhan dalam keterangan tertulis di Kairo, Mesir, Kamis (13/2/2025). Subhan menjelaskan, jenis bantuan yang akan disalurkan pada Tahun 2025 yaitu Peningkatan Lab Departemen dan Bedah Laparoskopi RS Palestina di Mesir, berupa Penyediaan Sistem Endoskopi, Alat analisa Kimia, Kulkas Bank Darah, Lemari penyimpanan, Freezer Plasma dan alat tes Hemoglobin A1HBC. "Dengan adanya dukungan ini, kami berharap layanan medis bagi para pasien warga Palestina yang berada di Mesir, terutama mereka yang terdampak konflik dapat lebih optimal," ujarnya. Lebih lanjut, Subhan Cholid menambahkan, kerja sama ini tidak hanya berhenti pada bantuan alat kesehatan, tetapi juga menjadi bagian dari strategi jangka panjang BAZNAS dalam memperkuat peran zakat untuk diplomasi kemanusiaan global. "Kami percaya bahwa zakat memiliki peran strategis dalam membangun solidaritas dan persaudaraan global. BAZNAS RI akan terus mengembangkan program-program kemanusiaan yang dapat memberikan manfaat luas bagi masyarakat yang membutuhkan, baik di dalam maupun luar negeri. Semoga bantuan ini menjadi bukti nyata bahwa zakat dapat menjadi solusi bagi permasalahan kemanusiaan dunia," tegasnya. Dalam kesempatan tersebut, Direktur RS Palestina Kairo Muhammad Ramadhan menyampaikan apresiasinya atas dukungan yang diberikan oleh masyarakat Indonesia melalui BAZNAS RI. "Kami sangat berterima kasih kepada BAZNAS RI dan masyarakat Indonesia atas bantuan ini. Alat-alat kesehatan yang akan diterima, tentunya akan sangat membantu meningkatkan kualitas layanan kesehatan bagi pasien kami, terutama mereka yang terdampak konflik," ungkapnya. Bantuan ini merupakan langkah tindak lanjut dari BAZNAS International Forum (BIF) yang digelar pada November 2024 lalu, yang menegaskan komitmen dan peran BAZNAS RI dalam diplomasi kemanusiaan global. Ke depan, BAZNAS akan terus berkolaborasi dengan berbagai pihak untuk mendukung kemanusiaan dan kesejahteraan masyarakat di berbagai belahan dunia.
BERITA17/02/2025 | Humas
Gelar Mujahadah Nisfu Syakban, BAZNAS RI Tekankan Profesionalisme Amil
Gelar Mujahadah Nisfu Syakban, BAZNAS RI Tekankan Profesionalisme Amil
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI menggelar tadarus dan mujahadah Nisfu Syakban sebagai momentum refleksi untuk meningkatkan profesionalisme dan spiritualitas amil dalam mengelola zakat, infak, dan sedekah (ZIS). Acara yang berlangsung khidmat ini digelar di Gedung BAZNAS RI, Jakarta, Jumat (14/2/2025), juga disiarkan langsung melalui kanal Youtube BAZNAS TV. Turut hadir dalam kegiatan tersebut Pimpinan Bidang Pengumpulan BAZNAS RI, Rizaludin Kurniawan, M.Si., serta Pimpinan BAZNAS RI Bidang Koordinasi Nasional, H. Achmad Sudrajat, Lc., MA, juga para pimpinan dan amil BAZNAS Provinsi/Kabupaten/Kota se-Indonesia yang turut hadir secara online. Pimpinan BAZNAS RI Bidang Koordinasi Nasional, H. Achmad Sudrajat, Lc., MA., menyoroti pentingnya momentum Nisfu Syakban sebagai pengingat bagi para amil untuk terus meningkatkan profesionalisme. Menurutnya, tugas amil bukan sekadar pekerjaan administratif, tetapi juga ibadah yang harus dijalankan dengan penuh dedikasi. "Amil harus mampu membangun kepercayaan muzaki serta memastikan zakat yang dikumpulkan benar-benar memberikan manfaat optimal bagi mustahik. Profesionalisme dalam pengelolaan zakat harus selaras dengan keikhlasan dan pengabdian kepada Allah Swt," ujarnya. Selain itu, Achmad mengajak seluruh amil BAZNAS untuk menjadikan Nisfu Syakban sebagai momen refleksi diri. Ia menekankan, pentingnya memperbanyak ibadah dan doa, khususnya di momentum nisfu syakban agar setiap individu dapat meningkatkan kualitas spiritual serta semakin teguh dalam menjalankan tugas demi kemaslahatan umat. "BAZNAS berkomitmen untuk terus menjadi lembaga pengelola zakat yang amanah dan berorientasi pada kesejahteraan bersama. Kepercayaan masyarakat adalah amanah besar yang harus dijaga dengan profesionalisme dan keikhlasan," ujarnya. Dalam kesempatan tersebut, Pimpinan Bidang Pengumpulan BAZNAS RI, Rizaludin Kurniawan, M.Si., menegaskan, kegiatan ini bertujuan memperkuat kesadaran akan pentingnya tugas mulia dalam memberdayakan umat melalui zakat, infak, dan sedekah. Ia mengingatkan, para amil untuk bekerja dengan niat ikhlas demi kesejahteraan umat, sebagaimana hadis Rasulullah yang menyatakan, "Sebaik-baiknya manusia adalah yang bisa memberikan manfaat." Untuk meningkatkan efektivitas kinerja, Rizaludin menekankan, karakter amil BAZNAS harus mencerminkan prinsip 3H, 2S, dan 1M, yaitu Hand (terampil dalam bekerja), Heart (hati yang suci), Head (pemikiran yang positif), Soul (kesediaan untuk melayani), Spirit (semangat juang yang tinggi), serta Motive (niat yang tulus untuk Allah Swt). Rizaludin mengatakan, keberhasilan pengumpulan dana zakat bergantung pada enam pilar utama, yaitu literasi, pemasaran, layanan, digitalisasi, sumber daya manusia, dan reputasi. "Amil yang menguasai keenam pilar ini diyakini dapat menjalankan tugasnya dengan lebih optimal, sehingga semakin banyak mustahik yang terbantu," ujar Rizaludin.
BERITA17/02/2025 | Humas
Bantu Masyarakat Palestina, BAZNAS dan Mishr Al Kheir Tandatangani Kerja Sama Penyaluran Bantuan Rp2 Miliar
Bantu Masyarakat Palestina, BAZNAS dan Mishr Al Kheir Tandatangani Kerja Sama Penyaluran Bantuan Rp2 Miliar
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI bersama Mishr Al Kheir menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) untuk penyaluran 8.500 paket makanan senilai Rp2 miliar bagi masyarakat Palestina. Bantuan ini merupakan tindak lanjut dari BAZNAS International Forum (BIF) yang digelar pada November 2024 lalu, yang menegaskan komitmen dan peran BAZNAS RI dalam diplomasi kemanusiaan global. Penandatanganan kerja sama ini berlangsung di kantor Mishr Al Kheir di Kairo, Mesir, Kamis (13/2/2025), sebagai bagian dari upaya bersama dalam mendukung ketahanan pangan bagi warga Palestina yang terdampak krisis kemanusiaan. Sekretaris Utama BAZNAS RI, H. Subhan Cholid, Lc, MA., menyampaikan bahwa kerja sama ini merupakan wujud nyata dari solidaritas umat Islam Indonesia terhadap masyarakat Palestina. “Kami di BAZNAS RI percaya bahwa zakat bukan hanya instrumen ibadah, tetapi juga solusi nyata bagi permasalahan kemanusiaan. Kerja sama dengan Mishr Al Kheir ini merupakan bagian dari tanggung jawab moral dan sosial kita untuk membantu saudara-saudara kita di Palestina yang sedang mengalami kesulitan,” ujar Subhan Cholid dalam keterangannya di Kairo, Mesir, Jumat (14/2/2025). Subhan menyampaikan, kerja sama ini memperkuat peran BAZNAS RI dalam diplomasi kemanusiaan secara global. “Kami berusaha terus membangun jaringan kerja sama strategis dengan berbagai lembaga kemanusiaan di dunia, termasuk Mishr Al Kheir, agar bantuan yang kami salurkan tepat sasaran dan memiliki dampak yang lebih luas,” jelasnya. Ke depan, BAZNAS RI akan terus mengembangkan berbagai inisiatif kemanusiaan untuk mendukung kesejahteraan masyarakat di berbagai belahan dunia. “Zakat, infak, dan sedekah memiliki potensi luar biasa dalam membangun kesejahteraan global, dan BAZNAS RI berkomitmen untuk terus menjadi jembatan kebaikan bagi umat,” tutup Subhan Cholid. Paket makanan yang akan disalurkan mencakup kebutuhan pokok seperti beras, tepung, mi, keju, tuna, biskuit, kurma, jus, kacang kalengan, saus tomat, selai, dan pasta. Bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban masyarakat Palestina, khususnya mereka yang menghadapi keterbatasan akses pangan akibat konflik berkepanjangan. Direktur Mishr Al Kheir Dr. Tariq Hasan Muhammad dalam kesempatan yang sama, menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kerja sama yang terjalin dengan BAZNAS. “Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada BAZNAS RI dan masyarakat Indonesia atas kepeduliannya terhadap saudara-saudara kita di Palestina. Bantuan ini sangat berarti bagi mereka yang saat ini menghadapi kondisi sulit. Kami berharap kerja sama ini dapat terus berlanjut dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat yang membutuhkan,” ujarnya. Bantuan ini menegaskan peran aktif BAZNAS RI dalam aksi kemanusiaan internasional dan memperkuat sinergi dengan lembaga-lembaga kemanusiaan global dalam membantu masyarakat yang membutuhkan. Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI menggelar tadarus dan mujahadah Nisfu Syakban sebagai momentum refleksi untuk meningkatkan profesionalisme dan spiritualitas amil dalam mengelola zakat, infak, dan sedekah (ZIS). Acara yang berlangsung khidmat ini digelar di Gedung BAZNAS RI, Jakarta, Jumat (14/2/2025), juga disiarkan langsung melalui kanal Youtube BAZNAS TV. Turut hadir dalam kegiatan tersebut Pimpinan Bidang Pengumpulan BAZNAS RI, Rizaludin Kurniawan, M.Si., serta Pimpinan BAZNAS RI Bidang Koordinasi Nasional, H. Achmad Sudrajat, Lc., MA, juga para pimpinan dan amil BAZNAS Provinsi/Kabupaten/Kota se-Indonesia yang turut hadir secara online. Pimpinan BAZNAS RI Bidang Koordinasi Nasional, H. Achmad Sudrajat, Lc., MA., menyoroti pentingnya momentum Nisfu Syakban sebagai pengingat bagi para amil untuk terus meningkatkan profesionalisme. Menurutnya, tugas amil bukan sekadar pekerjaan administratif, tetapi juga ibadah yang harus dijalankan dengan penuh dedikasi. "Amil harus mampu membangun kepercayaan muzaki serta memastikan zakat yang dikumpulkan benar-benar memberikan manfaat optimal bagi mustahik. Profesionalisme dalam pengelolaan zakat harus selaras dengan keikhlasan dan pengabdian kepada Allah Swt," ujarnya. Selain itu, Achmad mengajak seluruh amil BAZNAS untuk menjadikan Nisfu Syakban sebagai momen refleksi diri. Ia menekankan, pentingnya memperbanyak ibadah dan doa, khususnya di momentum nisfu syakban agar setiap individu dapat meningkatkan kualitas spiritual serta semakin teguh dalam menjalankan tugas demi kemaslahatan umat. "BAZNAS berkomitmen untuk terus menjadi lembaga pengelola zakat yang amanah dan berorientasi pada kesejahteraan bersama. Kepercayaan masyarakat adalah amanah besar yang harus dijaga dengan profesionalisme dan keikhlasan," ujarnya. Dalam kesempatan tersebut, Pimpinan Bidang Pengumpulan BAZNAS RI, Rizaludin Kurniawan, M.Si., menegaskan, kegiatan ini bertujuan memperkuat kesadaran akan pentingnya tugas mulia dalam memberdayakan umat melalui zakat, infak, dan sedekah. Ia mengingatkan, para amil untuk bekerja dengan niat ikhlas demi kesejahteraan umat, sebagaimana hadis Rasulullah yang menyatakan, "Sebaik-baiknya manusia adalah yang bisa memberikan manfaat." Untuk meningkatkan efektivitas kinerja, Rizaludin menekankan, karakter amil BAZNAS harus mencerminkan prinsip 3H, 2S, dan 1M, yaitu Hand (terampil dalam bekerja), Heart (hati yang suci), Head (pemikiran yang positif), Soul (kesediaan untuk melayani), Spirit (semangat juang yang tinggi), serta Motive (niat yang tulus untuk Allah Swt). Rizaludin mengatakan, keberhasilan pengumpulan dana zakat bergantung pada enam pilar utama, yaitu literasi, pemasaran, layanan, digitalisasi, sumber daya manusia, dan reputasi. "Amil yang menguasai keenam pilar ini diyakini dapat menjalankan tugasnya dengan lebih optimal, sehingga semakin banyak mustahik yang terbantu," ujar Rizaludin.
BERITA17/02/2025 | Humas
BAZNAS Kota Cirebon Dukung ADHA dengan Bantuan Gizi dan Pendidikan
BAZNAS Kota Cirebon Dukung ADHA dengan Bantuan Gizi dan Pendidikan
Cirebon, 14 Februari 2025 – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Cirebon kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung anak-anak yang hidup dengan HIV/AIDS (ADHA) melalui penyaluran bantuan berupa 20 paket susu formula dan dukungan biaya pendidikan. Bantuan ini disalurkan bekerja sama dengan Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Kota Cirebon untuk memastikan pemenuhan kebutuhan gizi dan akses pendidikan bagi anak-anak terdampak. Ketua BAZNAS Kota Cirebon, H. Hamdan, S.Ag., M.Pd.I., menyatakan bahwa inisiatif ini merupakan bagian dari program "Cirebon Sehat" dan "Cirebon Cerdas" yang secara konsisten dijalankan oleh BAZNAS. "Kami berkomitmen untuk hadir bagi anak-anak yang membutuhkan, khususnya mereka yang terdampak HIV/AIDS, agar mereka memperoleh asupan gizi yang memadai dan akses pendidikan yang layak," ujarnya. Selain memberikan bantuan materi, BAZNAS juga berfokus pada peningkatan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya perhatian terhadap ADHA. Dengan dukungan berbagai pihak, diharapkan stigma negatif terhadap anak-anak ini dapat berkurang, memungkinkan mereka untuk tumbuh dan berkembang tanpa diskriminasi. Perwakilan KPA Kota Cirebon, Edi, mengapresiasi langkah BAZNAS dalam mendukung ADHA. "Kami sangat menghargai kepedulian BAZNAS Kota Cirebon. Kolaborasi semacam ini krusial untuk memastikan anak-anak dengan HIV/AIDS mendapatkan perhatian dan dukungan yang mereka butuhkan," katanya. Bantuan yang diberikan tidak hanya berupa materi, tetapi juga diharapkan dapat memberikan semangat bagi anak-anak penerima. Paket susu formula diharapkan membantu memenuhi kebutuhan gizi mereka, sementara dukungan biaya pendidikan memastikan mereka tetap mendapatkan pendidikan yang layak demi masa depan yang lebih baik. BAZNAS Kota Cirebon mengajak masyarakat untuk berpartisipasi dalam gerakan sosial ini melalui penyaluran zakat, infak, dan sedekah. Partisipasi aktif dari masyarakat akan membantu lebih banyak anak-anak yang membutuhkan mendapatkan dukungan dalam aspek kesehatan dan pendidikan. Ke depan, BAZNAS Kota Cirebon berencana untuk terus mengembangkan program bantuan bagi kelompok masyarakat yang membutuhkan, khususnya anak-anak yang hidup dengan HIV/AIDS. Dengan kolaborasi dari berbagai pihak, diharapkan kesejahteraan anak-anak ini dapat meningkat, memberikan mereka kesempatan yang sama untuk meraih masa depan yang cerah.
BERITA14/02/2025 | Humas
BAZNAS Bersama RS Palestina Tandatangani Kerja Sama Penyaluran Bantuan Alat Kesehatan Rp2 Miliar
BAZNAS Bersama RS Palestina Tandatangani Kerja Sama Penyaluran Bantuan Alat Kesehatan Rp2 Miliar
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI bersama Rumah Sakit Palestina/Palestine Red Crescent Society (PRCS) di Mesir menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) untuk penyaluran bantuan kemanusiaan sebesar Rp2 miliar bagi masyarakat Palestina. PRCS merupakan organisasi kemanusiaan yang berperan penting dalam menyediakan layanan medis, pengobatan darurat, serta jasa ambulans di Tepi Barat dan Jalur Gaza. Penandatanganan kerja sama ini dilaksanakan di kantor PRCS di Kairo, Mesir, sebagai bagian dari komitmen BAZNAS dalam mendukung layanan kesehatan bagi warga Palestina yang membutuhkan. Turut hadir Sekretaris Utama BAZNAS RI, H. Subhan Cholid, Lc, MA., Ketua Satgas Palestina M. Iman Damara, serta Direktur RS Palestina Kairo Muhammad Ramadhan. Dalam kesempatan tersebut, Sestama BAZNAS RI, H. Subhan Cholid, Lc, MA. menegaskan, kerja sama ini merupakan wujud kepedulian umat Islam Indonesia terhadap masyarakat Palestina yang tengah menghadapi krisis kemanusiaan. "BAZNAS RI terus berupaya hadir dalam meringankan beban saudara-saudara kita di Palestina. Program ini merupakan bagian dari Program Membasuh Luka Palestina, di mana kami menyalurkan bantuan alat kesehatan untuk peningkatan fasilitas di RS Palestina di Mesir," kata Subhan dalam keterangan tertulis di Kairo, Mesir, Kamis (13/2/2025). Subhan menjelaskan, jenis bantuan yang akan disalurkan pada Tahun 2025 yaitu Peningkatan Lab Departemen dan Bedah Laparoskopi RS Palestina di Mesir, berupa Penyediaan Sistem Endoskopi, Alat analisa Kimia, Kulkas Bank Darah, Lemari penyimpanan, Freezer Plasma dan alat tes Hemoglobin A1HBC. "Dengan adanya dukungan ini, kami berharap layanan medis bagi para pasien warga Palestina yang berada di Mesir, terutama mereka yang terdampak konflik dapat lebih optimal," ujarnya. Lebih lanjut, Subhan Cholid menambahkan, kerja sama ini tidak hanya berhenti pada bantuan alat kesehatan, tetapi juga menjadi bagian dari strategi jangka panjang BAZNAS dalam memperkuat peran zakat untuk diplomasi kemanusiaan global. "Kami percaya bahwa zakat memiliki peran strategis dalam membangun solidaritas dan persaudaraan global. BAZNAS RI akan terus mengembangkan program-program kemanusiaan yang dapat memberikan manfaat luas bagi masyarakat yang membutuhkan, baik di dalam maupun luar negeri. Semoga bantuan ini menjadi bukti nyata bahwa zakat dapat menjadi solusi bagi permasalahan kemanusiaan dunia," tegasnya. Dalam kesempatan tersebut, Direktur RS Palestina Kairo Muhammad Ramadhan menyampaikan apresiasinya atas dukungan yang diberikan oleh masyarakat Indonesia melalui BAZNAS RI. "Kami sangat berterima kasih kepada BAZNAS RI dan masyarakat Indonesia atas bantuan ini. Alat-alat kesehatan yang akan diterima, tentunya akan sangat membantu meningkatkan kualitas layanan kesehatan bagi pasien kami, terutama mereka yang terdampak konflik," ungkapnya. Bantuan ini merupakan langkah tindak lanjut dari BAZNAS International Forum (BIF) yang digelar pada November 2024 lalu, yang menegaskan komitmen dan peran BAZNAS RI dalam diplomasi kemanusiaan global. Ke depan, BAZNAS akan terus berkolaborasi dengan berbagai pihak untuk mendukung kemanusiaan dan kesejahteraan masyarakat di berbagai belahan dunia.
BERITA14/02/2025 | Humas
Percepat Penyaluran Bantuan, BAZNAS RI Lakukan Kerja Sama dengan Shuna'u Al-Hayah Mesir
Percepat Penyaluran Bantuan, BAZNAS RI Lakukan Kerja Sama dengan Shuna'u Al-Hayah Mesir
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI bekerja sama dengan NGO Mesir, Shuna'u Al-Hayah/Life Makers Foundation dalam menyalurkan bantuan sebesar Rp2 miliar untuk Palestina. Kerja sama ini merupakan tindak lanjut dari BAZNAS International Forum pada November lalu. Adapun Shuna'u Al-Hayah/Life Makers Foundation Mesir merupakan NGO yang berdiri pada tahun 2011, terdaftar dengan Nomor 839 Tahun 2018 Kemensos Mesir, dan beroperasi sesuai dengan UU No.149/2019. Penandatanganan kerja sama tersebut diselenggarakan di Kantor Shuna'u Al-Hayah, Kairo, Mesir. Turut hadir Sekretaris Utama BAZNAS RI, H. Subhan Cholid, Lc, MA., Deputi 1 BAZNAS RI Bidang Pengumpulan M. Arifin Purwakananta, Ketua Satgas Palestina BAZNAS RI M. Iman Damara, serta Deputy CEO Shuna'u Al-Hayah Hamed Ibrahim Hamed. Adapun kerja sama bantuan yang akan disalurkan berupa 8500 paket makanan, guna memenuhi kebutuhan sehari-hari masyarakat Palestina di Gaza. Sekretaris Utama BAZNAS RI, H. Subhan Cholid, Lc, MA, dalam keterangannya menegaskan, bantuan ini merupakan bentuk nyata kepedulian masyarakat Indonesia terhadap rakyat Palestina akibat krisis kemanusiaan yang terjadi. "Melalui kerja sama dengan Shuna'u Al-Hayah/Life Makers Foundation, kami ingin memastikan bantuan yang diberikan benar-benar sampai kepada mereka yang membutuhkan. Ini adalah amanah dari masyarakat Indonesia, dan kami berkomitmen untuk menyalurkannya secara transparan dan akuntabel," ujar Subhan, dalam keterangannya, di Mesir, Kamis (13/2/2025). Subhan menyebut, kolaborasi antara BAZNAS RI dan Shuna'u Al-Hayah/Life Makers Foundation merupakan bagian dari strategi BAZNAS dalam memperluas jangkauan program kemanusiaan global. "Dengan adanya kerja sama ini, distribusi bantuan dapat dilakukan lebih efektif dan sesuai kebutuhan di lapangan," ujar Subhan. Selain bantuan logistik, lanjut Subhan, BAZNAS RI juga tengah menyiapkan program jangka panjang yang mencakup berbagai aspek kebutuhan bagi warga Palestina yang terdampak. "BAZNAS juga berencana mendukung rekonstruksi di Palestina dengan membangun Rumah Sakit Indonesia, Masjid, dan Sekolah. Insya Allah kita akan upayakan terus bantuan ini," ucapnya. Subhan juga mengajak masyarakat Indonesia untuk terus berpartisipasi dalam program kemanusiaan ini. Dukungan dari masyarakat sangat berperan dalam memastikan lebih banyak bantuan yang bisa disalurkan kepada mereka yang membutuhkan. “Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat Indonesia yang terus mendukung program kemanusiaan ini. Insya Allah, BAZNAS akan terus menyalurkan amanah ini dengan penuh tanggung jawab,” kata Subhan. Sementara itu, Deputy CEO Shuna'u Al-Hayah/Life Makers Foundation Hamed Ibrahim Hamed menyambut baik kerja sama ini dan menegaskan pentingnya sinergi antar-lembaga dalam menghadapi krisis kemanusiaan global. “Kami sangat menghargai inisiatif BAZNAS RI dalam menyalurkan bantuan bagi rakyat Palestina. Dengan pengalaman yang kami miliki di lapangan, kami akan memastikan bahwa setiap bantuan yang diberikan masyarakat Indonesia tersalurkan secara tepat dan cepat," ucapnya. "Semoga kerja sama ini akan terus berlanjut sehingga bisa memperluas jangkauan bantuan bagi masyarakat terdampak konflik di berbagai belahan dunia, sebagai bagian dari misi kemanusiaan dan kepedulian global," ujar Hamed.
BERITA14/02/2025 | Humas
Raih Omzet Rp15 Juta, BAZNAS Perluas Jangkauan Usaha ZMart Susi di Kaltara
Raih Omzet Rp15 Juta, BAZNAS Perluas Jangkauan Usaha ZMart Susi di Kaltara
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI melalui program ZMart telah membantu memperluas jangkauan usaha warung milik Susi Wijayati, seorang penerima manfaat asal Kabupaten Bulungan, Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara), hingga dapat meraih omzet Rp15 juta per bulan. Program ZMart adalah program pemberdayaan ekonomi dalam bentuk pengembangan warung/toko yang dimiliki mustahik dengan skala mikro sampai kecil untuk mengatasi kemiskinan di wilayah urban. Tujuan dari pelaksanaan program ini adalah meningkatkan kapasitas warung sehingga dapat tumbuh dan berkembang di tengah pasar retail modern serta mengatasi kemiskinan. Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Saidah Sakwan, MA., menyampaikan, dengan visi misi mewujudkan kesejahteraan umat, BAZNAS terus melakukan upaya terbaik membantu para mustahik pelaku usaha mikro dalam mengembangkan usahanya. "Bantuan ini adalah amanah yang dipercayakan para muzaki di seluruh Indonesia kepada BAZNAS, sehingga kami berkomitmen terus memperkuat ekonomi umat, khususnya dengan memberikan dukungan kepada para mustahik agar mampu berdaya secara ekonomi, serta meningkatkan taraf hidup dan kemandirian mereka," ujar Saidah dalam keterangannya di Jakarta, Jumat (14/2/2025). Saidah mengapresiasi semangat Susi sebagai pelaku usaha yang menunjukkan tekad kuat dalam mengembangkan usaha warung ini. Usaha ini tidak hanya memberikan manfaat ekonomi bagi keluarga Susi, tetapi juga dapat menggerakkan roda ekonomi di lingkungan sekitar. "Bermula dari usaha kecil dengan modal seadanya dan bantuan dari BAZNAS, kini ia berhasil mendapatkan omzet hingga belasan juta. Ini juga merupakan bukti nyata bahwa program pemberdayaan yang dilakukan BAZNAS mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ucap Saidah. Pendapatan warung Susi meningkat pesat sejak mendapat bantuan program Zmart dan mendapat pendampingan secara rutin dari BAZNAS. Omzet yang awalnya sekitar Rp200.000 per hari telah meningkat Rp650.000 rata-rata perhari, sehingga mencapai Rp12.500.000-Rp15.000.000 per bulan. "Alhamdulillah peningkatan omzet ini tentu tak lepas dari peran BAZNAS yang telah banyak berjasa pada perkembangan usaha saya," ucap Susi. Selain menjual sembako, Susi juga berhasil memperluas jangkauan usahanya dengan menambahkan penjualan sayur segar. Susi menyebut kesuksesan ini tidak terlepas dari dukungan dan bimbingan yang terus-menerus diberikan oleh pendamping BAZNAS. "Saya selalu diberikan arahan oleh tim dari BAZNAS untuk tetap semangat dan konsisten dalam menjalankan usaha warung ini, Perlahan tapi pasti, saya berhasil mengelola warung dengan baik," ujarnya. Warung Susi yang terletak di Jalan Cendana, Kecamatan Tanjung Selor, Kabupaten Bulungan, Provinsi Kaltara telah menjadi bukti nyata dari peran penting BAZNAS dalam mendukung pengembangan usaha mikro masyarakat. Sejak dibantu oleh BAZNAS, warung ini telah mengalami perkembangan yang signifikan.
BERITA14/02/2025 | Humas
Niat: Pilar Utama Ibadah Puasa Ramadhan
Niat: Pilar Utama Ibadah Puasa Ramadhan
Puasa Ramadhan, sebagai salah satu rukun Islam, melampaui sekadar menahan lapar dan dahaga. Keberkahan puasa Ramadhan bergantung pada niat yang tulus dan ikhlas. Oleh karena itu, memahami dan menanamkan niat yang benar merupakan kunci utama untuk meraih manfaat spiritual dan pahala yang dijanjikan dalam ibadah puasa ini. Tanpa niat yang tepat, ibadah puasa hanya menjadi rutinitas fisik semata, tanpa nilai spiritual yang mendalam. Kesahihan ibadah dalam Islam bergantung sepenuhnya pada niat. Niat yang benar dan ikhlas memastikan ibadah diterima Allah, sementara niat yang salah atau terlupa dapat membatalkannya. Oleh karena itu, niat merupakan unsur terpenting dalam setiap ibadah. Prinsip ini ditegaskan dalam ilmu fiqih, di mana niat menjadi penentu sah tidaknya suatu ibadah. Ibadah puasa Ramadan bukan sekadar menahan makan dan minum dari fajar hingga maghrib. Puasa yang sah memerlukan beberapa syarat, dan niat merupakan salah satu rukun terpenting. Puasa wajib tidak sah tanpa niat. Dan niat pada puasa wajib harus dibaca di malam hari sebelum terbit fajar. Berikut niat puasa Ramadan: Aku niat puasa esok hari karena menunaikan kewajiban bulan ramadan tahun ini karena Allah ta’ala Mengapa Niat Sangat Penting? Niat menjadi pondasi utama dalam setiap ibadah, termasuk puasa Ramadhan. Tanpa niat yang tulus, ibadah puasa kita menjadi kurang sempurna. Niat yang benar akan membimbing kita untuk menjalankan puasa dengan penuh kesadaran dan keikhlasan, menghindari hal-hal yang dapat membatalkan puasa, serta meningkatkan ketaqwaan kita kepada Allah SWT. Namun, bagaimana ketika lupa membaca niat di malam hari? Untuk mengantisipasi hal tersebut, maka ada niat khusus yang dibaca pada puasa pertama bulan ramadan. Berikut lafaz niatnya: ???????? ?????? ???????? ?????? ????????? ?????? ????????? ??????????? ??????????? ??????? ??????? ????? ???????? Aku niat puasa sebulan penuh ramadan tahun ini taqlid Imam Malik, fardhu karena Allah ta’ala Kitab Sabil al-Huda karya KH. Ahmad Idris Marzuq dari Pondok Pesantren Lirboyo mencatat niat puasa Ramadan untuk sebulan penuh. Mayoritas ulama berpendapat niat puasa Ramadan harus diulang setiap malam (tajdid an-niyyat); jika terlewat, puasa hari itu tidak sah. Berbeda dengan Mazhab Maliki yang hanya mewajibkan niat di awal Ramadan asalkan puasa dilakukan terus menerus. Jika puasa terputus, niat harus diulang. Imam Malik memandang puasa Ramadan sebagai ibadah tunggal dan berkesinambungan seperti shalat, sehingga niat awal sudah cukup. Namun, penting diingat bahwa niat sebulan penuh lebih bersifat antisipatif daripada syarat mutlak. Wallahu a’lam Editor : Tubagus
BERITA13/02/2025 | Humas
BAZNAS RI Bantu Tingkatkan Omzet Warung Zmart Armawati Rp9 Juta Per Bulan
BAZNAS RI Bantu Tingkatkan Omzet Warung Zmart Armawati Rp9 Juta Per Bulan
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI telah membantu salah satu penerima manfaat program Zmart, Armawati mengembangkan usahanya hingga mendapatkan omzet sebesar Rp9 juta per bulan. Program Zmart adalah program pemberdayaan ekonomi dalam bentuk pengembangan warung/toko yang dimiliki mustahik dengan skala mikro sampai kecil untuk mengatasi kemiskinan di wilayah urban. Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Saidah Sakwan, MA., menyampaikan, sebagai bagian dari upaya pemberdayaan ekonomi umat, Zmart hadir untuk meningkatkan kesejahteraan para pelaku usaha mikro agar dapat berkembang dan memiliki daya saing yang lebih baik. “Alhamdulillah, melalui program ini, omzet warung Zmart milik Ibu Armawati kini meningkat signifikan, bahkan mencapai Rp9 juta per bulan. Ini adalah bukti bantuan yang tepat sasaran dan berkelanjutan dapat memberikan dampak yang luar biasa bagi perekonomian masyarakat kecil,” ujar Saidah, dalam keterangan tertulis di Jakarta, Kamis (13/2/2025). Saidah berharap, pencapaian ini tidak hanya menjadi motivasi bagi penerima manfaat lainnya, tetapi juga mendorong lebih banyak pihak untuk turut serta dalam gerakan zakat, infak, dan sedekah demi kesejahteraan bersama. “Kami dari BAZNAS RI akan terus berkomitmen dalam memberdayakan ekonomi umat dengan berbagai program inovatif, termasuk Zmart. Tentunya, keberhasilan ini tidak terlepas dari dukungan para muzaki dan donatur yang telah menyalurkan zakatnya melalui BAZNAS,” ucap Saidah. Saidah mengucapkan selamat kepada Armawati atas peningkatan usahanya. Ia berharap, usaha yang sedang dijalankan semakin berkembang, berkah, dan membawa manfaat bagi keluarga serta lingkungan sekitar. “Untuk itu, kami mengajak seluruh elemen masyarakat agar terus memperkuat ekosistem zakat guna membantu saudara-saudara kita yang membutuhkan,” katanya. Armawati (53) yang merupakan saudagar Zmart binaan BAZNAS mengungkapkan, warung Zmart yang dikelolanya memiliki omzet Rp9-10 juta per bulan. Zmart Armawati berlokasi di Jalan Sabanar Lama, Kec.Tanjung Selor, Kab. Bulungan, Kalimantan Utara. "Saya telah berjualan kelontong selama kurang lebih 15 tahun. Namun perkembangannya tidak terlihat. Alhamdulillah perkembangan perlahan-lahan terasa semenjak menjadi saudagar Zmart, usaha saya terus berkembang terutama dalam hal naiknya omzet,” kata Armawati. “Saya merasa hal ini tentunya pengaruh dari penambahan modal usaha dan renovasi warung yang membuat warung Zmart saya lebih menarik. Sehingga konsumen tertarik datang kesini untuk belanja kebutuhan," sambungnya. Pendamping Program Zmart wilayah Kalimantan Utara, Ahmad Alimuddin menambahkan, manfaat yang dirasakan oleh Saudagar Zmart memberikan semangat lebih untuk dirinya dalam mendampingi mustahik. ”Menjadi kebahagiaan tersendiri apabila Saudagar Zmart menjadi lebih meningkat pendapatanya setelah menjadi penerima manfaat Program Zmart BAZNAS. Hal ini tentunya menjadi penyemangat bagi diri saya pribadi untuk terus mendampingi mustahik dalam menjalankan usaha. Semoga dengan didampingi secara intensif mustahik mampu lebih sejahtera dari manfaat Program Zmart,” jelasnya.
BERITA13/02/2025 | Humas
Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kota Cirebon.

Lihat Daftar Rekening →